cover
Contact Name
Efta Triastuti
Contact Email
efta.triastuti@ub.ac.id
Phone
+62341-569117
Journal Mail Official
pji@ub.ac.id
Editorial Address
Pharmaceutical Journal of Indonesia Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Brawijaya University Jalan Veteran (Kampus Sumbersari) Malang 65145 Tel. (0341) 569117ext 156, 173 ; Fax. (0341) 564755 Website : http://www.pji.ub.ac.id Email :pji@ub.ac.id
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pharmaceutical Journal of Indonesia
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2461114X     EISSN : 2461114X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.pji
Core Subject : Health, Science,
Pharmaceutical Journal of Indonesia (PJI) is an online journal which is published twice a year by Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Brawijaya University. The articles published in PJI cover the themes of Clinical and Community Pharmacy, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Technology, and Natural Product Pharmacy/Chemistry.
Articles 155 Documents
Pengaruh Keterampilan Komunikasi Apoteker di Banyumas Terhadap Tingkat Kepercayaan dan Loyalitas Masyarakat Baturraden Sartana, Btari Asa; Pratiwi, Hening; Ilma, Dewi Latifatul Ilma
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.008.02.8

Abstract

Keterampilan komunikasi apoteker dibutuhkan dalam pelayanan kefarmasian karena dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan membangun hubungan baik dengan pasien. Hubungan baik ini dapat membangun kepercayaan dan loyalitas pasien kepada apoteker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi secara langsung terhadap loyalitas atau tidak langsung dengan harus mendapatkan kepercayaan pasien terlebih dahulu. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada Juli 2021 - Agustus 2021 di Kecamatan Baturraden dengan teknik purposive sampling pada responden dengan kriteria berusia 18-55 tahun dan mendapat pelayanan kefarmasian oleh apoteker di apotek Kebupaten Banyumas dalam 3 bulan terakhir. Sebanyak 106 data responden dianalisis secara deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis jalur yang disertai uji sobel untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Keterampilan komunikasi Apoteker di Banyumas dinilai cukup baik (76,41%). Tingkat kepercayaan dan loyalitas masyarakat Baturraden dinilai sedang (66,98%; 71,7%). Keterampilan komunikasi apoteker berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap loyalitas melalui kepercayaan sebagai variabel intervening (β = 0,647; 0,607; p-value <0,001; z score = 4,611). Namun tidak signifikan secara langsung terhadap tingkat loyalitas (β = 0,049; p-value = 0,626).
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien COVID-19 Pneumonia di Ruangan ICU Dengan Metode ATC/DDD Putra, Oki Nugraha
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.008.02.4

Abstract

Pendahuluan: Salah satu komplikasi yang sering ditemukan pada pasien COVID-19 ialah pneumonia dengan angka mortalitas yang tinggi. Selain antivirus, maka antibiotik juga diberikan untuk tatalaksana pada pasien COVID-19 pneumonia. Penggunaan antibiotik hendaknya dievaluasi untuk menurunkan risiko efek samping, biaya pengobatan, dan resistensi antibiotik. Tujuan: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik untuk pasien COVID-19 pneumonia yang dirawat di ruang intensive care unit (ICU) rumah sakit H.S Samsoeri Mertojoso, secara kuantitatif menggunakan metode ATC/DDD. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional retrospektif menggunakan data rekam medik pasien COVID-19 pneumonia yang dirawat pada bulan Januari hingga Juli 2021. Data diambil pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. Data antibiotik ditampilkan sebagai DDD/100 patient-days dan diklasifikasikan yang masuk dalam Drug Utilization 90% (DU 90%). Hasil: Didapatkan 22 pasien COVID-19 pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan metode ATC/DDD didapatkan nilai total DDD/100 patients-days sebesar 126,44 DDD/100 patient-days dengan tingkat penggunaan antibiotik terbesar yaitu levofloksasin, meropenem, dan sefoperazon-sulbaktam sebesar 58,33; 26,91; dan 17,78 DDD/100 patient-days, secara berturut-turut. Antibiotik yang masuk dalam klasifikasi DU 90% yaitu levofloksasin, meropenem, sefoperazon-sulbaktam, moksifloksasin, dan amikasin. Kesimpulan: Antibiotik dengan spektrum luas paling banyak digunakan dalam tatalaksana pasien COVID-19 pneumonia. Diperlukan evaluasi secara berkala penggunaan antibiotik yang disesuaikan dengan profil sensitifitas antibiotik, jenis bakteri penyebab infeksi, dan luaran klinis pasien untuk terwujudnya penggunaan antibiotik yang rasional. Kata Kunci: COVID-19, Pneumonia, Antibiotik, ATC/DDD, ICU
Analisis Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat terhadap Luaran Klinis Pasien PROLANIS Program Rujuk Balik Diabetes dengan Hipertensi di Puskesmas Minggir pada Masa Pandemi COVID-19: Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat terhadap Luaran Klinis Pasien PROLANIS Diabetes dengan Hipertensi di Masa Pandemi COVID-19 Apristina, Ana; Nurinda, Eva; Kusumawardani, Nurul; Yugistyowati, Anafrin; Dwinta, Eliza
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.008.02.6

Abstract

Kepatuhan pengobatan menjadi faktor penting pada pengobatan jangka panjang yang dapat mempengaruhi luaran klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan obat terhadap luaran klinis pasien PROLANIS Program Rujuk Balik diabetes dengan hipertensi di Puskesmas Minggir pada masa pandemi COVID-19. Metode penelitian kuantitatif non-eksperimental secara purposive sampling berjumlah 79 responden, variabel independen diukur menggunakan metode tidak langsung berupa kuesioner dan pill count, variabel dependen berupa Gula Darah Puasa (GDP), HbA1c dan tekanan darah dilihat melaui rekam medik. Analisis statistik menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan terhadap luaran klinis (p-value ≤0,05). Berdasarkan hasil karakteristik sosio-demografi responden penelitian menunjukkan mayoritas kategori usia lansia (93,7%), berstatus pendidikan tidak tamat sekolah (57%) dan status pekerjaan tidak bekerja (64,6%). Hasil penelitian menunjukkan Tingkat Kepatuhan pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Program Rujuk Balik diabetes melitus tipe 2 dengan hipertensi di Puskesmas Minggir sebanyak 36 pasien (45,6%) termasuk kategori patuh dan 43 pasien (54,4%) tidak patuh menggunakan obat. Hasil Luaran klinis GDP, HbA1c dan tekanan darah sebanyak 13 pasien (16,5%) dikatakan terkontrol dan 66 pasien (83,5%) dikatakan tidak terkontrol. Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat kepatuhan terhadap luaran klinis diabetes (p=0,435); dan luaran klinis hipertensi (p=0,199) serta tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat kepatuhan penggunaan obat terhadap luaran klinis pasien diabetes dengan hipertensi (p=0,963). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara tingkat kepatuhan penggunaan obat terhadap luaran klinis pasien PROLANIS Program Rujuk Balik diabetes dengan hipertensi di Puskesmas Minggir pada masa pandemi COVID-19.
ANTIVIRAL ACTIVITY OF FABACEAE AND ASTERACEAE FLAVONOID COMPOUNDS AGAINST SARS-CoV-2 ON SPIKE PROTEIN, MAIN PROTEASE (Mpro) AND RNA DEPENDENT RNA POLYMERASE (RdRp) RECEPTORS WITH IN SILICO METHOD: ANTIVIRAL ACTIVITY OF FABACEAE AND ASTERACEAE FLAVONOID COMPOUNDS AGAINST SARS-CoV-2 ON SPIKE PROTEIN, MAIN PROTEASE (Mpro) AND RNA DEPENDENT RNA POLYMERASE (RdRp) RECEPTORS WITH IN SILICO METHOD Lekal, Tresia; Kesuma, Dini; Azminah, Azminah
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.008.02.2

Abstract

This study was conducted to test the antiviral activity of flavonoid compounds of Fabaceae tribe (Clitoria ternatea, Caesalpinia sappan, Leucaena leucocephala, Indigofera tinctoria) and Asteraceae tribe (Eclipta prostrata, Artemisia vulgaris, Blumea balsamifera, Chromolaena odorata) against SARS-CoV-2 on spike protein, Mpro and RdRp receptors by molecular docking method in silico. The results of molecular docking with AutoDock Vina showed that the flavonoid compounds apigenin and juglanin (Leucaena leucocephala), semiglabrin and glabratephrin (Indigofera tinctoria), apigetrin (Eclipta prostrata), acacetin (Chromolaena odorata) had binding energies close to, equivalent and better than the original ligand and Comparator of each receptor.
OLANZAPINE FOR NAUSEA AND VOMITING IN VARIOUS ETIOLOGIES : A REVIEW Kuswandi, Nabila Aulia Yasmin; Yulistiani
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.008.02.1

Abstract

Nausea is an unpleasant response followed by the risk of vomiting that results rapid forced ejection of gastric substance from the stomach upwards and out of the mouth. The Gastrointestinal tract, vestibular system, and thalamus are the sites that cause this event. Serotonin type 3 (5-HT3), Mu, neurokinin-1 (NK-1), kappa opioids, dopamine type 2 (D2) are CTZ receptors that cause emesis. 5-HT3 antagonists, antihistamines, and phenothiazines are common antiemetic agents. Olanzapine is an atypical antipsychotic second-generation medication with antiemetic properties. The article review method involves searching the database for various research articles. The activity of olanzapine with several receptors associated with nausea and vomiting suggests that it may have antiemetic activity. Olanzapine inhibits the 5-HT2C receptor, which is located near small intestine enterochromaffin cells and is required for the emetic response. In CINV therapy, research suggests combining olanzapine 10 mg with a 5-HT3 antagonist, NK-1 antagonist, dexamethasone. Low dose olanzapine at 5 mg is used in hyperemesis gravidarum.
Faktor Prediktor Ketercapaian Target Tekanan Darah Pasien Hipertensi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Padmasari, Siwi; Husna, Nadia
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.009.01.4

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang berada pada peringkat ketiga penyebab kematian di Indonesia dan D.I Yogyakarta menempati urutan ketiga. Banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi capaian target tekanan darah seperti usia, penyakit penyerta, jenis kelamin, durasi hipertensi, dan regimen obat antihipertensi berhubungan signifikan dengan peningkatan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi dan faktor risiko terhadap ketercapaian target tekanan darah pada pasien hipertensi rawat jalan di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan penelitian deskriptif analitik. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien hipertensi rawat jalan pada bulan Januari hingga Juli 2019. Pengambilan data dilakukan secara purposive sampling. Sampel pada penelitian ini didapatkan sebanyak 103 pasien. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat pola penggunaan obat antihipertensi dan persentase ketercapaian target tekanan darah. Hubungan antara faktor usia, penyakit penyerta, jenis kelamin, durasi hipertensi, dan regimen obat antihipertensi dengan capaian target tekanan darah dianalisis menggunakan analisis bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 42% pasien telah mencapai target tekanan darah berdasarkan JNC VIII. Pasien yang mendapatkan monoterapi antihipertensi sebanyak 33% dan kombinasi antihipertensi sebanyak 67%. Monoterapi paling banyak adalah obat golongan Calcium Chanel Blocker (17,48%) sedangkan kombinasi antihipertensi paling banyak golongan Angiotensin Receptor Blocker dan Calcium Channel Blocker (30,10%). Terdapat hubungan bermakna antara faktor usia, penyakit penyerta, durasi hipertensi, dan regimen obat antihipertensi terhadap ketercapaian target tekanan darah (p<0,05). Faktor prediktor yang signifikan berpengaruh terhadap ketercapaian target tekanan darah pada pasien hipertensi adalah usia, penyakit penyerta, durasi hipertensi dan regimen terapi antihipertensi. Kata Kunci : faktor prediktor, hipertensi, tekanan darah
Evaluation of Prophylactic Antibiotic Use in The Surgical Action of Urinary Tract in Siloam Hospital Bali from January-June 2019 Dewi, Fransiska
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2024.009.02.4

Abstract

Inappropriate use of antibiotics raises various problems to health, especially bacterial resistance to antibiotics. One of them is surgery with prophylactic antibiotics. The purpose of this study is to observe the accuracy of the usage of antibiotics in the surgical action of urinary tract. The method used is descriptive method with retrospective data collection from January to June 2019. The analyses used are the Gyssens method and the 2016 Indonesian Ministry of Health Guidelines for Antibiotics Usage. The biggest patient profile are aged 41-50 years (51 patients-43%), with 80% male and 20% female patients. Prophylactic antibiotics used for urinary tract surgical action is third-generation cephalosporin; cefoperazone (85%), cefotaxime (10%) and ceftriaxone (5%). Gyssens method is used to gain evaluation result; IVA Category (100%) and I Category (99,92%). Evaluation using the 2011 Ministry of Health method, namely accurate patient 100%, accurate doses 100%, and time of prophylactic antibiotics is 100%. Keywords: antibiotics, antibiotics rationality, Gyssens method.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Ketepatan Apoteker Dalam Mengelola Obat Sisa, Obat Rusak, dan Obat Kedaluwarsa di Apotek Malang Raya Ebtavanny, Tamara Gusti; Firdauzia, Dhiana; Rachma Pramestuti, Hananditia; Lawuningtyas, Ayuk; Kurnia Illahi, Ratna
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.009.01.8

Abstract

Obat adalah komponen kefarmasian penting dalam bidang pelayanan kesehatan yang harus dijaga mutu dan kualitasnya agar tetap dalam kondisi baik sampai di tangan pasien. Dalam hal ini apoteker memiliki andil dalam menjaga mutu obat melalui pengelolaan obat yang baik dan benar. Apoteker harus memiliki pengetahuan dan ketepatan dalam pengelolaan obat sisa, obat rusak dan obat kedaluwarsa untuk mencegah penumpukannya di lingkup apotek dan masyarakat. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan apoteker dengan ketepatannya dalam mengelola obat sisa, obat rusak dan obat kedaluwarsa di Apotek Wilayah Malang Raya. Metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan kepada 106 Apoteker yang bekerja di apotek Wilayah Malang Raya. Kuesioner yang telah lulus uji validitas dan reliabilitas, digunakan sebagai alat ukur tingkat pengetahuan dan ketepatan dari apoteker. Penelitian ini disetujui oleh Komite Etik Penelitian Kesehatan Fakuktas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan nomor sertifikat 114/EC/KEPK/06/2020. Penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan responden apoteker berada pada kategori “baik” dengan nilai 81,6%, namun pada kuesioner ketepatan dengan indikator tepat cara penyimpanan obat dan tepat cara pemusnahan obat, menunjukkan bahwa tidak terdapat responden yang masuk dalam kategori “tepat”. Analisis korelasi antara tingkat pengetahuan dan ketepatan apoteker menunjukkan nilai signifikansi (p) >0,05, yaitu sebesar 0,425. Disimpulkan dari penelitian ini, bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan apoteker dengan ketepatan pengelolaan obat sisa, obat rusak dan obat kedaluwarsa di Apotek wilayah Malang Raya. Kata Kunci : Apoteker, Tingkat Pengetahuan, Ketepatan, Obat Sisa, Obat Rusak, Obat Kedaluwarsa
Evaluasi dan Pengembangan Model Sistem Informasi Manajemen Skrining Resep di Instalasi Farmasi RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo dengan Metode EUCS Trusti Mitayani, Trusti Mitayani
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2024.009.02.5

Abstract

Sistem informasi manajemen (SIM) dapat memberikan data dan informasi yang dapat membantu mempermudah skrining resep seperti data administrasi, farmasetis dan klinis. Namun sistem di Rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Hasri Ainun Gorontalo belum menyediakan beberapa data tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi manajemen yang ada serta mengembangkan desain sistem informasi manajemen skrining resep. Penelitian ini menggunakan desain preexperiment design one group pre test - post test. Pengambilan data analisis kebutuhan sistem dilakukan dengan melihat langsung sistem yang ada serta evaluasi dengan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dengan menyebar kuesioner kepada petugas kefarmasian. Setelah mendapatkan analisis kebutuhan sistem selanjutnya pembuatan desain sistem manajemen skrining resep menggunakan diagram konteks, data flow diagram (DFD) dan entity relationship data (ERD). Analisis data untuk melihat peningkatan kepuasaan setelah dilakukan pengembangan sistem menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil pretest dari evaluasi sistem yang telah diterapkan di rumah sakit menunjukan bahwa frekuensi jawaban responden pada kategori tidak puas di variable content dan accuracy, sedangkan hasil post test dari evaluasi sistem informasi manajemen skrining resep yang telah dikembangkan pada skala puas. Berdasarkan hasil analisis data pretest dan posttest menggunakan uji wilcoxon signed rank test di dapatkan hasilnya yaitu nilai Z sebesar -2.689 dengan p value sebesar 0,007 di mana kurang dari batas kritis penelitian 0,05 artinya ada peningkatan kepuasaan pengguna terhadap sistem informasi manajemen.
Screening of Bioactive Compounds of the Brown Algae Turbinaria ornata (Turner) J. Agardh, 1848 From The Coastal Waters of Aboru Village, Central Maluku Indonesia Sinay, Hermalina; El-sheekh, Mostafa
Pharmaceutical Journal of Indonesia Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.pji.2023.009.01.3

Abstract

Turbinaria ornata belonging to brown algae is a leading community in the sea water ecosystems which is rich in nutrients and bioactive compounds. The bioactive compounds of T. ornata are useful for medicine, pharmaceutical, industries and for people in the coastal area especially in Maluku Province as an archipelagic province. This study provides information about the importance and beneficial value of T. ornata and determines the bioactive compounds of T. ornata from in coastal waters of Aboru Village Central Maluku Regency. Screening of bioactive compounds was conducted qualitatively consisting of phenolics, tannins, flavonoids, saponins, triterpenoids, steroids, alkaloids and anthocyanins.The result of this study showed that qualitative screening of bioactive compounds of brown algae T. ornata positive for tannins, saponins, alkaloids, steroids, phenolics, and flavonoids, while triterpenoids, quinones, and anthocyanins were negative. Based on this research, it can concluded that T. ornata contains some bioactive compounds including tannins, saponins, alkaloids, steorids, phenolics, and flavonoids.