cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penyuluhan Media Booklet Penatalaksanaan Pertama Patah Tulang di Tempat Kejadian Pada Komunitas Ojek Online Fernalia, Fernalia; Pawiliyah, Pawiliyah; Anggita, Kheniva Diah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14296

Abstract

ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan cedera dan patah tulang merupakan masalah kesehatan yang mengancam masyarakat dunia. Penolong dan penatalaksanaan pertama ditempat kejadian menjadi golden hour yang menentukan keselamatan korban. Pengendara ojek online merupakan masyarakat yang sering menjumpai kecelakaan lalu lintas dijalan raya.  Berdasarkan keadaan tersebut tim  melakukan  upaya penyuluhan penatalakaksanaan pertama patah tulang ditempat kejadian bagi para pengendara ojek online. Tujuan adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penatalakaksanaan pertama patah tulang ditempat kejadian bagi para pengendara ojek online. Kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan. Hasil meningkatkan pengetahuan tentang penatalakaksanaan pertama patah tulang ditempat kejadian bagi para pengendara ojek online Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dengan media booklet meningkatkan pengetahuan tenang penatalaksanaan pertama patah tulang para pengendara ojek online. Penyuluhan tentang penatalaksanaan patah tulang dengan booklet sebainya dilaksanakan secara berkala untuk seluruh pengemudi ojek online Kata Kunci: Penyuluhan, Booklet, Patah Tulang ABSTRACT Traffic accidents leading to injuries and fractures are a major health concern worldwide. First aid and management at the scene is the golden hour that determines the safety of victims. Online motorcycle drivers are people who often encounter traffic accidents on the highway. Based on these circumstances, the team made efforts to counsel the first management of fractures at the scene for online motorcycle drivers. Objective to increase knowledge about the first management of fractures at the scene for online motorcycle drivers. Methods Activities are carried out by counseling. Results increase knowledge about the first management of fractures at the scene for online motorcycle taxi drivers Conclusion: from this community service, it can be concluded that counseling with booklet media increases the calm knowledge of the first management of fractures of online motorcycle drivers. Counseling on fracture management with booklets should be carried out regularly for all online motorcycle drivers.  Keywords: Counseling, Booklet, Fracture
Local Ekonomic Development: Sosialisasi Peran Bumdes sebagai Lembaga Ekonomi Desa di Desa Pamakayo Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur Lamawuran, Yosef Dionisius; Tokan, Frans Bapa; Susu, Mikhael Thomas; Bidi, Maximianus Ardon
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15762

Abstract

ABSTRAK BUMDES Bao Rerawulan saat ini dibekukan oleh Pemerintah Desa Pamakayo sejak tahun 2022. Langkah ini diambil menyusul adanya persoalan dimana para pengurus BUMDES sebelumnya tidak dapat mempertanggungjawabkan dana penyertaan modal yang dialokasikan oleh Pemdes Pamakayo. Disamping itu jenis usaha yang dipilih pun dinilai tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi desa. Fakta ini menunjukan bahwa signifikansi peran BUMDES sebagai lembaga ekonomi desa belum berjalan secara maksimal di Desa Pamakayo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan oleh tim dari FISIP Universitas Katolik Widya Mandira dengan tujuan untuk mengidentifikasi secara komprehensif permasalahan yang dihadapi pihak mitra sekaligus memberikan input yang kontributif kepada pemerintah Desa tentang prosedur pendirian BUMDes, analisis jenis usaha dan pentingnya peran BUMDes sebagai lembaga ekonomi Desa. Metode yang digunakan mencakup analisis situasi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Analisis hasil post test dan post test menunjukan bahwa paparan materi dari tim PKM berpengaruh terhadap peningkatan wawasan dan pengetahuan peserta perihal prosedur pendidiran BUMDes, analisis jenis usaha BUMDes dan pentinnya Local Economic Development untuk menjadikan BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa. Kata Kunci: BUMDes, Local Ekonomic Development, Ekonomi Desa  ABSTRACT BUMDES Bao Rerawulan has been frozen by the Pamakayo Village Government since 2022. This step was taken following an issue where the previous BUMDES administrators could not account for the capital participation funds allocated by the Pamakayo Village Government. In addition, the type of business chosen was considered irrelevant to community needs and village potential. This fact shows that the significance of the role of BUMDES as a village economic institution has not run optimally in Pamakayo Village. This community service activity (PKM) was carried out by a team from FISIP Widya Mandira Catholic University with the aim of comprehensively identifying the problems faced by the partners as well as providing contributive input to the Village government on the procedure for establishing BUMDes, analyzing the type of business and the importance of the role of BUMDes as a Village economic institution. The method used includes situation analysis, preparation, implementation and evaluation. Analysis of the results of the post test and post test showed that the exposure to material from the PKM team had an effect on increasing participants' insights and knowledge regarding BUMDes establishment procedures, analysis of BUMDes business types and the importance of Local Economic Development to make BUMDes a village economic institution.  Keywords: BUMDes, Local Economic Development, Village Economy
Edukasi Pemberian Terapi Komplementer Aromaterapi Lavender untuk Upaya Mengontrol Nyeri Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III Dewi, Mariza Mustika; Ciami, Ciami; Megasari, Anis Laela
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14823

Abstract

ABSTRAK Kecemasan terhadap nyeri persalinan banyak dialami oleh ibu hamil trimester III. Sayangnya, belum ada intervensi yang diberikan untuk mempersiapkan ibu hamil dalam mengontrol nyeri persalinan. Selain itu, banyak ibu hamil yang belum mengetahui intervensi apa saja yang dapat dilakukan untuk mengontrol nyeri persalinan. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil trimester III terkait manajemen nyeri menggunakan terapi komplementer aromaterapi. Harapannya ibu memiliki kepercayaan diri dan keyakinan untuk dapat mengontrol nyeri persalinan sehingga persalinan dapat berjalan lancar. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan dengan menggunakan media leaflet. Kegiatan ini ditujukan pada 10 ibu hamil trimester III yang melakukan kunjungan di Puskesmas Penarukan pada tanggal 1 Februari 2023. Sebelum dan setelah kegiatan peserta diberikan pretest posttest berupa 10 soal pilhan ganda menggunakan media google form. Hasil pretest menunjukkan rerata skor pengetahuan peserta sebesar 56, dengan skor tertinggi 70 dan skor terendah 40. Menunjukkan rerata skor pengetahuan sebesar 87, dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 70. Selisih rerata skor antara posttest dengan pretest yaitu 31. Berdasarkan hal tersebut maka edukasi terapi komplementer aromaterapi penting dilakukan agar ibu hamil dapat mengontrol nyeri persalinan. Ibu yang memiliki pengetahuan cukup terkait manajemen nyeri sedari hamil akan lebih mampu mengontrol nyeri saat proses persalinan berlangsung. Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Edukasi, Nyeri, Persalinan  ABSTRACT Anxiety about labor pain is commonly experienced by third- trimester pregnant women. Unfortunately, no intervention has been given to prepare pregnant women to control labor pain. In addition, many pregnant women do not know what interventions can be done to control labor pain. The purpose of this activity is to provide education to third-trimester pregnant women regarding pain management using aromatherapy complementary therapy. It is hoped that mothers will have the confidence and confidence to be able to control labor pain so that labor can run smoothly. The method of this activity is in the form of counseling using leaflet media. This activity was aimed at 10 third-trimester pregnant women who visited the Penarukan Health Center on February 1, 2023. Before and after the activity the participants were given a pretest and posttest in the form of 10 multiple-choice questions using the Google form media. The results of the pretest showed that the average participant knowledge score was 56, with the highest score being 70 and the lowest score being 40. Showing the average knowledge score was 87, with the highest score being 100 and the lowest score being 70. The difference in the mean score between the posttest and the pretest was 31. Based on this, education on aromatherapy complementary therapy is important so that pregnant women can control labor pain. Mothers who have sufficient knowledge regarding pain management since pregnancy will be better able to control pain during labor. Keywords: Education, Labor, Lavender Aromatherapy, Pain
Upaya Peningkatan Kemampuan Pemenuhan Aktivity Of Daily Living (ADL) Kebersihan Diri Mandi Pada Keluarga dan Pasien Gangguan Jiwa Lani, Tiara; Sitanggang, Yohana Agustina; Raziansyah, Raziansyah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15974

Abstract

ABSTRAK Penurunan pada gangguan mental salah satunya adalah penurunan kemandirian  dalam aktivitas sehari-hari, pada pasien yang mengalami gangguan mental masalah tidak hanya pada individunya tetapi juga pada keluarga, dalam meningkatkan kemampuan pemenuhan Aktivity Of Daily Living (ADL)  pasien dan keluarga, hendaknya diberikan aktivitas terstruktur agar mereka dapat melakukan jadwal kegiatan dalam menurunkan tingkat kekambuhan. dalam pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar Porvinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2024 dengan jumlah pasien dan keluarga dengan gangguan mental sebanyak 38 orang, pengabdian dilaksanakan dengan 3 (tiga) sesi yaitu : sesi orientasi, edukasi dan Evaluasi. Setelah dilaksanakan Pengabdian kepada masyarakat dalam peningkatan ADL pada pasien dan keluarga mendapatkan hasil  sejumlah 26 orang  atau sebanyak 68,5% masuk dalam pengetahuan baik dan 12 orang atau sebanyak 13,5% berpengatahuan cukup. Aktivity Of Daily Living (ADL) merupakan salah satu cara dalam mempertahankan penyembuhan pada pasien gangguan jiwa. Pada pasien dengan gangguan jiwa kemandirian merupakan hal yang sangat dibutuhkan karena dengan mandiri seseorang dapat berdiri sendiri tidak bergantung pada orang lain, bertanggung jawab, dapat memecahkan masalah, dan memenuhi kebutuhan dan kesehatan secara penuh, Pengabdian kepada masyarakat yang dalaksanakan oleh tim dalam peningkatan ADL pengabdi juga mmberikan motovasi kepada keluarga dalam memberikan dukungan kepada pasien dengan gangguan jiwa, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kata Kunci: Aktivity of Daily Living (ADL), Gangguan Jiwa, Kebersihan Diri  ABSTRACT One of the reductions in mental disorders is a decrease in independence in daily activities. In patients who experience mental disorders, the problem is not only for the individual but also for the family, in increasing the ability to fulfill the activities of daily living (ADL) of the patient and family, structured activities should be given so that they can carry out a schedule of activities to reduce the rate of recurrence, Community service is carried out at the Astambul Community Health Center, Banjar Province, South Kalimantan. The activity was carried out on June 28 2024 with a total of 38 patients and families with mental disorders,The service is carried out in 3 (three) sessions, namely: orientation, education and evaluation sessions. After carrying out community service in improving ADL in patients and families, the results were that 26 people or 68.5% had good knowledge and 12 people or 13.5% had sufficient knowledge. Activities of Daily Living (ADL) are one way to improve healing in mental disorders patients, one of the efforts made is through therapy. In patients with mental disorders, independence is something that is really needed because by being independent, a person can stand alone, not depend on other people, be responsible, can solve problems, and fulfill their needs and health in full, The community service carried out by the team in improving ADL services also provides motivation to families in providing support to patients with mental disorders, especially in helping to fulfill their daily needs. Keywords: Aktivity Of Daily Living (ADL), Mental disorders, Personal Hygiene
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Karya Bunda Bersama melalui Inovasi Pembuatan Produk Olahan Nanas dari Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Rakhmatullah, Aditya Noviadi; Muthia, Rahmi; Saufi, Muhammad; Puspawati, Puspawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15343

Abstract

ABSTRAK Nanas merupakan komoditi Kabupaten Barito Kuala yang diunggulkan. Salah satu jenisnya yaitu Nanas Tamban yang memiliki ciri daging buah berwana kuning dengan jumlah kadar air banyak. Saat ini buah nanas yang berasal dari Barito Kuala memiliki beberapa produk hasil olahan yang sudah dibuat namun jumlahnya masih terbatas dan kurang bervariatif. Melakukan diversifikasi produk olahan dari buah Nanas berupa pembuatan cuka nanas dan selai nastar nanas. Tahapan yang dilakukan terbagi menjadi tahap persiapan dengan melakukan survei ke lokasi,  melakukan diskusi awal dengan tim mitra yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama serta melakukan proses perizinan dan pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi pembuatan produk olahan cuka nanas dan selai nastar nanas, simulasi pengolahan produk olahan serta pendampingan pengolahan produk yang dilakukan oleh tim mitra.  Produk yang dibuat yaitu cuka nanas dan selai nastar nanas. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan tim mitra ≥ 75 % sangat setuju jika pelaksanaan kegiatan sesuai dengan yang diharapkan dari beberapa penilaian parameter yang diberikan. Produk yang dihasilkan berupa olahan cuka nanas dan selai nastar nanas bernilai komersil dan dapat diperjualbelikan. Kata Kunci: Barito Kuala, Nanas, Tamban, Produk  ABSTRACT Pineapples are a favorite commodity in Barito Kuala Regency. One type is the Tamban Pineapple which is characterized by yellow flesh with a large water content. Currently, pineapple fruit from Barito Kuala has several processed products that have been made, but the quantity is still limited and less varied. To diversify processed products from pineapple fruit in the form of making pineapple vinegar and pineapple jam. The stages carried out were divided into the preparation stage by conducting a survey of the location, conducting initial discussions with the partner team, namely the Karya Bunda Bersama Women Farmers Group (KWT) as well as carrying out the licensing process and carrying out activities including socializing the manufacture of processed pineapple vinegar and jam products, simulation of processed product processing and product processing assistance carried out by the partner team.  The products made are pineapple vinegar and pineapple jam. The results of the activity evaluation showed that the partner team ≥ 75% strongly agreed if the implementation of the activity was as expected from several parameter assessments provided. The products produced in the form of processed pineapple vinegar and pineapple jam have commercial value and can be traded. Keywords: Barito Kuala, Pineapple, Tamban, Product
Pelatihan Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posbindu PTM Mustajab, Abdullah Azam; Yasarah, Hasna; Nuriiyah, Shinta; Nabila, Atsni Atsa; Sari, Indah Rahmanda; Ruswanti, Dian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.17031

Abstract

ABSTRAK Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama di masyarakat Indonesia dan dunia dalam mortalitas dan gangguan pada kemampuan fisik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, perlu adanya kerjasama antara tenaga kesehatan dan masyarakat dengan melakukan Posbindu PTM dimana kader yang menjadi penggerak dalam pelaksanaannya. Hal tersebut diperlukan perhatian terkait dengan pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu PTM. Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu PTM Desa Bumiroso, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan pelatihan dengan cara memberikan materi terkait dengan penyakit tidak menular, menayangkan video tutorial pengukuran antropometri dan pemeriksaan kesehatan serta kader melakukan praktik pemeriksaan kesehatan satu persatu. Setelah dilakukan pelatihan selama 4 jam terkait dengan pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu PTM mengalami peningkatan yang sebelumnya kader memiliki pengetahuan dan keterampilan cukup sebesar 13 (65%) orang dan kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan baik sebesar 7 (35%) orang. Setelah dilakukan pelatihan kader pengetahuan dan keterampilan cukup sebesar 4 (20%) orang dan kader yang memiliki pengetahuan dan keterampilan baik sebesar 16 (80%) orang. Pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu PTM sangat penting, karena para kader yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Posbindu PTM dalam melakukan deteksi dini terkait dengan penyakit tidak menulat (PTM). Kata Kunci: Kader, Keterampilan, Pengetahuan, Posbindu PTM  ABSTRACT Non-communicable diseases are the main cause of mortality and physical impairment in Indonesian and global society. Efforts to overcome this problem require cooperation between health workers and the community by conducting Posbindu PTM where cadres are the driving force in its implementation. This requires attention related to the knowledge and skills of Posbindu PTM cadres. Activities are carried out to improve the knowledge and skills of Posbindu PTM cadres in Bumiroso Village, Watumalang District, Wonosobo Regency. This community service activity is carried out by conducting training by providing material related to non-communicable diseases, showing video tutorials on anthropometric measurements and health checks and cadres carrying out health check practices one by one. After 4 hours of training related to the knowledge and skills of Posbindu PTM cadres, there was an increase, previously cadres had sufficient knowledge and skills of 13 (65%) people and cadres who had good knowledge and skills of 7 (35%) people. After conducting training, cadres with sufficient knowledge and skills were 4 (20%) people and cadres with good knowledge and skills were 16 (80%). The knowledge and skills of Posbindu PTM cadres are very important, because the cadres are the spearheads of the implementation of Posbindu PTM in conducting early detection related to non-communicable diseases (PTM). Keywords: Cadres, Knowledge, Posbindu PTM, Skills
Deteksi Dini Tumbang dan Pencegahan Stunting Pada Balita di Desa Pearung Silali Kecamatan Paranginan Kabupaten Humbang Hasundutan Pakpahan, Sulastry; Simbolon, Ganda Agustina Hartati; Panggabean, Hetty; Sitompul, Emilia Silvana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14968

Abstract

ABSTRAK Deteksi dini tumbuh kembang balita dilakukan untuk mengetahui penyimpangan tumbuh kembang anak secara dini, sehingga upaya pencegahan, stimulasi, penyembuhan serta pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yang jelas pada masa-masa kritis proses tumbuh kembang. Pengabdian kepada masyarakat Prodi DIII Kebidanan Tarutung Poltekkes Kemenkes Medan dilakukan dalam bentuk edukasi kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT) dan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan balita. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 33 orang ibu-ibu balita dan 42 orang balita. Hasil dari pengambilan data karakteristik balita peserta kegiatan berdasarkan TB/U terdapat status gizi balita dengan stunting sebanyak 6 orang (14,29%). Hasil pemantauan perkembangan balita berdasarkan kemampuan bicara mayoritas pada kategori normal (59,5%), motorik kasar kategori normal (88,1%), emosional normal (66,7%), motorik halus (54,7%). Sesudah  dilakukan  penyuluhan tentang pencegahan stunting pada balita, berdasarkan hasil postest, diketahui bahwa sebanyak 21 orang ibu balita (63,7%) dengan kategori pengetahuan baik. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu terkait pencegahan stunting setelah diberikan penyuluhan. Seluruh  peserta  bersikap  positif  dan antusias mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu balita dalam pencegahan stunting sangat diharapkan agar terjadi perubahan perilaku yang lebih baik. Selain itu dapat meningkatkan persentase keikutsertaan ibu balita di kelas ibu hamil melalui kehadiran ibu balita ke posyandu sehingga dapat menurunkan prevalensi stunting. Kata Kunci: Stunting, Deteksi Dini, Balita  ABSTRACT Early detection of toddler growth and development is carried out to determine deviations in children's growth and development early so that prevention, stimulation, healing, and recovery efforts can be provided with clear indications at critical periods of the growth and development process. Community service for the Tarutung DIII Midwifery Study Program, Medan Ministry of Health Polytechnic, is carried out in the form of health education, providing additional food (PMT), and checking for disorders in the growth and development of toddlers. This community service was carried out for 33 mothers of toddlers and 42 toddlers. The results of collecting data on the characteristics of toddlers participating in activities based on TB/U showed that the nutritional status of toddlers with stunting was 6 people (14.29%). The results of monitoring the development of toddlers based on the majority's speech abilities are in the normal category (59.5%), gross motor skills are normal categories (88.1%), normal emotional (66.7%), and fine motor skills (54.7%). After providing counseling on preventing stunting in toddlers, based on the posttest results, it was discovered that 21 mothers of toddlers (63.7%) were in the good knowledge category. This shows that there is an increase in mothers' knowledge regarding stunting prevention after being given counseling. All participants were positive and enthusiastic about participating in community service activities. It is hoped that increasing the knowledge and awareness of mothers of toddlers in preventing stunting will lead to better behavioral changes. Apart from that, it can increase the percentage of participation of mothers of toddlers in classes for pregnant women through the presence of mothers of toddlers at posyandu so that it can reduce the prevalence of stunting. Keywords: Stunting, Early detection, Toddlers
Edukasi “Gizi Seimbang“ sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita Sitohang, Tiur Romatua; Saragi, Maria Magdalena; Yusniar, Yusniar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15441

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Pemerintah Indonesia menargetkan penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk  edukasi pada ibu hamil dan ibu balita berjumlah 30 orang.  Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, meningkatkan pengetahuan tentang Ibu hamil dan ibu balita tentang gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.  Dari hasil evaluasi diperoleh pengetahuan ibu hamil dan ibu balita sebelum diberikan edukasi mayoritas cukup sebanyak 63,3% dan setelah dilakukan edukasi mayoritas baik  sebanyak 76,6%. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapakan kepada Ibu hamil dan Ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Edukasi, Gizi Seimbang, Stunting  ABSTRACT Stunting is a health issue in Indonesia. The Indonesian government aims to reduce the rate of growth failure or stunting by 14 percent by 2024. Community service is provided in the form of instruction for 30 pregnant women and mothers with toddlers. The goal of this community service is to realize community service as one of Higher Education's Tri Dharma activities, by boosting pregnant women's and mothers' under-five understanding of balanced nutrition in order to prevent stunting. According to the evaluation results, the majority of pregnant women and moms of toddlers had sufficient knowledge at 63.3% before receiving schooling, and the majority was good at 76.6% thereafter. It is believed that by participating in this community service activity, pregnant women and moms of toddlers can have a better understanding of balanced diet and therefore avoid stunting. Keywords: Education, Balanced Nutrition, Stunting
Pendampingan Wanita Usia Subur pada Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Tempat Praktek Mandiri Bidan R Cisalak Pasar Cimanggis Depok Wijayanti, Rina; Raidanti, Dina; Wahidin, Wahidin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14496

Abstract

ABSTRAK Tingginya angka kejadian kanker di Indonesia membutuhkan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan dan deteksi dini. Peningkatan jumlah penderita kanker serviks di Indonesia menjadi sorotan utama. Yayasan Kanker Indonesia menyebutkan bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita setelah kanker payudara. Sebanyak 490.000 perempuan di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker serviks setiap bulannya, dan 80% dari kasus tersebut terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. akibat kanker serviks adalah setiap 2 menit, satu perempuan di Indonesia meninggal. Tujuan adalah mengajak wanita usia subur untuk melakukan screening deteksi dini kanker mulut rahim atau kanker serviks dengan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Metode penyuluhan dengan ceramah yang menggunakan leaflet dan power point sebagai media penyampaian materi penyuluhan terkait kanker serviks dan peserta melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual serviks dengan asam asetat atau IVA test. Peserta terlihat sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan dari awal hingga akhir, terlihat dari hasil posttest yang meningkat dari pretest dan peserta lebih memahami terkait dengan kanker serviks dan dampaknya terhadap kesehatan, serta peserta mengetahui mengenai pencegahan kanker serviks dengan pemeriksaan Inspeksi Visual serviks dengan asam asetat atau IVA test. Kata Kunci: Kanker, Kesehatan, TPMB, Wanita  ABSTRACT The high incidence of cancer in Indonesia requires special attention to prevention and early detection efforts. The increasing number of cervical cancer patients in Indonesia has becomes a primary concern. The Indonesian Cancer Foundation states that cervical cancer is the most commonly suffered type after breast cancer. Approximately 490,000 women worldwide are diagnosed with cervical cancer every month, and 80% of these cases occur in developing countries, including Indonesia. Due to cervical cancer, one woman in Indonesia dies every 2 minutes. The goal is to encourage women of reproductive age to undergo early detection screening for cervical cancer through Visual Inspection with Acetic Acid (VIA). The education method involves lectures using leaflets and PowerPoint presentations as media for delivering information related to cervical cancer. Participants undergo visual inspection of the cervix using acetic acid or VIA testing. Participants showed great enthusiasm throughout the activity, as evidenced by the increased post-test results compared to the pre-test. Participants demonstrated a better understanding of cervical cancer and its impact on health. Additionally, participants gained knowledge about preventing cervical cancer through visual inspection of the cervix using acetic acid or VIA testing. Keywords: Cancer, Health, Midwife-Led Self-Examination Center, Women.
Asuhan Keperawatan Penerapan Tekhnik Relaksasi Otot Progresif untuk menurunkan Kecemasan Pada Remaja Hidayah, Alisah Rahmah; Elliya, Rahma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15681

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental merupakan hal yang sering terjadi pada usia remaja salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan dapat ditimbulkan dari berbagai faktor salah satunya faktor predisposisi dan presipitasi yang dapat menimbulkan berbagai macam persoalan remaja bahkan ke tahap yang paling serius seperti bunuh diri. Oleh karenanya kecemasan harus segera ditangi agar tidak menimbulkan berbagai macam kejadian serius yang menimpa kehidupan remaja. Penatalaksanaan kecemasan ada berbagai macam seperti farmakologis dan non farmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis yaitu teknik relaksasi nafaas dalam tujuannya adalah untuk melemaskan otot-otot tubuh sehingga kecemasan dapat dikurangi. Dapat mengetahui hasil dari penerapan Asuhan keperawatan penerapan tekhnik relaksasi otot progresif untuk menurunkan kecemasan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuanantitatif dengan metode one group pretest-postest untuk mengetahui hasil penerapan intervensi relaksasi otot progresif sebelum dilakukan tindakan, selama dilakukan tindakan dan setlah dilakukan tindakan dengan pasien kelolaan yang akan di rekrut sejumlah 2 orang yang memenuhi kriteria inklusi. penelitian Hasil setelah dilakukan intervensi pada pasien Nn. B tingkat kecemasan 33 (kecemasan berat) menjadi 27 ( kecemasan sedang) dengan kriteria penurunan tekanan darah, nadi menurun, akral terasa hangat, pasien mulai dapat berfokus pada saat diberikan terapi dan mengikutinya, sakit kepala menurun, tidak tampak gemetar, sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan serta pada pasien Nn. R didapatkan hasil dari tingkat kecemasan 27 (kecemasan sedang) menjadi 20 (kecemasan ringan) dengan kriteria terjadi penuruunan tekanan darah, nadi mulai turun, akral teraba hangat, pasien mengatakan sudah mulai merasa tenang dan tidur nyenyak, pasien tampak membaik dan mulai interaktif. Adanya penurunan kecemasan pada remaja Setelah dilakukan intervensi relaksasi otot progresif selama 4x dalam seminggu. Kata Kunci: Relaksasi Otot Progresif, Kecemasan, Remaja  ABSTRACT Mental health is something that often occurs in adolescents, one of which is anxiety. Anxiety can be caused by various factors, one of which is predisposing and precipitating factors which can cause various kinds of adolescent problems, even to the most serious stages such as suicide. Therefore, anxiety must be addressed immediately so as not to cause various kinds of serious incidents that befall teenagers' lives. There are various types of anxiety management, such as pharmacological and non-pharmacological. Non-pharmacological management, namely breathing relaxation techniques, aims to relax the body's muscles so that anxiety can be reduced. Can find out the results of applying Immune Care Principles of progressive muscle relaxation techniques to reduce anxiety. This research uses a quantitative type of research with a one group pretest-posttest method to determine the results of applying progressive muscle relaxation interventions before carrying out the procedure, during the procedure and after the procedure is carried out with managed patients who will recruit 2 people who meet the inclusion criteria. research results after intervention on patient Ms. B anxiety level 33 (severe anxiety) to 27 (moderate anxiety) with the criteria of decreased blood pressure, decreased pulse, acral feeling warm, the patient began to be able to focus when given therapy and so on, headaches decreased, did not appear shaky, has begun to adapt to environment as well as in patients Ms. R results obtained from an anxiety level of 27 (moderate anxiety) to 20 (mild anxiety) with the criteria of a decrease in blood pressure, the pulse began to fall, the acral felt warm, the patient said he had begun to feel calm and sleep soundly, the patient appeared to be improving and was starting to be interactive. There was a decrease in anxiety in adolescents after progressive muscle relaxation intervention was carried out 4 times a week. Keywords: Progressive Muscle Relaxation, Anxiety, Adolescents

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue