cover
Contact Name
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Contact Email
qh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
qh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 24423726     EISSN : 25501143     DOI : -
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat p-ISSN 2442-3726 e-ISSN 2550-1143 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Djuanda Bogor untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang memuat hasil pengabdian kepada masyarakat serta gagasan atau model pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif. Qardhul Hasan (QH) terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 355 Documents
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA Fadhiya, Kamila; Indra Cahya Kusuma; Didi; Endang Silaningsih
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i2.9999

Abstract

Kecamatan Leuwiliang adalah salah satu kecamatan yang berada di bagian dari Kabupaten Bogor selatan, di kecamatan ini terdapat banyak sekali perempuan/Ibu-ibu yang menjalankan usaha kecil-kecilan atau dikenal dengan usaha UMKM dengan bantuan pembiayaan dari Bank BTPN Syariah, yaitu pada pembiayaan Syariah Kelompok. Tentunya dalam menjalankan usaha terdapat beberapa kendala yang terjadi, terutama pada permasalahan keuangan, kerap kali para Ibu-ibu ini tidak dapat mengetahui dengan pasti berapa pendapatan atau pengeluaran yang mereka lakukan dalam setiap kali berjualan yang mengakibatkan kurang jelasnya keuntungan yang di dapat dari usahanya. Banyak sekali pelaku UMKM tidak melakukan pencatatan keuangan karena kurangnya pemahaman mengenai pencatatan keuangan, dan menggap pencatatan adalah hal yang merepotkan untuk dilakukan sehingga dalam hal keuangan Ibu-ibu ini hanya mengandalkan dari ingatannya saja. Maka dengan dilakukannya pembukuan sederhana terutama pada pencatatan kas masuk dan keluar dapat memudahkan para pelaku usaha ini meninjau keuangan usahanya sehingga lebih mudah untuk mengetahui informasi mengenai informasi transaksi yang terjadi dan kejelasan pendapatan dapat diketahui dengan jelas. Buku kas juga dapat berfungsi sebagai bahan evaluasi perusahaan dalam suatu periode. Program pelatihan pembukuan sederhana ini dilaksanakan dengan metode pendampingan dan metode pelatihan, yaitu dalam bentuk pelatihan singkat mengenai pembukuan sederhana khususnya buku kas masuk keluar dengan modul pembelajaran pembukuan sederhana untuk bisnis pemula. Hasil dari program pendampingan ini menunjukkan adanya perubahan meningkatnya pemahaman dan wawasan mengenai pencatatan keuangan, tanggapan para ibu-bu terhadap pendampingan ini cukup positif dan beberapa dari ibu-ibu ini telah menerapkan pencatatan keuangan sehingga dapat menghitung laba atau rugi usaha dengan praktis.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI BACA-TULIS MELALUI PERMAINAN PETAK UMPET KARTU DI SEKOLAH DASAR Sesrita, Afridha; Prasetyo, Teguh; Sri Utami, Irma Inesia; Amelia, Dita; Khairunnisa, Nur Shabrina; Febriani, Regina; Azzahra, Shakilla; Yuliani, Salma
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.10101

Abstract

Literasi baca-tulis menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap peserta didik, namun literasi baca-tulis belum begitu dikembangkan di SD Amaliah. Pengembangan literasi baca-tulis dapat dilakukan melalui permainan tradisional petak umpet kartu yang memuat permainan kosa kata melalui langkah permainan yang menarik. Pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui permainan petak umpet kartu. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui permainan petak umpet kartu agar sekolah dapat menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk mengetahui budaya literasi dan membentuk siswa yang terampil dalam literasi baca-tulis. Terdapat 4 tahap dalam metode pelaksanaan : (1) Persiapan awal, melakukan screening awal melalui pretest dan identifikasi masalah; (2) Pelaksanaan, mengimplementasikan Gerakan Literasi Baca-Tulis melalui permainan petak umpet kartu; (3) Evaluasi pelaksanaan program melalui postest; dan (4) Keberlanjutan program setelah kegiatan selesai. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa kelas IV SD Amaliah yang berjumlah 42 orang. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilaksanakan, kemampuan literasi baca-tulis siswa telah mengalami peningkatan sebesar 73%, hal ini sebagaimana hasil post test dan evaluasi menunjukan kecakapan siswa dalam merangkai kalimat dan memahami kosa kata ditandai peningkatan selama pelaksanaan GLS di SD Amaliah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENGENALAN, EKSPLORASI, INTERPRETASI, DAN KOMUNIKASI (NARASIKOM) DALAM MEREKONSTRUKSI BUDAYA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Humaira, Megan Asri; Efendi, Irwan; Laeli, Sobrul
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.10103

Abstract

Pengabdian ini membahas penerapan Model Pembelajaran Pengenalan, Eksplorasi, Interpretasi, dan Komunikasi (NARASIKOM) dalam konteks merekonstruksi budaya Indonesia di sekolah dasar di Bogor. Indonesia, sebagai negara yang kaya akan budaya dan keragaman etnis, menghadapi tantangan perubahan budaya yang cepat, terutama dalam menghadapi Asia Future Shock. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman budaya siswa, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi, mempersiapkan siswa menghadapi perubahan budaya dalam era globalisasi, serta mempromosikan penghargaan terhadap keragaman budaya. Melalui serangkaian metode yang melibatkan pengenalan, eksplorasi, interpretasi, dan komunikasi budaya, siswa dilibatkan dalam pembelajaran budaya yang mendalam. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pemahaman budaya, kemampuan berpikir kritis yang lebih baik, kemampuan komunikasi yang ditingkatkan, keterampilan adaptasi yang kuat, dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Selain itu, penerapan Model NARASIKOM sangat relevan dengan Asia Future Shock, di mana perubahan budaya yang cepat memerlukan kesiapan siswa dalam menghadapinya.Implikasi dari penelitian ini termasuk pengembangan kurikulum yang lebih inklusif, pelatihan guru, kolaborasi yang diperkuat dengan komunitas lokal, dan promosi kerjasama antarbudaya. Hasilnya menyoroti pentingnya pendidikan budaya dalam persiapan generasi muda menghadapi perubahan budaya yang cepat dalam skenario Asia Future Shock. Kesimpulannya, penerapan Model NARASIKOM dalam merekonstruksi budaya Indonesia di sekolah dasar di Bogor adalah langkah positif dalam melestarikan budaya dan mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang penuh dengan perubahan budaya dan tantangan sosial.
PENDAMPINGAN BAHASA ARAB MENGGUNAKAN GRAMATIKAL TERJEMAH Aliyyah, Rusi Rusmiati; Mahmudah Millenia, Tsania; Ahmad Fahrudin, Ujang; Salma Aqilah, Adinda; Kurnia Syandi, Shidqie; Kartika, Rahma; Silvia Pratama, Parda; Jenab, Siti; Mulyanah, Siti; Sihombing, Torusma
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.10281

Abstract

Salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dengan menciptakan kebiasaan baru yang bertujuan untuk meningkatkan isi dan bobot pendidikan mahasiswa. Diharapkan kompetensi sosial dan kepribadian mahasiswa dapat dikembangkan melalui pelaksanaan KKN ini. Tujuan webinar pendidikan berbasis nilai adalah untuk membantu pendidik, mahasiswa, pelajar, dan lainnya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang implementasi pendidikan nilai. Metode pelaksanaan KKN ini dilakukan melalui webinar yang diselenggarakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan webinar pendidikan berbasis nilai dapat meningkatkan khasanah keilmuan masyarakat, terutama pendidik, mahasiswa, pelajar, dan lainnya, sehingga membantu mereka belajar lebih banyak.
TATAKELOLA EDUWISATA CAGAR BUDAYA Apriliani, Afmi; Tri Ramdani, Faisal; Fitriah, Maria; Wahyudin, Cecep; Jalaludin Assayuti, Muh; Alfin Zulfa, Agra; Munawaroh, Euis; Aryati, Siti
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.10570

Abstract

Cultural heritage with the concept of Edutourism development is a special concern that must be supported by the Government Governance which is good for keeping local, tourism development and community economic improvement around tourism. This writing aims to find out the governance for the development of Edu Tourism in Tenjolaya Sub-District, Bogor Regency. The method used several steps including observation, preparation, Focus Group Discussion (FGD), counselling and training accompanied by a pre-test and post-test. The results of this service are generally that governance training activities are quite effective, namely that there is a significant increase in knowledge among participants with a percentage increase in knowledge and skills of 13.28%. This increase in knowledge has implications for increasing awareness of cultural heritage Edutourism management so that tourism awareness groups (pokdarwis) can be formed to govern tourism development in Tenjolaya Sub-District.
MEMBANGUN KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN DALAM UPAYA SADAR KEBERSIHAN LINGKUNGAN Akim, Restu; Nurosidin, Haikal; Sajidah, Raihanah; Angraeni, Sinta; Baharun, Abdullah; Rahmi, Annisa
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i1.10574

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengantarkan mahasiswa menjadi individu yang unggul baik dalam penguasaan ilmu, kemampuan menganalisis kondisi masyarakat sekitar, serta memberikan solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial, ekonomi maupun politik sesuai bidang keilmuan. Pada kegiatan ini mahasiswa ditempatkan di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor selama 40 hari. Program kerja unggulan yang diusung adalah membangun kampung ramah lingkungan dikarenakan isu utama masyarakat di daerah ini adalah mengenai sampah. Dalam mewujudkan program kerja unggulan, mahasiswa melakukan gerakan gebrak bersih, mengajarkan masyarakat mengenai memilah sampah, mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos, hingga mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan tangan yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pengolahan sampah, meningkatnya skill masyarakat dalam membuat kerajinan berbahan sampah anorganik, serta menyelamatkan lingkungan tempat tinggal mereka dari bahaya sampah.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI ANAK-ANAK PUTUS SEKOLAH MELALUI SEKOLAH PAKET DI DESA KUTA Sana, Nur Nisfi; Yuwanda Aprilia, Restu; Fidia Putri, Naila; Mega Putri Oktavianti, Dinda; Nur Rizkiah, Siti; Azzahra, Noviandra; Prasetyo, Teguh
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i1.10777

Abstract

This community service activity aims to motivate out-of-school children to return to school through school packages. This research included out-of-school children aged 13-16 years in Kuta Village, especially in Warudoyong Village Rt 02 Megamendung District. Data collection was carried out through observation and interviews. The data was analyzed descriptively and qualitatively with the stages of data collection, data reduction, and conclusion. The results of this program reveal that children who have dropped out of school in Kuta Village have various reasons for taking package schools, including economic constraints, the impact of the COVID-19 pandemic, environmental influences, and family support. The children decided to attend a package school organized by PKBM as an alternative to continuing their education. This package school is presented with an exciting and interactive learning approach, including digital technology and outdoor activities. There are three main factors revealed, namely: (1) economics, (2) environment, and (3) motivation play an essential role in the decision of out-of-school children to take package schools. Even though they face several challenges, such as feeling lazy in studying, these children feel motivated to continue their education to a higher level after completing package school. This program shows the importance of government, schools/universities, and families' collaborative efforts in supporting out-of-school children to get a better education and achieve their dreams.
PENERAPAN TEKNOLOGI FILTER ASAP UNTUK PENANGANAN GAS BUANG INSINERATOR PADA PENGOLAHAN SAMPAH Muldiani, Ratu Feni; Supriyanti, Yanti; Gantina, Tina Mulya; Koesoemah, Nita Hernita; Pratama, Defrianto
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v10i2.10805

Abstract

Pembakaran sampah dengan insinerator adalah metode umum dalam pengolahan sampah, tetapi menghasilkan emisi gas beracun yang berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Artikel ini membahas penggunaan teknologi filter asap untuk mengatasi masalah ini, dengan fokus pada Bank Sampah Cempaka 2 di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat selama 6 bulan dilakukan untuk mengimplementasikan sistem filter asap pada insinerator sampah. Sistem ini terdiri dari kotak quencher, filter karbon aktif, filter kapur tohor, dan bag filter. Hasilnya menunjukkan pengurangan emisi zat berbahaya dan partikel polutan udara. Pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan dan pemeliharaan teknologi ini menjadi kunci keberhasilan, sambil mengidentifikasi potensi pengembangan lebih lanjut dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Saran untuk pengembangan selanjutnya adalah memantau kualitas udara di sekitar insinerator dan penelitian lanjutan untuk meningkatkan efisiensi teknologi filter asap.
LAYANAN INFORMASI DALAM MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER ANAK ASUH PANTI ASUHAN Thaheransyah; Dewita, Erna; Mustika Amri, Nadia; Desmaniar, Rani
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.11023

Abstract

A career plan is a map that will guide each individual in determining his future goals. The absence of a career plan will have an impact on individual readiness to face the future, especially those related to the world of work. This is also experienced by foster children who live in orphanages, especially the Aisyiyah Orphanage in Padang City. Financially, foster children living in the Aisyiyah Orphanage in Padang City have the ability to pursue higher education. Because while they are in the orphanage they get special financing from the institution in the form of food, shelter and education financing. However, this potential has not been fully utilized by adolescents living in orphanages to plan their education to a higher level. Through this community service activity, it is expected to provide knowledge and understanding of the importance of career planning for orphanage adolescents. The purpose of community service is to improve the career planning of adolescents of the Aisyiyah Koto Tangah Timur Orphanage through the provision of information services. The implementation of this service is carried out using information service techniques through several stages, namely the stage of identifying information needs by finding and understanding what information is needed and relevant to the problems faced by the subject. Then the information collection stage is to collect information in accordance with the recipient's request. The needs of the subject can be known through observation, interviews, or other sources. Followed by the information evaluation stage, namely before conveying information to the recipient, an evaluation of the source of information is carried out, especially those related to validity, accuracy, and relevance to the needs of the subject. It is very important to ensure that the information to be conveyed can be useful for the resolution of problems experienced by the subject. The stage of organizing information, where information is arranged in a way that is easy to understand, logical and systematic so that the recipient can easily understand its content, so that the information provided can be absorbed properly by all members of the group who need the information. The feedback stage is a discussion session with information service participants related to messages that have been conveyed, especially those related to information that cannot be understood by service participants, so it is necessary to be given the opportunity to discuss to increase their understanding and knowledge related to the information conveyed. Finally, the evaluation stage is to evaluate the satisfaction of the recipient of the information, to measure whether the information provided is suitable for their needs and whether they can understand each information provided.
DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) SIGAP PENANGANAN DINI KORBAN HENTI JANTUNG DI MASJID rosjidi, cholik harun; Abadi, Ellyani; Herman
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v9i3.11227

Abstract

Serangan jantung umumnya mendadak dan lokasi beragam, di tempat kerja, di rumah, dan sering di fasilitas umum. Umumnya tidak tertolong jiwanya karena tidak mendapatkan pertolongan yang benar dari seseorang disekitar. Tingginya angka kematian akibat henti jantung serta tehnik pertolongan yang sebenarnya sederhana dan dapat dilakukan     oleh siapa saja, maka masyarakat perlu dikenalkan dan diajarkan  bagaimana mengenali seseorang yang mengalami henti jantung dan melakukan pertolongan awal dengan tindakan Resusitasi Jantung Paru, sehingga akan banyak jiwa manusia yang tertolong. Tujuan pengabdian kepada masyarakat terdiri atas 1) meningkatkan pengetahuan pengurus Masjid tentang penyakit jantung, dan 2). Meningkatkan ketrampilan melakukan pertolongan pertama henti jantung dengan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Desain yang digunakan adalah pemberdayaan kelompok Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tenggara (SULTRA) dengan dua bentuk kegiatan (1) memberikan pendidikan kesehatan dan (2) Simulasi  ketrampilan memberikan  Pertolongan Pertama pada korban henti Jantung. Sasaran program kelompok DMI Kota Kendari. sebanyak 9 orang. Kegiatan Pendidikan kesehatan dilaksanakan 5 kali pertemuan dan kegiatan simulasi dilaksanakan 1 kali. Keberhasilan program pengabdian masyarakat dinilai berdasarkan peningkatan nilai  pengetahuan, dan lulus uji ketrampilan melakukan tindakan CPR. Program pendidikan kesehatan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2023 dengan hasil sebagai berikut: pengetahuan tentang henti jantung, faktor risiko penyakit jantung, pertolongan, dan cara komunikasi meningkat signifikan  (P=0,000) Dari 9 peserta semua berhasil lulus uji ketrampilan pertolongan pertama pada korban henti jantung. Hasil ini menggambarkan pendekatan kelompok religius efektif untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketrampilan memberikan pertolongan korban henti jantung di Masjid.