cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Kajian Seni Rupa Klasik pada Arca Pangulubalang sebagai Warisan Budaya Batak di Sumatera Utara Gustira Widjayanti; Devi Fahdilla; Muhammad Dzaky; Wahyu Tri Atmojo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40311

Abstract

Arca Pangulubalang merupakan artefak seni rupa klasik masyarakat Batak yang memiliki nilai estetika tinggi dan fungsi sakral yang mendalam dalam sistem kepercayaan tradisional Batak. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik visual, makna ikonografis, dan fungsi sakral arca Pangulubalang sebagai warisan seni rupa klasik Batak di Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis ikonografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara, dokumentasi visual, dan studi pustaka terhadap sumber-sumber ilmiah yang relevan. Analisis data mengikuti tiga tahap berurutan yaitu deskripsi formal, analisis ikonografis, dan sintesis kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arca Pangulubalang menampilkan bentuk figuratif dengan stilisasi berat yang dicirikan oleh dominasi proporsi kepala, ekspresi wajah yang tegas dan menyeramkan, postur tubuh yang statis dan simetris, serta permukaan batu yang kasar tanpa penghalusan dekoratif. Setiap elemen visual tersebut bukan keputusan artistik yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari sistem tanda yang terstruktur dalam kosmologi Batak. Fungsi sakral arca bekerja melalui tiga mekanisme yang saling berkaitan, yaitu kekuatan material batu yang diperkuat dengan pupuk dari abu jenazah manusia, prosesi ritual oleh datu yang mengubah benda fisik menjadi medium spiritual aktif, serta penempatan strategis di pintu masuk kampung dekat Pohon Hariara. Penelitian ini menegaskan bahwa kajian seni rupa klasik Batak menuntut integrasi antara analisis estetik, pemahaman kosmologi, dan kontekstualisasi fungsi ritual secara bersamaan, dan bahwa Pangulubalang sebagai koleksi museum hari ini menjalankan fungsi baru sebagai penjaga memori kolektif masyarakat Batak dari ancaman kepunahan budaya.
Dampak Digitalisasi terhadap Perubahan Perilaku Konsumen di Indonesia: Kajian Literatur pada Era Ekonomi Digital Annita Rahmasari; Hazmi Sadyah Muthi; Irda Febriani; M. Ilham Nur'Ain; Rissa Mahettri; Fera Zora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40312

Abstract

Teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap perilaku konsumen di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi terhadap proses pencarian informasi, evaluasi produk, dan keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal akademik, buku, dan publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah meningkatkan akses terhadap informasi, memperkuat interaksi antara konsumen dan pelaku usaha, serta mendorong pola belanja yang lebih praktis dan efisien. Penggunaan media sosial, platform e-commerce, dan sistem pembayaran digital yang semakin luas telah mempercepat perubahan perilaku konsumen dengan menyediakan pengalaman berbelanja yang mudah, fleksibel, dan personal. Konsumen kini dapat membandingkan produk, membaca ulasan, dan mengambil keputusan pembelian dengan lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Namun, digitalisasi juga menimbulkan beberapa tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, masalah keamanan dan privasi data, serta ketergantungan yang semakin tinggi terhadap teknologi digital.
Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Sistem Reguler Berbasis Syarat Kecakapan Umum dalam Meningkatkan Akhlak Siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan Afridah Nasution; Muhammad Darwis Dasopang; Putra Halomoan Hsb
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40313

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi peran strategis kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dalam meningkatkan akhlak siswa. Penelitian ini digolongkan kepada penelitian Research and Development (R&D) yang dilaksanakan dalam Research and information collecting, Planning, Preliminary form of Product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational product revision, Operational field testing, Final product revision, dan Dissemination and implementation. Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulannya: Validitas pengembangan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sistem reguler berbasis syarat kecakapan umum dalam meningkatkan akhlak siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan memiliki subtansi dan fleksibilitas struktur desain yang tergolong kategori tinggi, yaitu memberikan kemudahan dalam menyusun Rencana Membina, melaksanakan kegiatan dan mengevaluasi kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan, serta meningkatkan sikap, pengetahuan dan keterampilan siswa. 2) Praktikalitas atau tingkat keterterapan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sistem reguler berbasis syarat kecakapan umum dalam meningkatkan akhlak siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan mencapai 84,67%, yang berarti tingkat keterterapannya tergolong tinggi. 3) efektifitas kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sistem reguler berbasis Syarat kecakapan umum antara lain dilihat dari kemudahan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan. Dilihat dari aspek peningkatan akhlak siswa, kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan sistem reguler berbasis Syarat Kecakapan Umum efektif dalam meningkatkan akhlak siswa di SMP Negeri 2 Padangsidimpuan.
Pengaruh Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah dan Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam di SMA/SMK Negeri Padangsidimpuan Siti Fatimah Hasibuan; Zulhimma Zulhimma; Suparni Suparni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40314

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajerial kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam di SMA/SMK Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh guru Pendidikan Agama Islam di SMA/SMK Kota Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan antara variabel kemampuan manajerial kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam; (2) motivasi berprestasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam; dan (3) kemampuan manajerial kepala sekolah dan motivasi berprestasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru Pendidikan Agama Islam di SMA/SMK Kota Padangsidimpuan. Dengan demikian, peningkatan kemampuan manajerial kepala sekolah dan motivasi berprestasi guru perlu mendapat perhatian serius guna meningkatkan kualitas kinerja guru dan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Perhutanan Sosial dan Pengurangan Kemiskinan : Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Hutan di Provinsi Sulawesi Tengah Muh Arief Rachaman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40316

Abstract

Kemiskinan masyarakat desa hutan di Provinsi Sulawesi Tengah masih menjadi permasalahan pembangunan yang bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh rendahnya akses ekonomi produktif, lemahnya integrasi program pemberdayaan, keterbatasan infrastruktur wilayah, serta belum optimalnya tata kelola perhutanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alternatif kebijakan yang paling efektif dalam mendukung pengurangan kemiskinan masyarakat desa hutan melalui penguatan perhutanan sosial berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis kebijakan menggunakan kriteria evaluasi Bardach (2012), yang meliputi aspek ekonomi, sosial, politik, dan teknis. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif penguatan tata kelola dan integrasi lintas sektor memperoleh skor tertinggi dibandingkan alternatif kebijakan lainnya karena dinilai paling mampu mengatasi fragmentasi program, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta mendukung implementasi kebijakan yang lebih terpadu dan berkelanjutan. Selain itu, strategi graduasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan juga memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM hutan, hilirisasi produk lokal, dan ekonomi hijau berbasis potensi wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan kebijakan yang paling efektif bukanlah penerapan satu alternatif secara tunggal, melainkan pembangunan model kebijakan terpadu yang mengintegrasikan penguatan tata kelola, sistem satu data perhutanan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah secara sinergis. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pengurangan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan, dan memperkuat pembangunan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Perkembangan Sosial Emosional Siswa dan Tata Tertib Sekolah di SMPN 6 Kota Jambi Naillah Alifiya Aizatin; Muhammad Fathur Rozaq; Mutiara Safitri; Nada Fitri Rahmatillah; Riscky Fitri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tata tertib sekolah dalam mendukung perkembangan sosial emosional siswa di SMPN 6 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata tertib sekolah berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertib, aman, dan kondusif sehingga membantu siswa dalam mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan berinteraksi sosial. Sekolah juga memberikan dukungan melalui kegiatan pengembangan diri dan layanan bimbingan konseling. Pemantauan perkembangan siswa dilakukan melalui penilaian sikap, kehadiran, dan komunikasi dengan orang tua. Meskipun terdapat perbedaan karakter siswa, tata tertib tetap menjadi pedoman dalam membentuk perilaku positif.
Determinan Non-Finansial terhadap Keberhasilan Usaha: Analisis Literatur Nurul Aini Khalik; Nurhanisa Nurhanisa; Nurcahya Nurcahya; Muhammad Aiman; Fahmiah Akilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40318

Abstract

Keberhasilan usaha merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja dan keberlanjutan suatu bisnis, khususnya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama ini, banyak penelitian lebih menekankan faktor finansial sebagai penentu keberhasilan usaha, padahal faktor non-finansial juga memiliki peran yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor non-finansial yang memengaruhi keberhasilan usaha berdasarkan berbagai penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis literatur terhadap 15 artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat tujuh faktor non-finansial utama yang memengaruhi keberhasilan usaha, yaitu sumber daya manusia, kompetensi dan karakteristik kewirausahaan, inovasi dan kreativitas, pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi, jaringan sosial dan dukungan lingkungan eksternal, faktor pasar dan strategi bisnis, serta informasi dan pengetahuan bisnis. Dari seluruh faktor tersebut, sumber daya manusia merupakan faktor yang paling dominan karena secara konsisten muncul dalam berbagai penelitian sebagai penentu utama keberhasilan usaha. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan kompetensi, berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta membangun jaringan dan strategi bisnis yang efektif.
Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) Pada UMKM Rotan di Pekanbaru Elminiar Margaretha Siahaan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40319

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, termasuk pada sektor kerajinan rotan. Namun, penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM masih belum optimal sehingga berpotensi memengaruhi kualitas informasi keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan SAK EMKM pada UMKM rotan di Jalan Yos Sudarso, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada UMKM Mitra Rotan dan Dona Rotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM telah menerapkan sebagian besar komponen SAK EMKM, terutama dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan laba rugi, dan laporan posisi keuangan. Namun, penyusunan Catatan Atas Laporan Keuangan serta pencatatan aset tetap dan penyusutan belum dilakukan secara optimal. Dengan demikian, penerapan SAK EMKM masih bersifat parsial dan memerlukan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi K. Pratiwi; S. N. Aziza; Sri Muliyani; S. I. S. Yabudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemanfaatan teknologi digital dan hubungannya dengan peningkatan minat belajar mahasiswa di perguruan tinggi melalui pendekatan studi pustaka. Minat belajar merupakan faktor psikologis yang sangat menentukan kualitas proses dan hasil pembelajaran, sehingga upaya untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi sangat penting dalam konteks pendidikan tinggi era digital. Kajian terhadap berbagai literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025 menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai bentuknya mulai dari learning management system (LMS), platform video pembelajaran, gamifikasi digital, media sosial edukatif, hingga augmented reality secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa. Peningkatan minat belajar ini tercermin dari empat indikator utama, yaitu meningkatnya perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Secara simultan, teknologi digital mampu menstimulasi keterlibatan aktif mahasiswa, mendorong otonomi belajar, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi digital yang terencana, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan minat belajar di era pendidikan tinggi abad ke-21.
Tawakal sebagai Prinsip Dasar Kehidupan Religius Ade Nurkhayati; Khoirunnisa Khoirunnisa; Moch. Mahdiyan Nasikhin; Siti Nurasih; Syifqoh Shafrina; Yusuf Maulana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tawakal sebagai prinsip dasar dalam kehidupan religius seorang muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber, seperti Al-Qur’an, hadis, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tawakal merupakan sikap berserah diri kepada Allah Swt. setelah melakukan usaha secara optimal. Tawakal tidak dimaknai sebagai sikap pasif, tetapi sebagai keseimbangan antara ikhtiar dan ketergantungan spiritual kepada Allah. Implementasi tawakal dalam kehidupan sehari-hari mampu membentuk pribadi yang sabar, optimis, bertanggung jawab, serta memiliki ketenangan jiwa dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Dengan demikian, tawakal menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan religius yang harmonis.