cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Hubungan Senam Dan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Prolanis Di Wilayah Kerja Puskesmas Samalantan Hedaya, Angelina Putri; Nurmainah, Nurmainah; Andrie, Mohamad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.15046

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu penyakit penyebab morbiditas terbesar didunia. Peningkatan prevalensi hipertensi perlu ditekan melalui berbagai intervensi secara farmakologi dan non farmakologi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengetahui hubungan kegiatan senam rutin dan kepatuhan minum obat terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi Prolanis di wilayah kerja Puskesmas Samalantan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen secara kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024 dengan jumlah 60 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama diberikan intervensi senam dengan frekuensi 1 kali seminggu selama 4 minggu dan kelompok kedua yang diminta mengisi kuesioner ARMS. Hasil penelitian menggunakan analisis secara terpisah menggunakan uji wilcoxon signed ranks dan uji spearman menunjukkan hasil ρ value < α = 0,05 yang menunjukkan pencapaian tekanan darah yang optimal pada responden. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu senam dan kepatuhan minum obat memiliki hubungan yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah.
GAMBARAN KEJADIAN HIPOTENSI PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI DI RUMAH SAKIT EMANUEL BANJARNEGARA Puspitasari, Nevalia Kinanda; Handayani, Rahmaya Nova; Firdaus, Eza Kemal
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12606

Abstract

Abstrak: Gambaran Kejadian Hipotensi Pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Anestesi spinal umumnya digunakan pada sectio caesarea karena keseimbangan risiko dan manfaat dari anestesi spinal. Namun, ada efek samping yang terkait dengan anestesi spinal seperti hipotensi. Tujuan umum penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik responden meliputi Usia, IMT dan Paritas serta untuk mengidentifikasi gambaran kejadian hipotensi pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Jenis penelitian merupakan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian merupakan pasien sectio caesarea yang dilakukan tindakan anestesi spinal yang memenuhi kriteria. Adapun teknik sampling yang digunakan convenience sampling menghasilkan 55 responden. Instrumen penelitian dengan lembar observasi dan monitor anestesi. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar mengalami kejadian hipotensi adalah berusia berisiko (<20 tahun atau > 35 tahun) sebanyak 88,2%, IMT gemuk (>25 kg/m2) sebanyak 83,3% dan paritas primipara sebanyak 77,8%. Pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi mengalami hipotensi 74,5% orang dan 25,5% orang tidak hipotensi. Sebagai hasil dari penelitian ini, perhatian harus diberikan pada terjadinya hipotensi selama anestesi spinal untuk mengurangi risiko yang merugikan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DENGAN NILAI IMT Amelia, Farda; Widiasih, Esti; Fuad, Wijayanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.14042

Abstract

Total akseptor KB suntik DMPA yang aktif di wilayah kerja Puskesmas Cikadu adalah 520 orang, 60% diantaranya memiliki nilai IMT overweight dan obesitas. Penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan tingkat pengetahuan gizi seimbang dan lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan nilai IMT. Pada penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross-Sectional. Sampel penelitian ini adalah wanita usia 18-45 tahun yang menggunakan kontrasepsi suntik DMPA minimal selama 1 tahun. Penelitian ini terdapat 47 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data bivariat dianalisis dengan korelasi Rank spearman dan data multivariat dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh tidak terdapat hubungan yang signifikan terkait tingkat pengetahuan gizi seimbang dengan nilai IMT (p= 0,129), terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan nilai IMT (p= 0,001). Pada analisis multivariat didapatkan variabel yang paling berpengaruh adalah lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA (t hitung 2,532 signifikasi t 0,015). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan terkait tingkat pengetahuan gizi seimbang dengan nilai IMT, dan terdapat hubungan yang signifikan terkait lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA dengan nilai IMT, uji multivariat didapatkan variabel paling berpengaruh adalah lama penggunaan kontrasepsi suntik DMPA.
ANALISIS KARAKTERISTIK NILAI APPARENT DIFFUSION COEFFICIENT (ADC) PADA AXIAL DWI MRI KNEE JOINT DI RUMAH SAKIT BALIMED DENPASAR Ruvinaningsih, Putri; Prasetya, I Made Lana; Sugiantara, I Wayan Ariec
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12285

Abstract

Abstrak: Analisis Karakteristik Nilai Apparent Diffusion Coefficient (ADC) Pada Axial DWI MRI Knee Joint Di Rumah Sakit Balimed Denpasar. Latar Belakang: Penilaian berbagai kondisi musculoskeletal dengan menerapkan Diffusion Weighted Imaging (DWI) dalam penerapannya DWI memiliki parameter penting yang dapat digunakan dalam membantu menentukan patologi dan diagnosis pengukuran neoplasma yaitu ADC value. Pengukuran ADC yang tinggi menunjukkan peningkatan gerakan air ekstraseluler, serta hilangnya integritas membran sel, sedangkan nilai ADC yang rendah menunjukkan penurunan air ekstraseluler atau selularitas tinggi, sehingga ADC ini sangat berkaitan dengan derajat keganasan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey untuk mengevaluasi karakteristik nilai ADC pada axial DWI pemeriksaan MRI Knee Joint. Data ADC yang di dapat dimasukan ke dalam worksheet Microsoft Excel dan diolah dengan menggunakan program Microsoft Excel, selanjutnya analisa data dilakukan secara deskriptif untuk dapat menampilkan sebaran serta karakteristik nilai ADC pada potongan axial yang telah dikumpulkan. Hasil: Hasil dari 12 sampel yang terkumpul pada penelitian ini, dapat dikategorikan menjadi beberapa kelompok patologi, yaitu kelompok patologi Trauma atau Injury termasuk didalamnya berupa patologi pada kartilago, ligamen, maupun Trauma pada tulang, Patologi Lesi yaitu Kista/Cyst dan Lymphoma, serta kelompok patologi Oedema. Dari 3 kelompok kategori patologi tersebut terdapat peningkatan nilai ADC yang bervariasi. Kesimpulan: Penggunaan DWI dan nilai ADC dalam pemeriksaan MRI knee joint dapat membantu dalam mengidentifikasi dan membedakan berbagai jenis patologi, sehingga memungkinkan penanganan yang lebih tepat dan akurat. Dalam tiga kelompok yang ditemukan, karakteristik ketiga kelompok menunjukkan peningkatan nilai ADC baik pada patologi Trauma non infeksi, lesi, serta oedema. Peningkatan nilai ADC pada Ketiga kelompok tersebut diakibatkan peningkatan tingkat difusi pada jaringan yang mengalami kelainan (trauma non infeksi dan lesi) serta akumulasi cairan baik pada ruang ekstraseluler maupun ruang sendi.
HUBUNGAN MEMBERSIHKAN WAJAH DENGAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABULYATAMA Putri, Armelia; Fitri, Elfa Wirdani; Elmiyati, Elmiyati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i4.11188

Abstract

Kulit merupakan lapisan jaringan terluar yang menutupi dan melindungi permukaan tubuh. Kulit yang tidak dijaga kebersihan dan kesehatannya rentan terinfeksi bakteri, virus dan jamur yang dapat merusak kulit serta menimbulkan penyakit seperti jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara membersihkan wajah dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa kedokteran, Universitas Abulyatama. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 75 mahasiswa pendidikan dokter angkatan 2022, Universitas Abulyatama, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai perilaku membersihkan wajah dan foto wajah setiap responden. Mahasiswa yang sedang menderita penyakit kulit lain, sedang cuti akademik, atau tidak bersedia menjadi responden dieksklusi dari penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji statistik Chi-square. Penelitian dilaksanakan selama sebulan yaitu pada bulan Mei tahun 2023. Hasil uji Chi-Square mendapatkan ρ-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan antara membersihkan wajah dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa pendidikan dokter Universitas Abulyatama. Hasil penelitian ini memberikan masukan pada institusi dan edukasi kepada mahasiswa khususnya tentang kejadian akne vulgaris.
HUBUNGAN ANTARA USIA, PEKERJAAN DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN OSTEOARTHRITIS DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Nugraha, Rezha Wahyu; Kurniati, Mala; Detty, Ade Utia; Marlina, Dwi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i10.12728

Abstract

Abstrak: Hubungan Antara Usia, Pekerjaan Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Osteoarthritis Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Salah satu penyakit degeneratif yang menyerang yaitu osteoarthritis. Pada Osteoarthritis terjadi perubahan morfologi sendi yang mengakibatkan perlunakan sendi. Faktor terjadinya osteoarthritis salah satunya adalah usia dan jenis kelamin. Selain usia dan jenis kelamin, salah satu faktor resiko osteoarthritis adalah pekerjaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara usia, pekerjaan dan jenis kelamin yang memengaruhi terjadinya osteoarthritis.Jenis penelitian menggunak an desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua responden yang mengalami osteoarthritis pada Tahun 2022 di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung sebanyak 45 sampel. Uji yang digunakan pada analisis bivariat ini adalah uji Chi-square. Pada penelitian ini didapatkan frekuensi usia paling banyak pada usia ≥ 50 tahun dengan jumlah 26 orang dengan presentase 57,8%. Berdasarkan jenis kelamin pasien paling banyak perempuan dengan jumlah 30 orang dengan presentase 66,7%. Berdasarkan pekerjaan pasien paling banyak pada ibu rumah tangga dengan jumlah 14 orang dengan presentase 31,1%. Berdasarkan jenis osteoarthritis paling banyak yang mengalami osteoartritis lutut dengan jumlah 33 orang dengan presentase 73,3%. Pada penelitian ini didapatkan hubungan kelompok usia dengan osteoartritis didapatkan nilai Sig (value) adalah 0,036 atau < 0,05. Jenis kelamin dan osteoaritis (value) adalah 0,032 atau < 0,05. Pekerjaan dan osteoaritis (value) adalah 0,027 atau < 0,05. Dapat diambil kesimpulan bahwa jenis kelamin, usia dan pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap terjadinya osteoarthritis.
UNILATERAL GYNECOMASTIA IN YOUNG ADULT: CASE REPORT Yunanda, Suyasa Adryan; Wiyasa, Ida Bagus Putu
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i2.13323

Abstract

Abstrak: Gynecomastia Unilateral Pada Dewasa Muda: Laporan Kasus. Ada banyak kemungkinan penyebab pembengkakan payudara pada pria. Penyebab umumnya adalah ginekomastia, yaitu proliferasi jinak jaringan kelenjar payudara pada pria. Hal ini sering ditemui oleh dokter perawatan primer karena masalah kosmetik atau akibat nyeri yang dialami pasien. Keganasan payudara merupakan diagnosis pembengkakan payudara yang paling mengkhawatirkan. Laporan kasus ini menggambarkan seorang pasien laki-laki dengan pembesaran payudara di satu sisi.Kami menggambarkan sebuah kasus seorang laki-laki berusia tiga puluh tahun yang mengeluhkan pembengkakan payudara kiri yang tidak menimbulkan rasa sakit. Sejak sepuluh tahun yang lalu, payudara kiri pasien membesar tanpa mengalami rasa tidak nyaman atau nyeri. Pada pemeriksaan fisik, payudara kiri tampak lebih besar dibandingkan payudara kanan karena adanya pembengkakan. USG payudara tidak menunjukkan kelainan pada jaringan kutis dan subkutis, dan pemeriksaan tidak menunjukkan adanya nodul atau kista. Selain itu, kami melihat kadar prolaktin dan testosteron secara hormonal, dan hasilnya berada dalam kisaran normal. Untuk menghilangkan jaringan dan meningkatkan estetika area dada, pasien menjalani tindakan mastektomi pada payudara kirinya. Kami melaporkan kasus ginekomastia unilateral yang jarang terjadi, yang penyebabnya belum diketahui dan tidak dapat dijelaskan oleh teori yang ada sebelumnya. Pembedahan merupakan komponen pengobatan yang penting bagi pasien dengan ginekomastia unilateral idiopatik karena fenotipnya yang unik dan tidak biasa. 
Hubungan Cara Berkumur Dan Cara Menyimpan Sikat Gigi Terhadap Karies Gigi Di Sekolah Dasar Wilayah Kerja Puskesmas Nagaswidak kota Palembang Asiani, Gema; Wahyudi, Arie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.14747

Abstract

Sebanyak 2 miliar orang di seluruh dunia mengalami karies gigi, 26% diantaranya adalah karies gigi susu. Pada tahun 2023 kasus karies gigi anak di wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak sebanyak 2.153 atau 56.11%. Kejadian karies gigi berhubungan dengan cara menyikat gigi, termasuk cara berkumur dan cara menyimpan sikat gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan cara berkumur dan cara menyimpan sikat gigi terhadap kejadian karies gigi di sekolah dasar wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang. Metode penelitian menggunakan Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu semua siswa kelas V dan VI di sekolah dasar wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang berjumlah 1.200. Sampel berjumlah 300 yang diambil teknik Stratified Proporsional Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan Uji chi square dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0.05. Hasil penelitian hubungan cara berkumur dengan kejadian karies gigi diperoleh p value=0.032 dan hubungan cara menyimpan sikat gigi dengan kejadian karies gigi diperoleh p value=0.001. Kesimpulan didapatkan ada hubungan antara cara berkumur dan cara menyimpan sikat gigi dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Nagaswidak Palembang tahun 2024.
TINJAUAN PUSTAKA: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA CEDERA OTAK TRAUMATIK Farizil, Raditya Bayu; Muhammad Rosyidi, Rohadi; Priyanto, Bambang
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12460

Abstract

Abstrak: Tinjauan Pustaka: Diagnosis Dan Tatalaksana Cedera Otak Traumatik. Cedera otak traumatik (COT) merupakan gangguan fungsi otak yang diakibatkan oleh proses mekanik seperti benturan, pukulan atau trauma tembus kepala yang mengenai struktur serebri sehingga menyebabkan terjadinya penurunan kesadaran dan gangguan fungsi otak pada penderitanya. Penyebab terbanyak dari cedera otak terutama pada pria muda disebabkan oleh adanya benturan fisik pada otak seperti terjatuh (35%) dan kecelakaan lalu lintas atau kendaraan bermotor (17%). Penyebab lain yaitu trauma benda tumpul, trauma tembak, kecelakaan saat bekerja, kecelakaan rumah tangga, serta kecelakaan ketika olahraga. Diagnosis cedera otak traumatik diperoleh melalui anamnesis yang menyeluruh untuk memastikan ada atau tidaknya riwayat cedera kepala sebelumnya dan proses terjadinya cedera kepala, gejala klinis yang muncul pada pasien serta hasil pemeriksaan pencitraan dengan CT scan kranial. Tatalaksana pada pasien cedera otak traumatik disesuaikan dengan tingkat keparahan cedera kepala yang dialami. Tatalaksana dapat berupa observasi dan pemberian obat pereda nyeri pada cedera kepala ringan-sedang serta tatalaksana bedah untuk cedera kepala berat.
PREDIKTOR MORTALITAS PASIEN ICU YANG TERPASANG VENTILASI MEKANIK DI RUANG ICU RSUD RAJA AHMAD TABIB TANJUNGPINANG Susanti, Feni Tika; Eliawati, Umi; Muharni, Sri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.12795

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan pada 01 Juli 2023, terdapat 27 pasien yang masuk ICU pada Juni 2023. Berdasarkan temuan tujuh pasien meninggal pada Juni. Terdapat dua pasien bedah dan lima pasien non bedah di antara tujuh rekam medis pasien meninggal dunia di ICU. Sisanya tujuh pasien meninggal semuanya berusia di atas 55 tahun dan masuk kategori lansia akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prediktor kematian pasien ICU ventilasi mekanis di Ruang ICU RS Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2023. Jenis penelitian ini dikenal dengan penelitian kohort retrospektif. Dalam penelitian ini digunakan non-probability sampling dengan data sekunder dari rekam medis. Besar sampel pada penelitian ini adalah 40 orang. Metode dan alat pengumpulan data dari rekam medis. Uji Fisher Exact digunakan untuk menganalisis data, dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%. Responden berusia 56-65 tahun 19 (47,5%), jenis kelamin laki-laki 24 (60%), dan mengalami penurunan kesadaran GCS 3-4 20 (50%), serta penyakit penyerta stroke 15 (37,5%). Hasil uji Fisher Exact menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan mortalitas pasien 0,007<0,05, jenis kelamin dengan mortalitas pasien 0,042<0,05, tingkat penurunan kesadaran dengan mortalitas pasien 0,001<0,05, komorbid dengan mortalitas pasien 0,013<0,05. Diperkirakan perawat akan memperkuat pemahamannya mengenai prediktor mortalitas pasien guna mencegah terjadinya komplikasi di ruang ventilasi mekanis. pasien dan meningkatkan mutu pelayanan pasien di rumah sakit.

Page 77 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue