cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Lampung Riyanti, Riyanti; Sari, Fitri Eka; Samino, Samino; Hardinata, Andri; Liasari, Deny Eka; Azzahra, Dhika; Ramayanti, Rika; Efendi, Rahmad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.14029

Abstract

ABSTRAK Kawasan tanpa rokok atau KTR yang merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau. Mengimplementasikan strategi promosi kesehatan guna menyelesaikan permasalahan kesehatan terkait dengan aturan Kawasan Bebas Rokok. Skema Alur Pelaksanaan Penyampaian hasil analisis situasi, prioritas masalah dan akar masalah tentang implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di RSPBA, dilakukan dengan cara konsolidasi dan presentasi hasil analisa masalah. Kegiatan konsolidasi ini dihadiri oleh Manajemen RSPBA dan Pembimbing Akademik. Pada dasarnya pengunjung menyadari akan pentingnya melestarikan lingkungan tanpa asap rokok. Namun dalam pelaksanaan dibutuhkan motivasi dan dukungan majemen terhadap pengawas puntung rokok dalam menjalankan tugasnya dengan diberikan kewenangan. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan sosialisasi dan aksi sosial memberikan mafaat yang signifikan pada wilayah kerja RS Pertamina Bintang Amin maupun pengunjung. Dengan aksi sosial tersebut memberikan manfaat kesegaran udara dan kenyamanan sehingga meningkatkan kunjungan pasien di RS Pertamina Bintang Amin. Kata Kunci: Kebijakan Rumah Sakit, Kawasan Tanpa Asap Rokok (KtR)  ABSTRACT A non-smoking area or KTR is a room or area that is prohibited for smoking or activities for producing, selling, advertising and/or promoting tobacco products. Implement health promotion strategies to resolve health problems related to Smoke-Free Zone regulations. Implementation Flow Scheme Submission of the results of the situation analysis, problem priorities and root causes regarding the implementation of Smoke Free Zones (KTR) at the RSPBA, is carried out by consolidating and presenting the results of the problem analysis. This consolidation activity was attended by RSPBA Management and Academic Advisors. Basically, visitors are aware of the importance of preserving an environment without cigarette smoke. However, implementation requires motivation and management support for cigarette butt supervisors in carrying out their duties with the authority they are given. Implementing Community Service activities with outreach and social action provides significant benefits to the Pertamina Bintang Amin Hospital work area and visitors. This social action provides the benefits of fresh air and comfort thereby increasing patient visits at Pertamina Bintang Amin Hospital. Keywords: Hospital Policy, Smoke Free Area (KtR)
Cegah dan Atasi Obesitas Anak Usia Sekolah dengan MAKBYUR (Makan Buah dan Sayur) Setiap Hari Mulyani, Lia; Wahyuningsih, Utami
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14066

Abstract

ABSTRAK Anak-anak yang berusia enam hingga dua belas tahun disebut sebagai Anak Usia Sekolah (AUS). Pada fase ini, anak-anak rentan mengalami masalah terkait gizi dan kesehatan, salah satu masalah gizi yang banyak ditemukan adalah gizi lebih (overweight dan obesitas). Berdasarkan laporan Riskesdas 2018, diketahui prevalensi anak usia 5 hingga 12 tahun di Kota Depok yang mengalami overweight dan obesitas masing-masing sebesar 14,87% dan 16,02%. Angka kejadian tersebut lebih besar daripada angka kejadian overweight (10,8%) dan obesitas (9,2%) di Indonesia pada kelompok usia yang sama. Terdapat berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya gizi lebih pada anak usia sekolah, salah satunya rendahnya tingkat konsumsi buah dan sayur. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah mengenai pentingnya mengonsumsi buah dan sayur setiap hari di wilayah kerja Puskesmas Cinere dengan media leaflet. Kegiatan dilakukan secara langsung pada siswa kelas lima SD Avicenna Cinere yang berjumlah 30 orang. Terdapat tiga rangkaian kegiatan yaitu pengisian pre-test, penyampaian edukasi dengan leaflet, dan pengisian post-test. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh perbedaan rata-rata nilai pre-test dan post-test pengetahuan anak terkait konsumsi buah dan sayur setelah diberikan edukasi (P-value= 0,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi yang diberikan melalui media leaflet dapat membantu anak usia sekolah untuk memahami pentingnya konsumsi buah dan sayur setiap hari. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Edukasi Gizi, Gizi Lebih, Konsumsi Buah dan Sayur  ABSTRACT Children from six to twelve years old are considered as school-aged children. Children throughout this stage are more prone to nutritional and health-related problems, which overnutrition is one such issue. Children in Depok City aged 5 to 12 years are more likely to be overweight  (14.87%) and obesity (16.02%), according to the 2018 Riskesdas report. These percentages are greater than Indonesian children of the same age group's prevalence of overweight (10.8%) and obesity (9.2%). One of the causes of overnutrition in school-aged children is a lack of fruits and vegetables intake. This community project’s goal is to inform school-aged children about the importance of daily fruits and vegetables intake using leaflet as a media. The activity targeted 30 fifth-grade students at elementary school in Cinere. It involved three stages: administering a pre-test, delivering education using leaflet, and conducting a post-test. The average pre-test and post-test scores of children's knowledge of fruit and vegetable consumption after getting education indicated a significant difference, based on the Wilcoxon Signed Rank Test (P-value = 0.000). Thus, it can be concluded that nutrition education effectively contributes to increasing the knowledge of school-aged children about the importance of  fruits and vegetables intake every day.  Keywords: School-aged Children, Nutrition Education, Overnutrition, Fruits and Vegetables Consumption
Pendidikan Kesehatan tentang Pentingnya Kebersihan Sanitasi Lingkungan dalam Pencegahan Stunting Rosidin, Udin; Hendrawati, Hendrawati; Amira, Iceu; Senjaya, Sukma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15372

Abstract

ABSTRAK Usia balita merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Kehidupan anak pada usia tersebut sangat memerlukan kondisi kesehatan yang baik. Kesehatan anak balita akan baik apabila anak mendapat gizi yang cukup, hidup dilingkungan yang bersih, dan melaksanakan pola hidup sehat. Apabila hal tersebut tidak terjadi maka dampak terhadap anak adalah mudah sakit, dan akan terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu masalah yang mungkin terjadi pada kondisi tersebut adalah stunting. Kasus stunting pada anak balita saat ini memiliki jumlah yang paling tinggi bila dibandingkan dengan bentuk malnutrisi lainnya. Bebagai upaya untuk mengatasi penyebab kejadian stunting terus dilakukan. Selain mengatasi faktor utama  yaitu faktor asupan gizi, juga diperlukan upaya untuk mengatasi  faktor risiko seperti sanitasi lingkungan yang buruk. Untuk hal tersebut sangat diperlukan adanya pendidikan kesehatan tentang pentingnya kebersihan sanitasi lingkungan dalam pencegahan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu dengan anak balita mengenai pentingnya kebersihan sanitasi lingkungan dalam pencegahan stunting. Metode kegiatan dilaksanakan dalam tahapan pendekatan sosial, melakukan survei mawas diri (SMD),  tahap analisa data dan perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Peserta yang hadir sebanyak 28 orang ibu yang memiliki balita. Waktu kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 sd 11 November 2023. Hasil kegiatan menunjukan rata-rata nilai pretest sebesar 47 poin dan rata-rata nilai posttest sebesar 69 poin. Kesimpulannya adalah ada peningkatan pengetahuan ibu dengan anak balita sebesar 22 poin. Diharapkan setelah selesai kegiatan ini, peningkatan pengetahuan ibu balita tersebut terus dilakukan pembinaan oleh puskesmas, aparat desa setempat serta dinas  terkait sebagai upaya pencegahan stunting.  Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Sanitasi Lingkungan, Stunting  ABSTRACT Toddler age is a period of very rapid growth and development. The life of children at that age really requires good health conditions. The health of children under five will be good if the child gets adequate nutrition, lives in a clean environment, and adopts a healthy lifestyle. If this does not happen, the impact on children will be that they will easily get sick and their growth and development will be hampered. One of the diseases that may occur in this condition is stunting. Stunting cases in children under five currently have the highest number when compared to other forms of malnutrition. Various efforts to overcome the causes of stunting continue to be carried out. Apart from addressing the main factor, namely nutritional intake, efforts are also needed to overcome risk factors such as poor environmental sanitation. For this reason, it is very necessary to provide health education about the importance of environmental sanitation in preventing stunting. The aim of this activity is to increase the knowledge of mothers and children under five about the importance of environmental sanitation in preventing stunting. The activity method is carried out in the social approach stage, conducting an introspective survey (SMD), data analysis and planning stage, implementation stage and evaluation stage. Participants who attended were 28 mothers with toddlers. The activity time was held from 6 to 11 November 2023. The results of the activity showed an average pretest score of 47 points and an average posttest score of 69 points. The conclusion is that there is an increase in the knowledge of mothers with children under five by 22 points. It is hoped that after completing this activity, guidance will continue to increase the knowledge of mothers of toddlers by the community health center, local village officials and related agencies as an effort to prevent stunting. Keywords: Health Education, Environmental Sanitation, Stunting
Anak Kuat, Masa Depan Cerah : Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa X Kabupaten Sumedang Sukmawati, Sukmawati; Hermayanti, Yanti; Mamuroh, Lilis; Nurhakim, Furkon; Mediani, Henny Suzana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15061

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis sejak janin dalam kandungan dan akan nampak pada saat anak usia setelah 2 tahun. Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi gejala stunting di Indonesia masih tinggi  atau melebihi batas maksimal yang ditetapkan WHO. Salah satu daerah dengan angka stunting tinggi adalah di Desa X Kabupaten Sumedang. Penyebab stunting tidak langsung diantaranya kurangnya pengetahuan ibu mengenai stunting. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting .Metode pengabdian pada masyarakat ini adalah sosialisasi pencegahan stunting pada anak balita melalui pendidikan kesehatan dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang mempunyai anak balita. Peserta yang hadir dalam pengabdian masyarakat ini adalah 15 orang. Untuk mengukur keberhasilan sosialisasi dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post test,  analisis data yang digunakan adalah univariat. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan sosialisasi melalui edukasi tentang stunting dengan rata-rata pre-test 69.40 dan post-test 85.73 dan terdapat pengaruh sosialisasi melalui edukasi pencegaha stunting pada ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang mempunyai anak balita dengan p-value .001 . Diharapkan hasil sosilisasi tentang pencegahan sunting ini dapat dilakukan secara kontinyu oleh kader kesehatan dan petugas kesehatan di Puskesmas. Kata Kunci: Pencegahan, Sosialisasi, Stunting  ABSTRACT Stunting is a failure to grow due to chronic malnutrition since the fetus is in the womb and will appear when the child is 2 years old. The results of the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey show that the prevalence of stunting symptoms in Indonesia is still high or exceeds the maximum limit set by the WHO. One area with a high stunting rate is Village X, Sumedang Regency. Indirect causes of stunting include the mother's lack of knowledge about stunting.  The aim of this community service is to increase mothers' knowledge regarding stunting prevention. This community service method involves the promotion of stunting prevention in children under five through health education targeting pregnant women, breastfeeding mothers, and parents of children under five. There were 15 participants who attended this community service. To measure the success of socialization, an evaluation was carried out in the form of a pre-test and post-test. The data analysis used was univariate. The results of this community service show that there is an increase in participants' knowledge after socialization through education about stunting, with an average pre-test of 69.40 and post-test of 85.73, and there is an influence of socialization through education to prevent stunting on pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with children under five. with a p-value of.001. It is hoped that the results of this outreach regarding editing prevention can be carried out continuously by health cadres and health workers at the Community Health Center. Keywords: Prevention, Socialization, Stunting
Penyuluhan tentang Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu sebagai Pencegahan Perilaku Penyimpangan Sosial Dikalangan Remaja Hidayat, Taufik; Sartika, Tika Dewi; Nur F, Ratih Suci; Mardianah, Winda; Najma A, Nabila Nur; Fauzi, Muhamad Ramdhan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16543

Abstract

ABSTRAK Penyalahgunaan obat-obatan pada remaja, khususnya di kalangan pelajar sekolah dasar, menjadi isu serius di Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Universitas Indonesia pada tahun 2010 di 15 provinsi, terungkap bahwa dextromethorphan, salah satu obat batuk, sering disalahgunakan oleh remaja. Efek dari penyalahgunaan obat tersebut sangat merugikan, termasuk kerusakan sistem saraf pusat, gangguan kejang yang mempengaruhi otot pernapasan dan jantung, serangan jantung, dehidrasi, dan bahkan risiko kematian. Penelitian ini fokus pada identifikasi faktor penyebab dan dampak dari penyalahgunaan dextromethorphan di kalangan remaja. Sebagai respons, diadakan kegiatan sosialisasi di SMK Sirojul Ummah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang bahaya penyalahgunaan obat. Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari program pengabdian siswa, berhasil dilaksanakan dan mendapatkan respon positif dari para siswa. Kata Kunci: Pengabdian Kepada Pelajar, Obat-Obat Terlarang, Penyuluhan, Penyalahguaan Obat.  ABSTRACT The misuse of drugs among adolescents, particularly elementary school students, has become a serious issue in Indonesia. According to a survey conducted by the National Narcotics Agency (BNN) in collaboration with the University of Indonesia in 2010 across 15 provinces, it was revealed that dextromethorphan, a common cough medicine, is frequently abused by teenagers. The effects of such drug abuse are highly detrimental, including central nervous system damage, seizures affecting respiratory and heart muscles, heart attacks, dehydration, and even the risk of death. This research focuses on identifying the causes and effects of dextromethorphan misuse among adolescents. In response, an awareness campaign was held at SMK Sirojul Ummah aimed at increasing teenagers' awareness and knowledge about the dangers of drug abuse. This activity, part of a student outreach program, was successfully implemented and received positive feedback from the students Keywords: Service To Students, Illegal Drugs, Counseling, Abuse
Penyuluhan Pentingnya Gizi Pra Nikah untuk Mempersiapkan Kehamilan Sehat di KUA Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Tambunan, Herrywati; Nurhidayati, Nurhidayati; Saleha, Siti; Miska, Tasnim; Khaira, Nisaul; Fitria, Yeni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14925

Abstract

ABSTRAK Kehamilan yang sehat memerlukan persiapan fisik dan psikologis yang baik pada wanita. Persiapan yang matang dalam menjadi orangtua akan lebih baik jika dimulai dari masa sebelum menikah. Status gizi dari pasangan akan sangat mempengaruhi status gizi generasi penerus, yaitu status gizi dari anak. Selain akan berpengaruh terhadap anak, kesehatan dan pasangan itu juga akan mempengaruhi kesehatan ketika ibu hamil. Ibu yang memiliki status gizi tidak normal akan berpengaruh pada kesehatnnya dan memiliki risiko untuk melahirkan anak dengan permasalahan gizi sejak awal kelahiran. Ibu hamil dengan asupan gizi yang kurang akan melahirkan anak stunting, juga BBLR. dampak yang dapat ditimbulkan oleh stunting dalam jangka pendek terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Dampak buruk dalam jangka panjang menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pasangan calon pengantin tentang pentingnya gizi prakonsepsi agar pasangan lebih siap dalam menjalani periode kehamilan dengan sehat sehigga melahirkan anak yang sehat dan berkualitas. Metode: yaitu memberikan penyuluhan dengan melakukan beberapa tahap mulai dari tahapan persiapan, tahapan pelaksananaan dan tahapan evaluasi. Kegiatan pengabdian terdapat peningkatan pengetahuan para calon pengantin terbukti pada saat sesi diskusi para peserta antusias untuk memberikan pertanyaan dan pada saat evalusi para calon pengantin memahami isi materi yang telah disampaikan, dihadiri oleh 14 pasangan pengantin. Kegiatan pengabdian berjalan lancar, terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang gizi pranikah. Diperlukan tindak lanjut program yang berkelanjutan untuk memberikan tambahan pengetahuan para calon pengantin sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan manusia. Kata Kunci: Gizi, Pranikah, Kehamilan Sehat  ABSTRACT A healthy pregnancy requires good physical and psychological preparation in women. Careful preparation for parenthood will be better if it starts before marriage. The nutritional status of the couple will greatly affect the nutritional status of the next generation, namely the nutritional status of the child. In addition to affecting the child, the health of the couple will also affect the health of the pregnant woman. Mothers who have abnormal nutritional status will affect their health and have the risk of giving birth to children with nutritional problems from the beginning of birth. Pregnant women with poor nutritional intake will give birth to stunted children, as well as LBW. the impact that stunting can cause in the short term is disruption of brain development, intelligence, physical growth disorders, and metabolic disorders in the body. In the long term, the impact is reduced cognitive ability and learning achievement, decreased immunity so that it is easy to get sick. The implementation of this activity is to increase the knowledge of prospective couples about the importance of preconception nutrition so that couples are better prepared to undergo a healthy pregnancy period so as to give birth to healthy and quality children. Providing counseling by conducting several stages starting from the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. Service activities have increased the knowledge of prospective brides as evidenced during the discussion session the participants were enthusiastic about asking questions and during the evaluation the prospective brides understood the content of the material that had been delivered, attended by 14 couples. The service activities went well, there was an increase in participants' knowledge about premarital nutrition. A sustainable follow-up program is needed to provide additional knowledge to prospective brides so as to improve the quality of life and degree of human health. Keywords: Nutrition, Premarital, Healthy Pregnancy
Edukasi Personal Hygiene Selama Mestruasi Pada Remaja Putri Bandur, Patrisia M.S; Centis, Maria Conchita Leyla; Mami, Geusepina D.; Serni, Elisabeth J.; Talun, Yuliana; Delasetia, Maria S.; Letra, Oktaviani; Hartiarni, Tekla; Yudit, Oktaviani; Pagung, Astriana; Anut, Apolonia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15791

Abstract

ABSTRAK Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek yang penting yang perlu dijag dengan baik oleh remaja putri. Saat ini banyak terjadi infeksi pada system reproduksi akibat kurangnya kebersihan selama menstruasi salah satunya adalah flour albus. Memberikan edukasi kepada remaja putri tentang personal hygiene selama menstruasi. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan. Sasaran pada kegiatan ini adalah remaja putri di SMA berjumlah 50 orang. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre test dan post test. Sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan, tim kegiatan melakukan pre test terelbih dahulu, pre test dilakukan hanya pada remaja putri. Diketahui bahwa dari 50 orang remaja putri, 13 orang memiliki pengetahuan yang kurang dan 37 orang memiliki pengetahuan yang cukup. Setelah diberikan penyuluhan dilakukan lagi post test untuk mengetahui pemahaman remaja putri. Dari 50 orang remaja putri 47 memiliki pengetahuan yang baik dan 3 orang memiliki pengetahuan yang cukup tentang personal hygiene selama menstruasi. Edukasi tentag personal hygiene selama menstruasi memberikan peningkatan terhadap pengetahuan remaja putri. Kata Kunci: Edukasi, Personal Hygiene, Menstruasi, Remaja Putri  ABSTRACT Health Reproductive health is one of the important aspects that needs to be taken care of well by adolescent girls. Currently there are many infections in the reproductive system due to lack of hygiene during menstruation, one of which is flour albus. To educate adolescent girls about personal hygiene during menstruation. during menstruation. This activity uses the method of counseling method. The targets of this activity were 50 adolescent girls in high school. people. The evaluation of the activity was carried out by pre-test and post-test. Before the activity was carried out counseling activities, the activity team conducted a pre-test first, the pre-test was conducted only on adolescent girls. only on adolescent girls. It was found that out of 50 adolescent girls, 13 people had insufficient knowledge and 37 people had sufficient knowledge. After being given counseling, a post test was conducted again to find out understanding of adolescent girls. Of the 50 adolescent girls 47 had good knowledge and 3 had sufficient knowledge about and 3 people have sufficient knowledge about personal hygiene during menstruation. during menstruation. Education about personal hygiene during menstruation provides an increase inknowledge of adolescent girls. keywords: Education, Personal Hygiene, Menstruation, Adolescent Girls
Pengolahan Ikan untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Harjosari Pekanbaru Arsil, Yuliana; Restusari, Lily; Mulyani, Sri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.12566

Abstract

ABSTRAK Pekanbaru merupakan kota yang memiliki sentral produksi perikanan yang cukup tinggi. Akses untuk memperoleh perikanan diseluruh wilayah kota Pekanbaru sangat mudah terutama di kelurahan Harjosari yang berada di Pusat kota. Ikan merupakan sumber protein hewani yang memiliki peran penting untuk tubuh. Pemanfaatan ikan sebagian besar masih sebatas ikan konsumsi serta kurangnya variasi dalam pengolahan ikan menyebabkan kurangnya minat konsumsi ikan terutama bagi anak-anak. Melakukan diversifikasi pangan tentunya akan meningkatkan kualitas dari produk pangan dan salah satu upaya dalam meningkatkan konsumsi ikan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan. Meliputi sosialisasi dan diskusi awal, penyuluhan Praktik dan evaluasi. Pengetahuan peserta pengabdian masyarakat sebelum penyuluhan dengan rata-rata 73, dan setelah penyuluhan meningkat menjadi 92. Keterampilan peserta mengolah ikan dalam kategori baik. Peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan dan mampu melakukan praktik pengolahan ikan. Kata Kunci: Pangan Lokal, Teknologi, Diversifikasi, Pengetahuan  ABSTRACT Pekanbaru is a city that has a fairly high fisheries production center. Access to fisheries throughout the Pekanbaru city area is very easy, especially in the Harjosari village which is located in the city center. Fish is a source of animal protein which has an important role for the body. The utilization of fish mostly is still limited to simple consumption with lack of variety in the fish processing which causes a lack of interest in consuming fish, especially for children. Diversifying the  food will certainly improve the quality of food products and this is one of the efforts to increase fish consumption.  To increase the community's knowledge and skills in processing fish. Includes socialization and initial discussion, counseling related to fish processing, practices and evaluation. Knowledge of community service participants before counseling with an average of 73, and after counseling increased to 92. Participants' skills in processing fish are in the good category. Community service participants obtain Increased knowledge and skills in fish processing. Keywords: Local Food, Technology, Diversification, Knowledge
Optimalisasi Pencegahan Penyakit Degeneratif: Diabetes Melitus Di Wilayah Semper, Jakarta Utara Silitonga, Junita; Laela, Sri; Anugrahwati, Ria; Gunawan, Edi; Putri, Nadia Oktiffany
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.14420

Abstract

ABSTRAK Diabetes merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup, sehingga pengelolaan penyakit ini menjadi begitu penting dilakukan untuk dapat meningkatkan kualitas hidup serta mencegah komplikasi bahkan kematian pada penderita Diabetes mellitus. Diperlukan dukungan untuk membantu klien mencegah diabetes melitus melalui pendekatan keperawatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penyakit degeneratif: DM. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan screening gula darah, kemudian dilanjutkan pre – posttest dengan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan pilihan ganda. Klien diberikan penyuluhan mengenai optimalisasi pencegahan penyakit degeneratif: DM (terapi non farmakologis, perawatan kaki dan rileksasi otot progresif). Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Desember 2023 di Wilayah Semper, Jakarta Utara. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 10 klien yang beresiko DM. Tingkat pengetahuan klien meningkat sebanyak 22,5% setelah diberikan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan Kesehatan meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotor klien dalam mencegah penyakit degeneratif: Diabetes Melitus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Rileksasi Otot Progressive, Terapi Non Farmakologi                                                       ABSTRACT Diabetes is a chronic disease that will last a lifetime, so managing this disease is very important to improve the quality of life and prevent complications and even death in diabetes mellitus sufferers. Support is needed to help clients prevent diabetes mellitus through a nursing approach. The aim of this community service activity is to increase knowledge about preventing degenerative diseases: DM. The method of implementing the activity begins with a blood sugar screening, then continues with a pre - post-test using a questionnaire consisting of 15 multiple choice questions. Clients are given counseling regarding optimizing the prevention of degenerative diseases: DM (non-pharmacological therapy, foot care and progressive muscle relaxation). The activity was held on Thursday, December 14th 2023 in the Semper area, North Jakarta. Participants in this activity were 10 clients who were at risk of DM. The client's knowledge level increased by 22.5% after being given counseling. This shows that health education activities improve clients' cognitive and psychomotor abilities in preventing degenerative diseases: Diabetes Mellitus. Keywords: Diabetes Mellitus, Progressive Muscle Relaxation, Non-Pharmacological Therapy
Peningkatan Pengetahuan Dampak Perjudian bagi Kesehatan Mental Remaja Putri, Triyana Harlia; Ulfah, Ridha; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Zakiah, Mistika; Tyas, Tri Wahyuning; Khansa, Marsyabila Puspa; Agustina, Vanisia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17523

Abstract

ABSTRAK Bermain menjadi salah satu karakteristik yang remaja yang dalam fase ini akan terus berkembang hingga dewasa. Permainan di masa kini tidak pula luput memanfaatkan internet, dimana internet merupakan satu kesatuan dengan kehidupan manusia karena menjadi suatu kebutuhan, tidak terkecuali remaja. Game online merupakan salah satu permainan yang mengakses internet yang berujung pada aktivitas berjudi. Judi menjadi hal yang menarik di luar permainan itu sendiri. Perjudian memiliki dampak yang menganggu kesehatan mental hingga terjadinya bunuh diri, oleh sebab itu apabila masalah perjudian tidak diinformasikan dengan tepat dan jelas, maka remaja berisiko terjebak dalam perjudian karena belum bijak dalam menentukan pilihan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja berkaitan dengan dampak dari perilaku perjudian pada kesehatan mental. Sasaran dalam kegiatan ini remaja SMP Negeri 5 Kota Pontianak sebanyak 30 siswa/i. Kegiatan diawali dengan membuka sesi diskusi,pre-test dan Post-Test pengetahuan diikuti dengan penyerahan buku saku serta link video edukasi. Hasil test pengetahuan siswa mengenai perjudian sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan rerata pre-test (5,55, SD=0,31) dan rerata post-test (7,10, SD=1,01), hasil analisis t-test didapatkan p-Value=0,004, sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi dengan sesudah diberikan edukasi. Kata kunci: Kesehatan Jiwa, Perjudian, Remaja, Sekolah   ABSTRACT Playing is one of the characteristics of teenagers who in this phase will continue to develop into adults. Games today also do not escape the use of the internet, where the internet has become a part of human life and a necessity, including teenagers. Online games are one of the games that access the internet which ends in gambling activities. Gambling is an interesting thing outside the game itself. Gambling has an impact that interferes with mental health to suicide, therefore if the problem of gambling is not informed properly and clearly, then teenagers are at risk of being trapped in gambling because they are not wise in making choices. The purpose of implementing this activity is to increase adolescent knowledge related to the impact of gambling behavior on mental health. The target in this activity is teenagers of SMP Negeri 5 Pontianak City as many as 30 students. The activity began by opening a discussion session, pre-test and post-test knowledge followed by the submission of pocket books and educational video links. The results of the students' knowledge test regarding gambling before and after being given education with a pre-test average (5.55, SD=0.31) and a post-test average (7.10, SD=1.01), the results of the t-test analysis obtained p-Value=0.004, so it can be concluded that there is a difference in the level of knowledge before being given education and after being given education. Keywords: Adolescents, Gambling, Mental Health, School

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue