cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2025): September" : 15 Documents clear
Analisis Literasi Matematika Peserta Didik Kelas V Ditinjau dari Math Anxiety dan Gender Ariyanti, Muthia; Jusra, Hella
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20246

Abstract

Literasi matematika sangatlah penting dimiliki peserta didik karena memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan sehari-hari di berbagai bidang. Namun literasi matematika peserta didik di Indonesia masih dianggap rendah yang disebabkan berbagai faktor salah satunya adalah math anxiety yang berdampak negatif terhadap penyelesaian soal matematika. Selain itu perbedaan gender juga dapat menimbulkan tingkat math anxiety yang berbeda pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika peserta didik kelas V berdasarkan tingkatan math anxiety tinggi, sedang, rendah dan gender. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data  meliputi observasi, kuesioner, tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu perwakilan peserta didik laki-laki dan peserta didik perempuan kelas V SDN yang memiliki tingkat math anxiey tinggi, sedang, rendah. Data yang dianalisis dilakukan pemeriksaan keabsahan data dengan tringulasi Teknik yakni dengan membandingkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan peserta didik laki-laki memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjelaskan langkah-langkah penyelesaian soal literasi matematika. Pada kategori math anxiety tinggi peserta didik laki-laki memenuhi dua indikator dengan langkah penyelesaian cukup spesifik sedangkan peserta didik perempuan hanya 1 indikator dengan langkah penyelesaian spesifik. Pada math anxiety sedang dan rendah peserta didik laki-laki dan perempuan memenuhi tiga indikator namun terdapat perbedaan dari langkah penyelesaian yang diberikan. Kategori math anxiety sedang peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian cukup spesifik, sedangkan peserta didik perempuan langkah penyelesaiannya kurang spesifik. Kategori math anxiety rendah pada peserta didik laki-laki mampu memberikan langkah penyelesaian spesifik, sedangkan peserta didik perempuan cukup spesifik
Analisis Kesalahan Mahasiswa Teknik Komputer dalam Memecahkan Masalah Limit Fungsi Naibaho, Risko; Sulistyowati, Fitria; Istiqomah, Istiqomah; Agustito, Denik; Kusumaningrum, Betty; Udil, Patrisius Afrisno; Utami, Wikan Budi
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.21595

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa teknik komputer dalam menyelesaikan materi limit fungsi aljabar dengan berbagai teknik penyelesaian dalam limit fungsi serta menemukan faktor-faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal limit fungsi aljabar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif  yang mendeskripsikan kesulitan mahasiswa dalam menyelesaiakn materi limit fungsi aljabar. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa teknik komputer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini teknik triangulasi yaitu dokumentasi, observasi, dan wawancara. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah subjek mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan konsep limit fungsi aljabar, kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap konsep dasar limit, yang merupakan pondasi penting untuk bisa memahami limit. Akibatnya subjek menggunakan teknik penyelesaian yang tidak tepat seperti hanya mengandalkan teknik subtitusi langsung. Selain itu subjek tampaknya tidak mampu menterjemahkan soal yang memerlukan penyederhanan lanjutan untuk menemukan penyelesaian dari soal limit tersebut.Kata kunci: Limit Fungsi Aljabar, Kesulitan Mahasiswa, Teknik Komputer
Analisis Kebutuhan Guru terhadap Media Matematika Inklusif melalui Pendekatan Komunikasi Total Sholihat, M Nuur'aini; martini, Avini
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.21562

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut tersedianya media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan siswa dengan hambatan komunikasi, khususnya yang termasuk kategori speech, language, and communication needs (SLCN). Namun, media yang tersedia di sekolah dasar inklusi umumnya masih bersifat umum dan belum sepenuhnya ramah komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru terhadap media pembelajaran matematika inklusif berbasis komunikasi total sebagai dasar pengembangan media KASUMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain analisis kebutuhan. Responden penelitian terdiri atas 32 guru dari 15 sekolah dasar inklusi yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi siswa dalam pembelajaran matematika terwujud pada empat aspek utama, yaitu kesulitan memahami instruksi lisan, melafalkan istilah matematika, mengucapkan angka, dan memahami soal cerita. Guru menegaskan kebutuhan yang sangat tinggi terhadap media dengan dukungan audio-visual, aktivitas hands-on, serta fitur interaktif yang fleksibel. Namun, dukungan fasilitas sekolah dan keterlibatan orang tua masih terbatas, sehingga kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis komunikasi total yang dikontekstualisasikan dengan kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk menjembatani hambatan komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Temuan ini memberikan dasar konseptual dan praktis bagi pengembangan media matematika inklusif yang ramah komunikasi, sesuai dengan karakteristik perkembangan anak dan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Etnomatematika Pada Makanan Khas Jawa Barat Kota Bogor Shabira, Alifah; Widiyasari, Ririn
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam makanan tradisional khas Jawa Barat yang dijajakan di kawasan kuliner Jalan Surya Kencana, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap beberapa makanan tradisional, seperti Cungkring, Seupan Taleus, Soto Mie Bogor, Roti Unyil, dan Surabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan-makanan tersebut memuat berbagai konsep geometri dan bangun ruang, antara lain persegi panjang, prisma segitiga, segitiga sama sisi, lingkaran, dan oval. Konsep-konsep tersebut tercermin pada bentuk, potongan, serta penyajian makanan. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna. Integrasi etnomatematika berbasis budaya lokal berpotensi meningkatkan keterlibatan siswa serta menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dalam pembelajaran matematika.
Pemanfaatan Alat Peraga Matematika Materi Geometri untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Spasial Siswa melalui Augmented Reality : Tinjauan Literatur Sistematis Salim, M; Lailiyah, Siti
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.22344

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) sebagai media manipulatif virtual konkret untuk membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak atau kemampuan konseptual dan kemampuan spasial pada materi geometri, sementara kajian sistematis yang secara terpadu menelaah kedua kemampuan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis hasil-hasil penelitian mengenai pemanfaatan AR dalam pembelajaran geometri yang berfokus pada penguatan pemahaman konseptual dan kemampuan spasial siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap artikel ilmiah yang diperoleh melalui Harzing’s Publish or Perish 8 dari database Scopus dan Google Scholar yang publish tahun 2020–2025, yang dipilih berdasarkan kombinasi kata kunci terkait “AR” “matematika” “geometri” “pemahaman konseptual” “kemampuan spasial” “siswa”, serta diseleksi melalui kriteria inklusi–eksklusi hingga tersaring 9 artikel. Hasil telaah menunjukkan bahwa AR, yang banyak dikaji pada jenjang SMP dengan pendekatan kuantitatif dan beberapa studi R&D, secara konsisten hasil menunjukkan efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual geometri dan kemampuan spasial (visualisasi ruang, rotasi mental, dan pemahaman bangun ruang), sekaligus mendorong motivasi, minat, dan sikap positif siswa terhadap geometri. dapat ditarik kesimpulan bahwa AR memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran geometri untuk mengembangkan kemampuan konseptual dan spasial secara simultan, namun masih diperlukan penelitian lanjutan, khususnya di jenjang sekolah dasar, dengan desain pembelajaran yang lebih sistematis, integratif, dan melibatkan subjek yang lebih luas.
Pengaruh Model Student Facilitator and Explaining (SFE) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Nazahwa Oktafialda, Syalma; Safrihady, Safrihady; Nirawati, Resy
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.19611

Abstract

Komunikasi matematis memiliki peranan penting dalam pembelajaran matematika karena dengan kemampuan komunikasi siswa dapat menyatakan ide atau gagasan matematisnya, namun pada kenyataannya komunikasi matematis siswa masih rendah. Salah satu alternatif penyelesaian masalah tersebut adalah dengan menerapkan model Student Facilitator and Explaining (SFE). Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh model Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, 3) Mengetahui bagaimana keterlaksanaan model Student Facilitator and Explaning (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain The Nonequivalent Posttest-Only Control Group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok: kelas V A (eksperimen) dan kelas V B (kontrol), masing-masing terdiri dari 25 siswa dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan soal essay dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test, uji effect size, dan uji rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan: 1)Terdapat pengaruh model Student Facilitator and Explaining (SFE) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, dibuktikan dengan uji Independent Sample T-test diperoleh  sebesar 7,51 dan  sebesar 1,67, 2) Model Student Facilitator and Explaining (SFE) berpengaruh besar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN 23 Singkawang, dibuktikan dengan uji effect size sebesar 2,24, 3) Keterlaksanaan model Student Facilitator and Explaining (SFE) menunjukkan skor rata-rata baik, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 89.
Penerapan Deep learning Berbantuan Wizer.me untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Gumilar, Rizka Rimadiani; Susilawati, Wati; Widiastuti, T. Tutut
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.20218

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah memfasilitasi potensial terhadap peningkatan kualitas pendidikan matematika, relevan dengan pembelajaran abad ke-21, Namun, di lapangan kemampuan tersebut, masih tergolong rendah, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkannya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika berdasarkan gender (laki-laki dan perempuan) melalui desain pendekatan deep learning dengan bantuanWizer.me. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan sampel peserta didik kelas VII di salah satu SMPN kota Bandung. Kelas yang terpilih sebagai sampel yaitu VII-08 (kelas eksperimen 1 pembelajaran deep learning dengan Wizer.me), VII-09 (kelas eksperimen 2 pembelajaran deep learning saja), dan VII-11 (kelas kontrol pembelajaran konvensional). Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan instrumen non-tes wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai N-Gain pada kelas Eksperimen 1 sebesar 0,76 (tinggi), Eksperimen 2 sebesar 0,73 (tinggi), dan kelas Kontrol sebesar 0,36 (sedang). Uji ANOVA dua jalur menunjukkan perbedaan signifikan antar kelas, namun tidak ada perbedaan signifikan berdasarkan gender. Meski demikian, terdapat interaksi signifikan antara kelas dan gender, yang menunjukkan bahwa efektivitas model pembelajaran dipengaruhi oleh jenis kelamin peserta didik. Secara spesifik, peningkatan tertinggi terjadi pada peserta didik perempuan di kelas Eksperimen 2. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor gender dalam perancangan strategi pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, penerapan deep learning berbantuan Wizer.me mencerminkan pemanfaatan strategi pedagogis modern yang sejalan dengan tuntutan era digital efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peseta didik.
Materi Peluang dalam Buku Teks Matematika Kurikulum Merdeka: Analisis Prakseologi Panjaitan, M. Azhari; Dahlan, Jarnawi Afgani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.18646

Abstract

The curriculum in Indonesia has continued to evolve, particularly with the introduction of the Merdeka Curriculum in 2021. In 2022, mathematics textbooks aligned with the Merdeka Curriculum were published. This study aims to analyze the probability material in the Grade 10 mathematics textbook for senior high school based on the Merdeka Curriculum using a praxeological approach. The research method employed is qualitative with a hermeneutic praxeological approach. The findings of this study are as follows: (1) the praxeological analysis identified four structures, namely task data (T), techniques (t), technology (q), and theory (Q); (2) each task T1, T2, T3, and T4 and their respective subtasks were found to utilize only one technique (t), which is perceptual, based on students’ observations; and (3) content and contextual analysis revealed errors that could lead to potential didactical learning obstacles and a lack of sub-material on compound events. Kurikulum yang terus berkembang di Indonesia, khususnya pada tahun 2021 merupakan awal diperkenalkannya kurikulum merdeka. Pada tahun 2022 terdapat buku teks matematika yang berorientasi terhadap kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis materi peluang pada buku teks matematika SMA kelas X kurikulum merdeka dengan menggunakan pendekatan prakseologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan prakseologi hermeneutic. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu (1) analisis prakseologi yang dilakukan terdapat ada empat struktur di antaranya data tugas (T), teknik (t), teknologi (q), dan teori (Q), (2) pada setiap tugas T1, T2, T3, dan T4 beserta masing-masing sub tugasnya yang hanya menggunakan satu teknik (t) yaitu perceptual yang berdasarkan persepsi siswa melalui observasi, dan (3) analisis isi konten dan konteks masih ditemukan kekeliruan yang menyebabkan potensi terjadinya hambatan belajar siswa yaitu didaktis serta adanya kekurangan sub materi pada kejadian majemuk.
Pengaplikasian Pewarnaan Graf dan Algoritma Backtracking pada Permainan Sudoku Suciningtyas, Vanka Yuvadha; Janah, Zahrotul; Putri Santosa, Oryza Embun; Rohman, Muhamad Gani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.19774

Abstract

Sudoku merupakan teka-teki logika yang secara matematis dapat dimodelkan sebagai permasalahan kombinatorial dalam teori graf. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan permainan sudoku klasik berukuran 9×9 ke dalam model graf serta menganalisis penyelesaiannya melalui pendekatan pewarnaan graf dan algoritma backtracking. Penelitian ini menggunakan kajian teoretis dengan pendekatan analisis struktural graf dan formulasi algoritmik. Setiap sel pada grid sudoku direpresentasikan sebagai simpul, sedangkan hubungan ketetanggaan berdasarkan baris, kolom, dan subgrid 3×3 direpresentasikan sebagai sisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa graf sudoku merupakan graf reguler berderajat 20 dan memiliki bilangan kromatik χ(G)=9. Permasalahan sudoku ekuivalen dengan pewarnaan graf menggunakan sembilan warna tanpa konflik ketetanggaan. Selain itu, analisis kompleksitas menunjukkan bahwa algoritma backtracking memiliki kompleksitas waktu eksponensial dalam kasus terburuk, namun struktur graf sudoku yang memuat banyak klik berukuran maksimum menyebabkan proses pemangkasan (pruning) terjadi lebih awal. Dengan demikian, integrasi analisis struktural graf dan algoritma backtracking memberikan kerangka matematis yang sistematis dalam menjelaskan karakteristik penyelesaian sudoku. 
Grup Permutasi pada Pola Batik Banyumas Putra, Bagas Sadatmaja Suyatno; Suroto, Suroto; Wardayani, Ari; Istikaanah, Najmah; Larasati, Niken
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v10i2.16463

Abstract

Pada penelitian ini dibahas grup permutasi pada pola batik Banyumas. Identifikasi permutasi dilakukan dengan menyelidiki simetri rotasi dan refleksi pada pola batik Banyumas. Selanjutnya diselidiki bahwa sistem matematika dari himpunan semua permutasi setiap pola batik Banyumas yang dilengkapi dengan operasi komposisi membentuk struktur aljabar grup. Hasil yang diperoleh adalah jenis-jenis grup struktur aljabar yang dibentuk oleh pola-pola batik Banyumas. Pola tirta teja membentuk grup siklik C2, pola ayam puger membentuk grup dihedral D4, pola babon angrem dan sida mukti membentuk grup dihedral D2, dan pola jahe serimpang, udan riris, lumbon, sida luhur, sekar jagad, dan gemek setekem membentuk grup identitas. Sementara itu, pola pring sedhapur, serayuan, sekar surya, dan godhong kosong tidak membentuk struktur grup permutasi. 

Page 1 of 2 | Total Record : 15