cover
Contact Name
Kaspul Anwar
Contact Email
kaspulanwar.as@unja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosio.lppm@unja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Sosio Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 25801244     EISSN : 25802305     DOI : -
Jurnal Sains Sosio Humaniora (JJSH) |E-ISSN: 2580-2305|P-ISSN: 2580-1244|is an open-access published by Research institutions and community service (LPPM), Universitas Jambi, Indonesia. receives research-based and conceptual articles in the fields of humanities and social science which have not been previously published, nor is it under review or consideration for a book chapter or journal publication elsewhere.
Arjuna Subject : -
Articles 443 Documents
Analisa Kepuasan Penggunaan Aplikasi Edubox Pinisi Dengan Menggunakan Metode UTAUT: Studi Kasus SMAN 4 Kota Bandung Firmansyah Firmansyah
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap siswa memiliki motivasi dalam dirinya untuk belajar tidak memandang mereka berasal dari mana , dari status sosial seperti apa,berasal dari suku mana, semua mendapat hak yang sama untuk mencari ilmu di sekolah tanpa memandang semua perbedaan,status socsal,agama dan ras Namun, sebagian dari mereka sering kali merasa takut untuk berpartisipasi dalam proses kegiatan belajar mengajar,salah satunya seperti takut selalu tertinggal dalam mempelajari suatu topik atau tema pembelajaran bahkan merasa takut untuk bertanya yang menjadihaknya sebagai siswa. Demikian halnya yang terjadi pada SMA Negeri 4 Kota Bandung,dengan segala fasilitas yang dimiliki, dengan segala sumber daya yang ada selalu berusaha agar siswa mempunyai motivasi dalam proses belajar, maka metode yang digunakan dalam proses belajar harus diperbaharui disesuaikan dengan minat, kecerdasan dan gaya belajar siswa. Salah satu cara yang disediakan oleh pihak sekolah yaitu menyediakan suatu apliasi pembelajaran e leraning berbentuk aplikasi Edubox Pinisi .Harapan sekolah dengan siswa menggunakan media pembelajaran yang tepat diharapkan siswa lebih aktif atau banyak berperan dalam proses belajar. Seiring perkembangan teknologi internet, sistem e-learning mulai dikembangkan bahkan penggunaanya di maksimalkan agar mencapai tahapan tertentu dan menhasilkan output yang memuaskan, sehingga kajian dan penelitian sangat diperlukan. Hakekat e-learning adalah bentuk pembelajaran konvensional yang dituangkan dalam format digital melalui teknologi internet. Oleh karena itu mengembangkan sistem ini tidak sekedar menyajikan materi pelajaran ke dalam internet tetapi perlu dipertimbangkan secara logis dan memegang prinsip pembelajaran. Begitu pula desain pengembangan yang sederhana, personal dan cepat, serta unsur hiburan akan menjadikan peserta didik betah belajar di depan internet maupun intranet. Metode dalam penelitian ini adalah metode diskriptif, dengan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dan wawancara, umtuk dapat mengetahui seberapa besar kepuasan para siswa dalam menggunakan aplikasi Edubox Pinisi ini sehingga dapat diperoleh suatu hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan dengan tujuan lebih meningkatkan gairah siswa dalam proses belajar mengajar. Untuk itu penulis memilih model UTAUT yaitu suatu model yang dikembangkan oleh venkatesh yang berguna untuk mengukur tingkat kepuasan penggunaan aplikasi Edubox Pinisi di lingkungan SMAN 4 Kota Bandung. Analisis data menggunakan rancangan SEM (Structural Equation Model ) dengan bantuan program Lisrel 8.7.Hasil dari analisis data ini menunjukan bahawa model UTAUT ini dapat menjelaskan faktor faktor yang mempengaruhi kepuasan penggunaan aplikasi Edubox Pinisi di lingkungan SMAN 4 Kota Bandung, Harapannya dengan adanya hasil dari kajian tersebut bisa dijadikan dasar pengembangan agar nilai kepuasan atas penggunaan aplikasi ini meningkat.Harapannya dengan meningkatnya kepuasaan penggunaan aplikasi Edubox Pinisi ini, dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga bisa mengantarkan siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentuny dengan hasil yang memuaskan.
Tinjauan Precautionary Principle Dalam Hukum Internasional Terkait Pertanggung Jawaban Negara Dalam Penanganan Dan Pencegahan Wabah Covid 19 Dony Yusra Pebrianto; Akbar Kurnia Putra; Budi Ardianto
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19390

Abstract

Keberadaan pertanggung jawaban Negara tentu tidak dapat dilepaskan dari konsepsi hukum dalam pencegahan dan penanganan covid 19. Pandangan universal ini tentu secara hukum perlu ditelaah secara mendasar dalam tataran prinsip itu sendiri, di samping itu tentunya untuk mewujudkan suatau ulasan penelitian yang universal perlu suatau telaah yang dilakukan berdasarkan hukum internasional. Salah satu prinsip hukum yakni Precautionary Principle atau lazim dikenal dengan prinsip kehati-hatian. Pada dasarnya prinsip lazim berkembang dan diterapkan di dalam hukum lingkungan. Maka dirumuskan permasalahan yakni bagaimana konsep precautionary principle dalam hukum internasional serta bagaimana penerapan Precautionary Principle dalam hal pertanggung jawaban Negara dalam penanganan dan pencegahan wabah covid 19 yang dikaji dengan metode yuridis normative. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Precautionary Principle adalah suatu prinsip yang mengatur tentang kehati-hatian yang pada dasarnya keberadaannya berada dalam sector hukum privat maupun hukum publik. Secara dimensi hukum internasional, prinsip ini berkembang di dalam hukum lingkungan internasional yang berkaitan erat dengan hukum kesehatan. Pada prinsip ini dituntut adanya kehati-hatian dalam menetapkan suatu kebijakan maupun peraturan perundang-undangan untuk mnghormati dan melindungi HAM serta tentunya hak hukum manusia. Serta dalam pandemic covid 19 negara dituntut untuk memperhatikan precautionary principle dalam menetapkan kebijakan maupun keputusan serta produk hukum. Hal ini dikarenakan secara hukum jika negara mengabaikan hal tersebut maka sepatutnya negara dapat dituntut di hadapan hukum baik terhadap pelanggaran atas hak asasi ataupun pelanggaran hukum yang menimbulkan kerugian maupun materiil maupun imateril.
Sistem Pengawasan Perizinan Bidang Lingkungan Hidup Terhadap Perizinan Berusaha Bidang Kehutanan dan Pertambangan di Indonesia Helmi Helmi
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19391

Abstract

UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengehandaki sistem pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan hidup secara terpadu. Kenyataan, sistem pengawasan perizinan bidang lingkungan hidup berjalan sendiri-sendiri secara sektoral. Kondisi umum sistem pengawasan perIzinan bidang lingkungan hidup ini mengakibatkan sulitnya keterpaduan pengelolaan lingkungan hidup yang sebenarnya merupakan asas penting dalam hukum lingkungan yang terdapat pada UU-PPLH. Dengan kata lain, cita-cita keterpaduan dalam UU PPLH, tidak dapat dilaksanakan terhadap sistem pengawasan perizinan bidang kehutanan dan pertambangan. UU-PPLH sebagai tidak sepenuhnya bisa diterapkan pada sistem pengawasan perIzinan yang diatur oleh UU Kehutanan dan Pertambangan. Selain substansinya banyak tidak sesuai juga norma hukum pengawasan perizinan pada UU-PPLH tidak lebih tinggi dibandingkan dengan UU Kehutanan dan UU Pertambangan. Dalam rangka pembentukan sistem pengawasan perizinan lingkungan hidup secara terpadu, maka pengaturan Pengelolaan Lingkungan Hidup Nasional dalam satu UU sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Asas Nebis In Idem Dalam Hukum Acara Perdata Dikaitkan Dengan Gugatan Perceraian Yang Diajukan Kembali Setelah Putusan Yang Berkekuatan Hukum Tetap Dihubungkan Dengan Kepastian Hukum Melin Simorangkir; Anita Afriana; Sherly Ayuna Putri
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19392

Abstract

Pada Putusan Nomor 295/Pdt.G/2018/PN.Mdn dan Putusan Nomor 159/Pdt.G/2019/PN.Bdg, yang mana pada kedua putusan tersebut Penggugat mengajukan gugatan untuk kedua kalinya. Namun, terdapat inkonsistensi hakim dalam memutuskan gugatan nebis in idem pada perkara perceraian yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini membahas mengenai pengaturan dan alasan perceraian dalam UU Perkawinan serta penerapan asas nebis in idem pada perkara gugatan cerai yang sudah berkekuatan hukum tetap dan diajukan kembali dihubungkan dengan kepastian hukum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan yuridis normatif, yang mana objek dari penelitian ini akan diteliti dan dianalisis dengan mengedepankan norma serta asas yang terdapat dalam hukum positif berupa data sekunder dan dilengkapi data primer. Hasil dari penelitian ini yaitu pada putusan yang menjadi objek penelitian telah memenuhi alasan perceraian yang sesuai dengan hukum positif dan terdapat inkonsistensi dalam penerapan asas nebis in idem pada putusan tersebut, yang mana Majelis Hakim pada Putusan Nomor 295/Pdt.G/2018/PN.Mdn tidak mengabulkan gugatan yang diajukan untuk kedua kalinya karena mengandung unsur nebis in idem berdasarkan Pasal 1917 KUHPerdata dan SEMA Nomor 3 Tahun 2002, sedangkan Majelis Hakim pada Putusan Nomor 159/Pdt.G/2019/PN.Bdg mengabulkan gugatan yang diajukan untuk kedua kalinya yang berdasarkan Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 110/K/KG/1992 tanggal 23 Juli 1993 yang dijadikan pula sebagai rujukan dalam Rapat Kerja Nasional Mahkamah Agung RI Tahun 2007.
Accountability, Transparency, and Participation in Village Fund Management Yudastio Yudastio; Niar Azriya
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19393

Abstract

This study aims to examine whether there is a relationship between the principles of accountability, transparency, and participation with the management of village funds in Natar District, South Lampung Regency. This study looked at the extent to which villages apply the principles of Good Governance in managing village funds in running village government. This is by enacting Law no. 6 of 2014 concerning the Financial Management of Village Funds. The population in this study was the villages of Natar District, South Lampung Regency. The analysis method uses multiple linear regression with SPSS Version 25. Based on the results of hypothesis testing using the Pearson correlation test using SPSS v25 software, only one hypothesis is supported, namely the accountability variable. At the same time, the other two hypotheses, namely, the variables of transparency and participation, are not supported. The management of village funds in villages in Natar District, South Lampung Regency is good enough to apply the principles and rules regarding accountability. However, the principles of transparency and participation in the management of village funds are still not maximally implemented.
Analisis Yuridis Perselisihan Sebagai Alasan Perceraian: Studi Kasus Putusan Pengadilan Nomor 166/Pdt/G/2017/Pn.Jkt.Pst Aiziza Puteri Imansyah; Abdul Salam
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19394

Abstract

Tujuan studi ini untuk mengkaji keabsahan perselisihan dijadikan sebagai alasan perceraian antara Pengugat dan Tergugat dalam putusan pengadilan Nomor166/Pdt/G/2017/Pn.Jkt.Pst Studi ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan komparatif. Hasil studi menunjukkan bahwa keabsahan perselisihan untuk dijadikan alasan perceraian telah diatur dalam pasal 19 huruf (f) PP No. 9 Tahun 1975
Analisa Kepuasan Konsumen Gojek di Kota Semarang Melalui Service Quality, Customer Requirement, dan Technical Response Bagus Yunianto Wibowo; Mellasanti Ayuwardani; Nanang Adie Setyawan
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19395

Abstract

Gojek merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang jasa angkutan transportasi yang didirikan oleh Nadiem Makarim dan timnya pada tahun 2010 di Jakarta. Gojek memiliki tujuan memberikan kenyamanan terhadap pelanggan, namun fakta di lapangan menunjukkan masih banyak pelanggan mengeluh terkait kualitas layanan Gojek, mulai dari kedatangan driver tidak tepat pada waktu, driver serampangan, kenaikan harga jasa. Dalam hal ini untuk memberikan masukan terhadap pihak gojek sebagai sarana peningkatan kepuasan pelanggan, Responden dalam penelitian ini adalah para pengguna layanan Gojek dari mahasiswa maupun pekerja di kota semarang dengan sampel 100 responden dari keseluruhan populasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis faktor konfirmatori dan maximum likehood estimation pada SEM (Structural Equations Modeling) dari paket statistik AMOS 24.0 (Analysis of Moment Structure). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan insidential sampling. Hasil estimasi parameter sesuai dengan hipotesis bahwa Service Quality secara signifikan mempengaruhi Customer Satisfaction dengan nilai critical ratio (c.r) 3,471 dan P-Value ***, Customer Requirement berpengaruh positif terhadap Customer Satisfaction dengan nilai critical ratio (c.r) 3,639 dan P-Value ***, dan Technical Response berpengaruh positif terhadap Customer Satisfaction dengan nilai critical ratio (c.r) 4,177 dan P-Value ***. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasca pandemi covid-19 saat ini para konsumen masih sangat antusias untuk menggunakan jasa Gojek guna memudahkan keperluan sehari-hari.
The Influence of Entrepreneurial Mindset, Social Environment and Social Media on Entrepreneurial Interest of Semarang State Polytechnic Students Misbakhul Arrezqi; Bagus Yunianto Wibowo; Nanang Adie Setyawan
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19396

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganilisis pengaruh mindset wirausaha, lingkungan pergaulan dan media sosial terhadap minat berwirausaha mahasiswa politeknik negeri semarang. Responden dalam penelitian ini adalah para mahasiswa politeknik negeri semarang dengan sampel 100 responden dari keseluruhan populasi. Penelitian ini menggunakan alat analisis faktor konfirmatori dan maximum likehood estimation pada SEM (Structural Equations Modeling) dari paket statistik AMOS 24.0 (Analysis of Moment Structure). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan insidential sampling. Hasil estimasi parameter sesuai dengan hipotesis bahwa mindset wirausaha secara signifikan mempengaruhi minat berwirausaha dengan nilai critical ratio (c.r) 3,194 dan P-Value 0,001, Lingkungan pergaulan berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha dengan nilai critical ratio (c.r) 3,179 dan P-Value 0,001, Sosial Media berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha dengan nilai critical ratio (c.r) 4,366 dan P-Value ***. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh positif dan signifikan antara mindset wirausaha, lingkungan pergaulan, dan media sosial terhadap minat berwirausaha mahasiswa.
Rekam Jejak Perjuangan Politik Abdul Rasul Sayyaf Reza Maulana Hikam; A. Faricha Mantika
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19397

Abstract

Rekam jejak perjuangan Abdul Rasul Sayyaf adalah studi kasus yang belum pernah dikaji secara spesifik, terutama berkaitan dengan peranan politiknya di Afganistan, padahal ia adalah major political figure mulai dari jihad Afganistan hingga sekarang. Berawal dari karirnya sebagai seorang akademisi di Universitas Kabul, Sayyaf mengembangkan pengaruhnya dengan terlibat dalam Perang Soviet versus Mujahidin Afganistan melalui kelompoknya, Ittihad al-Islami. Peranan terbesar Sayyaf adalah membawa pendanaan dari Arab Saudi dan hubungannya dengan negara tersebut yang fluktuatif. Ia rela mengubah namanya demi bantuan dari Arab Saudi, namun tidak mau mendukung upaya Saudi yang berkoalisi dengan Amerika Serikat untuk melawan Irak. Adapun, dalam percaturan politik Afganistan pasca mundurnya Uni Soviet, Sayyaf terbukti tetap memiliki kekuatan karena diajak berkoalisi dengan sejumlah warlord, salah satunya ialah Ahmad Shah Massoud, the Lion of Panjshir.
Status Hak Kebendaan Atas Virtual Property Serta Keabsahan Real Money Trading yang Dilakukan Oleh Para Pemain Dalam Permainan Mobile Legends Ditinjau Dari Hukum Perdata Dan Cyber Law Indonesia Febriella Martinez Sitorus; Muhamad Amirulloh; Etty Haryati Djukardi
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.19399

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman yang didukung dengan perkembangan teknologi informasi, benda tidak hanya ada sebatas di dunia nyata namun juga di dunia virtual, atau dikenal juga dengan virtual property. Virtual property sangat marak ditemukan dalam permainan daring, di mana dalam permainan ini virtual property dalam bentuk item tersebut diciptakan selayaknya benda pada dunia nyata. Namun, para pemain kerap salah memahami bahwa virtual property yang pada akunnya adalah sepenuhnya miliknya, sehingga para pemain bebas untuk melakukan transaksi atas virtual property tersebut. Hal ini tentu berdampak pada pihak developer permainan daring selaku Pencipta maupun Pemegang Hak Cipta atas permainan daring termasuk segala virtual property di dalamnya. Hingga saat ini Virtual property belum memiliki aturan yang jelas dan hanya berpatokan pada End User License Agreement (EULA) yang dibuat oleh pengembang permainan. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk memahami mengenai kedudukan hukum dan legalitas transaksi atas virtual property dalam permainan daring di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah yuridis normatif yang dititikberatkan pada data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang erat kaitannya dengan permasalahan yang dikaji, yakni KUH Perdata, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi ElektronikBerdasarkan hasil penelitian ini dapat diperoleh bahwa apabila tidak diatur lain dalam EULA maka pemegang hak milik atas virtual property dalam permainan dari hanyalah Pencipta dan Pemegang Hak Cipta, sementara pemain hanya memilik hak untuk menguasai virtual property tersebut. Selaras dengan hal tersebut, maka dalam hal transaksi atas virtual property antar pemain dalam permainan daring tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan Pasal 1320 KUH Perdata, Undang-Undang Hak Cipta, dan Undang-Undang ITE.