cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dengan Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Madu Di Kelurahan Sukabumi Bandar LampungBersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dengan Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Madu Di Kelurahan Sukabumi Bandar Lampung Nocivera Indriany; Eka Trismiyana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.2846

Abstract

ABSTRAK  Infeksi pernafasan merupakan penyakit akut yang paling banyak terjadi pada anak-anak, Penyakit  ISPA sering  terjadi  pada  anak  Balita,  karena  sistem pertahanan tubuh anak masih rendah. Kejadian batuk pilek pada balita di Indonesia diperkirakan 3 sampai 6 kali pertahun, yang berarti seorang balita. Tujuan deskripsi hasil asuhan keperawatan komprehensif pada keluarga Tn.S dan Tn.I dengan masalah keperawatan bersihan jalan  nafas tidak efektif dengan menggunakan larutan jeruk nipis dan madu di kelurahan Sukabumi Bandar Lampung. Dianjurkan memberi obat batuk yang aman yaitu ramuan tradisional yaitu jeruk nipis ½ sendok teh dicampur dengan Madu atau Madu ½ sendok teh, diberikan tiga kali sehari. Air perasan jeruk nipis dicampur dengan Madu manis juga menjadi pilihan masyarakat dalam meredakan batuk dan melegakan tenggorokan. Pilihan ini juga telah tercantum di dalam MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit) dalam mengajari ibu cara mengobati infeksi lokal di rumah. Caranya adalah dengan memotong satu buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas/cangkir. Tambahkan Madu manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali sendok teh per hari. Cara lain, Madu manis bisa digantikan dengan Madu murni. Keluarga  dengan masalah ISPA teratasi dengan Jaruk nipis dan madu dengan hasil efektif pada kedua pasien hanya saja kadar penurunan penumpukan secret, penurunan batuk dan waktu tidur lebih baik. Kata kunci : ISPA , Kecap, madu    ABSTRACTRespiratory infection is an acute disease that most commonly occurs in children, ARI often occurs in children under five, because the child's immune system is still low. The average cold cough in toddlers in Indonesia is estimated to be 3 to 6 times per year, which means a toddler. Purpose description of the results of comprehensive nursing care in the family of Mr.S and Mr.I with nursing problems cleansing the airway not effective by using lime and honey solution in Sukabumi Village, Bandar Lampung in 2020. It is recommended to provide cough medicines that are safe to use traditional ½ teaspoon mixed with Honey or Honey ½ teaspoon, given three times a day. Orange juice mixed with sweet honey is also a choice of people in relieving coughs and soothing the throat. This option has also been verified in MTBS (Integrated Management of Sick Toddler) in teaching mothers how to treat local infections at home. The trick is to cut one lime, squeeze the water, put it in a glass/cup. Add sweet honey, stir. Drinking dose for children, 3 times a teaspoon per day. Alternatively, sweet honey can be replaced with pure honey. Families with ARI problems resolved with lime and honey with effective results in both patients except secret buildup levels, decreased coughing and better sleep time.Keywords: ISPA, sauce, honey
Penggunaan Daun Salam Terhadap Klien Asam Urat Untuk Menurunkan Kadar Asam Urat Di Kelurahan Gunung Agung M. Arifki Zainaro; Dita Resi Andrianti; Teguh Pribadi; Djunizar Djamaludin; Andoko Andoko; M. Ricko Gunawan; Rika Yulendasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2784

Abstract

Artritis gout (asam urat) adalah penyakit yang timbul akibat kadar asam urat darah yang berlebihan, yang menyebabkan kadar asam urat darah berlebihan adalah produksi asam urat di dalam tubuh lebih banyak dari pembuangannya, selain itu penyebab produksi asam urat di dalam tubuh berlebihan dapat terjadi karena faktor genetik (bawaan), faktor makanan dan faktor penyakit. Pengobatan tradisional untuk asam urat yaitu rebusan daun salam. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian daun salam pada klien asam urat untuk menurunkan kadar asam urat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi pembuatan daun salam. Terdapat penurunan kadar asam urat setelah meminum air rebusan daun salam pada penderita asam urat di Kelurahan Gunung Agung. Dengan demikian, pemberian rebusan daun salam sangat efektif dalam menurunkan kadar asam urat.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Mengkaji Self-Care pada Pasien Hipertensi Eka Afrima Sari; Ristina Mirwanti; Yusshy Kurnia Herliani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3996

Abstract

 ABSTRAK Hipertensi merupakan merupakan penyakit kronis yang dapat dikendalikan salah satunya dengan perawatan diri (self-care). Sehingga diharapkan dengan self-care akan meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup. Untuk mencapai keberhasilan dalam mengendalikan hipertensi, diperlukan keterlibatan unsur masyarakat, salah satunya kader kesehatan. Kader kesehatan dapat berperan serta dalam mendampingi dan men-support pasien hipertensi dalam self-care hipertensi. Namun, belum ada program yang secara khusus melatih kader kesehatan dalam mengkaji self-care hipertensi. Sehingga program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan kader kesehatan dalam self-care hipertensi diperlukan guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader dalam mengkaji self-care pada pasien hipertensi. Metode kegiatan berupa pendidikan masyarakat yaitu pelatihan kader kesehatan dalam mengkaji self-care pasien hipertensi. Target dan sasaran pada kegiatan ini adalah kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pasundan Kota Bandung sebanyak 37 orang. Luaran kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan kader dalam mengkaji self-care pada pasien hipertensi. Evaluasi dilaksanakan dengan mengukur pengetahuan kader kesehatan sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan (α 0.000) setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa pelatihan kader kesehatan dalam mengkaji self-care hipertensi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai hipertensi dan self-care hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Kader Kesehatan, Self-Care  ABSTRACT Hypertension is a chronic disease that can be controlled by self-care. It is hoped that self-care will improve the health and quality of life. To achieve success in controlling hypertension, it is necessary to involve one element of the community (health cadre). Health cadres can participate in assisting and supporting hypertensive patients in self-care hypertension. However, there is no program that specifically trains health cadres in assessing hypertension self-care. So that community service programs oriented to empowering health cadres in hypertension self-care are needed to prevent complications and improve the quality of life for hypertensive patients. The purpose of this activity is to increase health cadre knowledge in assessing self-care in hypertensive patients. The method of activity is the training of health cadres in assessing self-care for hypertensive patients.  The target of this activity was 37 health cadres in the work area of Pasundan Health Center in Bandung City. The outcome of activities is an increase in cadre knowledge in assessing self-care in hypertensive patients. Evaluation is seen from the knowledge of health cadres before and after training. The result of the activity was that there were differences in knowledge of health cadres (α 0.000) after attending the training. Health cadre training in assessing hypertension self-care is effective in increasing health cadres’ knowledge about hypertension and hypertension self-care. Keywords: Health Cadres, Hypertension, Self-Care
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MENELAN OBAT PADA PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG Ria Desnita; Zulham Efendi; Lenni Sastra; Weny Amelia; Fitria Alisa; Mira Andika; Lola Despitasari
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2289

Abstract

ABSTRAKPengendalian TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo belum terintegrasi dengan pelaksanaan perawatan kesehatan masyarakat sehingga angka kejadian TB paru masih tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo. Hambatan yang ditemukan dalam upaya pengendalian TB Paru adalah pengobatan tidak adekuat (dosis, jenis, jumlah obat dan jangka waktu), belum tersedianya informasi yang adekuat tentang TB Paru pada klien dan keluarga. Pelibatan keluarga dalam perawatan pasien TB Paru menentukan keberhasilan pengobatan. Salah satu peran keluarga adalah sebagai pengawas menelan obat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah untuk meningkatkan peran keluarga sebagai pengawas menelan obat. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Nanggalo Kota Padang pada bulan November 2019. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi melalui kegiatan penyuluhan dan roleplay, serta memberikan booklet. Hasil dari kegiatan didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga tentang TB Paru dan peran keluarga sebagai pengawas menelan obat. 
Webinar Konsep Perawatan Paliatif Kepada Mahasiswa Keperawatan Di Indonesia Yenni Ferawati Sitanggang; Juniarta Juniarta; Ni Gusti Ayu Eka; Ineke Patrisia; Dwi Yulianto Nugroho
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3830

Abstract

ABSTRAK Asuhan perawatan paliatif merupakan asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien yang membutuhkan asuhan paliatif dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya. Semakin meningkatnya kejadian penyakit kronis dan mengancam jiwa, membuat kebutuhan akan asuhan paliatif meningkat. Saat ini masih banyak institusi keperawatan yang belum memiliki mata kuliah perawatan paliatif baik dalam akademik maupun jenjang profesi. Oleh karena itu, webinar pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk menjawab permasalahan yang ada. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa keperawatan tentang perawatan paliatif sekaligus mempersiapkan mereka dalam menghadapi pasien yang membutuhkan asuhan paliatif dimasa mendatang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan dengan metode ceramah menggunakan power point melalui ruang zoom secara daring kepada mahasiswa keperawatan diIndonesia. Sebanyak 202 mahasiswa keperawatan dari berbagai provinsi mengikuti webinar ini. Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan peningkatan rata-rata skor pre-test ke post-test sebesar 44.48. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbukti bermanfaat dalam peningkatan pengetahuan mahasiswa keperawatan di Indonesia. Kata Kunci: Webinar, perawatan paliatif, mahasiswa keperawatan  ABSTRACT Palliative care is nursing care provided to patients who need palliative care aimed to improve the quality of life of the patients and their families. The increasing incidence of chronic and life-threatening diseases lead to the increasing need of palliative care. However, there are still many nursing institutions that do not have palliative care courses yet in both academic and professional levels. Therefore, this community service webinar was conducted to answer these existing problems. The purpose of this community service was to provide information for nursing students about palliative care and to equip them for dealing with patients who need palliative care in the future. This community service activity was an online event using Zoom Meeting for nursing students in Indonesia. A total of 202 nursing students from various provinces participated in this webinar. This event was evaluated by pre-post quiz of palliative care knowledge. The results of the evaluation revealed that the students’ knowledge have increased (Mean 44.48). It is noted that this community service activity has proved to be essential event to provide more information regarding palliative care for nursing students. Keyword: Webinar, palliative care, nursing students
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI RW 14 DESA JAYARAGA TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT Udin Rosidin; Iwan Suhendar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i2.32

Abstract

ABSTRAK Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 2269/MENKES/PER/XI/2011 yang mengatur upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat atau disingkat PHBS di seluruh Indonesia dengan mengacu kepada pola manajemen PHBS, mulai dari tahap pengkajian, perencanaan, dan pelaksanaan serta pemantauan dan penilaian. Kita menyadari bahwa upaya tersebut bukanlah suatu hal yang mudah karena upaya tersebut berkaitan sangat erat dengan masalah perilaku sedangkan masalah perilaku merupakan masalah yang khas dan kompleks. PHBS dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada lingkungan sekitar, seperti lingkungan rumah tangga, sekolah, dan tempat kerja. PHBS pada tatanan rumah tangga merupakan bentuk perwujudan paradigma sehat dalam budaya hidup perorangan dan keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatannya.              Kata Kunci: Perilaku Hidup bersih dan Sehat, Rumah Tangga, Penyuluhan ABSTRACT Guidelines for the Development of Clean and Healthy Life Behavior as stipulated in the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number: 2269 / MENKES / PER / XI / 2011 which regulates efforts to improve clean and healthy living behavior or abbreviated PHBS throughout Indonesia by referring to PHBS management patterns, starting from the assessment, planning and implementation phases and monitoring and assessment. We realize that these efforts are not an easy thing because these efforts are closely related to behavioral problems while behavior problems are typical and complex problems. PHBS can be applied in everyday life in the surrounding environment, such as the household, school and workplace environment. PHBS in the household order is a manifestation of a healthy paradigm in individual and family life culture, which aims to improve, maintain and protect its health. Keywords: Clean and Healthy Behavior, Household, Counseling
Pencegahan Dan Edukasi Covid-19 Di Wilayah Puskesmas Pasar Ambon Anindia Dwi Jayanti; Deviani Utami; Selvia Anggraeni; Abdurrohman Izzudin; Rinto Hadiarto
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3680

Abstract

ABSTRAKBagi negara-negara di dunia termasuk Indonesia, tahun 2020 merupakan tahun yang paling sulit dan mengkhawatirkan. Setidaknya lebih dari 200 negara sedang memerangi wabah virus korona yang menewaskan ratusan ribu orang. Pada manusia, virus corona biasanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan ringan, seperti flu biasa, meski bentuk penyakit tertentu (seperti SARS, MERS, dan Covid-19) lebih mematikan. Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) merupakan jenis penyakit baru yang belum pernah ditemukan pada manusia sebelumnya. Virus penyebab COVID-19 disebut SarsCoV-2. Coronavirus adalah sejenis virus zoonosis (ditularkan antara hewan dan manusia). Maraknya wabah virus corona menuntut pemerintah mengambil sikap dan mengambil tindakan, menjaga jarak dari masyarakat, menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun sebagai respons terhadap pandemi COVID-19. Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun adalah beberapa langkah untuk mencegah dan mengendalikan infeksi virus corona. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang pencegahan dan edukasi Covid-19 kepada seluruh warga di Kecamatan Pesawahan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ambon Bandar Lampung guna memutus rantai penyebaran Virus Covid-19. Solusi dari permasalahan layanan ini adalah dengan melakukan interaksi sosial yang tepat dan efektif tentang pencegahan virus corona di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ambon Bandar Lampung melalui pengeras suara dari ambulance sembari mengelilingi daerah wilayah kerja Puskesmas Pasar Ambon Bandar Lampung. Selanjutnya mendatangi beberapa tempat yang ramai untuk memberikan edukasi serta membagikan masker secara gratis pada masyarakat yang tidak mengenakan masker.Kata kunci: covid 19; edukasi; penyuluhan kesehatan   ABSTRACK For countries in the world including Indonesia, 2020 is the most difficult and worrying year. At least more than 200 countries are battling a coronavirus outbreak that has killed hundreds of thousands of people. In humans, the coronavirus usually causes mild respiratory infections, such as the common cold, although certain forms of the disease (such as SARS, MERS, and Covid-19) are more deadly. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a new type of disease that has never been found in humans before. The virus that causes COVID-19 is called SarsCoV-2. Coronavirus is a type of zoonotic virus (transmitted between animals and humans). The rise of the corona virus outbreak demands that the government take a stand and take action, maintain distance from the public, use masks and wash hands with soap in response to the COVID-19 pandemic. Keeping your distance, wearing a mask and washing your hands with soap are some steps to prevent and control corona virus infection. This community service aims to provide information about the prevention and education of Covid-19 to all residents in the Pesawahan District in the Pasar Ambon Bandar Lampung Community Health Center to break the chain of spreading the Covid-19 Virus. The solution to this service problem is to carry out appropriate and effective social interactions regarding the prevention of the corona virus in the work area of the Pasar Ambon Bandar Lampung Community Health Center through loudspeakers from the ambulance while traveling around the Pasar Ambon Bandar Lampung Community Health Center work area. Then visit several busy places to provide education and distribute free masks to people who are not wearing masks.Keywords: covid 19; health counseling; education 
Pemanfaatan Platform Video Online Mengenai Penatalaksanaan Kedaruratan Avulsi Gigi Di Masa Pandemi Covid-19 Cristiani Nadya Pramasari; Nydia Hanan
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.4338

Abstract

ABSTRAK  Avulsi gigi merupakan jenis cedera umum yang mengakibatkan gigi terlepas dari soket alveolar. Jenis trauma dentoalveolar ini menyebabkan ligamen periodontal terputus dengan atau tanpa fraktur tulang alveolus. Meskipun perawatan yang ideal adalah replantasi gigi segera di tempat terjadinya trauma, hal ini mungkin tidak dapat dilakukan secara praktis dalam setiap kasus. Masyarakat masih belum mengetahui upaya pertolongan pertama pada penatalaksanaan avulsi gigi sebelum dilakukan replantasi untuk mempertahankan viabilitas jaringan di sekitar gigi yang lepas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara membersihkan dan menyimpan gigi dengan tepat yang bertujuan meningkatkan keberhasilan perawatan di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat ini meliputi pembuatan video animasi edukasi dan pengunggahan video tersebut pada platform video online “Youtube”. Respon yang diperoleh dari masyarakat dilakukan melalui kuesioner. Pengisian kuesioner oleh masyarakat (50 orang) didapatkan hasil yaitu sebanyak 50% sangat puas ; 48% puas ; 2% cukup puas ; 0% tidak puas ; dan 2% sangat tidak puas terhadap video edukasi yang ditayangkan pada platform YouTube tersebut. Tingginya kepuasan masyarakat diharapkan diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang penatalaksanaan kedaruratan avulsi gigi di masa pandemi Covid-19 yang disajikan dari video animasi edukasi. Kata Kunci: Avulsi gigi, ligamen periodontal, replantasi gigi, trauma dentoalveolar ABSTRACT Dental avulsion is a common type of injury that causes teeth to detach from the alveolar socket. This type of dentoalveolar trauma results in severed periodontal ligaments with or without alveolar bone fracture. Although the ideal treatment is dental replantation immediately at the site of the trauma, this may not be practicable in every case. The community still does not know the first aid efforts in the management of dental avulsion before replanting to maintain the viability of the tissue around the loose tooth. This community service activity is carried out to increase community knowledge about how to clean and store teeth properly with the aim of increasing the success of treatment in the Covid-19 pandemic. The implementation of this activity to the community includes making educational animated videos and uploading them to the online video platform "Youtube". The responses obtained from the community were carried out through a questionnaire. Filling out the questionnaire by the community (48 people) showed that 42% were very satisfied; 48% satisfied; 6% were quite satisfied; 0% dissatisfied, and 4% are very dissatisfied with the educational video shown on the YouTube platform. The high level of community satisfaction is expected to be balanced with an increase in public knowledge and awareness about the emergency management of dental avulsion during the Covid-19 pandemic, which is presented from an educational animated video.  Keywords: Dental avulsion, periodontal ligament, dental replantation, dentoalveolar trauma
Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Peran Antioksidan Bagi Kesehatan Di Lingkungan Dusun Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Oktavina Permatasari; Arwin Muhlishoh; Hanugrah Ardya C.S
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3353

Abstract

Penyakit degeneratif di Indonesia semakin meningkat, hal ini dapat terjadi karena faktor stress oksidatif. Upaya untuk mencegah dan mengatasi stress oksidatif adalah dengan antioksidan. Antioksidan merupakan substansi penting yang mampu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan meredamnya. Berdasarkan permasalahan tersebut diperlukan adanya penyuluhan dan pemahaman tentang antioksidan dan perannya terhadap kesehatan. Kegiatan ini dilakukan di wilayah Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar sehingga dapat memotivasi peserta dalam meningkatkan konsumsi pangan dengan kandungan antioksidan tinggi.  Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan kepada peserta dengan media video animasi tentang peran antioksidan bagi kesehatan dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian e-leaflet untuk memudahkan peserta dalam pemahaman. Hasil evaluasi pre-test dan post-test terhadap 54 peserta adanya peningkatan 24.35 poin dimana hasil pre-test nya diperoleh rerata 70,08 jawaban benar dan setelah post-test diperoleh rerata 94.43% jawaban peserta benar. Terdapat peningkatan pengatahuan dan kemampuan tentang peran antioksidan bagi kesehatan di lingkungan Dusun Wonorejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Kata Kunci: Peningkatan Kesehatan, Antioksidan, Penyakit Degeneratif, Peran Antioksidan  ABSTRACT Degenerative diseases in Indonesia are increasing this can occur due to oxidative stress factors. Antioxidants are important substances that can protect the body from free radical attack and reduce them. Based on these problems, education and understanding of antioxidants and their role in health are needed. This activity is carried out in the Gondangrejo Subdistrict, Karanganyar Regency so that it can motivate participants to increase the consumption of food with high antioxidant content. The method used is to provide counseling to participants with animated video media about the role of antioxidants for smart health with discussion sessions and presenting leaflets to facilitate participants in understanding through the zoom application. The results of the pre-test and post-test evaluation of 54 participants increased an increase of 24.35 points where the pre-test results obtained an average of 70.08 correct answers and after post-test the average participant's answers were 94.43%. Increasing the increase in knowledge and ability about the role of antioxidants for health in the Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Keywords: Health Improvement, Antioxidants, Degenerative Diseases, Role of Antioxidants
Sosialisasi pencegahan Covid-19 melalui mencuci tangan, memakai Masker dan Social Distancing Liya Lugita Sari; Taufianie Rossita
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4012

Abstract

ABSTRAK Kasus baru Covid-19 tercatat sebanyak 6.894 dengan total kasus 23 Februari-08 Maret 2020 sebanyak 97.723 orang. Dalam hal ini kasus covid-19 belum mengalami penurunan yang tajam. Bengkulu selatan sendiri masih memiliki resiko sedang kenaikan kasus terhadap penularan covid, ini menandakan bahwa belum meredanya kasus covid-19 di Bengkulu Selatan. Tujuan setelah sosialisasi dan penyuluhan singkat, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa untuk melakukan pencegahan covid-19 di SDN 04 Manna Bengkulu Selatan. Adapun kegiatan yang dilakakukan adalah penyuluhan dan sosialisasi menggunakan infokus dan praktik Mencuci tangan serta social distancing yang benar. Terdapat pengingkatan pengetahuan dan kemampuan tentang pencegahan covid-19 pada murid SD di SDN 04 Manna, Bengkulu Selatan. saran untuk guru yaitu selalu mengingatkan siswa untuk melakukan pencegahan covid-19 dengan selalu cuci tangan pada saat masuk ke kelas dan sebelum memegang mulut, hidung dan mata, menggunakan masker yang benar dan selalu menjaga jarak Kata Kunci : Sosialisasi, Cuci Tangan, Penggunaan Masker, Social Distancing ABSTRACTNew cases of Covid-19 were recorded as 6,894 with a total of 97,723 cases from February 23 to March 08, 2020. In this case, the case of covid-19 has not experienced a sharp decline. South Bengkulu itself still has a moderate risk of increasing cases against the transmission of covid, this indicates that there has not been an easing of covid-19 cases in South Bengkulu. The goal after socialization and short counseling is expected to improve students' knowledge and ability to prevent covid-19 at elementary school 04 Manna Bengkulu Selatan. The activities carried out are counseling and socialization using infocus and the practice of handwashing and social distancing properly. There is an increase in knowledge and ability about covid-19 prevention in elementary school students at elementary school 04 Manna, South Bengkulu. advice for teachers is always to remind students to take covid-19 prevention by always washing their hands when entering the classroom and before holding their mouth, nose, and eyes, using the correct mask, and always keeping their distance. Keywords : Socialization, Hand Wash, Use of Masks, Social Distancing

Page 28 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue