cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 26143038     EISSN : 25799258     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 1,525 Documents
Literasi Statistik Mahasiswa PAI: Tinjauan Sistematis atas Indikator, Tantangan, dan Pembelajaran Kontekstual Triliana Triliana; Iqbal Ramadani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5251

Abstract

Literasi statistik menjadi kebutuhan bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) karena kegiatan akademik dan profesi keguruan menuntut kemampuan membaca, menilai, dan menggunakan data pendidikan secara bertanggung jawab, sementara kajian yang secara khusus memetakan kebutuhan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mensintesis urgensi, indikator, tantangan, dan arah pembelajaran literasi statistik bagi mahasiswa PAI. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review berbasis PRISMA terhadap 33 artikel jurnal yang lolos seleksi, dengan sumber fondasional dan regulasi pendidikan tinggi sebagai pendukung. Data literatur diekstraksi ke dalam matriks dan dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menghasilkan sepuluh indicator yaitu membaca tabel dan grafik, memahami ukuran statistik dasar, memahami hubungan antarvariabel, menafsirkan output statistik sederhana, mengevaluasi klaim berbasis data, menarik kesimpulan sesuai bukti, mengomunikasikan data, mengenali bias dan keterbatasan, menggunakan perangkat digital secara kritis. serta menghubungkan data dengan konteks pendidikan Islam. Tantangan utama meliputi statistics anxiety, disonansi identitas keilmuan, pembelajaran prosedural, keterbatasan akses teknologi, dan penggunaan AI tanpa verifikasi. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Statistik Pendidikan bagi mahasiswa PAI perlu berorientasi pada penalaran data, menggunakan kasus pendidikan Islam, dilaksanakan secara bertahap dan empatik, serta menempatkan teknologi dan AI sebagai scaffolding yang tetap memerlukan verifikasi. Temuan ini menyediakan dasar konseptual bagi pengembangan instrumen dan penelitian empiris lanjutan.
Efektivitas Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Penguasaan Konsep Matematis Siswa MTs Al-Mufazah Sukolilo Bancar Tuban Tomi Arjun Firmansah; Heny Sulistyaningrum
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5261

Abstract

Bancar, Kabupaten Tuban ditunjukkan oleh nilai rata-rata pretest yang hanya mencapai 52,76 dan tidak satu pun dari 29 siswa (0,0%) yang berhasil mencapai KKTP 70, menjadi latar belakang utama penelitian ini. Kondisi tersebut dipicu oleh dominasi pembelajaran prosedural yang minim kontekstualisasi, sehingga siswa tidak mampu membangun pemahaman konseptual yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penguasaan konsep matematis siswa kelas VIII MTs Al-Mufazza sebelum dan sesudah penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL); (2) menganalisis efektivitas model CTL terhadap peningkatan penguasaan konsep matematis berdasarkan nilai N-Gain Hake; dan (3) mengkaji distribusi kategori efektivitas pembelajaran CTL pada tiap individu siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh 29 siswa kelas VIII MTs Al-Mufazza tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan konsep matematis berbentuk uraian yang mencakup lima indikator: menyatakan ulang konsep, mengklasifikasi objek, memberi contoh dan bukan contoh, menyajikan representasi matematis, dan mengaplikasikan konsep dalam pemecahan masalah. Efektivitas dianalisis menggunakan rumus N-Gain Hake. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan: nilai rata-rata posttest mencapai 77,76 (naik 25,00 poin dari pretest), persentase ketuntasan KKM melonjak dari 0,0% menjadi 96,6%, dan rata-rata N-Gain sebesar 0,538 (kategori sedang) dengan tidak ada siswa yang berada pada kategori N-Gain rendah. Temuan ini membuktikan bahwa model CTL efektif meningkatkan penguasaan konsep matematis siswa MTs melalui kontekstualisasi materi dengan kehidupan nyata yang mendorong konstruksi pengetahuan aktif dan bermakna. Implikasi praktis penelitian ini adalah penerapan CTL dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran matematika yang efektif di lingkungan madrasah pedesaan.
Analisis Pemahaman Konsep Siswa SMK dalam Model Self-Directed Learning Menggunakan TikTok Materi Statistika Ditinjau dari Kepribadian Introvert dan Ekstrovert Khofifah Indar Parawansyah; Khafidhoh Nurul Aini; Abdur Rohim
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5281

