cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
ISSN : 23032375     EISSN : 25974521     DOI : https://doi.org/10.21009/JKKP
Core Subject : Education,
JKKP (Jurnal Kesejahteran Keluarga dan Pendidikan) provides a forum for publishing the original research articles, review articles, and the novel technology news related to science of family welfare, education, entrepreneurship and hotel accommodation. Articles published in JKKP are articles that have not been published previously in other journals.
Arjuna Subject : -
Articles 227 Documents
WORK FROM HOME, WORK FROM OFFICE, DAN KESEIMBANGAN KERJA-KELUARGA Handayani, Arri; Maulia, Desi; Dhyah Yulianti, Padmi; Ancella Primaningrum, Maria
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.111.01

Abstract

Abstrak Kebijakan bekerja dari rumah (work from home) berdampak pada keseimbangan pekerjaan dan keluarga. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan bekerja dari kantor (work from office/WFO) terhadap keseimbangan kerja-keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional study. Keseimbangan kerja-keluarga diukur menggunakan skala keseimbangan kerja-keluarga, lokasi bekerja (bekerja di rumah (WFH) atau bekerja di kantor (WFO) diketahui dari identitas responden. Teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan karakteristik subyek sudah menikah, memiliki anak dan bekerja di instansi baik yang menjalani aktivitas dari rumah (work from home) maupun bekerja di kantor (work from office).  Pengambilan data secara online melalui google form pada 19 Mei – 31 Mei 2020. Analisis data menggunakan uji beda (uji t). Berdasarkan hasil penelitian terdapat 189 responden berasal dari 13 Provinsi di Indonesia.  Hasil penelitian diketahui tidak ada perbedaan perbedaan bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan bekerja dari kantor (work from office/WFO) terhadap keseimbangan kerja-keluarga. Abstract Working from home policy in Covid 19 pandemic era has brought its own challenges particularly in the management of time and energy which then affects work and family balance. This study aims to analyze the differences between the effect of work from home/WFH and work from office/WFO on work-family balance. This study was conducted using cross-sectional study research design.  Work-family balance was measured using work-family balance scale. Meanwhile, workplace (either work from home/WFH) or work from office/WFO) was identified from respondents’ identity. The sampling technique applied in this study was purposive random sampling. The characteristics of the research subject were married with children and worked in an office either work from home or work from office setting. Data were collected online through Google form from 19th May to 31st May 2020. The data then analyzed using t-test. There were 189 respondents from 13 Provinces from all over Indonesia. The result of the research shows that both work from home and work from office have given no different effect on work-family balance.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI YANG EMPATIK DAN ASERTIF REMAJA DAN ORANG TUA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PEMBERIAN INFORMASI (CERAMAH) Nainggolan, Regina BM; Sipahutar, Melina Agustina; Sihombing, Luhut; Sipahutar, Maya
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.02

Abstract

Komunikasi adalah elemen mendasar dalam kehidupan manusia dan merupakan proses yang menjadi dasar utama dalam memahami hakikat manusia. Komunikasi yang efektif mampu menghasilkan perubahan sikap pada orang yang terlibat di dalamnya. Tujuan dari komunikasi yang efektif adalah mempermudah pemahaman pesan antara pemberi dan penerima, sehingga bahasa menjadi lebih jelas, serta melatih penggunaan bahasa non-verbal secara baik. Komunikasi yang empatik dan asertif adalah salah satu cara untuk mengatasi dan mengelola konflik yang mungkin terjadi antara suami-istri, orang tua-anak, mertua-menantu, dan anggota keluarga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi empatik dan asertif melalui bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi (ceramah). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experiment). Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, dan uji perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan komunikasi empatik dan asertif setelah bimbingan kelompok dengan teknik pemberian informasi (ceramah). Rata-rata kemampuan komunikasi empatik dan asertif sebelum intervensi adalah 58,548, dan meningkat menjadi 68,548 setelah intervensi, menunjukkan dampak positif dari bimbingan kelompok tersebut.   Abstract Communication is a fundamental element in human life and serves as the primary process in understanding the essence of humanity. Effective communication can lead to changes in the attitudes of those involved. The goal of effective communication is to facilitate the understanding of messages between the sender and the receiver, making language clearer and enhancing the use of non-verbal language appropriately. Empathic and assertive communication is one way to address and manage conflicts that may arise between spouses, parents and children, in-laws, and other family members. This study aims to determine the improvement of empathic and assertive communication skills through group guidance with information-giving techniques (lectures). This research is a quasi-experimental study. Data was collected using research instruments in the form of questionnaires with a Likert scale. The data analysis techniques used include tests of validity, reliability, and difference tests. The results of the study show a significant improvement in empathic and assertive communication skills after group guidance with information-giving techniques (lectures). The average empathic and assertive communication skills before the intervention were 58.548, and increased to 68.548 after the intervention, demonstrating the positive impact of the group guidance.
PENGARUH KONFLIK KERJA KELUARGA DAN STRATEGI KOPING TERHADAP KEBERFUNGSIAN KELUARGA DUAL EARNER DENGAN ANAK REMAJA KORBAN CYBERBULLYING Rizkillah, Risda; Agustin, Salsa Bela Frisilia
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.06

Abstract

Stress pengasuhan yang tinggi akibat dari konflik kerja menyebabkan terjadinya penghindaran kelekatan yang tinggi antara hubungan ibu dengan anak . Kualitas kelekatan antara ibu bekerja dengan anak dapat menjadi pemicu kemungkinan anak sebagai pelaku atau korban cyberbullying. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh dari karakteristik keluarga, konflik kerja keluarga, strategi koping terhadap keberfungsian keluarga dual earner dengan anak remaja korban cyberbullying. Penelitian menggunakan penelitian desain explanatory study dan menggunakan purposive sampling dengan ibu bekerja dan memiliki anak remaja yang merupakan korban cyberbullying sebagai responden. Konflik kerja menganggu keluarga lebih tinggi dibandingkan konflik keluarga menganggu kerja pada wilayah kabupaten dan kota. Wilayah kota memiliki konflik kerja yang lebih tinggi dibandingkan wilayah kabupaten namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Startegi koping pada wilayah kabupaten lebih tinggi dibandingkan wilayah kota namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Keberfungsian keluarga diwilayah kabupaten lebih tinggi dibandingkan wilayah kota serta terdapat perbedaan yang signifikan pada keberfungsian keluarga terkait dengan dimensi pembagian tugas atau peran dalam keluarga (role). Pada wilayah kota konflik kerja memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap keberfungsian keluarga dan strategi koping memiliki pengaruh positif signifikan. Pada wilayah kabupaten lama pendidikan suami memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap keberfungsian keluarga dan kota konflik kerja memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap keberfungsian keluarga.   Abstract High parenting stress resulting from work conflict leads to high attachment avoidance between the mother and child relationship. The quality of attachment between working mothers and children can trigger the possibility of children as perpetrators or victims of cyberbullying. The purpose of this study is to analyze the influence of family characteristics, family work conflict, coping strategies on the functioning of dual earner families with adolescent victims of cyberbullying. The study used an exploratory study design and used purposive sampling with working mothers and had teenage children who were victims of cyberbullying as respondents. Work conflict disrupts family higher than family conflict disrupts work in district and city areas. City areas have higher work conflict than district areas but there is no significant difference. Coping strategies in the district area are higher than the city area but there is no significant difference. Family functioning in district areas is higher than in city areas and there is a significant difference in family functioning related to the dimension of division of tasks or roles in the family (role). In urban areas, work conflict has a significant negative effect on family functioning and coping strategies have a significant positive effect. In the regency area, the length of husband's education has a significant.
DAMPAK PARTISIPASI AKTIF KPM PKH DALAM FAMILY DEVELOPMENT SESSION UNTUK MENGUATKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA Nararia Hutama Putra; Dalimunthe, Henny Herawaty Br; Sri Koeswantono
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak FDS dalam menguatkan ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat PKH. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan aplikasi NVIVO 12. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang ibu-ibu penerima manfaat PKH yang aktif mengikuti FDS di wilayah Harjosari RW 07 Bawen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 faktor utama guna mewujudkan tujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga melalui FDS, yakni 1) peran Fasilitator FDS; 2) keterlibatan aktif peserta FDS. FDS telah memberikan dampak positif dalam menguatkan ketahanan ekonomi keluarga. Indikator kualitas ketahanan ekonomi, yaitu kepemilikan rumah, kemampuan memenuhi kebutuhan hidup, kepemilikan rekening tabungan, kepemilikan asuransi kesehatan, anak tidak putus sekolah, dan kesempatan perempuan bekerja, telah mengalami perbaikan signifikan setelah mengikuti FDS. Namun, masih ada kendala dalam aspek kepemilikan tabungan dan asuransi kesehatan, yang menunjukkan perlunya optimalisasi lebih lanjut dalam pelaksanaan FDS. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa FDS telah memberikan dampak yang signifikan dalam menguatkan ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat PKH. Dengan upaya yang lebih lanjut untuk meningkatkan pelaksanaan FDS, diharapkan program ini dapat terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga prasejahtera di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi fasilitator FDS dan peningkatan dukungan dari Kementerian Sosial untuk memastikan kelancaran dan penghargaan bagi pendamping social sebagai fasilitator pelaksanaan program ini.   Abstract This study aims to analyze the impact of FDS in strengthening the economic resilience of PKH beneficiary families. The research method used is descriptive qualitative with indepth interview, observation, and documentation. The data collected was analyzed using the NVIVO 12. The subjects in this study were PKH beneficiary mothers/ women who actively participated in FDS in the Harjosari RW 07 Bawen area. The results showed that there are 2 main factors to realize the goal of increasing family economic resilience through FDS, namely 1) the role of FDS Facilitators; 2) active involvement of FDS participants. FDS has had a positive impact in strengthening family economic resilience. Quality indicators of economic resilience, namely home ownership, the ability to make ends meet, savings account ownership, health insurance ownership, children not dropping out of school, and women's opportunities to work, have experienced significant improvements after participating in FDS. However, there are still constraints in the aspects of savings ownership and health insurance, which indicates the need for further optimization in the implementation of FDS. The conclusion of this study is that FDS has had a significant impact in strengthening the economic resilience of PKH beneficiary families. With further efforts to improve the implementation of FDS, it is hoped that this program can continue to contribute to improving the welfare of underprivileged families in Indonesia. This study recommends increasing the competence of FDS facilitators and increasing support from the Ministry of Social Affairs to ensure smooth and rewarding social assistants as facilitators of the implementation of this program.
THE INFLUENCE OF PARENTAL ATTACHMENT AND PEER INTERACTION ON THE AGGRESSIVE BEHAVIOR OF ADOLESCENTS IN BOGOR Purnama, Nurjanah; Pramudita, Aisyah; Wiratmaja, Laura Virgita; Riany, Yulina Eva
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.112.01

Abstract

The environment, including family and peer interactions, can influence the level of aggressiveness in adolescents. This quantitative study aims to analyze the influence of parental attachment and peer interaction on adolescent aggressive behavior in Bogor. The study involved 115 respondents from grade 10 at the Bina Bangsa Sejahtera Islamic High School, consisting of 68 male students (59%) and 47 female students (41%), aged between 13-18 years. Data were collected using questionnaires and analyzed using statistical correlation and multiple regression tests with SPSS 26. The results show that secure parental attachment is associated with lower adolescent aggression, while insecure attachment positively correlates with higher aggression. Peer interaction, including relationships and bonds with friends, and variables like school conditions, significantly impact adolescent aggressive behavior. These findings indicate that parental and school roles can help prevent aggressive behavior in adolescents. Therefore, it is essential to educate parents, teachers, and adolescents on maintaining healthy parental relationships, fostering positive peer interactions, and understanding the dangers of aggressive behavior. Government involvement is also needed to support the development of such programs.
KONTEN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA EDUKASI KESETARAAN GENDER DALAM KELUARGA PADA REMAJA Supratman, Salwa Fahira; Ana; Nenden Rani Rinekasari
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.09

Abstract

Abstrak Permasalahan pada penelitian ini yaitu masih terjadinya ketidakadilan gender yang dialami remaja di dalam keluarga. Upaya untuk menciptakan kesetaraan gender dalam keluarga pada remaja yaitu dibutuhkannya edukasi. Penyampaian edukasi yang mudah dipahami remaja yaitu melalui komunikasi visual, media sosial instagram merupakan media sosial yang karakteristik utamanya adalah media visual. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bertujuan untuk membuat Konten di Media Sosial Instagram sebagai Sarana Edukasi Kesetaraan Gender dalam Keluarga pada Remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif dengan pendekatan Research and Development (Penelitian dan Pengembangan), dengan pendekatan PPE yang terdiri dari tiga tahap yaitu Planning, Production, and Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh remaja awal usia 12-15 tahun dan expert judgment yang terdiri dari dua ahli materi dan dua ahli media. Hasil temuan penelitian yang diperoleh dari validasi bahwa Konten Edukasi Kesetaraan Gender dalam Keluarga termasuk kedalam kriteria sangat layak, baik dari segi materi maupun segi media. Hasil validasi tersebut menunjukan bahwa Konten Edukasi Kesetaraan Gender dalam Keluarga yang telah dibuat sangat layak untuk digunakan kepada remaja. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini dengan mengimplementasikan Konten Edukasi Kesetaraan Gender dalam Keluarga untuk diuji coba secara langsung pada remaja.   Abstract The problem in this study is that there is still gender inequality experienced by adolescents in the family. Efforts to create gender equality in the family in adolescents are the need for education. The delivery of education that is easy for adolescents to understand is through visual communication, social media Instagram is a social media whose main characteristics are visual media. Based on this, the researcher aims to create content on Instagram as a means of educating gender equality in the family for adolescents. The method used in this research is descriptive qualitative with a Research and Development approach, with a PPE approach consisting of three stages, namely Planning, Production, and Evaluation. Data collection techniques were carried out by filling out questionnaires by early teens aged 12-15 years and expert judgment consisting of two material experts and two media experts. The research findings obtained from the validation that the Gender Equality Education Content in the Family is included in the very feasible criteria, both in terms of material and in terms of media. The validation results show that the Gender Equality in the Family Educational Content that has been made is very feasible to be used for teenagers. Recommendations for further researchers are expected to continue this research by implementing Gender Equality Education Content in the Family to be tested directly on adolescents. 
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN GURU DALAM PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKSUAL MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA BAGI ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK Tsaniya, Nazar Rizkani; Isma Widiaty; Mirna Purnama Ningsih
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.10

Abstract

Abstrak Penelitian ini beranjak dari permasalahan bahwa belum adanya panduan untuk guru dalam memberikan pendidikan seksual bagi anak di Taman Kanak-Kanak (TK). Pentingnya pemberian pendidikan seksual bagi anak usia dini agar anak dapat mengetahui anggota tubuh beserta fungsinya, mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat, dan terhindar dari kekerasan seksualual. Pemberian Pendidikan seksual untuk anak usia dini ini tidak mudah karena orang-orang masih menganggap pendidikan seksual ini tabu dan belum adanya panduan khusus, padahal pentingnya pendidikan seksual usia dini untuk anak sangat penting diperkenalkan kepada anak sedini mungkin karena anak mulai memperhatikan dunia disekitarnya. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan buku digital menggunakan aplikasi canva sebagai panduan guru dalam memberikan bimbingan seksual untuk anak usia dini di TK. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan model PPE (Planning, Production, dan Evaluation). Buku digital yang dikembangkan terdiri dari komponen judul, pemilihan format buku digital dan isi materi dalam buku digital. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi dan Focus Group Discussion dalam rangka expert judgment. Hasil expert judgment mengenai buku digital memperoleh hasil 97% dengan kriteria sangat layak dari aspek materi dan 88% dengan kriteria sangat layak pada aspek media yang disajikan dalam buku digital. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan menyempurnakan beberapa kekurangan terkait materi dan media yang telah dibuat dan mengimplementasikan buku digital panduan guru dalam pemberian bimbingan seksual bagi anak usia dini di Taman Kanak-Kanak pada mata kuliah yang berkaitan dengan pendidikan seksual.   Abstract This research departs from the problem that there is no guide for teachers in providing sex education for children in Kindergarten (TK). The importance of providing sex education for early childhood so that children can know the body parts and their functions, be able to help themselves to live a healthy life, and avoid sexual violence. Providing sex education for early childhood is not easy because people still think sex education is taboo and there are no specific guidelines, even though the importance of early sex education for children is very important to be introduced to children as early as possible because children begin to pay attention to the world around them. The purpose of this study is to develop a digital book using the Canva application as a teacher's guide in providing sex guidance for early childhood in kindergarten. The method used is descriptive research with PPE model (Planning, Production, and Evaluation). The digital book developed consists of the title component, the selection of the digital book format and the content of the material in the digital book. Data collection techniques through interviews, documentation studies and Focus Group Discussions in the context of expert judgment. The results of expert judgment regarding digital books obtained 97% results with very feasible criteria from the material aspect and 88% with very feasible criteria on the media aspects presented in digital books. Recommendations for further researchers can continue this research by refining some of the shortcomings related to materials and media that have been made and implementing a digital teacher guide book in providing sex guidance for early childhood in kindergarten in courses related to sex education.
PENGEMBANGAN E-MODUL JENIS NAPZA DENGAN FLIP PDF PROFESSIONAL DI SMK PEKERJAAN SOSIAL Fitri Jamilah, Anis; Yoyoh Jubaedah; Neni Rohaeni
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.08

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya bahan ajar berbasis teknologi yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMK Pekerjaan Sosial. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan e-modul interaktif tentang jenis NAPZA menggunakan aplikasi Flip PDF Professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul yang efektif dan menarik dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 87,5%, sedangkan validasi oleh ahli media memperoleh persentase 89,2%. Uji keterbacaan yang melibatkan peserta didik menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) setuju bahwa e-modul mudah digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul tentang jenis NAPZA yang dikembangkan menggunakan aplikasi Flip PDF Professional memenuhi kriteria sangat layak dari segi materi, tampilan, dan manfaat. E-modul ini dapat dijadikan bahan ajar untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa di SMK Pekerjaan Sosial. Sebagai rekomendasi, guru diharapkan dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran agar lebih menarik dan interaktif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengimplementasikan e-modul ini dalam skala yang lebih luas guna menguji efektivitasnya serta mengukur ketercapaian hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaannya.   Abstract The problem in this study is the lack of technology-based teaching materials that are engaging enough to enhance students' learning motivation at the Social Work Vocational High School. One of the efforts undertaken is the development of an interactive e-module on types of narcotics using the Flip PDF Professional application. This study aims to develop an effective and engaging e-module to improve students' learning motivation. The research method used is a descriptive method with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The validation results from subject matter experts indicate a feasibility level of 87.5%, while media experts' validation results reached 89.2%. A readability test involving students showed that all respondents (100%) agreed that the e-module is easy to use. Based on the research findings, the e-module on types of narcotics developed using the Flip PDF Professional application meets the criteria of being highly feasible in terms of content, design, and benefits. This e-module can serve as teaching material to enhance students' motivation and learning outcomes at the Social Work Vocational High School. As a recommendation, teachers are encouraged to utilize technology in the learning process to make it more engaging and interactive. Future research is suggested to implement this e-module on a larger scale to evaluate its effectiveness and measure students' learning achievements before and after its use.
PENGEMBANGAN VIDEO WAR ON DRUGS SEBAGAI MEDIA PENYULUHAN BERSIH NARKOBA UNTUK REMAJA SMA Jati, Indra Sukma; Neni Rohaeni; Yoyoh Jubaedah
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.102.07

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media penyuluhan dari bentuk PowerPoint menjadi video sebagai inovasi dalam penyuluhan yang edukatif, menarik, dan interaktif. Video ini dirancang untuk menanamkan sikap War on Drugs dan ketahanan diri anti-narkoba kepada remaja melalui media yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Penyajian video dikemas secara menarik agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta penyuluhan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ADDIE, yang terdiri dari tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, expert judgment, dan angket kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini mencakup ahli media, ahli materi, serta peserta didik SMA. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, video yang dikembangkan dinyatakan layak dengan beberapa revisi dari segi materi. Sementara itu, ahli media menilai bahwa video penyuluhan ini sangat layak dengan revisi untuk digunakan sebagai media penyuluhan bagi remaja SMA. Hasil uji coba terbatas kepada peserta didik SMA menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta didik setuju bahwa video penyuluhan ini mudah dipahami, jelas, dan menarik. Sebagai rekomendasi, penyuluh BNN Kota Bandung diharapkan dapat memanfaatkan video ini secara luas, termasuk dengan mengunggahnya di media sosial resmi agar lebih banyak remaja SMA dapat mengaksesnya. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media video penyuluhan War on Drugs terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap peserta didik dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.    Abstract This study aims to develop a counseling medium from a PowerPoint-based format into a video as an innovative, educational, engaging, and interactive approach. The video is designed to instill a War on Drugs mindset and anti-drug resilience among teenagers through a medium that can be accessed anytime and anywhere. The video presentation is structured attractively to make the material easier to understand for counseling participants. The development model used in this study follows the ADDIE approach, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Data collection techniques include interviews, expert judgment, and questionnaires. The participants in this study consist of media experts, subject matter experts, and high school students. Based on validation results from subject matter experts, the developed video was deemed feasible with some revisions in terms of content. Meanwhile, media experts assessed that the counseling video is highly suitable with minor revisions for use as a counseling medium for high school students. Limited trials conducted with high school students showed that almost all participants agreed that the counseling video was easy to understand, clear, and engaging. As a recommendation, BNN Kota Bandung counselors are encouraged to utilize this video extensively, including uploading it to official social media platforms so that more high school students can access it. Furthermore, future research is suggested to explore the effectiveness of the War on Drugs counseling video in increasing students' knowledge and attitudes toward preventing drug abuse.
PERBEDAAN MOTIVASI MAHASISWA LULUSAN SMA DAN SMK DALAM MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Hasni, Septi; Elida
JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKKP.111.07

Abstract

Abstrak Motivasi dalam pemilihan Program Studi merupakan dorongan yang memengaruhi seseorang untuk mengambil tindakan atau mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis perbedaan motivasi mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam memilih Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Penelitian deskriptif komparatif ini melibatkan populasi 233 mahasiswa dengan sampel 70 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik Proporsional Random Sampling, terdiri atas 34 lulusan SMK dan 36 lulusan SMA. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, disebarkan melalui Google Form dengan Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan motivasi mahasiswa berada pada kategori sedang, dengan rata-rata motivasi lulusan SMK lebih tinggi dibandingkan lulusan SMA. Analisis perbedaan mengonfirmasi adanya perbedaan motivasi yang signifikan antara kedua kelompok, di mana lulusan SMK memiliki motivasi lebih tinggi dalam memilih Program Studi PKK. Abstract Motivation in choosing a study program is a driving factor that influences individuals to take certain actions or achieve specific goals. This study aims to describe and analyze the differences in motivation between students who graduated from Senior High School and students who graduated from Vocational High School in selecting the Family Welfare Education study program. This descriptive-comparative research involved a population of 233 students, with a sample of 70 students selected using proportional random sampling, consisting of 34 graduates from Vocational High School and 36 graduates from Senior High School. Data were collected through a validated and reliable questionnaire distributed via Google Forms using a Likert scale. The results indicate that students’ motivation in choosing the Family Welfare Education study program falls into the moderate category, with graduates from Vocational High School showing higher motivation compared to graduates from Senior High School. Further analysis confirms a significant difference in motivation between the two groups, where graduates from Vocational High School exhibit greater motivation in selecting the Family Welfare Education study program.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2025): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 02 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 02 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 10 No. 01 (2023): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 02 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 9 No. 01 (2022): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 02 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 8 No. 01 (2021): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 02 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 7 No. 01 (2020): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 02 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 6 No. 01 (2019): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 2 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 5 No. 1 (2018): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 02 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2017): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2016): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 2 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 2 No. 1 (2015): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) Vol. 1 No. 1 (2014): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) More Issue