cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pendampingan Nomor induk Berusaha dan Sertfikasi Halal pada Usaha Mikro Pondok Pesantren Sirajussa'adah Wiryanto, Fadhli Suko; Priyatno, Prima Dwi; Ilmi, Ibnu Malkan Bahrul; Sofianita, Nur Intania; Octaria, Yessi Crosita; Ghifari, Hilmi Al
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16924

Abstract

ABSTRAK Sertifikasi halal bagi usaha kecil dan mikro (UMK) bukan sekadar kewajiban, melainkan peluang besar untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis. Pondok pesantren merupakan Lembaga Pendidikan islam bagian yang tidak terpisahkan sebagai hulu dari pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam menjaga kemaslahatan dan mendukung sertifikasi halal. Produk usaha yang di miliki pondok pesantren harus memiliki sertifikasi halal untuk menjaga jaminan kualitas dan keamanan makanan serta melindungi konsumen. Pendampingan pembuatan nomor induk berusaha dan sertifikasi halal Usaha mikro di pondok pesantren Sirajussa’adah guna mendukung pengembangan ekonomi pesantren. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pendampingan kepada produk usaha yang dijual pondok pesantren dilakukan melalui tekhnik kualitatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan observasi, pendampingan dan wawancara mendalam. Pendampingan yang dilakukan telah berhasil menerbitkan nomor induk berusaha untuk usaha produk madu dan olahan tempe, serta sertifikasi halal bagi produk unggulan pondok pesantren yaitu madu, sedangkan produk olahan tempe sudah diajukan sertifikasi halal nya di aplikasi sihalal. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat menggerakan ekonomi pesantren agar bisa lebih bersaing di pasar global. Kata Kunci: Sertifikasi halal, Usaha Mikro dan Kecil, Madu, Tempe  ABSTRACT Halal certification for small and micro businesses (UMK) is not just an obligation, but a great opportunity to increase competitiveness and business growth. Islamic boarding schools are Islamic educational institutions that are an inseparable part of the upstream of Islamic education that have an important role in maintaining welfare and supporting halal certification. Business products owned by Islamic boarding schools must have halal certification to maintain food quality and safety assurance and protect consumers. Assistance in making business registration numbers and halal certification for micro businesses at the Sirajussa'adah Islamic boarding school to support the development of the Islamic boarding school economy. This activity is carried out through a method of assistance to business products sold by Islamic boarding schools through qualitative techniques. The method used in this community service activity uses observation, assistance and in-depth interviews. Results: the assistance carried out has succeeded in issuing business registration numbers for honey and processed tempeh products, as well as halal certification for the superior products of Islamic boarding schools, namely honey, while processed tempeh products have been submitted for halal certification in the Sihalal application. This assistance activity is expected to drive the Islamic boarding school economy so that it can be more competitive in the global market. Keywords: Halal Certification, Small and Micro Business, Honey, Tempe
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Penyakit Hipertensi di Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Pangandaran Rosidin, Udin; Setiawan, Setiawan; Juniarti, Neti; Purnama, Dadang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.15022

Abstract

ABSTRAK Penyakit hipertensi saat ini menjadi  salah satu masalah kesehatan masyarakat yang meresahkan penduduk dunia. Kejadian meningkatnya penyakit hipertensi adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit hipertensi memiliki kecenderungan terus meningkat khususnya di negara berkembang. Hasil survey yang dilakukan mahasiswa program praktek lapangan komunitas di Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran didapatkan hasil bahwa  hampir setengahnya lansia mengatakan tidak mengetahui tentang hipertensi, banyak yang memiliki tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, memiliki riwayat kolesterol yang tinggi dan banyak yang memiliki keluhan utama diantaranya hipertensi. Selain itu didapatkan pula banyak lansia yang tidak datang ke posbindu untuk pemeriksaan kesehatan. Tujuan kegiatan ini diharapkan masyarakat Dusun Panglanjan Desa Cintaratu Pangandaran memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan perilaku pencegahan penyakit hipertensi. Metode kegiatan adalah penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini penyakit hipertensi. Hasil kegiatan menunjukan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 53 poin dan rata rata nilai setelah dilakukan penyuluhan kesehatan sebesar 76 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 23 poin. Sedangkan kegiatan pemeriksaan kesehatan diikuti oleh semua peserta yang hadir yaitu 42 orang. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutkan oleh Kepala Puskesmas Selasari bersama Kepala Desa Cintaratu. Sehingga pada akhirnya masyarakat dapat melaksanakan perilaku pencegahan penyakit hipertensi dengan benar secara mandiri.   Kata Kunci: Pengetahuan, Penyuluhan Kesehatan, Penyakit Hipertensi  ABSTRACT Hypertension is currently a public health problem that is troubling the world's population. The increasing incidence of hypertension is the main cause of death throughout the world. Hypertension has a tendency to continue to increase, especially in developing countries. The results of a survey conducted by students of the community field practice program in Panglanjan Hamlet, Cintaratu Village, Parigi District, Pangandaran Regency, showed that almost half of the elderly said they did not know about hypertension, many had blood pressure of more than 140/90 mmHg, had a history of high cholesterol and many The main complaint is hypertension. Apart from that, it was also found that many elderly people did not come to Posbindu for health checks. The aim of this activity is that it is hoped that the people of Panglanjan Hamlet, Cintaratu Pangandaran Village, will have the knowledge and ability to carry out behavior to prevent hypertension. The activity method is health education about hypertension and health checks as an effort to detect hypertension early. The results of the activity showed that the average knowledge score before the health education was carried out was 53 points and the average score after the health education was carried out was 76 points. The conclusion was that there was an increase in knowledge after health education was carried out by 23 points. Meanwhile, all 42 participants attended the health examination activity. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued by the Head of the Siswari Community Health Center together with the Head of Cintaratu Village. So that in the end the community can implement hypertension prevention behavior correctly independently. Keywords: Knowledge, Health Education, Hypertension
Efektivitas Pemberian Daun Dadap Serep untuk Menurunkan Hipertermi pada Anak di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Susanti, Ratna; Novikasari, Linawati; Setiawati, Setiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15357

Abstract

ABSTRAK Hipetermi adalah suatu keadaan suhu tubuh diatas normal akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Sebagian besar deman pada anak akibat dari perubahan pada pusat panas (termoregulasi) di hipotalamus. implementasi masalah asuhan keperawatan pada anak dengan hipertermia di rumah sakit Pertamina Bintang Amin dengan pemberian tindakan kompres daun dadap serep. Tindakan atau intervensi utama yang akan diberikan kepada responden adalah tindakan pemberian kompres menggunakan media daun dadap serep. Berdasarkan table dihari pertama terdapat penurunan suhu yaitu pasien an. A.s 38’c menjadi 36,6’c, pasien an. I 37,9’c menjadi 36,5’c, pasien an. A. 37,9’c menjadi 36,5’c, pasien an. A.j 39c menjadi 38’c, pasien an. q 38’1c menjadi 36,7’c, pasien an. S 37,9’c menjadi 36,6’c. dapat disimpulkan bahwa intervensi terapi kompres menggunakan daun dadap terbukti efektif dalam membantu menurunkan suhu pada anak dengan febris dan rata-ratakan mampu menurunkan suhu sebesar 0,5 °C. Kata Kunci: Anak, Hipertermi, Kompres Daun Dadap ABSTRACT Hypothermia is a condition where the body temperature is above normal due to an increase in the temperature control center in the hypothalamus. Most fevers in children result from changes in the heat center (thermoregulation) in the hypothalamus. Implementation of nursing care problems for children with hyperthermia at Pertamina Bintang Amin Hospital by administering dadap serep leaf compresses.  . The main action or intervention that will be given to respondents is the act of giving compresses using the medium of dadap serep leaves. Based on the table on the first day there was a decrease in temperature, namely patient an. A.s 38'c to 36.6'c, patient an. I 37.9'c to 36.5'c, patient an. A. 37.9'c to 36.5'c, patient an. A.j 39c to 38'c, patient an. q 38'1c to 36.7'c, patient an. S 37.9'c becomes 36.6'c. It can be concluded that the compress therapy intervention using dadap leaves has proven to be effective in helping to reduce the temperature in children with febrile and on average is able to reduce the temperature by 0.5 °C. Keywords: Children, Hyperthermia, Dadap Leaf Compress
Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner melalui Pemeriksaan Rekam Jantung pada Sivitas Akademika Universitas Khairun Do Toka, Wahyunita; Aulia Tamsil, Fauziah; Armaijn, Liasari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14453

Abstract

ABSTRAK Plak ateroklerosis menyebabkan penyakit jantung koroner, yang menjadi penyebab kematian kedua di negara berkembang. Penyakit jantung koroner menyebabkan 17,9 juta kematian pada tahun 2016—31% dari semua kematian di seluruh dunia. Lebih dari tiga perempat kasus kematian di negara berkembangan disebabkan oleh penyakit jantung dan pembuluh darah. Aktivitas fisik yang berlebihan, stres, udara yang dingin, pola hidup yang kurang sehat, dan riwayat penyakit jantung dari keluarga adalah faktor risiko penyakit jantung koroner. Risiko penyakit jantung koroner meningkat pada penderita yang memiliki banyak faktor risiko penyakit jantung.  Oleh karena itu, individu dengan faktor risiko ini disarankan melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan rekam jantung secara berkala untuk mencegah dan apabila ditemukan gangguan irama jantung, penderita dapat melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan gejala klinis dan hasil rekam jantung. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk deteksi dini penyakit jantung koroner melalui pemeriksaan rekam jantung pada sivitas akademika Universitas Khairun. Metode yang dilakukan adalah pemeriksaan rekam jantung dan melakukan tanya jawab terkait keluhan yang dirasakan saat diperiksa. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini tedapat 14 orang yang memiliki hasil rekam jantung yang bervariasi. Dari kegiatan perlu adanya pemantauan berkala terhadap risiko penyakit jantung koroner agar dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan meningkatkan kualitas kerja sivitas akademika Universitas Khairun. Kata Kunci: Deteksi Dini, Penyakit Jantung Koroner, Pemeriksaan Rekam Jantung  ABSTRACT Plaque atherosclerosis causes coronary heart disease, which is the second leading cause of death in developing countries. Coronary heart disease caused 17.9 million deaths in 2016-31% of all deaths worldwide. More than three-quarters of deaths in developing countries are caused by heart and vascular diseases. Excessive physical activity, stress, cold weather, unhealthy lifestyle, and family history of heart disease are risk factors for coronary heart disease. The risk of coronary heart disease increases in patients who have many risk factors for heart disease.  Therefore, individuals with these risk factors are advised to do early detection with regular heart record checks to prevent and if heart rhythm disturbances are found, patients can undergo further examination based on clinical symptoms and heart record results. The service activity aims to early detection of coronary heart disease through electrocardiogram checks in the academic community of Khairun University. The method used was heart record examination and questioning related to complaints felt when examined. The results obtained from this activity were 14 people who had varying electrocardiogram results. From the activity, it is necessary to periodically monitor the risk of coronary heart disease in order to prevent the occurrence of heart disease. Keywords: Early Detection, Coronary Heart Disease, Electrocardiogram Examination
Best Practice Pendampingan Siswa Menengah Kejuruan dalam Edukasi Ekonomi Cirkular melalui Kiprah Cerdas Iklim (Smart Iklim) dalam Produksi Eco-Enzyme dan Produk Kreatifitas Berbahan Limbah Amir, Rahmi; Sampara, Nirwana; Haslinda, Haslinda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15610

Abstract

ABSTRAK Sampah merupakan isu yang belum terselesaikan hingga saat ini. Terlebih lagi bahwa timbulan sampah biasanya bersumber pada rumah tangga. Permasalahan sampah juga dialami di Kota Parepare yang memiliki catatan 36% sampahnya berasal dari sampah pangan. Salah satu desa yang masih juga memiliki permasalahan mengenai sampah. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan pembuatan eco-enzyme dalam memanfaatkan sampah organik bagi siswa SMK 3 kejuruan. Pemilihan siswa menjadi peserta kegiatan pengabdian dikarenakan mereka adalah sumber daya manusia juga harus dioptimalkan dalam pengelolaan sampah. Selain itu siswa merupakan kunci konsumen dan juga menjadi penyedia bahan pangan di rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini diawalai dengan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan peserta kegiatan yaitu SMK 3 Kota Parepare sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi terlebih dahulu mengenai apa saja yang harus diketahui tentang eco-enzyme. Sosialisasi menggunakan penyuluhan dan diselingi dengan diskusi maupun tanya jawab. Kegiatan pengabdian kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pembuatan eco-enzyme. Kata Kunci: Eco-enzyme, Sampah, Rumah Tangga  ABSTRACT Garbage is an issue that has not been resolved until now. Moreover, the generation of waste usually comes from households. Waste problems are also experienced in Parepare Municipality, which has a record of 36% of its waste coming from food waste. One of the villages still has problems regarding waste. The aim of this service is to provide education and assistance in making eco-enzymes in utilizing organic waste for Vocational School 3 students. The selection of students to become participants in service activities is because they are human resources and must also be optimized in waste management. Apart from that, students are key consumers and also providers of food in the household. The method used in this service begins with socialization then continues with practical activities. Based on the service activities that have been carried out, the activity participants, namely SMK 3 Kota Parepare, are very enthusiastic about participating in this service activity. This activity is carried out with a first socialization stage regarding what you need to know about eco-enzymes. Socialization uses counseling and is interspersed with discussions and questions and answers. The service activities were then continued with training and assistance in making eco-enzymes. Keywords: Eco-enzyme, Waste, Household
Pendidikan Kesehatan tentang Penerapan Ergonomis Tubuh dan Peregangan untuk Mencegah Terjadinya Cedera Saat Bekerja Shalahuddin, Iwan; Purnama, Dadang; Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14289

Abstract

ABSTRAK Risiko cedera pada pekerja berhubungan dengan kurangnya pengetahuan pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di tempat mereka bekerja belum memiliki SOP yang harus dilakukan, pegawai mengalami masalah sendi dan nyeri tulang seperti pegal-pegal, nyeri punggung, dan nyeri pinggang sebanyak 3 orang (60%), sebagian kecil pekerja sering bertugas mengangkat barang yaitu sebanyak 2 orang (40%) dengan berat beban 5-10 kg, para pekerja mengatakan belum pernah mendapatkan penyuluhan mengenai keselamatan kerja. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan pemilik dan pegawai terkait masalah kesehatan dan lingkungan yang ada di home industri, terutama posisi ergonomis dalam bekerja. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan lapangan dan pendekatan teoritis, Pendekatan upaya pencegahan dengan penggunaan tiga level pencegahan, yaitu: Pencegahan Primer, sekunder dan tertier. Hasil, Kegiatan Survey Mawas Diri untuk pekerja Home Industry ini dilaksanakan pada tanggal 15 September 2023 yang berlangsung di Home Industry Roemah Parti yang bertempat di Kelurahan Ciwalen RW 1 Kelurahan Ciwalen. Hasil pengukuran didistribusikan berdasarkan jumlah jawaban benar peserta yang mengikuti pendidikan kesehatan. Nilai rata-rata untuk pre- test adalah 4,2 dan post-test 5. Pengkategorian data dibagi menjadi dua yaitu skor < rata-rata = pengetahuan kurang dan skor ≥ rata-rata = pengetahuan baik.   Kesimpulan Setelah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan kepada para pekerja terkait dengan permasalahan-permasalahn tersebut, didapatkan bahwa pengetahuan para pekerja meningkat dan mampu mengenal masalah kesehatan yang ditandai dengan hasil evaluasi para pegawai yang menunjukkan peningkatan dan lebih baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Resiko Kerja, Ergonomi, Home Industri  ABSTRACT The risk of injury to workers is related to the lack of knowledge of workers about occupational health and safety where they work does not have SOPs that must be done, employees experience joint problems and bone pain such as aches, back pain, and low back pain as many as 3 people (60%), a small number of workers are often tasked with lifting goods, namely as many as 2 people (40%) with a load weight of 5-10 kg,  Workers said they had never received counseling on occupational safety.  The purpose of this service is to introduce owners and employees to health and environmental issues that exist in the home industry, especially ergonomic positions at work. This method of implementing service uses two approaches, namely a field approach and a theoretical approach, a prevention effort approach with the use of three levels of prevention, namely: primary, secondary and tertiary prevention. As a result, this introspective survey activity for Home Industry workers was carried out on September 15, 2023 which took place at Roemah Parti Home Industry located in Ciwalen RW 1 Village, Ciwalen Village. The measurement results are distributed based on the number of correct answers of participants who attend health education. The average score for pre-test was 4.2 and post-test 5. Data categorization is divided into two, namely average < score = less knowledge and average ≥ score = good knowledge. Conclusion After conducting health education activities for workers related to these problems, it was found that the knowledge of workers increased and was able to recognize health problems marked by the results of employee evaluations that showed improvement and better after being given health education      Keywords: Health Promotion, Work Risk, Ergonomics, Home Industry
Pemberdayaan Serta Pendampingan Ibu tentang Metode Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Balita 2-3 tahun di Pustu Waso Hamat, Viviana; Trisnawati, Reineldis Elsidianastika; Padeng, Eufrasia P.; Janggu, Jayanthi Petronela; Bandur, Paskalinda M. Y; Dewi, Imelda R.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15532

Abstract

ABSTRAK Pada tahun 2020 UNICEF mengungkapkan data masih tentang tingginya kejadian gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita terkait perkembangan motorik didapatkan (27,5%) dan kasus ini Indonesia bervariasi anatara 12.8% s/d 16%. Factor luar dan dalam sangat berpengaruh pada perkembangan kemampuan motorik halus anak usia dini diantaranya adalah stimulasi yang tepat dan pola asuh orang tua khususnya ibu. Tujuan pengabdian ini untuk memperdayakan ibu serta ikut mendampingi ibu untuk melakukan stimulasi perkembangan motorik halus balita 2-3 tahun.  Pelaksanaan dilakukan dimulai dari membuat surat perizinan kegiatan, melakukan inform consent atau Kerjasama dengan mitra yaitu ibu balita 2-3 tahun. proses kegiatan yaitu inti dari pelaksanaan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan, demonstrasi serta pendampinngan tentang stimulasi perkembangan motorik halus balita 2-3 tahun. Tahap evaluasi penyuluh melakukan penilaian atau peninjauan keberhasilan kegiatan pengabdian pada sasaran.  Pada saat pre test sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang perkembangan motoric halus yaitu 55% dan setelah dilakukan penyuluhan Sebagian besar memiliki pengetahuan baik yaitu 73% dengan jumlah 8 dari 11 orang. Terdapat peningkatan pengetahuan termasuk pengetahuan tentang praktik stimulasi perkembangan motoric halus balita 2-3 tahun di Puatu Waso. Kata kunci: Pemberdayaan, Stimulasi, Perkembangan motorik halus.  ABSTRACT In 2020, UNICEF revealed that data on the high incidence of growth and development disorders in children under five years old related to motor development was found (27.5%) and this case in Indonesia varied between 12.8% to 16%. External and internal factors greatly influence the development of fine motor skills in early childhood, including appropriate stimulation and parenting patterns of parents, especially mothers. Objective to empower mothers and accompany mothers to stimulate the fine motor development of toddlers 2-3 years old. Implementation starts from making an activity permit letter, providing informed consent or collaborating with partners, namely mothers of toddlers 2-3 years old. The activity process, namely the core of the implementation of the service carried out, is providing counseling, demonstrations and assistance regarding stimulating the fine motor development of toddlers 2-3 years old. In the evaluation stage, the instructor assesses or reviews the success of service activities towards the target. During the pre-test, most of the respondents had poor knowledge about fine motor development, namely 55%, and after counseling, the majority had good knowledge, namely 73%, with 8 out of 11 people. There is an increase in knowledge, including knowledge about the practice of stimulating fine motor development of toddlers 2-3 years old in Puatu Waso. Keywords: Empowerment, Stimulation, Fine Motor Development
Edukasi Penerapan Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Infeksi Laten Tuberkulosis di RW 19 Kelurahan Sukamentri Garut Kota Nina Sumarni; Udin Rosidin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15293

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis masih menjadi permasalahan kesehatan publik yang signifikan dan menjadi isu kesehatan global di seluruh dunia karena menyebabkan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Pola perilaku adalah salah satu faktor yang menyebabkan angka penyebaran penyakit terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat kita tentang menjaga kebersihan lingkungan relatif rendah. Diharapkan penyakit menular yang khas negara berkembang, termasuk Indonesia, dapat ditekan semaksimal mungkin melalui PHBS dan peningkatan pelayanan kesehatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai cara mencegah penularan penyakit tuberkulosis (TBC) melalui praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab. Hasil yang dicapai setelah dilakukan  pendidikan kesehatan melalui edukasi, para peserta dapat mengetahui dan memahami penerapan hidup bersih  dan sehat sebagai upaya pencegahan infeksi laten tuberculosis. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang penerapan hidup bersih dan sehat dalam upaya pencegahan infeksi laten tuberculosis, sebesar 21 point. Kata Kunci: Edukasi, Penerapan Hidup Sehat, Upaya Pencegahan, Infeksi TBC  ABSTRACT Tuberculosis is still a significant public health problem and is a global health issue throughout the world because it causes high levels of morbidity and mortality. Behavioral patterns are one of the factors that cause the spread of disease to continue to increase. This shows that our society's awareness about maintaining environmental cleanliness is relatively low. It is hoped that infectious diseases typical of developing countries, including Indonesia, can be suppressed as much as possible through PHBS and improved health services. This community service aims to educate on how to prevent the transmission of tuberculosis (TB) transmission through practicing clean and healthy living behavior (PHBS). The method used in this activity is lecture, question, and answer. The results achieved after health education were carried out through education, participants were able to know and understand the implementation of clean and healthy living to prevent latent tuberculosis infection. There is an increase in knowledge about implementing clean and healthy living in efforts to prevent latent tuberculosis infection, by 21 points. Keywords: Education, Implementation of Healthy Living, Prevention Efforts, TB Infection
Pengabdian Masyrakat “Cap Bumil” Cegah Anemia pada Ibu Hamil untuk Antsipasi Kelahiran Stunting di Posyandu Dahlia, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea Nurhayati, Ety; Salsabila, Nada; Budhisantosa, Nugroho; Qomarania, Witri Zuama; Idris, Vanny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.16389

Abstract

ABSTRAK Anemia defisiensi besi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di Indonesia karena prevalensinya yang tinggi. Kejadian anemia pada masa kehamilan dapat mempengaruhi kehamilan karena dapat menurunkan daya tahan tubuh ibu hamil yang kemudian berujung pada kematian janin, keguguran, cacat lahir, dan BBLR (berat badan lahir rendah). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendeteksi anemia secara dini dengan melakukan skrining Hb dan penyuluhan kesehatan tentang anemia pada ibu hamil. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pada hari kamis, 3 agustus 2023, dimulai dari jam 13.00 sampai dengan selesai. Sasaran kegiatan dan lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pada ibu hamil di wilayah Posyandu Dahlia, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea, Kabupate Bogor, Provinsi Jawa Barat. Bentuk kegiatan ini sendiri terdiri dari pemeriksaan HB dan penyuluhan Kesehatan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil untuk antisipasi kelahiran stunting. Hasil pemeriksaan Hb menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil tidak mengalami anemia namun ada sebagian juga yang ternyata mengalami anemia selama kehamilan baik anemia ringan maupun sedang dengan 11 orang yang tidak mengalami anemia dengan kadar HB > 11 gr%, 4 orang mengalami anemia ringan dengan kadar HB 9-10 gr%, dan 2 orang mengalami anemia sedang dengan kadar HB 7-8 gr%. Kata Kunci: Ibu Hamil, Anemia, HB  ABSTRACT Iron deficiency anemia in pregnant women is a health problem in Indonesia due to its high prevalence. The incidence of anemia during pregnancy can affect pregnancy because it can reduce the immune system of pregnant women which leads to fetal death, birth defects, and LBW (low birth weight). The purpose of this activity is to detect anemia early with Hb screening and counseling about anemia in pregnant women. The time for implementing this community service is Thursday, August 3, 2023, starting at 13.00 until completion. The target of this activity and location of this activity are pregnant women in the Posyandu Dahlia area, Cicadas Village, Ciampea District, Bogor Regency, West Java Province. The form of this activity consists of HB checks and health counseling on the prevention of anemia in pregnant women to anticipate stunting births. The results of Hb examination showed that some pregnant women did not experience anemia but there were also some who experienced anemia during pregnancy both mild and moderate anemia with 11 people not experiencing anemia with HB levels > 11 gr%, 4 people experienced mild anemia with HB levels of 9-10 gr%, and 2 people experienced moderate anemia with HB levels of 7-8 gr%. Keywords: Pregnant Woman, Anemia, HB
Manajemen Luka kaki diabetik dengan Conservative Sharp Wound Debridement (CSWD) Hidayat, Rizki; Naziyah, Naziyah; Masdiana, Masdiana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14402

Abstract

ABSTRAK Prevalensi terjadinya luka pada kaki diabetik menjadi perhatian, terutama jika permasalahan tersebut tidak segera diketahui atau jika luka tidak dirawat sesuai dengan prinsip kelembaban. Dalam sepuluh tahun, sepertiga dari 500 juta penderita diabetes di seluruh dunia diperkirakan berisiko mengalami luka kaki diabetik. Penyebab utama kesakitan dan kematian pada penderita diabetes adalah kaki diabetik dan amputasi, yang merupakan akibat umum dari neuropati diabetik dan penyakit arteri perifer. Teknik perawatan luka merupakan salah satu upaya yang dilakukan terhadap pasien diabetes yang mengalami luka pada kaki. Tugas sehari-hari perawat di bangsal, khususnya di bidang perawatan medis-bedah, melibatkan perawatan luka. Merupakan tugas perawat untuk membimbing pasien menuju kesehatan yang optimal dan kemandirian selama proses pemulihan mereka dengan menggunakan uang, waktu, dan tenaga sesedikit mungkin. Oleh karena itu, perawat dalam situasi ini harus memberikan perawatan luka yang memadai sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Metode Penelitian Case Study.  Dengan melakukan CSWD memaksimalkan eliminasi jaringan nekrotik pada luka, sehingga hal ini dapat membantu untuk mempercepat proses penyembuhan luka kaki diabetik. Kata kunci: Luka kaki diabetik, CSWD  ABSTRACT The frequency of diabetic foot ulcer is a concern, particularly if the issue is not recognized right away or if the wounds are not being treated according to the principles of moisture. Within ten years, one-third of the 500 million people with diabetes globally are predicted to be at risk of having diabetic foot sores. Major causes of morbidity and death in individuals with diabetes are diabetic foot and amputation, which are common outcomes of diabetic neuropathy and peripheral artery disease. Wound care techniques are one of the efforts undertaken for diabetic patients who have foot wounds. Nurses' everyday tasks on the ward, particularly in the medical-surgical treatment area, involve wound care. It is the duty of nurses to guide patients towards optimal health and self-sufficiency during their recovery process while using the least amount of money, time, and effort. Because of this, nurses in this situation must provide adequate wound care in line with scientific and technological advances. The goal is to accelerate the healing of wounds. Case study methodology is used in research. Conclusion, CSWD can have the healing of diabetic foot wounds by optimizing the removal of necrotic tissue from wounds. Keywords: Diabetic Foot Ulcer, CSWD

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue