cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
AT-TA`DIB
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
UNDERSTANDING LEARNING DIFFICULTY ISSUES BASED ON PSYCHOLOGY IN PRIMARY SCHOOL AGE STUDENTS Rohma, Wulidatul; Mu’alimin, Mu’alimin; Usriyah, Lailatul; Sutomo, Moh
ATTA`DIB Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i3.19436

Abstract

Learning difficulties are a problem that can arise anywhere and can be experienced by any-one. Learning difficulties are not always caused by low intelligence, but can also be caused by non-intelligence factors. Parenting has a role in children's development, including their personality and also in their learning process. This research was conducted to find out the causes of learning difficulties experienced by school-age children. The method used is qual-itative research, with an explanatory case study. The subject in this study is a 10-year- old school-age child. The data collected in this research is by using interview, observation, intel-ligence test (CFIT test), and graphic test. The results showed that the learning difficulties experienced by the subject were not only caused by intelligence factors, but also influenced by the parenting received by the subject in the family. The subject has an intelligence level below average, which puts him in the category of slow learners. In addition, permissive par-enting and excessive attention from family members, especially the grandmother, also con-tributed to the subject's learning difficulties.
FROM VALUES TO PRACTICE: THE ROLE OF RELIGIOUS CULTURE IN SHAPING SPIRITUAL INTELLIGENCE AMONG STUDENTS AT ELEMENTARY SCHOOL JEMBER Muhammad, Zahrul Adyan; Mas'ud, Mas'ud; Sarwan, Sarwan
ATTA`DIB Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i3.19437

Abstract

This study aims to analyze the implementation of religious culture in fostering students' spir-itual intelligence at SD Baitul Amien 1 and SD Baitul Amien 2 Jember. The research focuses on strategies for instilling religious cultural values, the development of religious culture pro-grams, and their implications for students' spiritual intelligence. A qualitative approach was used with a case study and multi-case design. Data were collected through interviews, obser-vations, and document analysis. The research subjects were purposively selected, including the principal, vice principal of curriculum, Islamic education teachers, and students. Data analysis followed the Miles, Huberman, and Saldana model, with data validity tested through technique and source triangulation. The findings reveal that: (1) Strategies for instilling reli-gious cultural values are carried out through the development of an integrated curriculum, the creation of a supportive learning environment, and the involvement of all school compo-nents; (2) Religious culture programs include congregational Duha prayer, Monday-Thursday fasting, congregational prayer, prayer habituation, honesty canteens, and the 3S culture (Smile, Greet, Salute); (3) The implementation of religious culture has multidimen-sional implications, encompassing spiritual-personal, social-interpersonal, and academic-intellectual dimensions. This study concludes that a structured and integrated religious cul-ture can be an effective strategy for fostering students' spiritual intelligence in public schools.
ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN JOHN DEWEY (PROGRESIVISME) DAN MOHAMMAD NATSIR (REVOLUSI PENDIDIKAN) DALAM KONTEKS PENDIDIKAN SD AL AZHAR BANDUNG Syifa, Nahdli Muhammad Nur
ATTA`DIB Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i3.19438

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kemajuan sebuah bangsa. Hal ini te-lah diakui secara luas oleh para pemikir dan tokoh pendidikan sepanjang sejarah. Dua tokoh yang memiliki pemikiran yang signifikan dalam konteks pendidikan adalah John Dewey, yang dikenal sebagai tokoh pro-gresivisme, dan Mohammad Natsir, yang mengusung konsep revolusi pendidikan. Dua konsep ini memiliki ciri khas dan pendekatan yang berbeda dalam memandang pendidikan, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan untuk kemajuan individu dan masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan meta analisis terkait pemikiran dari kedua tokoh. Penulisan ini berfokus pada pemikiran John Dewey (progresivime) dan Mohammad Natsir (revolusi pendidikan) dalam Konteks Pendidikan SD Al Azhar Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif dengan jenis deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dalam konteks Pendidikan SD Al Azhar Ban-dung, pemikiran John Dewey dan Mohammad Natsir dapat diintegrasikan secara harmonis untuk mencip-takan lingkungan pembelajaran yang berpusat pada siswa, berorientasi pada nilai, dan berupaya untuk men-ciptakan perubahan positif dalam masyarakat. Dengan demikian, pendidikan di SD Al Azhar Bandung dapat menjadi wahana untuk membangun generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab secara moral dalam menghadapi tantangan zaman. integrasi pemikiran antara John Dewey (Progresivisme) dan Mohammad Natsir (Revolusi Pendidikan) di SD Al Azhar Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di SD Al Azhar Ban-dung telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung untuk pertumbuhan holis-tik siswa, yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beretika dan berbudaya.
INTERNALIZATION OF DISCIPLINE CHARACTER VALUES IN SCOUTING ACTIVITIES IN MADRASAH IBTIDAIYAH Ilmi, Siti Nailul; Sutomo, Moh; Muhith, Abd
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19439

Abstract

This research explores the role of scouting activities in shaping the disciplinary character of students at MIMA Nurul Huda Gondang Rejo. Scouting, as a form of non-formal education, plays a crucial role in instilling values such as faithfulness, nobility, law-abidance, and disci-pline in children and young people. The Ministry of Education and Culture mandates scout-ing activities in schools as a combination of attitudinal values and skills development. The study focuses on scouting activities at MIMA Nurul Huda Gondang Rejo, where scouting be-came a compulsory extracurricular activity in 2017. The extracurricular activities are de-signed to not only develop scouting skills but also to build character, emphasizing politeness, obedience, and discipline. The activities include both indoor and outdoor components, providing students with a holistic learning experience. The research methodology employs a descriptive qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation to gather primary data. The results highlight the achievements of MIMA Nurul Huda Gondang Rejo scouts, including notable successes in various competitions. Scout coaches play a pivot-al role in implementing activities aligned with the 2013 Curriculum, using learning methods that make the experience enjoyable for students. The study also identifies constraints faced by scouts, such as economic limitations affecting the acquisition of complete attributes. Motiva-tion is found to be positively influenced by external coaches. Despite challenges, the research underscores the importance of discipline character education, emphasizing the need for con-tinuous support from coaches and parents. The internalization of discipline character through scouting activities is evident in students' behaviors, including punctuality, adherence to rules, and completion of tasks on time. While students face difficulties, the coaches' role in providing guidance and motivation is crucial. The research concludes that character education at MI-MA Nurul Huda Gondang Rejo effectively shapes disciplined students, emphasizing the collaborative efforts of coaches and students in creating a conducive learning environment.
MUATAN NILAI-NILAI SPIRITUALITAS DALAM MENGUATKAN KARAKTER RELIGIOUS MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG Amriani, Amriani; Maftuh, Bunyamin; Nurdin, Encep Syarif; Safei, Makhmud
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan muatan nilai-nilai spiritualitas dalam menguatkan karakter religius mahasiwa. Kajian ini sangat penting untuk diteliti mengingat karakter religius merupakan nilai esensial untuk mencetak generasi tangguh dan generasi unggul bangsa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah lima orang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung, Indonesia. Data dianalisis melalui tahapan reduksi da-ta, penyajian, verifikasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritualitas dapat dijadikan strategi untuk memperkuat karakter religius mahasiswa. Dengan demikian, bidang pendidikan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai spiritualitas un-tuk menguatkan karakter religius generasi bangsa yang bertanggung jawab, mandiri, ber-moral dan berakhlak mulia sehingga berkontribusi pada agama dan negara.
MEMAHAMI TEORI BEHAVIORISME DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN DAN EFEKTIVITAS DI SEKOLAH DASAR PERFEKTIF PENGGUNAAN STIMULUS DAN RESPON Islamiati, Ade; Fitria, Yanti; Amini, Risda
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i1.19441

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pemahaman yang lebih baik tentang teori behavior-isme dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar. Fokus utama artikel ini adalah pemanfaa-tan stimulus dan respon dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di lingkungan sekolah dasar. Behaviorisme adalah pendekatan psikologis yang menekankan pentingnya mengamati perilaku yang dapat diamati dan dipelajari, serta hubungannya dengan stimulus yang diterima dan respon yang dihasilkannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan teknik mencari artikel literature review yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari, subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas Va di SD Negeri 07 Koto Alam dan guru di sekolah tersebut. Hasil penelitian ini mampu memberikan wawasan berharga bagi para guru dan praktisi pendidikan dalam memahami teori behavior-isme dan penerapannya dalam peningkatan pembelajaran dan efektivitas di sekolah dasar. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana stimulus dan respon dapat mempengaruhi belajar, diharapkan pengalaman belajar siswa dapat ditingkatkan, dan prestasi akademik mereka dapat meningkat secara signifikan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA PADA BILANGAN BULAT BERBASIS SOAL BEBRAS Aji, Dwi Waskito
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19442

Abstract

Pengembangan bahan ajar Matematika pada bilangan bulat berbasis soal Bebras bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran yang berfokus pada konsep bilangan bulat dan mengintegrasikan dengan elemen-elemen mata pelajaran Informatika serta meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep bilangan bulat, mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan pemrograman. Penelitian ini, peneliti menggunakan metode EDR (Educational Design Research). Tujuan model penelitian EDR adalah untuk mengem-bangkan sebuah produk dalam dunia pendidikan seperti pengembangan kurikulum, pengembangan media pembelajaran, pengembangan bahan ajar. Hal tersebut tentunya mem-berikan jawaban atas permasalahan dalam dunia pendidikan. Dengan adanya pengem-bangan bahan ajar Matematika pada bilangan bulat berbasis soal Bebras di kelas V dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, tentunya dengan menyesuaikan kurikulum, menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan sesuaikan dengan CP dan ATP. Penelitian pengembangan ini menghasilkan suatu produk bahan ajar yang diintegrasikan antara mata pelajaran Matematika dan Informatika yang dilaksanakan di SDN 1 Sindangkasih kelas V. Dengan pembelajaran seperti ini, peserta didik akan lebih siap untuk menghadapi soal-soal Bebras dan mengembangkan pemikiran komputasional.
INSTRUMEN TES KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS MATERI PECAHAN UNTUK SEKOLAH DASAR Putri, Hafiziani Eka; Nuraeni, Fitri; Sabrina, Herra Aprillia; Suwangsih, Erna
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19443

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan membuat instrumen tes yang sesuai dengan indikator berpikir logis matematis untuk memahami kemampuan berpikir logis matematis siswa kelas lima sekolah dasar pada materi pecahan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Research and Development. Dilaksanakan pada satu sekolah dasar yang berada di Kara-wang, SD Puri Artha dengan partisipan 30 siswa yang dipilih secara purposive sampling. In-strumen yang digunakan adalah tes tulis kemampuan berpikir logis matematis. Instrumen tersebut memuat beberapa indikator berpikir logis matematis diantaranya: 1) Menuliskan makna terkait jawaban pendapat yang logis; 2) Menuliskan hubungan antar konsep yang dipahami dengan fakta ; 3) Menelaah dan menganalisis berdasar logika; 4) Merampungkan permasalahan matematis dengan rasional; serta 5) Membuat kesimpulan yang logis. Soal-soal tersebut dibuat terlebih dahulu sesuai saran expert, kemudian diuji untuk melihat validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, dan indeks daya beda soal. Analisis uji validitas menunjukkan bahwa 20 butir soal pada instrumen tersebut valid dan reliabilitas instrumen tes sangat ting-gi. Sedangkan tingkat kesukaran tergolong mudah, sukar dan sedang, dan daya bedanya ju-ga termasuk kriteria cukup, baik dan sangat baik. Dengan demikian, 20 butir soal yang dikembangkan tersebut dapat diterapkan sebagai instrumen untuk mengukur berpikir logis matematis. Dalam pembelajaran matematika pada operasi hitung bilangan pecahan siswa ke-las lima SD.
DISSECTING HAFALAN SHALAT DELISA MOVIE (CHARACTER EDUCATION VALUES EMBEDDED IN THE MOVIE FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS) Sulthoniyah, Luluk; Muhith, Abd
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19444

Abstract

This study is a part of a literature review that attempts to identify the character education principles that are taught to primary school pupils in the movie Hafalan Salah Delisa. This study focuses on the application of character education. To gather data, it consults library materials and the movie Hafalan Shalat Delisa. Library materials provide information about character education, while movie shows provide information about the values the movie por-trays. Our research has led us to the conclusion that the movie Hafalan Shalat Delisa con-tains character education values. These values include religious principles, honesty, toler-ance, discipline, hard work, creativity, and independence; they also include a high degree of curiosity; respect for success and achievement; love and love; a love of reading; care for the environment; care for social issues; and responsibility. The film's morals are applied in com-pliance with Minister of Education and Culture Regulation number 20 of 2018, which aims to improve character education.
IMPROVING MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES IN 3RD CLASS PRIMARY STUDENTS USING THE MASTERY LEARNING MODEL THROUGH SMART LADDER MEDIA Gatot, Masitowati; Kholishoh, Umi; Kusumawati, Naniek
ATTA`DIB Vol. 8 No. 2 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i2.19445

Abstract

Mathematics for some students is still a difficult and boring lesson. The results of observations at SDN Kemuning, Sambit District, Ponorogo Regency, class 3 showed that there was a problem, that students' learning outcomes were still far from the KKM (75), in terms of length, weight and time. The aim of this research is to improve student learning outcomes in Mathematics lessons with material in units of length, weight and time, using the Mastery Learning model through the Smart Ladder media. This re-search is Classroom Action Research (PTK) with 4 stages, namely planning – implementation – observa-tion – reflection. The research subjects were 3rd grade students at SDN Kemuning Sambit with a total of 11 students. This research was conducted with 2 cycles of Completeness of Student Learning Achievement, in the pre-cycle the average score was 62 with a percentage of 18%, in the first cycle the average score was 70 with a percentage of 54%, while in the second cycle the average score was 86 with a percentage of 91 %. The results of the observation assessment on teacher activities in cycle I were 77% in the active category, while cycle II was 96% in the very active category. Meanwhile, the results of student activity assessments in cycle I were 73% with classical completeness of 73%, which was in the quite active category, in cycle II the average score was 79% with classical completeness of 86%, which was in the active category. This shows that the Mastery Learning learning model through the Smart Ladder media is very effective in learning.

Page 8 of 31 | Total Record : 308