cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
FREKUENSI ALEL GOLONGAN DARAH SISTEM A-B-O PADA POPULASI SUKU OSING DESA KEMIREN KABUPATEN BANYUWANGI Amania, Novita; Wiyono, Hidayat Teguh; Oktarianti, Rike
BIOMA Vol 5, No 1 (2020): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i1.3680

Abstract

Suku Osing di desa Kemiren, Banyuwangi memiliki tradisi perkawinan upek-upekkan, yaitu perkawinan antar kerabat. Perkawinan ini termasuk dalam perkawinan endogami yang menyebabkan menurunnya variasi genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi fenotip, frekuensi alel, dan kesetimbangan genetic Hardy-Weinberg golongan darah ABO pada populasi suku Osing di Desa Kemiren. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Identifikasi golongan darah dilakukan dengan metode slide test. Analisis penelitian menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan golongan darah pada populasi suku Osing di Desa Kemiren sebagai berikut: golongan darah O (45,95%), A (23,99%), B (21,97%), dan AB (8,09%). Frekuensi alel masing-masing adalah alel IA (0,16), frekuensi alel IB (0,16), dan frekuensi alel i (0,68). Hasil pengujian kesetimbangan genetik Hardy-Weinberg dengan uji Chi-square menunjukkan tidak ada penyimpangan yang signifikan.
AKTIVITAS ENZIM HIDROLASE PADA PENAPISAN ISOLAT ACTINOMYCETES TOLERAN SALINITAS Sumardi, Sumardi; Qatrunada, Vanya; Farisi, Salman; Arifiyanto, Achmad; Ekowati, Christina Nugroho; Farisi, Salman
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.3548

Abstract

Actinomycetesis one of the microorganisms which have the ability of enzymes hydrolases such as cellulose, amylase, protease, and manannase. Manufacturer of enzymes of the hydrolase can be used as a candidate probiotic. A candidate probiotic should have a good resistance in different environmental conditions including pH and salinity.  This research is conducted to filter the candidate’s probiotics from bacteria Actinomycetes that tolerance salinity and has the activity of the enzyme hydrolase. Testing the activity of the enzyme was preformed qualitatively on the variation of pH 4, 7, and 9.8.  Theability of Atinomycetesproduce enzymes hydrolases is indicated by the colony on media containing the substrate.From the test results, cellulase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 3.5 AF2 isolates pH 9.8. Amylase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 3.66 RH1 isolates pH 7. Protease enzyme activity with the largest enzyme index value is 0.66, AF2 isolates at pH 7. Mananase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 0.85, namely AF2 isolates pH 4. In testing the effect of salinity test isolates were able to grow at variations in the concentration of NaCl 0, 3, and 6%.
PERSEPSI DAN SIKAP PESERTA DIDIK SMAN TERHADAP FUNGSI KAWASAN EKOSISTEM MANGROVE DALAM MENDUKUNG EDUEKOWISATA Purwanto, Hadi Purwanto; Agusminarti, Agusminarti; Azim, Fauzan; Supriyanto, Supriyanto
BIOMA Vol 5, No 2 (2020): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i2.4007

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan sikap peserta didik di SMA Negeri 2 dan 3 Sungai Apit terhadap fungsi kawasan ekosistem mangrove dalam mendukung eduekowisata. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2020. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, wawancara dan observasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 peserta didik. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu persepsi dan sikap dengan beberapa indikator. Variabel persepsi {fungsi hutan mangrove secara fisik (77,94%), fungsi hutan mangrove secara biologi (80,15%), fungsi hutan mangrove secara ekonomi (83,24%), fungsi hutan mangrove secara eduekowisata (81,74%)} dan variable sikap {rasa ingin tahu (83,62%), komunikasi (88,26%), peduli lingkungan (86,62%), peduli sosial (87,88%), tanggung jawab (87,69%)}. Dari kedua variable dan sembilan indikator sudah dapat mengambarkan bagaimana persepsi 81% (sedang) dan sikap 86,81% (tinggi) peserta didik di SMA Negeri Sungai Apit. 
Yoghurt dari Kacang Komak dengan Ekstrak Kulit Buah Naga Dina Muliana; Iwan Doddy Dharmawibawa; Sri Nopita Primawati
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.5540

Abstract

Kacang komak berpotensi sebagai pangan alternatif pengganti kedelai dengan kandungan gizi yang tidak jauh berbeda, dan kadar lebih rendah. Yoghurt kacang komak adalah produk susu fermentasi dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, sehingga laktosa diubah menjadi asam laktat dan diperoleh keasaman, bau, dan rasa yang khas. Dengan penambahan pewarna alami dari kulit buah naga sebagai penganti pewarna sintesis untuk menambah daya tarik masyarakat agar ingin mencoba minuman yoghurt sari kacang komak. Tujuan peneliti adalah mengetahui pengaruh sari kacang komak dengan penambahan ekstrak kulit buah naga terhadap uji organoleptik, nilai pH dan untuk mengimplementasikan hasil penelitian yoghurt kacang komak dengan penambahan ekstrak kulit buah naga dalam upaya pembuatan brosur pangan. Desain penelitian yaitu rancangan acak lengkap dengan sampel sebanyak 25 panelis. Penelitian dilakukan sebanyak 6 perlakuan dengan 3 pengulangan. Data yang dikumpulkan adalah nilai pH. Uji sifat organoleptik menggunakan uji mutu hedonik. Nilai pH diukur menggunakan pH meter elektronik. Perlakuan sari kacang komak dilakukan dengan persentase 100%, 95%, 90%, 85%, 80%, 75%, dan 70% dengan konsentrasi ekstrak kulit buah naga 5%,10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Berdasarkan hasil validasi dari kedua validator terhadap brosur pangan yang disusun dinyatakan layak untuk digunakan.
Studi Keanekaragaman Tumbuhan Obat yang Digunakan dalam Pengobatan Tradisional Masyarakat Kabupaten Pamekasan Rina Sugiarti Dwi Gita; Sarwo Danuji
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.4817

Abstract

Jamu tradisional di Pulau Madura dibuat dari racikan bahan tetumbuhan dan telah menjadi warisan keluarga secara turun-temurun. Warisan secara turun temurun ini perlu terus dipertahankan, dilestarikan dan perlu ditingkatkan kualitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi tumbuhan obat yang digunakan untuk pengobatan tradisional khususnya kabupaten Pamekasan. Metode Penelitian dilaksanakan secara random sampling pada 5 kecamatan dari keseluruhan 13 kecamatan dalam lingkup kabupaten Pamekasan. Pengumpulan data menggunakan metode survey eksploratif yaitu wawancara dan pengamatan langsung di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan analisis serta pengolahan data. Disimpulkan bahwa terdapat 13 jenis tumbuhan obat tradisional di Kabupaten Pamekasan yang dimanfaatkan oleh masyarakat secara tradisional berdasarkan kebiasaan dan pengalaman secara turun temurun. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat ialah daun, akar, batang, bunga, buah, dan biji. Teknik meramu tumbuhan obat oleh masyarakat di Kabupaten Pamekasan yaitu dengan cara diseduh, direbus, diperas, dikunyah, dan dicampur dalam masakan.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Ekstrak Daun Jasminum sambac L. terhadap Diameter Zona Hambat Propionibacterium acnes Indah Ulfatur Rohimah; Rr. Eko Susetyorini; Husamah Husamah
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.4305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak daun melati putih (Jasminum sambac L.) terhadap diameter zona hambat Propionibacterium acnes penyebab jerawat dan untuk mengetahui hasil kajian teoritis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian True Experimental Research dengan desain penelitian the post test only control group. Hasil penelitian didapatkan yaitu konsentrasi 25µg/ml diameter zona hambat (M) = 10,34 mm, konsentrasi diameter zona hambat 50µg/ml (M) = 2,36 mm, konsentrasi 100µg/ml diameter zona hambat (M) = 9,75 mm, konsentrasi 250µg/ml diameter zona hambat (M) =  8,14 mm, konsentrasi 500µg/ml diameter zona hambat (M) = 10,95 mm, klindamisin diameter zona hambat (M) =  28,55 mm, dan perlakuan kontrol negatif aquades tidak terbentuk zona bening
Konsumsi Pakan dan Indeks Pengurangan Sampah Buah dan Sayur Menggunakan Larva Black Soldier Fly Nadiatuz Zahro; Novy Eurika; Aulya Nanda Prafitasari
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.5034

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan biokonversi sampah buah dan sayur menggunakan larva BSF (Hermetia illucens). Penelitan ini  merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Larva yang digunakan merupakan larva yang telah berumur 6 hari. Penelitan ini menggunakan 5 perlakuan perbandingan sampah buah dan sayur dengan perbandingan tertentu. Analisis data menggunakan uji kruskal wallis dan dilanjutkan dengan uji mann-whitneey dengan derajat kepercayaan α=0,05. Hasil penelitian dan uji analisis data menunjukkan adanya perbedaan konsumsi pakan dan indeks pengurangan sampah  pada perlakuan sampah buah dan sayur dengan perbandingan tertentu. Konsumsi pakan tertinggi terdapat pada perlakuan 80% sampah buah: 20% sampah sayur dengan nilai 2,202 gram/gram berat badan/hari. Perlakuan tersebut juga lebih banyak mereduksi sampah dengan nilai WRI 6,408 gram per hari.
Penyajian Konsep Metode Ilmiah dalam Pengembangan Majalah Elektronik sebagai Media Pembelajaran Kelas X SMA Maria Angelina Bonita Herman; Andi Besse Tenriawaru; Wolly Candramila
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.5600

Abstract

Penelitian ini menjabarkan proses pengembangan dan hasil validasi konten majalah elektronik sebagai media pembelajaran Submateri Metode Ilmiah di Kelas X SMA. Pengembangan majalah elektronik dilakukan dalam 3 tahapan pertama (define, design, dan develop) dari model 4D dan dilanjutkan dengan uji validitas konten oleh masing-masing 5 orang validator terkait media dan materi. Pada tahap define dilakukan observasi dan wawancara dengan guru biologi, tinjauan kurikulum dan kebutuhan siswa, serta perumusan tujuan pembelajaran. Pada tahap design dilakukan pembuatan storyboard dengan penekanan pada komponen-komponen dalam metode ilmiah dan hal-hal pendukung yang dilanjutkan dengan tahapan pengembangan menjadi produk utuh. Uji validitas konten baik secara media maupun materi dengan menghitung nilai CVR dan CVI menunjukkan bahwa produk hasil pengembangan majalah elektronik memenuhi nilai minimum kevalidan 0,99 sehingga dapat dinyatakan layak untuk diuji coba baik secara terbatas maupun luas. Majalah elektronik ini diharapkan dapat mengatasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapan konsep metode ilmiah untuk memecahkan masalah biologi di lingkungan sekitar serta meningkatkan pemahaman peserta didik melalui pendekatan naratif yang diambil dari kegiatan penelitian ilmiah yang nyata.Kata kunci: Majalah elektronik, Metode ilmiah, Model 4D.
Aktivitas Enzim Hidrolase pada Penapisan Isolat Actinomycetes Kandidat Probiotik Udang Sumardi Sumardi; Vanya Qatrunada; Salman Farisi; Achmad Arifiyanto; Christina Nugroho Ekowati
BIOMA Vol 6, No 1 (2021): BIOMA:JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i1.3548

Abstract

Actinomycetesis one of the microorganisms which have the ability of enzymes hydrolases such as cellulose, amylase, protease, and manannase. Manufacturer of enzymes of the hydrolase can be used as a candidate probiotic. A candidate probiotic should have a good resistance in different environmental conditions including pH and salinity.  This research is conducted to filter the candidate’s probiotics from bacteria Actinomycetes that tolerance salinity and has the activity of the enzyme hydrolase. Testing the activity of the enzyme was preformed qualitatively on the variation of pH 4, 7, and 9.8.  Theability of Atinomycetesproduce enzymes hydrolases is indicated by the colony on media containing the substrate.From the test results, cellulase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 3.5 AF2 isolates pH 9.8. Amylase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 3.66 RH1 isolates pH 7. Protease enzyme activity with the largest enzyme index value is 0.66, AF2 isolates at pH 7. Mananase enzyme activity with the largest enzymatic index value is 0.85, namely AF2 isolates pH 4. In testing the effect of salinity test isolates were able to grow at variations in the concentration of NaCl 0, 3, and 6%.
Analisis Vegetasi di Lereng Selatan Taman Nasional Gunung Merapi Atilla Nur Melania Aprilianti; Aniza Az Zahra Ba'it; Rizka Atika Nur Azizah; Delta Miranda; Maya Rachmayani; Azma Azizah Nurul Ummah
BIOMA Vol 6, No 2 (2021): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v6i2.2965

Abstract

AbstrakTaman Nasional Gunung Merapi merupakan kawasan yang sering mengalami suksesi akibat dari erupsi Gunung Merapi. Hal ini menyebabkan perlunya diadakan penelitian di kawasan yang terkena dampak dari erupsi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman vegetasi, spesies dominan, dan indeks keanekaragaman yang terdapat di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis vegetasi yaitu pengamatan dan pemantauan (observasi lapangan) secara langsung dengan metode representative random sampling. Hasil penelitian ditemukan delapan spesies dari enam famili. Spesies-spesies tersebut terbagi ke dalam empat habitus yang meliputi tegakan (1 spesies), semak (3 spesies), herba (3 spesies), dan lumut (1 spesies). Pada vegetasi herba, spesies yang dominan ada disana yaitu Pteridium esculentum dengan INP 146,88%, sedangkan pada vegetasi semak spesies yang dominan yaitu Cymbopogon citratus dengan INP 193,55%. Indeks keanekaragaman yang tertinggi diperoleh pada habitus herba dengan nilai 0,454315781, dimana spesies herba paling banyak ditemukan di kawasan tersebut. Indeks keanekaragaman yang terendah diperoleh pada dua habitus, yaitu tegakan dan lumut dengan nilai 0,000, dimana  hanya ditemukan satu spesies pada masing-masing habitus tersebut.Kata kunci: Analisis vegetasi,  Taman Nasional Gunung Merapi AbstractTaman Nasional Gunung Merapi is an area that often experiences succession due to the eruption of Mount Merapi. This results in the need for research in the area which is affected by the eruption. The goal of this research is to know diversity of vegetation, dominant species, and diversity index that exists in that area. This research focuses on vegetation analysis method. It is an observation and direct monitoring using the representative random sampling method. Our research found eight species from six families. These species are divided into four habitus which include stands (1 species), shrubs (3 species), herbs (3 species), and mosses (1 species). In herbaceous vegetation, the dominant species there is Pteridium esculentum with an INP of 146.88%, whereas in shrub vegetation the dominant species is Cymbopogon citratus with an INP of 193.55%. The highest diversity index was obtained in herbaceous habitus with a value of 0.454315781, where the most widely found herbaceous species in the region. The lowest diversity index was obtained in two habitus, namely stands and moss with a value of 0,000, where only one species was found in each habitus.Key words: Vegetation analysis, Taman Nasional Gunung Merapi

Page 9 of 20 | Total Record : 195