cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 3,645 Documents
Pengembangan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah Berbasis Website sebagai Media Informasi dalam Meningkatkan Jumlah Donatur di Yayasan Shine Al-Falah Dani Can Putri; Thomson Mary; Rahayu Trisetyowati Untari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/7m1pdp97

Abstract

ZISWAF Yayasan Shine Al-Falah merupakan lembaga sosial yang mengelola dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF). Namun, proses pengelolaan dan penyampaian informasi donasi selama ini masih memiliki kendala dalam hal jangkauan informasi dan transparansi, yang terlihat dari tampilan dashboard yang belum terintegrasi sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah berbasis website yang berfungsi sebagai media informasi dan pendataan donasi secara real-time untuk meningkatkan kepercayaan dan jumlah donatur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, dengan fitur utama meliputi pengelolaan program donasi, riwayat donasi, serta pelaporan akuntabel dalam format PDF. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meminimalisir kesalahan teknis seperti syntax error melalui validasi yang ketat dan menyediakan formulir donasi yang memudahkan pengguna melakukan transfer melalui metode QRIS. Pengujian sistem dilakukan melalui dua tahap: pengujian oleh tenaga ahli (ahli media/sistem) yang menghasilkan persentase kelayakan sebesar 91% (Sangat Layak), dan pengujian pengguna (User Acceptance Test) yang menghasilkan persentase sebesar 83% (Sangat Layak). Berdasarkan hasil tersebut, Sistem Informasi ZISWAF Al-Falah dinyatakan layak digunakan sebagai media informasi dan sarana donasi digital di Yayasan Shine Al-Falah. Kata Kunci: Sistem Informasi; ZISWAF; Website; Laravel; Donatur
Pengembangan Media Promosi Berbasis Virtual Tour Interaktif Di Cluster D'Royal Village Sarani Zelikha; Faiza Rini; Rahayu Trisetyowati Untari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/egg1vb08

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media promosi berbasis virtual tour interaktif sebagai solusi atas keterbatasan media promosi konvensional yang masih mengandalkan foto dan brosur dua dimensi di Cluster D’Royal Village, yang dinilai belum mampu menyajikan gambaran lingkungan secara menyeluruh dan realistis. Melalui pengembangan virtual tour berbasis website dengan panorama 360 derajat yang memungkinkan pengguna menjelajahi kawasan perumahan secara interaktif melalui fitur hotspot, mini map, serta navigasi yang memudahkan eksplorasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution, serta dibangun dengan teknologi HTML, CSS, dan JavaScript. Pengujian dilakukan melalui uji alpha oleh tenaga ahli dan uji beta oleh pengguna. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 90,44% dari tenaga ahli dan 92,80% dari pengguna, keduanya berada pada kategori sangat baik, sehingga berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa media promosi yang dikembangkan layak dan efektif digunakan karena mampu menyajikan informasi secara menarik, imersif, dan kompetitif dalam mendukung pemasaran properti di era digital.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA SISTEM DETEKSI FORMALIN PADA IKAN MENGGUNAKAN SENSOR MQ-138 BERBASIS ARDUINO Sri Lestari; Mulkan Iskandar Nasution; Nazaruddin Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/pkddvr88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pendeteksi kadar formalin pada ikan segar dan ikan asin berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor MQ-138. Penelitian dilakukan melalui tahap perancangan perangkat keras, pemrograman sistem, kalibrasi sensor, serta pengujian dan analisis data. Pengujian pada sampel ikan segar dengan variasi konsentrasi formalin 1–3% menunjukkan hasil pembacaan sensor sebesar 0,090–0,120 mg/m³, sedangkan alat standar menunjukkan nilai 0,099–0,121 mg/m³ dengan deviasi maksimum 9,09%. Pada sampel ikan asin dengan konsentrasi yang sama, sensor mendeteksi kadar formalin sebesar 0,080–0,100 mg/m³, sedangkan alat standar 0,081–0,106 mg/m³ dengan deviasi lebih kecil, yaitu 1,23%–5,66%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor MQ-138 mampu mendeteksi kadar formalin dengan tingkat akurasi yang cukup baik dibandingkan alat standar. Sistem yang dilengkapi LED dan buzzer juga berhasil memberikan peringatan visual dan audio ketika kadar melebihi ambang batas yang ditetapkan.
PENERAPAN ASAS DROIT DE SUITE TERHADAP BENDA JAMINAN FIDUSIA YANG DIJADIKAN BARANG BUKTI DALAM PERKARA NARKOTIKA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 323/Pid.Sus/2023/PN Psp dan Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 38/Pid.Sus/2024/PN Psp Verawaty Manalu Manalu Manalu; Putri Rumondang Siagian; Syarifah Lisa Andriati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5931

Abstract

Abstract: The Criminal Code does not clearly state what is meant by evidence, but from the way of obtaining the evidence, it can be concluded that the definition of evidence is the result of a series of investigators' actions in confiscation and/or searches and/or examination of letters to take over and/or store under their control movable or intangible objects for the purpose of evidence in investigations, prosecutions and trials. In practice, confiscations carried out by investigators still often involve the rights of third parties, one of which is the confiscation of fiduciary collateral objects used to commit narcotics crimes. This study uses a normative legal research type supported by empirical data with data collection techniques in the form of interviews and literature studies. Data analysis is carried out qualitatively and produces research in the form of analytical description. The study concluded that there is a conflict between the state's authority to confiscate narcotics evidence and the rights of third parties as fiduciary recipients through the principle of droit de suite. In practice, investigators have difficulty accommodating requests for the return of evidence due to the complex process, limited time, and the weak legal standing of third parties. This requires consideration of utility and fairness, in accordance with the Fiduciary Guarantee Law's objective of supporting the development of the financing sector. The Padang Sidempuan District Court's decision No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp, which confiscated a vehicle belonging to a third party, demonstrates a lack of legal protection, while decision No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp, which returned the vehicle to the fiduciary recipient, reflects the appropriate, fair, and beneficial application of the droit de suite principle for third parties not involved in the crime. Keywords: droit de suite principle, fiduciary guarantee, confiscation, evidence, narcotics case. Abstrak: Undang-Undang Hukum Pidana tidak menyebutkan secara jelas tentang apa yang dimaksud dengan barang bukti, namun dari cara mendapatkan barang bukti tersebut dapatlah ditarik kesimpulan bahwa pengertian barang bukti adalah hasil serangkaian tindakan penyidik dalam penyitaan dan atau penggeledahan dan atau pemeriksaan surat untuk mengambil alih dan atau menyimpan dibawah penguasaannya benda bergerak atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan. Dalam praktiknya, penyitaan yang dilakukan oleh penyidik masih sering melibatkan hak pihak ketiga salah satunya adalah penyitaan terhadap benda jaminan fidusia yang digunakan untuk melakukan tindak pidana narkotika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang didukung dengan data empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan menghasilkan penelitian dalam bentuk deskriptif analitis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Terdapat konflik antara kewenangan negara melakukan penyitaan barang bukti narkotika dan hak pihak ketiga sebagai penerima fidusia melalui asas droit de suite. Dalam praktik, penyidik kesulitan mengakomodasi permohonan pengembalian barang bukti karena proses yang rumit, waktu terbatas, dan lemahnya posisi hukum pihak ketiga. Hal ini menuntut pertimbangan nilai kemanfaatan serta keadilan, sesuai tujuan UU Jaminan Fidusia untuk mendukung pembangunan sektor pembiayaan. Putusan PN Padang Sidempuan No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp yang merampas kendaraan milik pihak ketiga menunjukkan kurangnya perlindungan hukum, sedangkan putusan No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp yang mengembalikan kendaraan kepada penerima fidusia mencerminkan penerapan asas droit de suite yang tepat, adil, dan bermanfaat bagi pihak ketiga yang tidak terlibat tindak pidana. Kata Kunci: asas droit de suite, jaminan fidusia, penyitaan, barang bukti, perkara narkotika.
ANALISIS YURIDIS PERUBAHAN KONTRAK TERINTEGRASI MULTIYEARS PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEPERDATAAN Jamanna Sembiring; Markoni Markoni; I Made Kantikha; Joko Widarto; Tuti Elawati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5932

