cover
Contact Name
Rifda Mardian Arif
Contact Email
jurnal.jeej@ung.ac.id
Phone
+6282219951598
Journal Mail Official
jurnal.jeej@ung.ac.id
Editorial Address
Street of Jend. Sudirman No.6, Kota Tengah, Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Elementary Education Journal
ISSN : -     EISSN : 27236307     DOI : https://doi.org/10.37411/jeej
Core Subject : Education,
The Jambura Elementary Education Journal is published by the Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, State University of Gorontalo. This jurnal is intended to publish articles on the results of thought, research and community service. The aim of this Journal is to have research results specifically on the education of elementary school teachers from practitioners, academics, researchers, and education observers. The scope of articles published is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media. The Jambura Basic Education Scientific Journal is published twice a year in June and December
Articles 97 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Sidara untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid di Kelas V MIS Al-Mourky Gamar Abdullah; Kudus; Ade Mahniar
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 6 No 2 (2025): VOLUME 6 NOMOR 2, DESEMBER TAHUN 2025
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v6i2.4657

Abstract

This study was motivated by Grade 5 students’ difficulties in understanding the science topic of the human circulatory system, which tends to be abstract when taught mainly through verbal explanation and textbooks. Therefore, a concrete learning medium is needed to help students visualize and comprehend the concepts. The study aimed to examine (1) the feasibility, (2) practicality, and (3) effectiveness of a concrete learning medium called Sidara (Circulatory System) for Grade 5 science learning at MIS Al Mourky. The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE development model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) and was conducted in the first semester of the 2025/2026 academic year. The trial participants were 17 Grade 5 students. Feasibility data were collected through expert validation (content expert and media expert), practicality data through teacher and student response questionnaires and implementation observation, and effectiveness data through a pretest–posttest achievement test analyzed using the N-Gain formula. The results showed that the Sidara medium achieved an average feasibility score of 91.25% (very feasible) and an average practicality score of 93.27% (very practical). Its effectiveness was indicated by an increase in the mean score from 55.65 (pretest) to 84.94 (posttest), with an N-Gain of 0.66 (moderate). In conclusion, the concrete Sidara learning medium is feasible, practical, and effective for improving students’ learning outcomes on the circulatory system topic.
Studi Komparatif Implementasi Pembelajaran Berpusat Murid pada Sekolah Islam Terpadu di Tiga Jenjang Pendidikan Salma Samputri; Rifda Nur Hikmahwati Arif
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v7i1.4837

Abstract

This study compares the implementation of student-centered learning in three integrated Islamic schools in South Sulawesi: SD IT Yafat Baji Areng, SMPIT Al Hikmah Amanah Ummah Maros, and SMAIT Al Qalam Gowa Boarding School. A qualitative comparative case study design was used based on National Assessment visitation documents produced by the same assessor. The data were analyzed descriptively and thematically across 37 indicators. The results show that SMAIT Al Qalam Gowa achieved the highest performance, with 62.2% of indicators categorized as Very Good and 35.1% as Good. SMPIT Al Hikmah Amanah Ummah obtained 21.6% Very Good and 78.4% Good, while SD IT Yafat Baji Areng obtained 75.7% Good and 24.3% Fairly Good. Organizational maturity, resources, student developmental characteristics, and policy consistency are the main differentiating factors. Inclusive education, formative assessment, school safety, and health services still require strengthening.
Keterlibatan Mahasiswa Calon Guru IPA dalam Pembelajaran Filsafat Sains Berbasis Game Multiplatform: Analisis Deskriptif dan Item-Level Rifda Nur Hikmahwati Arif; Salma Samputri
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Philosophy of Science courses in pre-service science teacher education face persistent engagement challenges due to the abstract nature of ontological, epistemological, and axiological content. This study describes the level and item-level profile of Behavioral, Emotional, and Cognitive Engagement among pre-service science teachers in a multiplatform game-based learning (GBL) Philosophy of Science course, and documents game preferences and learning expectations. A survey design was employed with 78 pre-service science teachers (Angkatan 2024) from three parallel class sections at Universitas Negeri Makassar. A validated 24-item Student Engagement Instrument grounded in Fredricks et al. (2004) with six reverse-scored items assessed three engagement dimensions (α=.900). Overall engagement was High (M=4.330, SD=0.447), with Behavioral (M=4.442) and Emotional (M=4.449) dimensions reaching Very High. Item-level analysis identified active participation, rule-following, and academic pride as highest-scoring items, while C8 — 'material remains too abstract even in games' (M=3.513) — served as the primary diagnostic indicator of a persistent abstraction barrier. No significant between-class differences were found (all p>.05). All engagement dimensions were strongly intercorrelated (rs=.613–.822). Offline games were most preferred (42.3%), with Quizizz dominating digital preferences (78.2%).
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Berbasis Assemblr EDU untuk Meningkatkan Kecakapan Digital Siswa Sekolah Dasar Idan I. Pakaya; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Mohamad Iqbal Paudi
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v7i1.4871

Abstract

Kecakapan digital merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih banyak bergantung pada media konvensional sehingga membatasi kesempatan siswa untuk berinteraksi dengan sumber belajar digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan peningkatan kecakapan digital siswa sekolah dasar setelah menggunakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian berjumlah 95 siswa kelas III dari empat sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons siswa, dan instrumen pretest-posttest kecakapan digital. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan skor validasi ahli media sebesar 85%, ahli konten sebesar 80%, dan ahli bahasa sebesar 87,5%. Hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata 87,7% dengan kategori sangat praktis. Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan kecakapan digital siswa secara signifikan setelah menggunakan media Augmented Reality, dengan nilai p < 0,05 pada seluruh sekolah yang terlibat. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU layak, praktis, dan berpotensi meningkatkan kecakapan digital siswa sekolah dasar.
Pengembangan Media Google Sites Sebagai Media Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V di SDN 35 Hulonthalangi Kota Gorontalo Mirnawati
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v7i1.4877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 35 Hulonthalangi Kota Gorontalo, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata ulangan akhir semester sebesar 74%. Permasalahan tersebut disebabkan oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi serta dominasi metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites, mengetahui kelayakan media berdasarkan penilaian ahli, serta menganalisis respon dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner validasi ahli, angket respon siswa, dan tes (pretest-posttest). Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan media Google Sites sangat layak dengan persentase validasi ahli media 95%, ahli bahasa 80%, dan ahli pembelajaran 91% (rata-rata 88,67%). Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata pretest 70 menjadi posttest 85 (peningkatan 21,43%), dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,001 < 0,05. Respon siswa mencapai 94% berkategori sangat layak. Dengan demikian, media berbasis Google Sites efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar.
Sinergi Empat Pilar Pendidikan: Keluarga, Sekolah, Masyarakat, dan Teknologi 5.0 Angga Fajar Ramadhan; Muhammad Alhadika; Eko Purwanto Mooduto; Ervin Nuriana
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v7i1.4846

Abstract

Pendidikan sering kali hanya dipahami dalam konteks pendidikan formal di sekolah, sementara peran pendidikan informal dalam keluarga dan pendidikan nonformal di masyarakat semakin terpinggirkan. Selain itu, perkembangan Teknologi 5.0 membuka dimensi baru dalam dunia pendidikan yang belum sepenuhnya diintegrasikan ke dalam ekosistem pendidikan secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam keempat pilar pendidikan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi pustaka melalui analisis terhadap 20 artikel jurnal terindeks Sinta yang terbit dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama yang membentuk karakter dasar individu; (2) sekolah berperan mengembangkan kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terstruktur; (3) masyarakat menyediakan ruang belajar kontekstual dan pengalaman sosial yang memperluas wawasan; dan (4) Teknologi 5.0 berfungsi sebagai katalisator yang menghubungkan ketiga ranah tersebut secara adaptif dan humanistik. Implikasi penelitian ini mendorong pemangku kebijakan, pendidik, keluarga, dan peserta didik untuk berkolaborasi secara sinergis demi mewujudkan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan manusia cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berkompeten menghadapi tantangan abad ke-21.
Meningkatkan Minat Belajar IPAS Menggunakan Media Interaktif Berbasis Canva Pada Siswa di Kelas III SDN 7 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo Dhea Meyrizka Zhafirah Witono; Muhammad Sarlin; Nurainun; Sukri Katili; Rustam I. Husain
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPAS menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis canva pada siswa kelas III di SDN 7 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III dengan Jumlah 19 Orang. Hasil penelitian yang di awali dengan observasi dari 19 siswa hanya 3 orang siswa yang minatnya tinggi atau 22% dan 16 orang siswa yang minatnya rendah atau 78%. Pada siklus I Pertemuan I dari 19 siswa terdapat 5 siswa yang minatnya tinggi atau 26% . Pada Siklus I Pertemuan II terdapat 9 siswa yang minatnya tinggi atau 47%. Sedangkan pada siklus II Pertemuan I mengalami peningkatan menjadi 14 siswa yang minatnya tinggi atau 73%. Pada siklus II Pertemuan II terdapat 17 siswa yang minatnya tinggi atau 89%. Dengan ini hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis canva dapat meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 7 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo.

Page 10 of 10 | Total Record : 97