cover
Contact Name
Desi Sarli, S.SiT, M.Keb
Contact Email
desi_sarli@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jik@stikesalifah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN
Published by STIKES Alifah Padang
ISSN : 2580930X     EISSN : 25978594     DOI : -
Core Subject : Health,
Provides a form for original research and scholarship relevant to Ners, Midwife, Public Health and other health related professions.
Arjuna Subject : -
Articles 414 Documents
Scoping Review: Pengaruh Riwayat Asfiksia Neonatorum Terhadap Perkembangan Anak Aslina, Wiwit Indriyani; Amalia, Silviatul; Aningsih, Sri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1323

Abstract

Ketidakmampuan untuk bernapas secara spontan dan teratur saat lahir atau beberapa saat setelah lahir dikenal sebagai asfiksia neonatorum. Pada tahun 2023 penyebab utama kematian bayi di Banyuwangi yaitu asfiksia sebanyak 105 kasus. Asfiksia neonatorum dapat menyebabkan hipoksia iskemik ensefalopati (HIE), edema serebri, cerebral palsy, dan kecacatan, pada jantung dan paru mengalami hipertensi pulmonalis persisten, perdarahan paru, dan edema paru, pada saraf mengalami gangguan neurologis dan keterlamabatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh riwayat asfiksia neonatorum terhadap perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode Scoping Review, Prefereed Reporting Items for Systematic (PRISMA) digunakan untuk menampilkan alur dalam pencarian evidence. Artikel dikumpulkan dari database Pubmed, Wiley, ScienceDirect, terdapat 10 artikel yang didapatkan peneliti untuk selanjutnya di review. Hasil scoping review menunjukkan bahwa asfiksia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gangguan perkembangan pada anak. Gangguan perkembangan dapat terjadi pada multi organ termasuk pendengaran, penglihatan, otak, dan neurologis. Asfiksia neonatorum menyebabkan terjadinya ensefalopati hipoksik iskemik (HIE) yang disebabkan oleh kurangnya oksigen dan aliran darah ke otak setelah melahirkan. Lamanya waktu otak tidak mendapatkan oksigen akan mempengaruhi keparahan kerusakan otak sehingga terjadi cedera multi organ. Skrining gangguan multi organ harus dilakukan segera agar bayi mendapatkan intervensi yang tepat.
Peningkatan Kosakata Ekspresif pada Anak Autism Spectrum Disorder Melalui Penggunaan Pop-Up Book dengan Metode Bercerita Ladiwa Sudezia; Dodiet Aditya Setyawan; Dewi Tirtawati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1286

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder memiliki keterbatasan dalam pembendaharaan kosakata akibat hambatan utama dalam komunikasi dan bahasa. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik, mereka memerlukan kosakata yang memadai. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder adalah melalui media visual dan gambar, seperti pop up book  yang dikombinasikan dengan metode bercerita. Pendekatan ini tidak hanya membantu dalam pengayaan kosakata, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pop up book dengan metode bercerita terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder di klinik Hey Kids Kartasura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest posttest desain. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, yang melibatkan 16 orang responden. Hasil penelitian menggunakan uji Paired T-Test didapatkan hasil p value 0,000 < 0,05, maka Ha diterima, yang berarti adanya pengaruh pop up book dengan metode bercerita terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pop up book dengan metode bercerita berpengaruh terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak ASD.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Anisa Putri Utami; Agus Sudaryanto
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1266

Abstract

Anemia banyak ditemui di Indonesia. Remaja merupakan kelompok yang rawan menderita anemia. Sebagian besar anemia terjadi karena kekurangan zat besi di dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 100 responden. Sampel diambil melalui teknik stratified random sampling. Data kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dikumpulkan dengan kuesioner, sementara kadar hemoglobin diukur menggunakan metode Quick Check Hb. Hubungan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan kejadian anemia, dianalisis dengan uji statistik Pearson Correlation dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan yang rendah, dan sebesar 25% responden mengalami anemia. Uji statistik dengan Pearson Correlation menunjukkan nilai p-value antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia adalah < 0,001. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 1 Sragen. Perlu dilakukan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan menurunkan angka kejadian anemia.
Efektivitas Intervensi Akupresur dan Aromaterapi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Agus Mulyadi; Suparjo Suparjo
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1139

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan global yang signifikan dan berbahaya, karena merupakan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular dan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Salah satu pendekatan non-farmakologis untuk mengelola hipertensi adalah melalui akupresur dan aromaterapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas intervensi akupresur dan aromaterapi dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan metode pre-test dan post-test dengan desain kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi sphygmomanometer dan lembar observasi. Sampel penelitian terdiri dari 40 orang, dengan 20 orang pada kelompok intervensi yang menerima akupresur dan aromaterapi, dan 20 orang pada kelompok kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dengan frekuensi dan secara bivariat menggunakan uji t dependen dan uji t independen. Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi akupresur dan aromaterapi, dengan nilai p < 0,05. Perbandingan efektivitas antara kedua intervensi menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik antara kelompok akupresur dan kelompok aromaterapi. Baik intervensi akupresur maupun aromaterapi efektif dalam menurunkan tekanan darah dan disarankan untuk diterapkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk mengatasi hipertensi.
Perilaku Pasien Diabetes Melitus terhadap Tingkat Kepatuhan Pola Makan di RSU Royal Prima Medan Vandico Elfredo Hutabarat; Yeyen Ling Ling; Meina Maulina; Nur Safitri Ramadani; Elvin Indayanti Laoli; Tiarnida Nababan
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1246

Abstract

Penderita diabetes melitus diprediksi meningkat seiring bertambahnya usia, terdapat 19,9% individu dengan jumlah 111,2 juta orang berusia antara 65 dan 79 tahun. Kejadian diabetes melitus di RSU Royal Prima Medan Tahun 2023, bahwa sekitar 37,5% lebih sedikit yang patuh pada pola makan mereka sendiri dan juga terdapat 40,0% dengan sikap pemahaman yang negatif. Penelitian ini bertujuan mengamati apakah ditemukan hubungan perilaku terhadap tingkat kepatuhan pola makan pada pasien diabetes melitus di RSU Royal Prima Medan tahun 2024. Penelitian ini memakai jenis kuantitatif yang mana menggunakan desain pendekatan cross sectional. Jenis sampel pada penelitian ini yaitu accidental sampling, bahwa dari 30 responden yang sudah diteliti pada tabel tabulasi silang, ada 3 responden (10,0%) dengan perilaku positif, yang mana 2 responden (6,7%) memiliki tingkat kepatuhan pola makan yang baik dan 1 responden (3,3%) memiliki tingkat kepatuhan pola makan yang cukup. Kemudian 27 responden (90,0%) dengan perilaku negatif, lalu ada 19 responden (63,3%) dengan mayoritas memiliki tingkat kepatuhan pola makan cukup, dan 8 responden (26,7%) menunjukkan tingkat kepatuhan pola makan yang kurang. Berdasarkan angka signifikansi uji pearson chi-square didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Maka dari itu penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang nyata pada perilaku berdasarkan sikap terhadap tingkat kepatuhan pola makan pasien diabetes melitus yang berada di RSU Royal Prima Medan.
Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kejadian DBD di Kecamatan Ambarawa Philips Homer; Onny Setiani; Budiyono Budiyono
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1299

Abstract

Penyakit DBD merupakan salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Data dari Dinkes Kabupaten Semarang, tahun 2020 IR sebesar 16/100.000 penduduk dari 167 kasus dengan angka Kematian (CFR) DBD tercatat sebesar 1,2 % (2 kasus). IR DBD tahun 2021 sebesar 7,3/100.000 penduduk dari 77 kasus. IR DBD tahun 2022 meningkat lagi yaitu sebesar 8,51/100.000 penduduk dari 90 kasus. Tahun 2023 meningkat lagi menjadi 155 kasus dengan IR sebesar 14,3/100.000 penduduk. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara faktor lingkungan dan perilaku masyarakat dengan kejadian DBD di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Jenis penelitian analitik observasional dengan desain case-control, melibatkan 120 responden yang terbagi menjadi 60 responden kasus dan 60 responden kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, lembar observasi, alat tulis, dan telepon seluler. Analisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat pada taraf kesalahan 5% dengan interval kepercayaan sebesar 95%.  Hasil dari penelitian didapatkan pada variabel perilaku menggunakan lotion anti nyamuk (nilai p = 0,317. OR = 1,893), variabel perilaku PSN (nilai p = 0,001. OR = 3,755), variabel perilaku menabur bubuk abate (nilai p = 1,000. OR = 0,882), variabel perilaku menggantung pakaian (nilai p = 0,206. OR = 0,342), variabel pengetahuan PSN (nilai p = 0,001. OR = 3,865).  Kesimpulan terdapat hubungan antara perilaku PSN dan pengetahuan PSN dengan kejadian DBD di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang, namun tidak terdapat hubungan antara Perilaku menggunakan lotion anti nyamuk, perilaku menaburkan bubuk abate dan perilaku menggantung pakaian dengan kejadian DBD.
Bahaya Mekanik dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Perawat Nurfadhillah Nurfadhillah; Mayanti Mahdarsari; Yullyzar Yullyzar; Ardia Putra; Putri Mayasari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1226

Abstract

Bahaya mekanik adalah jenis bahaya potensial yang sering terjadi di rumah sakit dan dapat terjadi pada semua petugas terutama pada perawat, contohnya terjepit mesin, tergulung, terpotong, tersayat, dan tertusuk. Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadi bahaya mekanik dengan menggunakan alat pelindung diri saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bahaya mekanik dengan penggunaan alat pelindung diri pada perawat di RSUD dr. Zainoel Abidin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah perawat ruang intensif RSUD dr. Zainoel Abidin sebanyak 188 responden yang terdiri dari 8 ruang intensif dengan sampel sebesar 128 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling berdasarkan simple random sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner bahaya mekanik dan lembar observasi alat pelindung diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengalaman bahaya mekanik yang baik sebanyak 83 responden (64,8%) dan mayoritas perawat yang menggunakan alat pelindung diri dengan baik sebanyak 94 responden (73,4%). Ada hubungan yang signifikan antara bahaya mekanik dengan penggunaan alat pelindung diri pada perawat (p-value 0,000). Rumah sakit diharapkan mewajibkan dan memfasilitasi perawat untuk mengikuti pelatihan K3, pelatihan bahaya mekanik, dan pelatihan alat pelindung diri agar meningkatkan pengetahuan dan skill perawat.
Identifikasi Kecenderungan Perilaku Seksual Menyimpang Serta Pengetahuan Remaja Tentang Narkoba di Nagari Koto Tuo Yeffi Masnarivan; Annisa Meylin Andini; Dina Sartika; Nadia Latifah Zulkarnaen
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1250

Abstract

Penyalahgunaan narkotika disertai perilaku seksual menyimpang merupakan perilaku berisiko yang berdampak pada masalah sosial dan kesehatan, memperburuk kualitas hidup, serta mengancam masa depan pecandu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kecenderungan perilaku seksual menyimpang (termasuk homoseksual) dan pengetahuan tentang narkoba pada remaja di Nagari Koto Tuo tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 20 remaja usia 12–21 tahun yang dipilih secara acak melalui simple random sampling. Hasilnya, 70% responden tidak memiliki kecenderungan pada narkoba, 80% memiliki pengetahuan tinggi tentang narkoba, 90% aktif dalam kegiatan keagamaan, 95% memahami pentingnya edukasi kesehatan reproduksi, dan 100% tidak menunjukkan kecenderungan perilaku seksual menyimpang. Penguatan edukasi dan pengawasan dari aspek adat dan agama tetap diperlukan untuk mempertahankan kondisi positif ini.
Problematika Pelaksanaan Layanan Kesehatan Lingkungan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Kasus di Pukesmas Kota Pariaman dan Kota Padang Panjang tahun 2024) Burhan Muslim; Evino Sugriarta; Awaluddin Awaluddin; Basuki Ario Seno; Erdi Nur
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1336

Abstract

Layanan Kesehatan Lingkungan di Pusat Kesehatan Masyarakat merupakan layanan yang harus dilaksanakan oleh setiap puskesmas yang diatur dalam Permenkes No. 13 tahun 2015. Dalam kurun waktu 10 tahun setelah ditetapkan, implementasi dari layanan ini belum terlaksana sebagaimana mestinya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi problematik pelaksanaan pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas di Sumatera Barat, khususnya implementasi Permenkes No. 13 Tahun 2015. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan melalui Fokus Grup Diskusi (FGD), observasi lapangan, dan analisis dokumen di sejumlah puskesmas di Kota Padang Panjang dan Kota Pariaman. Hasil penelitian mengungkap empat tema utama: (1) keterbatasan sumber daya manusia (SDM) tenaga sanitasi lingkungan (TSL) yang tidak proporsional dengan beban kerja, (2) minimnya ketersediaan dan pemeliharaan peralatan penunjang seperti alat inspeksi tidak terkalibrasi, (3) rendahnya frekuensi pelatihan teknis bagi TSL, serta (4) ketidakcukupan anggaran operasional yang menghambat kegiatan inspeksi, konseling, dan intervensi kesehatan lingkungan. Selain itu, koordinasi lintas layanan yang lemah, termasuk kurangnya pemahaman petugas poliklinik tentang pentingnya rujukan pasien Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL) menjadi faktor yang menyebabkan kurangnya kualitas layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi Permenkes No. 13/2015 belum optimal akibat hambatan struktural dan operasional. Penelitian merekomendasikan peningkatan alokasi SDM TSL, pengadaan peralatan sesuai standar, pelatihan berkala berbasis kompetensi, serta penguatan anggaran khusus untuk program kesehatan lingkungan. Di sisi kelembagaan, diperlukan integrasi sistem rujukan PBL dan sinergi lintas sektor melalui koordinasi terstruktur antara puskesmas, dinas kesehatan, dan pemangku kebijakan daerah. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas puskesmas dalam pencegahan PBL, optimalisasi pelayanan kesehatan lingkungan, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat berbasis pendekatan holistik.
Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) Pasien Sectio Caesarea dengan Spinal Anestesi Sri Burhani Putri; Eza Kemal Firdaus; Dwi Novitasari
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1159

Abstract

Mual dan Muntah Pasca Operasi (PONV) merupakan salah satu komplikasi umum yang dialami pasien setelah menjalani operasi caesar dengan spinal anestesi. PONV dapat mempengaruhi kenyamanan dan pemulihan pasien secara keseluruhan. Terapi relaksasi otot progresif merupakan salah satu teknik non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi gejala PONV dengan menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan relaksasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap PONV pada pasien post sectio caesarea dengan spinal anestesi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian ini adalah 40 pasien sectio caesarea yang memenuhi kriteria inklusi, dengan masing-masing 20 pasien pada kelompok intervensi dan 20 pasien pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada intensitas PONV pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan p-value 0,001. Pasien yang menerima terapi relaksasi otot progresif melaporkan gejala PONV yang lebih ringan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terapi relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan intensitas PONV pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi. Intervensi ini dapat dianggap sebagai salah satu tindakan komplementer untuk meningkatkan kenyamanan pasien pasca operasi.