cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 25989944     EISSN : 26566753     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan merupakan kumpulan artikel ilmiah ilmu sosial dan pendidikan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia. Terbit 3 kali setiap tahun pada bulan Maret, Juli, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 2,437 Documents
PEER FEEDBACK STRATEGY TOWARDS SIXTH SEMESTER STUDENTS’ ABILITY IN TRANSLATION S, K. Dedy Sandiarsa; Suhaili, Muhamad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2768

Abstract

This Research aimed at finding the effect of Peer Feedback strategy towards fifth semester students’ ability in translation subject at S1 Degree of English Department FBMB, Mandalika University. This research was quasi experimental design of experimental research. The population was 3 classes (118 students), in which 2 classes were selected as the sample that was divided into two groups; Class A with 30 students as the experimental group and Class B with 30 students as the control, the groups were divided by using Simple Random Sampling technique. The data collection got from translation test of translating texts given, then the data were analyzed by using SPSS 2019 computer program for windows 10. The result showed that the significant value of = 0.000 was lower than 0.05. Therefore, it can be concluded that the students in Class A who were taught by using Peer Feedback strategy have higher score in translation than the students of Class B who were taught by using the grammar translation strategy. Based on the conclusion, the researcher suggested that Peer Feedback strategy should be used to teach translation for the fifth semester students at S1 degree of English Department of FBMB, Mandalika University.
Tinjauan Hukum Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia (Studi Kasus pemberian Dana CSR melalui Hibah) Fitri Hillary Michiko
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jisip.v3i3.829

Abstract

Tulisan ini membahas isu tentang Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang merupakan suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya), perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. TJSL telah disadari oleh pemerintah Indonesia, sehingga terdapat beberapa regulasi yang mengaturnya, namun masih terdapat beberapa kerancuan akan aturan TJSL di Indonesia terutama dalam penerapannya dan sanksi yang kurang tegas jika terdapat perusahaan-perusahaan yang melanggar. Selanjutnya terdapat kasus pengelolaan dana CSR PT. Vale Indonesia (Studi Kasus pemberian Dana CSR melalui Hibah ke Pemerintah Sulawesi Tenggara). Untuk menjawab pertanyaan tersebut dilakukan penelitian metode  penelitian  hukum  normatif  yaitu  mengkaji  dan  menganalisa    bahan bahan    hukum  dan  isu - isu  hukum  yang  berkaitan  dengan permasalahan yang diteliti. 
Makna Pertunjukan Kesenian Gendang Beleq Pada Masyarakat Sasak Kontemporer di Desa Bujak Kecamatan Batukliang Lombok Tengah) Apriawan, Andika; Hilmi, Muhammad Zoher
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2637

Abstract

Kesenian merupakan salah satu peninggalan dari suatu kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di waktu lampau dan diteruskan pada masa sekarang. Salah satu pertunjukan kesenian yang masih dilestarikan oleh masyarakat Suku Sasak khsusnya di Desa Bujak adalah kesenian Gendang Beleq.Pertunjukan kesenian gendang beleq pada masyarakat suku sasak menarik untuk diteliti karena eksistensinya yang masih dapat dipertahankan sampai saat ini, meskipun telah mengalami perubahan konteks masyarakat pada awal penggunaannya. Berdasarkan penelitian terdaulu bahwa gendang beleq digunakan oleh kerajaan untuk mengiringi prajurit berangkat perang guna untuk membangkitkan semanganya, beda halnya dengan sekarang pertunjukan kesenian gendang beleq digunakan pada upacara hajatan masyarakat sasak khususnya di Desa Bujak. Hal itu tidak terlepas dari makna luhur yang tekandung di dalamnya, hingga sampai saat ini masih mentradisi dan melekat erat menjadi salah satu komponen dalam system sosial hidup masyarakat. Berangkat dari sinilah penulis tertarik untuk mendalami apa sebenarnya makna yang masih relevan atas pertunjukan kesenian gendang beleq pada masyarakat sasak kontemporer, padahal dapat disadari bahwa sudah tidak ada lagi peperangan yang membutuhkan tabuhan gendang beleq. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penomenologi, yang mana peneliti menjadi instrument kunci (human instrument). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pimpinan sanggar kesenian gendang beleq yang ada di Desa Bujak, melakukak observasi, melakukan wawancara mendalam, dan mengumpulkan dokumendokumen pendukung lainnya yang bisa memberikan petunjuk dan penjelasan terkait dengan makna pertunjukan kesenian gendang beleq. Data yang didapatkan dalam penelitian ini akan dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan verifikasi data.Hasil penelitian in menunjukan bahwa makna pertunjukan kesenian gendang beleq bagi masyarakat Desa Bujak kontemporer adalah dimaknai sebagai pembentuk sikap sabar, lebih patuh dan teratur. Selain itu juga kesenian gendang beleq dimaknai sebagai penekanan identitas kesukuan yang lahir dann dibesarkan di temapt yang sama yaitu Suku Sasak Lombok. Pemaknaan lain juga sebagai spirit persatuan dan gotong royong dalam kehidupan bermsyarakat.
Identifying The Criteria of Designing Augmented Reality for Vocabulary Learning in Primary School Santosa, Imam; Nurkhamidah, Neni; Wulandari, Rossy
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2634

Abstract

The ease of implementing Augmented Reality in the classroom makes AR as a useful learning medium for educators. AR can be used to be teaching media for vocabulary learning. The purpose of this study was to identify criteria in developing a prototype design for educational games based on AR for teaching English vocabulary for elementary school students. this research will also describe the procedures that are followed in designing the educational game design. This procedure is contained in a process called the successive approximation model (SAM). In order to identify the performance gap of present condition, three categories of questionaries were utilized; the activities used to teach vocabulary, the difficulties in teaching vocabularies, and the need and suggestion on teaching vocabulary. The participant of the study is 24 teachers of primary school in the Area of Jabodetabek. The findings of the research revealed that grammar translation method is the most activities used by teacher which indicated the teacher tranquil in the old method in teaching vocabulary. Moreover, the teachers mostly had difficulties on uninteresting activities and lack motivation by the student in learning vocabulary. Additionally, the result of the study emphasizes the need of criteria in choosing vocabulary inside the Augmented reality-based teaching media for vocabulary learning. There criteria of designing augmented reality for vocabulary learning are the use of approach that actively encourage the student to join the activity, which is communicative language teaching and the content of vocabulary in the augmented reality program based on the control of following measures; Word frequency, Structural value, Universality, Subject range, Definition words, Word-building capacity and Style of primary school level
SASTRA DAN POLITIK LOKAL: REPRESENTASI POLITIK LOKAL BIMA SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Fahmi, Farizan; Herman, Herman
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i1.1711

Abstract

Ketegangan sastra dan politik sudah lama terjadi. Sejak masa kolonialisme, ketegangan antara sastra dan politik sudah terjadi. Pemerintah kolonialisme cenderung memisahkan antara sastra dan politik. Ketegangan tersebut kembali terjadi di era orde baru, dimana sastrawan yang menghasilkan teks sastra yang berbau politik akan menaggung resiko yang berat. Hal itu dibuktikan dengan deretan sastrawan yang hilang tanpa jejak gegara menciptakan sastra yang berbau politik. Ketegangan sastra dan politik tidak berhenti dan bahkan tidak akan berhenti. Ada banyak sastrawan melalui teks sastra menggunakan bahasa “satire” berbicara politik lokal. Sastrawan mampu mengambarkan prilaku politik lokal secara utuh dan sempurna. Atas dasar itu, dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bentuk praktik politik lokal dijalankan oleh penguasan, serta ingin mengetahui peran penguasan (Lokal bossism and local strong men) dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Politik Lokal dan Sosiologi Sastra. Kedua teori tersebut digunakan untuk melihat ketegangan sastra dan politik lokal yang ada di Bima. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan critical discorse analisys (diskursus analisis kritis). Karena dalam penelitian ini menggunakan subjek karya sastra maka sangat cocok digunakan pendekatan critical discourse analisys tersebut. Mengingat dalam penelitian ini menggunakan subjek sastra, maka teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan beberapa pola yang dilakukan oleh penguasa dalam mempertahankan kekuasaannya, salah satunya bermain dengan menggunakan local strongmen. Dalam kalimat lain bahwa penguasan menggunakan orang - orang kuat yang ada di daerah untuk mempertahankan kekuasaan tersebut, baik itu pemodal, tokoh tokoh, dan lain sebagainya. Penguasa mencoba memasukan investor (tambang) ke daerah Bima demi mendapatkan modal pribadi. Namun, pola - pola seperti itu di lawan oleh anak anak muda (aktivis). Mereka tidak pola seperti itu ada di daerah Bima.  
UPAYA PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN KERING UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DAN KETAHANAN PANGAN Taek, Petrus Ans Gregorius; Supriadi, Dedi; Taek, Stevendus Marten
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2829

Abstract

Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya petani lahan kering di Kabupaten Belu dalam mempertahankan volume produksi pertanian melalui pelatihan dan pemberdayaan agar lebih tahan terhadap curah hujan yang tidak menentu. KPSE-KA NTT bekerjasama dengan CRS dan YMTM berupaya memberdayakan petani agar petani terampil mengolah lahan dalam kondisi cuaca ekstrim (Tahan Stres). Upaya tersebut telah berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan akibat produk pertanian yang tidak menguntungkan bagi petani di daerah dengan ketersediaan air yang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang dibentuk dalam kelompok telah meningkatkan produksi jagung dan kacang-kacangan mereka lebih dari 80%. Petani sasaran telah menggunakan praktik pertanian yang tahan stres (mampu menahan tekanan lingkungan) sehingga tanaman pertanian dapat bertahan meskipun ketersediaan air terbatas. Selain itu, keterampilan petani meningkat dan pengetahuan mereka dalam memasarkan produk pertanian menjadi lebih luas. Petani kader mampu berorganisasi, kepemimpinan dan dinamika kelompok, praktik budidaya dan pengelolaan tanaman, mampu mempraktikkan teknologi konservasi tanah dan air, mampu mengelola tanaman sayuran dan tanaman berumur panjang, mampu membuat rencana kerja untuk membuat struktur/sistem konservasi tanah dan air di kebun mereka, mampu berkoordinasi langsung dengan instansi terkait (pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, BPBD) untuk mendapatkan layanan dan input pertanian. keterampilan petani meningkat dan pengetahuan mereka dalam memasarkan produk pertanian menjadi lebih luas. Petani kader mampu berorganisasi, kepemimpinan dan dinamika kelompok, praktik budidaya dan pengelolaan tanaman, mampu mempraktikkan teknologi konservasi tanah dan air, mampu mengelola tanaman sayuran dan tanaman berumur panjang, mampu membuat rencana kerja untuk membuat struktur/sistem konservasi tanah dan air di kebun mereka, mampu berkoordinasi langsung dengan instansi terkait (pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, BPBD) untuk mendapatkan layanan dan input pertanian.
IMPLEMENTASI PROGRAM SEMBAKO DI KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA KABUPATEN MINAHASA Toporundeng, Felini O.; Bogar, Wilson; Mamonto, Fitri H.
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis mekanisme pelaksanaan Program Sembako di Kecamatan Kawangkoan Utara Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan yakni kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengetahuan aparat pemerintah tentang proses persiapan pelaksanaan, landasan regulasi, pedoman umum, bahkan Program BPNT yang bertransformasi menjadi Program Sembako masih sangat minim. 2) Edukasi dan sosialisasi sudah diberikan kepada masyarakat dan KPM Program Sembako tetapi masih kurangnya pengetahuan aparat pemerintah terkait alur dan pelaksana edukasi dan sosialisasi Program Sembako. 3) Tidak adanya pendampingan dari pemerintah desa saat pendistribusian KKS, kemudian kurangnya pemahaman secara spesifik tentang tahapan pelaksanaan pendistribusian KKS dan penyebutan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) oleh Pimpinan Kecamatan dan KPM. 4) KPM Program Sembako masih belum tepat sasaran kemudian belum ada pemutakhiran data terkait KPM Program Sembako, dan Pemerintah Desa yang masih belum mengetahui secara terperinci kriteria KPM yang dapat diganti. 5) Proses penyaluran dana bantuan program Sembako masih kurangnya dipahami oleh para implementor dan adanya keterlambatan penyaluran dana bantuan, dan ada KPM yang tidak berada ditempat saat penyaluran bantuan. Adapun faktor-faktor determinan dalam penelitian ini adalah komunikasi, sumber daya, disposisi (sikap), dan struktur birokrasi.
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH PADA MASYARAKAT PERKAMPUNGAN KUMUH ( STUDI DI KELURAHAN TANJUNG KECAMATAN RASANAE BARAT KOTA BIMA) Adilansyah, Adilansyah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2641

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perilaku Hidup Bersih Pada Masyarakat Perkampungan Kumuh di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima”. Dengan permasalah sebagai berikut :Bagaimanakah Perilaku Hidup Bersih Pada Masyarakat di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.jenis penelitian yaitu Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, dan dokumentasi. Penentuan sampel dalam penelitin ini penulis dalam penentuan sampel dilakukan dengan teknik analisis yang digunakan yaitu analisis secara deskriptif kualitatif yang didahului dengan observasi dan wawancara.Perilaku hidup bersih adalah semua suatu rangkaian kegiatan masyarakat yang di lakukan atas kesadaran dari diri sendiri sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dalam kehidupan kebersihan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kebersihan dilingkungan sosial masyarakat. Perkampungan Kumuh adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, dapat merupakan kawasan perkotaan dan perdesaan, berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal/hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Sedangkan kata “kumuh” menurut kamus besar bahasa indonesia diartikan sebagai kotor atau cemar. Jadi, bukan padat, rapat becek, bau, reyot, atau tidak teraturnya, tetapi justru kotornya yang menjadikan sesuatu dapat dikatakan kumuh. Tujuan dari penelitian untuk megetahui Perilaku Hidup Bersih Pada Masyarakat Perkampungan Kumuh di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Rancangan atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Jenis penelitian yang dikemukakan diatas dapat digunakan untuk membuat/ menggambarkan tentang objek penelitian yang akan digunakan dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Perilaku Hidup Bersih Pada Masyarakat Perkampungan Kumuh di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. .
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAKASSAR RECOVER DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KOTA MAKASSAR Daming, Mustabir; Agustang, Andi; Muhammad Idkhan, Andi; Rifdan, Rifdan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan; 1) Untuk menganalisis dan mengkaji secara empirik Implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di Makassar, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhi Implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berusaha menggambarkan realita empiris dibalik fenomena yang terjadi dan mencocokkan dengan teori yang ada dengan pendekatan studi kajian pustaka. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Pelaksanaan kegiatan Makassar Recover Ecosystem (MRE) yang dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu Imunitas Kesehatan, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi. (2) Ada empat faktor yang saling berinteraksi dalam implementasi kebijakan makassar recover dalam penanganan Covid-19 di kota Makassar, yaitu faktor komunikasi, faktor sumber daya, faktor disposisi atau sikap, dan faktor struktur organisasi atau birokrasi.
KEPENTINGAN PEMILIK MEREK ROKOK VERSUS KEBIJAKAN LARANGAN MEROKOK VIA IKLAN Sinaga, Febta Dameito Martini
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.2914

Abstract

Secara filosofis, yuridis, dan sosiologis, UU Kesehatan mengatur antara lain, pembangunan kesehatan dilakukan berdasarkan asas perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, pelindungan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, serta keadilan. UU ini bermaksud, melindungi kesehatan masyarakat sebagai salah satu investasi pembangunan supaya tercapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya melalui kesadaran, dan kemauan, serta kemampuan hidup sehat melalui pengendalian produk tembakau bagi kesehatan. Untuk itu maka diatur hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan.Memuat pokok permasalahan dan pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam analisis atau pembahasan. Apakah sudah mengetahui Kepentingan Pemilik Merek Rokok Versus Kebijakan Larangan Merokok Via Iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian normatif – empiris.

Page 81 of 244 | Total Record : 2437


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 9, No 2 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 8, No 1 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 3 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 2 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue