cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,552 Documents
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Persamaan Linear Satu Variabel melalui Pembelajaran RME pada Siswa Kelas Viii Mts Al – Islamiyah Rice Permatasari; Moch. Fauzi; Idam Djunaedi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5441

Abstract

The research from this research was to characterize pupil’s challenges with One-Variable Linear Equation (OVLE) problems using the Realistic Mathematics Education (RME) method with eighth-grade pupils at MTs Al-Islamiyah Kedungrejo. A qualitative descriptive research design was used in the investigation. study idea includes 3 pupils representing low, medium, and high levels of learning difficulties, selected from 17 students based on a written exam's findings. Tests, interviews, observations, and documentation were used to ensure the quality of information. Data reduction, data display, and conclusion drawing were all part of data analysis, and method triangulation was used to guarantee data quality. This results revealed three main categories of learning difficulties: conceptual, procedural/algorithmic, and application difficulties. Students in the low-difficulty category mainly experienced procedural and application difficulties, particularly in division operations and explaining solution steps. Students in the medium category encountered difficulties in constructing mathematical models, determining appropriate procedures, and applying transposition operations. Meanwhile, students in the high-difficulty category experienced difficulties across all indicators due to insufficient understanding of the fundamental concepts of OVLE. The results show this conceptual understanding plays a crucial role in influencing students’ procedural competence and their capacity to use the RME method to tackle contextual mathematics problems.
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended Bella Widyana; Feri Tiona Pasaribu; Tria Gustiningsi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5452

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal open-ended pada empat konten matematika, yaitu bilangan, aljabar, geometri, serta analisis data dan peluang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 30 siswa kelas VIII. Data dikumpulkan melalui tes yang terdiri atas empat soal kontekstual berbentuk open-ended dan dianalisis berdasarkan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa secara keseluruhan berada pada kategori tidak kreatif dengan rata-rata persentase sebesar 18,54%. Indikator fluency memperoleh capaian tertinggi sebesar 40,42%, sedangkan elaboration memperoleh capaian terendah sebesar 3,75%. Siswa masih mengalami kesulitan dalam menghasilkan berbagai alternatif penyelesaian, mengemukakan gagasan yang berbeda, serta memberikan penjelasan yang logis dan rinci, terutama ketika menyelesaikan soal geometri. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam mengembangkan strategi pembelajaran, asesmen, dan bahan ajar yang memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Efektivitas Penggunaan Mathigon Berbantuan Lagu terhadap Pemahaman Konsep Sketsa dan Jaring-jaring Kubus di Sekolah Dasar Fadilla Nurdiana Wahyuningrum; Putri Yanuarita Sutikno
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5453

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan platform digital Mathigon berbasis lagu dalam meningkatkan pemahaman konsep jaring-jaring dan sketsa kubus siswa, yang diimplementasikan melalui model discovery learning. Kedua kelas sampel yang diteliti mendapatkan materi, target pencapaian, dan durasi pengajaran yang sama persis. Data penelitian terbukti memenuhi asumsi normalitas melalui uji Shapiro-Wilk dan bersifat homogen berdasarkan Levene's Test, sehingga layak diolah menggunakan statistik parametrik. Hasil analisis Independent Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan capaian belajar yang signifikan (Sig. < 0,001; t = 14,876), dengan rata-rata nilai akhir kelas eksperimen mencapai 92,27, unggul atas kelas kontrol yang bernilai 60,71. Selanjutnya, efektivitas ini dipertegas oleh perolehan indeks N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,8952 (kategori tinggi; efektivitas 89,52%), memicu lonjakan yang jauh melampaui kelas kontrol dengan skor 0,4411 (kategori sedang; efektivitas 44,11%). Dapat disimpulkan bahwa perpaduan media visual interaktif dan penguat memori auditori ini terbukti optimal dalam menguatkan kemampuan spasial anak. Temuan ini menyuguhkan referensi strategi instruksional inovatif yang sejalan dengan semangat pembelajaran berpusat pada siswa dalam Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Bernuansa Etnomatematika Jembatan Ampera Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Innaka Zaki; Desi Setiyadi; Fitriana Siregar
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5461

Abstract

Keterampilan berpikir kritis perlu ditanamkan sejak tingkat sekolah dasar (SD), namun pengajaran matematika masih didominasi oleh pendekatan yang berfokus pada guru, sehingga siswa tidak terbiasa berpikir secara mandiri; di sisi lain, penerapan model inkuiri yang dipadukan dengan etnomatematika berbasis budaya lokal, seperti Jembatan Ampera, masih jarang diteliti. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak model inkuiri yang berbasis etnomatematika Jembatan Ampera pada kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Populasi studi terdiri dari semua SD di Desa Muara Telang, dengan sampel 56 siswa kelas V SDN 8 SMT menggunakan simple random sampling, yang terdiri dari 28 siswa kelompok eksperimen dan 28 siswa kelompok kontrol. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu Nonequivalent Control Group Design; data dikumpulkan dengan tes uraian berpikir kritis, yang selanjutnya dianalisis dengan N-Gain dan Independent Samples t-Test pasca melalui uji normalitas dan homogenitas. Hasil analisis menyatakan nilai signifikansi 0,004 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis yang signifikan di antara kedua kelompok, dengan rerata N-Gain kelas eksperimen (0,553) lebih besar daripada kelas kontrol (0,312). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan inkuiri dengan etnomatematika Jembatan Ampera memberikan kontribusi teoretis pada studi konstruktivisme - etnomatematika dan keuntungan praktis sebagai metode pembelajaran matematika kontekstual di tingkat sekolah dasar.
Peningkatan Keamampuan Pemahaman Konsep Matematis Melalui Model Numbered Heads Together pada Siswa Kelas V MI Al-Hidayah Reva Rodianah Ryzoem; Putri Rahayu S; Muhammad Fauzan Muttaqin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) memengaruhi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V sekolah dasar. Dengan pendekatan kuantitatif berdesain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest, seluruh populasi berjumlah 19 siswa kelas V di MI Al-Hidayah dilibatkan melalui teknik total sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan enam soal uraian yang sudah teruji valid dan reliabel (Alpha Cronbach = 0,680), dengan tingkat kesukaran sedang serta daya pembeda cukup hingga baik. Karena sebaran data pretest dan posttest tidak normal (Shapiro-Wilk < 0,05), analisis data dilakukan secara deskriptif dan diuji lebih lanjut dengan Wilcoxon Signed-Rank Test sebagai uji nonparametrik. Rata-rata nilai siswa naik dari 34,79 sebelum perlakuan menjadi 84,84 sesudahnya, dan seluruh siswa (100%) mencatatkan peningkatan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -3,852 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 (< 0,05), yang menegaskan adanya perbedaan signifikan antara kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa model NHT efektif dan memberi dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis siswa kelas V sekolah dasar, sehingga model ini layak dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika.
Diifferentiated Instruction Berorientasi Literasi Numerasi dalam Pembelajaran Geometri untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Pembuktian Matematis Naning Kurniawati; Astrid Chandra Sari; Anisa Fitri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5474

Abstract

Kemampuan penalaran dan pembuktian matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran geometri karena menuntut siswa untuk menghubungkan konsep, menyusun argumen logis, dan memvalidasi kebenaran suatu pernyataan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan penalaran dan pembuktian matematis siswa kelas VII setelah mengikuti pembelajaran geometri dengan pendekatan Differentiated Instruction berorientasi literasi numerasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest. Partisipan penelitian adalah 21 siswa kelas VII yang mengikuti tes sebelum dan sesudah pembelajaran. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan penalaran dan pembuktian matematis pada materi geometri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, paired sample t-test, dan ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa sebesar 44,05 meningkat menjadi 73,57 pada posttest, dengan selisih rata-rata 29,52 poin. Data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi Shapiro–Wilk masing-masing 0,057 dan 0,052. Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, t(20) = -14,695; p < 0,001, dengan ukuran efek sangat besar, Cohen’s d = 3,207. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran geometri dengan pendekatan Differentiated Instruction berpotensi mendukung peningkatan kemampuan penalaran dan pembuktian matematis siswa. Namun, karena penelitian ini tidak menggunakan kelas kontrol, hasilnya perlu ditafsirkan sebagai bukti peningkatan dalam satu kelompok, bukan sebagai bukti komparatif terhadap pendekatan pembelajaran lain.
Geoar Math Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Bangun Datar Siti Sopiaturida; Anna Maria Oktaviani; Sastra Wijaya
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5479

Abstract

Program Augmented Reality (AR) berbasis Android bernama GeoAR Math dikembangkan dan diuji oleh peneliti dari SDN Ciputat di Kota Serang untuk membantu siswa kelas dua mempelajari bentuk bangun datar (2D). Penelitian pengembangan (R&D) ini menggunakan model 4D dari Thiagarajan (meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate). Studi ini melibatkan seorang instruktur matematika, tiga orang ahli (bidang materi, media, dan bahasa), serta 30 siswa kelas dua. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, survei respons guru dan siswa, serta penilaian hasil belajar melalui pre-test dan post-test . Statistik persentase deskriptif, uji-t sampel berpasangan (paired-sample t-test), dan analisis N-Gain digunakan untuk mengevaluasi validitas serta efektivitas media tersebut. Para ahli memberikan skor validitas rata-rata sebesar 83,90% untuk GeoAR Math, yang mengonfirmasi validitas media tersebut. Skor rata-rata pre-test adalah 61,64 dan skor post-test adalah 84,70, menghasilkan skor N-Gain sebesar 0,60 yang tergolong dalam kategori sedang. Uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada pengetahuan siswa setelah penggunaan media (p = 0,000; < 0,05). Siswa (93,83%) dan guru (91,07%) juga memberikan respons yang positif. Sebagai kesimpulan, aplikasi GeoAR Math berbasis Augmented Reality terbukti menjadi alternatif yang valid, bermanfaat, dan efektif untuk pembelajaran geometri di sekolah dasar.
Validitas E-LKPD Interaktif Berbasis Problem Based Learning pada Materi Lingkaran Kelas XI Fadli Aprilianto; Sefna Rismen; Villia Anggraini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5495

Abstract

Penelitian ini menghasilkan E-LKPD interaktif berbasis Problem Based Learning pada materi lingkaran untuk peserta didik kelas XI serta mengkaji tingkat validitas produk yang dikembangkan. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pelaporan dalam artikel ini difokuskan pada proses pengembangan dan penilaian validitas produk. Pada tahap Development, E-LKPD yang dirancang menggunakan Wizer.me dinilai oleh tiga validator yang terdiri atas dua ahli materi dan satu ahli media. Penilaian dilakukan menggunakan lembar validasi dengan skala Likert. Data berupa skor validator dianalisis secara kuantitatif dalam bentuk persentase, sedangkan saran validator digunakan sebagai dasar perbaikan produk. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan isi sebesar 93,75%, penyajian 95,83%, bahasa 89,58%, kegrafisan 96,88%, tampilan 91,67%, dan kemudahan penggunaan 83,33%. Secara keseluruhan, E-LKPD memperoleh persentase validitas sebesar 91,84% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa E-LKPD interaktif berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas dan dapat digunakan sebagai bahan ajar matematika pada materi lingkaran.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Konkret terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan pada Siswa Kelas V MIN 2 Ngawi Yuni Lestari; Miratul Khasanah; Nanda Nur Khasanah; Rahma Damayanti; Sabihisma Ta'fif Bith Thotik
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5506

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi pecahan di sekolah dasar masih menghadapi kendala karena konsepnya bersifat abstrak, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran konkret yang sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran konkret terhadap hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas V MIN 2 Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 31 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas, dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 33,35 pada pretest menjadi 63,23 pada posttest. Data penelitian berdistribusi normal dan hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran konkret berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pecahan siswa kelas V MIN 2 Ngawi. Oleh karena itu, media pembelajaran konkret dapat dijadikan sebagai alternatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Zep Quiz Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pasaman Rini Anggraini; Anna Cesaria; Rahmi Rahmi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5508

Abstract

Penelitian ini memiliki maksud untuk memeriksa apakah hasil belajar matematika siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Zep Quiz lebih baik dibanding model konvensional di kelas XI SMAN 1 Pasaman. Studi ini merupakan penelitian eksperimen yaitu true experimental melalui desain posttest only control group design. Populasi penelitian yakni siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pasaman tahun ajaran 2026/2027 yang ada 318 siswa. Sampel penelitian terdiri atas kelas XI. F2 sebagai kelas eksperimen serta XI. F3 sebagai kelas kontrol yang ditetapkan melalui simple random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui post-test berbentuk 3 soal essay. Hasil studi memperlihatkan bahwasanya mean hasil belajar kelas eksperimen sejumlah 79,274, sementara kelas kontrol sejumlah 64,689. Pengujian hipotesis mempergunakan uji-t satu pihak didapatkan sebesar 3,008 yang melebihi sebesar 1,667, dengan demikian tidak disetujui. Untuk itu, hasil belajar matematika siswa dengan mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Zep Quiz lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa dengan mengaplikasikan model pembelajaran konvensional pada kelas XI SMAN 1 Pasaman.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026 Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026 Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue