cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
ANALISIS RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PEMELIHARAAN SURFACE AERATOR DI IPAL MARGASARI Luqmantoro, Luqmantoro; Zulfikar, Iwan; Wardhana, Raihan Satria
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.802

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja pemeliharaan surface aerator di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Margasari, Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara, kuesioner Nordic Body Map (NBM), dan penilaian postur kerja menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil menunjukkan seluruh pekerja mengalami keluhan MSDs di punggung, pinggang, dan lengan bawah kanan. Skor REBA mengindikasikan risiko sedang hingga tinggi, dengan 40% pekerja risiko sedang dan 60% risiko tinggi. Disarankan intervensi ergonomi berupa pelatihan postur, alat bantu, dan desain ulang stasiun kerja untuk menurunkan risiko MSDs dan meningkatkan kesehatan serta produktivitas pekerja.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) PADA PT GEOSERVICES DI BALIKPAPAN Sari, Iin Pratama; Zainul, L.M.; Sesariyanto, Alif
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.804

Abstract

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan aspek penting dalam menjamin keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah B3 pada tahap penyimpanan serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada PT Geoservices di Balikpapan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memenuhi sebagian ketentuan penyimpanan limbah B3 sesuai regulasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian. Selain itu, fasilitas K3 belum tersedia di area penyimpanan limbah B3. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun upaya pengelolaan limbah B3 telah dilaksanakan, peningkatan sarana teknis dan kepatuhan terhadap aspek K3 masih sangat diperlukan untuk mendukung pengelolaan yang lebih aman dan berkelanjutan.
PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN DI PUSKESMAS SUNGAI MERDEKA KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA Fitriyani, Fitriyani; Rusba, Komeyni; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.805

Abstract

Pemerintah saat ini membutuhkan kesadaran tentang pengelolaan limbah di lingkungan masyarakat. Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di pulau Kalimantan, dan dari sekian banyak daerah dalam penelitian ini digunakan data Kecamatan Samboja Barat Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurut Data Target Sasaran Tahun 2024, Berdasarkan Data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Penduduk Kecamatan Samboja Barat berjumlah 41.513 jiwa yang tersebar di 9 Kelurahan dan 1 Desa, hanya terdapat satu Puskesmas yang berada di kecamatan Samboja Barat. Limbah rumah sakit, puskesmas, dan klinik merupakan salah satu mata rantai dari penyebaran penyakit menular apabila tidak dikelola dengan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Puskesmas Sungai Merdeka terutama pada proses bagian Penyimpanan Limbah B3. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode wawancara dan penilaian checklist untuk mengetahui kesesuaian dari proses Penyimpanan Limbah B3 berdasarkan PERMENLHK Nomor 56 Tahun 2015 mendapat hasil penilaian kategori cukup dengan hasil 18 poin sesuai dari 27 poin yang dinilai dengan persentase 66,67%.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DURASI MENGEMUDI TERHADAP KELELAHAN PADA PENGEMUDI PT ATHAR JASA TRANSPORTASI Maslina, Maslina; Zainul, La Ode Muhammad; Isavitri, Marni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.806

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor risiko utama dalam sektor transportasi yang dapat memengaruhi keselamatan dan produktivitas kerja pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan durasi mengemudi terhadap tingkat kelelahan pada pengemudi di PT Athar Jasa Transportasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 40 responden yang merupakan pengemudi alat berat. Data dikumpulkan melalui kuesioner NASA-TLX untuk mengukur beban kerja, kuesioner durasi mengemudi, serta Chalder Fatigue Scale untuk mengukur kelelahan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kelelahan (ρ = 0,710; p = 0,000), serta antara durasi mengemudi dan kelelahan (ρ = 0,624; p = 0,000). Secara simultan, beban kerja dan durasi mengemudi juga berhubungan signifikan dengan kelelahan (ρ = 0,626; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan beban kerja dan lamanya waktu mengemudi secara langsung berdampak pada peningkatan kelelahan kerja pengemudi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan waktu kerja dan beban tugas yang lebih baik untuk mengurangi risiko kelelahan kerja dan meningkatkan keselamatan kerja di sektor transportasi.
PENGENDALIAN RISIKO PADA PEMBERSIHAN TANGKI MIXER BETON DI PT. BALIKPAPAN READY MIX Liku, James Evert Adolf; Manaseh, Manaseh; Celmus, Albryan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proses pembersihan tangki mixer menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Proses pembersihan ini memiliki potensi bahaya utama berupa kejatuhan dari ketinggian, paparan bahan kimia berbahaya, dan risiko kebakaran. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pekerja serta pengawas di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun penerapan prosedur keselamatan dan penggunaan alat pelindung diri (APD) telah dijalankan sesuai standar, masih terdapat beberapa potensi risiko yang memerlukan pengendalian lebih lanjut. Keterbatasan penelitian, termasuk keterbatasan data observasi dan tidak dimasukkannya aspek ergonomi serta keterbatasan sistem monitoring risiko, menjadi catatan dalam interpretasi hasil. Penelitian ini menyarankan pengembangan prosedur kerja yang lebih komprehensif, peningkatan pelatihan K3, optimalisasi alat pengawasan lingkungan kerja, serta evaluasi risiko lebih lanjut untuk meningkatkan keselamatan kerja secara menyeluruh pada aktivitas pembersihan tangki mixer.
ANALISIS RISIKO ERGONOMI LINGKUNGAN KERJA PADA KARYAWAN KANTOR MENGGUNAKAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESMENT (ROSA) DI PT ATHAR JASA TRANSPORTASI Ramdan, Muhamad; Maslina, Maslina; Saputra, Yusuf Adhe
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.808

Abstract

Risiko ergonomi yang tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal (MSDs) yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi di lingkungan kerja kantor PT Athar Jasa Transportasi dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, metode kuesioner, serta wawancara dengan karyawan. Kuesioner digunakan untuk mengidentifikasi keluhan subjektif karyawan terkait kenyamanan dan gangguan fisik yang dirasakan selama bekerja menggunakan kuisioner Cornell Musculosceletal Discomfort Questionnaires (CMDQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi, yang mengindikasikan perlunya intervensi ergonomi untuk mencegah cedera kerja. Temuan ini memberikan rekomendasi perbaikan berupa pengadaan fasilitas yang lebih memadai, dan pelatihan postur kerja yang benar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan manajemen terkait perbaikan kondisi kerja demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
IMPLEMENTASI PROGRAM INSPEKSI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. SEHATI MANDIRI UTAMA Hardiyono, Hardiyono; Ramdan, Muhamad; Ramadhan, Muhammad Rafly
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.811

Abstract

Lingkungan kerja yang aman dan sehat merupakan fondasi dalam menunjang produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja. Namun, penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai sektor industri masih menghadapi tantangan, khususnya pada aspek inspeksi yang berperan penting dalam identifikasi potensi bahaya dan pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program inspeksi K3 di PT. Sehati Mandiri Utama, sebuah perusahaan jasa boga yang melayani sektor pertambangan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki SOP, jadwal inspeksi, petugas bersertifikat, dan checklist berbasis HIRADC. Inspeksi dilaksanakan secara sistematis dengan pelaporan yang terdokumentasi dan tindak lanjut melalui Corrective Action Plan. Keterlibatan pekerja aktif terlihat pada seluruh tahapan, yang memperkuat budaya keselamatan. Hambatan seperti keterbatasan ruang dan padatnya operasional diatasi melalui koordinasi lintas tim. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi program inspeksi di PT. Sehati Mandiri Utama telah sesuai regulasi dan efektif mendukung target zero accident, meski peningkatan kedisiplinan pekerja dan penguatan monitoring tetap diperlukan.
PENGARUH PENCAHAYAAN RUANGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT ATHAR JASA TRANSPORTASI Mulya, Widya; Pratamasari, Iin; Hasibuan, Imam Syuhada Lukman
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.813

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam lingkungan kerja yang dapat memengaruhi kenyamanan visual, kesehatan, konsentrasi, serta produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pencahayaan ruangan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Athar Jasa Transportasi. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter serta penyebaran kuesioner kepada 31 responden karyawan kantor. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan rata-rata di ruang kerja sebesar 145,7 lux, yang berada di bawah standar pencahayaan perkantoran menurut Permenaker No. 5 Tahun 2018 sebesar 300 lux. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dengan tahapan uji Validitas, Reliabilitas, uji Normalitas (menggunakan Shapiro-Wilk), serta uji Hipotesis melalui metode Anova Two-Way dan Crosstab. Hasil uji Anova Two-Way menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pencahayaan ruangan kerja terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, pencahayaan yang optimal perlu diperhatikan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan kenyamanan kerja karyawan.
PENGENDALIAN BAHAYA DAN ANALISIS RISIKO PEKERJAAN PENGELASAN SMAW DI PT XYZ BALIKPAPAN Saputra, Dharma; Manaseh, Manaseh; Triana, Alvina Alda
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.814

Abstract

Pekerjaan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan salah satu aktivitas kerja yang memiliki potensi bahaya tinggi karena melibatkan energi panas, listrik, serta paparan gas dan partikel berbahaya. Proses pengelasan di workshop PT XYZ Balikpapan berisiko menimbulkan kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat paparan kebocoran gas, asap dan debu las, kebisingan, serta bahaya listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis tingkat risiko, serta menentukan upaya pengendalian risiko pada pekerjaan pengelasan SMAW. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determine Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tahapan utama dalam proses pengelasan dengan tingkat risiko yang didominasi kategori Medium sebesar 88% dan kategori High sebesar 12%. Upaya pengendalian risiko dilakukan berdasarkan Hierarchy of Control, meliputi pengendalian eliminasi dengan memisahkan aktivitas kerja yang menimbulkan kebisingan tinggi dari area pengelasan, pengendalian substitusi dengan mengganti kursi kerja biasa menjadi kursi las ergonomis yang dapat diatur ketinggiannya, pengendalian teknik melalui pemasangan tirai pengelasan dan detektor kebocoran gas otomatis, pengendalian administratif berupa pemasangan rambu peringatan serta pembatasan area berisiko, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan tahan potong (cut-resistant gloves) dan safety helmet. Penerapan pengendalian risiko ini diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja pada aktivitas pengelasan SMAW di PT XYZ Balikpapan.
PENERAPAN HIGIENE SANITASI MAKANAN PADA PEDAGANG WARUNG SUROBOYO Fadhilah, Ardi; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.816

Abstract

Penerapan higiene dan sanitasi pangan sangat penting dalam kebersihan dan keamanan pangan baik di lingkungan rumah maupun kuliner pinggir jalan. Selain itu pula perlu adanya tempat cuci tangan, tempat penyimpanan peralatan seperti sendok mapun peralatan lainnya, perlu adanya tempat penyimpanan tempat memasak makanan harus terpisah secara jelas dengan tempat penyimpanan makanan. Penelitian berjudul “Penerapan Higiene Sanitasi Makanan Pada Pedagang Warung Suroboyo” bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip higiene sanitasi dan fasilitas sanitasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan checklist berpedoman pada Permenkes RI Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan higiene dan sanitasi makanan di warung suroboyo sebagian sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan, khususnya dalam aspek penyimpanan makanan jadi/masak, fasilitas sanitasi. Namun, masih ditemukan beberapa kekurangan dalam pengangkutan makanan jadi/masak/siap santap, penyajian makanan, dan pencucian peralatan dan bahan makanan. Kesimpulannya, meskipun sebagaian sudah diterapkan dengan baik, masih diperlukan peningkatan dalam beberapa aspek guna menjamin keamanan pangan secara optimal.