cover
Contact Name
Agus Mailana
Contact Email
agus.mailana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agus.mailana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
ISSN : 24069582     EISSN : 25812564     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir: is a peer review of a national journal published by the Tarbiyah Department of Al Hidayah Islamic High School in Bogor in an Islamic Education study program. This journal focuses on issues of Qur'anic science and interpretation.
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Kosmetik Halal sebagai Lifestyle untuk Kesehatan: Studi Takhrij dan Syarah Hadis Darmalaksana, Wahyudin; Busro, Busro
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1634

Abstract

Hadis Nabi Saw mengajarkan halal lifestyle termasuk halal cosmetic. Penelitian ini bertujuan membahas hadis kosmetika halal sebagai kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode takhrij dan syarah hadis analisis isu kontemporer. Hasil penelitian ini menemukan status kualitas hadis kosmetika halal dinilai hasan li ghairihi, dalam arti maqbul dan ma’mul bih bagi amalan muslim. Kesimpulan penelitian ini adalah hadis Nabi saw tentang kosmetika halal lebih menekankan kesehatan daripada kecantikan. Penelitian ini merekomendasikan kepada konsemen, khususnya produsen dan regulator untuk menekankan jaminan bersih, sehat, dan aman pada produk kosmetika halal dalam lanskap pandangan dunia halal lifestyle.
Studi Komprehensif Mengenai Asbâb An-Nuzûl, Munasabah dan Siyaq Azizah, Nurul Aini; Hamidah, Tutik
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1760

Abstract

Pedoman nomor satu dalam agama Islam adalah Al-Qur’an. Untuk menghadirkan penafsiran yang apik atas al-qur’an, diperlukan suatu ilmu, agar pemahaman yang dihasilkan sesuai seperti yang dikehendaki pemilik kalam tersebut. Tak jarang sebuah ayat atau beberapa ayat tidak bisa dipahami kecuali dengan mengetahui sebab atau peristiwa di balik diturunkannya ayat tersebut. Disinilah peran penting mengetahui ilmu asbab an-Nuzul. Selain itu, diperlukan pengetahuan tentang keterkaitan antar ayat atau surat agar pemahaman tentang kalamullah menjadi baik, maka ilmu munasabah lah yang berperan dalam hal ini. Sedangkan al-qur’an tidak bisa hanya dipahami hanya secara tekstual, akan tetapi harus dipahami secara kontektual (Ilmu Siyaq). Dalam hal ini penulis menyusunnya menggunakan literature buku dan media internet.
Aktualisasi Nilai Ideal Moral dalam Kehidupan Kontemporer Perspektif Al-Qur’an: Studi Interpretasi Surah Al-Alaq dengan Metode Double Movement Fazlur Rahman Vera, Susanti; Hilmi, Fuad
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.2069

Abstract

Kehidupan masyarakat Indonesia diwarnai oleh keberagaman yang rentan terjadinya konflik, persaingan, dan ketegangan antar masyarakat. Penelitian ini bertujuan melakukan interpretasi ayat Al-Qur’an pada surah Al-Alaq bagi implikasi kehidupan kontemporer masyarakat Indonesia. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menerapkan metode double movement Fazlur Rahman dan interpretasi hermeneutika. Hasil pembahasan penelitian ini memaparkan interpretasi hermenutika double movement Fazlur Rahman yang mencakup dua gerak utama. Gerak pertama berupa historisitas Al-Qur’an Surat Al-Alaq dimana latar belakang ayat 1-5 menunjukkan respon Al-Qur’an terhadap keadaan masyarakat Mekah dengan realitas kejahatan, ateis, kesesatan, dan fanatisme, dan ayat 6-19 merupakan respon terhadap kabilah Abu Jahal dan kaum kafir Quraish yang menolak dakwah Nabi, ingkar, dan zalim serta gambaran tentang kabilah Nabi Muhammad yang taat, tabah, dan beriman kepada Allah. Gerak kedua berupa kontekstualisasi surah Al-Alaq yang menghasilkan lima aspek nilai ideal moral, yaitu nilai kesetaraan manusia, nilai kerendahan hati atas pengetahuan, nilai menghormati serta mencintai kerukunan, nilai kesabaran dan keikhlasan, dan nilai ketundukan dan kepatuhan kepada Allah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menurut metode double movement Fazlur Rahman melalui interpretasi hermeneutika yang menjadi nilai inti Surah Al-Alaq terletak pada ayat terakhir yaitu istiqamah dalam bersujud dan mendekatkan diri kepada Allah. Jika nilai ideal moral surah Al-Alaq diterapkan pada masyarakat kontemporer di Indonesia, maka jadilah sebuah masyarakat yang berilmu, beriman, dan berahklak mulia yang menciptakan negara tangguh dan makmur dengan nilai spiritual yang tinggi.
Metodologi Tafsir Asy-Sya’râwî Fauziah, Debibik Nabilatul
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1633

Abstract

Sebuah karya tafsir tidak terlepas dari tiga kategori utama, yaitu mashdar (sumber), manhaj (metode) dan ittijâh (orientasi). Mashdar tafsir adalah sumber yang menjadi acuan bagi mufassir ketika menjelaskan Al-Qur’an. Tafsir asy-Sya’râwî adalah sebuah karya tafsir yang ayat-ayatnya mencakup nilai-nilai edukasi dan reformatif. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui metodologi tafsir Asy-Sya’rawi yang meliputi mashdar, manhaj dan ittijâh yang digunakan As-Sya’rawi dalam menafsirkan Al-Qur’an. Hasil penelitian ini adalah: Mashdar tafsir Asy-Sya’râwî adalah gabungan antara sumber tafsir bi al-ma’tsur dan tafsir bi ar-ra`yi, Manhaj yang digunakan asy-Sya’râwî dalam tafsirnya diantaranya adalah menganalisa secara bahasa terhadap suatu kata, mengutamakan kesatuan tema,  menjelaskan makna ayat yang sulit dipahami logika sehingga dapat dijangkau oleh akal, dan lain-lain, Para peneliti kitab tafsir Asy-Sya’râwî berbeda pendapat dalam menentukan ittijâh tafsir asy-Sya’râwî, sebagian melihat ittijâh tafsir asy-Sya’râwî berdasarkan kecenderungan dan latar belakang asy-Sya’râwî dalam penafsiran Al-Qur’an, sedangkan sebagian lainnya menentukan ittijâh berdasarkan tujuannya.
Tipologi Resepsi Al-Qur’an dalam Tradisi Masyarakat Pedesaan: Studi Living Qur'an di Desa Sukawana, Majalengka Yuliani, Yani
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1657

Abstract

The Qur'an is a holy book that contains theological and social teachings that function as a guide for humans to go to the path that is pleasing to God. However, when the Qur'an is present, consumed and received by the community, it is hoped that will experience various meanings which are implemented in various practices according to their respective and ideologies. This paper discusses the typology of the Qur’an reception in the community of Sukawana Village, Kertajati, Majalengka, West Java, and seeks to explore the meaning attached to the various receptions. The method used in this research is descriptive-qualitative and included in the type of fild research.  the author uses a phenomenological approach initiated by Edmund Husserl. This type of research is qualitative research, namely library research and field research at the same time. This study concludes that the typology of the reception of the Qur'an of the Sukawana community is in the form of exegesis receptions, aesthetic receptions, and functional receptions. When the Qur'an is received exegesis, the indicator is the understanding of the community that manifests in daily behavior by respecting and advising each other in terms of goodness. The Qur'an is also received and expressed as a holy book that contains elements of beauty so it is used as an accessory for the walls of mosques and houses (aesthetic reception). Also Sukawana community perceive the Qur’an functionally, so they believe that the Qur’an has magicial powers and it is often used as an instrument in mystical rituals.
Aplikasi Metode Komparatif (Analisis Buku Tafsir Nusantara: Analisis Isu-Isu Gender Dalam Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab Dan Turjuman Al-Mustafid Karya Abd Al-Rauf Singkel) Umar, Akbar; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1825

Abstract

Artikel ini mencoba mengeksplorasi bagaimana aplikasi salah satu pola metode komparatif dalam buku Tafsir Nusantara karya Saifuddin dan Wardani. Pola tersebut ialah membandingkan penafsiran tokoh mufasir. Jenis penelitian ini adalah kajian pustaka. Adapun metode dan pendekatan yang digunakan ialah metode muqaran dan pendekatan tafsir. Tulisan ini berkesimpulan bahwa metode muqaran ialah metode yang meliputi perbandingan ayat dengan ayat yang beredaksi mirip, perbandingan ayat dengan hadis yang diduga bertentangan serta perbandingan pendapat tokoh mufasir. Unsur-unsur metode komparatif bergantung pada pola perbandingan yang akan digunakan. Perbandingan pendapat mufasir memiliki cakupan yang lebih luas bahkan meliputi pola-pola sebelumnya, namun tidak bersifat mutlak. Adapun metode yang diaplikasikan dalam buku tersebut memiliki perbedaan dan persamaan dengan metode muqaran. Berbeda dari sisi pengelompokan ayat dan pemetaan pendapat mufasir, sama dalam aspek analisis pola pikir mufasir.
Tafsir Maudhui: Asas dan Langkah Penelitian Tafsir Tematik Rokim, Syaeful; Triana, Rumba
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.2057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode dan kedudukan tafsir maudhui dalam ruang lingkup penafsiran al-qur’an. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Adapun sumber data yang diperoleh dari berbagai buku dan jurnal yang berkaitan dengan tema pembahasan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa metode tafsir maudhui merupakan bagian dari ragam metode penelitian tafsir al-Qur’an yang muncul di masa kontemporer. Tafsir Maudhui menggunakan langkah-langkah yang sistematis dan kaidah-kaidah penafsiran al-Qur’an. Tafsir maudhui memiliki tiga macam jenis, yaitu; (1) tema kosa kata al-Qur’an, (2) tema pembahasan dalam al-Qur’an, (3) tema surat pilihan. Setiap jenis tema ini memiliki langkah-langkah tersendiri dan umum, sehingga metode ini dapat memberikan hasil dan kesimpulan yang benar sesuai presfektif al-Qur’an dan sebagai tawaran solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Dilihat dari tahapan dan kaidah penafsiran al-Qur’an, metode tafsir Maudhui ini berbeda dengan metode penelitian Qur’ani atau penelitian seputar tema Al-Qur’an 
Pemaknaan Ma’na Cum Maghza Terhadap Q.S. An-Nahl Ayat 125 dalam Otoritas Keagamaan Baru Fauzan, Imam
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1785

Abstract

Media dan metode dakwah yang awalnya hanya berpusat pada otoritas tunggal dalam lingkup yang sempit berevolusi menjadi lebih majemuk dan memiliki lingkup yang sangat luas. Masalahnya tidak semua aktor atau pelaku dakwah memiliki otoritas dalam metode penyampaian maupun latar keilmuan yang jelas. Di sisi lain, al-Quran sendiri telah memberikan konsep dan metode dalam berdakwah agar proses dakwah dapat dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dakwah yang tercantum di dalam al-Quran. Fokus penelitian ini akan mengkaji pemaknaan dakwah ideal dalam Q.S An Nahl: 125 dengan menggunakan pendekatan Ma’na Cum Maghza, kemudian melihat dari dua sampel da’i, yakni Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Riza Muhammad. Hasil dari penelitian ini adalah Pertama, pesan utama yang terkandung dalam Q.S. An-Nahl ayat 125 adalah pesan Allah tentang nilai dakwah. Diantaranya adalah: Personal Cualification (Kualifikasi Personal), Advisory Action (Nasehat dan Dakwah), Wise Response (Respon yang Bijak), Patient and Surrender (Sabar dan Pasrah). Kedua, peneliti melihat bahwa figur Adi Hidayat berhasil membawa konsep dan metode dakwah ke ruang yang lebih canggih dan modern, tanpa mengurangi esensi dari dakwah itu sendiri. Sedangkan proses dakwah yang dilakukan Riza Muhammad terlihat sangat kontras dengan yang dilakukan oleh Adi Hidayat.
Tren Kajian Al-Qur`An di International Islamic University Malaysia (IIUM); Analisis Terhadap Karya Tesis Hasan, Moh. Abdul Kholiq
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6, No 02 (2021): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v6i02.1761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren studi al-Quran pada Jurusan Magister studi al-Qur'an dan Sunnah, Faculty of Islamic Revealed Knowledge and Human Sciences IIUM pada tahun 2009-2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan konten analisis. Hasil penelitian menunjukkan ada 33 tesis kajian al-Qur'an pada tahun 2009-2013. Dengan fokus pada empat objek penelitian. Lima tesis terkait dengan kajian ‘ulūm al-Qur`ān, 23 tesis terkait kajian tafsir, tiga tesis terkait metode penafsiran, dan dua tesis terkait kajian kelembagaan. Saat ini tren tema kajian tesis al-Qur'an didominasi kajian tematik isu-isu kontemporer, sebanyak 63%. Hal ini dipengaruhi oleh misi utama Magister Ilmu al-Qur'an dan As-Sunnah IIUM adalah menjadikan al-Qur'an dan Sunnah sebagai solusi permasalahan sosial dengan menggunakan pendekatan integritas antara ilmu-ilmu keislaman dan interdisipliner, antara studi klasik dan modern. 
Ikrar Talak di Pengadilan Perspektif Ma’anil Hadis Amin Iskandar; Ahmad Zaeni
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 7, No 01 (2022): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v7i01.2495

Abstract

Pemahaman klasik terhadap hadis-hadis Nabi saw mengenai jatuhnya talak tidak dapat menjamin kemaslahatan ketika dipraktekkan di masyarakat. Kondisi tersebut melatarbelakangi terjadinya dinamika Undang-Undang Perkawinan yang mengharuskan ikrar talak di Pengadilan. Penelitian ini mengkaji tentang ikrar talak di Pengadilan perspektif ma’anil hadis, Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode istiqro (induktif) dan muqaranah (komparatif), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosio historis dan psikologis. Hasil penelitian ini adalah, pertama, pemahaman hadis-hadis tentang talak dengan perspektif sosio historis dan psikologis mengungkap nilai-nilai universal yang terkandung di dalamnya, yaitu nilai kebahagiaan dengan cara mempertahankan perkawinan dan nilai keadilan; kedua, Undang-Undang mengenai ikrar talak di Pengadilan memiliki urgensi dalam rangka mengawal nilai-nilai universal tersebut.

Page 9 of 19 | Total Record : 188