cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
Literature Review: Cardiac Complication Of Idiopathic Pulmonary Fibrosis Dharmawan, Ibrahim N.I.P.; Muliawan, Hary Sakti; Nurwidya, Fariz
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.17722

Abstract

Idiopathic pulmonary fibrosis (IPF) is a chronic, fibrosing interstitial pneumonia of unknown cause that is associated with radiological and histologic features of usual interstitial pneumonia (UIP). Idiopathic pulmonary fibrosis occurs primarily in adult and associated with poor prognosis with patients typically survive 2-3 years after diagnosis, although some cases progress much faster than others. Symptoms of IPF include cough and shortness of breath, especially during activity. In severe cases, respiratory failure may occur. IPF is often linked to several health problems, including lung cancer, sleep apnea, heart disease, and digestive issues like acid reflux.  The cardiovascular problem related to IPF are pulmonary hypertension, coronary artery disease, arrythmia, and iatrogenic disease caused by IPF pharmacological treatment. This literature review will explain the link between IPF and its pathogenesis in causing cardiac complications based on available literature.
Hubungan Usia dan Paritas dengan Tumor Trofoblas Gestasional di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Fatimah, Siti; Fitriany, Evi; Achmad, Andika Adi Saputra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.14664

Abstract

Tumor trofoblas gestasional (TTG) diklasifikasikan menjadi mola invasif, koriokarsinoma, placental site trophoblastic tumor (PSTT), dan epithelioid trophoblastic tumor (ETT). Salah satu faktor risiko timbulnya TTG adalah usia dan paritas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara usia dan paritas dengan TTG di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan populasi penelitian seluruh pasien rawat inap periode Januari 2019 – Desember 2023 di bagian Obstetri dan Ginekologi RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Teknik pengambilan sampel untuk kelompok kasus adalah total sampling, sedangkan kelompok kontrol menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 42 pasien yang terdiri dari 21 pasien dengan diagnosis TTG (kelompok kasus) dan 21 pasien yang tidak memiliki diagnosis TTG (kelompok kontrol). Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian didapatkan p-value=0,014 pada variabel usia dan p-value=0,013 pada variabel paritas. Kesimpulan yang didapatkan adalah terdapat hubungan antara usia dan paritas dengan TTG (p-value<0,05).
Temporary Lateral Tarsorrhaphy In Managing Corneal Ulceration Related To Facial Nerve Palsy : Case Report Rosdiana, Eka; Samira, Cut Putri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.18786

Abstract

Corneal ulceration is a breach in the corneal epithelial surface that can lead to blindness. Facial nerve palsy can lead to inadequate eyelid closure and reducing lubrication of the eye's surface. A 58-year-old man presented with a one-month history of worsening blurred vision, pain, and a whitish spot in the Right Eye (RE). He had been diagnosed with facial nerve palsy three months prior which hadn’t improved. Ophthalmic examination revealed reduced visual acuity, conjunctival hyperemia, hypopyon, and lagophthalmos with corneal exposure in RE. Fluorescent test showed 4x5 mm corneal ulceration with infiltrate. A neurological examination confirmed facial nerve involvement. After pharmacological treatment, a follow-up showed resolution of hypopyon but a persistent corneal ulcer with infiltrate. Long-term corneal exposure from lagophthalmos can cause corneal ulceration and thinning, especially in the lower part of cornea. This poses a therapeutic challenge. A temporary lateral tarsorrhaphy was performed to encourage healing of the corneal surface by optimizing eyelid positioning. One month post-procedure, the ulcer showed good re-epithelialization.
Penilaian Gambaran Lebam Mayat Untuk Menentukan Lama Kematian Berdasarkan Hasil Visum Et Repertum Pemeriksaan Luar Jenazah Di Rumah Sakit Bhayangkara POLDA Lampung Tahun 2021 – 2023 Sari, Riski Puspita; Possibble, Jims Ferdinan; Kurniati, Mala; Djamil, Adrian Rival
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.17288

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penyidik untuk memperoleh bantuan tenaga ahli, seperti dokter forensik, guna memberikan keterangan medis tentang kondisi korban yang berpengaruh pada langkah-langkah penyidikan. Salah satu contoh kasus yang penting adalah hubungan antara lebam mayat dan lama kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran lebam mayat guna menentukan lama kematian, berdasarkan hasil Visum et Repertum pemeriksaan luar jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung selama tahun 2021–2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan total sampel sebanyak 107 jenazah, dan 68 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Distribusi frekuensi menunjukkan bahwa mayoritas sampel berada pada kelompok usia dewasa (20–65 tahun), dengan 51 sampel (75%). Berdasarkan jenis kelamin, 52 sampel (76,5%) berjenis kelamin laki-laki. Sebagian besar kasus (97,1%) memiliki mekanisme kematian akibat kekerasan. Gambaran lebam mayat yang paling umum adalah penekanan hilang dengan warna merah keunguan dan pucat (63,2%), dan mayoritas kasus (41,2%) menunjukkan lama kematian lebih dari 8 jam. Terdapat hubungan antara gambaran lebam mayat dan lama kematian. Lama kematian kurang dari 8 jam dengan penekanan hilang berwarna merah keunguan dan pucat ditemukan pada 39,7% sampel, sedangkan lama kematian lebih dari 8 jam dengan penekanan serupa ditemukan pada 22,1% sampel. Variasi lain menunjukkan penekanan yang tidak hilang, berwarna merah keunguan dan tidak pucat, serta tanda pembusukan pada beberapa sampel.
Efktivitas Senam Hamil Dan Kombinasi Sayuran Bayam Hijau Terhadap Peningkatan Kadarhemoglobin Ibu Hamil Anemia Di Tpmb NR Cianjur Mariam, Nia; Uripah, Ii; Sartika, Dwi; Rusnani, Nani; Yolandia, Rita Ayu; Sugesti, Retno
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.15697

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Pada saat ini masalah global pada ibu hamil diseluruh dunia yaitu anemia, sebagian besar dikarenakan kekurangan zat besi, dengan kadar Hb kurang dari 11 mg/L. Kebutuhan zat besi pada masa kehamilan yaitu sebesar 1,190 mg. Terapi non farmakologis yang dapat meningkatkan kadar Hb yaitu diantaranya dengan mengkonsumsi sayuran berdaun hijau serta melakukan senam hamil. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tentang efektifitas senam hamil dan konsumsi sayuran berdaun hijau terhadap kadar Hb pada ibu hamil di TPMB NR Desa Sukanagalih pada Tahun 2024. Metode dalam Penelitian ini dilaksanakan secara desain Quasi- Experiment dengan rancangan Pretest- Posttest control Group. Peneliti pengelompokkan anggota kelompok perlakuan dan kontrol berdasarkan acak (random). Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 8 responden, terdiri dari 4 responden perlakuan dan 4 responden kontrol. Hasil: Setelah dilakukan penelitian ke 8 responden dengan perlakuan yang berbeda peneliti mendapatkan hasil yang cukup signifikan dalam peningkatan kadar haemoglobin pada 4 responden yang di berikan sayuran berdaun hijau dan senam hamil yang dilakukan secara rutin dalam jangka waktu 1 bulan pada trimester 2 maka pemeriksaan hemoglobine didapatkan peningkatan 0,5 mg/dl dibandingkan dengan responden Kontrol. Kesimpulan: ada pengaruh kombinasi senam hamil dan konsumsi sayuran berdaun hijau dengan kadar hemoglobin ibu hamil (p value= 0,00).
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Upaya Pengendalian HIV Di Masyarakat Najwa, Alya; Ritonga, Jihan Nabila; Ritonga, Aulia Zahra; Purba, Sri Hajijah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.16166

Abstract

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) terus menjadi isu utama serta tantangan serius bagi kesehatan masyarakat global dan Di Indonesia terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kenaikan serta penurunan angka Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), untuk mengetahui faktor-faktor tersebut diperlukan pemahaman serta analisis mendalam agar nantinya upaya perbaikan dan pencegahan tahap lanjut dapat dilakukan. HIV kini menjadi kondisi kesehatan kronis yang bisa dikendalikan, membuka kesempatan bagi penderitanya untuk menjalani hidup yang lama dan sehat. Tujuan studi literatur ini adalah untuk menganalisis faktor- faktor yang memengaruhi upaya pengendalian HIV di masyarakat khususnya Indonesia. Studi literatur ini menganalisis artikel yang publish antara tahun 2020 – 2024, terindeks google schoolar dan merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Indonesia. Hasil dari delapan artikel yang telah direview menunjukkan bahwa masyarakat sebagai penggerak sosial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap faktor yang mempengaruhi kenaikan HIV/AIDS dengan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat, salahnya persepsi serta stigma masyarakat terhadap penderita HIV, tidak patuhnya pasien HIV/AIDS dalam menjalani terapi ARV, naiknya angka LGBT dengan perilaku seksual beragam yang menjadikannya rentan terhadap penularan HIV dan kebijakan HIV/AIDS yang tidak terimplementasi dengan baik merupakan faktor- faktor yang memengaruhi berhasil atau tidaknya upaya pengendalian HIV/AIDS di Indonesia.
Case Report: Comprehensive Management Of Patients With Lung Cancer Suspected Of Brain Metastases Accompanied By Pneumonia Mustofa, Syazili; Nursidiq, Iqbal Muhammad Rafi; Yuningrum, Hesti; Busman, Hendri; NA, Ahmad Mufid
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.16235

Abstract

Worldwide, the most frequently diagnosed cancer is lung cancer. The chief complaints of the disease are dyspnea and chest discomfort. Lung cancer causes an immunodeficiency state in the body, which can lead to infection. Lung cancer is also known to complicate cerebrovascular disease, causing an infarction or stroke. This case report aims to elucidate the etiology of lung cancer-associated infection and cerebrovascular disease and effectively detect and heal the disease. A 58-year-old man came with his family to the emergency department of Abdoel Moeloek Hospital, Lampung Province with complaints of shortness of breath that worsened, accompanied by complaints of cough and pain in the right chest. The doctor conducted a detailed examination and then the doctor diagnosed the patient with community-acquired pneumonia because of immunodeficiency from lung squamous cell carcinoma, hemiparesis dextra, dysarthria due to cerebrovascular disease, and malnutrition. The doctor administered oxygen and a nebulizer to the patient. Subsequently, he was hospitalized for symptomatic therapy and antibiotic treatment.
Kecemasan Berhubugan Dengan Efikasi Diri Menyusui Istiananingsih, Yuni; Arumsari, Dita Rahmaika; Firdais, Salsabilla Nadia; Damayanti, Dina Sulviana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i10.16067

Abstract

Kesiapan mental seorang ibu memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan menyusui. Keberhasilan pemberian ASI dipengaruhi faktor fisiologi dan kondisi psikologis ibu. Efikasi Diri Menyusui adalah salah satu elemen yang berpengaruh terhadap pemberian ASI. Ibu dengan tingkat keyakinan diri yang tinggi terkait menyusui cenderung memberikan ASI kepada bayinya dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan analitik observasional dengan menggunakan metode cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei Tahun 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Johar Baru. Populasinya adalah Ibu menyusui 0-6 bulan yang datang ke Puskesmas Kecamatan Johar Baru pada Bulan Mei 2023. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan besar sampel sebesar 98 orang ibu menyusui. Instrumen untuk mengukur tingkat kecemasan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Sedangkan instrumen untuk mengukur Efikasi Diri Menyusui menggunakan kuesioner BSES-SF (BreastfeedingSelf-efficacy Scale-Short Form). Uji statistik adalah uji chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan signifikan antara kecemasan dengan Efikasi Diri Menyusui (p=0,027). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kecemasan dengan Efikasi Diri Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Johar Baru Kota Jakarta Pusat Tahun 2023.
Prevalensi Stroke Iskemik Dengan Faktor Risiko Diabetes Melitus Dan Hipertensi Di RSUD Meuraxa Mediyana, Dellia; Fuziati, Fuziati; Andri, Andri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i12.16907

Abstract

Stroke iskemik merupakan stroke yang terjadi karena obstruksi atau sumbatan dalam aliran darah ke otak, yang menyebabkan hipoksia otak dan tidak ada perdarahan. Sekitar 16% mortalitas pada kejadian stroke diakibatkan karena peningkatan glukosa darah di dalam tubuh. Stroke iskemik dan diabetes cenderung terjadi secara berdampingan, dengan setidaknya satu dari empat orang yang mengalami stroke iskemik juga menderita diabetes. Mekanisme yang mendasari terjadinya diabetes melitus pada stroke iskemik yaitu adanya proses aterosklerosis, di mana 30% orang dengan diabetes melitus memiliki aterosklerosis otak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medik. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 59 sampel. Dari hasil penelitian didapatkan jumlah sampel sebanyak 59 pasien. Dari jumlah tersebut, 16 pasien (27,1%) mengalami diabetes melitus bersama dengan stroke iskemik. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai 0,018 (p > 0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stroke iskemik dengan faktor risiko diabetes melitus.
Hubungan Pola Makan dan Status Gizi terhadap Kejadian Infark Miokard Akut Haptari, Nandya Riris; Faizin, Chamim; Noviasari, Nina Anggraeni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.15673

Abstract

Prevelensi obesitas (katerogi IMT) pada penduduk dan dewasa dengan umur lebih dari 18 tahun di provinsi Jawa Tengah sebesar 27,50% dengan peningkatan tertinggi berada di Kota Magelang sebesar 38,14%. Faktor risiko penyakit infark miokard akut yaitu pola makan dan status gizi. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pola makan dan status gizi terhadap kejadian infarkmiokard akut. Peneliti mempergunakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden pada penelitian ini merupakan pasien infark miokard akut yang sedang menjalani pengobatan rawat jalan di Rumah Sakit Roemani Semarang pada bulan Juni 2022 sampai bulan Juni 2023. Jumlah sampel30 responden mempergunakan teknik total sampling. Penghimpunan data mempergunakan kuesioner food recall 1x 24 jam, pengukuran IMT, dan hasil rekam medis. Analisis hubungan dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh yaitu hasil uji univariate kebanyakan respondenberjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 60% dari responden, lansia 63%, sebagian responden Ibu Rumah Tangga 36,7%, kategorisasi pola makan lebih 36,7%, status gizi overweight 46,7%, Infark Miokard NSTEMI 73,3%. Hasil uji bivariat hubungan pola makan dengan infark miokard akut didapatkanpvalue = 0,030 (p<0,05), dan status gizi dengan infarkmiokard akut pvalue = 0,002 (p>0,05). Terdapat hubungan antara pola makan dan status gizi terhadap kejadian infark miokard akut.

Page 92 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue