cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEMANDIRIAN PADA LANSIA DI GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH Wahyuniningsih, Arlita Tri; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Rahmanto, Safun
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i3.13447

Abstract

Abstrak: Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kemandirian  Pada Lansia Di Griya Lansia Husnul Khatimah. Lansia adalah siklus daur kehidupan terakhir ditandai dengan penurunan ukuran dan fungsi tubuh sehingga menimbulkan perubahan yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Faktor utama kemandirian adalah kualitas hidup, yang dapat dipengaruhi oleh dukungan sosial. Dukungan sosial adalah bantuan yang diberikan untuk memotivasi orang lain dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kemandirian pada lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah. Metode Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Penelitian ini memiliki populasi sejumlah 104 lansia, dengan 40 lansia berpartisipasi sebagai sampel penelitian yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Dukungan sosial diukur dengan MSPSS, dan kemandirian diukur dengan Katz Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi didominasi oleh dukungan sosial tinggi sebanyak 35 orang (87%). Sedangkan, frekuensi kemandirian didominasi kemandirian penuh dengan jumlah 22 orang (55%). Data yang diperoleh dianalisa oleh uji chi square untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan kemandirian, dengan nilai p-value=0,001 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan antara dukungan sosial dengan kemandirian pada lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah.
Hubungan Otitis Media Supuratif Kronik Dengan Gangguan Pendengaran Di Poliklinik THT-KL RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Periode 2020-2022 anggrayni, Yuni; Pratiningrum, Moriko; Irawiraman, Hadi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i8.14575

Abstract

Gangguan pendengaran menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di negara maju dan berkembang dan salah satu penyebabnya adalah Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan otitis media supuratif kronik dengan gangguan pendengaran. Pemelitian ini adalah studi analitik observasional dengan metode penelitian cross-sectional di Poliklinik THT-KL dan instalasi rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda bulan September - Desember 2023. Penelitian dilakukan pada 96 orang (127 telinga) yang ditentukan dengan total sampling, menggunakan data sekunder dari rekam medis. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Pada penelitian ini sebagian besar responden berusia 26-35 tahun (20,5%), perempuan (38,6%), letak kelainan pada telinga kanan (51,2%) dengan OMSK tipe bahaya pada 78 telinga (61,4%) dan 32 responden (25.2%) memiliki kelainan derajat sedang serta 51 responden (40,2%) dengan kelainan tipe konduktif. Terdapat hubungan yang signifikan antara otitis media supuratif kronik dengan derajat (p=0.001) dan  jenis gangguan pendengaran (p=0,000). Terdapat hubungan yang signifikan antara OMSK dengan Derajat dan Jenis Gangguan Pendengaran di Poliklinik THT-KL RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda periode 2020-2022.
SINDROM JACOB: TRISOMI KROMOSOM LANGKA Bhuwana Cakra, I Gede Aditya Satrya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.12983

Abstract

Abstrak: Sindrom Jacob: Trisomi Kromosom Langka[A1] . Sindrom Jacob, yang ditandai dengan kehadiran kromosom seks Y tambahan (47,XYY) dalam setiap sel, adalah kelainan genetik yang langka. Ini memengaruhi sekitar 1 dari 1000 kelahiran laki-laki hidup dan seringkali terdiagnosis secara terlambat karena variasi fenotipiknya. Berbeda dengan mitos awal, individu dengan Sindrom Jacob tidak secara inheren agresif atau kurang empati. Manifestasi umumnya meliputi gangguan belajar, peningkatan tinggi badan selama masa remaja, perkembangan bicara dan bahasa yang tertunda, gangguan hiperaktivitas dan gangguan spektrum autis (ASD). Beberapa individu mungkin mengalami asma, kejang, tremor, dan masalah reproduksi. Diagnosis sering terlambat karena kurangnya ciri fisik yang khas, tetapi dapat ditegakkan sejak dini atau setelah kelahiran melalui teknik kariotipe yang akurat. Patofisiologi sindrom ini terkait dengan kehadiran dua kromosom Y dalam sperma selama meiosis II pada generasi orang tua atau mosaikisme. Memahami dasar genetik Sindrom Jacob penting untuk diagnosis dan manajemen yang tepat, terutama dalam konteks kesuburan dan potensi penyaluran kromosom Y tambahan kepada keturunan.
Studi Literatur Gambaran Foto Toraks Pasien HIV Dengan Tb Paru Setyawan, Rudi; Hapsari, Tantri Dwi Kaniya Retro; Rafie, Rakhmi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.11883

Abstract

Human Immunodeficiency Virus(HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel T atau biasa kita sebut sel CD4 yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi. Infeksi HIV akan meningkatkan faktor resiko berkembangnya infeksi oportunistik TB paru secara signifikan. Sepertiga penderita yang terinfeksi HIV di dunia mempunyai koinfeksi TB Paru. Pemeriksaan Radiologi toraks merupakan parameter pemeriksaan terbaik untuk menilai gambaran radiologi pada pasien HIV dengan TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran foto toraks pasien HIV dengan TB Paru di berbagai wilayah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan desain penelitian studi pustaka yang menggunakan mesin pencari Google Scholar dan Research Gate. Sumber data yang menjadi bahan bahan dalam penlitian ini adalah data tersier: yaitu hasil penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan dalam jurnal online nasional dan internasional. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa 10 jurnal mendapatkan hasil bahwasannya penderita HIV/AIDS dan TB paru berdasarkan umur paling banyak pada rentang usia 31-40 tahun, berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada jenis kelamin laki-laki, lesi kavitas dan konsolidasi merupakan tanda-tanda radiologis yang sering muncul pada pasien HIV dengan koinfeksi Tuberkulosis. Letak lesi lebih sering ditemukan pada lapang atas paru pasien dengan sistem imun yang baik karena tekanan oksigen yang lebih tinggi. Secara keseluruhan paling banyak pada rentang usia 31-40 tahun, pasien laki-laki, lesi kavitas dan konsolidasi merupakan tanda-tanda radiologis yang sering muncul, gambaran foto toraks yang sama pada pasien hiv dengan TB paru yakni letak lesi lebih sering ditemukan pada lapang atas paru pasien.
HUBUNGAN TINGKAT OPTIMISME DENGAN MEKANISME KOPING DALAM MENGHADAPI SKRIPSI PADA MAHASISWA KEDOKTERAN Fathurrozi, Galih; Lutfianawati, Dewi; Rafie, Rakhmi; Setiawati, Octa Reni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12999

Abstract

Abstrak: Hubungan Tingkat Optimisme dengan Mekanisme Koping dalam Menghadapi Skripsi Pada Mahasiswa Kedokteran. Skripsi merupakan tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa program sarjana S-1 pada tingkat akhir. Mahasiswa dapat menggunakan mekanisme kopingnya dalam menghadapi tekanan pada skripsi yang mereka kerjakan. Salah satu mekanisme koping yang dianggap paling efektif digunakan untuk mengatasi tekanan pada mahasiswa adalah sikap optimisme.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat optimisme dengan mekanisme koping dalam menghadapi skripsi pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi Spearman. Pada penelitian ini didapatkan mekanisme koping paling banyak pada klasifikasi adaptif dengan jumlah 79 orang dengan presentase 74,5 %. Pada peneltian ini didapatkan bahwa frekuensi optimisme paling banyak pada optimisme sedang dengan jumlah 70 orang dengan presentase 66 %. Pada penelitian ini didapatkan nilai P (value) sebesar 0,022 < 0,05, maka dapat disimpulkan mekanisme koping memiliki hubungan yang signifikan terhadap optimism. Pada penelitian ini didapatkan nilai R sebesar 0,223 dapat diartikan bahwa mekanisme koping dengan optimism mahasiswa memiliki hubungan yang rendah. Kesimpulan mekanisme koping memiliki hubungan yang signifikan terhadap optimisme.
POTENSI TERAPI QUIZARTINIB DALAM PENANGANAN PENYAKIT ACUTE MYELOID LEUKEMIA (AML) MELALUI JALUR INHIBITOR TIPE II FLT3-ITD: REVIEW LITERATUR Haq, Rais Amaral; Balqis, Gasela Zalianti; Sianturi, Maureen Angelica br.
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.14264

Abstract

Leukemia myeloblastik akut (AML) merupakan salah satu jenis kanker pada darah dan sumsum tulang yang sering dikaitkan dengan sebab mutasi genetik, terutama FLT3-ITD. Berbagai macam pengobatan generasi pertama telah digunakan untuk menangani penyakit ini, seperti midostaurin dan lestaurtinib. Akan tetapi, penggunaan obat tersebut memiliki spesifitas yang buruk, toksisitas yang tinggi, dan efikasi yang rendah pada terapi FLT3-ITD AML. Penyeleksian jurnal pada studi literatur dilakukan dengan menggunakan metode penelitian sekunder melalui pendekatan narrative review. Sumber literatur berasal dari Google Scholar, PubMed, NCBI, ScienceDirect, dan Elsevier dengan menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Terapi quizartinib secara spesifik menghambat konformasi inaktif jalur II FLT3-ITD sehingga menonaktifkan jalur pensinyalan dan menghambat proliferasi sel leukemia. Penggunaan quizartinib (vanflyta) juga telah disetujui oleh US Food and Drug Admission (FDA) sehingga aman untuk diaplikasikan secara langsung kepada pasien dewasa dan lansia. Hasil studi menujukkan bahwa terapi quizartinib berpotensi memiliki efek yang lebih baik dalam uji klinis sehingga meningkatkan kelangsungan hidup pada kasus AML yang baru didiagnosis dibandingkan dengan kemoterapi standar. Oleh karena itu, diperlukan adanya eksplorasi lebih terkait penggunaan quizartinib untuk memvalidasi efikasi dan keamanannya dalam populasi besar dan beragam, terutama di Indonesia.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MSDs PADA OPERATOR ALAT BERAT DI PT. TATA BARA UTAMA SITE ACEH Mukhtamar, Reza; Dilla Santi, Tahara; Ariscasari, Putri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.11450

Abstract

Abstrak: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan MSDs Pada Operator Alat Berat Di PT. Tata Bara Utama Site Aceh. MSDs merupakan suatu keluhan atau gangguan yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan yang ringan hingga terasa sangat sakit pada bagian muskuloskeletal yang meliputi bagian sendi, syaraf, otot maupun tulang belakang akibat pekerjaannya yang tidak alamiah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada operator alat berat di PT. Tata Bara Utama Site Aceh tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 230 orang. Sampel diperoleh secara accidental sampling sejumlah 70 responden. Penelitian dilakukan pada tanggal 20 Januari 2023. Data diperoleh dengan membagikan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini menemukan bahwa pada umumnya responden yang mengalami keluhan MSDS resiko sedang adalah 42 orang (60%), umumnya responden (44.3%) memiliki masa kerja sedang, sebagian besar durasi kerja responden (58.6%) adalah normal, IMT responden rata-rata (74.3%) adalah normal. Pada umumnya (60%) usia responden termasuk kategori tidak beresiko, dan 40% lainnya termasuk dalam kategori beresiko. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara keluhan MSDs operator alat berat di PT. Tata Bara Utama Site Aceh dengan variabel masa kerja (P-value 0.000), durasi kerja (P-value 0.003), IMT (P-value 0.01), dan usia (P-value 0.000). Ada hubungan antara keluhan MSDs operator alat berat di PT. Tata Bara Utama Site Aceh dengan variabel masa kerja, durasi kerja, IMT, dan usia.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP FLEKSIBILITAS LUMBAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG Hafshah, Hafshah; Fiana, Dewi Nur; Puspita Sari, Ratna Dewi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i4.13508

Abstract

Mahasiswa kedokteran cenderung memiliki tingkat aktivitas fisik yang ringan. Penurunan tingkat aktivitas fisik dapat memengaruhi fleksibilitas. Gaya hidup yang cenderung kurang aktif akan menimbulkan terjadinya kekakuan pada otot atau jaringan ikat pada sendinya. Hal ini disebabkan oleh adanya pemendekan atau atrofi otot karena otot tersebut kurang aktif digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik terhadap fleksibilitas lumbal. Penelitian cross sectional dilakukan terhadap 42 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung angkatan 2017 berjenis kelamin laki-laki. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran terhadap tingkat aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan fleksibilitas lumbal menggunakan metode toe touch test dengan alat standing trunk flexion meter. Penelitian ini menunjukkan hasil berupa 19 responden (45,2%) memiliki tingkat aktivitas fisik rendah, 17 responden (40,5%) memiliki tingkat aktivitas fisik sedang dan 6 responden (14,3%) memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi. Nilai rerata fleksibilitas lumbal responden sebesar 3,676 cm dengan standar deviasi 9,0734. Tingkat aktivitas fisik tidak memengaruhi fleksibilitas lumbal dengan nilai p = 0,628. Tidak terdapat hubungan antara tingkat aktivitas fisik terhadap fleksibilitas lumbal pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.
Hubungan Antara Imunisasi BCG Dan Kejadian Tuberkulosis Anak 0-60 Bulan Dengan Stunting Pada Balita Di Bandar Lampung Septian, Gilang; Sjahriani, Tessa; Rimawati, Veronica Ela; Hermawan, Dessy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i7.16146

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi kronis akibat asupan nutrisi yang tidak mencukupi dalam jangka panjang dan dapat diperburuk oleh infeksi tuberkulosis (TB) pada anak-anak. Kekurangan vaksinasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG) dapat meningkatkan risiko TB dan berkontribusi terhadap kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara vaksinasi BCG dan kejadian TB dengan stunting pada anak usia 0-60 bulan di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional analitik dengan 107 sampel anak yang dipilih melalui purposive sampling di Puskesmas Bandar Lampung. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Dari total sampel, 93,46% anak telah menerima vaksinasi BCG, sedangkan 6,54% tidak. Di antara anak-anak yang divaksinasi, 95,18% tidak mengalami stunting, sementara 87,50% mengalami stunting. Di antara anak-anak yang tidak divaksinasi, 4,82% tidak mengalami stunting, sedangkan 12,50% mengalami stunting. Di antara anak-anak yang positif TB, 90,36% tidak mengalami stunting, sementara 95,83% mengalami stunting. Di antara anak-anak yang negatif TB, 9,64% tidak mengalami stunting, sementara 4,17% mengalami stunting. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara vaksinasi BCG dan stunting (p = 0,180), serta antara kejadian TB dan stunting (p = 0,395). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara vaksinasi BCG dan kejadian TB dengan stunting pada anak usia 0-60 bulan di Bandar Lampung.
UJI AKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum x africanum Lour.) DAN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA Salmonella typhi Adriana, Umi Helpa; Nofita, Nofita; Marcelia, Selvi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.13034

Abstract

Abstrak: Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour.) Dan Pandan Wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb.) Sebagai Antibakteri Pada  Salmonella typhi. Tumbuhan yang memiliki senyawa aktif yang mengandung beberapa senyawa diantaranya adalah alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, tritepernoid, dan minyak atsiri adalah Daun kemangi dan pandan wangi yang berguna sebagai antibakteri, antikanker,dan antidiabetik. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dan pelarut etanol 96%. Pada penelitian ini menggunakan 3 kali pengulangan dengan kontrol positif antibiotic disk ciprofloxacin kontrol negatif aquadest streril, K1, K2, K3, K4 dan K5 Dengan perbandingan ekstrak (1:1). Bakteri yang di uji ialah Salmonella typhi. Hasil dari uji aktivitas kombinasi ekstrak daun kemangi dan pandan wangi yang memiliki aktivitas antibakteri adalah konsentrasi K1 dengan nilai rata-rata 11mm dan konsentrasi K2 dengan nilai rata-rata 8,3mm yang dapat menghambat bakteri Salmonella typhi. Hasil Uji Analisis Stastistik One Way ANOVA diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum x africanum Lour.) dan pandan wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb.) sebagai antibakteri pada Salmonella typhi pada konsentrasi K1 kategori kuat dan K2 kategori sedang.

Page 76 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue