cover
Contact Name
Sarkadi
Contact Email
sarwahita@unj.ac.id
Phone
+6285881133995
Journal Mail Official
sarwahita@unj.ac.id
Editorial Address
Kampus A Universitas Negeri Jakarta Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6 - 7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 02167484     EISSN : 25978926     DOI : https://doi.org/10.21009/sarwahita
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Sarwahita, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 296 Documents
Pembuatan Foto Udara untuk Mendukung Digitalisasi Nagari Sikucua Barat Kabupaten Padang Pariaman Stiyanto, Eri; Falah, Muhammad Fajrul; Mahardika, Tiara; Prices, Afrizal Putra; Trinanda, Yuda
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.8

Abstract

Legal certainty over nagari administrative areas is a crucial element in the nagari governance system. A base map in the form of imagery is needed to streamline the process of confirming and determining boundaries between bordering nagari. Drone technology is an effective solution in taking aerial photographs that can be used as a base image for drawing administrative boundaries. Nagari Sikucua Barat, located in Padang Pariaman Regency, currently does not have a clear legal basis for its administrative boundaries. This service activity aims to provide accurate and up-to-date base imagery to support the drawing of administrative boundaries legally and technically. In addition, this activity also increases the capacity of the village government in utilizing geospatial technology in order to systematically manage regional information. The result of this activity is the availability of the latest aerial imagery up to December 2024, replacing the previous High Resolution Upright Imagery (CTRT) which only includes data up to 2018. The impact of this activity includes increasing the efficiency of nagari administration, integrating assets and resources into a spatial data-based information system, and strengthening the legal basis of territorial boundaries. The service assistance will continue until the nagari has an interactive, integrated, and user-friendly information system to support data-based decision-making more accurately and transparently.   Abstrak Kepastian hukum terhadap wilayah administrasi nagari merupakan elemen krusial dalam sistem pemerintahan nagari. Peta dasar berupa citra sangat diperlukan untuk mengefisiensi proses penegasan dan penetapan batas antar nagari sempadan. Teknologi drone menjadi solusi efektif dalam pengambilan foto udara yang dapat digunakan sebagai citra dasar untuk penarikan garis batas wilayah administrasi. Nagari Sikucua Barat, yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman, hingga saat ini belum memiliki dasar hukum yang jelas terkait batas wilayah administrasinya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan citra dasar yang akurat dan mutakhir guna mendukung penarikan garis batas wilayah administrasi secara legal dan teknis. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas pemerintah nagari dalam pemanfaatan teknologi geospasial agar dapat mengelola informasi wilayah secara sistematis. Hasil kegiatan ini adalah tersedianya citra udara terbaru hingga Desember 2024, menggantikan Citra Tegak Resolusi Tinggi (CTRT) sebelumnya yang hanya mencakup data hingga tahun 2018. Dampak kegiatan ini meliputi peningkatan efisiensi administrasi nagari, integrasi aset dan sumber daya ke dalam sistem informasi berbasis data spasial, serta penguatan dasar hukum batas wilayah. Pendampingan pengabdian akan berlanjut hingga nagari memiliki sistem informasi yang interaktif, terintegrasi, dan ramah pengguna guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat dan transparan.
Peningkatan Produktivitas UKM Cahya Interior Decoration (CID) Melalui Pemanfaatan Teknologi Mesin Pelapis High Pressure Laminated (HPL) Hadi, Afif Abdul; Kusumawardan, Arya; Habibi, Muhammad Afnan; Mahadiraja, Fajar Abdi; Satriani, Cahya Tifandi; Octavianus, Juan Pablo; Haqiqi, Ahmad Faiz Risvan
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.4

Abstract

UKM Cahya Interior Decoration (CID) in Kabupaten Madiun faces challenges in the High Pressure Laminated  lamination process on multiplex wood, which is currently performed manually. This process requires 5 minutes per m², resulting in prolonged production times and low efficiency. The community service initiative aims to design and implement an HPL laminating machine that can enhance the time efficiency of the lamination process. The developed machine integrates a spring adjustment mechanism and roll press, and is equipped with a ½ hp motor and a 1:30 gearbox, enabling the lamination process to be completed in only 0.75 minutes per m². Designed to be compact and efficient, the machine is capable of increasing the production capacity from 3 to 4 products per day. Furthermore, the machine has successfully reduced the total production time per product from 135 minutes to 101 minutes, leading to an increase in the monthly product output from 78 to 104 units. The implementation of this HPL laminating machine technology has significantly improved both efficiency and production capacity, thereby enhancing CID’s competitiveness and its ability to meet higher market demand. It is hoped that this technology can be adopted by similar industries to support the development of small manufacturing enterprises.   Abstrak UKM Cahya Interior Decoration (CID) di Kabupaten Madiun menghadapi tantangan dalam proses pelapisan HPL pada kayu multiplex yang dilakukan secara manual. Proses ini memerlukan waktu 5 menit per m², menyebabkan durasi produksi yang lama dan efisiensi yang rendah. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan mesin pelapis HPL yang dapat meningkatkan efisiensi waktu pelapisan. Mesin yang dikembangkan mengombinasikan elemen penyesuaian pegas (spring adjustment) dan roll press, serta dilengkapi dengan motor ½ hp dan gearbox 1:30 yang memungkinkan pelapisan selesai dalam waktu hanya 0,75 menit per m². Mesin ini dirancang dengan ukuran yang kompak dan efisien, serta mampu meningkatkan kapasitas produksi dari 3 menjadi 4 produk per hari. Selain itu, mesin ini juga berhasil mengurangi waktu total produksi per produk dari 135 menit menjadi 101 menit, yang berdampak pada peningkatan jumlah produk bulanan dari 78 menjadi 104 unit. Penerapan teknologi mesin pelapis HPL ini memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi, sehingga meningkatkan daya saing dan kemampuan CID untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih tinggi. Teknologi ini diharapkan dapat diadopsi oleh industri sejenis guna mendukung pengembangan industri manufaktur kecil.
Penerapan Peningkatan Kapasitas Produksi Pengupasan Sabut Kelapa Menggunakan Mesin Pengupas Semi-Otomatis pada Kelompok Tani Perak Jaya di Provinsi Riau Kadir, Evizal Abdul; Angraini, Lilis Marina; Rosa, Sri Listia; Arsad, Agus; Fikri, Tu Bagus Dwi
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.7

Abstract

Coconut fiber is an agricultural waste that has high economic value if processed properly. The manual process of peeling coconut fiber takes a long time and a lot of energy, so it is not efficient in high production scale. This study aims to increase the production capacity of coconut fiber peeling through the development and implementation of a semi-automatic coconut fiber peeling machine. This machine is designed to combine the cutting and releasing mechanism of the fiber efficiently by utilizing an electric motor and a simple mechanical control system. Testing was carried out by comparing the production capacity between the manual method and the use of a semi-automatic peeling machine. The results showed that the use of a semi-automatic machine was able to increase production capacity up to 3 times compared to the manual method, with faster processing time and reduced operator fatigue levels. These findings provide a practical solution for the coconut processing industry to improve production efficiency and market competitiveness.   Abstrak Sabut kelapa merupakan limbah pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi jika diolah dengan baik. Proses pengupasan sabut kelapa secara manual memerlukan waktu yang lama dan tenaga yang besar, sehingga tidak efisien dalam skala produksi yang tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi pengupasan sabut kelapa melalui pengembangan dan implementasi mesin pengupas sabut kelapa semi-otomatis. Mesin ini dirancang untuk memadukan mekanisme pemotongan dan pelepasan sabut secara efisien dengan memanfaatkan motor listrik dan sistem kendali mekanis yang sederhana. Pengujian dilakukan dengan membandingkan kapasitas produksi antara metode manual dan penggunaan mesin pengupas semi-otomatis. Hasil Pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin semi-otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 3 kali lipat dibandingkan metode manual, dengan waktu proses yang lebih cepat dan tingkat kelelahan operator yang berkurang. Temuan ini memberikan solusi praktis bagi industri pengolahan kelapa untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing pasar.
Peningkatan Kemampuan Guru dalam Mengembangkan Modul Ajar dan Asesmen Berdiferensiasi sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di Deli Serdang Sinaga, Bornok; Setiawan, Deny; Adisaputera, Abdurahman; Rajagukguk, Juniastel
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.6

Abstract

Differentiated learning is an effective strategy for implementing the Kurikulum Merdeka in upper junior high school. This strategy is applied to address several classroom challenges, such as monotonous learning, limited learning resources, a lack of instructional media, and low student motivation. The primary objective of this initiative is to enhance teachers' ability to develop learning modules and assessments tailored to students' characteristics. Through this training, teachers can independently create instructional modules that can be implemented in classroom learning. To achieve this goal, the community service team from the postgraduate school of at Universitas Negeri Medan has designed a series of activities, including preparation, training implementation, mentoring, evaluation, and refinement. The applied method has resulted in learning modules and assessments developed by subject teachers. These modules and assessments are designed based on students' initial abilities and characteristics, leading to improvements in learning outcomes, higher-order thinking skills (HOTS), and student motivation in the learning process. Furthermore, these modules and assessments have become essential instructional tools that teachers utilize in their daily classroom teaching.   Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi yang tepat dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah lanjutan tingkat pertama. Strategi ini diterapkan untuk mengatasi beberapa permasalahan di kelas seperti pembelajaran yang monoton, keterbatasan sumber belajar, minimnya media pembelajaran, dan kurangnya minat belajar siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan modul dan asesmen pembelajaran yang berbasis pada karakteristik peserta didik. Melalui pelatihan ini guru-guru dapat menghasilkan modul ajar yang dikembangkan sendiri sehingga dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim abdimas Pascasarjana Universitas Negeri Medan telah merancang tahapan kegiatan mulai dari persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, evaluasi dan perbaikan. Berdasarkan metode yang diterapkan telah diperoleh hasil kegiatan berupa modul ajar dan asesmen dari setiap guru mata pelajaran. Modul dan asesmen pembelajaran tersebut disusun berdasarkan kemampuan awal dan karakteristik siswa sehingga berdampak pada peningkatan hasil belajar, keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Modul dan asesmen tersebut telah menjadi perangkat pembelajaran yang digunakan guru dalam melaksanakan pembelajaran setiap hari di dalam kelas.
Peningkatan Keterampilan Analisis Data Bagi Fungsional BPS di Kalimantan Barat Melalui Pelatihan SEM dengan AMOS Martha, Shantika; Andani, Wirda; Sulistianingsih, Evy; Debataraja, Naomi Nessyana; Imro'ah, Nurfitri; Satyahadewi, Neva; Tamtama, Ray; Perdana, Hendra; Kusnandar, Dadan
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.9

Abstract

This Community Service activity is a form of cooperation between Statistics Study Program FMIPA UNTAN and BPS through training activities. The purpose of this PKM is to provide knowledge and insight to BPS functional employees about SEM (Structural Equation Modeling) using AMOS. This activities were carried out on Monday, August 14, 2023 in the Vicon room of the West Kalimantan provincial BPS office with 32 participants attending. The results of this training activity are expected to be applied by BPS functional employees in processing and analyzing data as research needs and work related to statistical data. The level of success in this training was measured through pre-test, post-test and participant satisfaction survey. A wilcoxon test was conducted with α = 0.05 and the result was p-value smaller than 0.01. So that the p-value < α which means rejecting H0 and it can be concluded that the average pretest score < average posttest score. In other words, the post-test results increased significantly, which means that the participants' abilities increased after the training. Based on the participant satisfaction survey, the results showed that all participants (100%) had never used AMOS software before. Overall, participants were satisfied (61.5%) and very satisfied (38.5%) with the training because they could increase their knowledge and the training materials delivered were in accordance with their needs, easy to understand and interesting, could be applied easily, and were delivered in order and systematically.   Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan salah satu wujud kerjasama Prodi Statistika FMIPA UNTAN dengan BPS melalui kegiatan pelatihan. Adapun tujuan PKM ini yaitu memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pegawai fungsional BPS tentang teknik pengolahan dan analisis data SEM (Structural Equation Modelling) dengan menggunakan AMOS. Kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Senin, 14 Agustus 2023 di ruang Vicon kantor BPS prov Kalbar dengan jumlah peserta yang hadir 32 orang. Hasil dari kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan oleh pegawai fungsional BPS dalam mengolah dan menganalisis data sebagai kebutuhan penelitian maupun pekerjaan yang berhubungan dengan data statistika. Tingkat keberhasilan pada pelatihan ini diukur melalui pemberian pretest, posttest dan survey kepuasan peserta. Dilakukan uji beda menggunakan uji wilcoxon dengan α = 0.05 dan didapatkan hasil yaitu berupa p-value lebih kecil dari 0.01. Sehingga p-value < α yang berarti tolak H0 dan dapat disimpulkan rata-rata nilai pretest < rata-rata nilai posttest. Dengan kata lain hasil posttest meningkat secara signifikan yang artinya kemampuan peserta meningkat setelah dilaksanakan pelatihan. Berdasarkan survey kepuasan peserta didapatkan hasil ternyata semua peserta (100%) belum pernah menggunakan software AMOS sebelum pelatihan. Secara keseluruhan peserta merasa puas (61,5%) dan sangat puas (38,5%) mengikuti pelatihan karena dapat menambah pengetahuan serta materi pelatihan yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan, mudah dipahami dan menarik, dapat diterapkan dengan mudah, dan disampaikan dengan urut dan sistematis.
The Implementasi Pelatihan Computer Vision dan (IoT) untuk Meningkatkan Kompetensi Industri 4.0 pada Siswa SMK Negeri 9 Bandar Lampung Yanto, Supri; Sari, Putri Irmala
Bahasa Indonesia Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.221.10

Abstract

Developing the competence of vocational students in the field of Artificial Intelligence (AI) is a critical need to face industrial transformation 4.0. This research aims to implement a training kegiatan pelatihan on Computer Vision and Internet of Things (IoT) based on Edge Computing at SMK Negeri 9 Bandar Lampung. The kegiatan pelatihan was implemented for 6 months involving 30 students of class XII. Computer Vision is a technology that enables computers to understand and process visual information from images or videos, such as object, face, or motion recognition. Edge Computing-based Internet of Things (IoT) refers to a network of interconnected devices that process data locally (at the edge of the network) to reduce latency and cloud load. The implementation method used a mixed method approach through the stages of preparation, implementation, and evaluation. The training focused on developing practical skills using low-cost microcontroller devices for AI implementation in industry. The results showed a significant increase in student competence, with an average post-test score increase of 82% compared to the pre-test. A total of 85% of participants successfully developed AI implementation projects that are applicable to industry. The main challenges in implementation included limited infrastructure and variations in participants' basic skills. The kegiatan pelatihan produced a learning module that can be replicated in similar institutions, as well as an edge computing implementation model for AI learning at the vocational secondary level. The research contributes to the development of affordable practical AI learning methods for vocational education institutions.   Abstrak Pengembangan kompetensi siswa SMK dalam bidang Artificial Intelligence (AI) menjadi kebutuhan kritis menghadapi transformasi industri 4.0. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan kegiatan pelatihan pelatihan Computer Vision dan Internet of Things (IoT) berbasis Edge Computing di SMK Negeri 9 Bandar Lampung. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 6 bulan dengan melibatkan 30 siswa kelas XII. Computer Vision adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk memahami dan memproses informasi visual dari gambar atau video, seperti pengenalan objek, wajah, atau gerakan. Internet of Things (IoT) berbasis Edge Computing mengacu pada jaringan perangkat yang saling terhubung dan memproses data secara lokal (di tepi jaringan) untuk mengurangi latensi dan beban cloud. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan mixed method melalui tahapan persiapan, implementasi, dan evaluasi. Pelatihan berfokus pada pengembangan kemampuan praktis menggunakan perangkat mikrokontroler berbiaya rendah untuk implementasi AI dalam industri. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi siswa, dengan rata-rata kenaikan nilai post-test sebesar 82% dibanding pre-test. Sebanyak 85% peserta berhasil mengembangkan proyek implementasi AI yang aplikatif untuk industri. Tantangan utama dalam pelaksanaan meliputi keterbatasan infrastruktur dan variasi kemampuan dasar peserta. Kegiatan pelatihan ini menghasilkan modul pembelajaran yang dapat direplikasi di institusi sejenis, serta model implementasi edge computing untuk pembelajaran AI di tingkat menengah kejuruan. Penelitian memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran AI praktis yang terjangkau untuk institusi pendidikan kejuruan.
Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga untuk Pembangunan Berkelanjutan Maryanah, Tabah; Muflihah, Lilih
Bahasa Indonesia Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.222.2

Abstract

Community participation in climate change mitigation is very important to be socialized. The objectives of this community service are: 1) Increasing understanding of the importance of climate change mitigation. 2) Improving the ability of village communities, especially women, to process household liquid waste as a climate change mitigation and community participation in sustainable development. 3) Increase knowledge on how to make eco enzymes and soap from household waste. The methods used in this community service are lectures, discussions and practices of making eco enzymes and soap from used cooking oil. The methods used are lectures, discussions, and training. The participants of the activity amounted to 30 people. The results of the service showed that the understanding of the importance of climate change mitigation increased, the participants' ability to process household liquid waste increased, and the participants knew how to make eco enzymes and soap from household waste increased. With this increase in understanding and knowledge, this activity was successful.   Abstrak Partisipasi masyarakat merupakan elemen kunci dalam upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya melalui pendekatan edukatif yang mampu mendorong kesadaran dan tindakan kolektif di tingkat lokal. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, pertama, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim. Kedua, meningkatkan kemampuan masyarakat desa, terutama perempuan, dalam mengolah limbah cair rumah tangga sebagai mitigasi perubahan iklim dan partsipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan. Ketiga, meningkatkan pengetahuan tentang pembuatan eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga. Metode  yang  digunakan adalah ceramah, diskusi  serta praktik membuat eco enzyme dan sabun dari minyak jelantah. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman tentang pentingnya mitigasi perubahan iklim meningkat, kemampuan peserta dalam mengolah limbah cair rumah tangga meningkat, peserta mengetahui cara membuat eco enzyme dan sabun dari limbah rumah tangga meningkat. Peningkatan rata-rata nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test sebesar 46%. Peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan peserta dalam pengelolaan limbah rumah tangga menunjukkan efektivitas kegiatan ini dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas.
Peningkatan Kapasitas Majelis Ulama Indonesia dalam Dakwah Moderasi: Pendampingan Tokoh Agama Menghadapi Tantangan Globalisasi dan Disrupsi Teknologi Hadiyanto, Andy; Anggraeni, Dewi; Fadhil, Abdul; Amaliyah; Mia Hasanah Amanah Illahi; Halimatunnisa Asya’diyah Yusya; Melisa Kurniasari
Bahasa Indonesia Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.222.4

Abstract

This community service activity aims to increase the capacity of the clerics of the Indonesian Ulema Council (MUI) East Jakarta in moderate preaching through mentoring religious leaders. In the context of globalization and technological disruption, ulama face increasingly complex challenges, both in conveying religious messages relevant to the times and maintaining religious moderation values. The method used in this service is Service Learning (SL) which refers to the Experiential Learning approach with intensive mentoring using the steps of iceberg analysis and U process. 50 Dai attended the participants of this activity and Daiyah MUI sub-districts in East Jakarta. The results of this activity provide a more comprehensive understanding related to religious moderation, both from theoretical and practical aspects. Development of moderate and contextual da'wah materials, as well as strengthening locality-based da'wah strategies that remain relevant in facing global challenges. Through this activity, MUI clerics will be able to become active agents of change in promoting religious moderation and addressing technological developments wisely and constructively.   Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Timur dalam dakwah yang moderat melalui pendampingan kepada tokoh agama. Dalam konteks globalisasi dan disrupsi teknologi, ulama menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik dalam menyampaikan pesan-pesan agama yang relevan dengan perkembangan zaman maupun dalam menjaga nilai-nilai moderasi beragama. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Service Learning (SL) yang mengacu kepada pendekatan Experiental Learning dengan pendampingan intensif menggunakan langkah-langkah iceberg analisis dan proses U. Peserta kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang para Dai dan Daiyah MUI kecamatan di Jakarta Timur. Hasil kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait dengan moderasi beragama, baik dari aspek teoritis maupun praktis. Pengembangan materi dakwah yang moderat dan kontekstual, serta penguatan strategi dakwah berbasis lokalitas yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan global. Diharapkan melalui kegiatan ini, ulama MUI mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam mempromosikan moderasi beragama serta menyikapi perkembangan teknologi secara bijak dan konstruktif.
Digitalisasi Laporan Piket Guru untuk Efisiensi Administrasi Sekolah Rizqi Elmuna Hidayah; Rahmadi Agus; Jauhari Maulani; Muhammad Amin
Bahasa Indonesia Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.222.5

Abstract

The objective of this service activity is to enhance the efficacy of school administration through the digitalization of the picket teacher reporting system. The methodology employed entails the integration of Google Form-based technology with Autocrat, a supplementary application within Google Workspace that facilitates the automated generation of PDF reports based on user input data. This system replaces the manual recording method, which is considered less efficient and has a high risk of data loss. The implementation process was conducted through direct socialisation to teachers, as well as technical assistance in the management of the system. The findings of the activity demonstrate that the implementation of this digital system has the potential to expedite the reporting process, mitigate recording errors, and streamline the archiving and distribution of picket teacher reports. This finding demonstrates that the integration of simple technology can significantly impact the facilitation of more modern and efficient school administration governance.   Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan efisiensi administrasi sekolah melalui digitalisasi pelaporan guru piket. Metode yang digunakan adalah implementasi Google Form yang terintegrasi dengan Autocrat untuk menghasilkan laporan otomatis dalam format PDF. Sistem ini menggantikan pencatatan manual yang kurang efisien dan rawan kehilangan data. Pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan teknis kepada guru. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kecepatan pelaporan (87% responden), kemudahan penggunaan (93%), dan kerapian serta kemudahan akses arsip (100%). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi mampu mendukung tata kelola administrasi sekolah yang modern, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Human Resources Skills and Agricultural Product Selling Power Through A Workshop on Processing Tomatoes Into “Torakur” Sweets Niswah, Nihlatun; Wibowo, Laksono Yogi; Hanannika, Laudhira Kinantya; Adillah, Luthfiana Nur; Muayanah, Muayanah; Fatoni, Muhamad; Mukaromah, Neni; Sintawati, Mukti; Dewi, Kirana Prama; Supriyanto, Agus
Bahasa Indonesia Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.222.1

Abstract

The high volume of tomatoes during the peak harvest season often results in low selling prices and financial losses for farmers. This problem is exacerbated by the limited shelf life of tomatoes and the lack of skills in processing the harvest into high-value products. To address this problem, a leadership project was implemented to improve the skills of family welfare empowerment (FWE) mothers in the Dirgantara Asri Housing Complex in utilising tomato harvests to make products with high market value. The purpose of this workshop was to improve the skills of the community, especially among FWE mothers in the Dirgantara Asri Housing Complex, through training in processing tomatoes into a candied product called “Torakur” (Tomatoes with Date Flavour), which has significant market potential. Furthermore, participants are expected to market this processed product directly and through social media promotion efforts. The implementation method includes delivering educational materials, demonstrations of processing tomatoes into “Torakur,” and simple packaging and marketing techniques, both directly and digitally. This workshop aims to improve the skills of FWE mothers in producing and marketing “Torakur” independently, thereby creating sustainable local business opportunities. The measurement results were 100% very satisfied and 87.25% very useful. The results of this community service initiative show that the workshop has positively impacted community empowerment and strengthened interdisciplinary collaboration.       Abstrak Tingginya volume tomat selama musim panen raya seringkali mengakibatkan harga jual yang rendah dan kerugian finansial bagi petani. Masalah ini diperparah oleh terbatasnya masa simpan tomat dan kurangnya keterampilan dalam mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, sebuah proyek kepemimpinan dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Perumahan Dirgantara Asri dalam memanfaatkan hasil panen tomat untuk menghasilkan produk bernilai pasar tinggi. Tujuan lokakarya ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK di Perumahan Dirgantara Asri, melalui pelatihan pengolahan tomat menjadi manisan “Torakur” (Tomat Rasa Kurma), yang memiliki potensi pasar yang signifikan. Selanjutnya, para peserta diharapkan dapat memasarkan produk olahan ini secara langsung dan melalui promosi di media sosial. Metode pelaksanaannya meliputi penyampaian materi edukasi, demonstrasi pengolahan tomat menjadi “Torakur”, serta teknik pengemasan dan pemasaran sederhana, baik secara langsung maupun digital. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memproduksi dan memasarkan “Torakur” secara mandiri, sehingga menciptakan peluang usaha lokal yang berkelanjutan. Hasil pengukurannya adalah 100% sangat memuaskan dan 87,25% sangat bermanfaat. Hasil dari inisiatif pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa lokakarya ini telah berdampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat dan memperkuat kolaborasi interdisipliner.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 03 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 02 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22 No 01 (2025): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 02 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21 No 01 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023 Vol 20 No 02 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 20 No 01 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 19 Edisi Khusus Tahun 2022 Vol 19 No 03 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 02 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus) Vol 18 No 02 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 18 No 01 (2021): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 02 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 17 No 01 (2020): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 02 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 16 No 01 (2019): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 02 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 02 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 14 No 01 (2017): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 2 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 13 No 1 (2016): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 2 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 12 No 1 (2015): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 2 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 11 No 1 (2014): SARWAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue