EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
88 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2023): April"
:
88 Documents
clear
An Analysis of Library Management System Development in South Sulawesi
Ismaya Ismaya;
M Yunus Sudirman;
Andi Ahmad Chabir Galib;
Mawaddatul Maikam
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4139
Website-based library services have been implemented in various libraries in Indonesia, especially those in South Sulawesi. Almost every librarian employee (librarian) routine is greatly helped by the presence of this technology. This research method was carried out with the aim of conducting a survey of 33 libraries that have implemented a library automation system. While the rest also adopted a similar system. The research method uses qualitative descriptive method through questionnaire surveys and direct visits to several libraries in South Sulawesi. We first do further exploration. The survey results showed that of the 33 libraries that filled out the questionnaire, 24 of them had used the library automation system because of the convenience provided by the use of this technology. The results of the analysis of the data obtained during the research show that the use of the Library Management System in the library fulfills two main aspects of the Technology Acceptance Model (TAM) theory. Utilization of the Library Management System is considered useful to help work in the library, including to assist users in the process of searching for information, the library provides services to users more quickly.
Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar
Riswanto Pakaya;
Candra Cuga;
Hakop Walangadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.3225
Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS melalui pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa sebagai sumber belajar di Kelas IV SDN 4 Batudaa Kabupaten Gorontalo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar di Kelas IV SDN 4 Batudaa Kabupaten Gorontalo dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Pada siklus I siswa yang mencapai nilai ≥ 70 berjumlah 11 orang dari 15 siswa dengan persentase 73% . Kemudian mengalami peningkatan kembali pada Siklus II siswa yang mencapai nilai ≥ 70 sebanyak 13 orang dengan persentase 87%. Dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS. Sesuatu yang dipelajari melalui Rumah Adat Dulohupa sebagai sumber belajar Pada Pembelajaran IPS Menjadi lebih nyata, lebih faktual dan keberadaannya dapat dipertanggungjawabkan. Dengan Pemanfaatan Rumah Adat Dulohupa Sebagai Sumber Belajar Siswa dapat memahami dan Menginternalisasikan nilai-nilai kebudayaan Setempat
Meningkatkan Motivasi Dan Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Kreatif Smartpoli Pada Materi IPA Di Sekolah Dasar
Hijrawatil Aswat;
Masri Masri;
Bella Bella
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4871
Motivasi merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pembelajaran yang ditandai dengan partisipasi siswa, usaha keras, perhatian, dan minat yang tinggi dalam mempelajari materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa yang berdampak pada ketuntasan hasil belajarnya melalui media kreasi smartpoli yang dapat memacu rasa ingin tahu siswa serta melatih siswa dalam mengemukakan pendapat, mengolah kata, serta bertukar pikiran antar sesama siswa. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terlaksana selama 2 siklus. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi, tes, dan angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media smartpoli berhasil memancing respon siswa dalam kegiatan pembelajaran, terlibat penuh dalam kegiatan smartpoli, memiliki keberanian dalam berpendapat, saling berbagi informasi, peka terhadap respon antar sesama siswa misalnya seperti melanjutkan atau membenahi jawaban temannya apabila terbata-bata dalam memberikan atau menyusun jawabannya, berlomba dalam menyelesaikan tugas, menunjukkan hasil terbaik dari penugasannya, antusias dalam menemukan jawaban atas latihan soal yang diperolehnya, hingga keceriaan muncul didalam kelas saat pengumuman point atau nilai hasil diskusi kelompok. Hal demikian berdampak pula pada ketuntasan klasikal hasil belajar siswa yang mencapai 91%. Sehingga media smartpoli berhasil dalam meningkatkan motivasi dan ketuntasan hasil belajar siswa.
Efektivitas Metode Applied Behaviour Analysis Komunikasi Ekspresif Anak Autis di Sekolah Luar Biasa
Aswandi Aswandi;
Ernita Arif;
Elva Ronaning Roem
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4798
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan anak autis pada komunikasi primitif (penggunaan bahasa isyarat) yang membuat anak autis seringkali dipandang rendah. Sehingganya instansi pendidikan luar biasa dituntut juga untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif mereka, salah satunya dengan metode Applied Behavior Analysis (ABA). Hal tersebut lah yang menjadikan penelitian ini penting untuk melihat implementasi dan efektivitas metode ABA dalam meningkatkan komunikasi ekspresif anak autis. Penelitian ini merupakan eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan pendekatan kuantitatif. Metode ABA yang diterapkan pada terapi kepada anak dengan gangguan autisme di SLB Autiscare SNEC Batusangkar dapat dilaksanakan dengan penuh perencanaan. Selain menggunakan teknik Discrete Trial Training (DTT), teknik prompt juga digunakan untuk menguatkan stimulus pada anak. Adapun teknik yang ditemukan pada terapi ini adalah teknik instruksi stimulus, prompt, dan reinforcement. Efektivitas metode ABA dapat terbukti efektif terutama ketika dilakukan sesuai dengan perencanaan yang matang. Penelitian ini juga menemukan bahwa durasi terapi yang ditetapkan oleh sekolah tidak cukup untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif anak. Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa metode ABA terbukti efektif ketika dilakukan dengan persiapan yang matang dan durasi yang cukup pula.
Optimalisasi Manajemen Sekolah sebagai Lingkungan Belajar dalam Pembentukan Civic Disposition
Randy Michael Karepouwan;
Sjamsi Pasandaran;
Theodorus Pangalila;
Paulus Robert Tuerah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4959
Sekolah sebagai lingkungan belajar formal memiliki tanggung jawab dalam pembentuk civic disposition siswa ditengah kemajuan iptek yang begitu pesat. Penenlitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang optimalisasi manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam pembentukan civic disposition di SMA Katolik Karitas Tomohon. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sumber data adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, siswa dan orang tua. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengoptimalisasian manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam bembentukan civic dispositon di sekolah terlaksana melalui kegiatan di dalam kelas dan luar kelas yaitu dalam pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Pancasila dan pembiasaan penanaman nilai-nilai karakter nasionalisme dan religius pada kegiatan ibadah pagi, upacara bendera, serta ekstrakurikuler. Selanjutnya faktor pendukung dalam pengoptimalisasian tersebut adalah sistem sekolah, fasilitias sekolah, koordinasi serta kerjasama yang baik antar guru mata pelajaran dan pembimbing, serta adanya RPP. Namun dalam pelaksanaanya ditemukan factor penghambat yaitu rendahnya motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam kegiatan di luar kelas, dan kurangnya pengalaman atau contoh nyata dalam lingkungan keseharian yang dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran dalam proses pemahaman siswa terhadap materi. Optimalisasi manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam pembentukan civic disposition di SMA Katolik Karitas Tomohon belum berjalan secara maksimal.
Efektifitas Digital Education Card Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
Zulaikah Zulaikah;
Herpratiwi Herpratiwi;
Muhammad Nurwahidin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5001
Kurangnya kapasitas berpikir kritis siswa dapat ditelusuri kembali ke kegagalan untuk memilih model pembelajaran yang tepat, sehingga sangat penting bahwa mereka diberikan kerangka kerja untuk melakukannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah paradigma pembelajaran berbasis masalah kartu edukasi digital berhasil menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada peserta didiknya. SMP Darul Fattah Qur'an di Bandar Lampung menjadi tempat penelitian. Siswa SMP Qur'an Darul Fattah di kelas tujuh berpartisipasi dalam penelitian ini. Uji-t sampel independen dan uji-t sampel berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan antara siswa sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran education card digital model problem based learning dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai koefisien korelasi (correlation) sebesar 0,880 dan nilai (sig.) sebesar 0,000, serta hasil uji efektifitas diperoleh nilai t hitung 15,175 > t tabel 1,990 dengan nilai effect size sebesar 1,04 kategori tinggi dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas penggunaan media pembelajaran PPKn education card dengan model problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP Quran Darul Fattah Bandar Lampung.
Penerapan Model Problem based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Roeth A.O Najoan;
Yislia S. Tahiru;
Deddy F. Kumolontang;
Roos M. Tuerah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5005
Salah satu cara dalam mengatasi permaslah hasil belajar yang masih rendah adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran problem based Learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III Sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi pengamatan dan tes, teknik analisis data menggunakan perhitungan persentase. berdasarkan hasil penelitian hasil siklus l dengan perolehan presentase yaitu 67.41% hal ini menunjukan bahwa adanya permasalahan dalam pembelajaran, guru belum sepenuhnya menerapkan model pembelajaran problem based Learning serta belum menggunakan media yang konkrit dalam pembelajaran akibatnya siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran problem based Learning juga hasil belajar yang rendah yaitu rata-rata dibawah KKM atau < 75 sehingga perlu untuk dilanjutkan pada siklus ke II. Pada siklus II guru sudah mampu menerapkan pembelajaran dengan model problem based Learning berdasarkan langkah-langkah yang ada bahkan melibatkan media konkrit dalam pembelajaran sehingga membuat siswa aktif dalam diskusi maupun mandiri, sehingga pada siklus k ell terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 90.68%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika kelas III SD GMIM IV Tomohon.
Dampak Program Pembinaan Wali Kelas terhadap Motivasi Belajar Siswa SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor
Sepiah Sepiah;
Rahmat Rosyadi;
Wido Supraha
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4678
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskkripsikan dampat dari program pembinaan wali kelas terhadap motivasi belajar siswa SMPIT Nurul Fikri Boarding School Bogor. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Kemudian sabjek pada penelitian ini ialah kepala sekolah, koordinator wali kelas, dan wai kelas. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Kesimpulan dari penelitian ini ialah 1) terdapat peningatan motivasi belajar siswa di sekolah Nurul Fikri Bogor.2) Program upgrading,dan perogram program yang lain dilaksanakan di sekolah dapat berdampat terhadap motivasi siswa dalam meraih keberhasilan dengan penguatan yang diberikan oleh wali kelas kepada siswa.3) program seperti materi pembinaan terhadap wali kelas dapat berdampak terhadap motivasi siswa, materi yang diperoleh akan di pahamkan ke semua siswa dengan tujuan siswa akan lebih giat dalam belajar, disipin terhadap waktu juga berlomba-lomba dalam kebaikan. Adapun materi materi tersebut yaitu: PTS dan PAT Preparation, Adab Dulu sebelum Ilmu, Proud of My Self, Students Journey, Santri Experience
Implikasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Pembelajaran Matematika
Dina Amsari;
Nirmala Santi;
Fahkrullah I Tama Umar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4699
Dalam pembelajaran matematika, peserta didik diberi kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka membangun ide-ide baik secara lisan maupun tulisan. Peserta didik dituntut untuk dapat mengkomunikasikan ide baik dalam kelompok maupun di depan kelas. Melalui diskusi kelompok, peserta didik berkolaborasi dan bekerja sama untuk mencari solusi atas permasalahan dan tugas yang diberikan. Selain itu, peserta didik dapat berinteraksi dan membangun hubungan sosial emosional dengan baik sesama mereka. Oleh karena itu, guru seyogyanya dapat memberikan layanan bimbingan kelompok dalam belajar matematika dan memfasilitasi peserta didik dengan pembelajaran abad 21. Pembelajaram ini menuntut peserta didik untuk dapat berkolaborasi dengan peserta didik lain dan berkomunikasi untuk menyampaikan ide mereka di kelas. Selain itu, melalui bimbingan kelompok, berkolaborasi dan berkomunikasi, akan dapat membentuk karakter sosial yang baik di lingkungan peserta didik.
Profil Penelitian Pengembangan Mahasiswa Pendidikan Kimia FIKIP UNTAN Pada Tahun 2018-2021
Selvia L;
Erlina Erlina;
Ira Lestari;
Eny Enawaty;
Rody Putra Sartika
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4589
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat proporsi yang dimiliki oleh mahasisiwa pendidikan kimia dalam pengembangan media pembelajaran sebagai tugas akhir. Subjek penelitian skripsi ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia FKIP UNTAN yang telah menyelesaikan studi pada kurun waktu 4 tahun yaitu 2018-2021 yang berjumlah 103 skripsi yang melakukan penelitian pengembangan. Dari 103 skripsi tersebut terdapat 63 skripsi tentang pengembangan media pembelajaran (cetak). Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dengan teknik pengolahan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran yang dikembangkan mahasiswa kimia pendidikan termasuk kreatif ditunjukan dengan proporsi mencapai 76% .Nilai proporsi tersebut diperoleh dari rata-rata pengembangan media dengan menggunakan metode pendekatan tertentu.