cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 20887469     EISSN : 24076864     DOI : -
Core Subject : Social,
Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal terdiri dari sosial, politik, komunikasi. Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Politik diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jurnal ini diterbitkan setiap enambulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Implementasi Kebijakan UU No. 20 Tahun 2003 dalam Menangani Anak Putus Sekolah di Kota Malang Purwatiningsih, Annisa; Suprojo, Agung
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.4784

Abstract

This research aims to determine the implementation of the policy of Law No. 20 of 2003 in dealing with out-of-school children in Malang City. This research uses a qualitative approach to understand the implementation of Law No. 20 of 2003 in addressing out-of-school children in Malang City. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. The research findings indicate that the policy has successfully increased the number of children returning to school in Malang City. Despite obstacles such as lack of awareness and parental involvement, as well as economic factors, steps are recommended to enhance the implementation of the policy, including increasing parental roles, providing financial assistance, improving accessibility and quality of education, and conducting monitoring and evaluation. With improved and more integrated collaboration, it is expected that the number of out-of-school children in Malang City will continue to decrease and contribute positively to improving access and quality of education. Regular evaluation and monitoring, as well as attention to the quality of education, are also important. The Malang City government has implemented various programs, including free schools, zoning systems, school bus facilities, and free clothing assistance. Despite the need for further discussions, the implementation of this policy has yielded positive results with increased participation of children in formal education.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan UU No. 20 tahun 2003 dalam menagani anak putus sekolah di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami implementasi kebijakan UU No. 20 Tahun 2003 dalam menangani anak putus sekolah di Kota Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tersebut telah berhasil meningkatkan jumlah anak yang kembali bersekolah di Kota Malang. Meskipun ada hambatan seperti kurangnya kesadaran dan keterlibatan orang tua serta faktor ekonomi, langkah-langkah direkomendasikan untuk meningkatkan penerapan kebijakan tersebut, termasuk meningkatkan peran orang tua, memberikan bantuan keuangan, memperbaiki aksesibilitas dan kualitas pendidikan, serta melakukan monitoring dan evaluasi. Dengan perbaikan dan kolaborasi yang lebih terpadu, diharapkan jumlah anak putus sekolah di Kota Malang dapat terus berkurang dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Evaluasi dan pemantauan secara berkala serta perhatian terhadap kualitas pendidikan juga penting. Pemerintah Kota Malang telah melaksanakan berbagai program, termasuk sekolah gratis, sistem zonasi, fasilitas bus sekolah, dan bantuan pakaian gratis. Meskipun terdapat beberapa pembahasan yang perlu dilakukan, implementasi kebijakan ini telah memberikan hasil positif dengan peningkatan partisipasi anak-anak dalam pendidikan formal.
State Centric Atau Society Centered: Telaah Lebih dalam Tentang Kolaborasi Penanganan Sampah Kota Surabaya Ilman, Ghulam Maulana; Hariyoko, Yusuf; Megananda, Astrid Eka Wahyu Cahya; Rosida, Khafidatuz
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5423

Abstract

This research aims to raise the issue of collaborative governance in managing urban waste from its source to its management at the landfill in the city of Surabaya. Waste management cannot be completed by the city government alone, but requires intervention from the private sector, the community, non-profit institutions and other parties interested in waste. The research is qualitative, with a case study approach that aims to gain a deeper understanding of urban waste management. The success of implementing collaborative governance in urban waste management in Surabaya can be seen from several findings, including (1) The involvement of various stakeholders, both government, community, and private, in the planning and implementation process has positive implications for the sustainability of waste management; (2) Utilization of technology to increase the efficiency and effectiveness of waste management so that it can become an alternative renewable electrical energy; (3) The role and enthusiasm of the community in their involvement in managing waste can be seen from two perspectives, namely state-centric collaboration and society centered collaboration. So, that's the practice of collaborative governance.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengangkat masalah collaborative governance dalam pengelolaan sampah perkotaan dari sumber sampah sampai pengelolaannya di TPA yang ada pada Kota Surabaya. Pengelolaan sampah tersebut tidak akan dapat diselesaikan oleh pemerintah kota saja, namun butuh campur tangan dari pihak swasta, masyarakat, lembaga nirlaba, dan pihak lain yang berkepentingan dengan sampah. Penelitian merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam pada proses pengelolaan sampah perkotaan. Keberhasilan penerapan collaborative governance dalam pengelolaan sampah perkotaan di Surabaya dapat dilihat dari beberapa temuan, antara lain (1) Keterlibatan berbagai stakeholder, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, dalam proses perencanaan dan pelaksanaan berimplikasi positif bagi keberlanjutan pengelolaan sampah; (2) Pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah sehingga dapat menjadi alternatif energi listrik yang terbarukan; (3) Peran dan semangat masyarakat dalam keterlibatanya untuk mengelola sampah ternyata dapat dilihat dari dua perspektif yaitu state centric collaboration dan society centered collaboration sehingga praktik Collaborative governance.
Digitalisasi Pelayanan Administrasi Kelurahan Melalui Penerapan Surat Digital (SURADI) Larasati, Dewi Citra; Rohman, Abd.
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5809

Abstract

The SURADI application is an official correspondence system in digital form. where this application is used as an information system Throughout the Malang City Regional Apparatus Organization, besides that at the sub-district level this application is the Regulation of the Minister of State for Administrative Reform and Bureaucratic Reform Number 6 of 2011 concerning Electronic Service Manuscripts in Government Environments. SURADI is designed to improve the city's script system, handle incoming and outgoing mail digitally, and optimize mail management within the government. The main objective of this research is to explore how the SURADI application contributes to improving administrative services. Based on the research that has been carried out, it is concluded that the digitalization of sub-district administration services through the application of Suradi has been carried out in the processing of letters such as cover letters, marriage transfer letters, marriage certificates, unmarried certificates, SKTM, SKCK, and crowd permit certificates. However, there are several obstacles faced in using this digital letter, there have been no updates and improvements, so the initial aim was to help, but instead it has become an obstacle to service. Apart from that, there needs to be communication and renewal of the MOU between the Malang City Government and the Ministry of Home Affairs regarding the authority to use dukcapil data so that data access can be achieved. NIK can be easier to use in the Suradi application.Keywords: Suradi application and administrative services.AbstrakSURADI adalah surat digital yang berfungsi sebagai alat informasi dalam Organisasi Perangkat Daerah Kota Malang. Selain itu, pada tingkat yang lebih luas, digunakan untuk mendukung digitalisasi layanan administrasi. Pembentukan sistem ini berakar pada Permendagri Nomor 6 Tahun 2011 tentang Naskah Kota Elektronik dalam Lingkungan Pemerintah. Surat digital dirancang untuk meningkatkan sistem naskah kota, menangani surat masuk dan keluar secara digital, dan mengoptimalkan pengelolaan surat di dalam pemerintah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana aplikasi SURADI berkontribusi pada peningkatan layanan administrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa digitalisasi pelayanan administrasi kelurahan melalui penerapan Suradi telah dilakukan dalam pengurusan surat seperti surat pengantar, surat pindah nikah, surat keterangan nikah, surat keterangan belum menikah, SKTM, SKCK, dan Surat keterangan ijin keramaian. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pemakaian surat digital ini belum adanya pembaharuan dan penyempurnaan, sehingga tujuan awalnya adalah membantu malah menjadi penghambat pelayanan, selain itu perlu adanya komunikasi dan pembaharuan MOU antara Pemkot Malang dengan Kemendagri terkait wewenang penggunaan data Dukcapil sehingga akses data NIK bisa lebih mudah digunakan di aplikasi Suradi.
Model Implementasi Kebijakan Tunjangan Profesi Guru Terhadap Kinerja Guru di Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota Ferry, Yollanda; Khairul, .
REFORMASI Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v13i2.4978

Abstract

One of the government policies to improve teacher welfare is by distributing teacher professional allowances. In 2022, the policy for distributing teacher professional allowances is to pay attention to teacher certificates that are linear to the subjects taught, have Bachelor's qualifications, teach in accordance with the rules for fulfilling teacher workload in accordance with statutory regulations. The purpose of this study was to analyze the implementation model of the professional allowance policy on teacher performance. The informants in this study were policy makers at the Office of Education and Culture, school principals, supervisors, operators and teachers in Suliki District, Lima Puluh Kota Regency, the method used was Qualitative with interview techniques. The result of this research is that the implementation of the professional allowance policy is very influential on teacher performance. The existence of a professional allowance policy motivates teachers to focus on working according to their profession without having to look for income from other side jobs. Because with the amount they receive, they can meet financial needs that always increase with the times.AbstrakSalah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru adalah dengan menyalurkan tunjangan profesi guru. Pada tahun 2022 kebijakan penyaluran tunjangan profesi guru adalah dengan memperhatikan sertifikat pendidik yang linier dengan mata pelajaran yang diajarkan, berkualifikasi S1, mengajar sesuai dengan aturan pemenuhan beban kerja guru sesuai peraturan perundang-undangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model implementasi kebijakan tunjangan profesi terhadap kinerja guru. Informan dalam penelitian ini adalah pemangku kebijakan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala sekolah, pengawas, operator dan guru di Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh kota., Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan teknik wawancara.. Hasil penelitian dengan model implementasi kebijakan tunjangan Profesi sangat menunjang terhadap kinerja guru. Kebijakan tunjangan profesi memotivasi guru agar fokus bekerja sesuai profesi tanpa harus mencari pemasukan dari pekerjaan sampingan lainnya. Karena dengan besaran yan gmereka terima, dapat memenuhi kebutuhan finacial yang selalu meningkat seiring perkembangan zamanenggunakan.
Good Governance: Analisis Efisiensi dan Transparansi Pada Aplikasi Simaniz di Kabupaten Bojonegoro Taslimah, Nasihatut; Wulandari, Septi; Rupiarsieh, Rupiarsie
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.5554

Abstract

Technological developments in an increasingly advanced era make very important needs for the community, at this time the government is required to make the fulfillment of services that can satisfy the community by utilizing technological developments and encouragement from the community to provide better services. This study aims to determine whether the simaniz application has operated effectively and openly in providing public services. This research examines the implementation of online service programs that contain data, understanding of technology, and also wider access that can also be reached easily. Qualitative research conducted with field observations and interviews with several informants. The focus of this research is on the users of the simaniz application as well as the implementors who are responsible for the implementation of the simaniz application. The results of this study are that the community, especially in the Bojonegoro district area, can use non-business and non-licensing services easily by using the simanis application, the community feels comfortable in using electronic services because they can access anywhere and the requirements in it are not too complicated. The public can also find out and monitor how far the submission has been processed.AbstrakPerkembangan teknologi di era yang semakin maju menjadikan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat, disaat ini pemerintah di tuntut untuk menjadikan pemenuhan pelayanan yang dapat memuaskan masyarakat dengan memanfaatkan dari perkembangan teknologi dan dorongan dari masyarakat untuk melakukan pelayanan yang lebih baik lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah aplikasi simaniz telah beroperasi secara efektif dan terbuka dalam memberikan layanan publik. Pengkajian penelitian ini pada program pelaksanaan pelayanan dengan online yang memuat data, pemahaman teknologi, dan juga akses yang semakin luas juga dapat dijangkau dengan mudah. Penelitian kualitatif yang dilaksanakan dengan pengamatan di lapangan dan wawancara dengan bebeapa informan. Fokus penelitian ini yaitu kepada pengguna aplikasi simaniz juga kepada  implementor yang bertanggungjawab atas pelaksanaan aplikasi simaniz. Hasil dari penelitian ini yaitu masyarakat khususnya pada daerah Kabupaten Bojonegoro dapat menggunakan pelayanan non bisnis dan non perizinan secara mudah dengan menggunakan aplikasi simanis, masyarakat merasakan kenyamanan dalam penggunaan pelayanan elektronik karna dapat mengakses dimanapun dan persyaratan yang ada didalamnya tidak telalu ribet. Masyarakat juga dapat mengetahui  dan mengawasi sampaimana pengajuan yang telah diproses.
Program Wirausaha Muda Bank Mandiri sebagai Implementasi Corporate Social Responsibility Sesuai PP No. 47/2012 Akhyar, Dani Miftahul
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5771

Abstract

Changes in the business competition landscape have forced companies to realize the importance of managing and improving a positive reputation in the eyes of stakeholders, one of which is done by creating a corporate social responsibility (CSR) program. This research discusses the implementation of CSR which is carried out in improving the company's reputation through its implementation in the "Mandiri Young Entrepreneur (WMM)" program. This CSR program from Bank Mandiri has been implemented since 2007 until now. However, this research limits the program implementation period to the first five years of its implementation, namely 2007-2012. The type of research used is qualitative with the nature of descriptive research and case studies. Data collection methods were carried out through in-depth interviews and literature study. The research results show that the WMM program has also run well from the CSR planning strategy stage to implementation. The company's reputation in the eyes of program participants and the community increases as seen from the output and outcomes obtained from implementing this WMM program. Among other things, it can be seen from the level of company publicity which has continued to increase since 2007-2012, and the many awards received by this WMM program from various institutions.AbstrakPerubahan lanskap persaingan bisnis telah memaksa perusahaan utnuk menyadari pentingnya mengelola dan meningkatkan reputasi yang positif di mata stakeholders, yang salah satunya dilakukan dengan membuat program corporate social responsibility (CSR). Penelitian ini membahas tentang implementasi (CSR) yang dijalankan dalam meningkatkan reputasi perusahaan melalui implementasinya pada program “Wirausaha Muda Mandiri (WMM)”. Program CSR dari Bank Mandiri ini telah dijalankan sejak tahun 2007 hingga sekarang. Namun penelitian ini membatasi periode pelaksanaan program di lima tahun pertama pelaksanannya yaitu tahun 2007-2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif dan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program WMM juga telah berjalan dengan baik mulai dari tahapan strategi perencanaan CSR hingga implementasi. Reputasi perusahaan di mata peserta program dan masyarakat meningkat dilihat dari output dan outcome yang didapatkan dari pelaksanaan program WMM ini. Antara lain dilihat dari level publisitas perusahaan yang terus meningkat sejak tahun 2007-2012, dan banyaknya penghargaan yang diterima oleh program WMM ini dari berbagai lembaga.
Digitisasi Pemilihan Kepala Desa Melalui E-Voting di Desa Puntik Dalam Kecamatan Mandastana Kabupaen Barito Kuala Abdurahman, Husein; Purnamawati, Nike; Oktaviani, Tiara Nisfu
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5230

Abstract

The electronic voting system has advantages and disadvantages compared to previously existing systems. With this, it certainly makes it interesting to know about the Digitization of Village Head Elections Through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency. The research method used in this research is a qualitative research approach with a descriptive type. The aim of this research is to find out how to digitize village head elections through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency. The benefits of research that can be obtained are the development of knowledge in the field of digitization and general elections, especially in General Elections using an E-Voting system, while the practical benefits of research are being taken into consideration in implementing the use of digitization in other general elections that use an E-Voting system. The results show that the implementation of Digitization of Village Head Elections Through E-Voting in Puntik Dalam Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency starting from the Planning, Organizing, Actuating and Controlling stages has been successfully implemented and effective.AbstrakSistem electronic voting memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan sistem yang telah ada sebelumnya. Dengan adanya hal tersebut tentunya menjadikan hal menarik terkait pemilihan umum kepala desa di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, dilakukan secara digital melalui pemungutan suara secara elektronik. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara terbaik penerapan pemungutan suara secara elektronik untuk jabatan kepala desa di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Manfaat penelitian yang dapat diperoleh adalah pengembangan ilmu bidang digitisasi dan Pemilihan umum terutama dalam Pemilihan Umum dengan sistem E-Voting sedangkan manfaat praktis penelitian yaitu menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan penggunakan digitisasi pada pemilihan umum lainnya yang menggunakan sistem E-Voting. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan Digitisasi Pemilihan Kepala Desa Melalui E-Voting Di Desa Puntik Dalam Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala mulai dari tahap Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan) dan tahap Controlling (pengawasan) sudah berhasil dilaksanakan dengan baik dan efektif.
Dari Krisis Menuju Eksis: Geliat Kawasan Ekowisata Gunung Merapi Pasca Bencana Saputro, Agus; Muryanti, Muryanti; Ningtyas, Trimurti; Muryani, Tri; Sari, Qorir Yunia
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6578

Abstract

One of the most important assets in developing ecotourism is natural conditions that have marketability to tourists, while still paying attention to sustainability. As an active volcano, Mount Merapi in Yogyakarta has great potential to be affected by natural disasters caused by volcanic activity. This research aims to look at the development of volcanic ecotourism after the disaster. This research uses a case study, with interview and literature study data collection techniques. The theory used in this research is social capital from Robert Putnam. The results of this research found that after the eruption disaster, ecotourism in the Mount Merapi area experienced a decline in visitors, but this did not last long. What is quite interesting is that after the 2010 volcanic eruption disaster in the Mount Merapi tourist area, many new tourist attractions emerged that exist to this day. Meanwhile, during Covid-19, tourist attractions were in a slump due to government restrictions on activities outside the home so that tourists were reluctant to come on tour. However, after Covid-19, Mount Merapi Ecotourism quickly adapted and activities returned to normal, starting to attract visitors.AbstrakSalah satu modal terpenting dalam pengembangan ekowisata adalah kondisi alam yang memiliki daya jual kepada wisatawan, dengan tetap memperhatikan kelestariannya. Sebagai gunung berapi yang aktif, Gunung Merapi di Yogyakarta memiliki potensi yang besar terdampak atas bencana alam yang disebabkan aktivitas gunung berapi tersebut. Penelitian ini bertujuan melihat geliat perkembangan ekowisata Gunung berapi pasca bencana. Penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah modal sosial dari Robert Putnam. Hasil dalam penelitian ini menemukan kondisi pasca bencana letusan, ekowisata di Kawasan Gunung Merapi mengalami penurunan pengunjung akantetapi hal itu tidak berlangsung lama. Hal yang cukup menarik, pasca bencana letusan gunung berapi 2010 pada Kawasan Wisata Gunung Merapi justru muncul banyak wisata baru yang eksis sampai sekarang ini. Sedangkan saat covid-19, objek wisata yang terpuruk karena pembatasan dari pemerintah aktivitas di luar rumah sehingga wisatawan enggan hadir untuk berwisata. Akan tetapi, pasca Covid-19 Ekowisata Gunung Merapi cepat beradaptasi dan aktivitas kembali normal mulai ramai pengunjung.
Studi Implementasi E-Procurement Pada Peningkatan Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Malang Sasmito, Cahyo; Suprojo, Agung; Anchieta, Yosephina
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6276

Abstract

This study aims to analyze the effect of E-Procurement on increasing the role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Malang Regency, East Java Province. This study uses a quantitative method, data collected from questionnaires with MSME respondents who participated in the procurement of government goods and services in Malang Regency through E-Procurement. Data analysis was carried out using SEM-PLS with WarpPLS 7.0 software. This study found that E-Procurement has a very significant effect on increasing the role of MSMEs in Malang Regency. This system expands market access, improves operational efficiency, and increases transparency in the procurement process. In addition, the training and technical support provided help improve the capabilities of MSMEs in using this platform. E-Procurement is an effective tool to empower MSMEs, increase their participation in government procurement, and encourage local economic growth. However, there needs to be an increase in technological infrastructure, ongoing training, and strengthening policies to support MSMEs. These findings provide insights for local governments and other stakeholders in optimizing the benefits of E-Procurement for inclusive economic development.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E- Procurement terhadap peningkatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari  kuesioner UMKM yang berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah di kabupaten Malang  melalui E-Procurement. Analisis data dilakukan dengan SEM-PLS dengan software WarpPLS 7.0. Penelitian ini menghasilkan bahwa E-Procurement berpengaruh sangat signifikan dalam meningkatkan peran UMKM di kabupaten Malang. Sistem ini memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan transparansi proses pengadaan. Selain itu, pelatihan dan dukungan teknis yang diberikan membantu meningkatkan kapabilitas UMKM dalam menggunakan platform ini. E-Procurement merupakan alat efektif untuk memberdayakan UMKM, meningkatkan partisipasi mereka dalam pengadaan pemerintah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Namun perlu adanya peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan kebijakan untuk mendukung UMKM. Temuan ini memberikan wawasan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengoptimalkan manfaat E-Procurement untuk pembangunan ekonomi yang inklusif.  
Smart People KTM Sungai Rambutan-Parit Kabupaten Ogan Ilir: Studi Problematika Penduduk Transmigran Saputra, Ardi; Sri Andriani, Dian; Helmi, Henny; Septiani, Yin Yin
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6552

Abstract

Community development is an effort to improve the quality of social life in society. Quality improvement is also an inseparable part of regional development. This research aims to determine the potential of the transmigrant population in the context of smart people in the Mandiri Integrated City area of Sungai Rambutan and Parit. This research uses mixed methods with a research focus on digital education and community creativity. The research results show that the transmigrant community does not meet the criteria for being smart people. This is in accordance with survey data that the digital education variable with the digital mastery indicator of 78% is not met and the openness indicator of 66% is not met. Meanwhile, for the flexible indicator skills variable, 70% were not met, 76% were satisfied with the desire to develop, 82% were met for ethnic and social plurality, and 77% were fulfilled for participation in life together. The results of the research can be concluded that there are still problems with KTM Sungai Rambutan-Parit being able to become a smart people area.Pembangunan masyarakat merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas hidup sosial di masyarakat. Peningkatan kualitas juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penduduk transmigran dalam konteks smart people di kawasan Kota Terpadu Mandiri Sungai Rambutan dan Parit. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan fokus penelitian pada edukasi digital dan kreatifitas masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat transmigran belum memenuhi kriteria sebagai smart people. Hal ini sesuai dari data survey bahwa variabel edukasi digital dengan indikator penguasaan digital 78% tidak terpenuhi dan indicator keterbukaan 66% tidak terpenuhi. Sedangkan pada variabel keterampilan indikator fleksibel 70% tidak terpenuhi, keinginan untuk berkembang 76%, pluralitas etnik dan sosial 82% terpenuhi, dan partisipasi dalam kehidupan bersama 77% terpenuhi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih terdapat permasalahan pada KTM Sungai Rambutan-Parit untuk dapat menjadi kawasan yang smart people