cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
PENGARUH PERSEPSI DAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT. XYZ DI BALIKPAPAN Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah; Auliya, Alma
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.779

Abstract

Meningkatnya angka kecelakaan kerja, tindakan tidak aman, serta kejadian hampir celaka di tahun 2024 menjadi perhatian khusus terutama bagi Pemilik usaha. Ketika pekerja memiliki persepsi yang rendah terhadap pentingnya keselamatan, mereka cenderung mengabaikan prosedur atau standar operasional yang telah ditetapkan. Selain itu, Pekerjaan berisiko tinggi, karakteristik tugas yang berat dapat menjadi pengaruh menurunnya perilaku keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Persepsi dan faktor Pekerjaan terhadap perilaku keselamatan pada pekerja PT. XYZ Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada Pekerja Lapangan. Metode analisis data menggunakan Uji Analisis Regresi Logistik Biner dengan aplikasi software SPSS versi 31. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi tidak berpengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.876), namun Faktor Pekerjaan memiliki pengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.013). Saran untuk perusahaan yaitu untuk Meningkatkan pengawasan pada area kerja, mengevaluasi program K3 pada perusahaan serta melakukan asesmen psikososial pekerja.
EVALUASI PEKERJAAN PERAWATAN PIPA JARINGAN DISTRIBUSI AIR LIMBAH KOTA BALIKPAPAN Ashari, Awaluddin Ghozali; Dzulfikar, Iwan; Sari, Iin Pratama
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas pekerjaan perawatan pipa jaringan distribusi air limbah di Instalasi pengolahan Air Limbah (IPAL) Margasari, Kota Balikpapan. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, dan Determining Control (HIRADC) sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2012 dan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Metode yang digunakan adalah deskriftif kualitatif melalui observasi langsung dilapangan dan wawancara dengan empat orang pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam aktivitas utama dalam perawatan jaringan pipa, yaitu persiapan alat, persiapan lokasi, pembersihan pipa, pemeliharaan manhole, pembersihan inspection chamber (IC) dan pembersihan lokasi kerja. Dari keenam aktivitas tersebut, diidentifikasi sebanyak 31 potensi bahaya yang terbagi dalam kategori fisik, biologi, dan ergonomis. Penialain risiko berdasarkan matrik AS/NZS 4360 menunjukkan bahwa seluruh aktivitas tergolong dalamn kategori risiko tinggi. Pengendalian risiko telah dilakukan melalui penyediaan alat pelindung diri (APD), pelatihan K3, dan pemasangan rambu, namun implementasinya belum konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sistem manajemen K3 telah diimplementasikan secara formal, efektivitasnya dalam mengurangi risiko residu dilapangan masih perlu ditingkatkan. Oleh karna itu, dibutuhkan penguatan pelatihan, pengawasan, serta pendekatan partisipatif untuk membentuk budaya kerja yang aman dan berkelanjutan.
ANALISA METODE ROPE ACCESS DALAM PEKERJAAN PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DI PT FAVANO GLOBAL INDONESIA Siboro, Impol; Rusba, Komeyni; Sufarhan, Triadi
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.781

Abstract

Pesatnya pembangunan gedung bertingkat di Indonesia menuntut adanya metode pemeliharaan yang efektif dan aman, terutama dalam pekerjaan di ketinggian yang memiliki risiko tinggi. Rope access menjadi alternatif yang semakin banyak diterapkan karena menawarkan efisiensi, fleksibilitas, dan tingkat keselamatan kerja yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode rope access dalam pekerjaan pemeliharaan bangunan di PT Favano Global Indonesia serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja berdasarkan Permenaker No. 9 Tahun 2016. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode rope access telah berjalan cukup baik, dengan tingkat kesesuaian pada variabel cara kerja sebesar 85,8%, peralatan dan alat pelindung diri (APD) sebesar 75%, dan pelatihan serta sertifikasi sebesar 100%. Meski demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian seperti tidak digunakannya kacamata pelindung dan sarung tangan dalam beberapa aktivitas. Kesimpulannya, penerapan metode rope access di perusahaan ini sudah mengacu pada standar yang berlaku, namun tetap diperlukan peningkatan pengawasan, pemenuhan kelengkapan APD, serta peningkatan kesadaran pekerja dalam penggunaan peralatan secara tepat guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN PEMELIHARAAN GARDU LISTRIK PADA PT PLN NUSA DAYA DI BALIKPAPAN Wijaya, Muhammad Romy; Liku, James Evert Adolf; Pongky, Patunru
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.782

Abstract

Penelitian ini membahas penilaian risiko pada pekerjaan pemeliharaan gardu listrik di PT PLN Nusa Daya Balikpapan. Gardu listrik merupakan komponen vital dalam distribusi energi listrik yang memerlukan pemeliharaan rutin untuk menjamin keandalan dan keselamatan pasokan listrik kepada konsumen. Namun, dalam proses pemeliharaan terdapat berbagai potensi bahaya, baik yang bersifat teknis, lingkungan, maupun faktor manusia, yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar risiko berada pada kategori sedang hingga tinggi, sehingga diperlukan penerapan pengendalian administratif, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai, serta penerapan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) secara konsisten. Dengan adanya penilaian risiko ini, diharapkan dapat meminimalkan kecelakaan kerja dan meningkatkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kegiatan pemeliharaan gardu listrik.
ANALISIS POSTUR KERJA DAN RISIKO KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA PENGANGKAT TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT KE TRUK DI PT PRASRAYA PRASHANTY SUPPLIER KALIORANG Hasan, Wahyu Nur; Mappangile, Andi Surayya; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.783

Abstract

Berdasarkan observasi secara langsung yang dilakukan di PT Prasraya Prashanty Supplier mengangkat beban yang berat dan mengalami gerakan yang berulang ulang maka diperlukan penulisan ini untuk membantu edukasi bahaya Musculoskeletal Disorders (MSDs) sebagai Program Keselamatan Kerja dalam bentuk pengandalian .Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat risiko keluhan Musculoskeletal pada aktivitas pengankatan secara manual dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan mengetahui tingkat risiko postur kerja pada keluhan Musculoskeletal terhadap pekerja dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Penulis menggunakan kuisioner NBM untuk kasus keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja dan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur tubuh saat bekerja. Pada tingkat risko keluhan MSDs 1 orang risiko rendah dan 4 orang risiko sedang sedangkan tingkat risiko postur kerja 1 orang risiko sangat tinggi, 3 orang risiko tinggi dan 1 orang risiko sedang maka di perlukan tindakan segera.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA PADA PEKERJA DI PERUSAHAAN UMUM DAERAH TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Jacob, Ricardo Bryan; Yuliana, Lina; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada pekerja Divisi Distribusi di Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan. Beban kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak pada produktivitas dan keselamatan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner beban kerja berdasarkan metode NASA-TLX dan kuesioner stres kerja berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Jumlah sampel sebanyak 49 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,719 dan signifikansi p = 0,000. Semakin tinggi beban kerja yang dirasakan pekerja, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi manajemen untuk melakukan perbaikan sistem kerja dan memperhatikan kesejahteraan karyawan.
TINGKAT KESADARAN PENGEMUDI OJEK ONLINE TERHADAP KESELAMATAN BERLALU LINTAS DI KOTA BALIKPAPAN Saputera, Dharma; Maslina, Maslina; Prayoga, Renaldy
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesadaran pengemudi ojek online terhadap keselamatan berlalu lintas di Kota Balikpapan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 55 orang dari komunitas CMBB. Instrumen berupa kuesioner skala Likert mengacu pada aspek kesadaran diri menurut Goleman (2016) dan keselamatan lalu lintas menurut Maryam (2014). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tingkat kesadaran berpengaruh signifikan terhadap keselamatan berlalu lintas (p = 0,000) dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,402 dan R² sebesar 0,359. Artinya, semakin tinggi kesadaran pengemudi, semakin tinggi pula kecenderungan untuk berkendara secara aman.
PENGUKURAN KEBISINGAN AREA PRODUKSI BATCHING PLANT PADA PT. BALIKPAPAN READY MIX DI BALIKPAPAN Swandito, Adji; Antika, Sri Dewi
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.786

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu faktor risiko fisik yang umum dijumpai di lingkungan industri, termasuk di area produksi batching plant. Paparan kebisingan yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dapat berdampak negatif terhadap keselamatan dan kesehatan kerja seperti gangguan pendengaran, stres, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan di area produksi batching plant PT. Balikpapan Ready Mix serta persepsi pekerja terhadap kebisingan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta pengukuran menggunakan Sound Level Meter (SLM) di empat titik: hopper, weight hopper, mixer, dan conveyor. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dua dari empat titik melebihi NAB sesuai Permenaker No. 5 Tahun 2018, yakni di titik mixer (96,7 dBA) dan conveyor (95,0 dBA). Dari hasil wawancara terhadap 10 pekerja, mayoritas menyatakan terganggu oleh suara mesin yang menghambat komunikasi dan menyebabkan ketidaknyamanan saat bekerja. Temuan ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan perbaikan sistem pengendalian kebisingan di perusahaan.
PENGARUH PERSEPSI DAN SIKAP PEKERJA TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DI PT HEXINDO ADIPERKASA TBK BALIKPAPAN Savero, Gavra; Sipahutar, Merry Krisdawati; Wahyuni, Sri
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.787

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi masalah serius di industri alat berat akibat rendahnya kepatuhan pekerja terhadap keselamatan. Penelitian ini memiliki kebaruan dalam menganalisis kontribusi persepsi dan sikap secara simultan terhadap perilaku keselamatan kerja di sektor distribusi alat berat yang jarang diteliti di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh persepsi dan sikap pekerja terhadap perilaku keselamatan kerja di PT   Hexindo Adiperkasa Tbk Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 67 responden, dipilih menggunakan non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Persepsi pekerja tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku keselamatan (p=0,268), sedangkan sikap pekerja berpengaruh signifikan (p=0,000). Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi 41,3% terhadap perilaku keselamatan kerja. Sikap pekerja memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keselamatan kerja. Perlu adanya program peningkatan sikap positif pekerja melalui pelatihan keselamatan dan komunikasi yang efektif untuk memperkuat budaya keselamatan di perusahaan alat berat.
PENILAIAN RISIKO ERGONOMI DI SEKTOR KESEHATAN: EVALUASI POSTUR KERJA DENGAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT (ROSA) DI PUSKESMAS KARANG REJO BALIKPAPAN Sofyan, Orland Diadema Garibaldi; Zainul, L.M.; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.788

Abstract

Ergonomi adalah kesesuaian antara alat, metode kerja, dan lingkungan kerja yang memenuhi kemampuan, keterampilan, dan keterbatasan manusia sehingga pekerja menjadi sehat, aman, nyaman, dan efisien pada saat bekerja. Tingginya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja administrasi di sektor kesehatan menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko ergonomi dan postur kerja tenaga administrasi di UPTD Puskesmas Karang Rejo, Balikpapan, menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner NBM, dan penilaian postur kerja dengan metode ROSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 informan memiliki tingkat keluhan MSDs kategori rendah, dan 1 orang berada dalam kategori sedang. Keluhan dominan dirasakan pada bagian punggung, pinggang, dan tangan kanan. Penilaian metode ROSA menunjukkan seluruh informan memiliki skor akhir di atas 5, yang menandakan tingkat risiko tinggi dan memerlukan intervensi segera. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tenaga kerja administrasi di UPTD Puskesmas Karang Rejo mengalami keluhan MSDs dengan tingkat keluhan rendah dan sedang, namun untuk penilaian postur kerja dengan metode ROSA, tingkat risiko tenaga kerja termasuk dalam kategori sedang dan tinggi.