cover
Contact Name
Muh. Fatoni Rohman
Contact Email
muh_fatoni@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muh_fatoni@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Hasta Wiyata
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26151200     EISSN : -     DOI : -
Hasta Wiyata adalah nama jurnal yang diterbitkan oleh program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya. Kedua istilah tersebut berasal dari bahasa Sanskerta, “hasta” berarti tangan dan “wiyata” berarti pengajaran. Jurnal ini bergerak dalam bidang bahasa, sastra, dan pendidikan. Jurnal Hasta Wiyata memuat hasil penelitian yang inovatif, tulisan ilmiah yang orisinil, refleksi kritis-teoretis, studi literatur, gagasan tertulis, dan artikel konseptual dari berbagai cabang ilmu yang fokus pada kajian bahasa, sastra, dan pendidikan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
Struktur Naratif Kekerasan Sosial dalam Cerpen Selama Ibu Masih Bersenandung Karya Annisa Moeza: Kajian Todorov Tanti Purnama, Nayla
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.14

Abstract

Abstract  Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naratif cerpen Selama Ibu Masih Bersenandung dengan menggunakan pendekatan strukturalisme naratif Tzvetan Todorov. Cerpen ini menarik untuk dikaji karena menghadirkan konflik sosial yang intens sekaligus relasi emosional antara ibu dan anak yang disampaikan melalui sudut pandang orang kedua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, dengan cerpen Selama Ibu Masih Bersenandung sebagai objek material dan struktur naratif berdasarkan teori Todorov sebagai objek formal. Data penelitian berupa satuan-satuan teks yang berkaitan dengan aspek sintaksis, semantik, dan verbal, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini memiliki struktur naratif yang koheren dan terpadu. Dari aspek sintaksis, alur cerita disusun secara progresif dan logis, dengan konflik yang bergerak dari ruang publik menuju ruang privat dan bertransformasi menjadi konflik psikologis. Dari aspek semantik, makna cerita dibangun melalui relasi antar tokoh, kehadiran dan ketiadaan figur penting, serta pertentangan antara ruang domestik dan ruang sosial. Dari aspek verbal, penggunaan sudut pandang orang kedua, strategi repetisi, dan bahasa yang sederhana namun emosional berperan penting dalam membangun kedekatan pembaca dan intensitas emosi. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kekuatan cerpen Selama Ibu Masih Bersenandung terletak pada keterpaduan struktur naratifnya dalam menyampaikan pengalaman ketakutan, kasih sayang, dan ketahanan di tengah kekerasan sosial. Keywords: Strukturalisme Todorov, Cerpen, Struktur Naratif, Sintaksis, Semantik, Verbal.
HAMBATAN PEMELAJAR ASING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA KOMUNIKATIF PADA KLASIFIKASI PROGRAM BIPA:PROGRAM JANGKA PENDEK, JANGKA PANJANG DAN REGULER Lestari, Fatma Dwi; Kusuma, Emy Rizta
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.08

Abstract

Penelitian ini membahas hambatan yang dialami pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dalam meningkatkan kemampuan berbahasa secara komunikatif pada berbagai klasifikasi program BIPA, yaitu program jangka pendek, jangka panjang, dan reguler. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik kajian pustaka terhadap tiga artikel ilmiah yang relevan dan terbit pada rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan pemelajar BIPA tidak hanya berasal dari aspek kebahasaan, seperti keterbatasan kosakata, kesalahan gramatikal, dan pelafalan, tetapi juga dari aspek nonkebahasaan, seperti perbedaan budaya, kecemasan berbahasa, minimnya praktik komunikasi autentik, serta lingkungan belajar yang kurang mendukung. Selain itu, kurikulum yang masih berorientasi struktural, pendekatan pengajar yang belum sepenuhnya komunikatif, dan media pembelajaran yang kurang kontekstual turut memengaruhi perkembangan kemampuan komunikatif pemelajar. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis budaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran BIPA.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Chatbot AI sebagai Dukungan Pembelajaran dan Penulisan Akademik: Sebuah Survei Kuantitatif Risna, Risnawati
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2026.009.02.01

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi mahasiswa terhadap penggunaan chatbot AI sebagai media pendukung pembelajaran dan penulisan akademik. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif dengan melibatkan 163 mahasiswa dari berbagai program studi di Indonesia. Instrumen terdiri atas sepuluh butir skala Likert yang mengukur dua dimensi persepsi, yaitu AI-assisted learning dan perceived writing enhancement. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa berada pada kategori positif dengan nilai rata-rata 3,66. Selain itu, 63,8% mahasiswa menyatakan setuju atau sangat setuju bahwa chatbot AI membantu mereka memahami materi kuliah. Persentase terendah (46,6%) tampak pada aspek motivasi menulis. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa menilai chatbot AI bermanfaat untuk memahami materi, menghasilkan ide, serta memperoleh umpan balik penulisan. Penelitian ini menegaskan potensi chatbot AI sebagai alat pendukung pembelajaran di perguruan tinggi dan pentingnya integrasi AI secara pedagogis dalam pembelajaran menulis akademik.
GENEALOGI RATAPAN DAN EKOTEOLOGI DALAM PUISI “RATAPAN HANTU NIPAH” KARYA ROYYAN JULIAN Junaidi, Ahmad; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi; Galaxi, Gio Pramanda Galaxi
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.06

Abstract

Artikel ini menelaah puisi “Ratapan Hantu Nipah” (2022) karya Royyan Julian sebagai teks yang meneguhkan otonomi sastra dalam mengartikulasikan memori kolektif dan spiritualitas lokal. Puisi ini mengangkat kembali tragedi Bendungan Nipah (1993) di Sampang, Madura, seraya menghubungkannya dengan tradisi ratapan Mazmur Daud. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini berfokus pada dua poros utama: (1) intertekstualitas dan genealogi ratapan, serta (2) transformasi liturgis dari Mazmur ke wirid. Kajian ini merupakan pembacaan hermeneutik intertekstual yang menempatkan teks sebagai ruang dialog antara tradisi Mazmur dan wirid Islam Nusantara. Analisis dilakukan terhadap struktur bahasa dan simbol spiritual yang memperlihatkan pergeseran bentuk doa dari ratapan psalmik menuju zikir bernuansa Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi ini tidak hanya mengonstruksi dirinya sebagai ruang liturgi intertekstual, tetapi juga melahirkan bentuk ekoliturgi yang menempatkan alam sebagai entitas spiritual. Tanggul, tanah, dan air berperan sebagai elemen yang bersinergi dalam membangun spiritualitas religius dan kepercayaan lokal-komunal masyarakat Madura. Dengan demikian, “Ratapan Hantu Nipah” tidak sekadar merepresentasikan duka sejarah, melainkan juga berfungsi sebagai teks pemulihan ekologis bernuansa spiritual yang menghidupkan kembali tradisi ratapan dalam konteks Islam Nusantara.
Aksesibilitas Lanskap Linguistik di Museum Geologi Bandung sebagai Ruang Edukasi Inklusif Nurtriputra, Ifran; Susanti, Dewi Indah; Hidayati, Atiek Nur
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2026.009.02.02

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksesibilitas lanskap linguistik di Museum Geologi Bandung sebagai ruang edukasi publik yang inklusif, khususnya bagi pengunjung penyandang disabilitas. Lanskap linguistik dipahami sebagai representasi visual bahasa yang hadir di ruang publik dan memiliki fungsi informatif, simbolik, serta edukatif. Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap tanda-tanda linguistik di ruang museum, dokumentasi visual, serta analisis konten terhadap bentuk, bahasa, dan multi modalitas tanda. Hasil penelitian mennjukkan bahwa lanskap linguistik di Museum Geologi Bandung telah berfungsi secara informatif dan edukatif, namun aspek aksesibilitas bagi penyandang disabilitas masih terbatas. Keterbatasan tersebut terlihat pada minimya penggunaan braille, teks berkontras tinggi, bahasa isyarat, serta media audio interaktif. Secara simbolik, penggunaan bahasa Indonesia mendominasi dan mencerminkan identitas nasional, sementara bahasa asing digunakan secara terbatas untuk kebutuhan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan lanskap linguistik yang inklusif perlu mengintegrasikan prinsip desain universal agar museumdapat berfungsi optimal sebagai ruang pembelajaran publik yang ramah bagi semua pengunjung. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan museum berbasis aksesibilitas linguistik dalam mendukung tujuan pendidikan dan inklusi sosial.
Pengembangan Media Pembelajaran Salindia Interaktif Materi Menulis Teks Argumentasi Kelas XI SMAN 8 Kota Kediri Azizah, Sherly; Pitoyo, Andri; Rahmayantis, Marista
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2026.009.02.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran salindia interaktif berbasis Microsoft PowerPoint pada materi teks argumentasi untuk peserta didik kelas XI SMA Negeri 8 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) yang mengadaptasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dihasilkan berupa media salindia interaktif yang terdiri atas 23 slide, memuat komponen apersepsi, tujuan pembelajaran, materi pokok, aktivitas interaktif berbasis kode QR dan video edukasi, kuis pilihan ganda, soal latihan Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan penutup. Kelayakan media dinilai melalui validasi dua ahli dan satu praktisi, serta uji lapangan kepada 72 peserta didik kelas XI-1 dan XI-3. Hasil validasi ahli pertama menunjukkan persentase kelayakan sebesar 91,2%, ahli kedua sebesar 92,6%, dan validator praktisi sebesar 90,7%, dengan rata-rata keseluruhan 91,5% (kategori Sangat Layak). Hasil respon peserta didik menunjukkan persentase 88,4% (kategori Sangat Layak). Ditinjau per aspek, aspek sajian/tampilan memperoleh persentase tertinggi (94,4%), diikuti aspek isi/materi (90,7%), dan aspek bahasa (88,9%). Revisi produk dilakukan berdasarkan masukan validator, meliputi penyesuaian tujuan pembelajaran, penambahan contoh teks argumentasi, penyesuaian konteks soal HOTS, penyederhanaan bahasa, dan restrukturisasi tampilan slide. Media salindia interaktif yang dikembangkan terbukti layak digunakan dalam pembelajaran menulis teks argumentasi kelas XI SMA.
Kajian Mantra dalam Tradisi Ruwat Sendang Kapit Pancuran Masyarakat Desa Racek Kabupaten Probolinggo Kholishoh, Vina Mawaddatul; Islam, Muhammad Hifdil; Hikam, Ahmad Ilzamul
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2026.009.02.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mantra dalam Tradisi Ruwat Sendang Kapit Pancuran masyarakat Desa Racek, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo sebagai praktik kebahasaan dalam perspektif antropolinguistik. Berbeda dari kajian ruwatan yang umumnya menempatkan ritual sebagai objek utama analisis budaya, penelitian ini memfokuskan perhatian pada bahasa ritual, khususnya mantra, sebagai bentuk penggunaan bahasa yang merepresentasikan hubungan antara struktur kebahasaan, sistem kepercayaan, dan identitas budaya masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Data penelitian berupa tuturan mantra yang digunakan dalam prosesi ruwatan, konteks penuturan, serta informasi dari pelaku ritual dan masyarakat pendukung tradisi. Analisis dilakukan dengan memadukan konsep antropolinguistik, performativitas bahasa, dan fungsi bahasa dalam konteks sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra Ruwat Sendang Kapit Pancuran memiliki karakteristik bahasa ritual yang ditandai oleh penggunaan diksi khusus, bentuk permohonan, ungkapan religius, serta perpaduan bahasa Jawa dan Arab. Mantra tidak hanya berfungsi sebagai tuturan verbal, tetapi juga sebagai tindakan performatif yang memperoleh makna melalui konteks penuturannya. Selain itu, mantra berfungsi sebagai media transmisi pengetahuan budaya, penguatan identitas masyarakat, serta pemeliharaan keberlanjutan tradisi melalui pewarisan nilai dan sistem kepercayaan. Penelitian ini menegaskan bahwa mantra merupakan praktik kebahasaan yang menjadi ruang pertemuan antara bahasa, budaya, dan agama, sehingga kajian terhadap tradisi lisan perlu mempertimbangkan dimensi linguistik sebagai bagian dari proses pembentukan makna budaya.
Strategi Persuasi dalam Judul Video Dakwah Islam di YouTube Indonesia melalui Sinergi Tindak Tutur dan Perangkat Stilistika Sukardi, Mochamad Ighfir; Susetya, Hemas Haryas Harja; Santoso, Anang; Martutik, Martutik
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.09

Abstract

This study investigates speech act patterns and pragmastylistic strategies employed in Islamic video titles on Indonesian YouTube and explains how both dimensions interact to construct persuasive digital religious communication. Using a qualitative descriptive approach, the study analyzed 150 Islamic video titles selected purposively from Indonesian YouTube channels. Data were examined through qualitative content analysis by classifying speech acts, stylistic devices, and communicative functions based on speech act theory and pragmastylistics. The findings indicate that representative, directive, and expressive speech acts are the most dominant categories, accompanied by collaborative speech act patterns that combine multiple illocutionary forces within a single title. Stylistically, irony, hyperbole, antithesis, repetition, and various forms of linguistic foregrounding are frequently employed to strengthen communicative effects. The analysis further demonstrates that persuasive power is generated not by speech acts or stylistic devices independently but through their systematic interaction, producing stronger pragmatic effects within the attention economy of digital platforms. This study extends the application of pragmastylistics to digital religious communication by demonstrating that YouTube video titles function as strategic sites where religious messages, audience engagement, and platform-specific communication practices are negotiated.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Project Based Learning: Analisis Kemampuan Belajar Siswa di SDN 1 Bumiayu Yuriananta, Renda; Angelia, Cindy Aprilia; Soliha, Lailatus; Hakim, M. Keivin Al; Wulandari, Nabila Tri; Laili, Vina Nur
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.05

Abstract

Indonesian language instruction in primary schools needs to be geared toward active, contextual, and meaningful learning experiences, particularly within the implementation of the *Kurikulum Merdeka* (Independent Curriculum), which emphasizes student-centered learning. This study aims to analyze the transformation of Indonesian language instruction through the application of Project-Based Learning (PjBL) at SDN 1 Bumiayu. A descriptive qualitative approach was employed, with teachers from SDN 1 Bumiayu serving as the primary informants. Data were collected through semi-structured interviews, field notes, and instructional documentation. Data analysis involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that lesson planning was conducted through the collaborative development of teaching modules within the school cluster, tailoring practical activities to the characteristics of the students' environment. The implementation of PjBL provided opportunities for students to learn through practice, environmental observation, and hands-on experiences, such as observing plants and utilizing simple learning aids. A learning challenge arose from the students' predominant use of Madurese in daily communication; consequently, teachers fostered the use of Indonesian in the classroom through correction and guidance. Learning evaluation emphasized not only summative assessment but also diagnostic assessment, active participation, interaction, collaboration, and problem-solving skills. The study concludes that PjBL has the potential to transform Indonesian language instruction into a more contextual, active, and meaningful process when supported by adaptive planning, simple learning aids, communicative language management, and process-oriented assessment.
Penerapan Metode Praktik Langsung dalam Pembelajaran Teks Prosedur pada Siswa Sekolah Dasar Putri, Dian Calista; Nurfadila, Dian Febriantika Valensia; Sholihah, Hanny Irmawarmawati; Hidayah, Muzayanatun Niswa; Walu, Yemima Miracle Luku; Yuriananta, Renda
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode praktik langsung dalam pembelajaran teks prosedur pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan analisis lembar kerja peserta didik. Penelitian dilaksanakan di Charis National Academy pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur melalui kegiatan praktik membuat sabun sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode praktik langsung mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa. Penggunaan media konkret seperti sabun batang, parutan, air panas, dan minyak zaitun membantu siswa memahami langkah-langkah prosedural secara lebih sistematis melalui pengalaman nyata. Selain itu, keterlibatan dan motivasi belajar siswa meningkat karena siswa terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan. Guru juga menerapkan asesmen autentik melalui LKPD, observasi praktik, pertanyaan lisan, dan soal esai sehingga penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode praktik langsung efektif digunakan dalam pembelajaran teks prosedur karena mampu menghubungkan teks dengan aktivitas nyata serta mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa.