cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021" : 36 Documents clear
Pengabdian Masyarakat di Wilayah Kerja puskesmas Pancu Batu Kabupaten Deliserdang Vina Yolanda Sari Sigalingging; Murni Sari Dewi Simanullang; Lindawati Simorangkir; Mardiati Barus; Rotua Elvina Pakpahan; Lindawati F Tampubolon; Imelda Derang
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4180

Abstract

ABSTRAK Untuk mencapai kesehatan yang panjang harus dimulai sejak dini. Pada usia dini, balita sangatlah berperan penting sebagai permulaan kehidupan yang akan datang. Tindakan kesehatan yang dapat dilakukan diawal kehidupan manusia adalah dengan adanya imunisasi. Imunisasi yang di berikan haruslah lengkap hingga batas usia dengan berbagai macam imunisasi yang akan diterima. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesehatan balita sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah bayi dibawah umur 5 tahun yang akan menerima imunisasi. Hasil dari kegiatan ini adalah balita yang dating mendapatkan imunisasi sesuai dengan umurnya. Diharapkan dengan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini, para ibu dapat rajin untuk membawa balita mereka untuk di bawa keposyandu secara rutin dan balita mendapatkan imunisasi lengkap guna memberikan kesehatan yang baik di masa yang akan dating dan mengurangi resiko sakit, cacat dan kematian pada balita. Kata Kunci :Posyandu, Balita ABSTRACT To achieve long health must start early. At an early age, toddlers are very important as the beginning of life to come. Health action that can be done early in human life is immunization. The immunization given must be complete up to the age limit with a variety of immunizations to be received. The purpose of this community service is to improve the health of toddlers from an early age. The target of this activity is infants under 5 years of age who will receive immunizations. The result of this activity is toddlers who come to receive immunizations according to their age. It is hoped that with the implementation of this community service, mothers can be diligent in bringing their toddlers to the Integrated Healthcare Center, regularly and toddlers get complete immunizations to provide good health in the future and reduce the risk of illness, disability and death in toddlers. Keywords: Integrated Healthcare Center, Toddler
Penyuluhan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpur Arti Febriyani Hutasuhut; Anggunan Anggunan; Eka Silvia; Mardheni Wulandari; Nia Triswanti; Ni Gusti Ayu Dewi Rismasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3695

Abstract

ABSTRAK Setiap pekerjaan selalu mengandung potensi resiko bahaya dalam bentuk kecelakaan dan penyakit kerja. Kasus-kasus kecelakaan dan penyakit kerja di dunia, Indonesia masih cukup besar, baik di kota maupun di desa, baik disektor industri dan jasa-jasa maupun juga disektor pertanian. Masalah keselamatan dan kecelakaan kerja di Indonesia masih sering diabaikan, hal ini dapat dilihat dari masih tingginya angka kecelakaan kerja. Oleh karena itu pentingnya pengetahuan pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja sebagai evaluasi diri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan mengevaluasi diri pekerja  mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Metode yang di gunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kepada pegawai pabrik kerupuk dan pabrik bawang putih mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pelaksanaan kegiatan berkordinasi dengan Puskesmas Rawat Inap Simpur dan dibantu oleh mahasiswa FK malahayati Bandar Lampung angkatan 2017 yang dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Hasil dari kegiatan ini adalah Peserta penyuluhan dapat memahami dan mengerti untuk menjaga Kesehatan dan keselamatan dalam bekerja serta memberikan kesadaran pada pekerta untuk bisa melindungi diri dalam pekerjaanya dengan menggunakan APD yang sudah di siapakan oleh pabrik yang bersangkutan secara benar dan sesuai. Kata kunci : Penyuluhan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pegawai Pabrik  ABSTRACT Every job always contains a potential risk of danger in the form of accidents and occupational diseases. The cases of accidents and occupational diseases in the world, Indonesia are still quite large, both in cities and villages, both in the industrial and service sectors as well as in the agricultural sector. The problem of safety and work accidents in Indonesia is still often ignored, this can be seen from the high number of work accidents. Therefore the importance of workers' knowledge about occupational safety and health as a self-evaluation. One of the efforts that can be done is by providing education about Occupational Safety and Health (K3). The purpose of this activity is to increase the knowledge, motivation, and self-evaluation of workers regarding the importance of maintaining health and safety at work. The method used in this activity is counseling employees of cracker factories and garlic factories regarding Occupational Health and Safety (K3). Implementation of activities in coordination with the Simpur Inpatient Community Health Center and assisted by students of FK Malahayati Bandar Lampung class of 2017 which was held in December 2020. The results of this activity were that the participants could understand and understand to maintain health and safety at work and provide awareness to participants to be able to protect themselves in their work by using PPE that has been prepared by the factory concerned properly and accordingly. Keywords: Counseling, Occupational Safety and Health (K3), Factory Employees
Kajian Pemenuhan Kebutuhan Oksigen Skala Rumah Tangga Sebagai Upaya Peduli Lingkungan Melalui Pemanfaatan Area Pekarangan Yanti Hermayanti; Asih Purwandari Wahyoe Puspita; Tirta Adikusuma Suparto
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4071

Abstract

ABSTRAK Penghijauan di sekitar rumah adalah salah satu upaya pengelolaan lingkungan hidup yang bisa dilakukan oleh keluarga. Bila kegiatan tersebut dilakukan oleh setiap keluarga, maka salah satu kebutuhan lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan oksigen, dapat difasilitasi dan dipenuhi bersama. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada keluarga dalam memenuhi kebutuhan oksigen. Metode yang digunakan adalah deskriptif, berfokus pada penerapan suatu tindakan. Penghijauan dapat dilakukan pada area depan rumah, pada area samping dan pinggir jalan, dan pada area tanah. Pada area depan bisa ditanam berbagai macam tanaman hias dan produktif. Pada area samping dan pinggir jalan bisa dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman sayuran dan obat. Pada area tanah bisa di tanam jenis pohon yang lebih besar dan produktif. Penanaman berbagai macam jenis pohon di tempat terbuka dan pemilihan tanaman akan membantu dalam memenuhi kebutuhan oksigen per rumah tangga, menambah kesejukan, kelembaban, kenyamanan lingkungan. Mengingat besarnya manfaat tersebut, perlu adanya program-program promosi penghijauan di sekitar rumah oleh Pemerintah RI, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota/Kabupaten, dan organisasi terkait lainnya. Kata Kunci: kebutuhan oksigen, rumah tangga, lingkungan, pemanfaatan                      area pekarangan  ABSTRACT Greening around the house is one of the environmental management efforts that can be done by families. If these activities are carried out by each family, then one of the environmental needs to fulfill oxygen needs can be facilitated and fulfilled together. This article aims to provide an overview for families in meeting their oxygen needs. The method used is descriptive, focusing on the implementation of an action. Greening can be done in the front area of the house, on the side and roadside areas, and on the land area. In the front area, various kinds of ornamental and productive plants can be planted. In the side and roadside areas, it can be used to plant various types of vegetable and medicinal plants. In the land area, larger and more productive tree species can be planted. Planting various types of trees in the open and selecting plants will help meet the oxygen demand per household, add coolness, humidity, and environmental comfort. Given these benefits, it is necessary to have green promotion programs around the house by the Government of the Republic of Indonesia, the Provincial Government, Kota/Kabupaten Governments, and other related organizations. Keywords: oxygen demand, household, environment, utilization of the yard area
Edukasi Manfaat Dukungan Suami Kepada Ibu Selama Persalinan Mareta Bakale Bakoil; Loriana Linda Manalor; Martina Fenanzia Diaz; Veki Edizon Tuhana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3904

Abstract

ABSTRAK Dukungan suami selama kehamilan, persalinan dan persalinan diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,3% responden yang di dampingi selama proses persalinan mengalami proses persalinan yang lancar sehingga secara statistik disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendampingan suami dengan kelancaran proses persalinan (Lailia dan Nisa,  2015). Sedangkan hasil penelitian Bakoil dan Diaz (2019) menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan suami dalam persalinan terhadap lamanya proses persalinan di Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2019. Tujuan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan suami tentang dukungan kepada ibu selama persalinan. Kegiatan edukasi menggunakan materi penyuluhan, leaflet tentang suami siaga, kuesioner pre dan post test, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan edukasi/penyuluhan kepada suami-suami sebanyak 15 orang. Sebelum penyuluhan peserta diberikan pre test dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan suami kepada ibu saat persalinan. Setelah pemberian edukasi/penyuluhan, dilanjutkan dengan proses tanya jawab dan post test. Peserta kegiatan sangat antusias dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang manfaat dukungan suami selama persalinan. Kata Kunci :dukungan, suami, persalinan  ABSTRACT Husband's support during pregnancy, childbirth, and delivery is needed. The results showed that 85.3% of respondents who were assisted during the labor process experienced a smooth labor process so that it was statistically concluded that there was a relationship between husband's assistance and the smoothness of the delivery process (Lailia and Nisa, 2015). Meanwhile, the results of research by Bakoil and Diaz (2019) show that there is a relationship between a husband's support in childbirth and the length of the delivery process in the South Central Timor Regency in 2019. The objective is to increase the husband's knowledge of support to the mother during childbirth. Educational activities using counseling materials, leaflets about standby husbands, pre and post-test questionnaires, discussions, and questions and answers. Educational activities/outreach for husbands as many as 15 people. Prior to counseling, participants were given a pretest with the aim of knowing and understanding the husband's support for mothers during childbirth. After providing education/counseling, it is followed by a question and answer process and posttest. The activity participants were very enthusiastic and there was an increase in knowledge about the benefits of husband support during childbirth. Keywords: support, husband, childbirth
Penyuluhan Tentang Proteksi Diri Di Era New Normal Dan Worskshop Pembuatan Sediaan Herbal Berpotensi Imunomodulator Ira Rahmiyani; Ruswanto Ruswanto; Anna Yuliana; Vera Nurviana; Tita Nofianti; Saeful Amin; Tresna Lestari; M. Faturohman; Anindita Tri Kusuma Pratita; Ilham Alifiar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4044

Abstract

ABSTRAK Dengan meningkatkan kasus covid-19 yang terjadi di dunia dan khususnya di Indonesia serta munculnya konsep new normal, maka perlu langkah-langkah untuk antisipasi mengurangi penyebaran covid-19 di era new normal ini. Sehingga Prodi Farmasi STIKes Bakti Tunas Husada telah melakukan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Tasikmalaya tentang penyuluhan proteksi diri di era new normal dan workshop pembuatan sediaan herbal sebagai imunomodulator. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah ceramah, diskusi dan workshop. Peserta kegiatan ini adalah kader-kader kecamatan dan Penanggung jawab kesehatan tradisional di tiap puskesmas Kota Tasikmalaya. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta peserta dapat memahami materi yang disampaikan. Keyword: covid-19, new normal, proteksi diri, imunomodulator  ABSTRACT By increasing cases of Covid-19 that have occurred in the world and especially in Indonesia and the emergence of the new normal concept, steps are needed to anticipate reducing the spread of Covid-19 in this new normal era. So that the Pharmacy Program at STIKes Bakti Tunas Husada has carried out several community service activities in the Tasikmalaya City regarding self-protection counseling in the new normal era and workshops on making herbal preparations as immunomodulators. The methods used in community service activities are lectures, discussions, and workshops. Participants in this activity are sub-district cadres and people in charge of the traditional health of each puskesmas at Tasikmalaya City. The service activities carried out can run smoothly and successfully and participants can understand the material presented. Keywords: covid-19, new normal, immunomodulator, self-protection
Tehnik Peningkatan Imunitas Jiwa dan Penerapan Protokol Kesehatan dalam Persiapan Kegiatan Pembelajaran Saat New Normal Era Bagus Dwi Cahyono; Nurul Huda; Evy Aristawati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4007

Abstract

ABSTRAK Kondisi pandemic Covid-19 merubah dunia, hal yang tidak lazim menjadi lazim. Semua kegiatan dilakukan dari rumah, hal ini memicu seseorang mengalami stress dan menurunkan imun dalam tubuh. Kondisi pandemic memaksa remaja melakukan semua kegiatan di rumah.  Remaja rentan mengalami stress, hal ini bisa menurunkan daya tahan tubuhnya dan lebih rentan sakit. Jika remaja sering mengalami sakit, maka akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangannya. Orang tua memiliki peranan penting dalam menjaga kondisi anaknya. Pandemic Covid-19 mengharuskan pembelajaran dilakukan secara online, tapi di Madin Al Muhajirin pembelajaran dilakukan dengan tatap muka karena sudah masuk zona hijau. Pemberian pengetahuan dan latihan tehnik peningkatan imunitas jiwa serta penerapan protocol kesehatan dalam kegiatan pembelajaran saat new normal era adalah hal yang harus segera dilakukan agar santri memiliki pengetahuan serta terampil menerapkan terapi aktivitas kelompok serta penerapan protocol kesehatan baik dilakukan di rumah maupun di lingkungan madrasah diniyah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan pada 27 santri. Hasil evaluasi sebagian besar santri (80%) memahami dan mengerti tentang dan mampu mempraktekkan cara cuci tangan, menggunakan masker dan melepas masker, serta melakukan kegiatan terapi aktivitas kelompok. Kata Kunci : imunitas jiwa, protokol kesehatan, pembelajaran new normal  ABSTRACT The conditions of the Covid-19 pandemic have changed the world; things that are not uncommon are becoming commonplace. All activities are carried out from home; this triggers a person to experience stress and lowers immunity in the body. Pandemic conditions force teenagers to do all activities at home. Teenagers are prone to anxiety; this can reduce their immune system and are more prone to illness. If adolescents often experience illness, it will affect the process of growth and development. Parents have an essential role in maintaining the condition of their children. The Covid-19 pandemic requires learning to be done online, but at Madin Al Muhajirin, learning is done face-to-face because it has entered the green zone. Giving knowledge and training in mental immunity enhancement techniques and implementing health protocols in learning activities during the new normal era must be done immediately so that students can implement group activity therapy and implement health protocols both at home and in Madrasah Diniyah circles. The method used in this service was counseling 27 students. The results of the evaluation most of the students (80%) understand and understand about and can practice how to wash hands, use masks and remove masks, and carry out group therapy activities. Keywords: mental immunity, health protocol, new normal learning
Efektifitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Banjarsari Serang Banten M Arifki Zainaro; Sekardhyta Ayuning Tias; Rahma Elliya
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.2843

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Beberapa penanganan dalam hipertensi yaitu penanganan non farmakologis yaitu teknik relaksasi napas dalam, pijat refleksi kaki, hipnoterapi dan relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation), beberapa keistimewaan dari teknik relaksasi otot profresif ini yaitu menurunkan ketegangan otot, sakit kepala, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic. Tujuan penelitian, untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR)  terhadap penurunan tekanan darah. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada penderita hipertensi. Dengan demikian, terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah.                                                                                            Kata Kunci: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hipertensi, Tekanan Darah ABSTRACTHypertension is a state of increased systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic more than equal to 90 mmHg. Some treatments in hypertension are non-pharmacological treatments namely deep breathing relaxation techniques, foot reflexology massage, hypnotherapy and progressive muscle relaxation (Progressive Muscle Relaxation). diastolic. The goal of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy for reducing blood pressure. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy. There is a decrease in blood pressure after Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy in patients with hypertension. Thus, Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy is very effective in lowering blood pressure. Keywords: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hypertension, Blood Pressure
Optimalisasi Peran Kader Dalam Meningkatkan Self-Care Management Nutrisi Kehamilan Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Stunting Di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Nur Elly Nur Elly; Asmawati Asmawati; Betty Yosephin; Rahma Annisa; Khelli Fitria Annuril; Anang Wahyudi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4094

Abstract

ABSTRAK Pencegahan stunting merupakan program prioritas pembangunan di Indonesia sampai tahun 2024. Nutrisi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak janin berada dalam kandungan sampai usia 2 tahun kelahiran sangat penting diperhatikan sebagai upaya pencegahan resiko stunting. Kader kesehatan berperan penting dalam self-care management nutrisi ibu selama kehamilan sebagai upaya pencegahan stunting. Permasalahan yang dihadapi kader Kesehatan di Desa Talang Benuang dan Lokasi Baru Kecamatan Air Priukan sebagai desa dari 20 desa lokasi khusus (lokus) stunting di Kabupaten Seluma tahun 2020 adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting dan 1000 HPK sehingga belum memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan perannya sebagai pelaku penggerak masyarakat dalam mewujudkan kesehatan termasuk dalam pencegahan dan penanganan stunting. Tujuan  PKM  adalah memberdayakan kader sebagai garda terdepan dalam meningkatkan self-care management nutrisi ibu hamil untuk  meminimalisir risiko stunting pada anak balita. Peserta pelatihan sebanyak 11 (sebelas) orang kader. Metode kegiatan adalah melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kader dalam self-care management nutrisi ibu hamil. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan serta kemandirian kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan pada ibu hamil dalam self-care management nutrisi. Kader diharapkan  mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh untuk memberikan edukasi dan pendampingan terhadap ibu hamil di wilayahnya. Kata Kunci : Kader kesehatan, Self-care management nutrisi, Stunting  ABSTRACT Prevention of stunting is a priority development program in Indonesia until 2024. Nutrition in the first 1000 days of life (HPK), which is from the fetus is in the womb until 2 years old, is very important to consider as an effort to prevent the risk of stunting. Health cadres play an important role in the self-care management of maternal nutrition during pregnancy as an effort to prevent stunting. The problem faced by health cadres in Talang Benuang Village and Lokasi Baru Village of Air Priukan Subdistrict as a village of 20 special locations (locus) for stunting in Seluma Regency in 2020 is a lack of knowledge about stunting and 1000 HPK so that they do not have sufficient provisions to carry out their role as perpetrators driving the community in realizing health, including the prevention and management of stunting. The goal of PKM is to empower cadres as the front guard in improving nutrition self-care management for pregnant women to minimize the risk of stunting in children under five. The participants were 11 cadres. The method was to conduct socialization, training, and mentoring cadres in self-care management of nutrition for pregnant women. The result of the activity was an increase in knowledge, skills, and independence of cadres in providing education and assistance to pregnant women in nutrition management self-care. Cadres were expected to apply the knowledge and abilities they have acquired to provide education and assistance to pregnant women in their area. Keywords: Health cadres, Self-care management nutrition, Stunting
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Lokal Viviana Murni; Angelina Ofita Belo; Maria Ersi Diu; Dominikus S Jebarus; Heronimus Samlan
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3806

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengadian kepada masyarakat yang dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan kuliah kerja nyata dilatarbelakangi oleh hasil observasi tim pengabdian kepada masyarakat, yaitu masyarakat desa Poco belum memanfaatkan hasil pertanian menjadi sesuatu yang bisa menambah penghasilan keluarga. Selain itu, Ibu rumah tangga belum aktif untuk membantu menambah pendapatan keluarga. Oleh karena itu, tim Unika Santu Paulus Ruteng mengadakan program pengabdian kepada masyarakat dengan memberdayakan para ibu rumah tangga kelompok basis gereja Santu Lukas Poco melalui pengolahan sumber daya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi para ibu rumah tangga. Program ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dapat berpengaruh positif terhadap para ibu rumah tangga dalam menambah penghasilan keluarga. Para ibu rumah tangga menjadikan bolu pisang sebagai camilan natal dan usaha untuk menambah pendapatan mereka. Memanfaatkan hasil pertanian dan pemberdayaan para ibu rumah tangga merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh berbagai pihak, terutama pemerintah desa. Kata Kunci : Pemerdayaan Ibu Rumah Tangga, Pemanfaatan Sumber Daya Lokal ABSTRACTCommunity service activities that were carried out simultaneously with the implementation of real work lectures are motivated by the results of the community service team’s observations, namely that the Poco village community has not utilized agricultural products into something that can increase family income.  In addition, housewives have not been active in helping to increase family income. Therefore, the Indonesian Catholic University of Saint Paul Ruteng team held a community service by empowering church-based group housewives to the processing of local resources. This activity aims to develop the potential of housewives. This program was carried out through several stages, namely observation, planning, implementation, and evaluation. This program has a positive effect on housewives in increasing family income. The housewives who use banana cake as a Christmas snack are trying to increase their income. Utilizing agricultural products and empowering housewives are very important things that must be considered by various parties, especially the village government. Keywords: empowerment of housewives, utilization of local resources
Penyuluhan Edukasi Stunting Balita Pada Masa Pandemi Covid19 Di Posyandu Melati II Kecamatan Suka Jawa Dwi Robbiardy Eksa; Itsna Annisa; Ringgo Alfarisi; Jordy Oktobiannobel; Nopi Sani; Sri Maria Puji Lestari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3697

Abstract

ABSTRAK Di negara berkembang stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Stunting disebabkan kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis. Kurang nya pengetahuan orang tua akan sangat berpengaruh pada asupan gizi anak. Oleh karenanya diperlukan upaya pencegahan terjadinya stunting pada balita baik secara langsung (intervensi gizi spesifik) maupun secara tidak langsung yang melibatkan lintas sektor dan masyarakat dalam penyediaan pangan, air bersih dan sanitasi, penangulangan kemiskinan, pendidikan, sosial dan sebagainya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para orang tua betapa penting nya menjaga asupan gizi anak- anak bahkan pada saat kehamilan untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada orang tua balita yang melaksanakan posyandu di Posyandu Melati 2 Kecamatan Sukajawa mengenai pentingnya me-monitoring tumbuh kembang anak dengan cara rutin memeriksakannya ke posyandu untuk melihat ada tidaknya resiko terjadinya stunting pada balita. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2020 di Posyandu Melati 2 Kecamatan Sukajawa. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan wawasan orang tua tentang pentingnya pemberian nutrisi yang baik serta datang ke posyandu untuk mengukur tinggi badan dan berat badan balita agar dapat memonitoring pertumbuhan anak – anaknya serta mengetahui tanda dan gejala apa saja yang timbul pada stunting pada balita dan bagaimana cara mencegahnya. Kata Kunci: Penyuluhan, Stunting, Balita  ABSTRACT In developing countries stunting is a serious public health problem. Stunting is caused by a lack of nutritional intake for a long time during the first 1000 days of life (DOL) which is a critical period. Lack of parental knowledge will greatly affect children's nutritional intake. Therefore it is necessary to prevent stunting in children under five, either directly (specific nutrition intervention) or indirectly involving cross-sectors and communities in the provision of food, clean water and sanitation, poverty alleviation, education, social, and so on. The purpose of this activity is to increase the knowledge of parents on how important it is to maintain children's nutritional intake even during pregnancy to prevent stunting. The method used in this activity is counseling parents of toddlers who carry out posyandu at Posyandu Melati 2, Sukajawa District regarding the importance of monitoring children's development and development by routinely checking them at the posyandu to see if there is a risk of stunting in toddlers. This activity was held on December 22, 2020, at Posyandu Melati 2, Sukajawa District. The result of this activity is the increased knowledge and insight of parents about the importance of providing good nutrition and coming to the posyandu to measure the height and weight of toddlers so that they can monitor the growth of their children and know what signs and symptoms arise in stunting in toddlers How to prevent. Keywords: Penyeluhan, Stunting, Toddler

Page 3 of 4 | Total Record : 36


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue