cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS DENGAN KADAR ALBUMINURIA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS SIMPUR BANDAR LAMPUNG Putri, Gina Adinda; Esfandiari, Firhat; Triswanti, Nia; Zulfian, Zulfian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.9683

Abstract

Abstrak: Hubungan Laju Filtrasi Glomerulus Dengan Kadar AlbuminuriaPada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Simpur BandarLampung. Pada 2021, International Diabetes Federation (IDF) mencatat 537 jutaorang dewasa (umur 20 - 79 tahun) atau 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes diseluruh dunia. Diabetes juga menyebabkan 6,7 juta kematian atau 1 tiap 5 detik.Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak19,47 juta. Dengan jumlah penduduk sebesar 179,72 juta, ini berarti prevalensidiabetes di Indonesia sebesar 10,6%. IDF mencatatat 4 dari 5 orang pengidapdiabetes (81%) tinggal di negara berpendapatan rendah dan menengah. Ini jugayang membuat IDF memperkirakan masih ada 44% orang dewasa pengidapdiabetes yang belum didiagnosis. Penelitian ini berfokus pada diabetes melitus (DM)tipe 2. Mengetahui hubungan laju filtrasi glomerulus dengan kadar albuminuriapada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Simpur Bandar Lampungtahun 2021/2022. Desain yang digunakan adalah deskriptif analitik denganpendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalahpenderita Diabetes Mellitus tipe 2 pada Puskesmas Simpur Bandar Lampung.Sampel dalam penelitian ini yaitu penderita Diabetes Mellitus tipe 2 padaPuskesmas Simpur Bandar Lampung yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi.  Dan analisis data yang digunakan adalah Analisis univariat dan Analisis Bivariat. Hasil penelitian menunjukan p value 0,191 di mana p value >0,05 yang berarti pada penelitian ini tidak terbukti terdapat hubungan antara laju filtrasi glomerulus dengan kadar mirkoalbumin. Tidak terdapat hubungan antara laju filtrasi glomerulus dengan kadar mirkoalbumin
GAMBARAN PROFIL LIPID PADA PASIEN HIPERTENSI BERDASARKAN UMUR LANSIA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Aldo Falendra Priyono; Ade Utia Detty; Resti Arania; Rina Kriswiastiny
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.9608

Abstract

Abstrak : Gambaran Profil Lipid pada Pasien Hipertensi Berdasarkan Usia Lansia di RSUD Dr. H. Abdul Moelok Provinsi Lampung. Dislipidemia merupakan meningkatnya kadar fraksi lipid diantaranya yaitu meningkatnya kadar kolesterol total, trigliserida,kolesterol LDL sedangkan fraksi lipid yang menurun yaitu kadar kolesterol HDL Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah pada seseorang meningkat diatas normal. Mengetahui gambaran profil lipid pada Pasien Hipertensi Yang Di Rawat Inap Berdasarkan Usia Lansia Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Pada Tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan Deskriptif dan penelitian ini dilakukan secara cross-sectional yaitu dengan cara pengambilan data dilakukan sekaligus tanpa pemberian perlakuan tertentu terhadap objek penelitian. Peningkatan kadar profil lipid kolesterol yaitu pada Kolesterol Total terhadap 83 orang yaitu sebesar 69,2%, kadar trigliserida terhadap 70 orang yaitu sebesar 58,3%,kadar LDL terhadap 102 orang yaitu sebesar 85 %, dan kadar HDL terhadap 102 orang yaitu sebesar 85%. Penelitian ini dilakukuan terhadap 120 pasien lansia. Rata-rata kadar kolesterol total pada pasien hipertensi adalah 211 mg/dl ± 53,39 mg/dl. Rata- rata kadar trigliserida 184,04 mg/dl ± 100,51 mg/dl. Rata-rata kadar kolesterol HDL 44,1 mg/dl ± 14,511 mg/dl. Rata-rata kadar kolesterol LDL 139,33 mg/dl ± 70,124 mg/dl. Rata-rata profil lipid berdasarkan jenis kelamin pada laki-laki 50,8% (61 orang), pada perempuan 49,2% (59 orang). Rata-rata profil lipid berdasarkan umur pada pasien hipertensi dengan umur 55-60 tahun (48,4%) 58 orang, 61-65 tahun (51,6%) 62 orang dengan total sebanyak 120 orang pasien lansia hipertensi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK Dian Fitriyani; Salsabila Nourotun Nashiehah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.10157

Abstract

Hasil Survey Dasar Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012. Mengatakan Bahwa AKI Mengalami Peningkatan Yang Signifikan Sebesar 228 Per 100.000 Kelahiran Hidup Menjadi 359 Per 100.000 Kelahiran Hidup. Angka Tersebut Belum Sesuai Dengan Target Mdgs Yaitu 102 Per 100.000 Kelahiran Hidup. Tujuan Penelitian Ini Untuk Mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kelurahan Bekasi Jaya, Kota Bekasi. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Deskriptif Kuantitatif. Penelitian Ini Dilakukan Di Rw.02 Kelurahan Bekasi Jaya. Hasil Penelitian Dari Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) Dengan Pengetahuan Baik 25 Responden (75,8%), Distribusi Responden Berdasarkan Usia Diketahui Bahwa Mayoritas Berusia 21-25 Tahun Sebanyak 13 Responden (39,4%). Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan Diketahui Bahwa Mayoritas Berpendidikan Tinggi (SMA,Diploma Atau Sarjana) Sebanyak 26 Responden (78,8%). Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan Diketahui Bahwa Mayoritas Tidak Bekerja (Ibu Rumah Tangga) Sebanyak 21 Responden (63,6%). Distribusi Responden Berdasarkan Gravida Diketahui Bahwa Mayoritas Multigravida Sebanyak 22 Responden (66,7%). Kesimpulan : Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA Sebanyak 25 Responden (75,8%) Dengan Pengetahuan Baik. Saran : Diharapkan Ibu Hamil Selalu Mengikuti ANC Dengan Membawa Buku KIA. Agar Dapat Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Sehingga Dapat Mengaplikasikan Ilmu Yang Di Dapat Dalam Kehidupan Sehari-Hari
LITERATURE REVIEW : DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA FOURNIER’S GANGRENE Radhiah, Putri; Wijaya, Irna; Tjahjo, Mars Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.11467

Abstract

Fournier’s Gangren merupakan kondisi kegawatdaruratan di bedah urologi yang disebabkan infeksi sinergis polimikrobial pada daerah genitalia dan perineum dan dapat berkembang menjadi infeksi yang menyebar secara cepat melalui bidang fascia, menyebabkan nekrosis pada kulit, jaringan subkutan, dan fascia. Fournier’s gangrene adalah necrotizing fasciitis yang disebabkan infeksi sinergis polimikrobial pada daerah genitalia dan perineum yang berkembang secara akut dan agresif, dengan tingkat mortalitas hingga 73%. Fournier gangrene adalah kasus yang sangat langka yang terjadi sebesar 1.6 kasus dari 100.000 pria pertahunnya. Rentang umur pasien paling banyak adalah 50-79 tahun dan rasio antara laki-laki dan perempuan adalah 10:1. Menurut Investigasi Database Nasional, fournier gangrene menunjukkan angka kematian mencapai 20-40% dengan angka kejadian 88%. Insiden tertinggi terjadi di Amerika Serikat yang mencapai 1,9 kasus per 100.000 pria dengan angka kematian mencapai 6,2%. Etiologi FG adalah keadaan infeksi yang sumber terseringnya dari kolorektal (30-50% kasus), urogenital (20-40% kasus), kutaneus, atau trauma jaringan. Sumber kolorektal dapat berupa infeksi lokal, abses di daerah perianal, perirektal, atau ischiorektal, perforasi kolon, divertikulitis, karsinoma rekti, dan lain-lain dengan faktor predisposisi yang paling sering adalah diabetes mellitus dan alkoholisme. Tujuan utama penatalaksanaan dari fournier gangren yaitu tindakan debridement jaringan nekrosis yang agresif dan segera, memperbaiki hemodinamik dengan resusitasi cairan segera, serta pemberian antibiotik spektrum luas.
SINDROM OBSTRUKSI PASCA TUBERKULOSIS DENGAN LULUH LOBUS: LAPORAN KASUS Syazili Mustofa; Gilang Kukuh Megantoro; Achmad Gozali; Tito Tri Saputra; Rizki Putra Sanjaya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.9698

Abstract

Abstrak: Sindrom Obstruksi Pasca Tuberkulosis dengan Luluh Lobus. Beberapa bukti menunjukkan bahwa pasien tuberkulosis yang telah menyelesaikan pengobatan mengalami gangguan kesehatan yang menetap setelah pengobatan berupa kelainan pada parenkim paru, saluran pernapasan, pleura/dinding dada, vaskular, dan mediastinum. Telah dilaporkan satu kasus di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Lampung dengan keluhan sesak napas pada seorang laki-laki berusia 35 tahun yang ditegakkan diagnosisnya berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Diberikan penanganan dengan nebulasi bronkodilator dan kortikosteroid.
PENATALAKSANAAN ANGINA PEKTORIS TIDAK STABIL, SINDROM METABOLIK, DAN HIPERURISEMIA PADA PASIEN GERIATRI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN MINIMAL MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA: LAPORAN KASUS Harsa, Shenia Verinda; Rahmah, Clarisa; Mayasari, Diana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.11767

Abstract

Abstrak: Penatalaksanaan Angina Pektoris Tidak Stabil, Sindrom Metabolik, dan Hiperurisemia pada Pasien Geriatri dengan Tingkat Pengetahuan Minimal melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga: Laporan Kasus. Penyakit kardiovaskuler dan gangguan metabolik adalah masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia karena adaya proses degeneratif. Angina pektoris tidak stabil (APTS) ditandai dengan rasa tidak nyaman pada dada akibat adanya iskemia miokardium. Salah satu faktor risiko APTS adalah sindrom metabolik. Penyakit degeneratif lainnya adalah hiperurisemia. Studi ini merupakan laporan kasus pada pasien wanita berusia 60 tahun yang telah terdiagnosis angina pektoris dalam satu tahun terakhir dan datang dengan keluhan nyeri dada sisi kiri yang semakin memberat dalam satu bulan terakhir. Pasien juga memiliki riwayat sindrom metabolik dan hiperurisemia yang tidak terkontrol. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Sebelum dilakukan intervensi, pengetahuan pasien dan keluarga mengenai penyakit yang dideritanya kurang, ketidakpatuhan pengobatan, serta pola diet yang tidak baik. Setelah dilakukan intervensi, didapatkan perbaikan tekanan darah, kadar glukosa darah, kolesterol, dan asam urat serta peningkatan skor pengetahuan pasien dan keluarga masing-masing sebanyak 40 dan 36 poin. 
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN HEMATOLOGI JUMLAH HEMOGLOBIN PADA SAMPEL DARAH PASIEN TALASEMIA DENGAN ANTIKOAGULAN K2EDTA SEGERA DAN SETELAH DITUNDA 4 JAM POST SAMPLING DI RSUD. DR. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Annisa Putri; Syuhada Syuhada; Dita Fitriani; Mala Kurniati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.9620

Abstract

Abstrak: Perbandingan Hasil Pemeriksaan Hematologi Jumlah Hemoglobin Pada Sampel Darah Pasien Talasemia Dengan Antikoagulan K2edta Segera Dan Setelah Ditunda 4 Jam Post Sampling Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Talassemia adalah penyakit kelainan pada rantai hemoglobin. Salah satu pemeriksaan pada thalassemia adalah pemeriksaan darah lengkap untuk mengetahui kadar Hb dalam penentuan kebutuhan transfusi darah. Pada pasien thalasemia, terjadi penurunan kadar hemoglobin dibanding orang sehat, namun apabila sampel darah disimpan pada tabung EDTA di suhu ruang yang terlalu lama menyebabkan eritrosit menjadi lisis, sehingga hasil dari pemeriksaan sampel darah menjadi kurang akurat. Diketahui perbedaan hasil pemeriksaan hematologi jumlah hemoglobin pada sampel darah pasien thalassemia dengan antikoagulan K2EDTA segera dan setelah ditunda 4 jam post sampling di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional melalui pemeriksaan hematologi menggunakan alat Hematology Analyzer dengan 53 sampel menggunakan uji Paired T-test. Pada hasil penelitian pada 53 sampel diketahui rerata kadar hemoglobin pada sampel darah pasien thalassemia dengan antikoagulan K2EDTA yang diperiksa segera, sebesar 6.677 gr/dL dan setelah ditunda 4 jam post sampling, mengalami penurunan menjadi sebesar 6.489 gr/dL. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pemeriksaan hematologi jumlah hemoglobin pada sampel darah pasien talasemia dengan antikoagulan K2EDTA segera dan setelah ditunda 4 jam post sampling di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung dengan p-value = 0.290
PENGARUH PEMBERIAN PARE HIJAU (Momordica conchinchinensis) TERHADAP REPRODUKSI MENCIT BETINA (Mus musculus) Maulina, Adinda Rizky; Monica, Della Trya; Meisya, Divia Yuda; Jannah, Miftahul; Ahda, Yuni; Atifah, Yusni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.10403

Abstract

Abstrak: Pengaruh Pemberian Ektrak pare hijau (Momordica conchinchinensis) Terhadap sikl us estrus mencit betina (Mus Musculus L.). Kandungan zat aktif yang terdapat dalam buah pare yaitu triterpenoid yang berperan untuk memperbaiki sel-sel granulosa pada ovarium, dimana granulosa ovarium menghasilkan inhibidin yang menghambat sekresi hormone FSH dan LH. Pada mencit betina perubahan fisiologi terjadi secara berkala yang mempengaruhi hormon reproduksi, hal ini dapat dilihat dari siklus estrus nya Tujuan Penelitian untuk mengetahui siklus estrus mencit betina (Mus musculus) akibat pemberian ekstrak pare (Momordica charantia, L). Penelitian ini dilaksanankan pada bulan Maret sampai April tahun 2023 di laboratorium Biologi FMIPA UNP. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit betina yang dibagi menjadi 3 perlakuan dan 5 ulangan yang masing-masing kelompok terdiri atas 5 mencit betina. Setiap kelompok diberi perlakuan ekstrak Pare dengan dosis 150 mg/BB, 300 mg/BB dan untuk kelompok kontrol tidak diberi ekstrak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis anova dengan RAL menggunakan uji experimental. Hasil penelitian didapatkan dengan mengamati preparat sederhana apusan vagina mencit. Pengamatan preparat menunjukkan bahwa siklus estrus tetap terjadi pada semua perlakuan. Perbedaan siklus estrus terlihat pada perlakuan P1, dimana terjadi fase diestrus, sedangkan pada P2 terjadi fase metetrus dan diestrus, dan pada kontrol terjadi fase estrus dan diestrus. Berdasarkan hasil yang didapatkan tidak ada siklus estrus yang dominan terhadap mencit yang diberi perlakuan maupun mencit kontrol. Kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan yaitu ekstrak pare dengan jumlah dosis 150 mg/BB 300 mg/BB tidak berpengaruh terhadap terhambatnya siklus estrus pada mencit betina.
PENGARUH KONSUMSI MINYAK JELANTAH DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP KADAR ENDOTHELIN-1(ET-1) TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN Dahniar, Dahniar; Basri, Ririn Feriana; Sukma, Riyan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.10225

Abstract

Abstrak: Pengaruh Konsumsi Minyak Jelantah dan Aktivitas AntioksidanMinyak Cengkeh (Syzygium aromaticum) TERHADAP KADAR ENDOTHELIN-1(ET-1) Tikus Putih Galur Wistar (Rattus norvegicus) JANTAN. Pemberianminyak cengkeh (Syzygium aromaticum) pada tikus wistar (Rattus norvegicus) yangdiberikan minyak jelantah dapat menghambat terjadinya peningkatan Endothelin-1.Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh minyak cengkeh terhadap kadarEndothelin-1 tikus putih galur wistar jantan yang diberikan minyak jelantah. Jumlahsampel dalam penelitian ini yaitu 20 ekor tikus dipilih dengan tekhnik non-probabilitysampling. Penelitian ini dibagi menjadi 4 kelompok (kontrol sehat, kontrol negatif,kontrol positif, dan kelompok perlakuan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaada pengaruh pemberian minyak cengkeh terhadap kadar Endothelin-1 dengan nilaip < 0,05 yaitu 0,035. Selain itu, kelompok kontrol positif yang diberikan vitamin Emenunjukkan kadar Endothelin-1 yang juga menurun. Namun, pada kelompokkontrol negatif menunjukkan kadar Endothelin-1 yang sangat tinggi dengan nilairerata 0,210 pg/ml. Vitamin E dan Minyak Cengkeh dapat menurunkan kadarEndothelin-1
STUDI LITERATUR: SKOR OSTA (OSTEOPOROSIS SELF –ASSESSMENT TOOLS FOR ASIAN) SEBAGAI DETEKSI DINI OSTEOPOROSIS PADA WANITA MENOPAUS Rustandi, Fitriya Wulandari; Kurniati, Mala; Anggraeni, Selvia; Fajrin, M.
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.9820

Abstract

Abstrak : Studi Literatur: Skor Osta (Osteoporosis Self –Assessment Tools For Asian) Sebagai Deteksi Dini Osteoporosis Pada Wanita Menopause. Osteoporosis atau yang biasa masyarakat tahu keropos tulang yaitu merupakan suatu penyakit degeneratif pada bagian tulang yang ditandai dengan menurunnya pada massa tulang, dikarenakan berkurangnya matriks dan mineral yang disertai dengan kerusakan pada mikroarsitektur pada jaringan tulang sehingga terjadilah penurunan kekuatan pada tulang Menurut data dari badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization) terdapat 200 juta orang yang menderita osteoporosis. Di seluruh dunia 1 dari 3 perempuan dan dari 5 laki-laki berusia lebih dari 50 tahun akan mengalami fraktur atau patah tulang osteoporosis. Wanita menopause berada pada risiko yang lebih tinggi daripada wanita lainnya dari beberapa wanita pascamenopause mengalami osteoporosis. Meningkatnya penderita osteoporosis sebagai penyakit silent disease dan alat diagnosis yang tersedia sangat sedikit sehingga dibutuhkan alat 6 pemeriksaan yang mudah, terjangkau dan akurat. Untuk saat ini di kembangkan alat pemeriksaan yang mudah, cepat dan akurat untuk mengidentifikasi kelompok dengan risiko tinggi terkena osteoporosis yang berguna dalam deteksi dini yaitu OSTA. Metode penelitian menggunakana literatur review tipe naratif dari berbagai jurnal internasional dan lokal berjumlah 17 penulisan ini berdasarkan hasil pencarian sumber literatur google cendikia dan NCBI Pubmed.Kata kunci yang digunakan untuk mencari literatur review adalah “osteoporosis”, “menopause”, “skor OSTA”.

Page 58 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue