cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Penerapan Metode Belajar dan Bermain untuk Embinaan dan Pengenalan Fasilitas Keselamatan Jalan Raya Bagi Anak Usia Dini I Wayan Suteja; Suryawan Murtiadi; Rohani; I Gde Putu Warka; IAO Suwati Sideman; Made Mahendra; Hasyim; Salehudin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3674

Abstract

Transportasi secara umum mempunyai pengaruh besar terhadap perorangan, masyarakat, pembangunan Salah satu permasalahan dalam transportasi adalah kecelakaan lalulintas. Menurut D.A. Colling, 1990 (Dalam Manurung, J.R.H., 2012) kecelakaan diartikan sebagai tiap kejadian yang tidak direncanakan dan tidak terkontrol yang dapat disebabkan oleh manusia, situasi, faktor lingkungan, ataupun kombinasi dari hal hal tersebut yang mengganggu proses kerja dan dapat menimbulkan cidera ataupun tidak, kesakitan, kematian, kerusakan property ataupun kejadian yang tidak diinginkan lainnya, sehingga kecelakaan lalulintas merupakan indikator utama tingkat keselamatan jalan raya. Berdasarkan data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat Resor Mataram 2014, terlihat bahwa dari tahun 2015 hingga 2020 kecelakaan dan pelanggaran yang melibatkan sepeda motor cukup tinggi, dengan tingkat falatitas > 500 orang meninggal pertahun, dengan lebih dari 3000 kejadian kecelakaan, yangmana jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalulintas yang melibatkan sepeda motor sampai lebih dari 85% (>85%), hal ini memberikan indikasi bahwa ketidak-tertiban dari sikap pengendara sepeda motor di ruas jalan cendrung dapat mengganggu kendaraan lain berpotensi untuk menyebabkan kejadian kecelakaan dan pelanggaran lalulintas meningkat dari tahun ke tahun. Pengendara motor di Kota Mataram dari sejak usia dini sampai mampu mengendarai kendaraan bermotor belum memiliki pemahaman yang baik tentang atacara berlalulintas yang tertib di jalan raya serta berkeselamatan yang tinggi. Pembelajaran pengenalan perangkat keselamatan berlalulintas dijalan raya sejak usia dini adalah suatu bagian yang cukup penting dilakukan, sehingga pada saat mereka besar dan sebagai pengendara atau pengguna sepeda motor dengan usia >17 tahun, mereka sudah memiliki pemahaman berkeselamatan dan kemampuan pengendalian kendaraan secara lebih baik. Pendidikan usia dini sebagai cara penginputan informasi keselamatan lebih awal agar dimasa mendatang mereka lebih siap saat berkendaraan di jalan raya. Metode pemberian pembelajaran atau penyuluhan tentang pengenalan fasilitas keselamatan berlalulintas di jalan raya dan tata cara berlalulintas dijalan, melalui cara bermain sambil belajar, tentu adalah metode efektif dalam penyampaian target capaian yang diharapkan. Namun karena masih usia dini ini , ada sedikit kesulitkan dalam menarik fokus perhatian mereka yang lebih lama. Metode seperti ini untuk anak usia dini harus terus-menerus disampaikan secara berkesinambungan agar potensi pelanggaran dalam berkendaraan dijalan raya yang berdampak pada kecelakaan saat mereka dewasa dapat diminimalisir, sehingga secara tidak langsung terciptanya tertib berlalulintas di wilayah Kota Mataram dapat lebih terwujud.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Faktor Penyebab Prilaku Seks Pra Nikah Pada Remaja dan Upaya Mengatasi Terjadinya Prilaku Seks Pra Nikah di Desa Kumbang Kecamatan Masbagik Sri Hariati; Ita Surayya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3675

Abstract

Seksualitas mengandung perilaku yang dipelajari sejak dini dalam kehidupannya melalui pengamatan terhadap perilaku orang tuanya. Untuk itulah orang tua memiliki pengaruh secara signifikan terhadap seksualitas anak-anaknya. Seringkali bagaimana seseorang memandang diri mereka sebagai makhluk seksual berhubungan dengan apa yang telah orang tua tunjukan tentang tubuh dan tindakan mereka. Hubungan seksual pranikah adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh dua orang sebelum ada ikatan pernikahan yang sah. Hubungan seksual adalah ungkapan dan bahasa cinta antara suami dan istri yang tebuka untuk melanjutkan keturunan. Seksualitas sudah berkembang sejak usia kanak-kanak. Seksualitas para remaja dimulai dari perubahan-perubahan tubuh faali yang menimbulkan tujuan baru dari dorongan seksual, yaitu reproduksi Dorongan seksual merupakan perasaan erotik atau terangsang terhadap lawan jenis dengan tujuan akhir melakukan hubungan seksual.
Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pada Masyarakat Desa Bondo Boghila-Sumba Barat Daya Kanisius Kami; Konradus Doni Kelen; Miseri Cordia; Petrus Lende; Dorotea Novi Lubur; Yohanes Ari Wea; Novelia Yodia Ole Awa; Patrisius Rivon Lubul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3677

Abstract

Persoalan stunting di Indonesia masih tergolong tinggi dengan menyentuh angka 21,6 %. Angka ini masih jauh dari standar WHO yaitu 20%. Angka prevalensi stunting di Nusa Tenggara Timur tahun 2022 sebesar 35,3 %, dengan angka prevalensi stunting yang cukup tinggi yaitu Kabupaten Sumba Barat Daya sebesar 44,3%. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bondo Boghila Kabupaten Sumba Barat Daya tentang pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan masyarakat tentang stunting sebelum sosialisasi adalah 18,4 dan setelah sosialisasi meningkat menjadi 81,6. Dampak pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting dengan perbedaan nilai rata-rata skor pengetahuan peserta penyuluhan pada saat sebelum dan sesudah sosialisasi dengan angka 63,2. Untuk itu disarankan kepada masyarakat khususnya pada ibu untuk melakukan pencegahan stunting dengan pemenuhan asupan gizi selama hamil, melahirkan dan anak sebelum usia 2 tahun
Pemanfaatan Teknologi Inderaja Satelit dan Akustik Untuk Meningkatkan Ekonomi Nelayan Negeri Asilulu Kecamatan Leihitu Barat Elna Marsye Pattinaja; Harold Joppie Davido Waas
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata untuk nelayan tuna Negeri Asilulu untuk meningkatakan perolehan hasil tangkapan ikan tuna yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi nelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilaksanakan di Negeri Asilulu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dengan mempresentasikan materi yang dipilih dan relefan dengan kebutuhan nelayan tuna Negeri Asilulu. Setelah tahapan ini dilanjutkan dengan tanya jawab antara kelompok nelayan dengan penyaji materi. Dari hasil kegiatan PkM di Negeri Asilulu dapat direkomendasikan beberapa hal penting, yaitu implementasi penggunaan data penginderaan jauh untuk dipakai oleh nelayan tuna Dusun Tapi Desa Wakasihu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah melalui sosialisasi idea tersebut kepada DKP Provinsi untuk dapat berkolaborasi dengan BPISDKP guna menyediakan website DPPI khusus untuk Maluku. Pembentukan kelompok nelayan tuna dan menjadikan fishfinder sebagai kebutuhan khusus nelayan tuna sehingga menjadi perioritas utama bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi maupun Kabupaten. Perlu melakukan pelatihan Navigasi & keselamatan pelayaran dalam rangka implementasi hal tersebut di atas. Membantu memfasilitasi pembuatan kartu nelayan KUSUKA kelompok nelayan tuna Negeri Asilulu. Negeri Asilulu bersedia melakukan MoU dengan UNPATTI untuk memecahkan masalah di bidang perikanan.
Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Learning tipe Make a Match berbasis PPT pada Siswa Di SMPN 13 Mataram M. Mabrur Haslan; H. Iskandar Junaidi; Ragil Triwibowo; Hofifah Indrasari; Vira Anita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3733

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode make a match berbasis media PPT pada siswa SMP Negeri 13 Mataram serta untuk mengetahui Faktor Penghambat, Faktor Pendukung dan solusi dalam penerapan metode make a match. dan upaya atau solusi untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Solusinya adalah dengan memberikan metode yang tepat ketika sedang menyampaikan pembelajaran dikelas yaitu salah satumya dengan menerapkan metode make a match. Metode pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi dengan cara ceramah dan diskusi. Metode sosialisasi digunakan untuk memberikan informasi atau pengetahuan dan pemahaman siswa tentang penerapan metode make a match berbasis PPT pada siswa di SMPN 13 Mataram. Diskusi digunakan dalam rangka mencari solusi atau upaya untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di SMPN 13 Mataram. Kegiatan sosialisasi di sekolah menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan.Hal tersebut didukung oleh beberapa faktor: (1) urgensi materi yang disampaikan oleh tim pelaksanaan sosialisai dalam rangka pengembangan Metode Pembelajaran Kooperatif Learning tipe Make a Match berbasis PPT pada Siswa Di SMPN 13 Mataram (2) Adanya dukungan dari pihak Kepala SMPN 13 Mataram dan para khalayak sasaran kegiatan. Sementara faktor penghambat tidak menjadi penghalang namun bisa diatasi oleh tim pelaksana pengabdian, sehingga kegiatan pengabdian dapat terlaksana dan mencapai hasil sebagaimana diharapkan.
Pemeriksaan Kesehatan dari Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Mataram dan Donor Darah oleh PMI kepada Masyarakat Mataram di Auditorium Abubakar Universitas Mataram tahun 2023 Anak Agung Ayu Niti Wedayani; Ida Made Hrisikesa Wejeg; Anak Agung Ketut Sudharmawan; Eka Arie Yuliani; Novia Andansari Putri; Anak Agung Sagung Mas Meisyarawati Putra; Nurmi Hasbi; Rosyunita; Ni Putu Della Diarna; I Kadek Dwi Semadi; Legis Ocktaviana Saputri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3738

Abstract

Pemeriksaan tanda vital adalah cara untuk mendeteksi perubahan sistem yang ada di dalam tubuh. Tanda vital meliputi suhu tubuh, denyut nadi, frekuensi pernapasan, dan tekanan darah. Tindakan ini bukan hanya merupakan kegiatan rutin pada pasien, tetapi merupakan tindakan pengawasan terhadap perubahan atau gangguan sistem tubuh. Pelaksanaan pemeriksaan tanda vital di komunitas/masyarakat sangat penting untuk deteksi dini gangguan kesehatan Pelayanan kesehatan komprehensif berupa pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitative. Pemeriksaan kesehatan sangat penting dilakukan oleh tenaga kesehatan agar masyarakat menjadi mengetahui keadaan kesehatannya. Selama ini banyak masyarakat yang belum peduli terhadap kesehatannya, sehingga penyakit kronik seperti hipertensi, DM Tipe 2 dan penyakit lainnya yang mampu menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan kematian karena penyakit kronik. Melakukan pemeriksaan dan edukasi secara langsung kepada peserta dan masyarakat yang datang. Pada pengabdian masyarakat yang dilakukan dilakukan pada tanggal 25 Februari 2023, pada pukul 08.00 – 12.00 di Auditorium Yusuf Abu Bakar Universitas Mataram. Jumlah masyarakat yang hadir untuk memeriksakan kesehatannya adalah 87 orang termasuk yang akan mendonorkan darahnya. Terdiri dari berbagai usia umur, pada pemeriksaan kesehatan lebih banyak pada masyarakat dengan usia lansia dengan rentang usia 50- 70 tahun. Sedangkan donor darah banyak dilakukan pada usia remaja dengan usia 20 – 30 tahun. Dari pemeriksaan yang dilakukan banyak ditemukan masyarakat lansia dengan kadar gula darah dan tekanan darah yang tinggi, yaitu pada rentang > 200 untuk gula darah dan > 140/90 mmHg untuk tekanan darah. Keluhan terbanyak yang dirasakan adalah pusing dan nyeri pada tengkuk.
Penyuluhan Pola Hidup Sehat Melalui Praktek Pengamatan Mikroskop Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Mataram I Wayan Merta; AA. Sukarso; Dewa Ayu Citra Rasmi; I Putu Artayasa; Ahmad Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3764

Abstract

Pola hidup sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan diri seseorang. Berprilaku hidup sehat dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyakit pada diri seseorang. Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara dalam mencegah timbulnya penyakit. Lingkungan yang bersih akan menjauhkan seseorang terhadap kemungkinan terjangkiti penyakit tertentu. Untuk itulah kita senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan agar tetap bersih. Kesadaran terhadap pentingnya menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan perlu ditanaman pada setiap diri manusia sejak dini. Kesadaran yang telah tertanam akan menjadi kebiasaan baik dan pada akhirnya akan menjadi kebutuhan diri. Dengan demikian orang selalu berupaya melakukannya tanpa harus diperintah oleh orang lain. Untuk menanamkan sikap tersebut telah dilakukan kegiatan penyuluhan dengan tujuan memberi informasi tentang cara-cara pengelolaan lingkungan sekitar agar tidak menjadi sumber masalah yang merugikan kesehatan diri dan lingkungan, menginformasikan penyakit-penyakit yang muncul akibat kondisi lingkungan hidup yang buruk dan kotor, dan menginformasikan tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menghindari timbulnya penyakit kondisi lingkungan buruk. Kegiatan ini dilakukan terhadap anak-anak siswa kelas 4 SDN 10 Mataram dengan menggunakan metode diskusi, tanya jawab dan praktek pengamatan air kotor sumber penyakit dengan menggunakan mikroskop. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa peserta telah menunjukkan keyakinannya bahwa pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkunagan adalah penting untuk kesehatan. Keyakinan dan kesadaran akan membawa imbas bagi kehidupan sehat mereka di lingkungan keluarga dan masyarakatnya. Dari kesimpulan tersebut disarankan bahwa untuk mengajarkan sesuatu bagi anak perlu kiranya dilakukan dengan cara-cara yang menunjukkan sesuatu yang nyata dapat dilihat dan dirasakan anak sehingga mereka menjadi cepat paham dan sadar terhadap apa yang mereka hadapi dalam kehidupannya sehari-hari.
Pengembangan Skala Usaha Budidaya Lebah Madu Trigona Di Kabupaten Lombok Barat Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati; Ni Made Wirastika Sari; Hayati; Johan Bachry; Ridwan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3809

Abstract

Saat ini, semakin banyak masyarakat di NTB tertarik untuk mengembangkan Trigona di permukiman mereka akibat semakin populernya khasiat madu Trigona di kalangan masyarakat. Akan tetapi meningkatnya permintaan tidak diikuti oleh suplai koloni (sarang) Trigona yang memadai. Selain itu, harga koloni semakin naik. Ini menjadi peluang pasar bagi para peternak di Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Selain untuk produksi dan penjualan madu, pemasukan peternak juga bisa dari pengembangan koloni. Potensi vegetasi yang ada sangat mendukung perkembngan koloni di wilayah ini, namun sayangnya, peternak belum memahami cara memperluas skala usaha mereka. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini fokus kepada perluasan skala usaha Trigona melalui perbanyakan koloni. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk mendampingi peternak meningkatkan jumlah koloni Trigona mereka sekaligus memperbaiki pengelolaan usaha ternak lebah mereka. Kegiatan ini juga membantu meningkatkan jumlah pakan lebah Trigona untuk meningkatkan produksi koloni para peternak. Pengabdian ini meliputi dua kegiatan pokok. Pertama meliputi kegiatan penambahan jumlah koloni Trigona dan penambahan pakan. Untuk penambahan koloni. peternak akan diberikan bantuan koloni dan papan. Mereka didorong untuk membuat kotak bersama-sama termasuk bersama tim dan petugas lapangan. Kedua, para peternak binaan diberikan koloni alam. Setelah itu mereka melakukan pemindahan koloni dan tim membantu pengawasan terhadap perkembangan koloni. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah penambahan kotak dan koloni lebah Trigona sp milik peternak lebah di desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.
Pelatihan Pengolahan Daun Sawi Dan Ikan Laut Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Apitaik Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Rusminah Hs; Usman; M. Ghozul Fikri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3877

Abstract

Gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi yang berlangsung cukup lama dan dapat menyebabkan gangguan bagi perkembangan fisik, kognitif pada anak usia dini sehingga kemampuan untuk menalar, berpikir, dan memecahakan masalah lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi yang baik merupakan pengertian dari stunting. Banyaknya manfaat yang diperoleh dari pembuatan ekstrak daun sawi merupakan ide yang bagus dan cocok sebagai tambahan nutrisi bagi anak-anak usia dini. Kandungan vitamin A, zat besi, kalium, protein, kerbohidrat, vitamin C, dan kalsium yang ada pada daun sawi mampu sebagai penambah asupan gizi yang baik bagi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Berbasis Video Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VII Di SMPN 10 Mataram M. Mabrur Haslan; Ismul Hadi; L. Kasip; Tapaul Rozi; Muhammad Muhsinin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3880

Abstract

Proses pembelajaran merupakan suatu interaksi antara dua orang atau lebih. Dalam proses pembelajaran guru harus dapat mengatur pelaksanaan dalam belajar interaksi antar guru dan siswa. Keaktifan belajar merupakan salah satu unsur dasar yang paling penting diterapkan dalam proses pembelajaran. Guru dituntut agar memiliki kemampuan dalam mengelola pola pengajaran yang menerapkan model Two Stay Two Stray. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray dalam pembelajaran PPKn di SMPN 10 Mataram, Untuk mengetahui keaktifan siswa dalam proses pembelajaraan PPKn setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray di SMPN 10 Mataram.

Page 70 of 161 | Total Record : 1609