cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 760 Documents
PERBANDINGAN KATA KETERANGAN LIMITATIF “ZHI” DALAM BAHASA MANDARIN DAN “HANYA” DALAM BAHASA INDONESIA Kesumawaty Wijaya; Yuliandre Wijaya Ng; Darmawan Wijaya; Nadya Novellyn
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.445-457

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan persamaan dan perbedaan yang terdapat dalam kata keterangan limitatif bahasa Mandarin “zhi” dan kata keterangan limitatif bahasa Indonesia “hanya”. Rancangan metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah 3 buah buku Mandarin dan 3 buah buku Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis komparatif studi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kata “zhi” dalam bahasa Mandarin dan kata “hanya” dalam bahasa Indonesia memiliki empat persamaan makna, yaitu “tidak lebih dari”, “cuma”, “kecuali”, dan “saja”. Kedua kata tersebut juga sama-sama dapat diikuti oleh kata benda dan kata kerja. Namun, terdapat perbedaan makna dan penggunaan di antara keduanya. Kata “hanya” dapat bermakna “tetapi”, sedangkan kata “zhi” tidak. Selain itu, kata “zhi” memiliki lebih banyak bentuk penekanan, sedangkan kata “hanya” memiliki penggunaan yang lebih luas dalam membatasi kata bilangan, kata ganti orang, kata keterangan, dan kata sifat.  
KREATIVITAS LINGUISTIK GENERASI Z: ABREVIASI DALAM BAHASA GAUL DI TIKTOK MAHASISWA SEMARANG Melisa Septiana; Nila Azizah; Nabila Ayu Diansah; Siti Rahma Nur Aullia; Imam Baehaqie
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.358-365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi abreviasi serta bahasa gaul sebagai manifestasi kreativitas linguistik Generasi Z pada platform TikTok. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan bahasa gaul di media sosial yang belum banyak dikaji secara spesifik pada kalangan mahasiswa. Tujuan studi adalah mengidentifikasi bentuk kreativitas linguistik yang dominan serta fungsi yang dimainkannya dalam komunikasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dua pendekatan utama, yaitu pendekatan teoritis dan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik dokumentasi terhadap 50 data berupa caption, teks overlay, dan komentar pada video TikTok mahasiswa Semarang periode Januari hingga Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk abreviasi terdiri atas akronim, singkatan, dan pemenggalan, dengan dominasi bentuk singkatan. Fungsi bahasa gaul meliputi efisiensi komunikasi, pembentukan identitas kelompok, penciptaan humor, dan peningkatan interaksi sosial.
Code-Switching in Commercial Activities at Moneng Sepati Market Muhammad Yazir; Yentri Anggeraini
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.484-491

Abstract

One of the phenomena that most often occurs and is discussed in a speech event is code switching. Code switching is the transition from one code to another. The phenomenon of code switching occurs at least in bilingual and even multilingual speech communities; on the contrary, this phenomenon will not occur in monolingual speech communities. The Lubuklinggau community which is a non-monolingual speech community, also experienced the phenomenon of code switching. The code, which is a speech system in the Lubuklinggau Society, consists of various variants. Code switching in the community in Lubuklinggau is very easy to find in the market, where people often make buying and selling transactions, and one of them is in the market Moneng Sepati. Code switching, which consists of various variants, also has various social functions.
PERSEPSI GURU DAN ORANG TUA TERHADAP ANOMALI TIKTOK DAN PENGARUHNYA PADA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Nikmah Sari Nikmah; Husniah Ramadhani Pulungan; Nur Afifah; Dinda Hafizah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.492-499

Abstract

Perkembangan pesat media sosial seperti TikTok membawa tantangan baru dalam pembentukan karakter anak usia dini, khususnya terkait konten anomali yang berpotensi berdampak negatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi guru PAUD dan orang tua terhadap konten anomali TikTok serta pengaruhnya pada pendidikan karakter anak usia dini di Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan survei terhadap 100 responden (50 guru dan 50 orang tua) yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t independen, serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara tematik manual sebagai data kualitatif pendukung. Hasil survei menunjukkan bahwa guru memberikan nilai persepsi rata-rata sebesar 3,8 (SD = 0,6), sedangkan orang tua memberikan skor 3,6 (SD = 0,7), yang mengindikasikan kesadaran tinggi terhadap potensi dampak negatif konten TikTok. Uji t independen menghasilkan nilai t sebesar -1,79 dengan p-value 0,076 (0,05), yang menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan secara statistik antara persepsi kedua kelompok. Temuan kualitatif mengungkapkan kekhawatiran terkait pengaruh negatif konten serta perlunya kolaborasi dan literasi digital antara guru dan orang tua. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi anak menghadapi tantangan media sosial dan memperkuat pendidikan karakter di era digital.
TEACHING SPEAKING TO ADULT INDONESIAN LEARNERS IN ENGLISH CLASSROOM Devika Adelita; Nirmawan Nirmawan; Abdullah Hasibuan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.252-262

Abstract

Speaking skills are the capabilities that enable efficient communication. They enable us to communicate verbally and in a way that is understandable to the listener. The objectives of this research were to find out the adult learners challenges in speaking and to investigate the teacher’s strategies to help students in speaking. Six adult students (four women and two men), all between the ages of 27 and 35 took part in this study using a qualitative case study approach. A semi-structured interview were employed as the data collection tools to examine the perspectives of the participants on the challenges they faced. Besides that, the researcher also done an observation to observe the teacher strategies in improving and helping students to speak. The findings indicated that adult learners face two difficulties: linguistic issues (pronunciation, grammar, vocabulary), and psychological issues (anxiety, lack of confidence, and lack of motivation) which vocabulary and pronunciation pose the greatest challenges while speaking. The second insight relates to the teacher's methods for enhancing and assisting his students' English-speaking abilities. The teacher employs three techniques: providing motivation, role playing, and storytelling.
PRAGMATIC ANALYSIS OF FLOUTING MAXIM BY JUSTIN TIFFANI IN PWK PODCAST A STUDY OF ANOMALY IN DIGITAL HUMOR Luis Aditya Ramadhan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.476-483

Abstract

This study aims to identify and describe the types of maximum violations committed by Dustin Tiffani in the  Praz Warung Kopi (PWK) podcast program on the Has Kreatif YouTube channel. Dustin Tiffani is known for having a unique speaking style that is often considered to jump over common logic, which in pragmatic studies is categorized as a violation of the principle of cooperation. The method used in this study is descriptive qualitative with content analysis techniques. Data were collected through the technique of listening and recording the transcripts of conversations, then analyzed using Grice's (1975) maximal theory and Leech's (1983) principle of politeness. The results of the study show that there are 10 significant data on maximum violations which include maximum quantity, quality, relevance, manners, and politeness. Violations of the maxim of relevance and maxim of means became the most dominant finding, where the subject often gave incoherent responses and used ambiguous sentence structures. These scientific findings show that in the digital entertainment ecosystem, maximal violations do not lead to communication failures, but rather serve as a means to construct humorous implications through cognitive incongruity.
HUMANIZATION IN THE SHORT STORY ‘DATANGNYA DAN PERGINYA’ A. A. NAVIS: A CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS Jusrin Efendi Pohan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.298-310

Abstract

The focus of this research is a discourse analysis of women's positions in the short story Datangnya dan Perginya by AA Navis. This discourse analysis aims to examine the author's ideology with the subject-object positions in the short story. This research was conducted qualitatively with an emphasis on the description of critical discourse analysis of the short story Datangnya dan Perginya by AA Navis. Critical discourse analysis framework aims to examine the position of women in a text, as they are often placed in a disadvantaged position. The portrayal of the actors' positions refers to the actions of the story's subjects and objects. The short story's author wants readers to side with humanity. This siding with humanity, on the other hand, will override any sense of divinity. This bias can be seen from the analysis of the subject-object position, which mostly places the character of Masri's father in the subject position, who from the beginning of the story is struggling with humanitarian issues such as love, affection, and sexuality.
STRATEGI BELAJAR TUNTAS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS X SMK SWASTA HARAPAN PADANGSIDIMPUAN Nadia Hasibuan; Nikmah Sari Hasibuan; Devinna Riskiana Aritonang; Lili Herawati Parapat; Nur Afifah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguasaan strategi belajar tuntas dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas X SMK Swasta Harapan Pokenjior. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan sebanyak II siklus. Dalam pelaksanaannya peneliti akan melakukan pretest terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan awal siswa. Kemudian, peneliti menerapkan strategi belajar tuntas di kelas pada materi kemampuan menulis teks prosedur. Terakhir, peneliti melakukan posttest untuk mengukur kemampuan akhir siswa sebelum dan sesudah penerapan strategi belajar tuntas dalam menulis teks prosedur. Subyek diambil dari seluruh siswa kelas X SMK Swasta Harapan Pokenjior sehingga keseluruhan siswa berjumlah 119 siswa. Obyek diambil dari kelas X TKJ-1 yang terdiri dari laki-laki berjumlah 15 siswa, perempuan berjumlah 15 siswa, sehingga total obyek berjumlah 30 siswa. Hasil (Siklus I) Kemampuan awal belajar siswa pada saat pretest tentang pemahaman strategi belajar tuntas mencapai total nilai 2445, dengan rata-rata sebesar 81,5% nilai maksimal 100 dan nilai minimal 55. Pada kemampuan menulis teks prosedur berjumlah 1110 dengan rata-rata 37% yang terdiri dari nilai tertinggi 75 dan terendah 0. Sementara hasil (Siklus II) terlihat bahwa persentase ketuntasan posttest meningkat menjadi 85,35% nilai maksimal 100 dan nilai minimal 62,5. Sementara pada kemampuan menulis teks prosedur 77,16% yang terdiri dari nilai tertinggi 100 dan terendah 50.Kata kunci : Kemampuan menulis, strategi belajar tuntas,  teks prosedur.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN BANTUAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJARSISWA SD KELAS VI PAB 34 PATUMBAK Abdullah Hasibuan; Nirmawan Nirmawan; Desniarti Desniarti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.289-297

Abstract

Transformasi pendidikan pada era digital menuntut guru mengembangkan pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan abad ke-21 melalui pemanfaatan teknologi secara efektif. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penerapan model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran berbasis proyek berbantuan teknologi kecerdasan buatan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD PAB 34 Patumbak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VI yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project Based Learning berbantuan AI mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional. Selain meningkatkan kemampuan kognitif, penggunaan teknologi AI juga mendorong kreativitas, kolaborasi, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar siswa selama proses penyelesaian proyek. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran berbasis proyek menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
KHITAH DAN STRATEGI PENGEMBANGAN UNIVERSITAS ALWASHLIYAH MEDAN MENYONGSONG SATU ABAD AL JAM ‘IYATUL WASHLIYAH M Syukri Azwar Lubis; Susy Deliani; Masdania Zurairah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.263-272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis khitah (blueprint) pengembangan Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan sebagai landasan strategis menuju perguruan tinggi berpredikat unggul berdasarkan observasi dan pengamatan berkelanjutan. Sebagai perguruan tinggi tertua di lingkungan Al Jam'iyatul Washliyah yang berdiri pada 18 Mei 1958, UNIVA memiliki tanggung jawab moral menjadi institusi yang berkualitas dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi khitah UNIVA mengacu pada sepuluh strategi utama, meliputi penguatan identitas kealwashliyahan, peningkatan mutu akademik, penguatan riset dan inovasi, transformasi digital, kerja sama strategis, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan layanan mahasiswa dan alumni, penguatan reputasi institusi, rebranding kampus Islami, serta penetapan keunggulan khusus (niche excellence). Strategi tersebut selaras dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan UNIVA Medan sebagai universitas unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 3 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 2 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 1 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra Vol 9, No 4 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA Vol 8, No 2 (2023): LINGUISTIK: jurnal Bahasa & Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 2 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2021): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 1 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2019): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2019): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2018): Linguistik Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2018): Januari - Juni Vol 2, No 1 (2017): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Lingustik Vol.1 N0.1 Juli-Desember 2016 More Issue