cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 20887469     EISSN : 24076864     DOI : -
Core Subject : Social,
Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal terdiri dari sosial, politik, komunikasi. Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Politik diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Jurnal ini diterbitkan setiap enambulan sekali (Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Peran Kepemimpinan Lokal dalam Pengembangan Objek Wisata Kampung Warna Warni Jodipan Kota Malang Kerong, Yulius Wanga; Adiwidjaja, Ignatius; Ghunu, Agustinus
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6567

Abstract

 Tourism has a significant impact on a region's economic development because it not only generates foreign cash, but also determines where industries are located and how quickly non-resource areas develop. Local governments have a significant influence on the growth of tourism potential because they are, among other things, motivators, facilitators, and dynamic. This study uses a qualitative research approach and data collection through observation, interviews, and documentation. The data collection process involves several steps, including data collection, analysis, condensation, presentation, and conclusion drawing. The sampling technique used is purposive sampling. The results of the study indicate that the government's motivational role has been running effectively and according to the right parameters, thanks to the support of the community and government. The government has succeeded in qualifying as a facilitator by fostering strong cooperation among all stakeholders involved in meeting the needs of the community. The government employs a dynamic pentahelix partnership pattern. One important factor in the development of tourist attractions such as Kampung Warna Warni Jodipan is the active participation of the community in conveying creative ideas. However, the lack of widespread awareness of the need to maintain environmental cleanliness through proper waste disposal is one of the challenges.Pariwisata memiliki dampak yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi suatu daerah karena tidak hanya menghasilkan uang tunai asing tetapi juga menentukan di mana industri berada dan seberapa cepat daerah non-sumber daya berkembang. Pemerintah daerah memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan potensi wisata karena, antara lain, ia menjadi motivator, fasilitator, dan dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah yang terlibat dalam analisis data adalah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran motivasi pemerintah telah berjalan dengan efektif dan sesuai parameter yang tepat berkat dukungan masyarakat dan pemerintah. Melalui pengembangan kerja sama yang kuat di antara semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, pemerintah telah berhasil memenuhi perannya sebagai fasilitator. Sebagai dinamisator, pola kemitraan pentahelix digunakan. Salah satu faktor penting dalam pengembangan objek wisata seperti Kampung Warna Warni Jodipan adalah partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan ide-ide kreatif. Namun, kurangnya kesadaran luas tentang perlunya menjaga kebersihan lingkungan melalui pembuangan sampah yang tepat merupakan salah satu tantangan. 
Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ dalam Pengelolaan Program Bank Sampah di Kota Bekasi Rahayu, Retno Dwi; Pramitasari, Anisa; Ardiyansah, Ardiyansah
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6078

Abstract

Waste management has become a crucial issue in the modern era, requiring a holistic and collaborative approach to achieve environmental sustainability. This journal discusses the concept of Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ in the context of managing the Waste Bank program in Bekasi City. This concept combines five main pillars, namely Academics, Business, Government, Society and Media (ABCMG+), with the aim of optimizing the role of each party to achieve maximum efficiency and effectiveness in waste management. This research uses literature analysis, case studies, interviews and observations to describe the implementation and impact of this collaboration at the local level. The research results show that full integration of ABCMG+ can increase public awareness, waste collection efficiency and waste processing. The success of the Waste Bank program is closely related to the active involvement of all related parties, including universities, business people, local governments, the general public and the mass media. The application of sustainable economic principles in this collaborative framework also opens up new opportunities to create a sustainable ecosystem in Bekasi City. This research provides an in-depth understanding of how Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ can be implemented in the management of the Waste Bank program, contributing to the development of collaboration-based strategies to overcome environmental challenges at the local level and achieve broader sustainability goals.Pengelolaan sampah menjadi isu krusial di era modern, membutuhkan pendekatan yang holistik dan kolaboratif untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Jurnal ini membahas konsep Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ dalam konteks pengelolaan program Bank Sampah di Kota Bekasi. Konsep ini memadukan lima pilar utama, yaitu Akademisi, Bisnis, Pemerintah, Masyarakat, dan Media (ABCMG+), dengan tujuan mengoptimalkan peran masing-masing pihak untuk mencapai efisiensi dan efektivitas maksimal dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur, studi kasus, wawancara, dan observasi untuk menggambarkan implementasi dan dampak kolaborasi ini pada tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi penuh dari ABCMG+ dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, efisiensi pengumpulan sampah, dan pemrosesan limbah. Keberhasilan program Bank Sampah ini terkait erat dengan keterlibatan aktif dari semua pihak terkait, termasuk perguruan tinggi, pelaku bisnis, pemerintah daerah, masyarakat umum, dan media massa. Penerapan prinsip-prinsip ekonomi berkelanjutan dalam kerangka kolaboratif ini juga membuka peluang baru untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan di Kota Bekasi. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ dapat diimplementasikan dalam pengelolaan program Bank Sampah, memberikan kontribusi pada pengembangan strategi berbasis kolaborasi untuk mengatasi tantangan lingkungan di tingkat lokal dan mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas.
Identifikasi Akar Kekerasan dan Perencanaan Kebijakan Perlindungan Perempuan Dan Anak Di Maluku Utara Hirto, Sahrony A.; Alhaddad, Yahya; Ilyas, Wawan
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6520

Abstract

This study explores the roots of violence against women and children in North Maluku, which are influenced not only by patriarchy but also by a combination of structural, cultural, and socio-psychological factors. Weak legal enforcement, fragile social control, and inadequate sexual education exacerbate the issue. Media and social language contribute to perpetuating symbolic violence through gender-biased narratives. Although local traditions such as Boso Kene and Oke Sou promote respect for women, their values have diminished in modern contexts. The study recommends strengthening the legal system, incorporating culturally-based sexual education, media reform, and family economic empowerment to mitigate gender-based violence in North Maluku.Penelitian ini mengeksplorasi akar kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku Utara yang tidak hanya dipengaruhi oleh sistem patriarki, tetapi juga oleh kombinasi faktor struktural, budaya, dan sosio-psikologis. Lemahnya implementasi hukum, kontrol sosial yang rapuh, dan pendidikan seksual yang minim memperparah situasi ini. Media dan bahasa sosial turut berkontribusi dalam melanggengkan kekerasan simbolik melalui narasi bias gender. Meskipun tradisi lokal seperti Boso Kene dan Oke Sou mengajarkan penghormatan terhadap perempuan, nilai-nilainya mengalami penurunan relevansi di era modern. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem hukum, pendidikan seksual berbasis budaya lokal, reformasi media, dan pemberdayaan ekonomi keluarga untuk meminimalkan kekerasan berbasis gender di Maluku Utara.
Penanggulangan Kemiskinan Berdasarkan Model Collaborative Governance pada Kabupaten Kepulauan Tanimbar Koisin, Edoardus Koisin
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6392

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the collaborative governance model in efforts to alleviate poverty in the Tanimbar Islands Regency, Maluku Province. The collaborative governance model involves various stakeholders, including the local government, private sector, community, academics, and media, who collaborate to address poverty issues effectively and efficiently. This research employs a qualitative approach, using data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and document study. The results show that the implementation of collaborative governance in Tanimbar Regency is underway but has not yet been fully optimized, particularly in terms of collaboration between stakeholders in poverty alleviation efforts. Poverty alleviation measures are still partial and lack clear goals and targets, with programs such as sustainable community economic empowerment not yet achieving optimal outcomes. Based on these findings, this study offers recommendations for the local government to improve poverty alleviation efforts in the Tanimbar Islands Regency.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model collaborative governance dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku. Model collaborative governance melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), yaitu Pemerintah Daerah, Sektor Swasta, Masyarakat, Akademisi, dan Media, yang berkolaborasi untuk mengatasi masalah kemiskinan secara efektif dan efisien. Dalam penelitian ini megunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan collaborative governance di Kabupaten Tanimbar sudah berjalan tetapi belum optimal dalam aspek kolaborasi antara pemangku kepentingan (stakeholders) dalam penanggulangan kemiskinan, penangulangan kemiskinan yang sifatnya parsial tanpa memiliki tujuan dan sasaran penanggulangan kemiskinan belum tepat sasaran, seperti program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar lebih optimal lagi upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. 
Analysis of Smart Tourism in the Mandalika Special Economic Zone Lestanata, Yudhi; Hidayatullah, Hidayatullah; Daaris, Yuli Yanti; Kurniawan, Cahyadi; Muhammad, Rio Eza Nur; Putri, Nadila
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6652

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of smart tourism in the Mandalika Special Economic Zone. The research methodology used in this study is descriptive qualitative, using secondary data obtained from websites, the internet, and related literature. The findings of the study indicate that smart tourism indicators such as Smart Accessibility in the Mandalika Special Economic Zone have several accesses issued by the government such as the Go Mandalika website where tourists can later access access through the website then the Ayo Ke Lombok application, Ayo Ke Lombok is a digital platform that provides a complete guide to enjoy various attractive offers in Lombok, including accommodation, location, tourist attractions, culinary, and much more. The next topic is the halal tourism application. The attraction of Lombok Sumbawa, then Smart Ads in the Mandalika Special Economic Zone through the Go Mandalika website on the Central Lombok Regency booklet which explains and displays several advertisements showing activities, culinary, transportation. The Go Mandalika website provides information about health services, festivals, and events in the Mandalika Special Economic Zone. This website also displays various interesting tourist attractions available in the area. This website serves as a practical reference for tourists who wish to explore the various tourist locations in the Mandalika special economic zone, including cultural, natural and man-made attractions.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pariwisata cerdas di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari situs web, internet, dan literatur terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa indikator smart tpourism seperti Smart Accessibility in kawasan ekonomi Khusus mandalika memiliki beberapa akses yang dikeluarkan pemerintah seperti website go mandalika yang dimana wisatawan nntinya bisa mengakses akses melalui website tersebut kemudian aplikasi ayo ke lombok, Ayo Ke Lombok merupakan platform digital yang menyediakan panduan lengkap untuk menikmati berbagai penawaran menarik di Lombok, termasuk akomodasi, lokasi, objek wisata, kuliner, dan masih banyak lagi. Topik berikutnya adalah aplikasi wisata halal. Daya tarik Lombok Sumbawa, selanjutnya smart Ads pada kawasan ekonomi khusus mandalika melalui website go mandalika pada booklate kabupaten lombok tengah yang di mna di jelaskan dan ditampilkan beberapa iklan yang menunjukan aktifitas, kuliner, transportasiSitus web Go Mandalika menyediakan informasi tentang layanan kesehatan, festival, dan acara di kawasan ekonomi khusus Mandalika. Situs web ini juga menampilkan berbagai objek wisata menarik yang tersedia di kawasan tersebut. Situs web ini berfungsi sebagai referensi praktis bagi wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai lokasi wisata di kawasan ekonomi khusus Mandalika, termasuk objek wisata budaya, alam, dan buatan 
Inovasi Pendataan (PBB-P2) Berbasis Elektronik : E-SPOP & GIS-EL Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jombang Di Desa Mancilan Machmuda, Nurul Oktavia; Firdausi, Firman; Wulandary, Roro Merry Chornelia
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6410

Abstract

 This research discusses the innovation of updating Land and Building Tax in Jombang Regency through the E-SPOP GIS-EL application in 2024. Land and Building Tax is a compulsory public payment imposed on building and land use rights where the amount of tax will be determined based on the size of the object. Innovation is a new idea or concept that has never been done or published before. Researchers want to explain phenomena that are ongoing or that have occurred. Data collection techniques in this research come from books, academic journals and research that has been done before discussing innovation in tax data collection, besides that researchers also participate in implementing these innovations. The data obtained is then analyzed using descriptive analysis techniques. Definition of E-SPOP in accordance with Article 1 number 5 of PMK 48/2021, Taxpayer Notification Letter is used by taxpayers to report tax object data in accordance with the Land and Building Tax Law and must be accompanied by an SPOP attachment. Electronic SPOP (E-SPOP) is SPOP in electronic form. Understanding GIS-EL or known as electronic-based GIS is a system of analyzing all types of data. The main element of GIS lies in the concept of data related to specific geographic locations. The data is obtained from E-SPOP that has been inputted and verified by Bapenda Jombang.Penelitian ini membahas tentang inovasi pemutakhiran Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Jombang melalui aplikasi E-SPOP GIS-EL tahun 2024. Pajak Bumi dan Bangunan merupakan pembayaran umum wajib yang dibebankan atas hak atas bangunan dan hak guna tanah yang besarnya pajak akan ditetapkan berdasarkan luas objeknya. Inovasi merupakan suatu ide atau konsep baru yang belum pernah dilakukan atau dipublikasikan sebelumnya. Peneliti ingin menjelaskan fenomena yang sedang berlangsung maupun yang telah terjadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber dari buku-buku, jurnal akademik dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya yang membahas tentang inovasi dalam pendataan pajak, selain itu peneliti juga ikut serta dalam mengimplementasikan inovasi tersebut. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Pengertian E-SPOP menurut Pasal 1 angka 5 PMK 48/2021, Surat Pemberitahuan Wajib Pajak digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan data objek pajak sesuai dengan Undang-Undang Pajak Bumi dan Bangunan dan wajib disertai dengan lampiran SPOP. SPOP Elektronik (E-SPOP) adalah SPOP dalam bentuk elektronik. Pengertian GIS-EL atau yang dikenal dengan GIS berbasis elektronik merupakan suatu sistem analisis semua jenis data. Elemen utama dari GIS terletak pada konsep data yang berkaitan dengan lokasi geografis tertentu. Data tersebut diperoleh dari E-SPOP yang telah diinput dan dioperasikan oleh Bapenda Jombang.
The Strategy for Absolute Poverty Alleviation in Pasuruan Regency Wismanu, Rendra Eko; Humam, Muhammad Iqbal; Rizky, Achmad Reza
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6606

Abstract

Poverty is a complex and multidimensional problem and has become a global, national, and even local issue, so it needs to be a priority for development. Poverty not only describes economic powerlessness but is also related to the ability to fulfill people's fundamental rights. Therefore, poverty is a phenomenal problem in all aspects, requiring attention and making every effort to resolve the problem of poverty by carrying out medium- and short-term planning in the context of reducing poverty rates and alleviating extreme poverty. Various strategies have been attempted to reduce the poverty rate, including the central government's commitment, demonstrated by setting a target of eliminating extreme poverty by 2024 to reach 0%, which must be carried out in a consolidated, integrated, and targeted manner. The performance of poverty management in Pasuruan Regency has a positive trend of decreasing. In 2022, poverty will be 8.96%, still below the East Java Province and national average. Pasuruan Regency is one of the districts in East Java Province, and it is a pilot project for handling and eliminating extreme poverty. According to data from the Central Statistics Agency, in 2022,  the percentage of the extremely poor in Pasuruan Regency was 1.56% or equivalent to 25,790 people. Kemiskinan merupakan masalah yang kompleks dan bersifat multidimensi  serta menjadi isu global, nasional bahkan lokal sehingga perlu menjadi prioritas pembangunan. Kemiskinan tidak hanya menggambarkan ketidak berdayaan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Oleh karena itu Kemiskinan sebagai persoalan fenomenal dalam segala aspek, memerlukan perhatian dan mengusahakan segala upaya untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan dengan melakukan perencanaan jangka menengah maupun jangka pendek dalam rangka penurunan angka kemiskinan dan pengentasan kemiskinan ekstrim. Berbagai strategi telah diupayakan untuk menurunkan angka kemiskinan termasuk komitmen pemerintah pusat ditunjukkan dengan penetapan target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2024 mencapai 0% yang harus dilakukan secara terkonsolidasi, terintegrasi dan tepat sasaran. Kinerja penanganan kemiskinan di Kabupaten Pasuruan trendnya positif mengalami penurunan. Pada tahun 2022 Kemiskinan berada diangka 8,96% dan masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun nasional. Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang menjadi pilot project penanganan dan penghapusan kemiskinan ekstrim. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2022 persentase penduduk miskin ekstrim di Kabupaten Pasuruan adalah 1,56% atau setara dengan 25.790 jiwa
Systematic Review Kapasitas Sumber Daya Aparatur Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa AS, MN Romi; Nanarhati S, Emei Dwi; Ikhwaningrum, Dian Utami; Dwi Rahmawati, Desy Ayu Nining; Firmansyah, Jhonny Indrianto
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6695

Abstract

The main objective of this systematic review article is to examine the capacity of human resources. The author addresses the research question regarding the capacity of village government human resources in managing village funds. The author first outlines the scholarly perspectives (Village Apparatus Capacity and Village Fund Management); indicators of successful village fund management (Accountability in village fund management and Innovations in village fund management); and the Implications of Enhancing the Capacity of Village Apparatus in Village Fund Management (Improved knowledge and compliance in village fund management as well as increased benefits experienced by village communities).Tujuan utama dari artikel systematic review ini ialah untuk mengetahui Kapasitas Sumber Daya Manusia. Penulis menjawab pertanyaan riset tentang Bagaimana Kapasitas Sumber Daya Manusia Pemerintah Desa dalam pengelolaan dana desa. Penulis mengambarkan dulu pandangan keilmuan (Kapasitas Aparatur Desa danPengelolaan Dana); indikator keberhasilan pengelolaan dana desa (Akuntabilitas pengelolaan dana desa dan Inovasi pengelolaan dana desa); dan Implikasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa (Peningkatan pengetahuan dan kepatuhan dalam pengelolaan dana desa serta Peningkatan manfaat yang dirasakan masyarakat desa).
Kesejahteraan Psikososial pada Mahasiswa Generasi Z yang Mengalami Fatherless di Kota Bengkulu Putri, Dinda .; Afrita, Desy; Bangsu, Tamrin
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6470

Abstract

The issue of fatherless has become an increasingly discussed topic, particularly in Indonesia, which is noted as one of the countries with a high rate of fatherlessness. Many individuals acknowledge experiencing this situation and report significant impacts, including effects on psychosocial well-being.  This study aims to understand the psychosocial well-being of Generation Z student collage who experience fatherless. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach to explore the subjective experiences of the informants. Six informants were selected as primary participants based on the criteria of being Generation Z student collage residing in Bengkulu City and experiencing fatherlessness, either due to the physical or emotional absence of a father.  Data were collected through in-depth interviews with informants who agreed to participate. The findings reveal that fatherlessness significantly impacts the psychosocial well-being of student collage. Identified impacts include difficulties in managing emotions, such as feelings of anger, sadness, or frustration, as well as challenges in building healthy interpersonal relationships. This condition often leads to low self-confidence, social withdrawal, and difficulties in establishing trust with others.  Isu fatherless semakin banyak diperbincangkan, terutama di Indonesia yang tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat fatherless yang tinggi. Banyak individu mengakui mengalami situasi ini dan merasakan dampak signifikan, termasuk terhadap kesejahteraan psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi kesejahteraan psikososial mahasiswa generasi Z yang mengalami situasi fatherless. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang bertujuan untuk menggali pengalaman subjektif para informan. Sebanyak enam informan dipilih sebagai partisipan utama yang memenuhi pertimbangan kriteria yaitu mahasiswa generasi Z yang berdomisili di Kota Bengkulu dan mengalami situasi fatherless, baik akibat ketiadaan ayah secara fisik maupun emosional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang bersedia berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi fatherless memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikososial mahasiswa. Dampak yang diidentifikasi meliputi kesulitan dalam mengelola emosi, seperti rasa marah, sedih, atau frustrasi, serta tantangan dalam membangun hubungan intrapersonal yang sehat. Kondisi ini sering kali menyebabkan mahasiswa merasa kurang percaya diri, cenderung menarik diri dari lingkungan sosial, atau mengalami kesulitan dalam membangun kepercayaan dengan orang lain.
Penggunaan Pantun dalam Komunikasi Politik: Studi Kasus Kampanye & Debat Pilgub Jakarta 2024-2029 Umam, Akhmad Hairul; Setyawan, Irwan; Khopipah, Siti
REFORMASI Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i2.6457

Abstract

This study examines the use of pantun in political communication during the Jakarta gubernatorial campaign and debate for the 2024-2029 election. Pantun, a form of traditional poetry deeply rooted in Indonesian culture, is frequently utilized as a political communication tool, allowing candidates to convey messages in a subtle, entertaining, and educational manner. The focus of this study is to analyze the communication styles of the gubernatorial candidates through the use of pantun in public debates, along with examining its impact on the audience. This research employs a qualitative approach using discourse analysis methods to identify patterns and themes of pantun usage throughout the campaign and debate. The findings reveal that pantun serves not only as a rhetorical tool for diplomatically conveying both criticism and praise but also as an effective means of building rapport with the audience. Moreover, pantun strengthens the candidates' public image, showcasing their cultural affinity and creativity, which resonates with Indonesian voters and enhances their political appeal.Penelitian ini mengkaji penggunaan pantun dalam komunikasi politik selama kampanye dan debat pemilihan gubernur Jakarta periode 2024-2029. Pantun, sebagai salah satu bentuk puisi tradisional yang mengakar kuat dalam budaya Indonesia, sering dimanfaatkan sebagai alat komunikasi politik yang memungkinkan para kandidat menyampaikan pesan secara halus, menghibur, dan edukatif. Fokus penelitian ini adalah menganalisis gaya komunikasi para kandidat gubernur melalui penggunaan pantun dalam debat publik serta dampaknya terhadap audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana untuk mengidentifikasi pola dan tema penggunaan pantun dalam kampanye dan debat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun tidak hanya berfungsi sebagai alat retorika untuk menyampaikan kritik dan pujian secara diplomatis, tetapi juga menjadi cara yang efektif dalam membangun kedekatan dengan audiens. Selain itu, pantun memperkuat citra publik para kandidat, menampilkan kedekatan mereka dengan budaya dan kreativitas yang dimiliki, sehingga meningkatkan daya tarik politik mereka di mata pemilih Indonesia.