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pemahaman konsep statistika siswa SMK melalui penerapan model Self-Directed Learning (SDL) berbantuan TikTok dengan mempertimbangkan perbedaan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek empat siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Sukodadi, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil angket Eysenck Personality Inventory (EPI). Data dikumpulkan melalui angket kepribadian, tes pemahaman konsep, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa introvert mampu memenuhi empat indikator pemahaman konsep, yaitu menyatakan ulang konsep, mengelompokkan objek, memberikan contoh dan non-contoh, serta menerapkan konsep dalam pemecahan masalah. Namun, mereka belum optimal dalam representasi matematis, merumuskan syarat perlu dan cukup, serta menentukan prosedur penyelesaian. Siswa ekstrovert juga memenuhi empat indikator dengan keunggulan pada representasi matematis, tetapi mengalami kesulitan dalam merumuskan syarat perlu dan cukup, memilih prosedur yang tepat, serta mengaplikasikan konsep pada konteks nyata. Temuan ini menegaskan bahwa tipe kepribadian berpengaruh terhadap variasi capaian indikator pemahaman konsep matematis dalam pembelajaran mandiri berbasis media digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa bukti empiris hubungan kepribadian dengan pemahaman konsep, serta kontribusi praktis sebagai acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi sesuai karakteristik siswa.
Pemenuhan Indikator Kreativitas Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Setara PISA Konten Ruang dan Bentuk Berdasarkan Kemampuan Matematika Yuni Ashari Rachmawati; Yusuf Fuad; Endah Budi Rahaju
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5282

Abstract

Kreativitas dalam matematika diartikan sebagai perumusan baru terkait ide atau solusi yang tepat, penemuan cara dan sarana untuk solusinya, dan penemuan metode solusi orisinil untuk masalah yang tidak biasa. Terdapat 3 indikator yang biasa digunakan untuk melihat kreativitas siswa yakni fluency, flexibility, dan novelty. Kreativitas yang ditunjukkan antara siswa satu dengan siswa yang lain berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas siswa SMP dalam pemecahan masalah setara PISA konten runag dan bentuk berdasarkan kemampuan matematika kategori tinggi dan sedang. Subjek dalam penelitian ini sebanyak enam orang siswa laki-laki dengan kemampuan matematika tinggi dan sedang. Pengumpulan data dilakukan secara tertulis dan wawancara. Secara tertulis dengan menggunakan Tes Kemampuan Matematika (TKM), Tugas Pemecahan Masalah PISA (TPMP), dan wawancara. Selanjutnya data dianalisis menggunakan indikator kreativitas yang diadaptasi dari Silver (1997). Kemudian, untuk menjamin keabsahan data penelitian yang diperoleh, dilakukan traingulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi memenuhi ketiga aspek indikator kreativitas yakni fluency, flexibility, dan novelty. Sedangkan pada siswa berkemampuan matematika sedang hanya memenuhi aspek fluency. Pada aspek flexibility, siswa berkemampuan matematika sedang, hanya didasarkan pada firasat dan dugaan saja. Sehingga mereka juga belum memenuhi aspek novelty. Hasil dari penelitian ini merekomendasikan agar guru mengintegrasikan soal kontekstual setara PISA dalam pembelajaran untuk mengembangkan kreativitas siswa.
Pengembangan LKPD Berbasis Pemodelan Matematika Materi Aritmatika Sosial Konteks Perubahan Iklim untuk Mendukung Kemampuan Literasi Matematis Siswa SMP Risa Rahmatia Firsta; Darmawijoyo Darmawijoyo; Meryansumayeka Meryansumayeka
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5326

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi matematis siswa Indonesia akibat dominasi pembelajaran konvensional mengindikasikan perlunya inovasi bahan ajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD berbasis pemodelan matematika pada materi Aritmatika Sosial dengan konteks perubahan iklim untuk mendukung kemampuan literasi matematis siswa SMP. Penelitian ini merupakan design research tipe development studies menggunakan model Plomp, yang mencakup tiga tahap: preliminary research, prototyping phase (meliputi self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test), serta assessment phase. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Palembang. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, lembar observasi, pedoman wawancara, dan soal tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli pada aspek konten, bahasa, dan instruksi visual. LKPD juga dinyatakan praktis pada tahap small group, di mana desain scaffolding yang diterapkan mampu membantu siswa mengatasi hambatan kognitif sekaligus mendorong kemandirian belajar. Selain itu, LKPD menunjukkan efek potensial dalam mendukung kemampuan literasi matematis siswa, yang ditandai dengan kemampuan mereka menyusun formula aljabar secara tepat serta memberikan keputusan yang logis terkait risiko cuaca ekstrem. Dengan demikian, LKPD berbasis pemodelan matematika dengan konteks perubahan iklim ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk melatih literasi matematis sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa.
Peningkatan Kemampuan Problem Solving Matematis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Cognitive Conflict Strategy berdasarkan Level Curiosity Matematis Mahasiswa Zetriuslita Zetriuslita; Dedek Andrian; Nofriyandi Nofriyandi; Suripah Suripah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5355

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan problem solving mahasiswa dengan menerapkan PBMCCS. Metode penelitian yang akan digunakan adalah Mixed Method dengan strategi eksplanatoris sekuensial dan desain penelitiannya adalah equivalent control group pretest–posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Islam Riau. Sampel penelitian diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian adalah lembar RPP berbasis PBMCCS dan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) terintegrasi kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM). Instrumen pengumpulan data kuantitatif melalui instrumen tes KPMM, dan instrumen wawancara untuk data kualitatif. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis data dilakukan untuk data kuantitatif dilakukan analisis statistik inferensial dengan pengolahan menggunakan bantuan Microsoft Excel dan SPSS versi 20, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan melakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa yang mendapatkan Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Cognitive Conflict Strategy secara keseluruhan, dan berdasarkan level curiosity matematis, terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa untu level tinggi dan rendah. Dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa sebagian besar mahasiswa memahami apa yang ditanyakan soal, apa langkah yang dilakukan dan memeriksa kembali jawaban yang diberikan, namun sebagian kecil mahasiswa masih kesulitan dalam menentukan langkah atau teorema apa yang dipakai dalam penyelesaian soal yang diberikan. Kesimpulan terdapat peningkatan kemampuan problem solving matematis mahasiswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan cognitive conflict strategy berdasarkan keseluruhan dan level curiosity matematis mahasiswa.
Gaya Belajar dan Hasil Belajar Mahasiswa: Studi pada Mata Kuliah Geometri Transformasi Rika Handayani; Lailin Hijriani; Maria Naimnule; Risna Mira Bella Saragih
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.4917

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kembali peran gaya belajar dalam pendidikan tinggi melalui analisis hubungan antara gaya belajar dan hasil belajar matematika mahasiswa calon guru, mengingat temuan sebelumnya masih belum konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 63 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Timor yang memprogramkan mata kuliah Geometri Transformasi pada tahun akademik 2023/2024. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar yang diadaptasi dari instrumen yang telah teruji dan disebarkan menggunakan Google Form, serta tes hasil belajar matematika. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji ANOVA, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar mahasiswa didominasi oleh gaya belajar auditori (65,08%). Rata-rata hasil belajar mahasiswa sebesar 71,51. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa (F = 11,919; p < 0,05). Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara gaya belajar dan hasil belajar mahasiswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,404 yang termasuk kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pembelajaran dosen dan budaya belajar mahasiswa memengaruhi dominasi gaya belajar. Oleh karena itu, dosen perlu merancang pembelajaran yang variatif dan adaptif untuk meningkatkan hasil belajar matematika.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Melibatkan Multiple Intelligence pada Siswa Wanda Mustika Shafira; Tina Sri Sumartini
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5046

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi matematika masih menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian siswa belum mampu memahami, memodelkan, dan menyelesaikan permasalahan matematika yang berkaitan dengan situasi nyata. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kemampuan tersebut adalah perbedaan kecerdasan yang dimiliki siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa berdasarkan kecerdasan dominan menurut teori Multiple Intelligences Howard Gardner. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 17 siswa kelas XI Boarding School SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut. Data diperoleh melalui angket Multiple Intelligence, tes literasi matematika pada materi aljabar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan yang dominan pada subjek penelitian adalah interpersonal, eksistensialis, dan naturalis. Analisis data memperlihatkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa pada ketiga kelompok kecerdasan tersebut masih berada pada kategori yang belum optimal. Kesulitan yang paling banyak ditemukan berkaitan dengan kemampuan mengidentifikasi informasi penting, membentuk model matematika dari masalah kontekstual, dan mengomunikasikan langkah penyelesaian secara sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik kecerdasan dominan berpengaruh terhadap cara siswa memahami dan menyelesaikan masalah matematika. Oleh sebab itu, pembelajaran perlu dirancang dengan mempertimbangkan keberagaman kecerdasan siswa untuk mendukung pengembangan literasi matematika secara lebih efektif.
Implementasi Pendekatan Concrete–Pictorial–Abstract (CPA) pada Pelajaran Matematika Topik Bilangan untuk Kelas 1 Sekolah Dasar Ni Kadek Esmeralda Esha Wijaya; Ganda Sari
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5123

Abstract

Pembelajaran matematika pada siswa kelas awal sekolah dasar perlu disesuaikan dengan karakteristik perkembangan kognitif anak yang masih berada pada tahap operasional konkret. Pendekatan Concrete–Pictorial–Abstract (CPA) merupakan salah satu pendekatan yang memfasilitasi siswa membangun pemahaman konsep melalui tahapan pengalaman konkret, representasi visual, dan simbol matematika. Meskipun berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas CPA terhadap hasil belajar matematika, kajian yang mendeskripsikan implementasi CPA secara komprehensif pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar siswa kelas I SD masih terbatas. Penelitian ini bertujuan memaparkan implementasi pendekatan CPA dalam pembelajaran bilangan pada siswa kelas I SD yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025 di salah satu sekolah swasta di Jakarta dengan melibatkan 18 siswa kelas I. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, studi dokumen terhadap delapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dokumentasi pembelajaran, serta hasil asesmen formatif dan sumatif. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CPA telah diterapkan secara konsisten pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. RPP disusun secara sistematis mengikuti tahapan concrete, pictorial, dan abstract dengan urutan konsep matematika dari number sense, relationships, hingga operations. Pada pelaksanaan pembelajaran, tahap konkret meningkatkan keterlibatan siswa, tahap pictorial membantu membangun representasi visual, sedangkan tahap abstract mengembangkan kemampuan menggunakan simbol matematika. Nilai rata-rata kelas pada asesmen formatif dan sumatif berada di atas kriteria ketuntasan, meskipun transisi dari tahap pictorial menuju abstract masih menjadi tantangan bagi sebagian siswa. Dengan demikian, pendekatan CPA mendukung pembelajaran matematika yang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa kelas awal dan memberikan implikasi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran bilangan secara bertahap, bermakna, dan berpusat pada perkembangan siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Google Sites Berbantuan Game Wordwall Berorientasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Sovia Nur Afifah Isma; Rizky Wahyu Yunian Putra; Novian Riskiana Dewi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i3.5365

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis website Google Sites berbantuan game Wordwall pada materi lingkaran kelas VIII SMP yang memenuhi kriteria layak, menarik, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian adalah siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket respons siswa, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kemenarikan media, sedangkan keefektifan media dianalisis menggunakan persentase ketuntasan klasikal dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis website Google Sites berbantuan game Wordwall memperoleh kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi para validator dan sangat menarik berdasarkan hasil angket respons siswa pada tahap uji coba. Selain itu, media yang dikembangkan dinyatakan efektif karena persentase ketuntasan klasikal mencapai 80% dan nilai effect size sebesar 1,27 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat mendukung pemahaman konsep matematis siswa. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis website Google Sites berbantuan game Wordwall layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran matematika pada materi lingkaran kelas VIII SMP.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 3 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 3 Tahun 2026 Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026 Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1 Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024 Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1 Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1 Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023 Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021 Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika More Issue