Abstract

Abstract: This study analyzes contractual amendments within multiyears integrated con-struction contracts. Such contracts are generally complex and urgent in nature, requiring both the design and implementation phases to be carried out by a single provider, with the contract duration exceeding 12 months. The issues examined concern the legal certainty of contract amendments and the potential legal implications arising from changes to con-tractual clauses in integrated contracts after the completion of the contract period. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and case-based approaches. The findings indicate that eleven contractual amendments were made, which should have met the validity requirements of agreements under Article 1320 of the Indonesian Civil Code. Several issues were identified: deficiencies in the legal ca-pacity of the parties signing the amendments, changes to the contract implementation pe-riod that overlooked conditions related to SCM implementation failures, modifications to performance measurement and payment mechanisms that undermined legal certainty, and alterations to project deliverables during contract termination that failed to comply with the specific legal norms governing public procurement. The study results that the amend-ment processes undertaken create potential legal issues concerning the validity of the agreement and the assurance of legal certainty in fulfilling the parties’ rights and obliga-tions. Keywords: Contract Amendment, Integrated Contract, Multiyears. Abstrak: Penelitian ini menganalisis perubahan kontrak konstruksi terintegrasi multi-years. Kontrak konstruksi terintegrasi multiyears umumnya memiliki sifatnya komplek dan mendesak sehingga perancangan dan pelaksanaan dilakukan satu penyedia dengan pelaksanaan kontrak lebih dari 12 bulan. Permasalahan yang dikaji adalah kepastian hukum perubahan kontrak dan potensi dampak hukum perubahan klasul kontrak terin-tegrasi pasca masa pelaksanaan kontrak berakhir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dilakukan 11 kali peru-bahan kontrak yang seharusnya memenuhi syarat sahnya perjanjian Pasal 1320 KUHPerdata. Dalam hal perubahan para pihak penandantangan kontrak memiliki kelemahan kecakapan, perubahan waktu pelaksanaan kontrak mengabaikan kondisi keg-agalan pelaksanaan SCM, perubahan pengukuran prestasi dan pembayaran pekerjaan yang tidak mendukung kepastian hukum atas sesuatu hal, dan perubahan keluaran da-lam pengakhiran kontrak yang mengabaikan norma-norma leg spesialis pengadaan ba-rang/jasa pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan yang dil-akukan menimbulkan potensi permasalahan hukum atas kebasahan perjanjian dan kepastian hukum dalam pemenuhan hak dan kewajiban. Kata kunci: Kontrak Terintegrasi, Multiyears, Perubahan Kontrak.
ANALISIS PERBANDINGAN KEBIJAKAN PEMBERIAN INSENTIF BAGI PERUSAHAAN YANG MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN Aiko Alamnasroh Abdi; Ningrum Natasya Sirait; Robert Robert
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5933

Abstract

Abstract: The obligation to implement Social and Environmental Responsibility (TJSL) in Indonesia has been regulated by law, but regulations regarding the provision of incentives for companies that implement it have not been comprehensively formulated. This situation raises questions about the effectiveness of TJSL policies in encouraging corporate compliance while increasing the attractiveness of national investment. This study aims to analyze the regulation of TJSL incentives in the Indonesian legal system, assess the urgency of providing incentives from the perspective of legal certainty and ease of doing business, and compare them with policies implemented in Singapore. This study is a normative legal study with legislative, conceptual, and comparative approaches. Primary and secondary legal materials are analyzed qualitatively using the theory of legal certainty, development law theory, and comparative law theory as analytical frameworks. This study shows that the regulation of TJSL incentives in Indonesia is still limited, not systematically integrated with investment and ease of doing business policies, and has not been designed as a strategic instrument to encourage optimal corporate participation. In contrast, Singapore implements a more structured approach through a combination of fiscal and non-fiscal incentives aligned with sustainable development policies and improving the investment climate. Therefore, reformulating CSR incentive policies in Indonesia is necessary to create legal certainty, increase the effectiveness of CSR implementation, and strengthen national competitiveness and investment attractiveness. The formulation of clear, measurable, and integrated incentives will make CSR not only a legal obligation but also a strategic instrument for sustainable economic development. Keywords: Social and Environmental Responsibility, Incentives, Legal Certainty, Ease of Doing Business, Comparative Law. Abstrak: Kewajiban pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Indonesia telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun pengaturan mengenai pemberian insentif bagi perusahaan yang melaksanakannya belum dirumuskan secara komprehensif. Kondisi ini menimbulkan persoalan mengenai efektivitas kebijakan TJSL dalam mendorong kepatuhan korporasi sekaligus meningkatkan daya tarik investasi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan insentif TJSL dalam sistem hukum Indonesia, menilai urgensi pemberian insentif dalam perspektif kepastian hukum dan kemudahan berusaha, serta membandingkannya dengan kebijakan yang diterapkan di Singapura.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teori kepastian hukum, teori hukum pembangunan, dan teori perbandingan hukum sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan insentif TJSL di Indonesia masih bersifat terbatas, tidak terintegrasi secara sistematis dengan kebijakan investasi dan kemudahan berusaha, serta belum dirancang sebagai instrumen strategis untuk mendorong partisipasi korporasi secara optimal. Sebaliknya, Singapura menerapkan pendekatan yang lebih terstruktur melalui kombinasi insentif fiskal dan non-fiskal yang selaras dengan kebijakan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan iklim investasi. Atas dasar hal tersebut reformulasi kebijakan insentif TJSL di Indonesia diperlukan guna menciptakan kepastian hukum, meningkatkan efektivitas pelaksanaan TJSL, serta memperkuat daya saing dan daya tarik investasi nasional. Perumusan insentif yang jelas, terukur, dan terintegrasi akan menjadikan TJSL tidak hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kata Kunci: Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Insentif, Kepastian Hukum, Kemudahan Berusaha, Perbandingan Hukum.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI LOKAL DI KAMPUNG SAPORKREN Husnawati Husnawati; Isdarmanto Isdarmanto; Sarbini Sarbini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5934

Abstract

Abstract: The development of tourism villages is widely recognized as an effective strategy for promoting community empowerment and strengthening local economic resilience, particularly in areas endowed with rich natural and cultural resources. Saporkren Village, located in the Raja Ampat region, possesses significant potential for nature-based tourism and local wisdom; however, this potential has not been fully optimized to improve community welfare. This study aims to analyze the role of community empowerment through tourism village development as an effort to strengthen the local economy in Saporkren Village. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Research informants included village officials, tourism village managers, local business actors, and community members directly involved in tourism activities. Data analysis was conducted using thematic analysis, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The findings indicate that tourism village development in Saporkren Village has contributed positively to community empowerment, as evidenced by increased community participation in tourism management, the growth of local micro-enterprises, and improved human resource capacity through training and mentoring programs. The economic impacts include increased household income, the creation of new employment opportunities, and the development of local creative economic activities. Nevertheless, several challenges remain, including limited supporting infrastructure, restricted market access, and issues related to the sustainability of empowerment programs. This study concludes that community empowerment through tourism village development plays a strategic role in strengthening the local economy. Therefore, collaborative efforts among local governments, communities, and relevant stakeholders are essential to ensure the sustainable development of community-based tourism in Saporkren Village. Keyword: community empowerment, tourism village, local economy, community-based tourism, Saporkren Village Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi yang dinilai efektif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang unggul. Kampung Saporkren, yang terletak di kawasan Raja Ampat, memiliki potensi wisata berbasis alam dan kearifan lokal yang besar, namun belum sepenuhnya dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata sebagai upaya penguatan ekonomi lokal di Kampung Saporkren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparat kampung, pengelola desa wisata, pelaku usaha lokal, dan masyarakat yang terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata di Kampung Saporkren berkontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata, pengembangan usaha mikro berbasis lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Dampak ekonomi yang dirasakan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan kerja baru, dan tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pemasaran, dan keberlanjutan program pemberdayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan keberlanjutan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Kampung Saporkren. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata, Ekonomi Lokal, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Kampung Saporkren
PENERAPAN DATA MINING DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KOLEKSI MUSEUM Muhammad Fauzi; Zunaida Sitorus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5935

Abstract

Abstract: This study aims to apply data mining to determine visitor satisfaction levels at the Batu Bara Regency Museum. The main problem is the suboptimal use of visitor data and visitor questionnaire results to objectively evaluate satisfaction. The method used is the Naïve Bayes algorithm to classify visitor satisfaction levels based on questionnaire and visit data. The research stages include data collection, data analysis, system design using UML, implementation with PHP and MySQL, and system testing. The results show that the Naïve Bayes algorithm is capable of classifying visitor satisfaction levels effectively and providing accurate information for museum management. This system supports data-driven decision-making and helps improve the quality of museum services and management. Keywords: Data Mining; Naïve Bayes; Visitor Satisfaction Classification; Decision Support System; Batu Bara Regency Museum. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menerapkan data mining dalam menentukan tingkat kepuasan pengunjung Museum Kabupaten Batu Bara. Permasalahan utama adalah belum optimalnya pemanfaatan data kunjungan dan hasil angket pengunjung untuk mengevaluasi kepuasan secara objektif. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes untuk mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung berdasarkan data kuesioner dan data kunjungan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisis data, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi dengan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung dengan baik dan memberikan informasi yang akurat bagi pengelola museum. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta membantu peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan museum. Kata kunci: Data Mining; Naïve Bayes; Klasifikasi Kepuasan Pengunjung; Sistem Pendukung Keputusan; Museum Kabupaten Batu Bara.
PENERAPAN MEDIA VIDEO EDUKATIF BERBASIS CAPCUT DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA DI MTS AL JAMA'IYAH M. Ridho Julpandra Hasibuan; Putri Irawan; Taufiqurrahman Surbakti; Meryance Viorentina Siagian
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5936

Abstract

Abstract: This study aims to develop and implement CapCut-based educational video media to enhance students’ learning creativity at MTs Al Jama’iyah. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Borg & Gall development model. The research stages included needs analysis, media design, product development, validation by media experts and subject matter experts, and student trials. Data collection techniques consisted of observation, questionnaires, and documentation. The collected data were analyzed descriptively to determine the feasibility of the media and students’ responses to its implementation. The results showed that the CapCut-based educational video media was categorized as very feasible for use in learning based on the validation results from media experts and material experts. The implementation of the CapCut-based educational video media in the learning process was able to improve students’ learning creativity, as indicated by increased student participation, the ability to express ideas, and active involvement during learning activities. In addition, students’ responses to the use of CapCut-based educational video media were positive, with students feeling more interested, motivated, and assisted in understanding the learning materials. Based on these findings, it can be concluded that CapCut-based educational video media is effective as a learning medium and has the potential to enhance students’ learning creativity at MTs Al Jama’iyah. This media can serve as an innovative learning alternative that is relevant to technological developments and the demands of learning in the digital era. Keyword: Educational Video Media; CapCut, Learning Creativity; Research and Development; Borg & Gall Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan media video edukatif berbasis CapCut dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa di MTs Al Jama’iyah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan produk, validasi ahli media dan ahli materi, serta uji coba kepada siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kelayakan media dan respons siswa terhadap penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video edukatif berbasis CapCut dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi. Penerapan media video edukatif berbasis CapCut dalam proses pembelajaran mampu meningkatkan kreativitas belajar siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan siswa, kemampuan mengemukakan ide, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, respons siswa terhadap penggunaan media video edukatif berbasis CapCut menunjukkan hasil yang positif, di mana siswa merasa lebih tertarik, termotivasi, dan terbantu dalam memahami materi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video edukatif berbasis CapCut efektif digunakan sebagai media pembelajaran dan berpotensi meningkatkan kreativitas belajar siswa di MTs Al Jama’iyah. Media ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pembelajaran di era digital. Kata kunci: Media Video Edukatif; Capcut, Kreativitas Belajar; Research and Development; Borg & Gall
SOSIALISASI PENGUATAN ETIKA PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI FOR GOOD) BAGI SIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUMATERA UTARA Khairul Khairul; Abdul Razaq; Irwan Irwan; Rahmat Hidayat; Ryan Fahreza Pasaribu; Solahuddin Asri Ritonga
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5937

Abstract

Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant transformations in education, research, and academic governance. However, the use of AI without an ethical foundation has the potential to cause problems such as plagiarism, data privacy violations, algorithmic bias, and the degradation of academic integrity. This community service activity aims to increase the understanding and awareness of the academic community at the Faculty of Science and Technology, UIN North Sumatra, regarding the ethical principles of AI utilization within the AI for Good framework. The implementation methods include interactive outreach, contextual material delivery, case studies, and participatory discussions that emphasize the values of responsibility, transparency, accountability, and social benefits. This activity involved lecturers, educational staff, and students as active participants. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the risks and opportunities of AI use, as well as a commitment to integrating ethical principles into academic and research practices. This program is expected to be a strategic step in building an academic culture that is adaptive to technological developments, while remaining grounded in moral values, scientific integrity, and the vision of Islamic scholarship as rahmatan lil 'alamin. Keyword: Artificial Intelligence, Technology Ethics, Academic Integrity, Community Service Abstrak: Perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa transformasi signifikan dalam bidang pendidikan, riset, dan tata kelola akademik. Namun, pemanfaatan AI tanpa landasan etika berpotensi menimbulkan permasalahan seperti plagiarisme, pelanggaran privasi data, bias algoritmik, serta degradasi integritas akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sumatera Utara mengenai prinsip-prinsip etika pemanfaatan AI dalam kerangka AI for Good. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, penyampaian materi konseptual, studi kasus, serta diskusi partisipatif yang menekankan nilai tanggung jawab, transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan sosial. Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap risiko dan peluang penggunaan AI, serta komitmen untuk mengintegrasikan prinsip etika dalam praktik akademik dan penelitian. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berlandaskan nilai-nilai moral, integritas ilmiah, dan visi keilmuan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Etika Teknologi, Integritas Akademik, Pengabdian Masyarakat