cover
Contact Name
Jafar La Kilo
Contact Email
jafar.chem@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjchem@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Chemistry
ISSN : 26563665     EISSN : 26566834     DOI : 10.34312/jambchem
Core Subject : Science,
Jambura Journal of Chemistry is peer-reviewed and open access journal published by Chemistry Depertment, Faculty Mathematic and Natural Science. Jam.J.Chem that publishes original research articles, review articles, as well as short communication in all areas of chemistry including applied chemistry. Jambura Journal of Chemistry publish two issues (numbers) annually (February and August).
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
PEMBUATAN NANO KITOSAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GELASI IONIK Guge, Sri Rahmawati; Lukum, Astin; kunusa, wiwin rewini
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.21843

Abstract

Sry Rahmawaty s. Guge. 2023. “Pembuatan Nano Kitosan Dengan Meggunakan Metode Gelasi Ionik”. Skripsi Program Studi S1-Kimia, Fakutas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Pembimbing I Prof, Dr. AstinLukum, M.Si. dan Pembimbing II Wiwin Rewini Kunusa, S.Pd, M.Si. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik sifat fisik nano kitosan yang dihasilkan. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan nano kitosan dengan menggunakan metode gelasi ionik serta uji marflogi menggunakan Scaning Electron Microscopy (SEM) . Berdasarkan hasil penelitian bahwa pembuatan nano kitosan dengan menggunakan metode gelasi ionik dengan perlakuan ± 2 jam dapat mendistribuskan ukuran partikel yang lebih homogen dengan pengaruh alat menggunakan magnetic stirrer, konsentrasi TPP, surfaktan dan waktu yang sesuai menunjukkan bahwa kerutan pada partikel semakin berkurang dengan ukuran partikel 278-350 nm.
KINETIKA REAKSI HIDROLISIS PATI DARI BIJI DURIAN (Durio Zibethinus Murr) DAN BIJI NANGKA (Artocarpus Heterophyllus Lamk) MENGGUNAKAN KATALISATOR ASAM ASETAT (CH3COOH ). Yulianti, Yulianti; Suleman, Nita; Paputungan, Mardjan; Alio, La
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.17094

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari laju konversi hidrolisis pati dari biji durian (Durio zibethinus murr) dan biji nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) menjadi glukosa. Pada hidrolisis menggunakan analisis kuantitatif dengan metode luff schoorl dengan bantuan katalisator asam asetat (CH3COOH) pada berbagai variasi suhu yaitu 70,80,90oC dan waktu 1,2,3,4,5, dan 6 jam. Hasil penelitan menunjukkan bahwa orde reaksi hidrolisis pati menjadi glukosa adalah orde I, hal ini didukung dengan analisis k yang relatf konstan pada suhu 70,80,90oC dan waktu 6 jam pada pati biji durian yaitu krata-rata = 0,0117 jam-1, dari data ini kadar pati yang didapatkan pada biji durian adalah 68,61% dengan konversi 3,48% glukosa dan pada biji nangka krata-rata = 0,0100 jam-1 dengan kadar pati 79,01% dengan konversi 3,36% glukosa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa laju konversi hidrolisis pati menjadi glukosa adalah r = k[pati]1. Kata kunci: Glukosa, pati biji durian, pati biji nangka, laju konversi.
ANALISIS KANDUNGAN UNSUR KALSIUM (CA) DAN KALIUM (K) SERTA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI SEDIMEN DANAU LIMBOTO Giu, Fitri Ani; Musa, Weni J.A; Bialangi, Nurhayati; Isa, Ishak; Mohamad, Erni; Kunusa, Wiwin Rewini
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.14694

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Kalsium (Ca) dan Kalium (K) pada sedimen menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (AAS ). Pupuk organik menggunakan metode Kualitatif pada sedimen danau Limboto. Berdasarkan hasil penelitian uji kualitatif didapatkan kandungan unsur kalsium dan kalium pada sedimen dan uji kuantitatif kadar (Ca) 6,16%, 6,16% dan 5,73% dan Kalium (K) 0,10%, 0,09% dan 0,08% yang memenuhi standar kebutuhan tanaman. dan berdasarkan hasil pengujian kuantitatif di dapatkan pupuk organik dari Sedimen danau limboto mengandung kalsium dan tidak mengandung Kalium hal ini disebabkan pereaksi yang digunakan sudah teroksidasi Kata kunci : Danau Limboto, Sedimen, Pupuk Organik, Kalsium, Kalium, AAS.
Antioxidant Activity and Inhibition of Α-Glucosidase from Yellow Root Extract (Fatuoa Pilosa Gaudich) In Vitro Tukan, Maria Magdalena Nona Motu; Falah, Samsul; Andrianto, Dimas; Najmah, Najmah
Jambura Journal of Chemistry Vol 5, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jambchem.v5i2.20503

Abstract

Yellow root (Fatoua pilosa Gaudich) is a type of plant which is found on lowland mostly in Japan, China and usually grow in the dry bushes. Traditionally, the yellow root (Fatuoa pilosa Gaudich) is used to treat the disease of diabetes mellitus and as antiinflamation. One of the causes of diabetes disease is oxidative stress. Oxidative stress can be reduced by using antioxidants. This research aims to explore antioxidant activity and inhibition of α-glucosidase enzyme from yellow root extract (Fatoua pilosa Gaudich.). Quantitative determination of total phenolic by using folin-ciocalteu method declared as gallic acid equivalents (GAE) per gram of extract, levels of total flavonoids with AlCl3 method declared as Quercetin equivalen (QE), and antioxidant activity in fertilization with the DPPH (2, 2-diphenyl-1- picrylhydrazyl) stated in the IC50 (concentration inhibition). The Results showed that the highest levels of total flavonoids was in extract ethanol 96% 199.44 g QE/g extract, while the total phenolic levels highest in 70% ethanol extracts 211.54 mg GAE/g extract. The highest IC50 obtained from antioxidant test of yellow root extrat was 70% ethanol extract 14.62 μg/mL and the most active fraction that can inhibit α-glucosidase enzyme was of ethyl acetate fraction with IC50 values 680.54 μg/mL.
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Batang Katang-katang (Ipomoea Pes-Caprae) dan Uji Aktivitas Antioksidan Salimi, Yuszda K; R Tulie, Wina Zulviana; Bialangi, Nurhayati; Ischak, Netty Ino
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.17493

Abstract

Ipomoea pes-caprae merupakan obat tradisional yang termasuk dalam family Convollvulaceae. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan pada ekstrak Ipomoea pes-caprae. Batang Ipomoea pes-caprae diekstraksi menggunakan metode maserasi dan dilakukan uji fitokimia. Hasil fitokimia ekstrak metanol menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin, dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang diperoleh dari Ipomoea pes-caprae berupa kristal amorf. Hasil fitokimia isolat positif mengandung senyawa flavonoid hal ini didukung dengan hasil identifikasi senyawa menggunakan spektrofotometri UV-Vis menghasilkan pita I dan II masing-masing dengan panjang gelombang 257 nm 274 nm. Spektrum IR menghasilkan gugus fungsi ulur O-H pada daerah bilangan gelombang 3195 cm-1. Uluran C-H pada daerah bilangan gelombang 2922 cm-1 dan 2851 cm-1. Uluran C=O muncul pada daerah bilangan gelombang 1716 cm-1. Tekuk C-C streching pada daerah bilangan gelombang 1459 cm-1. Hasil UV-Vis dan IR diduga isolat adalah senyawa flavonoid. Aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menunjukkan bahwa ekstrak metanol menunjukkan nilai IC50 sebesar 302,85 ppm yang tergolong dalam kategori lemah.
METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ETIL ASETAT DARI BATANG Terminalia mantaly SEBAGAI AGEN ANTIBAKTERI Yun, Yenny Febriani; Zahra, Nurul Sausan; Nurhadianti, Adilfi Risma; Aisyah, Lilis Siti; Sujono, Hernandi; Purbaya, Sari; Agustini, Dewi Meliati
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.21970

Abstract

Terminalia merupakan salah satu genus pohon besar dalam keluarga Combretaceae. Salah satu spesies dari genus Terminalia yaitu Terminalia mantaly. Memiliki kandungan senyawa kimia yang terdiri dari tanin, flavonoid, terpenoid, lignan, fenol, glikosida, dan poliol yang sering digunakan sebagai obat-obatan. Terminalia memiliki 250 spesies dan 41 spesies yang baru dikaji, 2 diantaranya berasal dari spesies T.mantaly. Pada bagian batang T.mantaly terdapat senyawa yang bersifat semi polar dan belum banyak dieksplorasi maka penelitian ini bertujuan untuk memperoleh isolat murni dari ekstrak etil asetat batang ketapang kencana T.mantaly dan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam isolat murni ekstrak etil asetat batang ketapang kencana T.mantaly. Metode penelitian ini menggunakan true experiment, dimana isolasi pada penelitian ini dilakukan dengan berbagai metode kromatografi. Struktur kimia diidentifikasi berdasarkan 1H-NMR, 13C-NMR, Spektrum FTIR dan massa. Berdasarkan hasil analisis spektroskopi NMR dapat diprediksi bahwa senyawa yang diperoleh dari hasil isolasi ekstrak etil asetat batang ketapang kencana T.mantaly yaitu Stigmasterol.
Penetapan Kadar Tanin dan Etanol pada Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Fitriana, Adita Silvia; Rahmawati, Nur
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.24783

Abstract

Bunga telang mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, dan alkaloid yang terbukti dapat menghasilkan beberapa efek farmakologis sehingga dapat bermanfaat untuk Kesehatan. Pemanfaatan bunga telang saat ini terbatas pada bentuk seduhan atau rebusan sehingga perlu dilakukan diversifikasi, salah satunya yaitu dalam bentuk kombucha. Kandungan kimia kombucha sangat dipengaruhi oleh lama waktu dan suhu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan tanin dan etanol pada kombucha bunga telang dengan lama waktu fermentasi 3, 6, 9, 12, dan 15 hari pada suhu ruang. Penentuan kadar tanin dilakukan dengan metode spektrofotometri UV-Vis menggunakan reagen Follin-Ciocalteu dan penentuan kadar etanol dengan metode piknometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tannin dan etanol mengalami perubahan selama waktu fermentasi. Kadar tanin tertinggi yaitu pada fermentasi hari ke-12 dengan kadar 2,48%. Kadar etanol kombucha bunga telang yang memenuhi persyaratan kehalalan dari MUI (
Analisis Indikator Kimia dan Fisika Air Untuk Menentukan Kualitas Air di Sub Daerah Aliran Sungai Biyonga Provinsi Gorontalo Dunggio, Iswan; Musa, Weni JA; Iyabu, Hendri
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.21465

Abstract

This study aims to determine the environmental quality in Biyonga Sub Watershed based on chemical and physical water quality characteristics. The research was conducted for 3 months in 3 parts of Biyonga sub-watershed area in Gorontalo Regency. Water quality was measured directly in the field and in the laboratory. Sampling was carried out in the upstream, middle and downstream areas of the Biyonga sub-watershed. Parameters tested were temperature, pH, TSS, BOD, COD, DO, nitrate, total nitrogen and total coliform. The results of the analysis in the upstream part of the Biyonga sub-watershed in the village of Tapalulo (point 1) showed that the COD and BOD parameters did not meet the standard requirements. Furthermore, in the middle part of Biyonga village (point 2) and in the downstream part of Biyonga sub-watershed, the TSS, COD, BOD and DO parameters are above the quality standards or do not meet the water quality standards. The accumulation of agricultural activities, domestic activities and small industries producing liquid wastes are the main causes of the lower water quality in the downstream part of the Biyonga sub-watershed. Based on the results of chemical and physical water tests, the water sources in the middle and lower reaches of the Biyonga River cannot be used as freswater sources
Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder dari Ekstrak Etil Asetat Daun Sungkai (Peronema canescens jack.) dan Uji Aktivitas Imunomodulator Safitri, Wulan; Latief, Madyawati; Susanto, Nindita Clourisa Amaris
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i2.15506

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack.) is a plant native to Indonesia that is traditionally used for dehumidifiers, treating malaria and increasing endurance. This study aims to isolate the compounds in the ethyl acetate extract of sungkai leaves and test the immunomodulatory activity of these compounds. Sungkai leaves were carried out stratified maceration using n-hexane, ethyl acetate and methanol solvents, then phytochemical screening of ethyl acetate extract of sungkai leaves, followed by an isolation process using the KVC method and isolates were obtained on F3. Phytochemical screening of F3 isolates contains steroid compounds. Immunomodulatory activity tests showed that in EEADS 50 mg/Kgbb, 150 mg/Kgbb, 450 mg/Kgbb, K+ and isolates there was an increase in the number of leukocytes and % macrophage activity compared to K-. The EEADS treatment of 50 mg/Kgbb, 150 mg/Kgbb and isolates of 0.7 mg/Kgbb did not differ markedly from K- but differed markedly from the EEADS treatment of 450 mg/Kgbb and K+. At a dose of 450 mg/Kgbb there was an increase in leukocytes and the highest % macrophage activity which was almost close to K+ (Imboost 0.7 mg/Kgbb). The UV-Vis spectrum of the F3 isolate shows a maximum absorption peak at 267 nm indicating the presence of a nonconjugation double bond. The FTIR spectrum shows isolates have groups O-H (3381.13cm-1), aliphatic C-H (2939.10cm-1), C=C (1631.44cm-1), C-H (1449.42-1362.82cm-1), and C-O (1022.32cm-1). Based on the literature comparison, the pattern of the UV-Vis spectrum and FTIR of F3 isolates has similarities with the UV-Vis and FTIR spectrum of steroid group compounds, namely β-Sitosterol.
Analisis Kandungan Antosianin Jagung Lokal Gorontalo (Zea mays, L.) Varietas Binthe Kiki, Binthe Momala, Binthe Pulo Cono, Titi Hawanda Metania; Kandowangko, Novri Youla; Retnowati, Yuliana
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i2.9204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar antosianin pada jagung lokal Gorontalo varietas Binthe Kiki, Binthe Momala, dan Binthe Pulo. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik ekstraksi dan pengukuran antosianin menggunakan metode pH diferensial pada panjang gelombang 530 nm dan 700 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga varietas mengandung antosianin dengan kadar yang bervariasi, yaitu Binthe Kiki sebesar 9,00 ppm, Binthe Momala sebesar 3,77 ppm, dan Binthe Pulo sebesar 3,13 ppm. Kandungan antosianin tertinggi ditemukan pada varietas Binthe Kiki, yang ditandai dengan warna biji orange. Perbedaan kadar antosianin antar varietas dipengaruhi oleh faktor genetik, warna biji, dan kondisi lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa jagung lokal Gorontalo, khususnya varietas Binthe Kiki, berpotensi sebagai sumber pewarna alami sekaligus antioksidan bagi kesehatan manusia.

Page 8 of 11 | Total Record : 102