cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Peningkatan Kreativitas Siswa SMA Negeri 3 Palembang Melalui Pengenalan Mikrokontroler Arduino Irma Salamah; Michelle Valerie; M. Redho Ali Said; Shohibulloh Bayu Anistiawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.7301

Abstract

ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, sebagai agen perubahan mahasiswa dituntut untuk merespon perkembangan teknologi masyarakat. Pelatihan mikrokontroler arduino adalah solusi yang tepat sehingga dengan pelatihan ini dapat memperbarui keterampilan seseorang sebanding dengan transformasi teknologi. Target dari pelatihan ini adalah mengenalkan mikrokontroler Arduino kepada para siswa SMA Negeri 3 Palembang. Tujuan khusus yang ingin dicapai, yaitu meningkatnya kreativitas para siswa dalam pembuatan proyek-proyek berbasis Arduino. Pada pelatihan ini, digunakan 3 metode yaitu beregu, perancangan, dan demonstrasi. Dengan menggunakan ketiga metode tersebut, para siswa sangat antusias mengikuti pelatihan dan ingin mempelajari lebih lanjut. Diharapkan adanya keberlanjutan program pelatihan Arduino guna meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam bidang elektronika. Kata Kunci: Arduino, Internet of Things, Mikrokontroler ABSTRACT The development of science and technology is growing rapidly, and as agents of change, students are required to respond to the technological developments of society. Training in Arduino microcontrollers is the ideal solution for keeping one's skills current with technological advancements. This training's objective is to introduce the Arduino microcontroller to the SMA Negeri 3 Palembang pupils. Boosting inventiveness of students when creating Arduino-based projects is the specific objective to be met. Teams, design, and demonstration were the three techniques employed in this training. The students are very excited to participate in the session and want to learn more due to these three techniques. It is intended that the arduino training will help inventiveness of students in the electronics industry to grow. Keywords: Arduino, Internet of Things, Microcontroller
Pemberdayaan Wirausaha Baru melalui Dimaco (Digital Marketing Course) Guna Menunjang Usaha Mikro Kecil Menengah pada Profesi Kesehatan di Era 4.0 Marlynda Happy Nurmalita Sari; Dina Dewi Anggraeni; Kuswanto Kuswanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6351

Abstract

ABSTRAK Banyaknya lulusan kesehatan yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, menyebabkan tidak semuanya dapat terserap dengan baik. Strategi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menumbuhkan jiwa wirausaha bagi lulusan. Masalah yang dialami oleh lulusan adalah kurangnya pemahaman bagaimana harus memulai usaha, terkendala modal dan juga kesulitan dalam memasarkan produknya. Kegiatan DIMACO (Digital Marketing Course) bertujuan untuk menciptakan calon wirausaha baru (tenant) profesi tenaga kesehatan khususnya di Kampus IV Blora Poltekkes Kemenkes Semarang yang mampu membuka UMKM secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarat adalah pelatihan dan pendampingan mengenai digital marketing. Sasaran adalah mahasiswa dan alumni kampus IV Blora Poltekkes Kemenkes Semarang berjumlah 10 orang. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di lakukan secara daring. Pelatihan dan pendampingan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktek (demonstrasi). Tahap I: pelatihan selama 3 hari untuk memberikan pengetahuan kepada peserta. Tahap II: pendampingan selama 3,5 bulan melalui group whatshap dan zoom meeting untuk memberikan praktek langsung kepada peserta. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok untuk diberikan penugasan di setiap sesi materi. Monitoring evaluasi dilaksanakan di akhir pelatihan dan 10 kali saat pendampingan yaitu di setiap akhir sesi materi/akhir penugasan. Hasil: kegiatan berjalan dengan baik dan antusiasme dari peserta yang dapat dilihat dari 100% kehadiran saat pelatihan dan 88,9% saat pendampingan. Pelatihan digital marketing dapat meningkatkan pengetahuan peserta dengan rata-rata hasil pretest 7,2 mejadi 8,1 saat post test. Seluruh peserta (100%) dapat melakukan kegiatan digital marketing produknya dengan baik. Terbentuk calon wirausaha profesi kesehatan dengan anggota 10 orang yang telah mengikuti pelatihan dan pendampingan sampai dengan selesai. Kegiatan pelatihan dan pendampingan DIMACO (Digital Marketing Course) dapat diadopsi oleh pemerintah atau pihak institusi sebagai pendukung entrepreneurship. Kata kunci: Digital marketing, Entrepreneurship, UMKM  ABSTRACT The number of health graduates produced by universities, causes not all of them to be absorbed properly. The strategy taken to overcome this problem is to foster an entrepreneurial spirit for graduates. The problems experienced by graduates are the lack of understanding of how to start a business, constrained by capital and also difficulties in marketing their products. The DIMACO (Digital Marketing Course) activity aims to create prospective new entrepreneurs (tenants) for the health profession, especially at Campus IV Blora Poltekkes, Ministry of Health, Semarang, who are able to open UMKM independently.Community service activities are training and assistance regarding digital marketing. The target is 10 students and alumni of Campus IV Blora Poltekkes Kemenkes Semarang. The implementation of community service is carried out online. The training and mentoring uses the lecture method, question and answer, discussion and practice (demonstration). Phase I: training for 3 days to provide knowledge to participants. Phase II: assistance for 3.5 months through whatshap groups and zoom meetings to provide hands-on practice to participants. Participants were divided into 5 groups to be given assignments in each material session. Evaluation monitoring is carried out at the end of the training and 10 times during mentoring, namely at the end of each material session/end of assignment. Result: the activity went well and the enthusiasm of the participants can be seen from 100% attendance during training and 88.9% during mentoring. Digital marketing training can increase participants' knowledge with an average pretest result of 7.2 to 8.1 during the post test. All participants (100%) can carry out digital marketing activities for their products well. Candidates for health profession entrepreneurs are formed with 10 members who have attended training and mentoring to completion. DIMACO (Digital Marketing Course) training and mentoring activities can be adopted by the government or institutions as supporters of entrepreneurship. Keywords: Digital marketing, Entrepreneurship, UMKM
Edukasi Luka dan Penanganan Mandiri di Rumah selama Masa Pandemi Lisandra Maria Goretti Bernadette Sidabutar; Septa Meriana Lumbantoruan; Adrian Dewata Wardhana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7482

Abstract

ABSTRAK Luka memiliki kondisi/derajat keparahan yang berbeda, mulai dari kondisi yang ringan hingga yang berat. Dengan adanya pembatasan mobilitas karena pandemi, masyarakat diharapkan dapat melakukan tata laksana penanganan pada luka ringan secara mandiri. Perawatan luka yang tepat sangat menentukan proses penyembuhan. Oleh karena itu, pengetahuan yang tepat terkait luka dan penanganannya sangat diperlukan oleh masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, peserta diharapkan mampu membedakan berbagai jenis luka dan tingkat keparahannya, melakukan pertolongan pertama dan penanganan luka ringan secara mandiri, dan memahami penerapan hidup bersih serta pola makan sehari-hari yang bergizi seimbang untuk mengoptimalkan proses penyembuhan luka. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode seminar penyuluhan dengan memanfaatkan media online Zoom Meeting Kegiatan PKM ini berjalan dengan lancar. Pengetahuan peserta diawal sudah baik dan dari hasil perbandingan pre-test dan post-test dapat dinyatakan bahwa PKM berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang luka dan penangannya. Namun, masih diperlukan kegiatan lanjutan untuk membahas berbagai mitos tentang perawatan luka dan nutrisi selama penyembuhan luka. Pengetahuan masyarakat mengenai luka sudah baik, namun perlu adanya edukasi lanjutan mengenai mitos, perawatan luka, dan nutrisi untuk penyembuhan luka. Kata Kunci: Luka, Nutrisi, Pandemi, Perawatan Luka  ABSTRACT Wounds have varying degrees of severity from mild to severe conditions. Due to the pandemic, communities are expected to handle wound care management independently. Proper wound care is critical to its healing process. Therefore, proper knowledge related to wounds and wound care is needed. After participating in this community service, participants are expected to distinguish various types of wounds and their severity. Moreover, the participants are expected to able to perform first aid and wound care independently and perform proper hygiene and sanitation together with a well-balanced daily diet to optimize the wound healing process. This community service was done in the form of a health education seminar using the online platform Zoom Meeting. The community service was successfully conducted. The pre seminar knowledge of participants was adequate and by comparing pre-test and post-test grades we can conclude that the seminar has increased the knowledge of participants in wounds and wound care. Further sessions are required to fully discuss the myths of wound care and nutrition in wound healing. The general knowledge of wounds is adequate but further education is required the subject of myths in wound care, and nutrition in wound healing. Keywords: Wound, Wound Care, Pandemic, Nutrition
Program Preventif Pengendalian Dimensia pada Lansia dengan Senam Otak di Posyandu Mawar Agung Suyamto Suyamto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7224

Abstract

ABSTRAK Senam otak adalah serangkaian latihan yang berbasis gerakan tubuh sederhana, senam otak dapat memperlancar aliran darah dan oksigen ke otak, juga merangsang kedua belah otak untuk bekerja. Gerakan-gerakan ringan dengan permainan melalui olah tangan dan kaki dapat memberikan rangsangan atau stimulus pada otak. Penerapan senam otak terhadap peningkatan fungsi kognitif lansia dengan demensia dapat disimpulkan bahwa setelah dilakukan intervensi senam otak selama 1 minggu didapatkan skor MMSE meningkat namun tidak signifikan dengan rentang 0-16.Tujuan:Pengabdian Masyarakat ini adalah menurunnya kejadian dimensia pada lansia di posyandu Mawar Agung Desa Ceporan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten, maka perlu adanya kegiatan yang dilakukan secara rutin oleh para lansia, dengan senam otak (brain gym).Kegiatan Pengabmas ini dilakukan di Desa Ceporan, Kec.Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa tengah. Hasil Pengabmas ini bahwa senam otak dilakukan secara kontinu dengan durasi 10-15 menit, 1 minggu 2-3 x mengurangi gejala gejala dimensia diantaranya kebingungan, sering lupa sudah mulai berkurang. Kesimpulan: Program Preventif Untuk Pengendalian Dimensia Dengan Senam Otak Di Posyandu Mawar Agung Desa Ceporan Gantiwarno Klaten efektif apabila dilakukan secara kontinu. Kata Kunci: Senam Otak, Dimensia, Preventif, Lansia ABSTRACT Brain exercise is a series of exercises based on simple body movements. Brain exercise can facilitate the flow of blood and oxygen to the brain, also stimulates both sides of the brain to work. Light movements with games through the hands and feet can provide stimulation or a stimulus to the brain. The application of brain exercise to improve cognitive function of the elderly with dementia can be concluded that after a brain exercise intervention for 1 week, the MMSE score increased but not significantly with a range of 0-16. This community service is to reduce the incidence of dementia in the elderly at the Mawar Agung Posyandu, Ceporan Village, gantiwarno District, Klaten Regency, so it is necessary for the elderly to carry out activities regularly by using brain gym. Gantiwarno, Klaten Regency, Central Java. The results of this Community Service show that brain exercise is carried out continuously with a duration of 10-15 minutes, 1 week 2-3 times reducing the symptoms of dementia including confusion, often forgetting has begun to decrease. The Preventive Program for Controlling Dementia with Brain Exercises at Posyandu Mawar Agung, Ceporan Village, Changewarno, Klaten, is effective if it is carried out continuously. Keywords: Brain Exercise, Dementia, Preventive, Elderly
Kehamilan Aman dan Nyaman Berbasis Komunitas pada Masa Adaptasi di Era New Normal di Keluruhan Salekoe Kota Palopo Israini Suriati; Windi Ulfa; Asmawati Asmawati; Yusnidar Yusnidar; Nurliana Mansyur; Hikma Hikma; Yuli Setiawati; Patmahwati Patmahwati; A.ST. Umrah; A. Kasrida Dahlan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6918

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), terdapat  536 ibu hamil terpapar Covid-19 pada periode April 2020-April 2021. Sebanyak 3 persen di antaranya meninggal dunia. Selain itu berdasarkan data Direktorat Kesehatan Keluarga per 14 September 2021 tercatat sebanyak 1086 ibu meninggal dengan hasil pemeriksaan swab PCR/antigen positif. Sementara dari data Pusdatin, jumlah bayi meninggal yang dengan hasil swab/PCR positif tercatat sebanyak 302 orang. Hal ini tentunya memberikan kontribusi yang sangat signifikan untuk angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Dari data tersebut kementrian kesehatan RI memperkuat upaya penyelamatan ibu dan bayi salah satu diantaranya adalah mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada ibu hamil terkait dengan pencegahan infeksi covid-19 pada masa kehamilan. Kegiatan pengabdian yang kami lakukan di kelurahan Salekoe tercatat 50 orang masyarakat pada umumnya dan terdapat 39 ibu hamil yang hadir di kelurahan Salekoe. Kegiaan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang proteksi dan pencegahan virus covid-19 khususnya pencegahan dan penaganan virus covid-19 pada ibu hamil, Pemeriksaan Kesehatan dan kehamilan secara gratis, demonstrasi mencuci tangan dan menggunakan masker secara baik dan benar. Ibu hamil dan masyarakat sangat antusias Dengan pengarahan dari Kepala Desa, Bidan koordinator di kelurahan salekoe serta kepala RW dan RT sangat berperan dalam mengahadirkan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Dari kegiatan pengabdian yang kami lakukan secara keseluruhan berjalan dengan lancar, sesuai dengan target program kerja yang telah kami susun sebelumnya. Kata Kunci: COVID-19, Ibu Hamil, Era New Normal ABSTRACT Based on data from the Indonesian Obstetrics and Gynecology Association (POGI), there were 536 pregnant women exposed to Covid-19 in the April 2020-April 2021 period. 3 percent of them died. In addition, based on data from the Directorate of Family Health, as of September 14, 2021, 1086 mothers died with positive PCR/antigen swab results. Meanwhile, from Pusdatin data, the number of babies who died with positive swab/PCR results was 302 people. This certainly makes a very significant contribution to maternal and infant morbidity and mortality. From this data, the Indonesian Ministry of Health has strengthened efforts to save mothers and babies, one of which is educating and providing understanding to pregnant women regarding the prevention of COVID-19 infection during pregnancy. The service activities that we carried out in the Salekoe village recorded 50 people in general and there were 39 pregnant women who were present in the Salekoe village. The activities carried out are counseling on protection and prevention of the covid-19 virus, especially the prevention and treatment of the covid-19 virus in pregnant women, free health and pregnancy checks, demonstrations of washing hands and using masks properly and correctly. Pregnant women and the community were very enthusiastic. With direction from the village head, the coordinating midwife in the Salekoe sub-district as well as the heads of RW and RT played a very important role in bringing the community together in these activities. From the service activities that we carried out, overall it went smoothly, in accordance with the target of the work program that we had previously prepared. Keywords: COVID-19, pregnant women, the New Normal Era
Peningkatan Pengetahuan Perawat tentang Kesiapsiagaan Pelayanan Kesehatan dalam Menghadapi Bencana Banjir Faisal Faisal; Minton Manalu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.8402

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan demosntrasi kesiapsiagaan pelayanan Kesehatan dalam  menghadapi bencana banjir. Peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat  adalah  perawat yang berjumlah 100 orang. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Meningkatkan pengetahuan perawat mengenai kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana banjir.  Dari hasil kegiatan diperoleh pengetahun sebelum penyuluhan dan demosntrasi kesiapsiagaan pelayanan Kesehatan dalam  menghadapi bencana banjir pengetahuan perawat mayoritas baik sebanyak 60%, setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi diperoleh peningkatan penegtahuan perawat mayoritas baik sebanyak 90%. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berl angsung antusias, semua peserta mengikuti kegiatan penyuluhan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana banjir dan demonstrasi dari awal sampai akhir dan mengikuti sesi tanya jawab. Disarankan kepada pengabdi berikutnya untuk melakukan kegiatan pelatihan kesiapsiagaan pelayanan Kesehatan dalam menghadapi banjir. Kata Kunci: Perawat , Pengetahuan, Bencana Banjir ABSTRACT Community service is carried out in the form of counseling and demonstrations on the preparedness of health services in dealing with flood disasters. Participants who took part in community service activities were 100 nurses. The purpose of Community Service is to increase the knowledge of nurses regarding the preparedness of health services in dealing with flood disasters. From the results of the activity, it was obtained knowledge before counseling and demonstrations of health service preparedness in dealing with flood disasters, the majority of nurses' knowledge was good as much as 60%, after counseling and demonstrations, it was obtained an increase in the knowledge of the majority of nurses who were good as much as 90%. The Community Service activity took place enthusiastically, all participants took part in health service preparedness counseling activities in the face of floods and demonstrations from start to finish and attended a question and answer session. It is recommended for the next servant to carry out Health service preparedness training activities in dealing with floods. Keywords: Nurses, Knowledge, Flood Disasters
Pelatihan Pembuatan Sabun Lunak Berbahan Baku Limbah Batang Pisang Kepok dan Minyak Jelantah kepada Komunitas Pengguna Teknologi Tepat Guna Rodhiansyah Djayasinga; Mimi Sugiarti; Filia Yuniza; Eka Sulistianingsih; Sri Nuraini; Lendawati Lendawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6762

Abstract

ABSTRAK Minimnya pelatihan pengelolaan limbah minyak jelantah dan batang pisang kepok menjadi sabun, merupakan salah satu hambatan komunitas pengguna teknologi tepat guna dalam mengolah kedua jenis limbah tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untukmembuat produk sabun dengan bahan baku limbah minyak jelantah dan batang pisang kepok,  meningkatkan keterampilan  komunitas pengguna teknologi tepat guna agar mampu mengelola limbah minyakjelantah dan batang pisang kepok menjadi sabun lunak cuci piring.  Metode pelatihan dilakukan dengan melaksanakan pretest, memanfaatkan aplikasi zoom meeting dalam menyampaikan pengetahuan teori, praktikum di laboratorium, postest.  Hasil kegiatan pengabmas diperoleh  melalui pretest untuk mengukur tingkat pengetahuan para anggota komunitas pengguna teknologi tepat guna dalam mengelola limbah minyak jelantah dan batang pisang kepok menjadi sabun lunak. Hasil pretest diperoleh  skor sebesar 27,5%, postes sebesar 94,17%, sehingga diperoleh nilai peningkatan pengetahuan sebesar 70,82%. Pemakaian KOH kristal dapat lebih hemat 50% karena telah menggunakan sumber KOH yang berasal dari batang pisang kepok. Mutu produk sabun memiliki nilai pH 8,5.  Kesimpulan dari kegiatan pengabmas ini, telah berhasil memperoleh produk sabun dan meningkatkan kemampuan komunitas pengguna teknologi tepat guna dalam mengelola limbah minyak jelantah dan batang pisang menjadi sabun lunak.  Saran untuk kegiatan pengabmas ini masih perlu dllanjutkan untuk meningkatkan mutu sabun sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) sehingga bisa menjadi produk yang dapat dijual  dan menjadi usaha untuk meningkatkan perekonomian komunitas pengguna teknologi tepat guna. Kata Kunci: Batang Pisang Kepok, Komunitas Pengguna Teknologi Tepat Guna, Limbah, Minyak Jelantah, Sabun Lunak ABSTRACT The lack of training in the management of used cooking oil and banana stems into soap is one of the obstacles to the community using appropriate technology in processing these two types of waste. The purpose of this community service activity is to make soap products with waste cooking oil and kepok banana stems as raw materials, improve the skills of the community using appropriate technology so that they are able to manage waste cooking oil and kepok banana stems into soft dish soap. The training method is carried out by carrying out a pretest, utilizing the zoom meeting application in conveying theoretical knowledge, practicum in the laboratory, posttest. The results of community service activities were obtained through a pretest to measure the level of knowledge of community members using appropriate technology in managing waste cooking oil and kepok banana stems into soft soap. The results of the pretest obtained a score of 27.5%, posttest of 94.17%, so that the value of increasing knowledge is 70.82%. The use of KOH crystals can save 50% more because they have used a source of KOH derived from the stem of the kepok banana. The quality of the soap product has a pH value of 8.5. The conclusion of this community service activity is that it has succeeded in obtaining soap products and increasing the ability of the community using appropriate technology to manage waste cooking oil and banana stems into soft soap. Suggestions for this community service activity still need to be continued to improve the quality of soap according to the Indonesian National Standard (SNI) so that it can become a product that can be sold and is an effort to improve the economy of the community using appropriate technology. Keywords: Kepok Banana Stem, Community of Users of Appropriate Technology, Waste, Used Cooking Oil, Soft Soap
Pencegahan Stunting Sejak Kehamilan di Desa Cintamulya Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Eki Pratidina; Eneng Daryanti; Nova Riani; Amida Sriwianti Sarbini; Kania Fajarwati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7609

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah bentuk dari proses pertumbuhan yang terhambat dan Merupakan masalaha gizi yang perlu mendapat perhatian serta menjadi salah satu Masalah utama kesehatam masyarakat di Indonesia. Jumlah kejadian stunting di Desa Cintamulya menurut polindes periode Bulan Februari 2021 sampai dengan bulan februari 2022 berjumlah 19 balita. Pencegahan stunting harus dimulai sejak kehamilan. Sementara jumlah ibu hamil dalam periode yang sama berjumlah 24 ibu hamil yang menjadi sasaran atau objek dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Desa Cintamulya merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Lokasinya berada di bagian tenggara wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung. Tujuan dilakukannya kegiatan pengmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai stunting, sehingga ibu hamil mempunyai kesadaran untuk berperilaku pola hidup bersih dan sehat, sehingga ibu hamil sehat, melahirkan janin yang sehat dan selamat, terhindar dari kejadian stunting dalam melakukan tugas pertumbuhan dan perkembangannya difase kehidupan selanjutnya. Adapun materi yang disampaikan adalah  tentang stunting beserta pencegahan dan cara mengatasinya. Penyuluhan yang dilakukan menggunakan media lembar balik. Metode yang dilakukan dengan cara ceramah dan tanya jawab. Evaluasi yang digunakan dengan cara pre and posttest one gruop. Hasil kegiatan pengmas menunjukkan bahwa Ibu hamil  sangat antusias menanggapi penyuluhan dan serangkaian kegiatan yang berikan ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang mereka sampaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang cukup luar biasa  mampu meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengalaman terhadap para responden, ditandai dengan peningkatan persentase pengetahuan ibu hamil antara pre dan nilai post test. Diharapkan ibu hamil ataupun masyarakat mampu menjaga kesehatannya secara optimal terutama dalam pemenuhan nutrisi gizi seimbang. Kata Kunci: Stunting, Kehamilan, Gizi, BalitaABSTRACK Stunting is a form of stunted growth process and is a nutritional problem that needs attention and is one of the main problems of public health in Indonesia. The number of stunting incidents in Cintamulya Village according to the Polindes for the period from February 2021 to February 2022 is 19 children under five years old. Prevention of stunting should start early in pregnancy. Meanwhile, the number of pregnant women in the same period amounted to 24 pregnant women who were the targets or objects of this community service activity. Cintamulya Village is a village located in the Jatinangor District, Sumedang Regency. The location is in the southeastern part of the sub-district area and is directly adjacent to Bandung Regency. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of pregnant women about stunting, so that pregnant women have awareness to behave in a clean and healthy lifestyle, so that pregnant women are healthy, give birth to healthy and safe fetuses, avoid stunting in carrying out their growth and development tasks in this phase. next life. The material presented was about stunting and its prevention and how to overcome it. Counseling is carried out using flipchart media. The method is done by lecture and question and answer. Evaluation is used by means of pre and posttest one group. The results of the community service activities showed that pregnant women were very enthusiastic in responding to the counseling and the series of activities that were provided were marked by the many questions they asked. This community service activity provides quite extraordinary benefits in increasing knowledge and providing experience to the respondents, marked by an increase in the mean value of the post test. It is expected that pregnant women or the community will be able to maintain optimal health, especially in fulfilling balanced nutrition. Keywords: Stunting, Pregnancy, Nutrition, Children Under Five Years Old
Sosialisasi dan Advokasi Pemenuhan Hak-Hak Anak melalui Sekolah Ramah Anak di SDN Setiajaya 02 Cabang Bungin Bekasi Apriyanti Widiansyah; Rahmat Saputra; Fifit Fitriansyah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7241

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah ramah anak sebagai tempat belajar siswa di mana sekolah dapat memberikan rasa aman dan nyaman, menyenangkan dan sehat, tentu akan membuat anak kerasan di sekolah belajar dengan tenang. Mengingat beberapa waktu belakangan ini, banyak kasus kekerasan baik verbal maupun fisik terjadi pada anak di lingkungan sekolah, hal ini tentu saja menjadi kekhawatiran serius yang perlu segera diselesaikan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah guna memberikan edukasi kepada guru dan masyarakat terkait bagaimana pelaksanaan sekolah ramah anak melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi pemenuhan hak-hak anak melalui sekolah ramah anak. Metode dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan   simulasi kepada guru dan orang tua di SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi. Hasil dari kegiatan  pengabdian masyarakat ini adalah dapat memberikan gambaran konseptual terkait Pemenuhan Hak-Hak Anak Melalui Sekolah Ramah Anak di SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi; memberikan gambaran teknis memahami permasalahan Pemenuhan Hak-Hak Anak Melalui Sekolah Ramah Anak di SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi; serta sebagai upaya solusi permasalahan para guru dalam mengatasi Pemenuhan Hak-Hak Anak Melalui Sekolah Ramah Anak di SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi. Kata Kunci: Sosialisasi, Advokasi, Sekolah Ramah Anak.  ABSTRACT In an effort to create a child-friendly school environment as a place for student learning where schools can provide a sense of security and comfort, fun and health, it will certainly make children feel at home in school to study quietly. Given that recently, many cases of verbal and physical violence have occurred in the school environment, this is of course a serious matter that needs to be resolved immediately. The purpose of this activity is to provide education to teachers and the community regarding how to implement child-friendly schools through socialization and fulfillment of children's rights through child-friendly schools. The method is carried out by providing counseling and simulations to teachers and parents at SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi. The results of this community service activity are able to provide a conceptual picture related to the Fulfillment of Children's Rights through Child Friendly Schools at SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi; Technical description of understanding the problem of Fulfilling Children's Rights Through Child Friendly Schools at SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi, as well as an effort to solve the problems of teachers in overcoming the Fulfillment of Children's Rights through Child Friendly Schools at SDN SETIAJAYA 02 Cabang Bungin Bekasi. Keywords: Socialization, Advocacy, Child Friendly Schools.
Implementasi Teknik Relaksasi (Napas Dalam) untuk Pasien dengan Resiko Ketidakstabilan Kadar Gula Darah di Desa Sidorejo M. Ricko Gunawan; Umi Romayati Keswara; Made Novita Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.7160

Abstract

ABSTRAK Keadaan saat ini  cenderung mengalami kenaikan pada penderita diabetes mellitus di berbagai belahan dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) pada tahun  2019  menaksirkan bahwa terdapat  463  juta  orang  dengan rentan usia  20-79  tahun  didunia  menderita penyakit gula darah. Penyakit diabetes di Provinsi Lampung sebesar 99.748 jiwa, sementara itu, penyakit diabetes di Lampung Timur adalah 10.331jiwa. Penyakit kadar gula ialah ketidakstabilan yang dapat dilihat dengan kenaikan kadar gula darah. Teknik relaksasi ialah suatu  rencana  keperawatan yang secara fisiologis  dapat  membantu penurunan  stres. Stres itu sendiri merupakan satah atu penyebab peningkatkan kadar gula dalam darah. Melaksanakan pengabdian masyarakat mengenai penyakit diabetes dengan masalah resiko ketidakstabilan kadar gula darah melalui teknik relaksasi (napas dalam) di Desa Sidorejo Lampung Timur.Metode pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan untuk mengetahui penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes  menggunakan relaksasi napas dalam, yang dilakukan di Desa Sidorejo Lampung Timur pada tanggal 28 Mei 2022 sampai 30 Mei 2022. Partisipan yang digunakan sebanyak 3 partisipan, data yang didapat dari hasil pengamatan, tanya jawab, serta pemeriksaan fisik. Terdapat perubahan kadar gula darah pada ketiga partisipan dari hari pertama intervensi sampai hari ketiga. Dimana penurunan berkisar dari 20-70 mg/dl. Terdapat penurunan kadar gula darah pada ketiga partisipan, pada parisipan pertama kadar gula hari pertama sebelum diberikan teknik relaksasi 415 mg/dl, ketika hari ketiga dan sesudah diberikan teknik relaksasi 211 mg/dl Pada partisipan kedua hari pertama sebelum diberikan relaksasi 235 mg/dl, pada hari ketiga hari ketiga sesudah diberikan relaksasi 185 mg/dl. Pada partisipan ketiga sebelum diberikan teknik relaksasi 350 mg/dl dan hari ketiga sesudah diberikan relaksasi 204 mg/dl. Berdasarkan hasil tersebut yang berarti teknik relaksasi napas dalam membantu menurukan kadar gula darah partisipan. Diharapkan partisipan dapat menerapkan teknik relaksasi ini disertai dengan rutin mengkonsumsi obat diabetes mellitus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Peningkatan Gula Darah, Teknik Relaksasi     ABSTRACT The current situation tends to increase in people with diabetes mellitus in various parts of the world. The International Diabetes Federation (IDF) in 2019 estimates that 463 million people aged 20-79 years in the world suffer from diabetes. Diabetes in Lampung Province is 99,748 people, meanwhile, diabetes in East Lampung is 10,331 people. Diabetes is a metabolic disorder characterized by elevated blood sugar levels. Relaxation technique is one of the nursing actions that can physiologically reduce stress. Stress itself is one of the causes of increasing blood sugar levels. To carry out community service for diabetes mellitus with the problem of risk of unstable blood sugar levels through relaxation techniques (deep breathing) in Sidorejo Village, East Lampung. This community service method is counseling to find out the benefits of deep breathing relaxation techniques on reducing blood sugar levels in diabetic patients, which was carried out in Sidorejo Village, East Lampung from 28 May 2022 to 30 May 2022. The participants used were 3 participants, data collection by means of interviews, observation, and physical examination. There were changes in blood sugar levels in the three participants from the first day of the intervention to the third day. Where the decrease ranged from 20-70 mg/dl. There was a decrease in blood sugar levels in the three participants, in the first participant the sugar level on the first day before being given relaxation techniques was 415 mg/dl, on the third day and after being given relaxation techniques 211 mg/dl. In the second participant the first day before being given relaxation 235 mgdl, on the third day the third day after being given relaxation 185 mg/dl. In the third participant before being given relaxation techniques 350 mg/dl and the third day after being given relaxation 204 mg/dl. Based on these results, it means that deep breathing relaxation techniques help lower participants' blood sugar levels. it is expected that participants can apply relaxation techniques by regularly consuming diabetes mellitus drugs. Keywords: Diabetes Mellitus, Increased Blood Sugar, Relaxation Techniques

Page 68 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue