cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Ratio Decidendi Mahkamah Agung dalam Penentuan Cacat Formil Gugatan Wanprestasi: Analisis Hukum Acara Perdata terhadap Putusan Nomor 738 K/Pdt/2023 Mauli Fatma Azahra; Widya Fera Feriska; Nhazla Noor Azlia Maqdis; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41085

Abstract

Perbedaan penerapan hukum acara perdata dalam menentukan cacat formil gugatan masih sering menimbulkan disparitas putusan, khususnya berkaitan dengan doktrin kurang pihak (plurium litis consortium). Permasalahan tersebut tercermin dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 738 K/Pdt/2023 yang berawal dari Putusan Pengadilan Negeri Batam yang menyatakan gugatan wanprestasi tidak dapat diterima (niet ontvankelijke verklaard) karena pihak ketiga yang memiliki bangunan di atas objek Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tidak diikutsertakan sebagai pihak dalam gugatan. Sebaliknya, Pengadilan Tinggi Riau membatalkan putusan tersebut dan Mahkamah Agung menguatkan pertimbangan bahwa pihak ketiga tersebut tidak mempunyai hubungan hukum langsung dengan PPJB sehingga gugatan tidak cacat formalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ratio decidendi Mahkamah Agung dalam menentukan cacat formil gugatan wanprestasi dan menilai kesesuaian pertimbangan hukumnya dengan prinsip-prinsip hukum acara perdata Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menerapkan doktrin plurium litis consortium secara proporsional dengan menitikberatkan pada hubungan hukum langsung antara para pihak dengan causa petendi. Penolakan permohonan kasasi juga telah sesuai dengan fungsi Mahkamah Agung sebagai judex juris yang berwenang mengoreksi penerapan hukum oleh judex facti. Putusan ini mempertegas bahwa doktrin kurang pihak tidak dapat diterapkan secara luas terhadap pihak yang tidak memiliki hubungan hukum langsung dengan perjanjian yang disengketakan karena dapat menghambat akses terhadap keadilan, mengurangi kepastian hukum, dan bertentangan dengan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringanmengoreksi penerapan hukum oleh judex facti. Putusan ini mempertegas bahwa doktrin kurang pihak tidak dapat diterapkan secara luas terhadap pihak yang tidak memiliki hubungan hukum langsung dengan perjanjian yang disengketakan karena dapat menghambat akses terhadap keadilan, mengurangi kepastian hukum, dan bertentangan dengan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan. .
Pengaruh Konten Pemasaran, Ulasan Produk, dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian Produk Masker Camile Beauty di Aplikasi TikTok Shop Anisha Hilda Al Arisha; Satrio Sudarso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten pemasaran, ulasan produk, dan persepsi harga secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian produk masker Camile Beauty di aplikasi TikTok Shop. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui purposive sampling untuk memilih responden yang relevan, serta analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, di mana konten pemasaran berperan dalam menarik perhatian konsumen, ulasan produk memberikan penguatan informasi yang objektif, dan persepsi harga menjadi pertimbangan rasional konsumen dalam melakukan pembelian produk masker Camile Beauty di TikTok Shop.
Analisis Yuridis Wanprestasi dalam Perjanjian Jual Beli Online Melalui Marketplace di Indonesia Arkan Al Fariq; Dhea Rarantika Wahyuni; Keisha Ara Akilka T; Gina Azahra; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41087

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap perdagangan dari sistem konvensional menjadi digital menjadi digital melalui platform marketplace di Indonesia. Meskipun memberikan efisiensi, transaksi elektronik ini rentan terhadap risiko hukum, khususnya tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh penjual, seperti pengiriman produk yang cacat, tidak sesuai deskripsi, atau keterlambatan pengiriman. Penelitian hukum normatif ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hubungan hukum dan keabsahan kontrak dalam marketplace berdasarkan regulasi di Indonesia, serta mengkaji mekanisme perlindungan hukum dan resolusi sengketa konsumen yang dirugikan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak elektronik dalam marketplace memiliki kekuatan pengikat yang sah secara hukum selama memenuhi ketentuan Pasal 1320 KUHPerdata. Selain itu, perlindungan hukum bagi konsumen telah diakomodasi melalui Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penyelesaian penyelesaian ini dapat ditempuh melalui jalur litigasi di pengadilan umum maupun non-litigasi melalui Alternative Dispute Resolution (ADR) seperti Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) atau sistem internal penahanan dana (rekening bersama) yang disediakan oleh marketplace,
Eksplorasi Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini Ivtah Putri Abidah Siregar; Nurul Fadilah Br Batu Bara; Nurhidayah Nurhidayah; Assyifa Farhanah Syahrul; Asrul Asrul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41088

Abstract

Peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini memiliki kontribusi yang penting terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak. Namun, dalam praktiknya keterlibatan ayah masih sering dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tuntutan pekerjaan dan budaya yang menempatkan ibu sebagai pengasuh utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak usia dini, peran ayah dalam mendukung perkembangan anak, serta hambatan yang dihadapi dalam menjalankan pengasuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas empat orang ayah sebagai informan utama dan dua orang ibu sebagai informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayah terlibat dalam berbagai aktivitas pengasuhan, seperti bermain, mendampingi belajar, merawat anak, serta memberikan dukungan emosional dan pendidikan karakter. Keterlibatan tersebut memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri, kemandirian, dan perkembangan sosial anak. Adapun hambatan yang dihadapi ayah meliputi keterbatasan waktu akibat pekerjaan, kelelahan fisik, dan pengaruh budaya yang masih memandang pengasuhan sebagai tanggung jawab utama ibu. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan ayah merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini sehingga diperlukan kerja sama yang seimbang antara ayah dan ibu dalam proses pengasuhan.
Perlindungan Hukum terhadap Korban Deepfake Pornografi dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia Zana Ratu Rijkie; Marsya Dwi Razita; Khansa Arini Saputri Pasaribu; Fajar Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41089

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan yang pesat telah melahirkan ancaman baru berupa deepfake pornografi, yakni konten seksual palsu yang dibuat dengan memanipulasi wajah korban menggunakan teknologi artificial intelligence. Fenomena ini menimbulkan kerugian serius secara psikologis, sosial, dan reputasional bagi korban, yang sebagian besar adalah perempuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana kerangka hukum pidana Indonesia mampu menjangkau pelaku tindak pidana deepfake pornografi, dengan mengkaji tiga instrumen utama yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru), dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga regulasi tersebut belum mengatur secara eksplisit tindak pidana deepfake pornografi, sehingga terdapat kekosongan hukum yang signifikan. Tantangan pembuktian digital juga menjadi hambatan tersendiri karena keterbatasan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani bukti elektronik berbasis AI. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan regulasi khusus yang merespons kekhasan tindak pidana berbasis teknologi AI.
Eksistensi Gerabah Ceria di Tengah Gempuran Globalisasi di Desa Wonorejo Kabupaten Pekalongan Salma Failasufa; Roro Lintang Aningtyas; Sabrina Maharani; Dina Ayu Pramesti; Dimas Setiaji Prabowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah Gerabah Ceria di Desa Wonorejo Kabupaten Pekalongan, mengidentifikasi jenis produk yang dihasilkan, serta menganalisis eksistensinya di tengah gempuran globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi gerabah di Desa Wonorejo telah berlangsung selama kurang lebih 180 tahun dan diwariskan secara turun-temurun. Gerabah Ceria hadir sebagai upaya pelestarian budaya melalui wisata edukasi serta inovasi produk yang menyesuaikan perkembangan zaman. Selain menghasilkan produk tradisional, pengrajin juga mengembangkan produk modern yang memiliki nilai estetika dan ekonomi. Dengan demikian, Gerabah Ceria tetap eksis sebagai warisan budaya lokal yang mampu beradaptasi dengan perubahan sosial dan perkembangan era modern.
Implementasi Strategi Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar Mangasi Malatua; Sarah Cicilia Panjaitan; Yeheskiel Pinindo Sinaga; Ucok Gunlicen Simbolon; Maruli Hutapea
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan partisipasi siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan strategi pembelajaran aktif melalui kegiatan apersepsi, tanya jawab, diskusi kelompok, penggunaan media pembelajaran, serta pemberian umpan balik kepada siswa. Penerapan strategi tersebut mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa dalam proses belajar. Siswa menunjukkan partisipasi yang baik terutama pada kegiatan diskusi kelompok dan tanya jawab. Namun, partisipasi siswa masih belum merata karena masih terdapat beberapa siswa yang pasif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Kendala tersebut dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan belajar dan karakteristik siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran aktif yang lebih variatif dan inklusif agar seluruh siswa dapat berpartisipasi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi strategi pembelajaran aktif memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa di SD Negeri 124391 Pematangsiantar.
Etika Bisnis Islam dalam Konteks Multikulturalisme Hiyasni Ayu Harahap; Erni Wahyuni Gultom; Rosnani Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41092

Abstract

Artikel ini membahas permasalahan penerapan etika bisnis Islam dalam lingkungan multikultural yang ditandai oleh perbedaan nilai, budaya, dan sistem ekonomi. Tantangan utama meliputi perbedaan interpretasi prinsip syariah, ketidaksesuaian regulasi lokal, serta tekanan kompetisi global yang cenderung mengabaikan aspek etika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep, prinsip, serta strategi penerapan etika bisnis Islam dalam konteks multikultural. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan melalui analisis berbagai literatur terkait etika bisnis Islam dan praktiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip seperti tauhid, keadilan, kejujuran, dan amanah memiliki nilai universal yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks budaya untuk menciptakan sistem bisnis yang adil dan berkelanjutan. Kesimpulannya, penerapan etika bisnis Islam memerlukan strategi adaptif seperti edukasi, integrasi nilai dalam kebijakan, dan kolaborasi lintas budaya agar mampu membangun harmoni dan meningkatkan kesejahteraan dalam masyarakat multikultural.
Pengembangan Model Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Kematangan Emosi Pada Siswa Kelas XI.A3 SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026 Ni Made Ayu Febrianti; I Made Mahaardhika; Putu Agus Semara Putra Giri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Model Layanan Bimbingan Klasikal berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan tahapan kebaruan Peer Guidance untuk meningkatkan kematangan emosi siswa kelas XI.A3 SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026. Pengembangan model ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kematangan emosi siswa yang ditunjukkan melalui kesulitan mengendalikan emosi, kurangnya kemampuan menerima perbedaan pendapat, serta rendahnya empati terhadap teman sebaya. Selain itu, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal masih berfokus pada aspek kognitif dan pemecahan masalah, sehingga pengalaman emosional siswa yang muncul selama proses layanan belum difasilitasi secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Produk yang dihasilkan berupa Model Layanan Bimbingan Klasikal berbasis PBL dengan tahapan kebaruan Peer Guidance serta modul layanan sebagai panduan pelaksanaannya. Validasi produk dilakukan oleh dua orang ahli, yaitu Dosen Prodi BK dan Guru BK. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta instrumen pretest dan posttest kematangan emosi siswa. Analisis data dilakukan menggunakan rumus Gregory untuk mengetahui kelayakan produk dan N-Gain Score untuk mengetahui efektivitas model layanan yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Layanan Bimbingan Klasikal berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan tahapan Peer Guidance memperoleh koefisien validitas isi sebesar 0,70 yang berada pada kategori cukup layak, sedangkan produk modul memperoleh koefisien validitas isi sebesar 0,80 yang berada pada kategori validitas sangat layak. Hasil implementasi model menunjukkan nilai N-Gain Score sebesar 57,058%, yang berada pada kategori cukup efektif dalam meningkatkan kematangan emosi siswa kelas XI.A3 SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026.
Hubungan antara Self-Regulation dengan Prokrastinasi Akademik Pada SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026 Ni Komang Yuniastri Suantari; I Wayan Susanta; I Wayan Juliawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026. self-regulation merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, emosi, dan perilaku untuk mencapai tujuan belajar, sedangkan prokrastinasi akademik adalah perilaku menunda penyelesaian tugas akademik secara sengaja maupun tidak sengaja. Rendahnya self-regulation diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya prokrastinasi akademik pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.358 siswa, dengan sampel sebanyak 300 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert untuk variabel self-regulation dan prokrastinasi akademik. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi product moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-regulation dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri 1 Mengwi Tahun 2026, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,677 dan signifikansi <0,001 < 0,05. Hal ini berarti semakin tinggi self-regulation siswa, maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya. Sebaliknya, semakin rendah self-regulation siswa, maka semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademiknya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada siswa agar meningkatkan kemampuan self-regulation dalam mengatur waktu, memotivasi diri, dan mengendalikan perilaku belajar. Guru BK juga diharapkan dapat memberikan layanan bimbingan yang mendukung pengembangan self-regulation siswa guna meminimalkan perilaku prokrastinasi akademik.