cover
Contact Name
Tri Rahayuningsih
Contact Email
tri.rahayuningsih@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
psychopolytan@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Psychopolytan (Jurnal Psikologi)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 26145227     EISSN : 26543672     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
Kontrol diri terhadap Cybersex pada Remaja Ummu Hani; Rini Hartati; Nurul Aiyuda
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.559 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan perilaku cybersex pada remaja di Pekanbaru. Penelitian dilakukan di kota Pekanbaru dengan jumlah subjek 211 remaja (107 laki-laki ; 104 perempuan). Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling kuota. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini skala kontrol diri dengan reliabilitas α 0,688 dan perilaku cybersex dengan α 0,718. Analisis data menggunakan korelasi non-parametrik Spearman’s Rho dengan nilai signifikan -0,292** (p<0,01). Hal ini menunjukkan hipotesis diterima dengan adanya hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku cybersex pada remaja di Pekanbaru. Semakin tinggi kontrol maka, semakin rendah perilaku cybersex pada remaja Pekanbaru. Sebaliknya semakin rendah kontrol diri maka semakin tinggi perilaku cybersex remaja di Pekanbaru. Pada penelitian ini laki-laki memiliki perilaku cybersex lebih tinggi dibanding perempuan yang dapat menjadi masukan bagi penelitian selanjutnya.
Fungsi Eksekutif pada Prasangka Pengguna Facebook terhadap Presiden RI Nova aprianti; Itto Nesyia Nasution; Nurul Aiyuda
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.012 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi eksekutif terhadap prasangka pada pengguna facebook. Subjek penelitian ini berjumlah 125 subjek yang berusia 20 – 40 tahun di kota Pekanbaru (78 wanita; 47 laki-laki). Teknik pemilihan sampel menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yaitu skala fungsi eksekutif dan skala prasangka. Skala disebarkan secara online menggunakan google form. Analisis dalam penelitian ini menggunakan pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negative antara fungsi eksekutif terhadap prasangka (p<0,05). Koefisien korelasi antara fungsi eksekutif dan prasangka adalah -0,301. Temuan ini menunjukkan semakin tinggi fungsi eksekutif maka semakin rendah prasangka, atau sebaliknya semakin rendah fungsi eksekutif maka semakin besar kemungkinan individu untuk berprasangka kepada presiden RI.
Motivasi Bermain Game dan Mediasi Orangtua dengan Kecenderungan Adiksi Video Game pada Anak Asti Adwitiya; Supra Wimbarti
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.568 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1097

Abstract

Adiksi video game menjadi perhatian para peneliti di dunia, ditandai munculnya adiksi video game dalam DSM 5 sebagai internet gaming disorder. Namun kebanyakan penelitian tersebut masih berfokus pada remaja meski saat ini, mayoritas anak-anak juga sudah bermain video game dengan berbagai tingkatan motivasi yang melatarbelakanginya. Orangtua sebagai pihak yang memfasilitasi anak dengan perangkat untuk bermain game perlu memediasi interaksi anak dengan game yang dimainkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi bermain video game dan mediasi orangtua terhadap kecenderungan adiksi video game. Penelitian ini melibatkan 233 anak berusia 9-12 tahun (110 laki-laki ; 123 perempuan).. Analisis jalur yang dilakukan menunjukkan bahwa mediasi gatekeeping menjadi moderator hubungan antara motivasi bermain dengan kecenderungan adiksi video game.
Peran Ayah, Dukungan Teman Sebaya dan Ekspose Media Pornografi dengan Perilaku Seksual Berpacaran pada Remaja Afrizawati Afrizawati; Nina Zulida Situmorang; Purwadi .
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.319 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran. Subjek penelitian ialah siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jumlah subjek sebanyak 168 siswa dengan rentang usia sekitar 17-19 tahun menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan ialah skala perilaku seksual berpacaran, skala peran ayah, skala dukungan teman sebaya dan skala ekspose media pornografi. Hasil analisis menunjukkan: 1) Tidak ada hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan taraf signifikan sebesar 0,062 (p>0.05). 2) Tidak ada hubungan peran ayah dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,708 (p>0,05). 3) Ada hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,043 (p<0,05). 4) Ada hubungan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,041 (p<0,05). Penelitian ini menunjukkan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi secara bersama-sama tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Dari tiga variabel independen, variabel peran ayah tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Sedangkan variabel dukungan teman sebaya dan variabel ekspose media pornografi merupakan variabel yang ada hubungannya dengan perilaku seksual berpacaran.
Peran Self Disclosure terhadap Resiliensi pada Remaja di Panti Asuhan Ester Ester; Diny Atrizka; Achmad Irfan Dwi Putra
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.752 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1168

Abstract

Remaja di panti asuhan dihadapkan pada berbagai resiko dan tekanan yang berdampak pada psikologisnya. Remaja yang mengalami tekanan cukup sulit untuk mengendalikan diri dari masalah yang terjadi disebabkan karena diusia remaja yang masih tergolong labil serta suasana hati yang mudah berubah-ubah. Resiliensi harus dimiliki oleh remaja di panti asuhan agar mereka mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan resiliensi. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 90 remaja (58 laki-laki dan 32 perempuan). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan teknik Pearson Product Moment Correlation menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,678 dengan p = 0,000 (p< 0,05) yang berati adanya hubungan yang positif dan signifikan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja panti asuhan.
Work Engagement ditinjau dari Organizational Climate pada Karyawan Irene Clarissa Sembiring; Yulinda S Manurung; Mukhaira El Akmal
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.675 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Organizational Climate dengan work engagement. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini karyawan PT Taman Pesona Indo sebanyak 100 orang (72 laki-laki dan 28 perempuan). Pengumpulan data menggunakan skala Organizational Climate dan skala work engagement. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan Pearson Product Moment Correlation. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,527 (p<0,05) dan menunjukkan terdapat hubungan positif antara Organizational Climate dengan work engagement. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan Organizational Climate terhadap work engagement adalah sebesar 27,8 persen, hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara variabel organizational climate dengan work engagement pada karyawan.
Perubahan Makna Hidup Warga Binaan Tindak Pidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan X Muhammad Fadhli; Subandi Subandi
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.666 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1233

Abstract

Manusia yang sehat memiliki keinginan untuk menetapkan tujuan dan menemukan makna dalam hidupnya. Pemaknaan di dalam hidup diperoleh melalui penghayatan terhadap pengalaman dari peristiwa yang terjadi dalam hidup. Peristiwa besar yang dialami di dalam hidup diantaranya adalah terlibat kasus korupsi dan menjalani hukuman di lapas berdampak pada perubahan makna hidup. Hal tersebut disebabkan oleh perubahan pola hidup yang dijalani serta tekanan secara emosional yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perubahan makna hidup pada WBP tipikor. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk mengeksplorasi perubahan makna hidup melalui pemaknaan terhadap fenomena hidup di lapas. Dua orang subjek utama terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumen. Pengujian kredibilitas penelitian ini menggunakan member checking, triangulasi yang melibatkan significant others, dan deskripsi secara kaya dan padat agar mampu mencapai derajat transferabilitas. Hasil penelitian ini menemukan perubahan makna hidup yang dirasakan oleh subjek adalah timbulnya peningkatan rasa syukur, peningkatan religiositas, komitmen, ikhlas, dan perubahan penilaian sosial. Kemudian terkait dengan aspek-aspek yang mendasari perubahan makna hidup diantaranya pandangan hidup di masa lalu, refleksi terhadap kasus korupsi, refleksi terhadap pengalaman hidup di lapas, relasi-dukungan sosial, dan coping stress.Kepada subjek WBP Tipikor diharapkan mampu untuk menjalani sisa kehidupan di lapas dengan sebaik-baiknya.
Identitas Nasional, Pemahaman Pancasila dan Relasi Interpersonal Anggota DPRD Sumatera Selatan Sarah Afifah; Kwartarini Wahyu Yuniarti; Catur Widiatmoko
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2020): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i1.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh identitas nasional dan pemahaman Pancasila terhadap relasi interpersonal anggota DPRD Sumsel. Relasi interpersonal adalah hubungan antar individu untuk performa kerja. Salah satu upaya untuk meningkatkan performa kerja adalah dengan meningkatkan relasi interpersonal. Faktor yang mempengaruhi relasi interpersonal dari aspek individu adalah identitas nasional dan pemahaman Pancasila. Identitas nasional adalah identifikasi individu kepada negaranya sedangkan pemahaman Pancasila adalah kemampuan anggota DPRD dalam memahami ideologi Pancasila. Subjek penelitian berjumlah 58 orang anggota DPRD Sumatera Selatan periode 2014-2019 dari berbagai fraksi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Instrumen penelitian menggunakan skala yakni skala identitas nasional, pemahaman Pancasila dan relasi interpersonal. Adapun hasil penelitian menggunakan analisis regresi berganda menunjukan bahwa identitas nasional dan pemahaman Pancasila secara bersama-sama berpengaruh pada relasi interpersonal (p= 0.001). Identitas nasional memiliki kontribusi yang lebih besar dalam memengaruhi relasi interpersonal dibanding pemahaman Pancasila.
Persepsi Lingkungan Kerja Fisik dengan Employee Engagement pada Karyawan Sowanya Ardi Prahara; Ony Sholikhatun Rukmi Putri
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2020): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i1.1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi lingkungan kerja fisik dengan employee engagement pada karyawan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara persepsi lingkungan kerja fisik dengan employee engagement pada karyawan. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi yang sudah bekerja minimal 6 bulan, berstatus karyawan tetap, dan berusia 21-40 tahun sebanyak 53 karyawan dengan sampling purporsive. Skala Employee Engagement dan Skala Persepsi Lingkungan Kerja Fisik digunakan sebagai alat ukur, yang selanjutnya data dianalisis dengan korelasi product moment. Didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.650 (p<0.005). hal ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi lingkungan kerja fisik dengan employee engagement pada karyawan.
Penerapan Teknik Total Task Presentation untuk Meningkatkan Keterampilan Bina Diri Berpakaian pada Disabilitas Intelektual Berat Syarifah Rachmedi Amran; Dewi Retno Suminar
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 4 No 1 (2020): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/psi.v4i1.1241

Abstract

Kriteria dalam menegakan diagnosa disabilitas intelektual berat salah satunya adalah memiliki hambatan fungsi adaptif. Salah satu bentuk permasalahan fungsi adaptif yang dimiliki individu dengan disabilitas intelektual berat adalah permasalahan dalam keterampilan bina diri yang di dalamnya termasuk berpakaian. Individu dengan disabilitas intelektual berat merupakan individu yang mampu dilatih dengan intens dalam hal keterampilan bina diri sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bina diri berpakaian pada individu remaja dengan disabilitas intelektual berat. Subjek dalam penelitian ini adalah laki-laki berusia 15 tahun yang didiagnosa disabilitas intelektual berat. Penelitian ini menggunakan metode dengan desain single case ABA. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah total task presentation. Penerapan teknik dilakukan dengan total 9 sesi yang terdiri dari 1 sesi pengukuran baseline dan 8 sesi penerapan total task presentation. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik total task presentation dapat meningkatkan keterampilan bina diri berpakaian pada individu dengan disabilitas intelektual.

Page 7 of 14 | Total Record : 137