cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
PENGKAJIAN MANAJEMEN BENCANA MELALUI ANALISIS ANGKA KEMATIAN DAN WAKTU TUNGGU PEMERIKSAAN PENUNJANG PASIEN DI IGD RSSA DALAM MENGHADAPI INSIDEN KORBAN MASAL TRAGEDI KANJURUHAN Agung, Suryanto Eko; Prasetyadjati, Ari; Johan, Willy
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13802

Abstract

Abstrak: Pengkajian Manajemen Bencana Melalui Analisis Angka Kematian dan Waktu Tunggu Pemeriksaan Penunjang Pasien di IGD RSSA dalam Menghadapi Insiden Korban Masal Tragedi Kanjuruhan. Departemen emergensi merupakan aspek yang esensial dalam suatu rumah sakit dimana kesiapsiagaan darurat rumah sakit penting untuk menjaga integritas sistem pelayanan kesehatan selama bencana maupun insiden korban masal (MCI). Penelitian ini bermaksud untuk melakukan penilaian terhadap manajemen kedaruratan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) melalui analisis angka kematian dan waktu tunggu pemeriksaan penunjang (foto toraks - CXR) seluruh pasien di IGD RSSA sebelum dan ketika fase respon pada MCI tragedi Kanjuruhan dengan studi potong lintang dimana analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon dan didapatkan bahwa Jumlah pasien pada 7 hari sebelum MCI di IGD RSSA sebanyak 440 pasien (45,98%) dan dalam 7 hari fase respon sebanyak 517 pasien (54,02%) dengan p=0,021 (p<0,05). Rata-rata angka kematian IGD sebanyak 4 dan 5 kasus, p=0,186 (p>0,05). Sedangkan waktu tunggu CXR adalah 2.60 dan 2.16 jam dengan p=0.73 (p>0,05). Peningkatan jumlah pasien yang signifikan pada MCI tragedi Kanjuruhan dan tidak diikuti peningkatan angka kematian dan waktu tunggu CXR pasien IGD RSSA pada periode yang sama menunjukkan bahwa manajemen mutu  pelayanan IGD tetap kondusif dalam menghadapi tragedi kanjuruhan
HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABULYATAMA Utami, Fahara Mourina; Andri, Andri; Laila, Suriatul
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.11101

Abstract

Abstrak: Hubungan Stres dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Dismenore adalah nyeri  perut kram daerah bawah rahim yang terjadi sebelum maupun sesudah menstruasi. Dismenore terjadi pada usia 15-25 tahun, sekitar 50% digolongkan sebagai dismenore primer. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer adalah stres. Stres pada mahasiswi umumnya berasal dari tekanan akademik, stres hubungan intrapersonal dan interpersonal, hubungan belajar mengajar dan sters keinginan dan pengendalian. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. Jenis penelitian ini ialah analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan dari 209 responden, 163 (78%) orang menderita dismenore primer berat dan 99 (47,4%) orang mengalami stres normal. Uji chi square yang dilakukan didapatkan p value sebesar 0,000 bermakna ada hubungan signifikan antara stres dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASMA PADA ANAK DI RUANG ANAK RSUD BOB BAZAR KALIANDA Fadila, Arfina; Patria, Armen; Haryanti, Richta Puspita
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.15008

Abstract

Bernapas merupakan kebutuhan fisiologis dasar yang sangat penting dalam kehidupan manusia untuk menjalankan aktivitasnya, salah satu penyakit kronis yang mengganggu sistem pernapasan adalah asma, asma dapat menyerang siapa saja namun paling banyak diderita oleh anak-anak. Tingginya prevalensi asma anak di Indonesia menimbulkan kekhawatiran akan menjadi beban kesehatan dimasa depan. Asma dapat menurunkan kualitas hidup anak dan menyebabkan komplikasi serius apabila tidak ditangani, asma termasuk kedalam 10 besar penyakit terbanyak di ruang anak RSUD Bob Bazar Kalianda. Tujuan penelitian ini diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asma pada anak di Ruang Anak RSUD Bob Bazar Kalianda. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien yang terdiagnosis asma dan yang tidak terdiagnosis asma pada 2 Januari 2024 – 1 Februari 2024. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian diperoleh responden jenis kelamin laki-laki sebanyak 19 (52.8%), responden yang memiliki riwayat penyakit asma dalam keluarga sebanyak 28 orang (77.8%), responden yang memiliki infeksi saluran pernafasan sebanyak 26 orang (72.2%). Terdapat hubungan bermakna antara kejadian asma pada anak di Ruang anak RSUD Bob Bazar Kalianda dengan jenis kelamin (p value = 0,000), riwayat penyakit keluarga (p value = 0,000), dan infeksi saluran pernafasan (p value = 0,000). Disarankan masyarakat perlu memahami faktor pemicu serta pencegahan asma, dan rumah sakit meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan penyuluhan kepada orang tua tentang gejala awal asma pada anak.
REVIEW ARTIKEL: FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN JALAN NAFAS S, Adilah Marhamah; Jasmira A, Shalsabila; Ghozali, Imam
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.13239

Abstract

Abstrak: Review Artikel: Faktor Yang Mempengaruhi Jalan Nafas. Penatalaksanaan jalan nafas pada pasien menjadi permasalahan utama pada kasus pasien dengan general anestesi (GA). Pengelolaan jalan nafas merupakan tata cara untuk menjaga jalan nafas tetap terbuka. Manajemen kepatenan jalan nafas dapat mencegah terjadinya gangguan airway dengan cara melakukan pemasangan alat jalan nafas. Pengelolaan jalan nafas pasien dengan alat dapat  menggunakan alat jalan nafas faring (Oro pharyngeal airway/OPA atau Naso pharyngeal airway/NPA), alat sungkup laring (laryngeal mask airway/LMA), maupun pemasangan pipa trakea (endotracheal tube/ETT). Permasalahan yang kerap muncul pada prosedur intubasi yaitu kesulitan intubasi. Kesulitan intubasi sering berhubungan dengan komplikasi serius, khususnya bila petugas gagal melakukan intubasi dalam suatu tindakan anestesi. Risiko yang dapat dialami pasien apabila kesulitan bahkan kegagalan intubasi terjadi yaitu, cidera pada saluran pernafasan pasien, seperti perdarahan, aspirasi, penumpukan sekret, yang dapat berujung pada kematian karena gagal nafas atau hipoksia. Kegagalan penatalaksanaan pasien dengan jalan napas sulit mengakibatkan sekitar 25-30% kematian yang diawali dengan hipoventilasi, hipoksemia, kerusakan sel otak. Faktor penting untuk meningkatkan kulitas manajemen jalan napas yaitu penilaian status fisik sesuai ASA (American Society of Anesthesiologis), penilaian usia pasien, durasi proses operasi, jenis operasi yang dilakukan dan karakteristik anatomi penyulit intubasi. Hal ini sangat berguna mencegah terjadinya kejadian tidak diinginkan yang disebabkan kesulitan jalan nafas seperti kegagalan intubasi, gagal nafas hingga kematian.
PENGUKURAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN SEDIAAN OBAT SIRUP PADA PENDAMPING PASIEN ANAK DI RSIA SANTA ANNA Dewi, Nendi Sartika; Ardiyansyah, Ardiyansyah; Nofita, Nofita
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12567

Abstract

Abstrak : Pengukuran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Sediaan Obat Sirup Pada Pendamping Pasien Anak Di Rsia Santa Anna. Pengetahuan merupakan landasan penting dalam keberhasilan penggunaan obat terutama sediaan obat sirup pada anak. Perilaku kesehatan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang cenderung terwujud melalui pengetahuan manusia yang diperoleh melalui mata dan telinga. Peran orang tua pada anak yang sakit dengan menjaga kesehatan membutuhkan pengetahuan dalam pemberian obat. Pemberian obat yang salah meliputi waktu dan cara pemberian mengakibatkan kelebihan atau kekurangan dosis obat yang berdampak pada kesembuhan serta gangguan kesehatan lainnya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan sediaan obat sirup pada Pendamping Pasien Anak di RSIA Santa Anna Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif. Penilaian terhadap pengetahuan didapatkan dari hasil penyebaran kuesioner kepada responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penggunaan sediaan obat sirup pada pendamping pasien anak di RSIA Santa Anna yaitu 61 responden (61%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 25 responden (25%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan 14 responden (14%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang.
IDENTIFIKASI CEMARAN BAKTERI Eschericha coli PADA MINUMAN TRADISIONAL DI PASAR PRINGSEWU Sahroni, Mizan; Puspa, Egita Windrianatama; Sandro, Mario; Arif, Muhammad; Andriani, Silvia
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i2.14106

Abstract

Indonesia memiliki banyak jenis minuman tradisional yang digemari olah masyarakat, seperti cendol dan dawet. Masalah yang ditemui pada minuman tradisional adalah higenitas dalam proses pembuatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kontaminasi bakteri E. coli pada sampel minuman tradisional di pasar pringsewu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cendol dan dawet yang di kumpulkan dari pasar pringsewu. This research uses samples of traditional drinks (cendol and dawet). Penelitian ini menggunakan metode most probable number (MPN) yang diawali dengan uji penduga, uji penguat, uji pelengkap dan uji biokimia. Hasil peneltiian menunjukkan berdasarkan uji penduga dan penguat diperoleh nilai MPN kontaminasi bakteri dalam sampel adalah ≥ 1.100, hasil ini melebihi ambang batas yang ditentukan oleh kementrian kesehatan Indonesia untuk kualitas air minum. Uji pelengkap menunjukkan 4 dari 5 sampel koloni bakteri berwarna hijau metalik yang diduga merupaka E. coli, namun hasil uji biokimia menunjukkan bahwa bakteri tersebut bukan E. coli. Hasil ini diduga disebabkan karena adanya bakteri lain yang memiliki karakteristik mirip seperti E. coli saat dilakukan uji pelengkap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sampel minuman pada penelitian ini memiliki kontaminasi bakteri yang terlalu tinggi melebihi batas dari kementrian kesehatan sehingga tidak layak diminum.
PENATALAKSANAAN HOLISTIK KUSTA DENGAN NEUROPATI DAN HIPERTENSI PADA KEPALA KELUARGA MELALUI PRINSIP PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA: LAPORAN KASUS Nareswari, Prasnya Jatu; Mayasari, Diana
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12890

Abstract

Abstrak: Penatalaksanaan Holistik Kusta Dengan Neuropati Dan Hipertensi Pada Kepala Keluarga Melalui Prinsip Pendekatan Kedokteran Keluarga : Laporan Kasus. Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit tropis yang terabaiakan yang masih banyak di dunia khususnya di Indonesia. Distribusi penyakit kusta di Indonesia pada tahun 2000 telah mencapai status eliminasi kusta, namun pada tahun 2021, terdaftar 136 kasus kusta di Provinsi Lampung. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang mengalami peningkatan angka kesakitan dan kematian serta beban biaya kesehatan. Studi ini merupakan laporan kasus mengenai Tn. S, berusia 49 tahun datang ke Puskesmas Sukaraja dengan keluhan bercak kemerahan pada tangan dan kaki serta mati rasa pada kaki sejak 8 bulan yang lalu. Pasien juga merasakan kulit menebal, kering, serta nyeri dan lemah saat berjalan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 154/91 mmHg, Suhu: 39,0 OC, cauliflower ear, atrofi otot ekstremitas di sertai anestesi dan lesi multiple, serta pembesaran nervus peroneus communis dan tibialis posterior. Pasien memiliki pola makan tinggi garam, riwayat konsumsi obat antihipertensi tidak teratur, serta kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga terkait penyakit serta pengobatan pasien. Telah dilakuakn penatalaksanaan secara holistik pada pasien sehingga didapatkan peningkatkan pengetahuan serta merubah sikap dan perilaku pasien. Peran dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam perawatan dan pengobatan pasien.
HUBUNGAN FAKTOR - FAKTOR BURNOUT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS 1 SURABAYA Astuti, Retno Puji; Syarifah Has, Dwi Faqihatus
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.12034

Abstract

Abstrak: Hubungan Faktor - Faktor Burnout Terhadap Kinerja Karyawan Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya. Burnout di tempat kerja dianggap terkait erat dengan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi suatu permasalahan yang mereka alami yang sering tidak terkontrol dapat menyebabkan kelelahan pada pekerja pada karyawan Kementerian Kesehatan Pelabuhan (KKP). Penempatan kerja dan bebanakerja memilikiapengaruh sebesara62,4% terhadap kinerjaapegawai di KantoraKesehatan Pelabuhan Kelas IIaPekanbaru itu berarti beban kerja memiliki pengaruh secara parsialaterhadap kinerja pegawai di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru yang dimana beban kerja merupakan salah satu faktor penyebab kejadian burnout ditempat kerja. Penelitian ini menggunakanapendekatan kuantitatif. Pendekatanayang digunakanaadalah Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Random Sampling berjumlah 42 karyawan. Instrumenapenelitian menggunakan kuesioner dan analisis uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil ujiabivariat ini diperoleh bahwa usia terhadap kinerja nilai signifikan P= 0,052 ≤ 0,05, status pernikahan terhadap kinerjaaP= 0,002 ≤a0,05, masa kerja terhadapskinerja P= 0,000 ≤ 0,05, kepribadian terhadap kinerja P= 0,000 ≤ 0,05, beban kerjaaterhadap kinerja P= 0,000 ≤ 0,05, peran ambiguitas terhadap kinerja P= 0,001 ≤ 0,05, dan dukungan sosial terhadap kinerjaaP= 0,001 ≤ 0,05. Bahwa dari semua faktor penyebab burnout yang mempengaruhi kinerja pada karyawan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya adalah semua variabel faktor–faktor burnout terdapat hubungan yang signifikanadengan variabel kinerja.
EVALUASI NILAI CTDIvol DAN DLP PADA PEMERIKSAAN CT SCAN STONOGRAFI PERIODE JANUARI SAMPAI MARET 2023 DI RSUD SANJIWANI GIANYAR Diartama, Anak Agung Aris; Suputra, Cokorda Gede Bagus; Mahendrayana, I Made Adhi; Wirajaya, I Wayan Angga
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i1.12721

Abstract

Abstrak: Evaluasi Nilai CTDIvol Dan DLP Pada Pemeriksaan CT Scan Stonografi Periode Januari Sampai Maret 2023 Di RSUD Sanjiwani Gianyar. CT Stonografi adalah pemeriksaan untuk mendiagnosis urolithiasis, pemeriksaan ini dapat memberikan gambaran diagnostik yang cepat dan akurat. CT Stonografi menjadi goal standard di RSUD Sanjiwani Gianyar. Namun, CT Scan memiliki radiasi yang tinggi sehingga perlu dilakukan optimasi dosis dengan prinsip As Low As Reasonably Achievable (ALARA). Langkah awal dalam optimasi dosis adalah menetapkan Diagnostic Reference Level (DRL), tujuan: Mengetahui nilai CTDIvol dan DLP pada pemeriksaan CT Scan Stonografi di RSUD Sanjiwani Gianyar dan membandingkannya dengan Indonesian Diagnostic Reference Level (IDRL) tahun 2021, metode: Kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survey untuk mengevaluasi nilai CTDIvol dan DLP pada pemeriksaan CT Scan Stonografi dewasa di RSUD Sanjiwani Gianyar periode Januari sampai Maret 2023. Menggunakan data retrospektif, nilai median (50 persentil) dari CTDIvol dan DLP dihitung dengan aplikasi Microsoft Excel dan rumus dari Bapeten, hasil: Nilai Median (50 persentil) pada pemeriksaan CT Scan Stonografi yaitu sebesar 6,79 mGy untuk CTDIvol dan 513 mGy*cm untuk DLP, kesimpulan: Nilai DRL pada pemeriksaan CT Scan Stonografi di RSUD Sanjiwani Gianyar berada dibawah IDRL tahun 2021, yang menunjukan bahwa pemeriksaan CT Scan Stonografi di RSUD Sanjiwani Gianyar tergolong aman.
UJI EFEKTIVITAS FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN SUKUN (Artorcarpus altilitis) KOMBINASI DAUN BINAHONG (Anredera cardifolia) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KELINCI (Orycatolagus cunniculus) Octavia, Selvia; Rai Saputri, Gusti Ayu; Perangin Angin, Martianus; Susanti, Dwi
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11699

Abstract

Abstrak: Uji Efektivitas Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Daun Sukun (Artorcarpus altilitis) Kombinasi Daun Binahong (Anredera cardifolia) Sebagai Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci (Orycatolagus cunniculus).Luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang dapat disebabkan oleh kontak dengan sumber panas seperti air, api, bahan kimia, listrik, dan radiasi. Luka bakar juga akan mengakibatkan tidak hanya kerusakan pada kulit, tetapi juga pada seluruh system tubuh. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk penyembuhan luka bakar adalah daun Sukun dan daun Binahong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak daun daun sukun (Artocarpus altilis) kombinasi daun Binahong (Anredera cordifolia) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan Gel yang memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik, mengetahui apakah gel ekstrak daun sukun kombinasi daun binahong dapat menyembuhkan luka bakar dengan metode eksperimental pada kelinci. Ekstraksi menggunakan metode Maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil randemen yang didapatkan masing-masing sebesar 31%. Analisis fitokimia padadaun Sukun dan daun Binahong memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tannin, dan polifenol. Ekstrak Daun Sukun dan daun Binahong dapat diformulasikan menjadi sediaan gel dan memenuhi persyaratan uji evaluasi fisik. Sediaan gel ekstrak daun sukun kombinasi daun binahong memiliki aktivitas untuk penyembuhan luka bakar pada kelinci, dilihat dari nilai (p≥0,05) yang mengalami kesembuhan pada hari ke dua belas.