cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Inovasi
ISSN : 14115549     EISSN : 25276220     DOI : -
The Journal contains the original article of the research related to the problem areas of Agricultural Production, Animal Production, Agribusiness Management, and Agricultural Technology.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 3 (2023): Desember" : 9 Documents clear
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Menggunakan Metode EOQ (Studi Kasus pada UMKM Jessica Bakery Banyuwangi): Analysis of Raw Material Inventory Control Using the EOQ Method (Case Study on UMKM Jessica Bakery Banyuwangi) Eva Aulina Wardani; Ratih Puspitorini Yekti A; Fredy Eka Ardhi Pratama; Naning Retnowati
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.3985

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis jumlah persediaan bahan baku tepung terigu yang optimal, menganalisis jumlah persediaan pengaman (safety stock), menganalisis waktu yang tepat untuk pemesanan ulang (reorder point), menganalisis total biaya persediaan (total inventory cost), serta menganalisis perbandingan total biaya persediaan bahan baku antara sistem pengendalian sebelumnya dengan sistem pengendalian bahan baku menggunakan metode EOQ. Alat analisis yang digunakan yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock (SS), Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan EOQ jumlah pembelian bahan baku optimal yang harus dilakukan UMKM Jessica Bakery pada tahun 2021 adalah sebesar 934 kg. Total biaya persediaan pada tahun 2021 adalah sebesar Rp 494.955 sedangkan total biaya persediaan pada tahun 2022 adalah sebesar Rp 511.734 dengan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal sebesar 965 kg. Persediaan pengaman pada tahun 2021 adalah 236 kg dan 162 kg pada tahun 2022. Perusahaan harus melakukan pemesanan ulang bahan baku apabila persediaan bahan baku berjumlah 286 kg pada tahun 2021 dan 215 kg pada tahun 2022. Dengan menggunakan metode EOQ, UMKM Jessica Bakery mampu menghemat biaya persediaan sebesar Rp 378.618 pada tahun 2021 dan Rp 393.521 pada tahun 2022.
Analisis Repair Maintenance dan Preventive Maintenance pada Mesin Huller di Industri Kopi : Analysis of Repair Maintenance and Preventive Maintenance on Huller Machines in the Coffee Industry Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si; Ursinul Irnain
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.3988

Abstract

Salah satu tahapan proses pengolahan kopi adalah proses penggerusan dengan menggunakan mesin Huller. Penerapan mesin huller dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan atau mengalami breakdown sehingga diperlukan perawatan dan pemeliharaan pada mesin tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui biaya optimal dari pemeliharaan mesin huller menggunakan kebijakan repair maintenance dan preventive maintenance dengan membandingkan metode tersebut. Data-data penelitian diperoleh baik dari data primer maupun data sekunder mulai Tahun 2020 – 2022 dari PTPN XII Ngrangkah Pawon Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode repair maintenance merupakan metode pemeliharaan yang optimal dibandingkan dengan metode preventive maintenance. Metode repair maintenance berturut-turut untuk Tahun 2020; 2021 dan 2022 sebesar Rp. 436.741; Rp. 297.682 dan Rp. 544.382, dibandingkan metode preventif maintenance berturut-turut sebesar Rp. 575.204; 343.423 dan 686.62.
Snack Crips from Bay Leaf Flour (Syzygium Polyanthum) Based on Exstruction Technology for Anemia Prevention: Snack Crips from Bay Leaf Flour (Syzygium Polyanthum) Based on Exstruction Technology for Anemia Prevention Agus Santoso; Mulia Winirsya Apriliyanti; Yani Subaktilah; Putra Wibowo Manshurin; Marisa Nabila; Rintan Setyo Minarti
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.3995

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana tubuh tidak memiliki sel darah merah yang cukup. Pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk mengatasi anemia dapat dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi. Salah satu makanan yang mengandung zat besi adalah daun salam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh  penambahan tepung daun salam terhadap kadar besi dan penerimaan snack crips. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi tepung daun salam yang ditambahkan maka kandungan zat besi snack crips akan semakin meningkat. Kandungan zat besi tertinggi dimiliki oleh snack crips dengan perbandingan formulasi beras jagung, tepung beras, dan tepung daun salam 1 : 2 : 0,5 dengan kandungan zat besi 10,233%. Hasil uji kesukaan terhadap warna, tekstur, dan rasa tertinggi dimiliki oleh snack crips  dengan formulasi beras jagung : tepung beras : dan tepung  daun salam sebesar 1 : 2 : 0,25. Peningkatan konsentrasi makanan menyebabkan penurunan penerimaan  untuk warna dan peningkatan tekstur. Uji mutu hedonik menunjukkan bahwa penambahan tepung daun salam memberikan pengaruh yang nyata pada warna, aroma, rasa dan tekstur pada snack crips.
Kebutuhan Harga Diri dan Aktualisasi Diri Generasi Milenial sebagai Asisten Perkebunan Kelapa Sawit: Self-Esteem and Self Actualization Need of the Millennial Generation as Oil Palm Plantation Assistants Ebenezer Muaratama Sibarani; Purwadi Purwadi; Dimas Deworo Puruhito
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4012

Abstract

Generasi milenial dalam bekerja terkenal dengan sifat yang menginginkan fleksibilitas waktu, tidak menyukai sesuatu yang formal, dan tidak ragu untuk berpindah-pindah. Terdapat perbedaan antara karakteristik generasi milenial dengan profesi sebagai asisten kebun kelapa sawit, bekerja di perkebunan kelapa sawit terkenal dengan jam kerja yang terikat, sangat mengedepankan hirarki kekuasaan atau bersifat formal. Perbedaan ini tidak serta-merta membuat asisten kebun milenial takut untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit. Salah satu teori yang mencoba menjelaskan terkait fenomena ini adalah teori hierarki kebutuhan oleh Abraham Maslow. Maslow berpendapat seseorang akan termotivasi untuk melakukan sesuatu dikarenakan adanya kebutuhan yang harus dipenuhi, motivasi yang dimaksud juga mencakup motivasi dalam memilih pekerjaan. Hierarki kebutuhan yang akan diteliti adalah kebutuhan Harga Diri dan Kebutuhan Aktualisasi Diri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menemukan bagaimana pemenuhan kebutuhan harga diri dan aktualisasi diri asisten perkebunan kelapa sawit milenial. Sebanyak 31 responden dipilih secara purposive sampling dan dilakukan wawancara mendalam menggunakan kuesioner dengan jawaban terbuka. Sebanyak 76,6% responden menyatakan bahwa kebutuhan harga diri telah terpenuhi di perkebunan kelapa sawit dan menurut 92% responden kebutuhan aktualisasi diri telah terpenuhi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebutuhan harga diri dan aktualisasi diri asisten kebun generasi milenial di perkebunan kelapa sawit telah terpenuhi
Penghambatan Pencoklatan (Browning) pada Kultur In Vitro Kelapa Sawit menggunakan Beberapa Antioksidan: Inhibition of Browning in Oil Palm Tissue Culture using Several Antioxidants Halida Adistya Putri; Aline Sisi Handini; Sylvia Madusari; Josua Parulian Sitohang
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4018

Abstract

Teknik perbanyakan secara in vitro atau kultur jaringan mulai diaplikasikan untuk perbanyakan kelapa sawit, yang mana terbukti dapat menghasilkan tanaman kelapa sawit dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif lebih singkat.  Kendala utama saat fase inisiasi tanaman yaitu pencokelatan (browning) yang menyebabkan gangguan fisiologis tanaman sehingga terjadi kematian pada eksplan in vitro. Senyawa antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat pencokelatan. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mencegah kemunculan browning pada kultur in vitro, namun setiap komoditas yang diuji memiliki senyawa antioksidan yang beragam untuk mendapatkan antioksidan terbaik yang dapat menghambat browning. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat senyawa antioksidan terbaik untuk menghambat bahkan meniadakan terjadinya browning pada fase inisiasi kelapa sawit in vitro.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yaitu perlakuan zat antioksidan menggunakan tiga jenis zat antioksidan yaitu arang aktif (2.5 gL-1), Polyvinylpyrrolidone (PVP) (2.5 gL-1), dan asam akorbat 100 mgL-1). Data analisis ragam diuji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk data yang berbeda nyata pada taraf 5% dengan software STAR (Statistical Tool for Agriculture Research). Hasil penelitian menunjukkan antioksidan terbaik untuk menekan munculnya waktu browning dan intensitas browning adalah PVP sebesar 2.5 gL-1 pada tanaman kelapa sawit in vitro.
Analysis of Consumers’ Attitudes towards Watermelon Produced by Teaching Factory of Innovation Garden Polije: Analysis of Consumers’ Attitudes towards Watermelon Produced by Teaching Factory of Innovation Garden Polije Tia Sofiani Napitupulu; Sumarlina Sumarlina; Datik Lestari; Fitri Krismiratsih
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4058

Abstract

Teaching Factory Kebun Inovasi Polije berfokus pada aktivitas produksi berbagai tanaman pangan, hortikultura, dan bunga potong. Salah satu produk Kebun TeFa Inovasi yang telah diproduksi secara konsisten adalah buah semangka. Semangka merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting secara global. Produksi semangka untuk tujuan komersil perlu mempertimbangkan sudut pandang konsumen sebagai pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut-atribut pada buah semangka yang dianggap penting oleh konsumen. Sebanyak lima atribut buah semangka dianalisis, diantaranya harga, warna daging buah, ukuran, berbiji/tidaknya buah, dan bentuk buah. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 50 orang responden yang merupakan konsumen buah semangka produksi TeFa Kebun Inovasi Polije. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis multiatribut Fishbein. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut warna daging buah mendapat respon positif dari konsumen, dengan nilai sikap sebesar 16,72. Sebanyak 78% konsumen memilih mengkonsumsi buah semangka merah, sisanya 22% memilih mengkonsumsi buah semangka kuning. Konsumen semangka bersikap netral terhadap atribut harga (15,36); berbiji/tidaknya buah (14,58); ukuran buah (14,06); dan bentuk buah (10,89).
The Karakteristik Fisik Mie Basah Bebas Gluten dengan Penambahan Bubuk Daun Kersen: Physical Characteristics of Gluten-Free Wet Noodles with the Addition of Kersen Leaves Powder Lisus Setyowati; Anna Mardiana Handayani; Findi Citra Kusumasari; Malinda Capri Nurul Satya
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4226

Abstract

Makanan sumber karbohidrat yang akhir-akhir ini cukup populer di kalangan semua kelompok umur di Indonesia adalah mie. Mie dari tepung kentang sudah banyak dibuat, dan untuk memberikan manfaat lebih maka perlu ditambahkan bahan seperti bubuk daun kersen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi fisik mie basah bebas gluten berbahan dasar tepung kentang dan tapioka dengan penambahan antioksidan dari bubuk daun kersen. Tepung kentang dan bubuk daun kersen merupakan bahan utama yang juga diperoleh dari Kabupaten Jember. Mie Basah Bebas Gluten diuji fisiknya dengan menentukan parameter fisik meliputi daya serap air, indeks regangan dan indeks warna menggunakan metode statistik uji ANOVA. Langkah selanjutnya bila hasilnya berbeda antar perlakuan maka dianalisis dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan daya serap air berkisar antara 70 – 190%, dimana daya serap air tertinggi terdapat pada perlakuan T1K3. Indeks regangan mie basah tidak mempunyai perbedaan nyata, namun perlakuan T1K3 mempunyai indeks regangan terbaik sebesar 0,17. Hasil indeks warna yang terdiri dari L berkisar antara 42,30 – 46,90; a berkisar antara 2,05 – 4,75; b berkisar antara 11,5 -14,50.
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Bakpia Di Kabupaten Jember: The Influence Of The Marekting Mix On Bakpia In Jember District Dewi Kurniawati; Dyah Kusuma Wardani; Dhanang Eka Putra; Nimas Ayu Wardani; Rinda Nurul Karimah
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4318

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena industri kue kering yaitu Bakpia menghadapi persaingan bisnis. Pia Warung Glenmore Cabang Jember merupakan salah satu perusahaan Bakpia yang sedang menghadapi persaingan bisnis. Penelitian ini dilakukan untuk menguji dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian bakpia pada Pia Warung Glenmore Cabang Jember. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang melakukan pembelian bakpia dengan pengambilan sampel sebanyak 70 responden. Alat analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS 21. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel produk, harga, promosi, dan saluran distribusi berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian bakpia. Secara parsial hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel produk, harga, promosi dan saluran distribusi berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil analisis variabel produk merupakan variabel yang berpengaruh secara dominan terhadap keputusan pembelian bakpia di Kabupaten Jember
Efek Tepung Jahe Merah sebagai Suplemen Fitobiotik terhadap Performa Ayam Pedaging : Effects of Red Ginger Flour as Phytobiotic Supplement on Broiler Performance Merry Muspita Dyah Utami; Ali Agus; Anang Febri Prasetyo; Aryanti Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 23 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v23i3.4459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan tepung jahe merah dalam pakan dengan parameter konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan pada ayam pedaging. Sebanyak 72 ekor ayam pedaging umur satu hari digunakan dalam penelitian ini yang dibagi menjadi tiga perlakuan pakan, yaitu P1 adalah kontrol (tepung jahe merah 0%), P2 (tepung jahe merah 2%), dan P3 (menggunakan tepung jahe merah 4%).  Setiap perlakuan dilakukan 6 pengulangan dan masing-masing ulangan terdiri atas 4 ekor ayam. Perlakuan diberikan selama 35 hari, pakan diberikan sesuai kebutuhan pakan ayam pedaging dan air minum diberikan secara ad libitum. Parameter yang digunakan adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Analisis data menggunakan rancangan acak lengkap pola searah, jika terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian terdapat penurunan konsumsi pakan dan konversi pakan pada penggunaan jahe merah (p < 0,05), sedangkan pertambahan bobot badan meningkat signifikan (p < 0,05) dibanding kontrol.   Kesimpulan dari penelitian ini, jahe merah memberikan efek positif terhadap performa ayam pedaging dan penggunaan jahe merah sampai dengan level 4% dalam pakan tidak berbeda signifikan

Page 1 of 1 | Total Record : 9