cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Health and Sport Journal
ISSN : 2654718X     EISSN : 26562863     DOI : 10.37311/jhsj
Core Subject : Health,
Jambura Health and Sport Journal (JHSJ) is an international peer-refereed research journal published by the faculty of sports and health. The scope of articles published in this journal deals with a broad range of topics, including Sports training science, Physical Education and Sport, Public Health, Biomechanics, Health Sport, Nursing, Pharmaceutical, Sports Nutrition, Sports Therapy and Rehabilitation, Sports Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
PEMAHAMAN LITERASI JASMANI TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Ningsih, Sindy; Ilham, Ilham; Oktadinata, Alek; Saputra, Endarman; A, Palmizal; Hadinata, Reza
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32525

Abstract

Literasi jasmani merupakan salah satu fondasi penting dalam pembelajaran pendidikan jasmani karena berkaitan dengan kemampuan, pemahaman, dan motivasi individu untuk aktif bergerak sepanjang hayat, sementara kebugaran jasmani menjadi indikator utama kondisi fisik siswa dalam mendukung aktivitas belajar sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman literasi jasmani dan kebugaran jasmani siswa kelas X Sekolah Menengah Atas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 116 siswa kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kota Jambi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan instrumen Adolescent Physical Literacy Questionnaire (APLQ) untuk mengukur literasi jasmani dan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) untuk mengukur kebugaran jasmani, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi jasmani dan kebugaran jasmani dengan nilai koefisien korelasi r = 0,278 dan signifikansi p 0,01 yang berada pada kategori hubungan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi jasmani memiliki keterkaitan dengan tingkat kebugaran jasmani siswa meskipun kontribusinya relatif kecil, sehingga hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pembelajaran pendidikan jasmani yang tidak hanya menekankan aspek aktivitas fisik, tetapi juga pengembangan pemahaman, sikap, dan motivasi siswa terhadap aktivitas jasmani guna mendukung peningkatan kebugaran jasmani secara berkelanjutan.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS DIGITAL Saidi, Hendra; Kriswanto, Erwin Setyo; Bahri, Syamsul
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.36203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan dan kecenderungan penelitian mengenai pembelajaran pendidikan jasmani berbasis digital dalam konteks pendidikan sekolah melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data penelitian dihimpun dari basis data Scopus pada periode 2021–2025 dengan menggunakan kata kunci “pendidikan jasmani” dan “digital”, sehingga diperoleh sebanyak 675 metadata artikel yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer, R, dan Biblioshiny untuk mengidentifikasi tren publikasi tahunan, produktivitas peneliti, jurnal utama, afiliasi institusi, kontribusi negara, serta pemetaan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi pada dua tahun terakhir yang mencerminkan meningkatnya perhatian akademik terhadap integrasi teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian didominasi oleh kontribusi peneliti dan institusi dari kawasan Eropa, dengan jurnal-jurnal bereputasi internasional sebagai saluran utama diseminasi ilmiah. Pemetaan kata kunci mengindikasikan bahwa penelitian pendidikan jasmani berbasis digital bersifat multidimensional, mencakup aspek pedagogi, kesehatan, perkembangan peserta didik, serta inovasi teknologi, dengan kecenderungan terbaru yang mengarah pada digital transformation, e-learning, dan pemanfaatan teknologi cerdas. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai evolusi riset pendidikan jasmani berbasis digital serta mengidentifikasi peluang penelitian lanjutan, khususnya terkait validitas penilaian psikomotor, kompetensi pedagogis digital guru, dan pemerataan kontribusi riset lintas negara.
EFEKTIVITAS INTEGRASI PROGRAM KECAKAPAN HIDUP DALAM PEMBELAJARAN PJOK TERHADAP PENGEMBANGAN NILAI POSITIF SISWA Yusradinafi, Yusradinafi; Pratiwi, Ayudya Suidarwanty; Khairunnisa, Fitri; Putra, Ceppy Pradana; Prabowo, Bangkit Yudho; Oktadinata, Alek; Yuliawan, Ely
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35641

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki potensi strategis dalam penguatan karakter siswa sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pengalaman belajar bermakna dan pengembangan nilai positif. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas integrasi program kecakapan hidup dalam pembelajaran PJOK terhadap pengembangan nilai-nilai positif siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest control group, melibatkan 79 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan Life Skills Scale for Sport (LSSS) dan skala nilai positif siswa, dengan analisis data melalui uji paired t-test, independent t-test, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai-nilai positif yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai effect size kategori sedang hingga kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi program kecakapan hidup dalam pembelajaran PJOK efektif dalam mendukung pengembangan karakter siswa dan relevan sebagai model pembelajaran inovatif dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Ansharullah, Asep Zaini; Hidayat, Cucu; Juhrodin, Juhrodin; Kamarudin, Kamarudin; Suardika, I Kadek
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35648

Abstract

Motivasi belajar siswa sekolah dasar memiliki peran penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), terutama di sekolah pedesaan yang sering menghadapi keterbatasan sarana dan kondisi lingkungan yang menantang. Guru dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan guru PJOK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, mendeskripsikan proses implementasinya dalam pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang memungkinkan peneliti menggali makna pengalaman mengajar guru PJOK secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan tiga guru PJOK di Sekolah Dasar Negeri Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan permainan, penggunaan media sederhana dan alat modifikasi, pemberian Reward, variasi metode, dan diferensiasi pembelajaran. Implementasi strategi dilakukan secara terstruktur mulai dari perencanaan, apersepsi, demonstrasi, pengelolaan lapangan, pemberian umpan balik, hingga refleksi penutup. Faktor pendukung pembelajaran meliputi antusiasme siswa, dukungan sekolah, dan pengalaman guru, sedangkan hambatannya mencakup keterbatasan sarana, cuaca, heterogenitas siswa, dan jumlah siswa yang besar. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan fleksibilitas guru PJOK dalam menciptakan pembelajaran yang memotivasi dan kontekstual, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran PJOK di sekolah dasar pedesaan.
PENGARUH LATIHAN CROSSFIT TERHADAP KEKUATAN DAN KETAHANAN FISIK ATLET PANAHAN Anderzen, Kadek Arry; Artha, I Ketut Agus; Puspayoni, Komang Jenika; Novayanti, Luh Herry
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.34619

Abstract

Kekuatan dan ketahanan fisik merupakan komponen fundamental yang menentukan stabilitas postural dan konsistensi performa atlet panahan selama kompetisi, sementara pendekatan latihan yang mampu mengembangkan kedua komponen tersebut secara efisien masih menjadi tantangan dalam program pembinaan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan CrossFit terhadap kekuatan dan ketahanan fisik atlet panahan serta membandingkan efektivitasnya dengan latihan konvensional. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan pendekatan randomized controlled trial pada 50 atlet panahan dengan karakteristik (purposive sampling) usia lebih dari 15 Tahun, pengalaman lebih dari 1 tahun, tidak mengalami cedera, dan merupakan anggota Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Buleleng yang kemudian dibagi ke dalam kelompok CrossFit (n=25) dan kelompok latihan konvensional (n=25), dengan intervensi selama 12 minggu dan frekuensi empat sesi per minggu. Instrumen pengukuran meliputi push-up, back strength, leg strength, grip strength, sit-up, plank endurance, dan cooper test, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Ranks dan Mann-Whitney U melalui perhitungan gain score serta effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok CrossFit mengalami peningkatan signifikan pada seluruh delapan variabel (p 0,05), sementara kelompok latihan konvensional hanya menunjukkan peningkatan signifikan pada enam variabel, dengan analisis gain score menegaskan keunggulan CrossFit pada seluruh parameter (p 0,001) dan effect size besar hingga sangat besar (r = 0,577–0,858), di mana leg strength memiliki nilai effect size tertinggi (r = 0,858). Latihan CrossFit terbukti lebih efektif dibandingkan latihan konvensional dalam meningkatkan kekuatan dan ketahanan fisik atlet panahan serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pembinaan atlet yang lebih efisien dan komprehensif.
EFEKTIVITAS LATIHAN BOLA BALI MANING DAN SHADOW DRILL TERHADAP PUKULAN FOREHAND PADA PERMAINAN TONNIS Rafif, Athallah Ibnu Sofia; Hartono, Mugiyo
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32674

Abstract

Ketepatan pukulan forehand merupakan keterampilan dasar yang masih menjadi kendala bagi siswa sekolah dasar dalam kegiatan ekstrakurikuler permainan tonnis, terutama akibat keterbatasan penguasaan teknik dan pola latihan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan motorik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bola bali maning dan shadow drill terhadap peningkatan ketepatan pukulan forehand pada siswa ekstrakurikuler tonnis Sekolah Dasar Banyukuning Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan model two-group pretest–posttest, melibatkan 24 siswa kelas IV dan V yang dipilih melalui teknik total sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan menggunakan metode matched subject. Instrumen penelitian berupa tes ketepatan pukulan forehand dengan prosedur memantulkan bola ke dinding, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired t-test menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan pukulan forehand, di mana kelompok latihan bola bali maning mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 9,09 menjadi 13,00 (t = 9,839; p 0,05), sedangkan kelompok shadow drill meningkat dari 9,25 menjadi 13,50 (t = 9,916; p 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa baik latihan berbasis umpan balik bola maupun latihan pengulangan gerak tanpa bola efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan forehand siswa sekolah dasar, dengan implikasi bahwa shadow drill dapat dijadikan alternatif latihan teknik dasar yang efisien, sistematis, dan sesuai untuk pembinaan keterampilan tonnis pada jenjang pendidikan dasar.
PERMAINAN TARGET SEBAGAI STRATEGI EFEKTIF MENINGKATKAN SHOOTING FUTSAL SISWA Rahmawati, Ineke Hanny
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.33126

Abstract

Pembelajaran futsal di sekolah sering menghadapi kendala dalam meningkatkan keterampilan shooting siswa secara optimal akibat penggunaan metode latihan yang kurang variatif dan belum sepenuhnya mencerminkan situasi permainan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas metode permainan target sebagai strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan shooting futsal siswa pada konteks pendidikan jasmani. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan menganalisis sepuluh artikel penelitian yang relevan, baik pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) maupun kegiatan ekstrakurikuler futsal, melalui telaah deskriptif terhadap desain penelitian, subjek, serta hasil utama yang dilaporkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh penelitian yang dianalisis melaporkan peningkatan ketepatan dan akurasi shooting setelah penerapan permainan target, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor pretest ke posttest, nilai signifikansi statistik di bawah 0,05, serta peningkatan persentase keberhasilan tembakan pada berbagai jenjang pendidikan. Selain peningkatan aspek teknis, metode ini juga berkontribusi terhadap meningkatnya partisipasi aktif, motivasi belajar, dan fokus siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan target merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif, mudah diterapkan, dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran futsal, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran PJOK yang mendukung pengembangan keterampilan teknis dan kesiapan mental siswa secara seimbang.
EVALUASI PROGRAM LATIHAN TIM SEPAKBOLA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PADA PORPROV 2023 Prasetya, Rio; Ilham, Ilham; A, Palmizal
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32462

Abstract

Program latihan yang terstruktur menjadi faktor penting dalam pencapaian prestasi tim sepakbola daerah, namun tim sepakbola Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum mampu lolos dari babak penyisihan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2023 sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap program latihan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program latihan tim sepakbola Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada PORPROV 2023 menggunakan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian yang terdiri atas satu pelatih kepala, satu asisten pelatih, dan tiga atlet yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program latihan telah disusun secara terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan tim, namun masih ditemukan keterbatasan pada aspek sarana dan prasarana, proses seleksi pemain, serta efektivitas latihan penyelesaian akhir. Pada aspek product, program latihan belum menghasilkan performa pertandingan yang optimal, yang ditandai dengan kegagalan tim lolos dari babak penyisihan PORPROV 2023. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perbaikan berkelanjutan diperlukan melalui peningkatan dukungan fasilitas, penguatan kualitas proses latihan, serta penerapan evaluasi berkala guna meningkatkan efektivitas program latihan dan pencapaian prestasi tim sepakbola daerah.
PERBANDINGAN DAMPAK MEDIA AUDIO-VISUAL DAN NON-AUDIO-VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK Supraja, Hengky; Mulya, Gumilar; Juniar, Dicky Tri
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35808

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan motivasi belajar siswa antara penggunaan media audio-visual dan media non-audio-visual dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan optimalisasi media pembelajaran sejalan dengan program digitalisasi pendidikan yang mendorong pemanfaatan perangkat teknologi seperti Smart TV dan Interactive Flat Panel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, dilaksanakan di SDN 4 Gununglipung dengan populasi seluruh siswa berjumlah 342 orang. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa yang belajar menggunakan media audio-visual dan 27 siswa yang menggunakan media non-audio-visual. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dengan 21 butir pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t melalui SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelompok audio-visual berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan kelompok non-audio-visual, dan uji t mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media audio-visual mampu memberikan stimulasi lebih efektif dalam meningkatkan perhatian, minat, ketekunan, dan dorongan belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pendidik dan pemangku kebijakan untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah.
HUBUNGAN HEMOGLOBIN, EATING BEHAVIOUR, DAN TINGKAT KEBUGARAN TERHADAP HASIL ASESMEN FORMATIF DAN SUMATIF PJOK Hidayati, Ika Emirulliah; Wahjuni, Endang Sri; Prihanto, Junaidi Budi
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.33422

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dalam Kurikulum Merdeka menuntut asesmen formatif dan sumatif yang tidak hanya merefleksikan capaian belajar, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi fisiologis, perilaku, dan kebugaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar hemoglobin, eating behaviour, dan tingkat kebugaran terhadap hasil asesmen formatif ranah psikomotor dan asesmen sumatif ranah kognitif mata pelajaran PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 58 siswa kelas unggulan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Kota Batu sebagai sampel, dengan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan alat Glucose, Cholesterol, Hemoglobin (GcHB), eating behaviour menggunakan kuesioner Adolescent Food Habits Checklist (AFHC), tingkat kebugaran menggunakan Beep Test, serta nilai asesmen formatif dan sumatif diperoleh dari guru PJOK pengampu, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kadar hemoglobin dan tingkat kebugaran dengan hasil asesmen formatif ranah psikomotor, sedangkan eating behaviour tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, serta adanya hubungan signifikan antara kadar hemoglobin, eating behaviour, dan tingkat kebugaran dengan hasil asesmen sumatif ranah kognitif, di mana ketiga variabel secara simultan memberikan kontribusi sebesar 24,7% terhadap hasil asesmen formatif dan 30,8% terhadap hasil asesmen sumatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi fisiologis, perilaku makan, dan kebugaran jasmani berperan penting dalam mendukung capaian asesmen PJOK, sehingga hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi guru dan sekolah dalam merancang strategi pembelajaran dan asesmen yang lebih holistik serta memperhatikan aspek kesehatan dan kebugaran peserta didik.