cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Pendampingan Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Desa Ngijo Kabupaten Malang Alamsyah, Alik Ansyori; Nafis, Raihan Wishal; Darmawan, Azhar Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14534

Abstract

Desa Ngijo terletak disebelah timur dari Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Dengan penduduk yang berjumlah sekitar 11.467 jiwa merupakan salah satu desa terpadat di kawasan Karangploso. Desa Ngijo terbagi tujuh pedukuhan dimana penduduk mayoritasnya bermata pencaharian petani dan berpendidikan mayoritas setingkat Sekolah Menengah Pertama, kondisi ini sangat ironis apabila dibandingkan dengan daerah sekitarnya, yang telah begitu maju dan berwawasan lingkungan. Sehingga perlu adanya motivasi berkelanjutan untuk membangkitkan tingkat kesadaran masyarakat. Tujuan pengabdian ini untuk membangkitkan kesadaran masyarakat dengan memberikan sosialisasi perlunya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat serta memberikan demoplot tentang pengelolaan tentang sampah, sehingga diharapkan masyarakat akan menjadi peka terhadap lingkungan serta kesehatan. Hasil pengabdian ini adalah adanya peningkatan kesadaran masyarakat Desa Ngijo, dengan indikasi pengurangan pembuangan sampah pada aliran sungai dan tempat umum lainnya. Selain itu hasil sosialisasi yang intensif pada masyarakat serta telah dilakukan pembangunan satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dengan dengan luas sekitar 750 m2.
Peran Kantor Urusan Agama (KUA) Percut Sei Tuan dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama Wibowo, M. Agung; Arifinsyah, Arifinsyah; Annisa, Tasya; Fauziah, Dwi; Muhaimin, Muhaimin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14535

Abstract

Kerukunan antar umat beragama adalah kondisi di mana individu, kelompok, dan komunitas dengan keyakinan yang berbeda dapat hidup bersama secara harmonis dalam suasana damai dan saling menghargai, mengakui serta menghormati perbedaan agama, keyakinan, dan budaya. Kantor Urusan Agama (KUA), sebagai bagian dari Kementerian Agama, seharusnya tetap memainkan peran penting dalam memperkuat moderasi beragama. Mengingat KUA tersebar di setiap kecamatan, hal ini memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mereka untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, mereka dapat lebih efektif merangkul masyarakat secara lebih mendalam dalam upaya penguatan moderasi beragama ini. Serta juga perlu di tanamkan sikap contoh dari para orang yang dianggap berpengaruh.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, dengan mengunakan metode wawancara. Sumber data dalam penelitian ini berupa primer, meliputi data-data hasil wawancara dan sekunder, meliputi dokumen yang terkait, serta hasil temuan dilapangan melalui observasi
Implementasi Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peseta Didik di Kelas IV SDN Triyagan 01 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2022/2023 Indriyani, Denada Cahyaning Wahyu; Sugiaryo, Sugiaryo; Mustofa, Mukhlis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14536

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan model project based learning di kelas IV SDN Triyagan 01, 2) Untuk mengetahui model Project Based Learning dapat meningkatkan keaktifan peserta didik di kelas IV SDN Triyagan 01. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek yang digunakan adalah kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik. Dalam memilih objek penelitian menggunakan model project based learning Untuk meningkatkan keaktifan belajar peseta didik. Sumber data yang diperoleh berupa data primer yang didapatkan secara langsung menggunakan wawancara kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik dan data sekunder didapatkan secara tidak langsung melalui observasi dan dokumentsi. teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kooperatif dengan analis kritis. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Berdasarkan Penggunaan model pembelajaran Project Based Learning pada mata pelajaran Senibudaya membuat karya kerajinan dari bahan bekas. Dengan model pembelajaran Project Based Learning peserta didik dilibatkan secara langsung agar materi yang diterima lebih. Dimana dengan model pembelajaran ini guru mengajarkan kepada peserta didik untuk lebih aktif dalam berdikusi dan saling bertukar fikiran dengan teman yang lain. Model pembelajaran Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan melibatkan kerja proyek. Belajar berbasis proyek (project based learning) adalah sebuah model atau pendekatan pembelajaran yang inovatif. 2) Pengunaan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Senibudaya peserta didik kelas IV SDN Triyagan 01 Sukoharjo. Hal tersebut dapat tunjukan adanya peningkatan rata-rata kelas yaitu pada tes awal siklus I penelitian tindakan rata-rata kelas sebesar 70 dan siklus ke II 95. Persentase ketuntasan peserta didik juga mengalami peningkatan. Dimana peserta didik sudah mencapai KKM, jika di persentasekan dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Peningkatan Hasil Belajar melalui Metode Role Playing pada Materi Hak dan Kewajiban Kelas III SD Negeri Wonotingal Agustin, Della Nirwana; Saputro, Bagus Ardi; Poncowati, Lilik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14537

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh metode role playing dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III pada materi hak dan kewajiban di SD Negeri Wonotingal. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III A SD Negeri Wonotingal. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini didesain dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan pada siklus I, peserta didik yang belum tuntas berjumlah 6 dari 26 jumlah peserta didik atau 23,07% dan pada siklus II mengalami penurunan dengan peserta didik yang belum tuntas berjumlah 3 dari 26 jumlah peserta didik atau 11,5%. Berdasarkan tindakan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode role playing pada materi hak dan kewajiban di kelas III SD Negeri Wonotingal mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Manfaat Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Elmanisar, Velnika; Nellitawati, Nellitawati; Alkadri, Hanif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14538

Abstract

Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan guru dan tenaga kependidikan , sehingga dapat bekerja lebih efektif dan efisien dalam mengerjakan tugas. Pentingnya pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia bagi guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu melakukan tugasnya dan memiliki kapabilitas sesuai kebutuhan kompetensi, sehingga berdampak pada penilaian akhir peserta didik. Jenis dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis bagaimana pelatihan dan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, sehingga manfaat dari pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dapat membantu mengisi kekosongan keterampilan yang ada dalam tim, membantu organisasi atau tenaga kependidikan untuk tetap relevan dalam menghadapi perubahan, seperti perubahan kurikulum, teknologi, persaingan yang meningkat, atau perubahan dalam kebijakan dan peraturan.
Sosialisasi Penggunaan Media Aplikasi Padlet dan Literasi Digitalisasi pada Siswa Era Utama Pancur Batu Sauduran, Golda Novatrasio; Sihotang, Jontor Nados; Tarigan, Sania Sutari Br; Wati, Risna; Sitanggang, Rohana Dwi Nokia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14539

Abstract

Padlet adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan para penggunanya untuk berkolaborasi dalam bentuk teks, foto, tautan, atau konten lainnya. Setiap ruang kotak disebut wall (dinding) yang dapat digunakan sebagai papan buletin pribadi (Pramana et al., 2022; Utami, 2023). Aplikasi padlet ini kini banyak digunakan guru untuk membantu siswa dalam meningkatkan literasi digital dan pemahaman siswa dalam belajar di SMA Era Utama. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) maka tim mahasiswa pengambdian masyarakat Universitas HKBP Nommensen Medan akan memberikan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Padlet dan Literasi Digitalisasi Pada Siswa SMA Era Utama sebagai sarana media pembelajaran. Dalam Pengabdian Masyarakat terkategori SMA Era Utama adalaah salah satu sekolah yang terletak di tengah pemukiman rumah warga. SMA Era Utama dipimpin oleh Ibu Reulina selaku kepala sekolah di SMA Era Utama. SMA Era Utama ini beralamatkan di Jl Pembangunan No.27 Pancur Batu, Baru, Kec. Pancur Batu, Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara. Diharapkan adanya pengetahuan dan literasi peserta didik di sekolah ini yang cukup signifikan dibandingkan dengan saat pertama kali mahasiswa datang ke sekolah ini. Media aplikasi padlet merupakan upaya dari interaksi yang intens antara mahasiswa dengan para peserta didik selama kegiatan les sore dan siswa juga sudah dapat mempergunakan aplikasi padlet untuk meningkatkan minat belajar,kreativitas siswa itu lebih semanagat untuk berliterasi.
Analisis Unsur Visual Karya Kolase Tema Transportasi Kelas 1 SDN Gayamsari 02 Semarang Dewi, Nadya Desta Sari; Prayito, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14541

Abstract

Di tingkat pendidikan dasar, di mana anak-anak biasanya berusia antara 6 hingga 12 tahun, kegiatan pembelajaran yang melibatkan karya seni memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan belajar peserta didik. Salah satunya adalah dengan membuat karya seni kolase. Anak-anak kelas 1 sering kali tertarik dan terpapar dengan berbagai jenis transportasi seperti darat, laut, dan udara. Oleh karena itu, memilih gambar-gambar transportasi sebagai tema kolase dapat memberikan relevansi langsung dengan kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur visual dalam karya kolase tema transportasi yang dibuat oleh peserta didik kelas 1 di SDN Gayamsari 02 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan peneliti mengamati, menganalisis, dan menafsirkan objek penelitian melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan teknik triangulasi untuk menguji kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak peserta didik kelas 1 di SDN Gayamsari 02 Semarang dapat membuat karya kolase dengan gambar-gambar alat transportasi dari kertas, namun masih ada yang kurang rapi dalam menempelkan gambar, bahkan beberapa di antara mereka melampaui garis-garis gambar. Hal ini mungkin karena beberapa peserta didik belum sepenuhnya menguasai keterampilan motorik halus, sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan tangan dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk memberikan bimbingan dan latihan yang sesuai kepada peserta didik dengan melakukan latihan dan pendekatan yang mendukung, sehingga peserta didik dapat meningkatkan keterampilannya dalam menempelkan gambar dengan rapi.
Animasi Interaktif Prang Sabi: Media Belajar Sejarah dengan Metode Cone of Experience Sutrisno, Arif; Santosa, Imam; Irfansyah, Irfansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14542

Abstract

Siswa sekolah dasar terkendala belajar sejarah. Hal ini seperti yang terlihat pada siswa kelas V SDN Sukodadi 2 Kabupaten Malang. Berdasarkan data lapangan sudah ditemukan tiga kendala yaitu; (1) metode mengajar kurang bervariasi, (2) metode mengajar yang diterapkan guru dan buku sejarah tidak cukup memotivasi proses belajar siswa dan kurang memberikan gambaran nyata bagi proses berpikir mereka, dan (3) beban materi dengan alokasi waktu belajar tidak seimbang. Penelitian ini berusaha merancang metode belajar sejarah melalui film animasi bagi siswa sekolah dasar. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur, observasi, wawancara, dan menyebar kuesioner. Metode analisis yang yang digunakan adalah deskriptif dari triangulasi data. Hasil analisis kemudian menjadi acuan dalam proses perancangan. Rancangan ini menghasilkan film animasi sejarah Perang Aceh berjudul Prang Sabi dengan konsep atraktif dan informatif. Strategi bercerita yang digunakan melalui narasi visual. Selain itu strategi penyampaian informasinya yaitu melalui pengalaman yang diasosiasikan serta informasi yang dipotong-potong (chunking) dan diulang-ulang (rehearsal) dari elemen sejarah Perang Aceh diterapkan ke dalam elemen visual (karakter, teks, infografis) dan suara (narasi, dialog).
Kesulitan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita Operasi Hitung Penjumlahan dan Pengurangan Kelas II Putri, Devi Ayundo; Suyoto, Suyoto; Nursyahidah, Farida; Julaikah, Julaikah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar matematika yang dialami peserta didik, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar matematika kelas II SDN Plamongansari 02. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif, subyek penelitian peserta didik dan guru kelas II. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu peserta didik kelas II yang berjumlah 13 peserta didik dari 28 peserta didik mengalami kesulitan belajar matematika ketika mengerjakan soal cerita. Kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang dialami peserta didik kelas II SD yaitu kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan, dan kesulitan memecahkan masalah. Faktor internal yaitu motivasi belajar, IQ peserta didik, sikap peserta didik dalam belajar, dan kesehatan jasmani. Sedangkan faktor eksternal yaitu seperti variasi guru dalam kegiatan pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana sekolah, dan lingkungan keluarga. Upaya yang dilaksanakan dalam mengurangi kesulitan adalah menggunakan media pembelajaran yang menarik, memberikan soal yang beragam, membangun kerja sama dengan orang tua.
Evaluasi Penerapan Profil Penguatan Pelajar Pancasila dalam Membangun Karakter Peserta Didik di SDN Pandeanlamper 04 Pramustika, Tri Ulfa; Huda, Choirul; Handayaningsih, Susi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14544

Abstract

Tujuan Pendidikan adalah untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi di dalam diri peserta didik sehingga terbentuknya Pendidikan karakter pada diri peserta didik. Hal tersebut sesuai dengan kurikulum merdeka sebagaimana dengan adanya penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila dapat membangun Pendidikan karakter peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penerapan P5 di SDN Pandeanlamper 04 belum maksimal dikarenakan masih minimnya informasi yang diperoleh para guru sehingga memengaruhi Pendidikan karakter peserta didik pada penerapan P5 di sekolah yang mengakibatkan peserta didik saling verbal bullying dan asik sendiri saat proses pembelajaran. Dengan adanya hal tersebut perlu adanya evaluasi mengenai P5 yaitu guru dapat mencari informasi sendiri melalui platform merdeka belajar sebagai sarana pengembangan diri para guru dan mengikuti berbagai pelatihan untuk menerapkan P5 yang tepat sehingga dapat membentuk karakter peserta didik.