cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA CERPEN “CORAT CORET DITOILET” KARYA EKA KURNIAWAN Jelita, Imelda; Helty, Helty; Yusra, Hilman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.118-129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam cerpen "Corat Coret di Toilet" karya Eka Kurniawan serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan literasi dasar. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa tuturan tokoh dalam cerpen yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori tindak tutur ilokusi Searle yang meliputi kategori asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teori dan diskusi dengan pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen tersebut mengandung berbagai bentuk tindak tutur ilokusi yang mencerminkan interaksi sosial antar tokoh, seperti perintah, permintaan, janji, keluhan, dan ungkapan emosional. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa karya sastra dapat dijadikan media pembelajaran literasi dasar, karena tuturan dalam cerpen mampu melatih keterampilan membaca kritis, menulis reflektif, serta meningkatkan kesadaran berbahasa siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik sekaligus memperkuat relevansi karya sastra dalam konteks pendidikan bahasa.
A PRAGMATIC CLASSIFICATION OF ILLOCUTIONARY ACTS IN ZOHRAN MAMDANI’S VICTORY SPEECH Legowo, Alika Larasati; Cahya Putri, Naya Amelia; Agus, Cecep
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.176-184

Abstract

The purpose of this study is to identify and categorize the many forms and purposes of illocutionary speech acts in Zohran Mamdani's victory speech. As a youthful politician from a minority group, Mamdani's discourse adds a fresh dimension to progressive political communication. This study uses a descriptive qualitative method with a pragmatic approach. The data were extracted from the transcript of Zohran Mamdani's victory speech and evaluated using Searle's speech act classification theory. The study identified five categories of illocutionary acts: assertive, directive, commissive, expressive, and declarative. Assertive acts dominate the utterances as a strategy of reinforcing identification and establishing political reality. The study indicates that the employment of illocutionary force in this speech is a strategic tool for converting electoral triumph into collective political agency for the working class. The linguistic methods used were successful in creating an inclusive narrative that challenges the existing quo while boosting minority leaders' legitimacy in the public domain.
Analysis Violation of The Cooperation Principle in Coraline Children's Storybook Alifia, Khadeja Gina; Durahman, Eva Utami; Agus, Cecep
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.81-86

Abstract

This study aims to identify and categorize types of violations of Grice's maxims in the children's book Coraline, written by Neil Gaiman in 2008. A qualitative descriptive method was used to analyze the data, using the basic theories of Paul Grice (1989), White (1990), and George Yule (1996). The data consisted of 17 dialogues from the novel Coraline. Paul Grice identified that the cooperative principle has four maxims, namely quantity, quality, relation, and manner. This study focused on violations in the non-observance category. The researcher found that violations of the maxim of quantity were more dominant, followed by the maxims of manner, relation, and quality. This emphasizes that the novel Coraline has long-winded dialogues that contrast sharply with the lack of important information at times of increasing tension.
EXPLORING ENGLISH VOCABULARY GROWTH THROUGH ISLAMIC SONGS EARLY CHILDHOOD EDUCATION Rafi'i, Muhammad
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.%p

Abstract

This study investigates how Islamic song-based instruction shapes the development of English vocabulary among Muslim preschool children through a qualitative case study approach. Recognizing the critical role of early childhood as a formative stage for both language acquisition and identity construction, this research integrates Krashen’s Affective Filter Hypothesis, Vygotsky’s Sociocultural Theory, and music cognition frameworks to understand how culturally resonant songs influence learning. Data were collected over an eight-week period in two Islamic preschools, involving sustained classroom observations, semi-structured teacher interviews, and analysis of teaching materials and song lyrics. Thematic analysis identified three overarching patterns: (1) Islamic songs fostered a positive and anxiety-free emotional climate, (2) they stimulated spontaneous and meaningful use of English vocabulary during and beyond classroom activities, and (3) they reinforced children’s cultural and religious identity while simultaneously promoting linguistic growth. These findings underscore the pedagogical potential of faith-integrated musical practices, demonstrating that Islamic songs not only enhance vocabulary acquisition but also cultivate holistic learning experiences that respect the cultural context of young learners. Implications are discussed for early childhood educators, curriculum designers, and policymakers seeking culturally responsive and engaging approaches to English language education.
KESANTUNAN BERBAHASA PENUTUR JAWA DI SUNGAI RAMBAI TANJUNG JABUNG BARAT Setiti, Diyah; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Ningsih, Arum Gati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.130-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan berbahasa oleh penutur bahasa Jawa di Desa Sungai Rambai, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Latar belakang penelitian ini adalah masih kuatnya penggunaan bahasa Jawa, khususnya ragam ngoko, dalam interaksi sosial masyarakat serta pentingnya memahami penerapan prinsip kesantunan di tengah perubahan sosial dan perkembangan era digital. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori kesantunan Geoffrey Leech yang meliputi enam maksim, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Data diperoleh melalui teknik simak libat cakap, rekam, dan catat terhadap tuturan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari. Analisis data dilakukan dengan metode padan ekstralingual melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menurut Miles Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa Jawa di Desa Sungai Rambai, menerapkan prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sehari-hari, tercermin melalui bentuk pematuhan dan pelanggaran terhadap maksim kesantunan yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan simpati. Pematuhan maksim tampak pada tuturan yang santun, menghargai mitra tutur, dan menumbuhkan empati, sedangkan pelanggaran ditandai tuturan yang kasar, mementingkan diri sendiri, serta kurang menunjukkan empati.
Fungsi dan Konteks Kandoushi pada Anime Taisho Otome Otogibanashi Anwar, Aulia Arifbillah; Fauzah, Nunik Nur Rahmi; Gunawan, Gevieri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.%p

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan kandoushi dalam anime Taish? Otome Otogibanashi dengan pendekatan pragmatik, bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi kandoushi berdasarkan klasifikasi Masuoka dan Takubo serta konteks situasi penggunaannya berdasarkan teori SPEAKING dari Dell Hymes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dialog dan monolog tokoh dalam anime episode 1 hingga 12, yang dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik catat dan dianalisis secara kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 data kandoushi yang terbagi ke dalam empat kategori, yaitu kandou (2 data) sebagai penanda ekspresi emosional, outou (3 data) sebagai respons terhadap ujaran mitra tutur, yobikake (2 data) sebagai penarik perhatian dan penginisiasi tindakan, serta aisatsugo (5 data) sebagai salam dan ungkapan sosial, yang keseluruhan fungsinya sangat dipengaruhi oleh relasi penutur dan mitra tutur, setting interaksi, serta tujuan komunikasi.
PENINGKATAN LITERASI ANAK DI DESA SIMATORKIS MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR TERBIMBING KEGIATAN KKN DALAM MEWUJUDKAN GENERASI CERDAS Parapat, Lili Herawati; Khairunnisah, Khairunnisah; Agustini, Rini; Pgb, Saadah Mardiyah; Tanjung, Rawani Indah; Ritonga, Maya
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.1-6

Abstract

This study aims to improve children's literacy in Simatorkis Village through the implementation of guided learning strategies in the 2025 Community Service Program (KKN). The research method used was a descriptive qualitative approach supported by simple quantitative data. The study was conducted from October to December 2025. The subjects consisted of 20 elementary school-aged children who participated in the four-week learning assistance program. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results showed an increase in children's literacy skills, including reading fluency, reading comprehension, and simple writing skills. The children's average literacy scores increased significantly after the implementation of the guided learning strategy. This strategy is effective because it provides gradual support, creates an interactive learning environment, and increases children's motivation and self-confidence. Therefore, guided learning strategies in KKN activities can be an alternative solution to improving children's literacy in rural areas and supporting the creation of an intelligent generation by 2025.
Posesif pada Bahasa Sikka Krowe: Keunikan Afiks N- pada Kata Ganti Milik dalam Perspektif Tipologi Austronesia Bhaga, Bertholomeus Jawa
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.87-94

Abstract

Bahasa Sikka Krowe merupakan salah satu dialek bahasa Sikka yang dituturkan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia cabang Central–Eastern Malayo-Polynesian. Sebagai bahasa daerah yang masih aktif digunakan, bahasa ini menunjukkan karakteristik morfosintaksis yang khas, terutama dalam mengekspresikan relasi posesif atau kepemilikan. Salah satu ciri menarik adalah penggunaan afiks nasal N- pada kata ganti milik, seperti rimun dan nimun, yang berfungsi sebagai penanda posesif terikat (Schapper Gasser, 2023);Radjalewa Suhandano, 2025). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem posesif dalam bahasa Sikka Krowe dengan fokus pada peran afiks N- dalam pembentukan kata ganti milik serta menempatkannya dalam perspektif tipologi bahasa Austronesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan tipologi linguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Sikka Krowe memadukan strategi sintaksis dan morfologis dalam menandai kepemilikan, sehingga tidak sepenuhnya bersifat analitik. Temuan ini memperkaya dokumentasi linguistik bahasa Sikka Krowe dan berkontribusi pada kajian posesif dalam bahasa-bahasa Austronesia Indonesia Timur (Donohue Schapper, 2009)
CONSTRUCTING FLASH FLOOD DISASTERS IN GREENPEACE INDONESIA’S INSTAGRAM POSTS: A MULTIMODAL APPRAISAL DISCOURSE ANALYSIS Floranti, Astri Dwi
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.211-225

Abstract

This research explores the portrayal of flash flood disasters in Sumatra and Aceh through Greenpeace Indonesia’s Instagram posts by employing a multimodal appraisal discourse analysis. The research incorporates the Attitude system from Appraisal theory to assess verbal evaluations and visual grammar to investigate ideational visual representation. By utilizing a qualitative multimodal discourse analytical framework, the data consist of selected Instagram posts related to flash flood disasters. The results indicate that captions predominantly express negative Judgment and Appreciation, depicting political, corporate, and institutional figure as irresponsible and ineffective, while Affect is used selectively to emphasize the suffering of disaster victims. Visually, the posts dominantly use conceptual and symbolic representations that frames environmental destruction as a more extensive and systemic issue. The interplay between the verbal and visual elements portrays floods as crises that are socially created and morally accountable rather than as natural disasters that are unavoidable. Through this narrative, Greenpeace advocates for environmental justice, political accountability, and ethical responsibility. This research verifies that multimodal appraisal discourse analysis serves as a valuable approach for investigating environmental activism in digital platforms.
ANALISIS PENGGUNAAN MAJAS DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA; KAJIAN STILISTIKA Agustin, Rosa Amelia; Fitrah, Yundi; Yusra, Hilman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.141-154

Abstract

Sastra merupakan karya kreatif yang menggunakan bahasa sebagai media utama untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan pengalaman hidup pengarang, sehingga bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai unsur estetis yang membangun keindahan dan makna. Salah satu pendekatan yang mengkaji penggunaan bahasa dalam karya sastra adalah stilistika, yaitu kajian yang menitikberatkan pada gaya bahasa, pilihan kata, serta penggunaan majas. Melalui analisis stilistika, pembaca dapat memahami bagaimana pengarang memanfaatkan bahasa dalam karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis majas dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi terhadap teks novel. Data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat yang mengandung majas, yang dianalisis melalui tahap identifikasi dan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung berbagai jenis majas, seperti majas perbandingan, pertentangan, perulangan, dan pertautan