cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v4i2
Core Subject : Health, Education,
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) is a national scientific journal that contains research articles in the field of nutrition and health related to aspects of clinical nutrition and dietetics, community nutrition, Maternal and Child Nutrition, Food Service Management, Food Science and Technology, sports nutrition, molecular nutrition, nutritional biochemistry, and functional food.
Articles 155 Documents
Modifikasi Pancake Mocaf dengan Penambahan Kacang Merah dan Hati Ayam untuk Pencegahan Anemia Syefani, Tarisa Azzajela; Nuraeni, Ani
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i2.1515

Abstract

Permasalahan gizi remaja di Indonesia salah satunya adalah anemia yang disebabkan oleh pola makan tidak bergizi seimbang dan siklus menstruasi. Bahan makanan yang mengandung sumber zat besi antara lain tepung mocaf, hati ayam, dan kacang merah. Pengembangan produk pancake mocaf dengan penambahan kacang merah dan hati ayam diharapkan mampu menjadi alternatif makanan selingan yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia. Penelitian menggunakan 3 formula dengan proporsi kacang merah dan hati yang berbeda yaitu F1(50:50), F2(75:25), dan F3(25:75). Uji organoleptik dilakukan kepada panelis tidak terlatih usia remaja. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan kacang merah dan hati ayam berpengaruh terhadap karakteristik penampilan dan warna produk. Berdasarkan uji organoleptik, F3 ditetapkan sebagai formula terpilih dengan kandungan gizi per takaran saji 294 Kal energi, 14,1 g protein, 13,2 g lemak, 30,4 g karbohidrat, dan 1,2 mg zat besi. Kontribusi gizi pancake mocaf terhadap ALG berupa energi sebesar 14%, protein 23% dan zat besi 5%.
Edukasi Untuk Peningkatan Pengetahuan Kader Terhadap Pemberian MPASI Satriawan, Helmi; Novianry, Virhan; Andriani, Andriani; Effiana, Effiana; Astuti, Puji
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i1.1342

Abstract

Nutrisi merupakan komponen penting yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Masalah nutrisi pada anak dapat dicegah dengan menjaga pola pemberian makan pada anak sehingga pengetahuan ibu terhadap pemberian MPASI berperan penting agar anak mendapatkan nutrisi optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan MPASI pada anak. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur tingkat pengetahuan responden sebanyak 48 kader. Mayoritas kader berusia > 36 tahun dengan pendidikan tinggat SLTA/SMA dan sebagai ibu rumah tangga. Tingkat pengetahuan kader sebelum diberikan penyuluhan “baik” sebanyak 66,67%, “cukup” sebanyak 22,92%, dan “kurang” 10,42%. Sedangkan tingkat pengetahuan setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 81,25% untuk “baik”, 14,58% untuk “cukup” dan 4,17% untuk kurang. Uji statistik menunjukkan peningkatan pengetahuan bermakna sebelum dan sesudah penyuluhan (p-value <0,05). Kesimpulan: Penyuluhan terbukti meningkatkan pengetahuan mengenai pemberian MPASI pada para kader Puskesmas Lingga Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENYAKIT INFEKSI, ASUPAN ENERGI & ZAT GIZI MAKRO DENGAN KEJADIAN UNDERWEIGHT BALITA (6-59 BULAN) DI PEMUKIMAN PEMULUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2023 MAULIDIA, LUSIANA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i2.1468

Abstract

Underweight adalah keadaan dimana berat badan balita dibawah rata-rata normal diakibatkan karena kekurangan energi dan zat-zat gizi yang dibutuhkan sesuai dengan usianya. Penyebab terjadiya underweight adalah karena kekurangan asupan energi dan zat gizi makro, penyakit infeksi serta kurangnya pengetahuan ibu dapat berpengaruh terhadap makanan yang di konsumsi balita yang dapat mengakibatkan underweight. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisi hubungan pengetahuan, sosial ekonomi, asupan energi & zat gizi makro dengan kejadian underweight balita (6-59 bulan) di Permukiman Pemulung Jakarta Timur Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sampel penelitian balita usia 6-59 bulan di pemukiman pemulung Kampung Rawadas Jakarta Timur. Total responden pada penelitian ini yaitu 106 responden. Hasil penelitian menunjukn terdapat hubungan yang bermakna antara energi dengan kejadian underweight (P value=0,000); protein dengan kerjadian underweight (P value=0,000); lemak dengan kerjadian underweight (P value=0,000); karbohidrat dengan kerjadian underweight (P value=0,000); pengetahuan ibu dengan kerjadian underweight (P value=0,000). Akan tetapi tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat ISPA (P value=0,561) dan riwayat diare (P value=0,839) dengan kejadian underweight.Kata Kunci: Asupan Energi, Pengetahuan, Penyakit Infeksi, Underweight, Zat Gizi Makro
Video Animasi Piringku T Memperbaiki Sikap dan Keragaman Makanan Remaja dalam Pencegahan Obesitas Sentral Putra, Egy Sunanda; Nopindra, Alpari
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i2.1582

Abstract

Obesitas sentral terjadi pada remaja usia >15 tahun, sehingga sangat penting mendapat perhatian karena 80% akan mengalami obesitas saat dewasa sehingga berisiko penyakit tidak menular. Pergeseran pola makan menjadi faktor utama dengan diperkuat pengetahuan rendah dalam pemilihan dan keragaman makanan remaja. Oleh karena itu, menganalisis pengaruh video animasi piringku T terhadap sikap dan keragamamn makanan remaja dalam pencegahan obesitas. Jenis Penelitian quasi experimental dengan desain pre-posttest control group yang subjek penelitian ialah remaja usia 15 – 18 tahun pada populasi terjangkau yakni SMAN 10 Kota Jambi. Jumlah subjek peneltian sebanyak 80 dibagi secara acak pada kelompok intervensi (40 orang) dan kontrol (40 orang) secara purposive sampling. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian video animasi berpengaruh terhadap sikap (p=0.000) keragaman makanan (p=0.000), dan ada perbedaan sikap dan keragaman makanan (p=0.000) video animasi dan booklet. Kesimpulan bahwa video animasi memperbaiki sikap dan keragaman makanan remaja dalam pencegahan obesitas sentral.
Hubungan Body Image dengan Perilaku Membaca Label Informasi Gizi Kemasan pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta Mustikaningrum, Fitriana Mustikaningrum; Sefrina, Nadila; Mardiyati, Nur Lathifa; Puspitasari, Diah Intan
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i1.1271

Abstract

Body image adalah evaluasi pada ukuran tubuh, berat tubuh, dan kepercayaan diri yang mengarah pada penampilan fisik seseorang. Perempuan cenderung memiliki pandangan negatif terhadap body image dan memperhatikan berat badan mereka dibandingkan laki-laki. Kepedulian pada body image jadi alasan mahasiswa untuk menentukan makanan dan membaca label informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara citra tubuh dengan kebiasaan membaca label informasi gizi pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 70 responden dari mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh menggunakan body shape questionnaire yang kemudian dianalisis dengan uji chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap body image dan patuh dalam membaca label informasi gizi pada makanan yang mereka konsumsi, serta terdapat korelasi signifikan antara body image dengan perilaku membaca label informasi gizi pada mahasiwa jurusan kesehatan masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta, dengan p-value sebesar 0,02. Mahasiswa sebaiknya mulai membiasakan membaca label informasi nilai gizi untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Sehingga dengan peningkatan kesehatan baik secara mental maupun fisik, mahasiswa dapat memiliki body image yang positif.
Perkembangan Minuman Teh Bunga Gemitir Sebagai Sumber Antoksidan Wardani, Alya; Fikri, Al Mukhlas; Harianti, Rini
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 8, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v8i1.1750

Abstract

Minuman teh bunga gemitir dengan penambahan madu salah satu produk fungsional yang terus berkembang dan kaya antioksidan saat ini adalah minuman teh herbal. Teh herbal merupakan salah satu jenis minuman herbal yang terbuat dari daun, biji, bunga atau akar berbagai tanaman. Minuman ini memiliki aroma dan rasa yang khas dengan kandungan komponen bioaktifnya yang bermanfaat baik bagi kesehatan dan disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan minuman teh bunga gemitir sebagai sumber antioksidan. Penelitian ini merupakan jenis eksprimental murni dengan rancangan acak lengkap menggunakan 3taraf perlakuan. Proses pembuatan dimulai dengan pengeringan bunga, proses penyeduhan untuk menyeduh minuman teh bunga gemitir terbaik dilakukan uji oragnoleptik. Hasil teh bunga gemitir terbaik dianalisis kandungan betakaroten dan antioksidan uji organoleptiknya. Hasil menunjukkan bahwa F1 terpilih berdasarkan metode perbandingan eksponensial (MPE), teh bunga gemitir dengan formula F1 memiliki kandungan karotenoid 0,002 mg/dL dan kandungan antioksidan 93,35 mg/dL. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa teh bunga gemitir  dengan formula F1 memiliki kandungan karotenoid dan antioksidan
Hubungan Stres Kerja, Status Gizi dan Asupan Natrium Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pengemudi Ojek Online Fitriyani, Nabila Nurul; Masrikhiyah, Rifatul; Ratnasari, Diah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 8, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v8i1.1694

Abstract

Pengemudi ojol seringkali beroperasi dalam kondisi mobilitas tinggi, dengan tuntutan waktu yang ketat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekali pun dalam cuaca yang buruk. Kondisi ini lah yang memberikan tekanan psikologis dan fisik yang signifikan pada pengemudi ojol. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stres kerja, status gizi dan asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tegal. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel penelitian ini yaitu menggunakan teknik total sampling sebanyak 85 pengemudi ojol di tiga komunitas di Kota Tegal. Hasil menunjukkan bahwa pengemudi ojol yang mengalami stres kerja sebanyak 39 orang (62,9%), tidak stres 23 (37,1%), status gizi tidak normal 44 (71,0%), status gizi normal 18 (29,0%), asupan natrium tinggi 40 (64,5%), dan asupan natrium normal 22 (35,5%). Hasil chi-square variabel stres kerja terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojol p < 0,05 (p=0,000), variabel status gizi terhadap kejadian hipertensi (p=0,000) dan variabel asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojol (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan stres kerja, status gizi dan asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojek online di Kota Tegal.
Hubungan Game Online Dengan Pola Makan, Aktivitas Fisik Dan Status Gizi Remaja Rachman, Riska Novia; Ratnasari, Diah; Duvita, Anggray
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 8, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v8i1.1686

Abstract

One of them is popular among school children. Addiction to online gaming, which causes several negative impacts on children such as disturbed children’s diet and also rarely do activities because online gaming is usually done by sitting and even lying down. The purpose of this study wa to analyze the relationship of online game addiction with diet, physical activity and nutritional status of adolescents. The method used in this study uses descriptive correlation research. The design used is with a Cross Sectional approach. The sample in this study were 56 students who met the criteria. Spearman Correlation the results of game addiction variables with energy intake are p<0,05 (p=0,016), online game addiction variables with physical activity (p=0,001), online game adiction variables with nutritional status (p=0,005). The conclusion of this study is that there is a relationship between online game addiction with diet, physical activity an nutritional status in adolescents at MTS Assalafiyah tegal city. 
Zat Gizi Biskuit Bigaw Dengan Penambahan Tepung Ikan Gabus Dan Tepung Wortel Untuk Balita Stunting Pasande, Fredli Rice; Kristanto, Budi; Astuti, Nia Budhi; Sarmpumpwain, Anna; Lusiana, Sanya Anda
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 8, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v8i1.1748

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis terutama pada seribu hari pertama kehidupan (HPK). Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan zat gizi dan sifat organoleptik biskuit dengan penambahan tepung ikan gabus dan tepung wortel. Penelitian  dilaksanakan pada bulan juni - bulan juli 2024 di lingkungan kampus Politeknik kemenkkes Jayapura untuk melakukan pengujian dan uji zat gizi di laboratorium Mbrio di bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasy eksperiment menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari suatu biskuit yaitu tepung ikan gabus dan tepung wortel di buat dengan 3 perlakuan. Penggunaan tepung ikan gabus pada F1 25%, F2 33%, F3 41% dan penggunaan tepung wortel pada F1 41%, F2 33%, F3 25%. Hasil penelitian menemukan bahwa penambahan tepung terbaik pada biscuit adalah F2, dan  kandungan zat gizi produk lebih tinggi dari pada biscuit yang ada di pasaran. Kesimpulan penambahan tepung ikan gabus dalam pembuatan biscuit dapat meningkatkan nilai gizi dan kualitas biscuit menjadikannya alternatif yang layak dan ekonomis
Frekuensi Konsumsi Pangan Sumber Zat Besi Serta Pangan Pendukung dan Penghambat Penyerapannya pada Remaja Putri Nurhidayati, Vieta Annisa; Khomsan, Ali; Riyadi, Hadi; Prasetya, Guntari; Rizkiriani, Annisa; Amelia, Ria
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 8, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v8i1.1792

Abstract

Anemia defisiensi besi pada remaja putri berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini menganalisis frekuensi konsumsi pangan sumber, pendukung, dan penghambat zat besi dan kaitannya dengan kadar hemoglobin pada 120 siswi kelas 11 di Cianjur. Data dikumpulkan melalui food frequency questionnaire dan finger prick blood test, lalu dianalisis dengan uji t dan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan 23,5% responden mengalami anemia. Ayam dan telur menjadi sumber zat besi hewani utama, serta kangkung dan bayam sebagai sumber nabati. Konsumsi pangan pendukung penyerapan zat besi masih rendah, sementara teh dan kopi yang menghambat penyerapan zat besi cukup sering dikonsumsi. Tidak ditemukan korelasi signifikan antara pola konsumsi dan kadar hemoglobin, kecuali pada jambu biji. Perbedaan antara kelompok dengan anemia dan kelompok dengan kadar hemoglobin normal tidak berbeda secara signifikan, tetapi kelompok kadar hemoglobin normal cenderung memiliki pola makan lebih baik. Diperlukan strategi peningkatan konsumsi zat besi heme dan edukasi pola makan yang mendukung penyerapan zat besi.