cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 460 Documents
PENDEKATAN SAFETY RISK ASSESSMENT UNTUK MENILAI BAHAYA DALAM KEGIATAN PENGOPERASIAN LIGHT UNMANNED AERIAL VEHICLE Nur, Muhamad; Ferdinand, Gregorius Ergi; Zainul, L.M; Maslina, Maslina
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.789

Abstract

Penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dalam industri terus berkembang, namun penilaian terhadap risiko keselamatan operasionalnya masih terbatas, terutama dalam kegiatan observasi di area kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya serta mengevaluasi tingkat risiko pada pengoperasian UAV ringan di PT Pamapersada Nusantara Distrik BPOP. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen internal. Analisis risiko dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dengan tiga parameter utama: keparahan (Severity), kemungkinan terjadi (Occurrence), dan kemampuan deteksi (Detection). Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko tertinggi berasal dari komponen baterai, propeller, dan sistem navigasi, dengan nilai Risk Priority Number (RPN) maksimal mencapai 420. Strategi mitigasi yang disarankan meliputi inspeksi rutin, pelatihan operator, dan integrasi prosedur keselamatan ke dalam sistem manajemen perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan FMEA dapat diandalkan dalam mengidentifikasi titik kritis risiko operasional UAV, serta menjadi dasar dalam penguatan sistem keselamatan kerja berbasis teknologi.
ANALISIS RISIKO PEKERJAAN PENGELASAN PADA WORKSHOP PT. WEIR MINERALS INDONESIA DI BALIKPAPAN Ananta, Erwin; Triana, Alvina Alda; Manaseh, Manaseh
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.790

Abstract

Pengelasan adalah proses penyatuan dua atau lebih bagian logam dengan memanfaatkan energi panas sebagai sumber utama. Dalam pelaksanaannya pengelasan yang dilakukan di workshop PT Weir Minerals Indonesia mempunyai risiko yang tinggi karena terpaparnya bahaya yang timbul saat pengelasan seperti kebocoran gas, asap dan debu las, dan tegangan listrik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui risiko pengelasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode HIRADC (Hazard Identification Risk Assessment Determine Control). Hasil penelitian terdapat 3 tahapan proses pengelasan dengan persentase tingkat risiko High 12% dan Medium 88%. Pengendalian risiko yang dilakukan menggunakan Hirarchy Of Control dengan pengendalian eliminasi yaitu memisahkan proses kerja yang sangat bising dari area pengelasan, pengendalian subsitusi mengganti kursi biasa dengan kursi las ergonomis yang dapat diatur tinggi-rendahnya, pengendalian teknik yaitu pemasangan tirai pengelasan, memasang detektor kebocoran gas otomatis di area kerja, pengendalian administrasi menyediakan tanda peringatan dan batas untuk area berisiko, dan APD yaitu arung tangan tahan potong (cut-resistant gloves), safety helmet.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KOMPUTER TERHADAP KELUHAN KELELAHAN MATA PADA PEKERJA DI PT. ITCI HUTANI MANUNGGAL Nur, Muhamad; Fuadi, Yan; Balalembang, Reinaldi Cristian
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.791

Abstract

Kelelahan mata adalah perasaan tegang pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama yang biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Keluhan kelelahan mata yang dirasakan seperti penglihatan yang kabur, merasakan berat dimata, penglihatan berbayang, kesulitan dalam memfokuskan penglihatan, dan mata perih. Penelitian ini dilakukan di PT. Itci Hutani Manunggal yaitu sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tananaman Industri (HTI). Dalam tugas dan tanggung jawab setiap harinya pekerja di main office PT. Itci Hutani Manunggal selalu menggunakan perangkat kerja berupa komputer untuk memudahkan pekerjaannya dimana pekerja akan berada di depan komputer selama berjam-jam. dimana hal tersebut berpotensi sebagai penyebab terjadinya kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengaruh lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja di PT. Itci Hutani Manunggal. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan responden dilakukan dengan teknik Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian keluhan kelelahan mata lebih banyak dialami oleh responden yang penggunaan komputer selama ≥ 4 jam dengan nilai p = 0,048 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan komputer dengan keluhan kelelahan mata pada pekerja pengguna komputer di main office PT. Itci Hutani Manunggal.
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PEKERJAAN PEMBUBUTAN PADA PT SANGGAR SARANA BAJA DI BALIKPAPAN Sanjaya, Sardi; Mulya, Widya; Sari, Iin Pratama
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.792

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap proses industri, terutama pada proses pembubutan yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi. PT Sanggar Sarana Baja Balikpapan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan rekayasa teknik, menjalankan berbagai aktivitas yang menuntut perhatian serius terhadap faktor keselamatan kerja, salah satunya adalah pekerjaan pembubutan komponen alat berat. Penelitian ini, penulis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) untuk menganalisis potensi bahaya, risiko, serta upaya pengendalian pada tahapan proses pembubutan. JSA digunakan sebagai alat sistematis untuk mengidentifikasi bahaya kerja pada setiap langkah aktivitas, serta menyusun langkah-langkah pengendalian yang sesuai berdasarkan prinsip hirarki pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahapan kerja yang mengandung risiko tinggi, antara lain akibat paparan benda berputar, serpihan logam, penggunaan mesin bubut tanpa pelindung, serta postur kerja yang kurang ergonomis. Risiko-risiko tersebut dapat diminimalisir dengan tindakan pengendalian seperti rekayasa teknis, prosedur kerja aman, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai. Melalui penelitian ini, diharapkan perusahaan dapat lebih mengoptimalkan penerapan JSA sebagai bagian dari sistem manajemen K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan K3 di sektor manufaktur serupa.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP SAFE BEHAVIOR PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT. REKAYASA INDUSTRI Fuadi, Yan; Yuliana, Lina; Nugroho, Marcelino
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.794

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, terutama pada industri berisiko tinggi seperti pekerjaan fabrikasi.Tingginya angka kecelakaan akibat (Unsafe Behavior) menunjukkan bahwa penerapan sistem K3 harus mencakup pendekatan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara elemen-elemen Penerapan K3 yakni Kebijakan, Pelatihan, Pengawasan, Penggunaan Alat Pelindung Diri, dan Budaya K3 terhadap (Safe Behavior) di PT. Rekayasa Industri penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (Cross sectional). Data dikumpulkan dari 37 responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha ≥ 0,6). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05 dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel Penerapan K3 dengan Perilaku Aman pekerja. Nilai koefisien korelasi Spearman adalah: Kebijakan K3 r = (0,728), p-value = (0,01), Pelatihan K3 r = (0,724), p -value= (0,01), Pengawasan r = (0,776), p -value = (0,01), Penggunaan APD r = (0,675) p-value= (0,01), dan Budaya K3 r = (0,718) p-value= (0,01). Secara keseluruhan, Penerapan K3 memiliki korelasi positif kuat dengan Safe Behavior (r = (0,800) p-value= (0,04), menunjukkan bahwa semakin baik penerapan K3, semakin tinggi tingkat perilaku aman yang ditunjukkan oleh pekerja.
EVALUASI PENERAPAN HIGIENE SANITASI DALAM MENDUKUNG PROGRAM FOOD SAFETY DI UNIT INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT RESTU IBU KOTA BALIKPAPAN Hidayah, Mutiara Nur; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.795

Abstract

Penerapan higiene sanitasi dalam mendukung berjalannya program food safety di ruang lingkup Rumah Sakit terutama pada Unit Instalasi Gizi sangatlah penting. Isu-isu yang berkaitan dengan keamanan pangan pada ruang lingkup Kesehatan ini saling berkaitan dikarenakan pasien yang dilayani merupakan individu yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi terhadap konsekuensi yang buruk. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Restu Ibu tepatnya di Unit Instalasi Gizi dan dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta melakukan observasi lapangan dan wawancara sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data penelitian yang mana penerapan higiene sanitasi dapat mendukung terlaksananya program keamanan pangan.
PENERAPAN INSPEKSI PERALATAN DI CHECKPOINT PADA PT. KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL BALIKPAPAN Ananta, Erwin; Adabi, Arian Chesta; Rusba, Komeyni; Pongky, Patunru
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.796

Abstract

Inspeksi peralatan kerja merupakan salah satu upaya preventif dalam menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri migas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan inspeksi peralatan di checkpoint PT. Kilang Pertamina Internasional Balikpapan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses inspeksi peralatan telah mengikuti prosedur standar operasional (SOP) yang berlaku, meskipun masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran operator terhadap pentingnya inspeksi. Jenis peralatan yang menjadi fokus inspeksi meliputi mesin gerinda, bor listrik, blower, dan cutting torch. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun proses inspeksi telah dilaksanakan secara rutin, diperlukan peningkatan dalam hal pengawasan dan edukasi kepada pekerja guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DR. R. HARDJANTO BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Hardiyono, Hardiyono; Satria, Barra Ajie
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.797

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam pelayanan rumah sakit. Shift kerja yang bergantian dapat menyebabkan gangguan pola tidur dan ritme sirkadian, sehingga berisiko menimbulkan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Dr. R. Hardjanto, serta membandingkan tingkat kelelahan antara perawat IGD dan rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 77 perawat yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara shift kerja dan kelelahan kerja pada perawat IGD (p = 0.070), namun terdapat hubungan signifikan pada perawat rawat inap (p = 0.025). Selain itu, terdapat perbedaan tingkat kelelahan yang signifikan antara perawat IGD dan rawat inap (p = 0.000). Disarankan bagi rumah sakit untuk mengevaluasi sistem shift kerja dan melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi kelelahan perawat.
ANALISA BAHAYA DAN RISIKO PADA PEKERJAAN PENGELASAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD DAN OPERABILITY PT. BALIKPAPAN READY MIX PILE Pongky, Panturu; Zulfikar, Iwan; Zhaky, Muhammad Tengku
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.798

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya yang dominan mencakup paparan sinar las, asap berbahaya, penggunaan gas acytiline, proses pengangkatan material untuk pengelasan, dan ketidak patuhan pekereja dalam penggunaan APD. Analisa bahaya dan risiko dilakukan pada setiap tahapan proses pengelasan dengan menggunakan metode HAZOP, untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko. Penilian risiko mengacu pada matriks kombinasi antara likelihood dan consequences, yang menghasilkan tingkat risiko mulai rendah hingga tinggi. Sebagai bentuk pengendalian, perusahaan telah menyediakan APD lengkap, melakukan pelatihan, dan inspeksi secara berkala. Namun demikian, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui pengawasan ketat dan penegakan disiplin K3. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan metode HAZOP sebagai alat untuk mengidentifikasi sistematis untuk mencegah kecelakaan kerja dan meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan kerja.
PENGARUH PERSEPSI PEKERJA TERHADAP BUDAYA K3 DAN KINERJA PT MULIAWAN PUTRA Yuliana, Lina; Zainul, La Ode Muhammad; Sari, Selvia Indah
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pekerja terhadap budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kinerja karyawan di PT Muliawan Putra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan proyek renovasi sebanyak 40 orang, yang dijadikan sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi kerja terhadap budaya K3 (sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 92,1%, dan pengaruh signifikan antara persepsi kerja terhadap kinerja karyawan (sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 62,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi yang positif terhadap lingkungan kerja berperan penting dalam membentuk budaya keselamatan dan meningkatkan kinerja karyawan.