cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PETIK
ISSN : 24607363     EISSN : 26146606     DOI : -
Jurnal Pendidikan Tekologi Informasi dan Komunikasi (PETIK) adalah Jurnal yang memiliki fokus dibidang Pendidikan, Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jurnal PETIK ber-issn : 2460-7363 dan e-ISSN : 2614-6606. Sedangkan terbitan pada Jurnal PETIK terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
Pengembangan Exercise Berbasis Web Dengan Metode Waterfall (Tipe Soal Realistic Mathematics) Widyastuti, Ratna; Eliyen, Kunti
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1246

Abstract

Abstrak - Matematika merupakan pelajaran wajib dalam jenjang pendidikan dasar. Matematika mempunyai peran penting baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam dunia pendidikan, penguasaan kompetensi matematika dikenal dengan istilah kemampuan literasi matematika. Dalam rangka membantu pengajar untuk memberi pemahaman kepada siswa maka perlu diterapkan pembelajaran dengan mendesain soal tipe Realistic Mathematics Education. Dalam implementasi RME dikembangkan suatu exercise yang berbasis web agar dapat digunakan siswa dalam mempelajari matematika dengan menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata secara matematis sehingga kemampuan literasi matematika siswa dapat ditingkatkan. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi berbasis web yang memuat latihan soal metematika tipe soal Realistic Mathematics yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika. Aplikasi dibangun dengan menggunakan teknologi berbasis web dengan metode penelitian pengembangan waterfall. Pengguna sistem adalah siswa dan guru sebagai admin. Kata Kunci – Matematika, Realistic Mathematic Education, Exercise Book, Aplikasi Web Abstract - Mathematics is one of the compulsory subjects in basic education, because mathematics has an important role both in everyday life and in the development of science and technology. In the world of education, mastery of mathematical competencies is known as mathematical literacy skills. In order to help teachers to provide understanding to students, it is necessary to apply Realistic Mathematic Education (RME), In the implementation of RME, a web-based exercise book was developed so that students could use it in learning mathematics by solving problems in real life mathematically so that students' mathematical literacy skills could be improved. The result of this research is a web-based application using waterfall method that contains exercises in mathematics according to the RME approach which can be used as a medium for learning mathematics. Keywords – Mathematic, Realistic Mathematic, Exercise, Web Application
Penerapan Kanban Model Sebagai Metode Perancangan Sistem Informasi (Studi Kasus: Pemetaan Sekolah SMA/K/MA Kota Tasikmalaya) Hartono, Rudi
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1247

Abstract

Abstrak — Metodologi dalam pengembangan perangkat lunak kini semakin meningkat, metode agile dengan berbagai pemodelan salah satunya adalah kanban. Kanban digunakan untuk pertama kalinya dalam sistem manufaktur Toyota. Kanban memiliki berbagai manfaat yang membuatnya berkinerja lebih baik daripada metode lain untuk mengembangkan proyek perangkat lunak, memberikan hasil yang cepat selama periode tertentu dengan kualitas tinggi dan biaya rendah, dan dapat memvisualisasikan alur kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan pemodelan kanban dalam perancangan sistem informasi, karena studi kasus diimplementasikan pada sistem informasi berbasis GIS untuk pemetaan SMA atau SMK di Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini antara lain proses perancangan menggunakan metode kanban dengan pemodelan UML dan hasil akhir berupa user interface sistem. Kata Kunci— kanban, desain, sistem, gis Abstract — Methodologies in software development are now increasing, agile methods with a variety of modeling, one of which is kanban. Kanban is used for the first time in Toyota’s manufacturing system. Kanban has various benefits that make it perform better than other methods for developing software projects, delivering rapid results over a set period of high quality and low cost, and it can be visualize the flow of the work. The purpose of this study is to apply kanban modeling in the design of information systems, as case studies are implemented on a GIS based information system for the mapping of Senior high school or Vocational school in Tasikmalaya. The results of this study include the design process using kanban methods with UML modeling and the final result is the user interface system. Keywords— kanban, design, systems, gis
Rancang Bangun Sistem Prediksi Penggunaan Listrik Jangka Panjang Menggunakan Metode Regresi Linier Berbasis Web (Studi Kasus PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali) Hartawan, I Gusti Arya Agung; Wijaya, I Nyoman Yudi Anggara; Fredlina, Ketut Queena
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1248

Abstract

Abstrak — Memprediksi pemakaian listrik bertujuan untuk memperkirakan kebutuhan listrik dalam jangka waktu tertentu pada suatu sektoral (distribusi atau wilayah) dan memegang peranan penting dalam perencanaan serta fungsi keamanan dari manajemen energi. Prakiraan penggunaan listrik juga dapat digunakan sebagai acuan Rencana Operasi oleh PT. PLN Persero Unit Induk Distribusi Bali dalam perencanaan kebutuhan bahan bakar maupun anggaran tahunan. Penelitian ini menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini yaitu sistem ini menggunakan perhitungan regresi linier, bahasa pemrograman PHP, membutuhkan data jumlah daya tersambung sebagai (Y), jumlah penduduk sebagai (X1), pdrb sebagai (x2), jumlah pelanggan listrik sebagai (X3), faktor beban sebagai (X4), losses sebagai (X5), penjualan listrik sebagai (X6) untuk mendapatkan hasil prediksi yang diolah menggunakan perhitungan regresi linier, hasil jumlah daya tersambung tahun 2021 adalah 3.848.954.690. dan dengan adanya sistem prediksi berbasis web ini memudahkan dalam perhitungannya dalam memprediksi listrik di tahun kedepan. Kata Kunci— Prediksi, Penggunaan Listrik, Metode Regresi Linier Berganda, Berbasis Web Abstract — Predicting electricity consumption aims to estimate electricity demand over a certain period of time in a sector (distribution or region) and plays an important role in planning and security functions of energy management. The electricity usage forecast can also be used as a reference for the Operation Plan by PT. PLN Persero Bali Distribution Main Unit in planning fuel requirements and annual budgets. This research uses Multiple Linear Regression method. The results of this study are that this system uses linear regression calculations, PHP programming language, requires data on the amount of connected power as (Y), population as (X1), GDP as (x2), number of electricity customers as (X3), load factor as (X4), losses as (X5), electricity sales as (X6) to get prediction results which are processed using linear regression calculations, the results of the total connected power in 2021 are 3,848,954,690. and with the existence of a web-based prediction system, it makes it easier to calculate in predicting electricity in the coming year. Keywords — Prediction, Electricity Usage, Multiple Linear Regression Method, Web Based
Pengajaran dan Pembelajaran E-Learning Berbasis Schoology Selama Masa Pandemi Covid-19 Zakaria, Yoyo; Badroeni
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1249

Abstract

Abstrak — Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa lembaga pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kompetitif saat ini sangat membutuhkan suplemen untuk pembelajaran khususnya pemahaman mata pelajaran bahasa Inggris karena penyampaian materi hanya berupa teks dan kurangnya penggunaan. media pembelajaran berbasis internet padahal di sekolah sudah tersedia jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan e-learning berbasis schoology sebagai produk belajar mengajar dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan e-learning berbasis schoology dan siswa yang menggunakan teks, pembelajaran ini dilaksanakan selama pandemi covid-19. Masih kurangnya pemahaman dalam mata pelajaran bahasa Inggris karena penyampaian materi hanya berupa teks dan kurangnya penggunaan media pembelajaran berbasis internet. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model penelitian dari Borg & Gall yang disederhanakan oleh Tim Puslitjaknov menjadi 5 langkah. Proses penelitian adalah: (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, (2) Mengembangkan produk awal, (3) Melakukan uji coba lapangan skala kecil, (5) Uji coba lapangan skala besar dan membuat produk akhir. semua subjek tes adalah siswa kelas X. Penelitian ini bertempat di SMK Muhammadiyah 2 Kuningan pada kelas X TKJ. hasil statistik deskriptif dari dua sampel yang diteliti yaitu Pre Test dan Post Test. Untuk nilai pre-test, rata-rata hasil tes atau mean adalah 66,86. Sedangkan untuk nilai Post Test diperoleh nilai rata-rata sebesar 86,17. Karena nilai rata-rata Pre Test adalah 66,86 < Post Test 86,17, maka secara deskriptif terdapat perbedaan nilai rata-rata tes bahasa Inggris antara Pre Test dan Post Test. Kata Kunci— media pembelajaran, e-learning, schoology, pandemi covid-19   Abstract — This research is motivated by a view that the current competitive Vocational High School (SMK) educational institutions are in need of supplements for learning, especially understanding English subjects because the delivery of material is only in the form of text and the lack of use of internet-based learning media even though in schools already internet network available. This study aims to determine the feasibility of schoology-based e-learning as a product of teaching and learning and to determine differences in learning outcomes between students who use schoology-based e-learning and students who use text, this learning was carried out during the covid-19 pandemic. There is still a lack of understanding in English subjects because the delivery of material is only in the form of text and the lack of use of internet-based learning media. This research uses the research and development method or Research and Development (R&D) with reference to the research model from Borg & Gall which is simplified by the Puslitjaknov Team into 5 steps. The research process is: (1) Conducting product analysis to be developed, (2) Developing initial products, (3) Conducting small-scale field trials, (5) Large-scale field trials and making the final product. all test subjects are students of class X . This research took place at SMK Muhammadiyah 2 Kuningan in class X TKJ. the results of descriptive statistics from the two samples studied, namely the Pre Test and Post Test. For the pre-test value, the average test result or mean is 66.86. As for the Post Test value obtained an average value of 86.17. Because the average value of the Pre Test is 66.86 < Post Test 86.17, descriptively there is a difference in the average score of the English test between the Pre Test and Post Test. Keywords— learning media, e-learning, schoology, covid-19 pandemic
Pengembangan Aplikasi Sistem Database Virtual Community Digital Learning Nusantara (VCDLN) Menggunakan Model Waterfall Dan Pemrograman Terstruktur Suryadi, Andri; Darmawan, Deni; Rahadian, Dian; Wahyudin, Dinn; Riyana, Cepi
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1250

Abstract

Abstrak — Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi saat ini, manusia dituntut untuk dapat melakukan perubahan terutama di bidang pendidikan. Tantangan yang terjadi di bidang pendidikan sangat kompleks terlebih pada saat pandemi covid-19 sekarang ini seluruh pembelajaran dilakukan secara daring/PJJ (pembelajaran jarak jauh) untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19 tersebut. Maka, dampak yang terjadi adalah seluruh sekolah harus mengubah seluruh strategi pembelajaran yang selama ini tatap muka menjadi PJJ. Tentu hal tersebut tidaklah mudah karena beberapa hal diantaranya kesiapan dari sumber daya guru, siswa, dan teknologi. Selain itu, jika pembelajaran dilakukan secara jarak jauh maka harus ada materi pendukung lainnya salah satunya konten yang berkualitas. Konten berkualitas tersebut harus melewati proses review terlebih dahulu. Namun pada saat ini belum adanya wadah yang dapat memenuhi kebutuhan proses review tersebut sehingga perlu adanya sebuah sistem berbasis komunitas yang dapat mewadahi proses review konten tersebut sehingga dapat menghasilkan sebuah konten yang berkualitas. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah aplikasi sistem database komunitas pembelajaran terkait dengan pembangunan konten yang berkualitas tersebut. Pengembangan aplikasi sistem database ini akan menggunakan metode waterfall dengan pemrograman terstruktur. Tahapan yang dilakukan menggunakan metode waterfall mulai dari analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sedangkan pemrograman terstruktur dipakai pada saat melakukan desain aplikasi dan implementasi pada metode waterfall. Sehingga dengan adanya aplikasi sistem database ini, diharapkan konten yang akan dipublikasi terutama di bidang pendidikan akan terjamin kualitasnya. Dengan adanya konten yang berkualitas, maka siswa akan mendapatkan materi sesuai dengan yang diharapkan terlebih dengan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi ini. Kata Kunci — konten sistem database waterfall kualitas Abstract — Along with the development of today's era and technology, humans are required to make changes, especially in the field of education. The challenges that occur in education are very complex, especially during the current covid19 pandemic. All learning is carried out online/PJJ (distance learning) to minimize the spread of the covid-19 virus. So, the impact that occurs is that all schools must change all knowledge strategies face-to-face to Online Learning (PJJ). Of course, this is not easy because several things include teachers' readiness, student, and technology resources. In addition, if learning is carried out remotely, there must be other supporting materials, one of which is quality content. Quality content must go through a review process first. However, no forum can meet the needs of the review process, so there is a need for a community-based system that can accommodate the content review process to produce quality content. In this study, a learning community database system application was developed related to developing quality content. The development of this database system application will use the waterfall method with structured programming. The stages are carried out using the waterfall method, starting from analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Meanwhile, structured programming is used when designing applications and implementing the waterfall method. So that with the application of this database system, it is hoped that the quality of the content to be published, especially in the field of education, will be guaranteed. Students will get the material as expected with quality content, especially with distance learning during this pandemic. Keywords — content, database system, waterfalls, quality
Strategi Komunikasi Dosen Dalam Menerapkan Pembelajaran Daring Pada Mahasiswa Novianita, Riastri; Pratiwi, Cindya Yunita
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1251

Abstract

Abstrak — Komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang artinya sama. Komunikasi terjadi ketika ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh karena itu, komunikasi tergantung pada kemampuan untuk dapat memahami satu sama lain. Komunikasi digunakan untuk memenuhi kebutuhan organik. Secara umum, komunikasi manusia digambarkan sebagai bahasa isyarat, ucapan, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Bentuk komunikasi ini dapat berupa interaktif, transaktif, terarah, hingga tanpa tujuan. Dengan berkomunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau kelompok dapat dipahami oleh pihak lain. Komunikasi akan efektif jika pesan yang disampaikan dapat dipahami Tujuan komunikasi adalah untuk mengubah sikap, pendapat, perilaku, dan sosial. Jadi pada hakikatnya, komunikasi bertujuan untuk menyampaikan informasi yang dapat dipahami oleh orang lain. Dosen sebagai pendidik, menghadapi pandemi covid, harus memiliki strategi pembelajaran online yang tepat, agar pengajaran kepada mahasiswa dapat tersampaikan dengan efektif. Kata Kunci— Komunikasi, Pendidik, Dosen, Pesan, Pandemi Abstract — Communication comes from the Latin communis which means the same. Communication occurs when there are similarities between the delivery of the message and the person who receives the message. Therefore, communication depends on the ability to be able to understand one another. Communication is used to meet organic needs. In general, human communication is described as signal language, speech, writing, movement, and broadcasting. This form of communication can be in the form of interactive, transactive, purposeful, to aimless. By communicating, the attitudes and feelings of a person or group can be understood by other parties. Communication will be effective if the message conveyed can be understood The purpose of communication is to change attitudes, opinions, behavior, and social. So in essence, communication aims to convey information that can be understood by others. Lecturer as educators, facing on the covid pandemic, must have the right online learning strategy, so that the teaching to students can delivered effective. Keywords — Communication,Educator,Lecturer, Message,Pandemic
Pengembangan Virtual Assistant Chatbot Berbasis Whatsapp Pada Pusat Layanan Informasi Mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia - Garut Bariah, Siti Husnul; Pratiwi, Wiwit; Imania, Kuntum An Nisa
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1252

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah membuat banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Terlebih di era revolusi industri 4.0 yang dimana proses pertukaran informasi terjadi dengan mudah dan cepat walaupun dalam jarak yang jauh. Teknologi yang biasa kita jumpai di era sekarang ini adalah teknologi kecerdasan buatan, salah satu nya adalah virtual assistant dimana pekerjaan manusia bisa terbantu dengan adanya teknologi tersebut. Salah satu bentuk virtual assistant dalam ranah informasi dan komunikasi adalah chatbot. Chatbot adalah sebuah sistem chatting yang biasa digunakan oleh manusia untuk membantu pekerjaannya dibidang pelayanan informasi. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan virtual assistant chatbot berbasis whatsapp untuk memudahkan mahasiswa untuk mendapatkan informasi seputar perkuliahan. Sistem tersebut diintegrasikan kedalam aplikasi whatsapp, dikarenakan sebagian besar pengguna smartphone adalah pengguna aktif whatsapp dan whatsapp memiliki fitur-fitur yang mudah dipahami pengguna dan yang pastinya hemat biaya. Teknologi chatbot sangat perlu diadakan karena selain dapat mempermudah mahasiswa untuk mendapatkan informasi, chatbot juga dapat berguna sebagai sistem yang dapat meringankan pekerjaan pihak perguruan tinggi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mahasiswa serta dapat memberikan pelayanan selama 24 jam penuh dan dapat merespon pertanyaan mahasiswa dengan lebih cepat. Keywords — Chatbot, Virtual Assistant, Artificial Intelligence, Whatsapp API Abstract — The rapid development of technology has made many changes in human life. Especially in the era of the industrial revolution 4.0 where the process of exchanging information occurs easily and quickly even over long distances. The technology that we usually encounter in today's era is artificial intelligence technology, one of which is virtual assistants where human work can be helped by this technology. One form of virtual assistant in the realm of information and communication is a chatbot. Chatbot is a chat system that is commonly used by humans to help their work in the field of information services. In this study, the development of a whatsapp-based virtual assistant chatbot was carried out to make it easier for students to get information about lectures. The system is integrated into the WhatsApp application, because most smartphone users are active WhatsApp users and WhatsApp has features that are easy for users to understand and which are certainly cost-effective. Chatbot technology really needs to be implemented because in addition to making it easier for students to get information, chatbots can also be useful as a system that can ease the work of universities to answer student questions and can provide 24 hour service and can respond to student questions more quickly. Keywords — Chatbot, Virtual Assistant, Artificial Intelligence, Whatsapp API
Implementasi Pemanfaatan Kamus Basa Sunda Berbasis Android Pada Pembelajaran Daring Siswa Kelas VII Purwanti, Yuniar; Anggraeni, Resya
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i1.1253

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kamus bahasa sunda sebagai media dalam pembelajaran Basa Sunda. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode campuran (mixed method) antara kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif digunakan dalam menelaah pemanfaatan kamus Bahasa Sunda sebagai media pembelajaran Basa Sunda. Sementara untuk mengukur efektivitas Kamus Basa Sunda Berbasis Android sebagai media pembelajaran maka digunakan metode kuantitatif. Objek penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMPN 2 Tarogog Kidul, sebanyak dua kelas pada semester Januari-Juni 2020. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawabcara informan, tes penguasaan materi sebelum dan sesudah penggunaan kamus serta penyebaran kuesioner terhadap responden. Melalui penelitian ini akan dideskripsikan tata cara pemanfaatan Kamus Basa Sunda Berbasis Android sebagai media pembelajaran bagi dosen terhadap mahasiswa sehingga dapat diukur nilai manfaat Kamus Basa Sunda Berbasis Android tersebut. Penelitian ini juga menghasilkan kesimpulan apakah Kamus Basa Sunda Berbasis Android efektif dalam sebagai media pembelajaran dalam menunjang proses belajar dan mengajar. Kata Kunci — Pembelajaran Daring, Kamus Bahasa Sunda, Android Abstract - This study aims to analyze the use of a Sundanese dictionary as a medium in learning Sundanese. The research method used is a mixed method between qualitative and quantitative methods. Qualitative methods are used in studying the use of the Sundanese dictionary as a medium for learning Sundanese. Meanwhile, to measure the effectiveness of the Android-Based Sundanese Dictionary as a learning medium, quantitative methods are used. The object of this research is the seventh grade students of SMPN 2 Tarogog Kidul, in two classes in the January-June 2020 semester. Data were collected through direct observation, interviewing informants, material mastery tests before and after using the dictionary and distributing questionnaires to respondents. Through this research, it will describe the procedure for using the Android-Based Sundanese Dictionary as a learning medium for lecturers to students so that they can measured the value of the benefits of the Android-Based Sundanese Dictionary. This study also concludes whether the Android-Based Sundanese Dictionary is effective as a learning medium in supporting the teaching and learning process. Keywords — Online Learning, Sundanese language dictionary, Android
Pembelajaran Daring Dengan Menggunakan Aplikasi Whatsapp Pada Masa Covid 19 Varian Omicron di SD Muhammadiyah Cikacang Kadungora Kabupaten Garut Holid; Darmawan, D
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 8 No 2 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i2.1254

Abstract

Abstrak— Penelitian ini dilatari oleh fakta bahwa pembelajaran daring identifik dengan penurunan aktivitas dan hasil belajar peserta didik hampir di semua jenjang sekolah. Untuk itu, penulis bertujuan mendeskripsikan teknik pembelajaran daring dengan menggunakan whatsapp, tingkat keaktifan peserta didik, hasil belajar dan kendala-kendala yang ditemui selama pembelajaran daring masa covid-19 varian omicron. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif, dan studi literatur yang digunakan oleh penulis bertujuan untuk melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan malam hari, dan tugas pembelajaran dikumpulkan di siang hari berikutnya. Pendidik menginformasikan jadwal ke grup whatsapp, kemudian mengirimkan materi, dan soal evaluasi dalam bentuk poto. Keaktifan siswa cukup tinggi. Hasil belajar setelah dilakukan pembelajaran daring selama periode varians omicron berada di atas KKM (70). Solusi atas kendala adalah sebanyak 4 peserta didik yang tidak memiliki HP diinstruksikan untuk menyakan ke teman terdekatnya untuk mengetahui instruksi belajar dan pengumpulan tugas. Bagi yang terkendala sinyal dan kuota, diberikan toleransi waktu pengerjaan tugas belajar Kata Kunci — Pembelajaran Online, Whatsapp, Covid-19 Omicron Abstract — This research is motivated by the fact that online learning is identified with a decrease in student activity and learning outcomes at almost all school levels. For this reason, the author aims to describe online learning techniques using whatsapp, the level of student activity, learning outcomes and the obstacles encountered during online learning during the omicron variant of covid-19. This type of research is qualitative with descriptive methods, and the study of literature used by the author aims to search various written sources, whether in the form of books, archives, magazines, articles, and journals, or documents relevant to the problem being studied. The results showed that the implementation of learning was carried out at night, and learning assignments were collected during the following day. The teacher informs the schedule to the whatsapp group, then sends materials and evaluation questions in the form of photos. Student activity is quite high. Learning outcomes after online learning during the Omicron variance period were above the KKM (70). The solution to the problem was that as many as 4 students who did not have cellphones were instructed to ask their closest friends to find out learning instructions and collecting assignments. For those who are constrained by signals and quotas, they are given a tolerance for learning assignments. Keywords — Online Learning, Whatsapp , Covid-19 Omicron
Perbandingan Algoritma Greedy dan Algoritma Dijkstra dalam Pencarian Rute Terpendek dari Kabupaten Tuban ke Kota Surabaya Iskandar, Jonathan Steven; Riti, Yosefina Finsensia
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 8 No 2 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v8i2.1255

Abstract

Abstrak — Menemukan jarak terpendek adalah masalah umum bagi pengguna transportasi dari awal. Hal ini dikarenakan para pengguna transportasi membutuhkan jarak yang pendek dan waktu yang singkat agar dapat mencapai perjalanan dengan cepat. Masalah transportasi sering muncul dari lokasi terpencil, terutama jika ada pengguna transportasi mencoba untuk pergi ke kota besar. Telah banyak algoritma yang digunakan untuk membantu menemukan rute terpendek dari satu kota ke kota lain diantaranya algoritma Greedy dan algoritma Dijkstra. Pada penelitian ini diimplementasi kedua algoritma tersebut untuk mencari jalur terpendek dengan cakupan wilayah dari Kabupaten Tuban (sebagai vertex T) hingga ke Kota Surabaya (sebagai vertex S). Kedua algoritma yang digunakan dibandingkan dengan menggunakan 4 (empat) parameter yaitu (1)waktu algoritma, (2) kompleksitas algoritma, (3) urutan pemrograman algoritma, dan (4) hasil jarak yang ditempuh saat menyelesaikan algoritma. Dari hasil perbandingan dapat disimpulkan bahwa algoritma Greedy lebih unggul terkait waktu eksekusi, kompleksitas, dan urutan algoritma, namun untuk hasil rute terpendek algoritma Dijkstra lebih unggul dibandingkan dengan algoritma Greedy dengan rute terpendek yang dihasilkan 105 Km, sedangkan algoritma Greedy menghasilkan rute terpendek 129 Km. Kata Kunci — Rute Terpendek, Graf, Algoritma Greedy, Algoritma Dijkstra Abstract — Finding distance a common problem for transport users from the start. This is because transportation users need a short distance and a short time in order to reach the trip quickly. Transportation problems often arise from remote locations, especially if there are transport users trying to go to a big city. Many algorithms have been used to help find the shortest route from one city to another, including the Greedy algorithm and Dijkstra's algorithm. In this study, the two algorithms were implemented to find the shortest path with a coverage area from Tuban Regency (as vertex T) to Surabaya City (as vertex S). The two algorithms used are compared using 4 (four) parameters, namely (1) algorithm time, (2) algorithm complexity, (3) algorithm programming sequence, and (4) distance traveled when completing the algorithm. From the comparison results, it can be concluded that the Greedy algorithm is superior in terms of execution time, complexity, and algorithm sequence, but for the shortest route, Dijkstra's algorithm is superior to the Greedy algorithm with the shortest route being 105 km, while the Greedy algorithm produces the shortest route 129 km. Keywords— Shortest Path, Graph, Greedy Algorithm, Dijkstra's Algorithm

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): Volume 11 No 2 September 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 No 1 Maret 2025 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No 2 September 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No 1 Maret Tahun 2024 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 9 No 2 Tahun 2023 Vol 9, No 1 (2023): Vol 9 No 1 Maret 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 9 No 1 Tahun 2023 Vol 8, No 2 (2022): Petik vol 8 no 2 tahun 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 8 No 2 Tahun 2022 Vol 8, No 1 (2022): Vol 8 No 1 Tahun 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 No 1 Tahun 2022 Vol 7, No 2 (2021): Volume 7 no 2 Tahun 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): Volume 7 No 2 Tahun 2021 Vol 7, No 1 (2021): Vol 7 no 1 tahun 2021 Vol. 7 No. 1 (2021): Volume 7 No 1 Tahun 2021 Vol 6, No 2 (2020): Vol 6 No 2 Tahun 2020 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6 No 2 Tahun 2020 Vol 6, No 1 (2020): Vol 6 No 1 Tahun 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6 No 1 Tahun 2020 Vol 5, No 2 (2019): Vol 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 2 (2019): Volume 5 No 2 Tahun 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Volume 5 No 1 Tahun 2019 Vol 5, No 1 (2019): Vol 5 No 1 Tahun 2019 Vol 4, No 2 (2018): Vol.4 No.2 Tahun 2018 Vol. 4 No. 2 (2018): Volume 4 No 2 Tahun 2018 Vol 4, No 1 (2018): Vol.4 No.1 Tahun 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Volume 4 No 1 Tahun 2018 Vol 3, No 2 (2017): PETIK Vol 3 No. 2 Tahun 2017 Vol. 3 No. 2 (2017): Volume 3 No 2 Tahun 2017 Vol 3, No 1 (2017): PETIK Vol 3 No. 1 Tahun 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Volume 3 No 1 Tahun 2017 Vol. 2 No. 2 (2016): Volume 2 No 2 Tahun 2016 Vol 2, No 2 (2016): PETIK Vol 2 No. 2 Tahun 2016 Vol 2, No 1 (2016): PETIK Vol 2 No. 1 Tahun 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Volume 2 No 1 Tahun 2016 Vol 1, No 1 (2015): PETIK Vol 1 No. 1 Tahun 2015 More Issue