cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi Edukasi Ibu Hamil (Si-Emil) di Kecamatan Nurussalam Aceh Timur Aripin Ahmad; Abdurrahman Abdurrahman; Siti Mutia Rahmawati; Nora Veri; Emilda AS; T. Iskandar Faisal; Cut Mutiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7929

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu bertujuan untuk memberikan sosialisasi serta pelatihan dan pendampingan pemanfaatan aplikasi edukasi bagi ibu hamil. Metode yang digunakan adalah bersifat luring dimulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi. Aplikasi yang digunakan 90% peserta ibu hamil menyatakan aplikasi mudah digunakan dan dapat membantu pengguna khususnya ibu hamil, serta aplikasi mudah diakses dimana saja dan mudah untuk dipahami. Kata Kunci: Pengetahuan Ibu Hamil, Status Gizi, Aplikasi Si-Emil  ABSTRACT This community service activity aims to provide socialization as well as training and assistance in the use of educational applications for pregnant women. The method used is offline starting from the preparation, implementation to evaluation stages. The application used by 90% of pregnant women participants stated that the application is easy to use and can help users, especially pregnant women, and the application is easily accessible anywhere and easy to understand. Keywords:         Knowledge of Pregnant Women, Nutritional Status, Si-Emil Application
Edukasi Penerapan 5M dan Vaksinasi Covid-19 sebagai Upaya Percepatan Penanganan Covid-19 di Desa Banjaran Wetan Maria Komariah; Theresia Eriyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6602

Abstract

ABSTRAK COVID-19 telah ditetapkan sebagai wabah pandemi global pada Maret 2020. Sejak munculnya COVID-19 di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya guna memutus rantai penyebaran virus COVID-19 melalui vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan 5M. Tujuan dan capaian dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Banjaran Wetan dapat mengetahui pentingnya vaksinasi dan lebih menerapkan 5M sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi kesehatan dengan pemberian penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan 5M.  Pendampingan dan penyuluhan mengenai vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara door to door kepada masyarakat dengan mengeksplor alasan masyarakat jika belum melakukan vaksinasi. Setelah itu, peneliti memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19 dan penerapan 5M. Edukasi juga dilakukan kepada siswa SD di Desa Banjaran Wetan. Setelah dilakukan edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan siswa mengenai vaksinasi Covid-19 dan 5M yang dinilai berdasarkan persentase kenaikan skor pre-test dan post-test. Program edukasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19 dan 5M. Program ini diharapkan dapat membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia. Kata kunci: edukasi, 5M, vaksinasi Covid-19  ABSTRACT COVID-19 was declared a global pandemic outbreak in March 2020. The Indonesian government has made various efforts to break the chain of the spread of the COVID-19 virus through vaccination and the implementation of the 5M health protocol. The aim of this program was to give an education to improve the importance of vaccination and adherence to 5M as an effort to prevent the transmission of COVID-19. The method used in this program is health education by providing counselling and assistance to the community regarding the importance of vaccination and the 5M health protocol. Assistance and counselling regarding Covid-19 vaccination is carried out door to door in the community by exploring the reasons for the community if they have not been vaccinated. After that, the researchers provided education to the public about the Covid-19 vaccination and the implementation of 5M. Education was also carried out for elementary school students in Banjaran Wetan Village. After the implementation of the program, there was an increase in students' knowledge about Covid-19 and 5M vaccinations which were assessed based on the percentage increase in pre-test and post-test scores. Education programs can increase public knowledge about Covid-19 and 5M vaccinations. This program is expected to accelerate the handling of Covid-19 in Indonesia. Keywords: education, 5M, Covid-19 vaccination 
Peningkatan Kapasitas Pekarangan sebagai Sumber Pangan Suku Kokoda untuk Pencegahan Kek di Masa Pandemi Covid-19 Wilma Florensia; Mustamir Kamaruddin; Inchi Inchi; Rista Asty Ananta; Sevillian Sevillian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.8016

Abstract

ABSTRAK Status gizi dipengaruh oleh tingkat kecukupan zat gizi dan ketahanan pangan. Banyak permasalahan gizi yang timbul di masa pandemic covid-19 karena masyarakat tidak mempunyai ketersediaan pangan yang baik misalnya permasalahan Kekurangan Energi Kronis. Masyarakat Suku Kokoda merupakan suku dengan kultur pesisir  yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, mencari dan menjual batu karang dan kayu bakau dengan mayoritas kategori pendidikan dan penghasilan rendah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya masalah gizi dan kekurangan energi kronis pada ibu hamil dan remaja putri suku Kokoda. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang kekurangan energi kronis dan pembuatan pilot project pemanfaatan pekarangan rumah untuk pemenuhan gizi dalam mencegah KEK. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan diskusi serta pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner (pre-test dan post-test) dan membuat pekarangan percontohan. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan pengetahuan dan evaluasi lanjutan pekarangan percontohan akan dibina lewat kerjasama dengan tenaga pelaksana gizi. Kata Kunci: Pekarangan, Kekurangan Energy Kronis, Suku Kokoda  ABSTRACT Nutritional status is influenced by the level of nutrient adequacy and food security. Many nutritional problems arise during the COVID-19 pandemic because people do not have good food availability, for example the problem of Chronic Energy Deficiency. The Kokoda Tribe is a tribe with a coastal culture, most of whom work as fishermen, looking for and selling coral reefs and mangroves, with the majority being in the education and low-income categories, so they are unable to meet the nutritional needs of their families. This is evidenced by the high prevalence of nutritional problems and chronic energy deficiency in pregnant women and young women of the Kokoda tribe. The purpose of this activity is to provide education about chronic energy deficiency and to create a pilot project to use home yards to fulfill nutrition in preventing chronic energy deficiency. The method used is counseling and discussion as well as measuring the level of knowledge using a questionnaire (pre-test and post-test) and making a pilot yard. The measurement results show an increase in knowledge and further evaluation of the pilot yard will be fostered in collaboration with nutrition implementers. Keywords: Yard, Chronic Energy Deficiency, Kokoda Tribe
Asuhan Keperawatan Anemia Ibu Hamil dengan Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) di Puskesmas Satelit Bandar Lampung Eka Yudha Chrisanto; Rudi Winarno; Putri Salsabila Azzahra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7576

Abstract

ABSTRAK Kadar Hb ialah ukuran pigmen respiratorik dalam butiran-butiran darah merah, jumlah Hb dalam darah normal adalah kira-kira 15 gram setiap 100 ml darah dan jumlah ini biasanya disebut 100 persen. WHO telah menetapkan batas kadar Hb  normal ibu hamil batas nilai Hb 11,0 gr, wanita dewasa batas nilai Hb 12,0 gr (Arisman 2010). Maka dapat dikatakan bahwa Hb ibu hamil yang rendah atau kurang dari 11 gr masuk dalam kategori anemia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kadar hemoglobin dengan pemberian tablet zat besi (Fe) kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Satelit Bandar Lampung. Dalam penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan quasi eksperimen dengan one group pretest-posttest design. Pada pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik sampling purposive. Populasi dalam penelitian ibu hamil dengan anemia sebanyak 3 responden, dilaksanakan pada bulan November 2021 selama 3 minggu di Puskesmas Satelit Bandar Lampung. Hasil penelitian didaptkan terjadi peningkatan kadar hemoglobin dengan pemberian tablet zat besi (Fe) yang dikonsumsi selama 3 minggu berturut-turut dengan skor kenaikan antara 0,9-2,0 gr/dl. Pentingnya pemberian tablet zat besi (Fe) dan pemeriksaan hemoglobin agar dapat mencegah dan tidak terjadi kejadian anemia pada ibu hamil. Kata Kunci: Anemia, Ibu hamil, Tablet Zat Besi  ABSTRACT Hb levels are a measure of the respiratory pigment in the grains of red blood, the amount of Hb in normal blood is approximately 15 grams every 100 ml of blood and this amount is usually called 100 percent. WHO has set a limit on normal Hb levels for pregnant women to limit Hb values of 11.0 gr, adult women limit Hb values to 12.0 gr (Arisman 2010). Then it can be said that the Hb of pregnant women who are low or less than 11 gr fall into the category of anemia. The purpose of this study was to determine the increase in hemoglobin levels by giving iron tablets (Fe) the incidence of anemia in pregnant women at the Bandar Lampung Satellite Health Center. In this study using analytical methods with a quasi-experimental approach with one group pretest-posttest design. In sampling, researchers used purposive sampling techniques. The population in the study of pregnant women with anemia was 3 respondents, carried out in November 2021 for 3 weeks at the Bandar Lampung Satellite Health Center. The results of the study showed an increase in hemoglobin levels by giving iron tablets (Fe) consumed for 3 consecutive weeks with an increase score between 0.9-2.0 gr / dl. The importance of giving iron tablets (Fe) and hemoglobin examination in order to prevent and not occur anemia in pregnant women. Keywords: Anemia, Pregnant Women, Iron Tablets
Edukasi Kesehatan melalui Whatsapp tentang Deteksi Dini Anemia Kehamilan pada Ibu Hamil di Desa Cikunir Wuri Ratna Hidayani; Hesti Adzani Ramadhanti; Imelda Sintya; Ranti Nurqolbi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.6965

Abstract

ABSTRAK Pengaruh anemia dalam kehamilan dapat berakibat fatal jika tidak segera di atasi diantaranya dapat menyebabkan keguguran, partus prematus, partus lama, atonia uteri dan menyebabkan perdarahan serta syok dan berdampak kematian. Persentase  ibu hamil di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya yang tidak memeriksakan hemoglobin ke fasilitas kesehatan sebanyak 24 orang dari 87 ibu hamil atau sebesar 29%. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya deteksi dini kehamilan pencegahan anemia melalui pemanfaatan media sosial whatsapp. Metode dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode online atau daring yang dikuti oleh 20 ibu hamil di Desa Cikunir. Tahapan pelaksanaan yaitu dengan penyampaian pre test, penyampaian edukasi kesehatan dan post test. hasil pengisian Pre Test dan Post Test. Dari 20 orang ibu hamil semua mengisi pre dan post test.. Berdasarkan isian Pre dan Post Test dapat diketahui bahwa nilai rata-rata Pre Test adalah 64.4 dan rata-rata nilai Post Test adalah 78,2. Sebanyak 20 orang mengalami kenaikan nilai dari Pre Test ke Post Test (100,0%). pelaksanaan kegiatan ini adanya kenaikan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini anemia kehamilan sehingga diharapkan dapat melakukan pemeriksaan Ante Natal Care (ANC) selama kehamilannya dalam pencegahan anemia kehamilan yang merupakan faktor risiko stunting bagi balita di masa mendatang Kata Kunci: Deteksi, Dini, Anemia, Kehamilan, Stunting  ABSTRACT Some of them can cause miscarriage, premature labor, prolonged labor, uterine atony and cause bleeding and shock and result in death. The percentage of pregnant women in Cikunir Village, Singaparna District, Tasikmalaya Regency who did not check hemoglobin at health facilities was 24 out of 87 pregnant women or 29%. The purpose of this community service is to increase the knowledge of pregnant women about the importance of early pregnancy detection and prevention of anemia through the use of WhatsApp social media. This method of community service uses an online or online method which is followed by 20 pregnant women in Cikunir Village. The stages of implementation are the delivery of pre-test, delivery of health education and post-test. the results of filling out the Pre Test and Post Test. Of the 20 pregnant women, all filled out the pre and post tests. Based on the Pre and Post Test entries, it can be seen that the average value of the Pre Test is 64.4 and the average value of the Post Test is 78.2. A total of 20 people experienced an increase in scores from Pre Test to Post Test (100.0%). The conclusion of the implementation of this activity is that there is an increase in knowledge of pregnant women about early detection of anemia in pregnancy so that it is hoped that they can carry out Ante Natal Care (ANC) examinations during their pregnancy in preventing pregnancy anemia which is a risk factor for stunting for toddlers in the future. Keywords : Early Detection, Anemia, Pregnancy, Stunting
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perangkat Kesiapsiagaan Bencana dalam Mencegah Komplikasi Kehamilan di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Magfirah Magfirah; Nora Veri; Fazdria Fazdria; Idwar Idwar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7666

Abstract

ABSTRAK Setiap indvidu  memiliki kebutuhan mendasar untuk mengurangi risiko bencana  sehingga diperlukan  kesiapsiagaan bencana. Risiko bencana yang terjadi dapat terminimalisir apabila memiliki  suatu  skema pencegahan dengan metode yang tepat, terutama menyangkut korban manusia. Wanita hamil, nifas dan bayi, sangat rentan terhadap bencana alam. Faktor utama yang menjadi kunci kesiapsiagaan adalah pengetahuan, sikap dan kepedulian siap siaga dalam menghadapi bencana. kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kesiapsiagaan bencana melalui pelatihan kepada bidan desa, kader dan anggota karang taruna. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan dengan sasaran ibu hamil, bidan desa, kader dan karang taruna yang dilakukan di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, bulan Juni februari s/d oktober 2022 dengan jumlah sasaran 60 orang. Dibagi dalam 2 kegiatan yaitu pelatihan dan penyuluhan. adanya perbedaan nilai pre test dan post test pengetahuan ibu hamil dengan kategori baik yatu 37,5 % menjadi 70,8%. Adanya perbedaan nilai pre test dan post test pengetahuan bidan dengan kategori baik yatu 41,7 % menjadi 83,3%. Adanya perbedaan nilai pre test dan post test pengetahuan  kader dan anggota karang taruna dengan kategori baik yatu 45,8 % menjadi 79,2%. Edukasi pada ibu hamil, kader yang dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan mampu meningkatkan pegetahuan ibu hamil dan kader tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana baik bencana alam maupun non alam. Kata Kunci: Pengetahuan Ibu Hamil, Kesiapsiagaan, Bencana, Komplikasi Kehamilan  ABSTRACT Every individual has a basic need to reduce disaster risk, so disaster preparedness is needed. Disaster risk that occurs can be minimized if there is a prevention scheme with the right method, especially regarding human victims. Pregnant women, postpartum and infants, are very vulnerable to natural disasters. The main factor that is the key to preparedness is knowledge, attitude and concern for being ready to face disasters. This service activity is to increase knowledge and skills about disaster preparedness through training for village midwives, cadres and members of youth organizations. Service activities are carried out using counseling and training methods targeting pregnant women, village midwives, cadres and youth organizations carried out in Langsa Baro District, Langsa City, from June February to October 2022 with a target number of 60 people. Divided into 2 activities, namely training and counseling. There is a difference in the value of pre-test and post-test knowledge of pregnant women with good categories, namely 37.5% to 70.8%. There is a difference in the value of pre-test and post-test knowledge of midwives with good categories, namely 41.7% to 83.3%. There is a difference in the value of pre-test and post-test of knowledge of cadres and members of youth organizations with good categories, namely 45.8% to 79.2%. Education for pregnant women, cadres carried out with counseling and training methods is able to increase the knowledge of pregnant womenand cadres about disaster preparedness, both natural and non-natural disasters.  Keywords: Knowledge of Pregnant Women, Preparedness, Disasters, Pregnancy Complications
Pemberdayaan Keluarga dalam Monitoring Tumbuh Kembang dan Kesehatan Balita Melalui Edukasi Berpusat pada Keluarga Kurniadi Kurniadi; Ade Wulandari; Ana Triana Wulandari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6508

Abstract

ABSTRAK Kesehatan ibu dan anak serta kegagalan pertumbuhan anak seperti stunting masih menjadi isu masalah kesehatan nasional saat ini. Masalah kesehatan di wilayah mitra kelurahan Kolo adalah masih rendahnya kunjungan monitoring balita di posyandu yaitu hanya 29% dari target capaian, masih ditemukan balita dengan gizi kurang dan anak dengan stunting sebanyak 34 orang. Tujuan pengabdian kepada masayarakat ini adalah untuk memberdayakan keluarga dalam meningkatkan derajat kesehatan anak di Kelurahan Kolo. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan penyuluhan kesehatan dan pelatihan keluarga tentang stimulasi tumbuh kembang dan pencegahan dan perawatan penyakit infeksi. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan sebanyak 100% keluarga sasaran memahami pentingnya stimulasi, deteksi dini dan monitoring tumbuh kembang anak balita, 100% keluarga sasaran dapat membaca dan menginterpretasi KMS. Hasil pre-test sebanyak 36% keluarga dengan anak balita mengerti tentang stimulasi, deteksi dini dan monitoring tumbuh kembang, post-test  sebanyak 100% keluarga dengan anak balita mengerti tentang stimulasi, deteksi dini dan monitoring tumbuh kembang. Pada pre-test sebanyak 39% keluarga dengan anak balita mengerti perawatan dan pencegahan penularan penyakit Kusta serta cara mengenal tanda gejala penyakit Kusta pada anak. Hasil post-test sebanyak 100% keluarga dengan anak balita mengerti perawatan dan pencegahan penularan penyakit Kusta serta cara mengenal tanda dan gejala penyakit Kusta pada anak. Hasil pengabdian ini penting untuk membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan kesehatan nasional. Kata kunci: Pemberdayaan Keluarga, Tumbuh Kembang, Edukasi  ABSTRACT Maternal and child health and failure of child growth such as stunting are still issues of national health problems today. The health problem in the partner area of Kolo sub-district is the low number of monitoring visits for children under five at the posyandu, which is only 29% of the target achievement, there are still under-fives with malnutrition and children with stunting as many as 34 people. The purpose of this community service is to empower families in improving the health status of children in Kolo Village. The method used in this community service is health counseling and family training on the stimulation of growth and development and the prevention and treatment of infectious diseases.The results of community service were obtained that 100% of target families understood the importance of stimulation, early detection and monitoring of the growth and development of children under five, 100% of target families could read and interpret KMS. The results of the pre-test as many as 36% of families with toddlers understand about stimulation, early detection and monitoring of growth and development, post-test as many as 100% of families with toddlers understand about stimulation, early detection and monitoring of growth and development. In the pre-test, 39% of families with children under five understood the treatment and prevention of leprosy transmission and how to recognize the signs and symptoms of leprosy in children. The post-test results were 100% of families with children under five understand the treatment and prevention of leprosy transmission and how to recognize the signs and symptoms of leprosy in children. The results of this service are important to assist the government's efforts in improving national health development. Keywords: Family Empowerment; Growth and development; Education 
Strategy Program for Reducing Doubt on Covid-19 Vaccination in Tambraw Regency, West Papua Butet Agustarika; Alva Cherry Mustamu; Situmorang Panel
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7532

Abstract

ABSTRACT Covid-19 vaccination aims to minimize the spread of Covid-19, reduce the number of positive and death due to Covid-19, reach the immunity group (herd immunity ) and protect the Public from Covid-19 to stay productive by social and economic. Some strategies can increase reception of booster vaccines, i.e. advocacy by local, national and international for equal access to COVID-19 vaccines, tests and treatments, calling for and monitoring action specific required from producers, governments and multilateral actors. Mobilize and empower the community, including through social media and networks community, to produce the influential vaccine. Sue and overcome Contributing misinformation and misperception to doubt vaccine. Purpose implementation of activity programs Public this is doing implementation strategy World Health Organization recommended vaccinations, namely seminars and giving non-financial incentives as well as board advertisement capable for lower level doubt booster vaccine. Devotion Public this is conducted with several steps that is conduct seminars on the importance of vaccinating basic and advanced (booster) covid-19, do publication about covid-19 vaccine using leaflets, leaflets and boards billboard on the corner Street, as well as implementation vaccination with gift incentive in form goods, needs a tree. Next held vaccination start and booster at the same time given goods need the tree. This Seminar and FGD held inviting representatives from agency government related, police and soldier, Puskesmas and heads of the district. Problems found is awareness of Public consequence, ignorance of the importance of vaccination, and distance and access to vaccination implementation. Together To do follow-up and share the task. Vaccination this in progress for one day and ends with distribution needs tree for participant vaccination. Attendees in activity vaccination this as many as 572 people, did vaccination dose first as much as 134, dose second as many as 359 people and continued as many as 79 people. The results of service Public this capable for lower doubt Public to implementation vaccination beginning nor continued. The problem in society consequence implementation of vaccination is a lack of information and access to vaccination. Moment conducted solving problem and shared task on each agency government, then found a solution that is deployment information and accommodate Public going to the place vaccination. Because of that, interest in the Public Becomes increased for vaccination. Community service programs in the future can be focused on increasing public awareness which also involves relevant government agencies. Keywords: Booster, Vaccine, Public Devotion, Herd Immunity
Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Minuman Instan Jahe (Zingiber officinale) sebagai Imunomodulator dalam Upaya Peningkatan Imunitas dan Minat Kewirausahaan Masyarakat Desa Sirnaraja di Era Pandemi Vera Nurviana; Nur Rahayuningsih; Keni Idacahyati; Yadi Aditya Prawira
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7235

Abstract

ABSTRAK Jahe (Zingiber officinale) merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak ditanam oleh masyarakat desa Sirnaraja, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Khasiat jahe sebagai obat herbal terutama imunomodulator sudah terbukti baik secara empiris maupun secara ilmiah. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan minuman instan jahe bertujuan untuk memanfaatkan potensi daerah, memberikan informasi tentang pemanfaatan jahe untuk meningkatkan imunitas tubuh dan meningkatkan minat kewirausahaan masyarakat dengan pelatihan pembuatan sediaan minuman instan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim KKN Prodi S1 Farmasi Universitas BTH dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan yang bertempat di Gor Desa Sirnaraja.  Adapun susunan kegiatannya meliputi: Pengisian kuesioner pretest, kegiatan sosialisasi mengenai tanaman jahe, persiapan bahan baku minuman herbal jahe, demonstrasi pembuatan produk minuman herbal jahe, serta pengisian kuesioner post test oleh peserta kegiatan. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan sediaan minuman instan jahe sebagai upaya peningkatan imunitas dan minat kewirausahaan masyarakat desa Sirnaraja dihadiri oleh ibu-ibu kader PKK dengan antusias yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji T berpasangan dapat diperoleh nilai p-value (0.000) < α (0.05), hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai skor kuesioner peserta sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung. Kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai manfaat dan cara pembuatan minuman instan jahe sebagai imunomodulator serta mampu mendorong minat kewirausahaan masyarakat. Kata Kunci: Jahe, Imunomodulator, Minuman Herbal, Potensi Daerah ABSTRACT Ginger (Zingiber officinale) is one of the herbal plants that is widely grown by the people of Sirnaraja village, Cigalontang District, Tasikmalaya Regency. The efficacy of ginger as an herbal medicine, especially immunomodulators, has been proven both empirically and scientifically. Extension activities and training on making instant ginger drinks aim to take advantage of regional potential, provide information about the use of ginger to improve body training and increase community entrepreneurial interest by making instant ginger drink preparations as an immunomodulator. This community service is carried out by the KKN team of the S1 Pharmacy Study Program at BTH University by providing counseling and training located in Gor Sirnaraja Village.  The composition of the activities includes: Filling out the pretest questionnaire, socialization activities regarding ginger plants, preparation of raw materials for ginger herbal drinks, demonstrations of making ginger herbal drink products, as well as filling out post-test questionnaires by activity participants. Results: Counseling and training activities on making ginger instant drink preparations as an effort to increase immunity and entrepreneurial interest of the people of Sirnaraja village were attended by PKK cadres with very high enthusiasm. Based on the results of statistical tests using paired T-tests, a p-value (0.000) < α (0.05) can be obtained, this shows that there is a significant average difference between the scores of participants' questionnaire scores before and after the activity took place. The activity can increase participants' knowledge and understanding of the benefits and ways of making ginger instant drink as an immunomodulator and be able to encourage people's entrepreneurial interest. Keywords: Ginger, Immunomodulator, Herbal Drink, Regional Potential
Sosialisasi Covid-19 dan Pemaparan Tumbuhan Herbal yang digunakan untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh di Desa Sindangpalay Kecamatan Karangpawitan Astri Senania; Mustika Muzdalipah; Randi Rahadian; Nina Karnia; Anggun Sucia Saputri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.5345

Abstract

ABSTRAK Covid-19 sangat meresakan, perlu suatu gagasan berupa tindakan dalam penyampain sosialisasi yang di gencarkan kepada masyarakat untuk sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan dalam penaggulangan COVID-19 ini,  dan memberikan informasi mengenai manfaat yang terdapat tumbuhan apa saja yang memberikan khasiat apabila di konsumsi mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah terjadinya COVID-19. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan pengabdian pada masyarakat. Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini yaitu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol yang dianjurkan oleh pemerintah dan mengedukasi masyarakat terkait tumbuhan yang bisa dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh ditengah pandemik COVID-19. Kegiatan yang dilakukan dengan metode sosialisasi COVID-19, Dimana sosialisasi kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Hasil yang dicapai dari kegiatan Sosialisasi tersebut yaitu dimana 99% masyarakat yang hadir mengerti dengan materi yang disampaikan 1 % masyarakat tidak mengerti dengan materi yang disampaikan. Kata Kunci:  COVID-19, Informasi,  Pencegahan, imunitas ABSTRACT COVID-19 is very troubling, we need an idea in the form of action in providing intensive socialization to the public to realize how important it is to maintain health in this COVID-19 response period, and provide information about the benefits of which plants provide benefits when consumed can improve health. immune system to prevent COVID-19. Based on these problems, the authors do community service. Our goal in carrying out this activity is to socialize to the public the importance of maintaining health by following the protocols recommended by the government and educating the public about plants that can be consumed to increase immunity in the midst of the COVID-19 pandemic. The activity was carried out using the COVID-19 socialization method, where the socialization of activities was carried out using the health protocol recommended by the government. The results achieved from these socialization activities were 99% of the people who attended understood the material presented, 1% of the people who did not understand the material presented. Keywords: COVID-19, Information, Prevention, immunity

Page 74 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue