cover
Contact Name
Arief Setyawan
Contact Email
arief.setyawan@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285702411446
Journal Mail Official
metalingua.pbsi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi PBSI, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Location: Bangkalan, Jawa Timur
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua
ISSN : 25284371     EISSN : 25286684     DOI : https://doi.org/10.21107/metalingua
Core Subject : Education,
Metalingua journal is a journal that focuses on the problems that occurred in the field of education, language, and Indonesian literature. Metalingua facilitate the research of teachers, lecturers, postgraduate research students and experts who participate actively in the Indonesian language and literature education.
Arjuna Subject : -
Articles 126 Documents
Analisis Disambiguasi pada Kesamaran Makna dalam Terjemahan Puisi “Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta” Karya W.S. Rendra Syarofi, Abdullah; Nugraha, Anandika Panca
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 1 (2024): Metalingua, Edisi April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i1.24198

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menganalisis proses disambiguasi pada kesamaran makna (vagueness) yang terdapat dalam terjemahan bahasa Inggris puisi berjudul “Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta” karya W.S. Rendra. Tujuan penelitian ini diharapkan agar pembaca BSa memperoleh makna yang sama dengan apa yang didapat oleh pembaca BSa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu documentary method. Analisis yang ditemukan ada tiga bentuk kesamaran makna dalam puisi ini berupa hubungan sebab-akibat antara istilah dalam TSu dan TSa (keder-lost); hilangnya unsur kekhususan (specificity) karena istilah dalam TSu yang bersifat culture-specific (sanggul-comb); dan proses generalitas dalam bentuk penggunaan padanan yang memiliki atribut umum dan luas (caluk-rogue). 
Citra Wanita Tokoh Utama dalam Novel “ Sehidup Sesurga Denganmu” Karya Asma Nadia Lestari, Suci; Sunarsih, Eti; Mulyani, Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 8, No 2 (2023): Metalingua, Edisi Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v8i2.22271

Abstract

Karya sastra pada dasarnya merupakan refleksi kehidupan masyarakat yang dialami, direnungkan, dan dilihat secara intensif dengan daya imajinatif pengarang yang kemudian disajikan lewat bahasa pengarangnya. Penelitian ini berkaitan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah yaitu di tingkat SMA. Pengajaran novel dimuat dalam kurikulum K-13 pada siswa kelas XII Semester 1 dengan KD 3.9 “Menganalisis isi dan kebahasaan novel” dan KD 4.9 “Merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis”. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif, metode deskriptif adalah metode yang dilakukan dengan jalan menganalisis data yang sudah dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini berupa terdapat citra fisik dan non-fisik yang tergambarkan dalam beberapa kutipan dalam novel “sehidup sesurga denganmu” karya Asma Nadia. Implementasi hasil kajian dalam novel Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia dalam rencana pelaksanaan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia akan mengacu tujuan dan indikator pencapaian dalam pembelajaran dalam aspek keterbacaan fiksi, yaitu kutipan novel Sehidup Sesurga Denganmu karya Asma Nadia yang akan dibantu dengan media cetak, menggunakan metode diskusi dibantu dengan metode ceramah dan tanya jawab serta penilaian melalui pemberian soal essay.
Verbal Repertoire dalam Film Serigala Langit Karya Reka Wijaya Rahmawati, Erdita Nur; Amilia, Fitri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 8, No 2 (2023): Metalingua, Edisi Oktober 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v8i2.18351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis verbal repertoire dalam film Serigala Langit karya Reka Wijaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penerapan metode deskriptif bertujuan untuk mendiskripsikan keberadaan verbal repertoire dalam film Serigala Langit. Latar belakang diangkatnya topik ini karena penelitian mengenai verbal repertoire dalam film Serigala Langit karya Reka Wijaya belum pernah diteliti, selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui adanya penggunaan verbal repertoire para tokoh dalam film Serigala Langit. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik catat. Sumber data pada penelitian ini adalah film Serigala Langit karya Reka Wijaya yang dirilis pada tahun 2021. Film Serigala Langit dipilih sebagai sumber data, karena film ini sangat populer dan kisah yang diangkat juga menarik serta sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya verbal repertoire oleh para tokoh dalam film Serigala Langit. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kompetensi bahasa para tokoh dalam film Serigala Langit dipengaruhi oleh pendidikan, profesi atau pekerjaan dan norma sosial yang terdapat dalam lingkungan.
Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Permainan Edukasi Berbasis Bookwidgets Bermuatan Kearifan Lokal Puspitasari, Mega; Farahiba, Ayyu Subhi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 1 (2024): Metalingua, Edisi April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i1.25344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis siswa pada materi teks laporan hasil observasi melalui permainan edukasi berbasis bookwidgest bermuatan kearifan lokal Madura. Jenis penelitian adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa kelas X MA Mambaul Ulum 2 Pamekasan. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I rata-rata nilai siswa sebesar 78,25 dan siklus II sebesar 83,14 terdapat peningkatan sebesar 4,89. Hasil peningkatan nilai siswa menunjukkan bahwa permainan edukasi berbasis bookwidgest bermuatan kearifan lokal Madura dapat meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi.
Penggunaan Moodle untuk Keterampilan Menulis Teks Eksposisi dalam Inovasi Pembelajaran Bahasa Rahma, Yeny; Handoyo, Eko; Yulianto, Arief; Zulaeha, Ida; Purwati, Panca Dewi; Sumartiningsih, Sri; Widiarti, Nuni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.25324

Abstract

Telah banyak dilakukan penelitian mengenai Moodle, LMS terkenal, dan pengaruhnya terhadap berbagai aspek pendidikan. Akan tetapi, terdapat kekurangan yang signifikan dalam literatur mengenai penggunaan Moodle secara spesifik untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemahaman dan kemampuan siswa menulis teks eksposisi dan bagaimana penggunaan Moodle dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksposis. Melalui metode penelitian literatur review, penulis memilih 2 artikel dari 19 artikel terkait Moodle dan memilih 6 artikel dari 18 artikel terkait penulisan teks eksposisi untuk dianalisa. Dari hasil penelitian ini, siswa mampu menulis teks eksposisi dengan baik dengan pemahaman yang baik juga. Di samping itu, penggunaan Moodle dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa bahasa Inggris. Penggunaa Moodle lebih efektif daripada metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa, dengan hasil yang menguntungkan kelompok eksperimen. Implikasinya adalah peneliti lain bisa meneliti dampak penggunaan Moodle  untuk meningkatkan kemampuan teks eksposisi di sekolah dasar.
Makna Ider Bumi pada Bulan Sura di Kelurahan Penataban Kecamatan Giri Banyuwangi Sugianto, Iwan; Mardiana, Ninik; Faizin, Afan; Tahira, Ketin Ayu Heni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27289

Abstract

Penataban Village is one of the neighborhoods located in the center of Banyuwangi. Although situated in the center of Banyuwangi, Penataban Village continues to uphold traditional customs and cultural practices, such as the Ider Bumi ceremony. According to Kridalaksana (2023:13), meaning refers to the speaker's intention, the influence of language units in understanding human perception or behavior, relationships in terms of similarities or differences between language and non-language contexts, or between speech and all that it denotes, or the way language symbols are used. This study employs a qualitative research method. The data source for this research is the Ider Bumi event held during the Suro month in Penataban Village, Banyuwangi. The data focuses on the aspects of the meaning of Ider Bumi during the Suro month in Penataban Village, Banyuwangi. Data collection methods include (1) documentation, (2) note-taking, and (3) interviews. The Ider Bumi ceremony takes place both at night and in the morning. The meaning of the Ider Bumi ceremony in Penataban Village differs from that in other villages. The Ider Bumi event in Penataban is specifically held on the first day of Sura. In addition to the nighttime village procession, there is a communal meal held in the morning. This tradition is an essential part of the cultural and social identity of Penataban Village. The harmonious relationship between humans and nature is demonstrated through the communal meal, where residents come together to share food made from local produce. Furthermore, the harmonious relationship between humans and spirituality is reflected in the procession, which includes recitations of istighfar (a form of seeking forgiveness), the call to prayer, and prayers at every corner of the village
Filosofi Lagu Permainan Anak “Lar-Olar Kolarjang” pada Masyarakat Madura Rahman, Bohri; Fadlillah, M.; Setyawan, Arief; Ni'mah, Ana Tsalitsatun
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27773

Abstract

Permainan anak-anak merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan masyarakat di Indonesia, termasuk di Madura. Salah satu jenis permainan tradisional tersebut ialah yang berbentuk lagu permainan anak-anak. Lagu permainan anak “Lar Olar Kolarjhang” merupakan lagu tradisional yang dimiliki oleh Masyarakat Madura. Lagu permainan anak “Lar-Olar Kolarjang” ini mirip atau memiliki nama lain di daerah-daerah yang lain. Adapun nama-nama tersebut antara lain Wak Wak Gung (Jakarta), Slepdur (Sulawesi Utara), Ancak-Ancak Alis (Jawa Tengah), Sledor (Jawa Timur), Oray-Orayan (Jawa Barat), Curik-Curik (Bali), Toko-Toko Dian (Palopo, Sulawesi Selatan). Lagu ini memiliki nilai filosofis yang dipegang teguh dan diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Adapun nilai-nilai tersebut yakni nilai kebersamaan, nilai penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain, serta nilai kepemimpinan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Nilai-nilai inilah yang menjadikan lagu permainan anak “Lar Olar Kolarjhang” perlu untuk dilestarikan dan diajarkan ke generasi muda agar dijadikan pegangan hidup, baik secara khusus bagi masyarakat Madura maupun masyarakat luas lainnya di Indonesia.
Modalitas dalam Teks Pidato Nadiem Makarim pada Hari Guru Nasional Periode 2020-2022 Perspektif Halliday Reskiana, Reskiana; Mahmudah, Mahmudah; Hajrah, Hajrah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.25842

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan modalitas Menteri Pendidikan Nadiem Makarim pada pidato Hari Guru Nasional Periode 2020-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata dan frasa yang merepresentasikan modalitas yang terdapat dalam pidato Nadiem Makarim pada Hari Guru Nasional Periode 2020-2022 dengan berfokus pada perspektif Halliday. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks Pidato Nadiem Makarim pada Hari Guru Nasional Periode 2020-2022 yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Linguistik Sistemik Fungsional Model Halliday melalui pengategorian modalitas dalam dua bentuk yaitu modalitas modalisasi dan modalitas modulasi yang terbagi dalam tiga tingkat, yaitu tinggi, menengah dan rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modalitas yang digunakan oleh Nadiem Makarim didominasi oleh penggunaan modalitas dalam bentuk modalisasi tingkat tinggi.
Nilai-nilai Kearifan Lokal Madura pada Kumpulan Puisi Bantalku Ombak Selimutku Angin karya Zawawi Imron Akbar, Syekhfani Alif; Taembo, Maulid; Ramdlani, Moh. Alif
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27679

Abstract

Budaya adalah hal yang menarik untuk dikaji. Pelestarian budaya adalah aspek yang sangat penting mengingat Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam. Budaya Madura adalah salah satu budaya yang unik dan banyak dikaji. Upaya Pelestarian Budaya dan Tradisi Lokal Madura menjadi aspek penting. Salah satu perlu ada upaya untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal Madura. Salah satu upayanya adalah melalui media sastra. Sastra menjadi jembatan dalam upaya untuk melestarikan budaya terutama budaya dan tradisi lokal Madura. Bukur berjudul Lebur adalah salah satu karya sastra yang membahas mengenai nilai-nilai tradisi lokal Madura.Tujuan penelitian ini adalah untuk Melestarikan Budaya melalui Sastra Berbasis Nilai Tradisi Lokal Madura. Penelitian mengenai Pelestarian Budaya Melalui Sastra berbasis Tradisi Lokal Madura ini akan menggunakan kajian Sosiologi Sastra dengan memanfaatkan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil survei lapangan dan Studi Pustaka hasil survei kemudian akan di analisis menggunakan kajian Sosiologi Sastra. Dari hasil analisa tersebut, dapat diklasifikasikan pentingnya Melestarikan Budaya melalui Sastra yang Berbasis Nilai Tradisi Lokal Madura. Selanjutnya akan dianalisis bagaimana kebermaknaan Sosiologis dari upaya Pelestarian Budaya melalui Sastra Berbasis Nilai Tradisi Madura.
Nilai Budaya pada Upacara Adat Turun Bantayan di Desa Cikeléng Kecamatan Japara Rakhman, Fahmi; Yudiarti, Leida Sukma; Rohaedi, Edi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27930

Abstract

Upacara Adat Turun Bantayan di Desa Cikeléng, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, adalah salah satu tradisi budaya yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal. Upacara ini diadakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah serta untuk memohon keberkahan di masa mendatang. Dalam upacara ini, terdapat berbagai prosesi yang penuh dengan makna simbolis, seperti Nincak Endog yang melambangkan kelahiran dan keberlanjutan kehidupan, serta Meuleum Harupat yang mencerminkan ketahanan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode hermeneutik untuk mengungkapkan dan menafsirkan makna yang terkandung dalam setiap prosesi upacara. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan para tokoh adat serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara ini tidak hanya berfungsi sebagai ritus keagamaan dan sosial, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya yang memperkuat identitas komunitas. Nilai-nilai seperti kebersamaan, rasa syukur, dan spiritualitas yang terkandung dalam upacara ini memainkan peran penting dalam menjaga harmoni sosial serta menjaga hubungan manusia dengan alam. Pelestarian upacara ini penting untuk mempertahankan warisan budaya yang memiliki relevansi tinggi dalam kehidupan masyarakat modern.

Page 12 of 13 | Total Record : 126