cover
Contact Name
Arief Setyawan
Contact Email
arief.setyawan@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285702411446
Journal Mail Official
metalingua.pbsi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi PBSI, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Location: Bangkalan, Jawa Timur
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua
ISSN : 25284371     EISSN : 25286684     DOI : https://doi.org/10.21107/metalingua
Core Subject : Education,
Metalingua journal is a journal that focuses on the problems that occurred in the field of education, language, and Indonesian literature. Metalingua facilitate the research of teachers, lecturers, postgraduate research students and experts who participate actively in the Indonesian language and literature education.
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Mengungkap Nilai Kehidupan Masyarakat Madura Melalui Analisis Makna Sastra Lokal Madura Taembo, Maulid; Akbar, Syekhfani Alif; Maulana, Arif Rahman; Busthony, Hengky Fairuz
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27599

Abstract

Penelitian ini membahas makna sastra lokal Madura dalam mengungkap nilai kehidupan masyarakat Madura. Sastra lokal pasti memiliki makna dan fungsi yang dapat menggambarkan karakteristik masyarakatnya. Makna itu dapat menggambarkan nilai kehidupan bermasyarakat yang harus dipandang sebagai suatu potensi dalam pemajuan dan perkembangan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai sastra lokal dan berdampak pada internalisasi nilai sastra lokal dalam kehdupan bermasyarakat. Data penelitian ini merupakan sastra lokal Madura yang bersifat umum, tetapi deskripsi dan analisisnya mengarah pada kondisi dan karakteristik masyarakat Sampang. Informan penelitian berasal dari berbagai unsur, yaitu tokoh agama, pemerintah, pakar dan pemerhati bahasa dan sastra Madura, dan kelompok akademisi. Penyediaan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif, dengan menggunakan tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, analisis makna sastra lokal Madura dapat mengungkap nilai-nilai kehidupan masyarakat Madura, seperti nilai religius, nilai sosial, dan nilai moral. Walaupun tidak dimungkiri bahwa masih banyak nilai-nilai lain yang dapat diungkap melalui analisis makna sastra lokal Madura. Ketiga nilai ini dianggap dapat mewakili nilai-nilai lain dan termasuk nilai yang fundamental dalam kehidupan. Nilai religius diperoleh melalui analisis makna dalam nyanyian rakyat, pantun, dan syair. Nilai religius yang ada dalam masyarakat Madura masih terus terpelihara sampai sekarang. Hal ini tidak hanya nampak dalam berpakaian (menggunakan sarung dan songko), tetapi juga dalam hal kegiatan beragama. Selain nilai religius, nilai sosial yang ada dalam masyarakat Madura juga masih terus terpelihara sampai sekarang. Selain nilai religius dan nilai sosial, hasil analisis makna sastra lokal Madura juga mencerminkan bahwa kehidupan masyarakat Madura sangat memperhatikan nilai moral.
Representasi Ideologi Feminisme Pada Film Sri Asih Karya Joko Anwar Hikam, Ahmad Ilzamul
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27324

Abstract

Film Sri Asih sendiri telah menjadi simbol feminisme bagi perempuan di layar kaca maupun layar lebar. Karakter Sri Asih sendiri tidak hanya menunjukan kekuatan fisik, tetapi juga kepemimpinan, kepintaran, dan seluruhnya karakter yang memegatkan stereotip gender. Sri Asih menjadi simbol perempuan yang kuat, mandiri, dan menentang ketidaksetaraan gender. Film Sri Asih memberikan dampak positif dalam mersapi budaya popular dengan kesetaraan gender, memberikan arahan kepada  penonton untuk meresapi dan mencari tahu aturan patriarki yang telah lama melekat  di lingkungan masyarakat. Sri Asih bercerita mengenai Alana yang tidak mengerti mengapa dia selalu dikuasai oleh kemarahan, tapi ia selalu berusaha untuk melawannya. Alana lahir pada saat letusan gunung berapi yang membuat ia terpisah kepada kedua orang tuanya. Alana kemudian diadopsi oleh ibu Sarita yaitu perempuan kaya yang berusaha membantunya untuk hidup normal. Namun, pada saat Alana tumbuh dewasa ia menemukan kebenaran tentang asalnya bahwa ia bukan manusia biasa. Ia dapat menjadi kebaikan pada kehidupan dan menjadi kehancuran apabila ia tidak dapat meredam amarahnya. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan dua aliran dalam film Sri Asih. Kedua aliran tersebut adalah feminisme liberal dan feminisme eksistensialis.
Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan dalam Menulis Cerita Fabel pada Siswa Kelas VII SMP NU Tebat Jaya Sugiarti, Sugiarti; Hayati, Mardiyah; Akhodiyah, Sulistina
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.26452

Abstract

Sekarang sudah dunia digital yang membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan menarik sehingga kegiatan pengenalanan tanda baca tulis menjadi lebih mudah sehingga dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui pemahaman siswa dalam  penggunaan ejaan pada penulisan cerita fable. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan ejaan dalam menulis cerita fabel pada siswa kelas VII SMP NU Tebat Jaya. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kesalahan ejaan yang terdapat dalam tulisan siswa. Data dikumpulkan dari cerita fabel yang ditulis oleh siswa, kemudian dianalisis untuk menemukan kesalahan ejaan, seperti penggunaan huruf kapital, tanda baca, kata baku, dan pemisahan kata. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesalahan paling sering terjadi adalah kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan ejaan yang sering ditemukan meliputi penggunaan huruf kapital yang tidak sesuai, salah penulisan kata baku, serta kesalahan dalam penempatan tanda baca. Sebagai contoh, banyak siswa yang tidak menggunakan huruf kapital di awal kalimat atau nama diri, serta menulis kata "di" dan "ke" sebagai kata depan yang sering kali salah digabungkan dengan kata yang mengikutinya. Selain itu, tanda baca seperti koma dan titik seringkali ditempatkan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. 
Readiness Dosen dalam Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan untuk Pengajaran Menulis Teks Akademik di Perguruan Tinggi Putera, Zulmy Faqihuddin; Shofiah, Nurul; Ramadhani, Rizki Putri; Maulidina, Ahsani; Puspitasari, Peni; Purwaningsih, Henny
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27713

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan dosen di perguruan tinggi polinema dalam mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan untuk penulisan tugas akademik dengan fokus pada persepsi, tantangan, dan kebutuhan pelatihan mereka. Metodologi kualitatif digunakan, dengan menggunakan Desain yang didasarkan pada prinsip-prinsip dasar Technology Acceptance Model (TAM) yang diusulkan oleh Davis (1989) Dale Viethen (2021) dan Nazari dkk. (2021). Subjek penelitian yakni 10 dosen di dua Universitas Malang. panduan yang dikembangkan dan disempurnakan melalui tinjauan sejawat ahli dan studi percontohan ini mencakup sikap terhadap AI, manfaat dan tantangan yang dirasakan dari AI dalam pengajaran kemahiran diri dalam menggunakan AI, dan niat perilaku terkait penggunaannya. Hasilnya menunjukkan tingkat kesiapan dosen yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh latar belakang pemahaman teknologi, dan kekhawatiran akan privasi dan keamanan data. Meskipun ada rasa optimisme secara umum tentang potensi AI, tantangan signifikan terkait akses sumber daya yang terbatas dan pengembangan profesional yang tidak memadai telah diidentifikasi. Hasil penelitian ini menekankan perlunya inisiatif kebijakan yang ditargetkan dan program pelatihan untuk meningkatkan kesiapan dosen dalam mengadopsi AI. Wawasan dari penelitian ini berkontribusi dalam memahami fasilitator dan hambatan integrasi AI dalam pendidikan, menyoroti peran penting kesiapan dosen dalam pemanfaatan AI yang efektif dalam konteks pendidikan. KATA KUNCI: Kesiapan AI, Adopsi AI, kecerdasan buatan, penulisan teks akademik, perguruan tinggi 
Variasi Bahasa Pelaut Kapal Niaga di Alur Pelayaran Surabaya Anggraeny, Elva Febriana; Mudiyanto, Mudiyanto; Arrahman, Muhammad Hilal
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27124

Abstract

Variasi bahasa bisa terbentuk karena adanya sebuah kegiatan interaksi sosial yang dilakukan masyarakat atau sekelompok orang yang berbeda latar belakang bahasa dan disebabkan oleh penutur yang heterogen. Lokus penelitian ini akan dilaksanakan di alur pelayaran barat Surabaya. Data penelitian ini adalah variasi bahasa pelaut kapal niaga di perairan Surabaya. Sumber data dalam penelitian ini merupakan percakapan dan ujaran para kru kapal niaga di perairan barat Surabaya. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode simak, rekam, catat, dan angket. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Apabila bernavigasi saat kapal bersilangan, berhadapan, penyusulan, memanggil kepanduan, memanggil stasiun radio pantai, maka harus menggunakan variasi bahasa SMCP. Namun apabila komunikasi yang sekiranya tidak membahayakan keselamatan pelayaran bisa menggunakan variasi bahasa daerah maupun bahasa konvensional pelayaran.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menulis Karangan Deskripsi Lestari, Endang Puji; Widayati, Mukti; Nurnaningsih, Nurnaningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan media Audio Visual menulis karangan deskripsi pada siswa kelas VI SD Negeri 01 Kemiri Karanganyar Tahun Pelajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah tindakan kelas (Action Research) dengan penerapan dua siklus dalam pembelajaran. Model penelitian menggunakan model PTK Mc Taggart bahwa tahapan setiap siklus diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang digunakan berupa hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan aktivitas belajar siswa dalam menulis karangan deskripsi yang belum memahami tema, tata tulis, struktur kalimat, dan penggunaan tanda baca. Selain itu, perolehan hasil belajar menulis karangan deskripsi yang belum memenuhi standar KKM. Sumber data berupa peristiwa dalam pembelajaran yang dilakukan oleh siswa meliputi pengenalan masalah, pengorganisasian masalah, penyelidikan masalah, pengembangan hasil karya, dan evaluasi secara terstruktur pada karangan deskripsi. Selain itu, narasumber yang diperoleh dari guru kelas, dan dilengkapi arsip dokumen tercetak berupa rencana pelaksanaan pembelajaran dan daftar nilai menulis karangan deskripsi. Pengumpulan data menggunakan observasi terstruktur, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dengan trianggulasi metode, sumber, dan teori. Analisis data yang digunakan statistik, distribusi persentase dan deskriptif interaktif mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar menulis karangan deskripsi. Proses belajar siswa dalam menulis karangan deskripsi dimulai dengan orientasi permasalahan, organisasi dalam belajar, penyelidikan secara terbimbing dengan individu dan kelompok, mengembangkan hasil karya, dan analisis disertai dengan evaluasi. Peningkatan hasil belajar dengan persentase ketuntasan 92,5% sehingga dapat dinyatakan bahwa proses belajar siswa semakin efektif dan efisien.

Page 13 of 13 | Total Record : 126