cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
KAJIAN RISIKO KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJAAN INSTALASI PANEL LISTRIK: PENDEKATAN JOB SAFETY ANALYSIS DI PT. MEICA INDO TEKNIK Zainul, L.M.; Pongky, Patunru; Syams, Almidhita Dhea Nazlaiqa
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.818

Abstract

Pekerjaan instalasi panel listrik memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, khususnya akibat sengatan listrik, korsleting, maupun kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji risiko keselamatan kerja dalam pekerjaan instalasi panel listrik dengan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) di PT. Meica Indo Teknik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menyusun dokumen JSA secara lengkap dan sistematis, mencakup tahapan kerja dari persiapan hingga penyelesaian proyek. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala, terutama pada konsistensi penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kecenderungan pekerja mengandalkan pengalaman dibandingkan prosedur tertulis. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara dokumen JSA dengan praktik aktual. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan berupa pelatihan yang berkelanjutan, pengawasan intensif, serta penguatan budaya keselamatan kerja.
ANALISIS RISIKO PERBAIKAN PIPA DENGAN COMPOSITE MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALISIS DI PT. INDO RIAU PERKASA Siboro, Impol; Ramadhan, Muhammad Bayu; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Job Safety Analysis (JSA) dalam mengurangi risiko kerja pada proses perbaikan pipa di PT. Indo Riau Perkasa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara, serta analisis risiko sistematis terhadap kegiatan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan JSA secara konsisten efektif dalam mengidentifikasi bahaya, menentukan tindakan pencegahan, dan meningkatkan kesadaran keselamatan di tempat kerja. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya disiplin pekerja dan kurang optimalnya pelatihan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan terus mengembangkan prosedur JSA, meningkatkan pelatihan keselamatan, dan melakukan evaluasi berkala untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN MEDIS PADA RUMAH SAKIT Dr. R. HARDJANTO DI BALIKPAPAN Arghovan, Nur Ahmad; Zulfikar, Iwan; Sari, Iin Pratama
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.820

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menghasilkan limbah medis, sebagian di antaranya termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat menimbulkan risiko serius terhadap kesehatan manusia dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaan limbah B3 di rumah sakit harus mengikuti ketentuan teknis yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis padat di Rumah Sakit Dr. R. Hardjanto Balikpapan, khususnya pada tahap penyimpanan dan pengangkutan, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 56 Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan petugas terkait, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek penyimpanan dan pengangkutan limbah medis padat di RS Dr. R. Hardjanto sudah sesuai dengan ketentuan. Namun, masih terdapat beberapa ketidaksesuaian, seperti pencampuran limbah benda tajam dengan limbah infeksius, kerusakan mesin pendingin pada Tempat Penyimpanan Sementara (TPS), ketiadaan sistem drainase, serta belum tersedianya APAR dan spillkit di area penyimpanan. Sementara itu, pengangkutan limbah medis oleh pihak ketiga (PT. BES) telah memenuhi persyaratan teknis dan legal sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6 Tahun 2021. Secara umum, pengelolaan limbah medis padat di RS Dr. R. Hardjanto Balikpapan telah berjalan cukup baik, tetapi belum sepenuhnya sesuai dengan regulasi. Kekurangan terutama ada pada aspek pemisahan limbah, kelengkapan fasilitas pendukung, dan perawatan sarana penyimpanan. Rumah sakit perlu memperbaiki mesin pendingin TPS, menyediakan sistem drainase, menempatkan APAR dan spillkit di area strategis, serta meningkatkan pengawasan praktik pemisahan limbah sesuai kategori agar pengelolaan limbah B3 lebih aman dan sesuai regulasi.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM ADMINISTRASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN RUMAH SAKIT DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Sari, Septriana; Lastari, Asdi; Hrp, Guslaini Purnama Intan Pan; Permayasa, Nayodi; Haryana, Chyntia
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.822

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi pelayanan kesehatan, termasuk penerapan sistem administrasi digital di rumah sakit. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui kecepatan, ketepatan, dan kemudahan akses, namun efektivitas penerapannya masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem administrasi digital dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit di Kota Padangsidimpuan. Penelitian menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 121 pasien rumah sakit di Kota Padangsidimpuan yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner, dengan analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reliability (p=0,006), responsiveness (p=0,004), dan empathy (p=0,001) berpengaruh signifikan terhadap efektivitas sistem administrasi digital. Dari ketiga variabel tersebut, empathy merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai Exp (B)=69,120. Sistem administrasi digital terbukti efektif dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit, dengan aspek empathy sebagai faktor paling berpengaruh. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan layanan digital tidak hanya ditentukan oleh keandalan sistem dan kecepatan pelayanan, tetapi juga oleh kepedulian dan perhatian petugas terhadap pasien.
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PANGAN DI CAFÉ PUAN KOPI CABANG GUNUNG MALANG BALIKPAPAN Al Qalam, Hanifah; Zainal, Isradi; Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.823

Abstract

Higiene dan sanitasi makanan merupakan bagian dari pemyelenggaraan keamanan pangan guna mengupayakan pengendalian terhadap faktor risiko terjadinya kontaminasi makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman di konsumsi. Praktik hygiene sanitasi makanan mencakup lokasi dan bangunan, fasilitas sanitasi, dapur, ruang makan, dan gudang bahan makanan, bahan makanan dan makanan jadi, pengolahan makanan, tempat peyimpanan bahan makanan dan makanan jadi, penyajian makanan, peralatan makanan, dan tenaga kerja. Pengelolaan hygiene sanitasi makanan yang sehat menjadi prinsip dasar penyelenggaraan institusi. Makanan yang belum diolah dengan baik oleh penjamah makanan akan menimbulkan dampak buruk seperti penyakit dan keracunan oleh bahan kimia, mikroba tumbuhan atau hewan serta dapat menyebabkan alergi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada saat menghandling bahan baku terdapat risiko terkontaminasinya sebuah bahan baku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kondisi higiene sanitasi dalam meningkatkan kualitas kebersihan dan penyajian produk.
ANALISIS KEGIATAN OPERASIONAL OVERHEAD CRANE DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU ANGKAT DI WORKSHOP PT CEP KOTA BALIKPAPAN Ananta, Erwin; Rahman, Muhamad Aulia; Zulfikar, Iwan; Ponky, Patuntu
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.825

Abstract

Kegiatan pengangkatan beban menggunakan overhead crane di workshop memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja apabila tidak didukung dengan prosedur yang benar, kondisi peralatan yang layak, serta kepatuhan tenaga kerja terhadap standar keselamatan. PT Catur Elang Perkasa  sebagai perusahaan konstruksi yang mengandalkan aktivitas fabrikasi dan lifting, perlu melakukan evaluasi terhadap penggunaan alat bantu angkat (lifting gear) untuk mendukung penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian pada kegiatan operasional overhead crane dengan bantuan lifting gear di workshop PT CEP Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara mendalam terhadap tiga informan, serta dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode 4M1E untuk identifikasi bahaya, dan HIRARC untuk penilaian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat berbagai potensi bahaya signifikan, antara lain operator tidak selalu menggunakan APD lengkap dan tidak melakukan inspeksi sebelum penggunaan, kondisi hook crane berkarat dengan latch tidak sempurna, webbing sling aus dan label kapasitas tidak terbaca, serta shackle dan master link yang belum dilumasi rutin. Dari sisi metode kerja, belum tersedia SOP tertulis dan pengawasan langsung di lapangan masih terbatas.Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan operasional overhead crane di workshop PT CEP masih memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat keterbatasan dalam peralatan, metode, dan perilaku pekerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu segera mengganti alat bantu angkat yang tidak layak, menyusun dan mensosialisasikan SOP lifting, meningkatkan pelatihan serta kesadaran pekerja, memperkuat pengawasan, serta menyediakan sarana pendukung keselamatan.
ANALISIS PENERAPAN INSPEKSI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI WAREHOUSE PT ORICA SITE SANGATTA Zainul, L.M.; Prayudha, Bayu; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di warehouse PT ORICA site Sangatta. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya potensi bahaya dalam aktivitas pengangkutan dan penyimpanan bahan kimia menggunakan forklift yang berisiko menimbulkan kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan informan (supervisor maintenance, petugas SHE, dan operator forklift), serta studi dokumentasi yang dibandingkan dengan regulasi dan standar operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program inspeksi K3 di warehouse PT ORICA dilakukan melalui dua program utama, yaitu inspeksi P2H (Pemeriksaan Harian) dan inspeksi commissioning (tahunan). Inspeksi P2H dilaksanakan setiap hari sebelum forklift dioperasikan dengan menggunakan form checklist untuk memastikan kondisi unit layak dan aman digunakan. Sementara itu, inspeksi commissioning dilakukan setahun sekali oleh inspektor berkompeten dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk menilai kelayakan operasional unit forklift secara menyeluruh. Proporsi implementasi program inspeksi menunjukkan bahwa P2H lebih dominan (70%) dibandingkan commissioning (30%) karena frekuensinya yang lebih rutin. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan inspeksi K3 di warehouse PT ORICA site Sangatta telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3 dan standar operasional prosedur perusahaan. Penerapan inspeksi terbukti efektif dalam meminimalisir potensi bahaya dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN RISIKO PADA BIDANG PEMELIHARAAN JARINGAN DI PT. PLN (PERSERO) UP3 BALIKPAPAN Swandito, Adji; Wulandari, Seftiana; Siboro, Impol
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.828

Abstract

Kontak dengan listrik merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan kerja yang berakibat fatal, khususnya pada sektor ketenagalistrikan. Aktivitas pemeliharaan jaringan memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan pekerjaan di ketinggian serta berhubungan langsung dengan aliran listrik bertegangan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan risiko pada pekerjaan pemeliharaan jaringan di PT PLN (Persero) UP3 Balikpapan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan dari 16 risiko yang dianalisis, terdapat 6,3% kategori low risk, 37,5% moderate risk, 25% high risk, dan 31,3% extreme risk. Potensi bahaya yang ditemukan meliputi bahaya fisik, biologi, dan ergonomi. Meskipun dokumen HIRARC tersedia, implementasinya belum optimal karena adanya ketidaksesuaian prosedur kerja, penggunaan APD yang tidak konsisten, serta kurangnya pengawasan lapangan. Penelitian ini menghasilkan dokumen HIRARC yang diperbarui dan rekomendasi monitoring serta evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian risiko. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang lebih berkelanjutan di lingkungan kerja PT PLN (Persero) UP3 Balikpapan.
PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA PEKERJAAN REPARASI BODY MOBIL DI BENGKEL SUTOMO MANDIRI KOTA SAMARINDA Liku, James Evert Adolf; Purwanto, Handoko; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan pada pekerjaan reparasi body mobil di Bengkel Sutomo Mandiri Kota Samarinda dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap para pekerja bengkel. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai potensi bahaya dan risiko di setiap tahapan pekerjaan pengecatan body mobil, seperti paparan bahan kimia berbahaya, risiko cedera fisik akibat pengamplasan, serta gangguan kesehatan dari kebisingan dan asap kompresor. Penilaian risiko menunjukkan adanya risiko sedang hingga tinggi pada sebagian besar aktivitas kerja. Pengendalian risiko yang diusulkan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan kerja, pengelolaan bahan kimia, serta penerapan prosedur kerja yang aman. Dengan penerapan langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja serta menurunkan angka kecelakaan di bengkel. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perusahaan dan pekerja untuk memperkuat budaya keselamatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.
EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMADAMAN KEBAKARAN TERHADAP TANGGAP DARURAT MASYARAKAT DI RT 2 KELURAHAN LAWE-LAWE PENAJAM PASER UTARA Setyawati, Nur Falah; Ramdhani, Nailah Nazwa; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan pemadaman kebakaran terhadap peningkatan kemampuan tanggap darurat masyarakat di RT 2 Kelurahan Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara. Evaluasi dilakukan menggunakan model Kirkpatrick yang meliputi empat level: reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level reaksi, peserta memberikan tanggapan positif terhadap kualitas instruktur, relevansi materi, dan ketersediaan fasilitas pelatihan. Pada level pembelajaran, peserta menunjukkan pemahaman yang meningkat terkait teknik pemadaman menggunakan APAR dan karung goni. Level perilaku menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menerapkan teknik yang dipelajari dalam simulasi secara efektif dan tidak panik saat praktik. Pada level hasil, pelatihan memberikan dampak positif terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran rumah tangga.