Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
861 Documents
Interpretasi Karakteristik Siswa untuk Elaborasi Penggunaan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)
Lailatul Jannah, Nekha;
Yanuarita Sutikno, Putri
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.70838
Isu ketakutan dan kecemasan siswa terhadap proses pembelajaran menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah dasar belum sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Selain itu masih banyak guru yang kesulitan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang tepat. Proses pembelajaran yang tidak sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar akan berdampak pada kualitas pencapaian tujuan pembelajaran dan hasil belajar siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis interpretasi karakteristik siswa untuk elaborasi penggunaan technological pedagogical content knowledge (TPACK). Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowball. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 37 siswa. Metode yang diguankan dalam mengumpulkan data yaitu menggunakan observasi kelas, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu angket. Metode yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu 85.75% pada aspek yang berhubungan dengan teknologi, sedangkan aspek lainnya kurang dari 50% siswa. Aspek yang berhubungan teknologi inilah yang menjadi poin utama guru dalam menciptakan strategi pembelajaran. Disimpulkan bahwa diperlukan Penggunaan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran yang searah dengan konsep kurikulum merdeka. Implikasi penelitian ini yaitu pentingnya memahami perilaku dan karakteristik siswa sebagai unsur mendasar dalam mengembangkan strategi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai maksimal.
Proses Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa SMA
Tirtawati, Ni Luh Ratna
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.73936
Siswa terkesan kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikirnya dan tingkat kemampuan berpikir peserta didik hanya sampai pada tingkat memahami saja. Hal ini disebabkan karena pembelajaran masih didominasi pada aktivitas guru dan pada masa pandemi ini siswa sangat sulit dalam menerima pembelajaran secara langsung. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI 4 yang berjumlah 41 orang dengan rincian 24 orang siswa perempuan dan 17 orang siswa laki-laki. Metode pengumpulan data dengan tes yang dikerjakan melalui google form. Teknik analisis data dengan kualitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh untuk keterampilan berfikir kritis mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dengan rata-rata 36,39% termasuk kategori rendah menjadi 62,72% termasuk kategori tinggi. Sedangkan untuk hasil belajar biologi mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Dari 30 soal objektif yang diberikan sebagai alat ukur hasil belajar biologi diperoleh rata-rata 84,92 % dengan kategori baik pada siklus I menjadi 95,41% pada siklus II juga dengan kategori baik. Jadi dapat disimpulkan proses pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA.
Metode Pelatihan terhadap Kekuatan Otot Tungkai dan Kelincahan Atlet Pembinaan Prestasi Bulutangkis FOK Undiksha
Kadek Santhi Pratiwi;
M. Agus Dharmadi;
I. K. Iwan Swadesi;
I. W. Artanayasa;
Suratmin
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.74217
Prestasi atlet bimbingan prestasi bulutangkis masih kurang maksimal disamping itu kelincahan pemainnya masih kurang dilatih dengan porsi latihan yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelatihan dengan metode pelatihan Pylometric side jump sprint dan Agility Balls terhadap kekuatan otot tungkai dan kelincahan atlet pembinaan prestasi bulutangkis. Jenis Penelitian yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet pembinaan prestasi bulutangkis FOK yaitu sebanyak 40 orang. Pengumpulan data menggunakan alat pengukur tinggi lompatan. Analisis data menggunakan analisis Manova satu jalur berbantuan IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, terdapat perbedaan yang signifikan kekuatan otot tungkai dan kelincahan secara simultan antara atlet pembinaan prestasi bulutangkis FOK yang diberikan pelatihan menggunakan metode pelatihan Pylometric side jump sprint dan agility balls. Kedua, terdapat perbedaan yang signifikan kekuatan otot tungkai antara atlet pembinaan prestasi bulutangkis FOK yang diberikan pelatihan menggunakan metode Pylometric side jump sprint dan agility balls. Ketiga, terdapat perbedaan yang signifikan kelincahan antara atlet pembinaan prestasi bulutangkis FOK yang diberikan pelatihan menggunakan metode pelatihan Pylometric side jump sprint dan agility balls. Implikasi dari kedua metode latihan tersebut akan menghasilkan kekuatan otot tungkai dan kelincahan yang maksimal sehingga akan berdampak pada kualitas dan prestasi dari atlet bulutangkis.
Peningkatan Penguasaan Kalimat Efektif terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas Empat Sekolah Dasar
Juniari, Made;
Maria Goreti Rini Kristiantari;
I Wayan Sujana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.75287
Penguasaan kalimat efektif siswa SD belum optimal diterapkan pada diri siswa. Hal tersebut membuat siswa masih mengalami kesulitan untuk menulis teks prosedur dan menentukan kalimat efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikasi antara penguasaan kalimat efektif dengan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV dari 4 SD yang berjumlah 117. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. data pada penelitian ini dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis diperoleh terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan kalimat efektif dengan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas IV SD. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penguasaan materi kalimat efektif yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula keterampilan menulis teks prosedur. Sebagai implikasi dari penelitian ini adalah keterampilan menulis teks prosedur ditentukan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kalimat yang efektif.
Discovery Learning Reinforced with 3D Visual Aids: An Action to Foster Learning Engagement
Hasmirah, Hasmirah;
Krismanto, Wawan;
Djabba, Rasmi
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.75354
Pembelajaran IPA hendaknya mendorong siswa untuk terlibat dalam membangun makna melalui eksplorasi atau investigasi fenomena alam. Memahami fenomena alam melalui pembelajaran IPA akan menjadi tantangan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran penemuan yang diperkuat dengan alat peraga 3D untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas V SD. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian berjumlah 20 siswa dan 1 orang guru. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing siklusnya 2 kali pertemuan pembelajaran. Data diperoleh dengan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi, penyajian, dan kesimpulan. Penelitian fokus pada proses pembelajaran dan keterlibatan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses d Discovery l Earning berbantuan alat peraga 3D mampu meningkatkan aktivitas belajar, semangat belajar siswa, dan proses mengajar guru dalam pembelajaran IPA. Perubahan dan perbaikan dalam proses pembelajaran yang terjadi mendorong peningkatan keterlibatan belajar siswa. Pada siklus I, 75% siswa masih berada pada kategori rendah dan sedang dalam learning engagement ; pada siklus II tidak ada siswa yang berada pada kategori tersebut. Disimpulkan penerapan penemuan pembelajaran yang diperkuat dengan alat peraga 3D dapat meningkatkan pembelajaran dan menumbuhkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Implikasi penelitian ini adalah memfasilitasi pemahaman konsep yang lebih baik, mendorong kolaborasi dan diskusi dan meningkatkan keterlibatan pembelajaran.
Peningkatan Keterampilan Menulis Naratif Melalui Model Pembelajaran TTW bermedia Video Peristiwa
Etty Umamy;
Sugeng Hariadi;
Wahyu Romadhoni Romli Putri
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.76106
Masalah keterampilan menulis naratif pada siswa dapat timbul dari beberapa penyebab. Salah satunya yaitu siswa kurang memahami tentang struktur dan ciri-ciri teks narasi. Siswa juga kesulitan untuk membangun alur cerita yang jelas, karakter yang kuat, atau konflik yang menarik dalam tulisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan menulis teks naratif dengan menggunakan pendekatan pembelajaran TTW melalui penggunaan video peristiwa sebagai media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu lembar kuesioner. Teknik analisis daa menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW dan pemanfaatan media video peristiwa terbukti berhasil dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menulis teks naratif. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi pada pemahaman dan pengetahuan mengenai prosedur yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan menulis naratif dengan menggunakan model pembelajaran TTW. Disarankan agar siswa berlatih mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami dan untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan kelompok.
Media Pembelajaran Short Documentary Video pada Materi Pencemaran Sampah Pesisir Pantai
Hety Dwi Lestari;
Sumarmi;
Yuswanti Ariani Wirahayu
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.76149
Rendahnya penggunaan media pembelajaran di kelas berdampak pada aktivitas belajar dan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru pada media pembelajaran short documentary video materi pencemaran sampah di pesisir pantai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini yaitu 30 orang siswa kelas XI IPS 1 dan 1 orang guru mata pelajaran geografi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket atau kuesioner yang dianalisis serta dibuat kesimpulannya berdasarkan interpretasi hasil analisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru setuju jika memiliki keterbatasan untuk menyediakan media pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran. Guru membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, informatif, dan mendukung pembelajaran secara mandiri. 86,7% siswa setuju jika belajar menggunakan media audio visual lebih menyenangkan daripada menggunakan buku ajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlu dikembangkan sebuah media pembelajaran short documentary video pada materi pencemaran sampah pesisir pantai. Penelitian ini memiliki beberapa implikasi, pertama, untuk guru dan siswa perlu mengubah pola pengajaran sesuai dengan kurikulum dan tujuan pendidikan serta penelitian ini dapat meningkatkan efektivitas belajar siswa dengan memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga mendukung pembelajaran mandiri, kreatif, dan menyenangkan.
Penggunaan Media Flipbook Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Materi Membangun Masyarakat Yang Beradab
Khairullah Awaludin;
Sigit Yulianto
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.76391
Permasalahan dalam pembelajaran saat ini adalah kurangnya perhatian siswa dalam pembelajaran dan beberapa guru yang tidak menggunakan berbagai perangkat pembelajaran yang tepat dan efektif dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas penggunaan media interaktif berbasis flipbook terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPAS tentang membangun masyarakat yang beradab. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu kelas IV SD yang berjumlah 57 siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi dan tes. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu penggunaan media flipbook kelas eksperimen memperoleh rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang artinya terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flipbook cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran IPAS Materi Membangun Masyarakat yang Beradab Siswa Kelas IV SD.
Improvement of Conflict Resolution Among Elementary School Students
Yumahendra, Zefly;
Bunyamin Maftuh
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.76416
Resolving conflict underpins teachers' efforts to improve students' skills in handling personal challenges. It is known that conflicts often stem from social interactions between students in the school environment, highlighting the need for various strategies to address these issues effectively. Based on this, this research aims to analyze an event in more depth, including individual and procedural data, using existing information. This research applies a qualitative research design, namely a case study. The subjects involved are students of the target school. The researcher acts as the main instrument in this qualitative research. The data collection methods used include observation, interviews, and literature observation. The technique used to analyze the data is qualitative-descriptive analysis. The study results are student control and discipline, principals, and instructors participate in resolving and managing conflicts in the education system. Conflict arises when a group of people deviates from their overwhelming desire for control, prestige, or power. When helping students resolve conflicts effectively and non-violently, the educational environment is advised to provide them with conflict resolution skills. These skills can be acquired through various extracurricular activities and other subjects. This study has implications in providing a more comprehensive insight into conflict among elementary school students. It can assist teachers in designing more effective strategies to improve school conflict resolution.
Habituasi Pendidikan Karakter pada Paradigma Baru Kurikulum Merdeka untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Setyowati, Niken;
Putri Yanuarita Sutikno
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v8i1.76457
Pentingnya karakter menjadi urgensi tersendiri khususnya pada bidang pendidikan masa sekarang. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis sejauh mana karakter telah diterapkan pada tiap siswa dan strategi guru mewujudkan Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metodologi studi kasus. Subjek penelitian antara lain siswa Kelas V, Wali kelas V, dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri atas data collection, data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian yaitu siswa kelas V telah menerapkan pendidikan karakter dengan baik sesuai dengan dimensi profil pelajar pancasila, serta guru dan kepala sekolah telah menerapkan beberapa strategi antara lain penerapan pembelajaran berdiferensiasi di kelas; projek rutin mingguan; kegiatan ekstrakulikuler; serta pembiasan karakter. Penerapan strategi tersebut untuk mencapai tujuan ini sebaik mungkin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi satuan pendidikan ke depan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila.